KETIKA LIPATAN KULIT BERLEMAK MULAI TAMPAK
Rutinitas pekerjaan, kesibukan, perburuan target kinerja *demi bonus euy*, sering bepergian *ke luar kota or kel luar negeri* dan segala bentuk aktifitas lainnya, acapkali kadang membuat kita lupa bahwa tubuh telah berubah tanpa kita sadari.
Mata terbelalak ketika kita mendapati perut mulai membuncit, kulit mulai berlipat, gerakan mulai lamban … dan berbagai dampak peningkatan berat badan mulai terasa …
… lemah berlebih … ihhh !!!
HIPERLIPIDEMIA
Adalah tingginya kadar lemak (kolesterol, trigliserida atau keduanya) dalam darah. Lemak (lipid) merupakan zat yang kaya energi, berfungsi sebagai sumber energi untuk proses metabolisme. lemak diperoleh dari makanan atau dibentuk di dalam tubuh terutama di hati (liver) dan dapat disimpan di dalam sel-sel lemak untuk digunakan di kemudian hari. Sel-sel lemak juga melindungi tubuh dari dingin dan melindungi tubuh dari cedera. Selain itu, lemak merupakan komponen penting dari dinding sel, selubung saraf yang membungkus sel-sel saraf dan empedu.
Di dalam darah terdapat 2 jenis lemak utama, yakni kolesterol dan trigliserida yang mengikatkan dirinya pada protein tertentu sehingga dapat mengikuti aliran darah. Gabungan antara lemak dan protein disebut lipoprotein dan lipoprotein utama yang perlu kita ketahui antara lain:
-
Kilomikron
-
VLDL ( Very Low Density Lipoprotein )
-
LDL ( Low Density Lipoprotein )
-
HDL ( High Density Lipoprotein )
Dalam kaitannya dengan penyakit, perlu dipahami bahwa tidak semua kolesterol meningkatkan resiko terjadinya penyakit jantung. Kolesterol yang dibawa oleh LDL (kolesterol jahat) menyebabkan meningkatnya resiko Penyakit Jantung Koroner, sedangkan HDL (kolesterol baik) menurunkan resiko tersebut dan menguntungkan. Idealnya kadar LDL tidak boleh lebih dari 130 mg/dL sedangkan kadar HDL tidak boleh kurang dari 40 mg/dL dan HDL seyogyanya lebih 25 % dari kadar kolesterol total.
Sebagai faktor resiko dari penyakit jantung atau stroke, kadar kolesterol total tetap penting tapi yang lebih penting adalah perbandingan kolesterol total dengan HDL atau perbandingan LDL dengan HDL.
FAKTOR PENYEBAB
Kadar lipoprotein, terutama LDL meningkat sejalan dengan bertambahnya usia. Dalam keadaan normal, pria memiliki kadar yang lebih tinggi dari wanita, tapi setelah menopause kadar pada wanita mulai meningkat. Faktor lain penyebab tingginya kadar lemak tertentu (misalnya: VLDL dan LDL) antara lain:
-
Riwayat keluarga dengan hiperlipidemia
-
Obesitas
-
Diet kaya lemak
-
Kurang olah raga
-
Penggunaan alkohol
-
Merokok
-
Diabetes yang tidak terkontrol
-
Kelenjar tiroid yang kurang aktif
Sebagian besar kasus peningkatan kadar trigliserida dan kolesterol total bersifat sementara dan tidak berat, terutama akibat dari makan berlemak. Kecepatan pembuangan lemak dari darah pada setiap orang berbeda-beda. Seseorang bisa makan sejumlah besar lemak hewani dan tidak pernah memiliki kadar kolesterol lebih dari 200 mg/dL, sedangkan orang lain yang menjalani diet rendah lemak dengan ketat tapi tidak pernah memiliki kadar kolesterol total di bawah 260 mg/dL. Hal ini nampaknya bersifat genetil dan berhubungan dengan perbedaan kecepatan masuk keluarnya lipoprotein dalam aliran darah.
LDL KOLESTEROL DI ATAS NORMAL
Kadar kolesterol yang tinggi, terutama LDL, akan memicu timbulnya plaque pada dinding pembuluh darah yang merupakan dasar terjadinya artherosklerosis (penyempitan pembuluh darah) atau dikenal dengan Penyakit Jantung Koroner.
Diet rendah kolesterol dan rendah lemak jenuh akan mengurangi kadar LDL. Seangkan olahraga teratur (bersifat aerobik) dapat membantu mengurangi kadar kolesterol LDL dan menambah kadar kolesterol HDL.
TIPS MENURUNKAN KADAR KOLESTEROL
Pada umumnya, pengobatan terbaik untuk seseorang yang memiliki kadar kolesterol atau trigliserida tinggi, adalah:
-
Menurunkan berat badan bagi yang mengalami kelebihan berat badan
-
Berhenti merokok
-
Mengurangi jumlah lemak dan kolesterol dalam makanannya.
