mitos kandungan turun

serial: salah kaprah

Sebagian masyarakat Indonesia akrab dengan pijat. Mulai ibokota sampai pelosok negeri, rata-rata mengenal pijat.
Di kalangan para wanita, keluhan perut biasanya (terutama di pedesaan) diatasi dengan pijat perut.
Begitu perut mulai dipegang, si pemijat mengatakan “peranakan turun” atau “kandungan turun“. Selanjutnya adalah acara pembetulan letak perut.
Kultur ? …
Saya tidak percaya bahwa kebiasaan ini dipengaruhi tingkat pendidikan. Kenyataannya para wanita berpendidikan tinggi, lulusan SLTA bahkan sarjana ada saja yang percaya bahwa keluhan perut bagian bawah disebabkan kandungan turun. (termasuk salah seorang kerabat yang tinggal di kota besar)
Wanita yang sudah dipijat dan oleh pemijat dikatakan kandungannya turun, begitu yakin dengan apa yang dikatakan pemijat, bahwa kandungannya turun.

Mari kita lihat isi rongga perut wanita.

( gambar: organ reproduksi wanita, tampak samping )

Gambar reproduksi wanita, tampak samping

Sumber gambar:
Gray’s Anatomy (wikipedia)

Dalam gambar, nampak bahwa kandungan terletak di rongga perut bagian bawah dan disangga oleh jaringan ikat serta tulang di bawahnya.
Di bagian depan, adalah kandung kemih.
Ada juga usus, dan lain-lain.

Bisa dibayangkan bila organ-organ lunak itu diobok-obok.

Dalam ilmu kedokteran, rahim (kandungan) bisa turun, kondisi ini dinamakan prolaps uteri, artinya kandungan yang turun hingga keluar dan nampak dari luar.

prolaps uteri ( kandungan turun )gambar:
kandungan (peranakan) turun atau prolaps uteri. Biasanya terjadi pada menopause atau wanita yang sering melahirkan, sehingga otot penyangga kandungan lemah.
Inikah yang dimaksud turun oleh para pemijat perut wanita?
Bila bukan, turun bagaimana ?

Di praktek, menjelaskan hal-hal semacam ini mudah, bisa menggunakan PDA (saya pakai ini, menggunakan piranti penampil gambar “viewer” gratisan), pc dengan monitor LCD ataupun laptop.

Setelah mengetahui duduk persoalannya, sebaiknya tidak membiasakan obok-obok perut.
Adalah tugas jajaran kesehatan untuk memberikan informasi kepada khalayak melalui berbagai media.
Semoga penjelasan singkat ini bermanfaat.

52 Tanggapan ke “mitos kandungan turun”


  1. 1 wadehel Januari 17, 2007 pukul 8:35 pm

    Pas liat gambar pertama: waaaaw… iler netes2…
    Pas gambar kedua nongol: Hiiii… mual mules deh.

    Saya emang ga pernah suka pijit2, kecuali pijit erotis.

  2. 2 juliach Januari 17, 2007 pukul 9:49 pm

    Di Perancis, masalah kesehatan diungkap jelas melalui berbagai media, lihat http://www.france5.fr/magazinesante (Ini di TV France5 & dpt diakses dgn internet), di sekolah, oleh asisten sosial dll.

    Perasaan di Indonesia masalah kesehatan masih kurang diperhatikan/orang awam sendiri ogah memperhatikan, khususnya kesehatan reproduksi. Untuk membicarakan saja serasa tabu.

    Mis :
    - Hanya ibu-ibu sendiri tanpa ditemani oleh suami/pasangannya untuk periksa ke ahli kandungan/bidan.
    - Orang masih malu membeli kondom. Takut dikirain pikirannya ngeseks melulu/mau nyeleweng.

  3. 3 cakmoki Januari 18, 2007 pukul 12:02 am

    @ wadehel,
    Ah pak wadehel ini ada-ada saja, untungnya tidak jadi menampilkan gambar dari depan. Maaf bila dianggap tabu.
    Gambar kedua apa enaknya di hide saja supaya tidak mual, gimana …
    Pijit erotis seperti apa ya … *tidak perlu dijawab*

    @ juliach,
    Memang betul Bu, disiminasi informasi reproduksi masih amat minim. Wong banyak wanita yang tidak tahu proses terjadinya menstruasi, yang salah orang kesehatan, termasuk saya hehehe.
    Saya sudah mencoba sejak 2004, bawa laptop dan lcd keliling ke kumpulan ibu-ibu menyampaikan informasi kesehatan pakai flash, bahasa-nya sederhana setengah gaul … terbukti bisa, dialogis, interaktif … dan banyak cekikikannya … maklum, gambarnya mau tidak mau ya seperti itu … tapi tidak ada koq yang protes, malahan minta didatengi lagi. Haus informasi mungkin …
    Dunia kesehatan negeri ini memang masih banyak kekurangannya.

    Terimakasih link-nya, sudah saya bookmarks. Sempat kaget lihat bahasa Perancis, untungnya ada English readers.
    :D

  4. 4 Dani Iswara Januari 18, 2007 pukul 6:31 am

    [OOT-bales]

    xml-blogspot ngga diekspor Pak? :)

    ajarin saya make WP pak ya..

    selain interaktif dan live demo, media cetak (brosur, pamflet, dll) efektif juga ngga ya..

