Multimedia untuk pendidikan kedokteran

Multimedia sebagai salah satu sarana akselerasi Pendidikan Kedokteran

Seiring dengan pesatnya kemajuan Teknologi Informasi, khususnya informatika kedokteran dan perkembangan dunia medis, pemanfaatan multimedia sebagai salah satu penunjang metode pembelajaran di bidang kedokteran masih jauh dari memuaskan. *pendapat pribadi, maaf…*

Hal ini bukan tidak mungkin menyebabkan terhambatnya akselerasi proses belajar mengajar yang pada gilirannya insan medis kurang siap menjawab tantangan ketika bertugas di lapangan untuk mengaplikasikan ilmunya.

Tulisan singkat ini menggambarkan bahwa kita dapat memanfaatkan multimedia sesuai keinginan (user friendly), untuk perkembangan dunia medis di institusi pendidikan kedokteran atau dimanapun para dokter bertugas sehingga dapat memberikan manfaat bagi sesama, baik dalam hal penyebar luasan informasi kedokteran maupun untuk menunjang pelayanan teknis medis bagi pengguna jasa layanan kesehatan.

Januari 2006, dalam sebuah kesempatan diskusi pada pelatihan Pekerti (metode belajar mengajar), beberapa orang teman menentang keras ketika dilontarkan tentang perlunya pengembangan pembelajaran menggunakan multimedia bagi pendidikan kedokteran saat sesi pemanfaatan media pembelajaran. Tergantung cara mengajarnya, kata mereka.

Tentu dong, saya juga setuju. Yang kita bicarakan adalah media, bukan cara mengajar. Jadi bandingannya adalah media. Semisal seorang dosen yang memiliki kemampuan mengajar hebat, akan berbeda ketika ia hanya ngomong dengan menggunakan media bantu sebagai penunjang pembelajaran. Bisa dibayangkan betapa menariknya ketika ia ngajar memanfaatkan media interaktif nan menarik, dijamin mahasiswa ga ngantuk. Terlebih di dunia medis. Bandingkan ketika seorang dosen menjelaskan anatomi tanpa menggunakan media ilustrasi dengan saat menggunakan ilustrasi. Manakala si dosen cerita tentang jantung, tentu mahasiswa lebih mudah mengingat jika menggunakan ilustrasi yang terpampang di layar dibanding hanya mendengarkan sambil membayangkan bentuk jantung.

Tapi saya sadar, tidak mudah meyakinkan seseorang tentang perlunya memanfaatkan teknologi informasi. Sama seperti saat awal kita mengenal sms, tak jarang seseorang ogah coba-coba ber sms dengan alasan gak lega kalo ga ngomong langsung via hp. Alasannya itu kan? Ketika udah bisa sms, maka ia lebih suka sms ketimbang nilpon. Iya kan ?

Penggunaan teknologi informasi di bidang medis sebenarnya bukan barang baru. Saat masih sekolah (beberapa tahun yang lalu) udah biasa melahap materi kuliah dengan slide atau setidaknya OHP. Tapi itu dulu. Sekarang mah udah jaman komputer, laptop, tablet vitamin PC, PDA, LCD proyektor dan berbagai media simpan mulai flashdisk, cd, dvd hingga harddisk eksternal supermungil. Piranti lunak publishing dan presentation tools pun melimpah. Yang gratisan juga banyak. So, tunggu apa lagi ?

Nah, akhir pekan ini berkesempatan ketemu dengan teman-teman yang akan membahas pemanfaatan teknologi informasi untuk pendidikan kedokteran dan bidang medis secara luas.

Simposium kopdaran yuk !!!

:: :: :: mohon maaf, materi tentang pemanfaatan multimedia untuk medical teaching tidak dapat ditayangkan atau diunduh karena udah diserahkan ke panitia :: :: ::

Iklan

38 Responses to “Multimedia untuk pendidikan kedokteran”


  1. 1 Astri Februari 28, 2008 pukul 8:03 am

    Jadi ngiri ma yang mau kopdar 😦
    Masih ada ya yang gak mau pake TI buat memajukan pendidikan kedokteran? wah nemen itu…
    Belajar hal baru memang butuh usaha dan gak semua orang mau berusaha 😀