-
Menambah porsi olah raga (atau mulai olahraga teratur yang bersifat aerobik)
-
Mengkonsumsi obat penurun kadar lemak (jika diperlukan).
Apabila kadar lemak darah sangat tinggi atau tidak memberikan respon yang baik terhadap tips di atas, maka perlu dicari penyebabnya yang lebih spesifik dengan pemeriksaan khusus sehingga dapat diberikan pengobatan yang sesuai.
CATATAN PENULIS:
Khusus untuk olahraga, seyogyanya dilakukan secara teratur sesuai dengan selera dan kesempatan, yang penting bersifat aerobik dan gak harus mahal.
Olahraga teratur semisal push-up atau sit-up (sekitar 25 kali setiap hari) *wuih, 5 kali pada minggu pertama udah sakit perut atuhhh* cukup memadai untuk mengendalikan berat badan, … atau skipping (loncat tali sekitar 50 kali setidaknya 3 kali seminggu) kalo sempat … so, tidak harus beli peralatan olahraga indoor seharga jutaan untuk kemudian nganggur lantaran bosan. Sebagai penambah semangat (baca: nggaya), penulis hingga kini masih menyempatkan push-up dan sit-up setiap hari (tengah malam gak dilarang koq, sesempatnya deh) dan skipping seminggu sekali … ehm.
Semoga bermanfaat.
Sumber: Brosur RSHU Surabaya.
:: :: :: Posting menggunakan WLW :: :: ::


















![[Valid RSS]](http://i169.photobucket.com/albums/u238/cakmoki86/button/rss_valid.gif)




wah pertamax
kalo ngga salah ada yang namanya rasio Total Kolesterol : HDL. HDL : LDL ratio .. tolong terangin dong ..
Kalo badan udah berat terus ngga bisa olahraga yang seperti disarankan harus mulai dari mana cak ?
Lho kok ngga nongol ? tadi udah komen ini ..
kalo ngga salah ada yang namanya rasio Total Kolesterol : HDL. HDL : LDL ratio .. tolong terangin dong ..
Kalo badan udah berat terus ngga bisa olahraga yang seperti disarankan harus mulai dari mana cak ?
nimbun lemak mudah sekali…tapi buat buangnya…ampun ampuunnnnn deh. butuh berbulan2
thx atas postingannya
Push up dan sit up yang bener seperti apa ya cak? kalo skiping asal lompat boleh gak
Bermanfaat banget nih artikelnya … baru tau kenapa kok suami lebih banyak mengeluh capek ketimbang saya
Wuihh, push up tengah malam? Jadi kebayang yang mboten-mboten
Pertamaxx.. horee..
cak ada tidak obat untuk menurunkan berat badan biar kolesterol di tubuhku berkurang hik hiks (apes deh jadi orang gemuk)
*melihat ke bagian perut
6 month bukan 6 peks*
gimana yah dok, makan dengan sehat tapi tetap enak
@ draguscn:
Paling enak ngitung ratio HDL:Kolesterol Total, idealnya >25%. Dengan cara ini anjuran untuk ngatur pola makan lebih mudah diterima …
Kalo olahraga mah, sesuai selera …
Salah satu buku menganjurkan jalan cepat 4-5 km setiap hari untuk usia produktif.
Emang yang paling sulit memulai … hehehe
sssst, saya bisa nurukan 8-10 kg dan stabil selama sekitar 2 tahun…
@ Welding Inspector:
iya, bahkan bisa lebih setahun …
thx juga
@ Juli:
hehehe, kayaknya perlu ada gambar nih…sayangnya gak ada yang mau jadi model
Kalo wanita sit-up aja deh…
@ Nayantakan:
ingkang mboten-mboten menopo tho Pak Dhe ?
@ mariana silvania:
hehehe, maaf … moderasi, jadinya pertamax semua
dulu waktu hamil, saya kurus, cak. Begitu lahir bayinya, langsung balik ke berat semula. Tapi pas menyusui kok malah beratnya sama kaya berat pas hamil 9 bulan (kelebihan 8 kilo)..apa ibu menyusui bisa “diet/mengatur pola makan”, cak? Sejak menyusui, rasanya lapaarrr mulu.. (maaf, kok malah jadi curhat ya?;))
@ nararya:
gak usah diet lah, .. ibu menyusui emang dianjurkan banyak makan supaya bayinya sehat.
ntar kalo si kecil udah mulai lari, ibunya bakal langsing, soalnya kejar-kejaran ama si kecil …
Cak….kabar sehat saja?…..ayo para dokter Olah raga juga ya….jangan pasien aja yang disuruh diet ma OR
He..he..he..kok ya pas banget postingannya.Tahu aja sih pak, kalau saya sekarang lagi program penurunan BB;) Sudah selesai menyusui, sekarang siap untuk program menurunkan BB.