  5. 5 helgeduelbek Januari 18, 2007 pukul 4:23 pm

    Lalu apa yang dimaksud kandungan turun oleh tukang pijat itu?

  6. 6 cakmoki Januari 18, 2007 pukul 6:13 pm

    @ Dani Iswara,
    Sudah, koq … saya sedot pakai wp.
    Cara nya sebagai berikut:
    Setelah login di WP, klik kelola, lalu klik import, nampak 4 pilihan. Pilih Old Blogger.
    Selanjutnya login menggunakan akun blogger (versi lama), klak-klik, … selesai.
    Terlihat persentase perpindahan file, biarkan saja sampai benar-benar semua file masuk wp.
    Setelah dipastikan semua file selesai masuk wp, langkah selanjutnya ngedit (karena semua file lama dari old blogger berkategori uncatagorized di wp).
    Klik post untuk ngedit tiap postingan sekaligus menyesuaikan kategori.
    Selamat mencoba.

    Sekalian nih, untuk back up, wp menyediakan fitur ekspor di sebelah import. Klik ekspor, lalu klik download file ekpor semua file wp ekstensi xml ke folder penyimpanan. Bila sesuatu hal kehilangan file posting wp, tinggal panggil melalui import, lalu pilih WordPress. Selanjutnya browse, lalu klik muat file dari import. Selesai.

    Disclaimer: Sehubungan ini hasil otak-atik, dan saya tidak tahu cara yang lain, maka bila salah, mohon maaf.

    @ helgeduelbek,
    Kabar baiknya: mungkin “istilah” yang dipakai pemijat dapat warisan leluhur secara turun temurun, demikian pula warga masyarakat.
    Mbah putri saya juga sering dimintai mijat (karena sepuhnya) tetapi beliau tidak pernah lagi mijat perut dan bila ada yang nanya tentang “peranakan turun” beliau menganjurkan periksa. *promosi nih*

    Kabar kurang baiknya: itu tugas kami-kami pak … hehehe
    Pengalaman saya, berkunjung ke ibu-ibu dukun bayi, dan kumpulan ibu-ibu, silaturahmi sambil berbagi informasi seperti bab di atas secara pelan-pelan, sambil guyon dan terus menerus. Tidak serta merta berhasil, perlu waktu bertahun-tahun. Dan tidak perlu pakai dana (anggaran), wong mertamu dapat jamuan juga.
    Terlebih bila ke kumpulan ibu-ibu (pengajian) sore hari, efektif, malah dapat soto … :D
    Asalkan tidak pakai halo-halo dan dijaga bahasanya supaya tidak menyinggung, … bisa.
    Kalau toh harus ada yang disalahkan, saya ikut bersalah … yang ngerti wajib memberitahu yang belum ngerti.
    Sama seperti bapak ngeblog, bagi-bagi ilmu itu lho, lha wong saya juga bisa ambil manfaat dari pak guru, ya kan … tapi saya tidak bisa nyuguhi soto.
    :D

  7. 7 anis Januari 18, 2007 pukul 10:47 pm

    pak Hatmoko, OOT: saya pesen soto eh posting tentang tentang pijet bayi yang versi modern versus pijet bayi ala mbah dukun (dadah). Atau kalau perlu pijet erotis hua..hua..hua..

  8. 8 cakmoki Januari 19, 2007 pukul 11:42 am

    @ Dani Iswara,
    Tambahan:
    Maaf ada yang ketinggalan. Soal ngedit yang import itu tautan internal masih mengarah ke blogspot, mau tidak mau telaten merubah ke wp.

    Media cetak sangat efektif, kadang ada yang beralasan tidak semua orang bisa baca, abaikan saja, ntar kalo dituruti malah gak bikin-bikin.
    Saya juga bikin untuk di praktek tentang DBD, DM dll.
    Di Blog malah lebih bagus, bisa diunduh siapapun yang memerlukan.

    @ Anis,
    Maksud pak Anis Infant Chiropractic ?. Yang itu gak begitu paham. Diskusinya rame di sini. Di Indonesia sudah ada belum ?
    Erotis ajalah hahaha

  9. 9 mina Januari 21, 2007 pukul 2:37 am

    haduh mas, tu foto kedua kok ditampilin di sini, gak etis deh hehehe…

  10. 10 cakmoki Januari 21, 2007 pukul 3:26 am

    @ Mina,
    Lho, koq sama-sama melekan.
    Piye mbak, apa dicopot aja. Padahal saya pilihkan yang gak terlalu saru lho. Saya pernah bikin cd gak ada gambarnya diprotes audien karena gak bisa mbayangkan. Trus saya guyoni, ya nanti sampai rumah ndodok bawa cermin. Hehehe *membela diri*

  11. 11 mumhu Januari 21, 2007 pukul 3:53 am

    Wah, lagi nyari inspirasi buat topik mading di kampus akhirnya sampai kesini.

    Mas, gambar prolaps uterinya bagus bener lho. Soalnya selama kuliah aku belum nemu yang sejelas itu.

  12. 12 cakmoki Januari 21, 2007 pukul 8:15 pm

    @mumbu,
    Silahkan di copy aja.
    Bisa untuk visual presentasi, khususnya tentang reproduksi atau lainnya.