  2. 2 y3551ku Februari 28, 2008 pukul 8:06 am

    Salam kenal…

    Aq setuju dg pendapat cakmoki, tapi pemanfaatan multimedia harus diakui masih merupakan “barang mewah” dilingkungan kita. Piranti2 kerasnya nya mahal.(spt HP pd mulanya) Bagaimanapun perlu pengadaan piranti keras dulu tho?
    Ga mungkin:pake Laptop, LCD tapi ruangannnya cuma ada jendela dan kipas angin,pastinya pake AC… Kursinya ga mungkin dari kayu…tp kursi lipat yg nyaman…(kok jd pesimis gini…)

    Membayangkan kuliah dg dilengkapi multimedia memang menggiurkan…tapi ujung-ujungnya biaya pendidikan (yg notabene dimasukkan ke “uang sumbangan”) akan menjadi lebih mahal….
    Kalo kaitannya dg biaya pendidikan kedokteran sekarang…weleh…weleh…ga tahan…
    Seandainya saja, sekarang ini aq baru mau msk FK, rasa2nya ortu sdh angkat tangan dulu. Sebagai org dari golongan pas-pasan, nilai tinggi saja tidak cukup. cari beasiswa…?? seberapa besar??
    Rasa2nya perlu dicari sponsorship untuk kepentingan pendidikan, dengan catatan jangan membawa muatan bisnis atau politik.

    By the Way…Aq setuju banget pemanfaatan multi media. Ada yang mau jd sponsorship…?

  3. 3 Donnie Yodha Februari 28, 2008 pukul 11:52 am

    Yang nentang udah keder duluan kali tuh, Cak.
    “Kalo semuanya pake teknologi.. saya nanti ga kepake dong? Saya nanti dikemanain?” gitu kata mereka dalem ati.
    Hehehe… sotoy yak? Maap…

    Salut Cak, saya kalo udah dikeroyok orang2-yg-kurang-paham-tapi-ngeyel gitu rasanya udah pengen keluar ruangan sambil banting pintu… Huhuhu… Cak Moki for President!

  4. 4 Shinta Februari 28, 2008 pukul 12:30 pm

    Cakmoki simposiumnya dimana? Trus kalo mo kopdar dimana?

  5. 5 eric Februari 28, 2008 pukul 2:14 pm

    Bagi anda yang ingin sukses sambil menjalankan aktifitas seperti biasanya, maka segera join dengan bisnis ini karena telah tersedia di 216 negara. Jadi dimana saja bisa dijalankan. Gunakan ID 92.46.7140 / ERIANTO SIMALANGO berlaku secara internasional. Silahkan klik tiens.com
    Hub. saya di 081933703356 jika ada informasi yang kurang jelas. Salam sukses

  6. 6 juliach Februari 28, 2008 pukul 3:01 pm

    Usulin ke pemerintah kalo mahasiswa wajib pakai notebook utk kuliah. Jadi ada kredit bank 1 Euros/hari tanpa bunga utk mahasiswa umur 16-25th.

  7. 7 BlogDokter Februari 28, 2008 pukul 3:19 pm

    Maklumlah, Cak. Masih banyak dokter dokter senior yang gaptek. Malu khan kalo dikalahkan ama mahasiswa-nya. 🙂

  8. 8 dani Februari 28, 2008 pukul 4:21 pm

    memang hrs ada ‘penggila‘ penggiat sbg inovator 🙂

  9. 9 sibermedik Februari 28, 2008 pukul 5:41 pm

    bocoran materi ‘kuliah’ d jakarta besok sabtu (1mar08) y?
    Tak baca dhisik,siapa tau Cak Moki ngasih pretest?lumayan kalo lulus 10sks..eh eSKaPe?

  10. 10 sibermedik Februari 28, 2008 pukul 5:51 pm

    Jarang ada dosen yang open mind ttg iT kayak cak moki..
    saya sendiri merasakan ‘revolusi’ media belajar dari transparnsi OHP pada semestr 1-3 menjadi LAPTOP-LCD proyektor skrg ini..apalagi fitur hotspot gratis 24jam di kampus menjadi kebutuhan primer selain text book

  11. 11 zulharman Februari 28, 2008 pukul 6:22 pm

    Memang susah untuk berubah, kata Rhenal Kasali perlu RECODE kembali tuh DNA CHANGE. Memang Perubahan tidak selalu menjadikan sesuatu lebih baik, tetapi untuk menjadi lebih baik, sesuatu harus berubah.