Cak Dokter, kalau malas olahraga tapi rajin ngeblog tentu gak bisa turunkan kadar kolesterol.
Btw, saya ini kurus cak, apa orang kurus berkolesterol tinggi setara dengan si kaya lemak?
lama tak mampir, lama ga ngeblog
@ knsultasi kesehatan:
Alhamdulillah, kabar baik…moga demikian pula sebaliknya.
iya, nyuruh paling enak …hehehe
@ wulan:
Hehehe, maaf …gak sengaja
Moga programnya sukses dan tetap sehat selalu.
@ kurt:
hahaha, iya Ustadz … nge Blog ditambah camilan berlemak tinggi, malah menaikkan kadar kolesterol.
Adakalanya orang kurus berkolesterol tinggi walau sangat jarang… Bagaimanapun enakan kurus pak, bisa lebih lincah
dan sedikit resiko kena penyakit-2 metabolisme.
Wah, lama ga nge blog ya…ntar ngidam nge blog lho
Wah wah wah, memang sulit deh menahan napsu ngurangin lemak, kalo inget sama sop kaki kambing, sate kambing, soto madura. waduh waduh waduh..
tuhan, ingatkan hambamu untuk konsisten berolahraga, minimal treadmill..
Sejak menjelang menikah ampe sekarang lemak di perut suami makin tampak menebal. Sementara sejak menjelang nikah sampe sekarang lemak tubuh saya sendiri makin menipis. Makin sulit menahan hawa sejuk karena selalu jadi menggigil, juga tidak tahan sengatan matahari. Tapi Olah raga kami asik Pak, yang lemaknya berlebih lari sambil gendong yang kekurangan lemak. Keringatan plus mesra. Bhuabhuabhua…..
@ Andi Sugiarto:
wahhhh, ada bos RM nih…
lho, itu yg disebutin koq makanan enak kabeh …hehehe
@ Qeong Ungu:
ehm, met menikmati kemesraan yaaaa… di pantai Bpp ya?
asam urat saya 10 apakah kadar asam urat dapat diturunkan dengan menjaga makanan yang tidak mengandung purin
@ alfiano:
ya benar… selain itu perlu allopurinol 100 mg, diminum 3×1 sehari selama 1 minggu trus diukur lagi. Jika masih tinggi, dosis dinaikkan menjadi 3 x 200 mg. Jika udah turun, misalnya 8-9 mg%, dosis allopurinol diturunkan menjadi 2×100 mg dan jika 7-8 mg%, cukup dengan allopurinol 100mg sehari.
Trims
Terimakasih Dok Cak atas pencerahannya… Untuk panduan menu makan harian yang praktis buat penderita diabet ada ndak dok?, soalnya kalo dapet pasti pake itung2an yang kadang ndak mudeng (satuan kalori), maksudnya pengin dikasih list kayak menu kalo kita mo pesen katering gitu lo..
Terimakasih deh sebelum dan sesudahnya
@ Affandy:
Untuk panduan menu makan harian Diabet, saya udah membuatnya dalam ukuran rumah tangga, misalnya nasi untuk sarapan bagi penderita diabet kurus: 11/4 (satu seperempat gelas blimbing/gelas duralex) …dll. Hanya saja saya membuatnya untuk penderita diabet yg kurus, sedangkan untuk yg fisiknya nampak normal, gemuk dan obesitas (amat gemuk) gak bikin.
Thanks
fyuuu…
Cak… saya mintak resep buwat diyet™ doms…
udah endut banget iniy…
@ Mrs. Fortynine:
halah, masih kurus gitu … ga papa nambah lagi Swi, biar gak mabur kalo kena angin lesus …
hohohoho, sampeyan bener, cak…setelah ndak punya baby siter dan anak saya uda mulai “lincah”, eeeeh….turun berat badan saya. lumayan lah cak, bisa2 tahun depan uda kurus (ngayal)
Wah, akhirnya Cakmoki menulis tentang kolesterol juga, kok ya aku baru baca.. ;p Dah lama gak mampir ke blognya Cak, Cak mesti dah lupa.. ;p
Tengkyu ya Cak! Alhamdulillah sejak beberapa bulan lalu karena ikut program “Smart Heart Challenge”, atur pola makan dan makan oat secara teratur, jadi udah normal lagi kolesterolku..
Dan sampe sekarang masih jaga pola makan..
@ nararya:
Syukur kalo gitu
Berarti sekarang udah dibawah 50 dong…*suiit, suiiit*
Halah, yang penting sehat …
@ Lily:
Inget koq …yeeee
Moga tetep sehat yaa…dan tentu mudah-mudahan juga tetep jreeenggg