  13. 13 manusiasuper Februari 18, 2007 pukul 1:21 pm

    KAtanya laki-laki juga bisa turun-perut dok? Itu mitos juga atau apa?

  14. 14 cakmoki Februari 19, 2007 pukul 11:09 am

    @ manusiasuper,
    Ya, itu mitos juga pak.
    Semua organ dalam perut sudah ada tempatnya sesuai anatomi.
    Contohnya, ketika kita posisi jungkir balik usus nggak pindah ke dada, ya kan. Memang adakalanya kalo orang kegemukan, perutnya “nggandul”, tapi yang gondal-gandul lemak dan kulitnya (dilihat dari luar), sedangkan perut tetap di tempatnya. Diusahakan tidak gemuk ya :D
    Ada juga istilah “usus turun” atau hernia, nah yang ini benar. Si usus turun dari rongga perut melalui jaringan pelapis perut di bagian bawah.

  15. 15 iis Februari 23, 2007 pukul 3:39 pm

    gimana nih, jadi nga jelas. kita sebagai wanita harus percaya kepada siapa? mohon supaya ada situs yang bisa menjelaskan ini dengan baik dan benar.

  16. 16 cakmoki Februari 23, 2007 pukul 4:42 pm

    @ iis,
    Maaf, yang ngga jelas yang mana Bu ? Ntar kita jelasin menurut bidang medis. Soal percaya, sebaiknya bertanya kepada yang mengerti tentang isi rongga perut (abdomen) dan bisa menjelaskan letak serta fungsi masing-masing organ di dalamnya. Itupun tidak harus ditelan mentah-mentah. Boleh dipercaya boleh tidak.
    Kalau pasien saya rata-rata ngerti setelah dijelaskan.
    Rasanya di buku biologi SLTP dan SLTA sudah dikenalkan tentang organ reproduksi.
    Akhirnya, keputusan ada pada masing-masing wanita, mau percaya kepada siapa dan mau berlandaskan disiplin ilmu apa. Adil kan ? :D

  17. 17 mariana silvania Maret 2, 2007 pukul 4:44 pm

    hiii ngeri amat pak gambar yang ke dua.

  18. 18 cakmoki Maret 3, 2007 pukul 4:31 pm

    @ mariana silviana,
    hehehe, masa iya sih ?
    Sekalian titip melelui Program Kesehatan Rumah Zakat Indonesia ya, biar ibu-ibu kita tidak salah kaprah lagi.

    Btw, kita-kita belum boleh komen di Blog mbak mariana ya :)

  19. 19 mariana silvania Maret 15, 2007 pukul 9:48 am

    InsyAllah pak..nanti tak sampaikan ke ibu-ibu di Rumah Bersalin Gratis-nya Rumah ZAkat.
    oya, sekarang udah bisa komentar pak di blog ku :D .
    di Tunggu ya..

  20. 20 cakmoki Maret 15, 2007 pukul 2:25 pm

    @ mariana sivania,
    Terimakasih, siiippp

  21. 21 indah Mei 29, 2008 pukul 11:01 am

    Saya sedang hamil 5 bulan. Ini kehamilan ke-3. Seminggu yang lalu sakit bag perut bawah, dan selangkangan. Bahkan dipakai jalan, pada posisi tertentu, selangkangan terasa nyeri. Kata Tante mungkin turun kandungan. Saya periksa ke dokter dan diusg…dokternya bilang memang ’sedikit turun’ Saya diberi obat ‘duvadillan’ untuk 5 hari. Katanya untuk merilekskan rahim. Selain itu saya harus banyak istirahat. Setelah konsumsi obat, sakit agak berkurang tapi tidak lenyap sama sekali. Ada tetangga menyarankan urut, tapi saya takut, karena tidak biasa.

    Apa maksudnya sedikit turun? Sebenarnya untuk apa obat duvadillan itu? kalau keluhan seperti saya, tindakan apa yang bisa saya lakukan selain konsumsi obat? (Saya tanya dokter bagaimana kalau saya tidur tanpa bantal di kepala tapi pakai bantal di kaki? Dokter bilang, posisi apapun takkan membantu kalau ibu tetap kecapekan dan tidak istirahat). Trus, melihat gambar kedua perut saya juga mules…jangan sampai…amit-amit… Terakhir, terimakasih sarannya untuk tidak pijat atau urut-urut…Kalau bayi boleh diurut tidak? Thanks a lot.

  22. 22 cakmoki Mei 29, 2008 pukul 3:45 pm

    @ indah:
    ok, nyeri di bagian tersebut dapat terjadi karena banyak sebab, diantaranya dipengaruhi oleh aktifitas, misalnya angkat-angkat, banyak berdiri, banyak jalan, dll…dll. Bisa pula tanpa aktifitas yg berlebihanpun dapat mengalami nyeri. Ini karena spasme or kaku pada rahim.

    Apa maksudnya sedikit turun?

    hehehe, maaf … saya juga gak ngerti maksudnya “sedikit turun” …turun kemana? .. lha kandungan udah nempel di dasar tulang panggul tuh :) .. atau mungkin saja dokter tersebut mengatakan istilah tersebut sebagai bentuk “toleransi” terhadap istilah yg kadung mengakar di masyarakat.

    Sebenarnya untuk apa obat duvadillan itu?