    Kalo diluar sudah mulai ribut-ribut membicarakan hipermedia untuk pembelajaran, disini ternyata masih resisten sama multimedia. Jauh sekali ya kita ketinggalan. Sukses Cak simposiumnya.

  12. 12 bloGEsam Februari 28, 2008 pukul 6:57 pm

    Nambahin sibermdeik, sangat jarang dokter yang rutin ngeblog dan peduli IT kayak cakmoki dan rekan2 disini, soalnya yg saya tahu profesi seorang dokter mulai dari pagi sampai malam, praktek terus… hehehe 😀

  13. 13 juliach Februari 28, 2008 pukul 9:57 pm

    @y3551ku

    Aduh koq pesimis buanget toh abang ini. Lha namanya pakai laptop/notebook koq harus pakai kursi lipat. Wong aku wae ngeblog/cari duit di WC aja bisa. Yang ini standarku paling nyaman buanget + kopi + rokok.

    Kalo udah melek informatique/komputer, belajar mah bisa dimana aja : kalo mau. Mo di taman, di kasur, di sekolah ya silahkan saja. Cooolll

  14. 14 qimindra Februari 28, 2008 pukul 11:23 pm

    Perlu ambil D1 Computer dak ya….., sekarang kan zamannya sertifikat.
    sapa tahu ditanya qualifikasi….(he3x)

  15. 15 habibiearifianto Februari 28, 2008 pukul 11:47 pm

    yah, lumayan cak, sekarang staf-staf muda udah pada gak gaptek, staf sepuh juga lumayan udah pada bisa pake power point buat presentasi, walau banyak yang masih acakadut.. Langkah yang benar-benar maju dibanding saya kuliah dulu, masih jaman transisi pake OHP menuju LCD.
    Bagi kita, kursi kayu dan kipas angin brodol sudah lebih dari cukup untuk bisa pintar. Kata orang Jawa, kalo pingin sukses ya harus prihatin, gak ngono cak?!

  16. 16 cakmoki Februari 29, 2008 pukul 2:31 am

    @ Astri:
    hihihi, setujuk mbak, kita sama-sama belajar saling support.

    @ y3551ku:
    Salam kenal juga, trims 🙂
    Iya, perlu piranti keras, sekarang dah murah koq.
    Sekedar informasi, di FK Unmul Samarinda semua kelas ber-AC, semua kelas pakai LCD Proyektor dan perangkatnya. SPP kalo ga salah 2,5 juta per semester. Trus di Perpus tersedia komputer plus koneksi internet unlimited pakai speedy. Denger-denger dananya dari Pemprov.
    Masalahnya, belum semua dosen *ini rahasia lho* memaksimalkan fasilitas yg udah disediakan pak Dekan dan para bos…hehehe

    @ Donnie Yodha:

    saya kalo udah dikeroyok orang2-yg-kurang-paham-tapi-ngeyel gitu rasanya udah pengen keluar ruangan sambil banting pintu… Huhuhu…

    saya pilih promosi multimedia terus aja deh, ntar lama-lama *entah berapa lama* banyak yang setuju juga kali

    @ Shinta:
    di Atmajaya Gedung Yustinus lantai 14, nginepnya disediakan di hotel Aston, trus kopdarnya ga tahu temen-temen mo dimana, lha saya wong ndeso je …hahaha

    @ Juliach:
    ngusulnya pakai demo lebih sip kali… pak dosennya perlu pakai laptop juga kan ?

    @ BlogDokter:
    iya..hehehe, kadang ada rasan-rasan mahasiswa kalo pas dosennya ngasih kuliah pakai OHP dengan menayangkan fotocopian handout di transparan sementara di sampingnya tersedia komputer dan LCD proyektor.

    @ dani:
    siap grak !!! saya ikutan jadi penghasut penggiat ya

    @ sibermedik:
    hahaha, kalo baca panduan dari panitia, sepertinya penyampaian materi dimaksudkan sebagai trigger sekaligus pengembangan ke arah pembelajaran yang integratif. Ga ada pre test

    Hmmm, beruntung yang dah disediakan koneksi 24 jam… itu bukan spleteran dari warung mbokde penjual gudheg kan?
    Di sana semua dosen dah memanfaatkan LCD proyektor ya, sip deh

    @ zulharman:
    iya, ntar ketika hipermedia udah lewat, kita baru mulai multimedia …hehehe.
    Thanks supportnya, mestinya sampeyan yang tampil di sana lho

    @ bloGEsam:

    … yg saya tahu profesi seorang dokter mulai dari pagi sampai malam, praktek terus… hehehe 😀

    hehehe, berarti kami-kami yang nge blog kurang kerjaan kali ya … 😀
    Praktek tetep koq *untuk bayar koneksi dll*, ngeblog juga sempat lah, namanya juga hobi berat

    @ qimindra:
    sekalian S2 Informatika Kedokteran aja 🙂

    @ habibiearifianto:

    Kata orang Jawa, kalo pingin sukses ya harus prihatin, gak ngono cak?!

    hehehe, iya … makan seadanya *kos-kosan*, belajar ditemani obat nyamuk dan gedang goreng *kalo pas ada* …hahaha

  17. 17 Donnie Yodha Februari 29, 2008 pukul 10:48 am

    Tapi kok merasakan sedikit ironi yah. Para dokter dan personel kesehatan di kota-kota metropolitan malah banyak yang gaptek, sedangkan seorang dokter yang NGAKUNYA ndeso dari Palaran di pelosok Kalimantan justru jauh meninggalkan rekan2 sejawat dalam hal penguasaan teknologi informasi…
    Emang untuk maju itu bukan hanya dari fasilitas, tapi dari dalam diri Cak ya… Salut deh tak henti2…

  18. 18 sibermedik Februari 29, 2008 pukul 11:05 pm

    ngece tenan..spp dsni angkt saya cm Rp407.500 *pcaya g?*
    tiap angktn beda2..angk05 malah g smp 600rb..angkt07 yg pake PBL emg yg plg mahal..
    hotspot d masjid kampus pun bisa..*kantin dah dgusur*..gazebo fk jg ada..

  19. 19 suandana Maret 1, 2008 pukul 1:04 am

    memang masih banyak yang belum bersedia mengoptimalkan penggunaan IT, Cak… Tapi saya yakin, semakin lama jumlahnya akan semakin sedikit dan lama-lama punah 😀
    SEMANGAT!!!

  20. 20 cakmoki Maret 1, 2008 pukul 1:04 am

    @ Donnie Yodha:
    ha? sumprit sy baru belajar, masih grotal-gratul banyak salahnya daripada benernya, trial and error …hehehe
    Iya sependapat, untuk maju yg penting dari dalam diri alias niat

    @ sibermedik:
    hehehe, mungkin disesuaikan dengan harga pecel…lha di sini pecel sak pincuk limang ewu..

    naksir hotspotnya *sementara ngiler dulu* 😛

  21. 21 boyke Maret 1, 2008 pukul 11:49 pm

    Memang multimedia sebagai media tuh penting cak… lha semua bidang bisa dirambah… kita ga cuma bicara mengenai presentasi, slide show dan powerpoint (eh, jangan power point dong, OOo Impress juga bagus kok, gratis lagi…). Banyak sebenarnya terobosan yang dapat dilakukan di bidang pendidikan kita. Ide lain adalah menggunakan internet sebagai wadah (seperti sekarang yang kita sedang kerjakan). MAaeri kuliah diletakkan di internet, monitoring dengan menggunakan forum dan / atau milis.
    jangan ngomong internet susah loh ya… kita sedang bicara pendidikan kedokteran. Kebetulan saya dari samarinda beberapa hari yang lalu.. Internet sama sekali tidak susah. Jadi Mengenai media, semua yang bisa dimanfaatkan jika digunakan secara optimal tentunya akan sangat membantu pendidikan kedokteran di indonesia.
    Belum lagi kalo kita bicara mengenai digital library. Banyak pula yang bisa kita kerjakan kan?