    *secara singkat* … Duvadilan adalah obat yang memiliki fungsi ganda, yakni sebagai relaksan pada rahim (uterus), bekerja dengan mengurangi spasme rahim sehingga dharapkan dapat mengurangi rasa nyeri. Fungsi lain, adalah dengan menstabilisir peredaran darah di rahim agar tidak nyeri.
    Obat tersebut masuk kategori C dalam hal keamanan untuk ibu hamil dan bayinya.

    Menurut saya, tak ada salahnya minta obat pereda nyeri kepada dokter untuk ngurangi nyeri secara langsung. Toh obat pereda nyeri rata-rata termasuk kategori B untuk ibu hamil, so lebih aman… tapi kalo dokternya marah (moga tidak, dan seharusnya tidak) … bukan salah saya lho … hehehe.

    Moga segera semuh ya :)

  23. 23 cakmoki Mei 29, 2008 pukul 3:53 pm

    @ indah:
    …maaf kelupaan …
    bayi ga usah dipijat-pijat or diurut … Tuhan dah ngatur tulang dan otot bayi sangat fleksibel :)

  24. 24 Endang Kurniawati Juli 14, 2008 pukul 10:50 pm

    Saya juga pernah pijit karena peranakan (kandungan) turun.
    Awalnya karena selama 4 bulan setelah menikah saya tidak juga hamil², akhirnya mertua menyarankan untuk di pijit. Begitu dipijit setelah masa menstruasi selesai, alhamdulillah bulan depannya saya langsung (+) hamil.

  25. 25 cakmoki Juli 15, 2008 pukul 1:12 am

    @ Endang Kurniawati:
    hahahaha … :D ..gimana kalo seandainya saat itu disuruh minum wedhang jahe trus bulan depannya hamil? .. apa karena wedhang jahe?
    Maaf, saya hanya ingin meluruskan yang menurut saya keliru, adapun jika seseorang mempercayai hal tersebut (pijit perut), tentu hak masing-masing orang. Setidaknya saya menyampaikan sesuai bidang keilmuan saya sehingga jika misalnya kelak ditanya pertanggung jawaban oleh-Nya, maka saya harus siap menerima akibatnya.. :) … bagaimana sebaliknya?

  26. 26 Efiyatin2009@yahoo.com Januari 22, 2009 pukul 2:17 pm

    triamkasih sy sampaikan
    dari mule gadis sy sudah terbiasa diurut..
    soalnya perut bag bawah kadang sakit
    hal ini disebabkan biasanya karena kecapaian, stres, kurang istirahat dll
    setelah diurut dan minum kencur+garam(atas saran Tukang pijat), saya sembuh.
    sekarang sy sudah menikah. kmrn hamil tapi umur 10 mgg keguguran.
    menurut bapak, apa ini ada pengaruhnya kebiasaan saja diurut sewaktu gadis??.. atau krn apa??
    tapi dar hasil USG pd dokter yang meng kuret sy katanya kandungannya bagus..(saya tidak cerita kebiasaan wktu gadis)
    menurut bapak bgm??
    trimakasih atas tanggapannya

  27. 27 cakmoki Januari 23, 2009 pukul 12:17 am

    @ Efiyatin2009@yahoo.com:
    Gak ada hubungannya antara kebiasaan urut dengan keguguran.
    Namun sebaiknya gak dibiasakan karena di dalam rongga perut terdapat organ-organ vital terlebih di perut bagian bawah dimana terletak organ reproduksi.
    Keguguran biasanya dipicu oleh kelelahan fisik ataupun kelelahan psikis dan faktor lain.
    Trims

  28. 28 Ayya April 5, 2009 pukul 11:36 am

    Thank Infonya Ya ,Jadi takut untk ngurut….

  29. 29 cakmoki April 6, 2009 pukul 11:01 am

    @ Ayya:
    Makasih juga atas kunjungannya ^^

  30. 30 Fei Juli 2, 2009 pukul 5:22 pm

    setelah baca Blog ini jadi makin penasaran..

    begini pak, sy gadis blum menikah, tapi sudah mau 1 mg ini perut bawah saya sakit (kaya kencang, kram, pokoknya tidak nyaman utnuk duduk) kondisinya, saya lebih banyak duduk setiap hari, dan (kadang) suka nahan pipis (tapi minum tetap banyak jadi sering banget ke WC), setelah saya tanya ke teman yang dokter, dia bilang itu anyang2 (ISK) krn nahan kencing, jadi ada bakteri..

    setelah saya baca2 di website, kalau ISK kan sakit pas mau pipis, kalau saya tidak (malah pengen kencing terus dan emang kencing bukan ga bisa) saya di kasih obat Urotractin dan Tariflox (ini untuk kantung kemih kah?) setelah diminum sakit tak kunjung hilang (padahal sewaktu PMS pun ga pernah ada gangguan ky gini)sampai saya kompres botol hangat ga kunjung reda..

    lalu ada yg bilang mungkin “peranakan geser” dan suru coba diurut (bukan urut enak relaksasi)..dan so far memang lebih berasa enakan walau rasa linunya masih tersisa sekarang..(kebetulan baru 2 hari lalu diurut)

    pertanyaannya :
    jadi kira2 saya kenapa ya dok? apa karena terlalu banyak duduk ( karena baru sejak kerja di redaksi begini sebelumnya ga pernah),
    ada kelainan dan bisa membahayakan reproduksi ga nantinya?