    @sibermedik
    SPP saya dulu Rp. 180.000 hehehehe
    kata siapa pendidikan kedokteran mahal? IMHO, sejauh yang saya inget, asal memang mau kuliah, ga ada ceritanya anak kedokteran drop out karena ga punya uang…. CMIIW

  22. 22 n0vri Maret 2, 2008 pukul 10:39 am

    Ngajak kopdar ya…
    kalo di Jakarta, saya mau deh…
    btw, soal gaptek, gak mesti dokter senior,
    banker expat yg ada di Jakarta jg banyak yang gaptek kok…

  23. 24 y3551ku Maret 3, 2008 pukul 5:35 pm

    Syukur kalo sekarang perangkat lunak sdh tidak mahal (dpt dana dr Pemprov pula) dan SPP jg masih terjangkau. kuakui kita harus ‘continous learning’. Sbg dokter memang harus ‘up to date’, dan multimedia yg ada akan sgt byk membantu buat dokter2 yg posisinya tidak dekat ‘fisik’ dg pusat pendidikan untuk dapat terus mengakses perkembangan ilmu. Oke….. 🙂

  24. 25 Elyas Maret 3, 2008 pukul 7:57 pm

    waduh ketinggalan berita dah gw gara2 sibuk dapat job baru, penerapan multimedia masih minim dok, ngomong-ngomong tanggal 14 itu tanggal 14 maret yach dok Acara STROMA Kah dok ? trus mau kopi darat dimana dok ?
    dalam waktu dekat rencana juga mo di luncurin web site yang isinya video kedokteran alhamdullih dah ada lebih dari 600 an judul (dan masih di upgrade smoga tanggal 14 an bisa sampe 1000 judul)dan rata2 semuanya free….. kalo dokter masih dijakarta tanggal 16 an bisa datang keacara kecil-kecilan saya untuk lounching web itu hehehehe

  25. 26 cakmoki Maret 4, 2008 pukul 2:44 am

    @ boyke:
    ke Samarinda ngasih tahu dong, biar saya bisa ikutan belajar …hehehe
    Iya, saya sependapat bahwa media yg ada dapat dioptimalkan untuk tumbuh kembangnya bidang medis, apalagi bagi yg tinggal di kota dimana koneksi internet lebih mudah dibanding yg di ndeso ™ 🙂

    @ n0vri:
    dokter muda masih ada yg gaptek juga *lirak-lirik yg takut nutul komputer*
    kalo banker gaptek trus gimana ? lha semua dah serba komputer

    kopdarnya ga jadi pak, terkurung di ruangan soalnya, trus langsung balik ke kampung halaman … hehehe

    @ almascatie:
    bayangkan yg gaptek apa yg berwawasan TI nih

    @ y3551ku:
    kita share bersama, … mestinya yang deket dengan pusat referensi mudah akses dan selalu up date, serta bagi ilmu sama kita-kita yg jauh *mengharap*…saya juga jauh dari linkaran itu, so juga mengharap kebaikan hati para pakar

    @ Elyas:
    tanggal 1-4 maret 2008 🙂
    wah sip tuh peluncuran video free,…itu mah bukan kecil-kecilan, gede tuh, lha judulnya banyak banget. Moga downloadnya ga lama *lemot koneksi mode:on*
    Selamat ber lounching ya … moga sukses

  26. 27 boyke Maret 4, 2008 pukul 5:42 pm

    CakMoki, sori waktu itu sebentar banget ke samarindanya, karena cuma menemui beberapa orang… moga bulan depan udah bisa menetap di sana jadi bisa diskusi panjang lebar dengan Cak Moki, banya ide yang mau saya diskusikan cak…
    sampe ketemu di sana…

  27. 28 hariadhi Maret 4, 2008 pukul 7:12 pm

    semua tergantung niatnya kan, Cak? Kalau pintar TV 9 inchi pun bisa jadi alat bantu multimedia. Asal kreatif aja.

    Kalau butuh banyak foto dan ilustrasi bilang aja, Cak! Let me see what i can help you with.

  28. 29 cakmoki Maret 5, 2008 pukul 2:51 am

    @ boyke:
    selamat datang di Samarinda, moga betah 🙂

    @ hariadhi:
    setuju !!! kreatifitas kadang suit memulainya … 🙂
    Fotonya ditunggu, yang penting download, ntar bisa dipakai sesuai keperluan, makasih ya

  29. 30 Romi Satria Wahono Maret 5, 2008 pukul 12:58 pm

    Memang dahsyat bapak kita satu ini 😉

  30. 31 cakmoki Maret 6, 2008 pukul 1:06 am

    @ Romi Satria Wahono:
    lho, diem-diem saya belajar ke tempat njenengan 🙂

  31. 32 Hasan Maret 12, 2008 pukul 12:16 am

    Maaf titip pasang iklan ya…
    saya ada jual wajan bolik yang bisa menangkap signal wifi atau hotspot atau lebih familiar dengan sebutan internet gratis… sudah terbukti bisa tembus 8km dan saya pakai sekarang saya jual dengan harga 350rb belum termasuk ongkos kirim… saya orang smarinda tapi saya kuliah dimalang jadi ada ongkos kirimnya…
    bagi yang berminat bisa hubungi saya di email hsn_mrt03@yahoo.com
    ingat jangan lupa tanya-tanya juga boleh bro….
    jangan lupa ya…
    saya tunggu responsnya…
    trims…

  32. 33 hasan Maret 12, 2008 pukul 12:17 am

    Maaf titip pasang iklan ya…
    saya ada jual wajan bolik yang bisa menangkap signal wifi atau hotspot atau lebih familiar dengan sebutan internet gratis… sudah terbukti bisa tembus 8km dan saya pakai sekarang saya jual dengan harga 350rb belum termasuk ongkos kirim… saya orang smarinda tapi saya kuliah dimalang jadi ada ongkos kirimnya…
    bagi yang berminat bisa hubungi saya di email hsn_mrt03@yahoo.com
    ingat jangan lupa tanya-tanya juga boleh bro….
    jangan lupa ya…
    saya tunggu responsnya…
    jaman sekarang semuanya butuh informasi dari internet..
    jadi tunggu apa lagi buruan pesen… jangan kehabisan…
    hehe…
    trims…

  33. 34 back fk Agustus 14, 2008 pukul 9:59 pm

    kalo gw sih oke2 aja tuh,,,atas nama pendidikan apa seh yg ga?,,
    asal pemrintah kasi duit a yah,,,hehehe

  34. 35 cakmoki Agustus 15, 2008 pukul 6:46 pm

    @ back fk:
    pemerintah pasti bisa kasih duit kalo mau pendidikan maju, gak mahal tuh… lebih bermanfaat ketimbang duitnya dipakai jalan-jalan ke luar negeri oleh para pejabat…hehehe

  35. 36 adek Oktober 25, 2009 pukul 2:45 pm

    Teknologi multimedia memang cocok digunakan untuk pembelaharan semua bidang ilmu. Metode visual atau quantum pun bisa makin cihuy jika menggunakan multimedia 🙂

  36. 37 cakmoki Oktober 25, 2009 pukul 5:13 pm

    @ adek:
    wah ahli Ipteks nih … Makasih 🙂


  1. 1 SEKARANG ZAMAN HYPERMEDIA BUNG ! « INOVATION OF MEDICAL EDUCATION Lacak balik pada Februari 28, 2008 pukul 6:56 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Wong ndeso ™

cakmoki

Wordpress Indonesia

Silahkan baca

DISCLAIMER

web tracker

9 Desember 2009

SEMENTARA TUTUP

Maaf, sementara Blog istirahat hingga ada pemberitahuan

Harap maklum


MARI HENTIKAN KORUPSI

Jangan Korupsi Ah

No Korupsi

Internet Sehat

Warga Bicara

» Makasih PLN, listrik Samarinda dah membaik, moga gak byar-pet

» Waspada Demam Berdarah

» Jangan Gunduli Palaran

» Banjir...banjir. Kapan masalah ini teratasi ?

INGA INGA INGA

» Nyeri Urat or Tulang BUKAN berarti Penyakit Asam Urat.