    tolong bantuannya , terima kasih

  31. 31 cakmoki Juli 4, 2009 pukul 2:04 pm

    @ Fei:
    Menilik keluhan yang baru berlangsung seminggu dan gak ada keluhan lain, kemungkinan yg paling logis adalah spasm (kencang) otot perut bagian bawah (suprapubic). Pemicunya anatara lain: angkat berat, sering duduk lama, dll …
    Kalo ISK rasanya bukan karena ga ada gangguan kencing (anyang-anyangen, nyeri kencing, dll). Demikian pula kemungkinan bukan gangguan organ reproduksi, karena gangguan organ reproduksi pada umumnya disertai dengan gangguan siklus mensatruasi.

    Untuk menanggulanginya, sementara dapat menggunakan obat pereda nyeri, misalnya: ibuprofen 400 mg atau natrium diklofenak (merk dagang bebas memilih), diminum 3×1 sesudah makan, hanya pada saat sakit saja. Atau dapat juga menggunakan kombinasi pereda nyeri ringan dan spasmolitik (obat untuk relaksasi otot), misalnya: Buscopan-Plus (isinya parasetamol dan spasmolitik), Spasmal, dll..diminum 3×1 sesudah makan.
    Jika belum membaik dengan obat-2 tersebut dalam 3-5 hari, sebaiknya periksa ke dokter.
    Moga segera pulih kembali…Trims

  32. 32 yan Oktober 6, 2009 pukul 12:31 pm

    seru banget topik ni, meski agak telat q mbacanya. q baru melahirkan anak ke2. setelah melahirkan sbagian org menganjurkan spy pake bengkung/stagen yg kenceng biar perut cpat kempes (katanya sih, apa iya??) tp sbagian yg lain mengatakan jgn kenceng2 kl pake stagen, apalagi di mingu2 pertama, sebab (katanya) “bol” (???)-nya bisa keluar. maksudnya apa ya?? apakah bol itu maksudnya rahim?? nggak mudeng banget deh…? bantuin info yg bener ya

  33. 33 cakmoki Oktober 6, 2009 pukul 2:48 pm

    @ yan:
    Pemakaian stagen/bengkung adalah adat masyarakat Jawa. Sebagian masih menggunakannya (terutama yang masih berdekatan dengan masyarakat Jawa angkatan masa lalu) dan sebagian udah gak pake stagen.
    Sebenernya, tanpa stagen dan bengkung ntar kondisi perut akan mengempes jika konisi rahim dan otot-otot penyangganya udah pulih kembali. Yang gak pake stagen pasca melahirkan, langsung pake jean setelah pulang dari RS toh perutnya juga kempes …. hehehe. Pun demikian yang pake stagen sampe jalannya kesulitan, kadang juga gak kempes-kempes, terutama jika masih menyusui dan memerlukan banyak makan untuk kepentingan produksi ASI.
    Karenanya, pemakaian stagen diserahkan sepenuhnya kepada keyakinan yang menjalaninya.
    Tentang “bol”.
    Yang dimaksud “bol” adalah wasir atau hemoroid atau ambeien. “Bol” dapat terjadi pada sebagian wanita yang melahirkan dikarenakan menyangga janin dalam waktu berbulan-bulan dan mengejan saat melahirkan. Kalo yang udah ada “bol” nya, kenceng gak kenceng dalam memakai stagen ataupun gak makai stagen, tetep aja “bol” bisa keluar ketika tekanan rongga perut meningkat, misalnya saat angkat-angkat, saat mengejan ketika BAB, saat batuk berat, dll…dll.

    Ini info yang bener …. bukan gugon tuhon :)
    Trims

  34. 34 yan Oktober 6, 2009 pukul 4:20 pm

    makasih banyak, Cak.. tp ttg stagen yg kenceng itu gak ngaruh pd turun/nggakx rahim toh..?? kl ttg kapur sirih + air jeruk nipis yg diusapkan d perut sblm stagenan itu berfungsi utk apa ya…?? apa bener utk ngempesin perut ? jk tdk, lantas apa dan bgmn spy perut bs kenceng kembali ? jg ttg itu Dok, Jamu Selapan.., perlu gak ya…? apa betul bisa membersihkan sisa darah kotor d rahim? jk ya, apakah msh efektif jk saya minum tp tdk sejak hr pertama (misalkan mulai nanti, setelah ada jawaban dr Sampeyan, Cak-Dok…;), sebab biasanya kan org2 tuh minumnya sejak hr pertama sampai 40hr kedepan, iya toh…. jk memang ada pengaruh baiknya, apakah jamu selapan itu msh efektif jk saya minum mulai hari ke 22 ini hingga 40 hr kdepan ?? ato malah ngganggu ASI? 1 lg dok, ttg pilis (yg ditempel di dahi, apakah benar bisa menyegarkan mata? sbab tampaknya mata saya kurang bersinar2 lg deh *ting*, tampak kuyu gitu. maaf ya dok, borongan nanyax… dr. cakep deh..!! :) ) matursuwun sblmnya Cak-dok

  35. 35 cakmoki Oktober 7, 2009 pukul 2:06 pm

    @ yan:
    Kandungan gak bisa turun, mbak… Selama saya bertugas di sini, hanya ada 2 orang tua, usia lebih 70 tahun yang kandungannya turun (prolaps uteri)… rahimnya keluar lewat kemaluan. Biasanya karena sering hamil saat muda. Tuh, ada gambarnya di atas.
    Kapur sirih dan air jeruk nipis dan lain-lain yg ditempelein di perut gak ada gunanya, itu hanya warisan tradisi nenek moyang. Tapi gak dilarang koq (kadang kita perlu membuat senang orang tua kan..)
    Seperti penjelasan di atas, perut akan kembali setelah beberapa bulan. Tentunya gak kenceng kayak masih gadis dong… tapi kalo pingin tetep kenceng seperti artis Hollywood, mau gak mau olah raga ato fitness secara teratur :) *guyon tapi serius lho*

    Tentang jamu selapan dan pilis … juga gak seperti yang dikatakan itu… Darah nifas akan bersih dengan sendirinya paling lama 60 hari dengan rata-rata 40 hari. Tentu ada yang kurang dari itu dan ada yang lebih, tapi pada umumnya gak akan lebih dari 60 hari.
    Pun juga mata sayu. Sangat wajar mengingat pada saat melahirkan banyak kalori dan energi terkuras.
    Untuk pemulihan tenaga dan kondisi pasaca melahirkan dan saat menyusui, dianjurkan makan makanan bergizi, misalnya: Soto, Rawon, Semur, Ikan, Susu, berbagai sayur mayur dan buah… dll.. Selain itu diusahakan istirahat yang cukup agar ga kelelahan dan ga lemas. Ntar dijamin akan bersinar lg deh *ting*

    Moga sehat selalu.
    Matursuwun :)

  36. 36 Ririe Oktober 29, 2009 pukul 7:27 am

    Salam…cak!
    sya (26thn) bru mlhrkn anak kdua (2bln). Stlh 2mnggu mlhrkn,sya mrasakan kesakitan sekali pd bgian ujung bokong (tulang ekor y nmanya), smpai2 sya g bsa tdur telentang,dan klu mau bngkit dr tidur atw duduk,sakitny minta ampun. Skrg msh sakit sdkit klu kelamaan duduk. Trus,klu sya jongkok mw BAK, trasa ada tnjolan yg mw kluar dr kmaluan. Tp Swktu air seni kluar,tonjolan itu msuk. Ntar kmudian ada lg. Kdang2 sya priksa pas lg brdiri,kadang ada,kdang tidak. Apakah itu tnda2 turunnya peranakan cak?
    Pliz cak,ksh jawabannya….
    *sutrisno deh eyke klu bayangin bkal sperti gmbar kdua itu*
    hikz….

  37. 37 cakmoki Oktober 29, 2009 pukul 2:57 pm

    @ Ririe:
    Salam … ^_^
    Bukan … (silahkan lihat diskusi sebalumnya)
    Perasaan adanya tonjolan saat jongkok tersebut kemungkinan otot-otot di dinding vagina bagian dalam yang menebal pada saat hamil. Supaya ga sutris, sebaiknya periksa ke DSOG setempat untuk memngetahui penyebabnya.
    Trims

  38. 38 Ririe Oktober 29, 2009 pukul 6:51 pm

    Alhmdllh… Mksh y cak infonya. Mg Allah beri kesehatan,kemudahan, dan kesabaran dlm menjalankan tugas.
    Y deh,ntar klu dah gajian rie k DSOG.

  39. 39 cakmoki Oktober 30, 2009 pukul 3:32 pm

    @ Ririe:
    Makasih telah berbagi dan makasih pula atas do’anya, moga demikian pula sebaliknya.
    Moga sehat selalu ^_^

  40. 40 yan Oktober 30, 2009 pukul 4:56 pm

    saya dah 60 hari nifas setelah melahirkn anak ke2, tp masih takut ‘diajakin’ sama suami. kmrn coba saya kacain sambil ndodok kok sptnya ada yg nggembung diantara(didalamnya) labia minora ya dok. bagian itu apa ya.. yg bs keliatan dg mata telanjang , apakah itu rahim? kok saya liat2 lubang biasanya jd gak ada ya…?? apa kl hbs nglahirin lubangx jd gak ketok? kayaknya dulu2 kok ketok gt. maaf katrok

  41. 41 cakmoki Oktober 31, 2009 pukul 11:01 pm

    @ yan:
    Yang nampak nggembung saat ndodok bukan rahim, tapi dinding vagina (labium major) yg masih dalam keadaan menebal pasca melahirkan. Itu normal :) … karenanya kadang lubangnya gak ketok … tapi lubangnya ga ilang koq *yg ini guyon*

  42. 42 lia November 8, 2009 pukul 1:39 pm

    Saya sedang hamil 28 minggu, tahun lalu sempat hamil n keguguran wkt 2 bln jd mst dikuret.
    Sudah seminggu ini saya merasa klo baby nya gerak, saya kok seperti kluar cairan spt pipis (rasanya),
    Tp wkt saya cek di kmr mandi kluarnya spt keputihan aja.
    Sekedar info, wkt hamil 1-3 bln saya kluar keputihan banyak sekali setiap agak kecapean. Pdhl saya jg ga sering jalan2 awalnya.

    Saya sering dibilangin ortu klo kandungan mungkin turun, soalnya hamil saya ga gede dari atas perutnya, tp menggantung di bwh,
    Saya kok takut ya cak :(
    Soalnya saya jd sering kebelet pipis
    Apa perlu saya pake penahan perut?

    Makasihhhh :)

  43. 43 cakmoki November 8, 2009 pukul 8:51 pm

    @ lia:
    Lho, kan udah ditulis di atas dan dalam diskusi sebelumnya… kandungan gak akan turun. Lagipula, orang hamil kan emang kandungannya menggantung ke bawah, masa ke atas … hehehe… Saya bisa memaklumi manakala seseorang khawatir ketika hamil, tapi hendaknya tidak kehilangan akal sehat.
    Tentang keputihan pada wanita hamil adalah hal yang wajar dan normal… gak papa.
    Pada kehamilan, uterus (rahim) akan membesar sehingga menekan kandung kemih (vesica urinaria) yang terletak di depannya. Nah, tekanan itulah yang menyebabkan bentar-bentar pingin pipis.
    Pake penahan perut ga papa… tapi bukan dengan pengertian agar kandungan gak turun, namun sebatas penahan aja agar terasa nyaman. Kalo menjadi makin gak nyaman sebaiknya gak perlu penahan perut.
    Makasih

  44. 44 widya November 10, 2009 pukul 3:08 pm

    dear pak dokter…
    saya single umur 32 ttp knp saya udh terkena hernia ya…apa betul klo nanti mau hamil bahaya jika sudah terkena hernia,,,apa bisa melahirkan normal apa yg terkena hernia bisa d obati tdk dgn operasi…saya jd takut dan merasa rendah diri dgn penyakit ini…tolong jawabannya y dokter

  45. 45 cakmoki November 11, 2009 pukul 2:16 am

    @ widya:
    Hernia dapat terjadi pada siapa saja dan kapan saja.
    Pada wanita, hernia labialis ataupun hernia inguinalis dianjurkan untuk operasi. (operasi hernia termasuk operasi ringan).
    Menurut saya sebaiknya operasi agar tidak mengganggu aktifitas dan mengganggu saat hamil dan melahirkan.
    Sekali lagi, operasi hernia adalah operasi ringan.
    Trims

  46. 46 widya November 11, 2009 pukul 4:10 pm

    dear cak eit dah cak dokter hehhee
    thx y jwbnya tp ttp aja saya takut krn kan saya lom maried ntr klo d operasi kelihatan dong trs klo sdh d operasi tdk bs melahirkan normal lg..btw hernia itu krn apa y cak,,dan klo tdk d operasi bahayakah utk k depan nya…byk ya pertanyaan nya…ngk apa2 kan…???
    thx y cak yg guanteng hehehe

    salam

  47. 47 cakmoki November 12, 2009 pukul 3:43 pm

    @ widya:
    pasca operasi hernia tetap bisa melahirkan dengan normal … sedangkan bekas operasi menurut saya gak masalah, sama halnya dengan bekas luka yg lain.
    Kalo gak operasi akan mengganggu aktifitas sehari-hari terutama aktifitas yg menyebabkan tekanan rongga perut meningkat. namun pilihan untuk operasi atau tidak operasi terpulang kepada masing-masing :)
    Salam

  48. 48 widya November 13, 2009 pukul 11:46 am

    thx y dokter,,utk smua jawabannya….
    kapan 2 saya tanya yg lain seputar kesehatan ngk apa2 ya

    bravo utk dokter

  49. 49 cakmoki November 13, 2009 pukul 11:16 pm

    @ widya:
    sama-sama… makasih juga telah berbagi.
    ya, ga papa kita diskusi masalah seputar kesehatan

  50. 50 risa November 18, 2009 pukul 5:30 pm

    dear pak dokter,,
    skRg sY sedang hamil 36 weeks tp henia saya kambuh,,menonjol dan nyeri.sy pernah di operasi 5 thn lalu.kl mlahirkan normal kira2 ada efek samping nya ga?apa harus melalu operasi caesar?mksh ya pa dokter

  51. 51 cakmoki November 20, 2009 pukul 12:06 am

    @ risa:
    dear mbak risa,
    idealnya melahirkan melalui operasi caesar. Jika dipaksakan melahirkan normal, sedikit banyak ada efek pada hernia tersebut mengingat saat melahirkan akan mengejan. Sedangkan hernia akan makin menonjol dan makin nyeri jika mengejan.
    Namun keputusan akhir dapat dibicarakan dengan DSOG yg selama ini merawat, berdasarkan hasil pemeriksaan beliau.
    Makasih


  1. 1 mitos kandungan turun « Ngobrol Kesehatan Weblog Lacak balik pada Agustus 6, 2008 pukul 2:49 am

Tinggalkan Balasan




Wong ndeso ™

Wordpress Indonesia

Silahkan baca

DISCLAIMER

web tracker

Idul Adha 1430 H

Jangan Korupsi Ah

No Korupsi

Internet Sehat

Yuk.Ngeblog.web.id

Speedy Udah Kembali Normal, setelah ngadat sejak 28 Mei s/d 31 Mei ... Makasih ya

Warga Bicara

Makasih PLN, listrik Samarinda dah membaik, moga gak byar-pet

Waspada Demam Berdarah

Jangan Gunduli Palaran

INGA INGA INGA

Nyeri Urat or Tulang BUKAN berarti Penyakit Asam Urat.

Sekali lagi: Pegal, Linu Tidak Identik dengan Penyakit Asam Urat

TEMANs

9racehime | A. Fatih Syuhud | Aditiawan Chandra | A.Tajib | Agung UD | aLe | alief | alle | almascatie | Amd | Anak Peri | Anak Sultan | Anang | Anang YP | Anas | Andalas | Anggara | Anjaz | Anti Pungli | Antobilang | Anung87 | Aribowo | Arif Kurniawan | Arul | Astikirna | awan965 | axireaxi | Bambang alias HR | BatakNews | Blog Pokoke? | Biho | CalonOrangTenar | Cay | Chandra | Chielicious | chiw imudz | cK-chika | Dalamhati | Deden Nugraha | deedhoet | deKing | Desti Utami | Didats | doeytea | dnial | Edy C | Eep | Elpalimbani | erander | Evi | Fa | Fa wp | Faiq | Fertobhades | Fetro | Fortynine | Freddy | Gadis | Gaussac | Gitablu | Grandiosa | GuhPraset | GuM | Helgeduelbek | Herdy | Indonesia Kita | Indra KH | ItikKecil | iway | Jejakpena | Jennie S. Bev | Joesath | Joko Taroeb | Julee | Juli | Juliach | Junthit | Jurig | Kakilangit | Kang Adhi | Kang Kombor | Kangguru | kawaichu | Kenji | Kenzt | kikie | koecing | Kumala | Kurtubi | Kw | Laras | liezmaya | Lilik Suryanto | Lily | Linker | Lintang | Lita | Lita wp | Luthfi | MaIDeN | Majalah Dewa Dewi | Manusiasuper | Master Li | Mathematicse | macanang | mbojo | Mei | Micokelana | Mr. Geddoe | Mufti | mybenjeng | My-za | Nayla Zahra | Nayz | Ndarualqaz | Neeya | Neo Forty-Nine | Neri | Ninoy | Nieke | Nomercy | n0vri | NuDe | Om Sulis | omaigat | Ooyi | Paijo | Panca | Pandu | Panduan WP | Papabonbon | Passya | Peyek | Pinkina | Pitik | Pralangga | Prayogo | Priyadi | Qee | Raja iblis | RenjanaBiru | rivafauziah | Rivermaya | Roffi | roisZ | Rujak | Sagung | Sahrudin | Saiful Adi | SaRa | Siu | Sofi | Sora9n | Suandana | Suluh | Susiloharjo | Telmark | Thamrin | tiesmin | Triesti | Tukang Sate | Venus | Wadehel | Wahyuansyah | Wandira | Wiku | WongMangli | Wulan | Yati | Yudhipras |

:: :: :: :: :: :: :: :: ::

Kesehatan

:: Ady Wirawan :: Agus Mutamakin :: Anis Fuad :: Anis Fuad wp :: Asri Tadda :: Astri Pramarini :: Astri Pramarini (awal) :: Astri Pramarini wp :: Blog Mahasiswa FKU 2003 :: Blog Rumah Kanker :: Dani Iswara :: Dani Iswara weblog :: Dokter arek cilik :: drAnak :: drarifianto :: Dwi wp :: Elyas :: Erik Tapan :: Evy HealhtySmile :: FK Unsri :: Gies :: Gies wp :: Ginna :: Grapz :: Hendar Sunandar :: HIV News :: Huda Thoriq :: IDI Samarinda :: imcw :: Imran Nito :: Iwan Handoko :: Jhonrido :: klikharry :: Kobal :: Laksmi Nawasasi :: Mashuri :: Mave Mina :: Mbah Dipo :: Mina :: My Blogspot :: Nur Martono :: PKM Palaran :: Rara :: Rizma Adlia :: Rudy Kwang :: SenyumSehat :: Sibermedik :: SimkesUGM :: SuperKecil :: Titah :: Tito :: Tonang Ardyanto :: Tukangkomentar :: Wi :: Vina Revi :: Vina Multiply :: Yusuf Alam R :: zulharman79 ::

:: :: :: :: :: :: :: :: :: :: ::

Institusi Kesehatan

:: Depkes RI :: WHO :: WHO Indonesia :: … nyusul

:: :: :: :: :: :: :: :: ::

Kolaborasi

:: Emedicine :: ICD 10 Wikipedia :: ICD 10 Wiki Indonesia :: OSWD :: OpenWebDesign :: Pakistan Times :: Rubab :: ntar ::

Kategori

BlogTour

Arsip

Komunitas Blog

Blog Indonesian

PAGE RANK

Powered by  MyPagerank.Net

My Google PR

Add to Technorati Favorites

[Valid RSS]

Health Blogs - Blog Top Sites

TopOfBlogs

Health
webb hotell

Health Blogs - Blog Rankings

DigNow.net

Health Blogs

Health blogs

Blog directory

Search Engine Marketing, Search Marketing

Feed Burner

cakmoki Blog

Bloggerian Top Hits

Indonesia To Blog -Top Site

My BlogCatalog BlogRank

Site Meter

Since 30 Nov 07

PENGUNJUNG

  • 764,486 pengintip

Asal Usul

100 Blog Indonesia Terbaik