» Sekali lagi: Pegal, Linu Tidak Identik dengan Penyakit Asam Urat

TEMANs

9racehime | A. Fatih Syuhud | Aditiawan Chandra | A.Tajib | Agung UD | aLe | alief | alle | almascatie | Amd | Anak Peri | Anak Sultan | Anang | Anang YP | Anas | Andalas | Anggara | Anjaz | Anti Pungli | Antobilang | Anung87 | Aribowo | Arif Kurniawan | Arul | Astikirna | awan965 | axireaxi | Bambang alias HR | BatakNews | Blog Pokoke? | Biho | CalonOrangTenar | Cay | Chandra | Chielicious | chiw imudz | cK-chika | Dalamhati | Deden Nugraha | deedhoet | deKing | Desti Utami | Didats | doeytea | dnial | Edy C | Eep | Elpalimbani | erander | Evi | Fa | Fa wp | Faiq | Fertobhades | Fetro | Fortynine | Freddy | Gadis | Gaussac | Gitablu | Grandiosa | GuhPraset | GuM | Helgeduelbek | Herdy | Indonesia Kita | Indra KH | ItikKecil | iway | Jejakpena | Jennie S. Bev | Joesath | Joko Taroeb | Julee | Juli | Juliach | Junthit | Jurig | Kakilangit | Kang Adhi | Kang Kombor | Kangguru | kawaichu | Kenji | Kenzt | kikie | koecing | Kumala | Kurtubi | Kw | Laras | liezmaya | Lilik Suryanto | Lily | Linker | Lintang | Lita | Lita wp | Luthfi | MaIDeN | Majalah Dewa Dewi | Manusiasuper | Master Li | Mathematicse | macanang | mbojo | Mei | Micokelana | Mr. Geddoe | Mufti | mybenjeng | My-za | Nayla Zahra | Nayz | Ndarualqaz | Neeya | Neo Forty-Nine | Neri | Ninoy | Nieke | Nomercy | n0vri | NuDe | Om Sulis | omaigat | Ooyi | Paijo | Panca | Pandu | Panduan WP | Papabonbon | Passya | Peyek | Pinkina | Pitik | Pralangga | Prayogo | Priyadi | Qee | Raja iblis | RenjanaBiru | rivafauziah | Rivermaya | Roffi | roisZ | Rujak | Sagung | Sahrudin | Saiful Adi | SaRa | Siu | Sofi | Sora9n | Suandana | Suluh | Susiloharjo | Telmark | Thamrin | tiesmin | Triesti | Tukang Sate | Venus | Wadehel | Wahyuansyah | Wandira | Wiku | WongMangli | Wulan | Yati | Yudhipras |

:: :: :: :: :: :: :: :: ::

Kesehatan

:: Ady Wirawan :: Agus Mutamakin :: Anis Fuad :: Anis Fuad wp :: Asri Tadda :: Astri Pramarini :: Astri Pramarini (awal) :: Astri Pramarini wp :: Blog Mahasiswa FKU 2003 :: Blog Rumah Kanker :: Dani Iswara :: Dani Iswara weblog :: Dokter arek cilik :: drAnak :: drarifianto :: Dwi wp :: Elyas :: Erik Tapan :: Evy HealhtySmile :: FK Unsri :: Gies :: Gies wp :: Ginna :: Grapz :: Hendar Sunandar :: HIV News :: Huda Thoriq :: IDI Samarinda :: imcw :: Imran Nito :: Iwan Handoko :: Jhonrido :: klikharry :: Kobal :: Laksmi Nawasasi :: Mashuri :: Mave Mina :: Mbah Dipo :: Mina :: My Blogspot :: Nur Martono :: PKM Palaran :: Rara :: Rizma Adlia :: Rudy Kwang :: SenyumSehat :: Sibermedik :: SimkesUGM :: SuperKecil :: Titah :: Tito :: Tonang Ardyanto :: Tukangkomentar :: Wi :: Vina Revi :: Vina Multiply :: Yusuf Alam R :: zulharman79 ::

:: :: :: :: :: :: :: :: :: :: ::

Institusi Kesehatan

:: Depkes RI :: WHO :: WHO Indonesia :: … nyusul

:: :: :: :: :: :: :: :: ::

Kolaborasi

:: Emedicine :: ICD 10 Wikipedia :: ICD 10 Wiki Indonesia :: OSWD :: OpenWebDesign :: Pakistan Times :: Rubab :: ntar ::

Kategori

BlogTour

Arsip

Komunitas Blog

blog-indonesia.com

PAGE RANK

Powered by  MyPagerank.Net

Add to Technorati Favorites

[Valid RSS]

Health Blogs - Blog Top Sites

Health

Blogs Topsites - TOP.ORG

Health Blogs - Blog Rankings

Blog directory

TopOfBlogs

Top 10 Award

Feed Burner

cakmoki Blog

Bloggerian Top Hits

My BlogCatalog BlogRank

Site Meter

Since 30 Nov 07

PENGUNJUNG

  • 5,303,313 pengintip

Asal Usul

Pebruari 2011

free counters


%d blogger menyukai ini: