Sponsorship Bagian 2

Antara Institusi Kesehatan dan Produsen Obat

Menyambung sponsorship bagian pertama seputar “kemesraan dokter dengan produsen obat” maka pada bagian kedua ini kita akan mencoba mengintip model lain, yakni “kerjasama antara Institusi Kesehatan dengan pihak produsen obat atau alat kesehatan”. Sungguh, yang ini lebih mencengangkan bagi yang baru pertama mendengarnya. Atau mungkin sudah dianggap biasa karena hampir semua (atau bisa jadi semua) instansi melakukannya.

Begini ceritanya:
Episode pengadaan obat dan atau alat kesehatan oleh institusi kesehatan pada umumnya dilakukan lewat lelang, terutama di jajaran Dinas Kesehatan Tingkat I dan II.

PERENCANAAN
Di Dinas Kesehatan tingkat II (kota dan kabupaten), perencanaannya melibatkan pihak Puskesmas, GFK (Gudang Farmasi) dan Dinas Kesehatan.
Pihak Puskesmas terlibat dalam hal keperluan obat (tidak selalu dipenuhi), kemudian dilakukan rekapitulasi oleh Gudang Farmasi dan dilanjutkan dengan penghitungan anggaran. Maka muncullah usulan keperluan obat untuk setahun. And so on …

PENGADAAN
Dalam hal pengadaan obat, konon banyak pihak minta dilibatkan. Maka tak perlu heran jika di setiap daerah ditemukan unsur instansi berbeda yang terlibat dalam panitia pengadaan obat atau apapun namanya. So, bukan hanya jajaran kesehatan lho, ada juga dari unsur perencanaan kota, dari pemerintahan kota (kabupaten), dll … ( DPRD ikut gak ? ) *halah*

TAWAR MENAWAR
Umumnya kita menawar barang lalu memilih dan membeli yang termurah dengan kualifikasi yang sama. Seperti halnya kaum ibu, selisih dikit akan dikejar kendati harus bergerilya memilih barang.

Nah, yang ini beda. Simak !!!
Penetapan obat yang harus dibeli adalah produsen yang berani mematok harga tertinggi.
Koq ???
Begini, … katakanlah akan menetapkan sirup penurun panas.
Awalnya, panitia memilih yang termurah, misalnya beberapa produsen sepakat harga 4.000 perak per botol 60 cc. Kemudian dari beberapa nominasi diadakanlah tawar menawar lagi, siapa diantara mereka yang menawarkan 4.000 perak dan berani menulis angka tertinggi dalam faktur pembeliannya.
Andaikan ada komposisi penawaran 10.000 perak, 11.000 perak dan 12.000 perak, maka yang dipilih adalah produsen yang berani mematok 12.000 perak.

So, bayar tetap 4.000 perak per botol dan dipertanggung jawabkan 12.000 perak per botol. Artinya, jika dana yang tersedia katakanlah 12 juta, mestinya dapat membeli 3.000 botol, realisasinya hanya punya 1.000 botol sirup penurun panas.
Bagi dokter yang pernah atau sedang bertugas di Puskesmas, silahkan ngomel sampai berliuran … tetep gak ngaruh kecuali berani swakelola dengan jaminan harga lebih murah. Tapi, gak bakalan diijinkan deh, kecuali berani menggelar hearing di DPRD.
Dan tak perlu heran pula jika obat di Puskesmas sering kurang lantas dokternya diomelin pasien lantaran obatnya itu-itu aja. Hahaha …

Alat kesehatan juga sama koq, misalnya Pemerintah Daerah mampu membeli mikroskop produksi Jerman yang kelas 1 seharga 7-8 juta, biasanya akan dibelikan mikroskop yang agak-agak kabur seharga 1-2 juta produksi antah berantah, yang penting berbentuk mikroskop. Dan tetep ditulis seharga 7-8 juta.

Kayaknya sih, apapun dibuat mark-up … obat, kertas, sapu, serbet sampai gombal.

DI RUMAH SAKIT
Sama aja !!! Yang kasat mata nih, di Poli Anak terpampang brosur, leaflet and spanduk mengkampanyekan ” ASI Eksklusif”, nun di ruangan lain, yakni di Ruang Persalainan, para ibu mendapatkan paket berisi susu Formula merk tertentu. Eh, maaf, bukan mendapatkan sih, maksudnya “bayar” juga, … dipaksa tentunya, lha wong udah paketan.
Siapa terlibat ? Pihak manajemen, penguasa ruangan or …. ? Ketika ditelusuri bakal mbulet, namun semua itu nyata !!!

Ini hanya secuil lho, masih banyaklah pernik-pernik lainnya. Walau tidak semua RS seperti itu, kita harus berani mencoba jujur bahwa hal-hal seperti itu merugikan orang lain ?

Halo, bagaimana instansi lain ? … dijamin gak ada
Gak ada bedanya !!! Hahaha … ayo dong, jangan gitu lah

Pertanyaannya, kapan Indonesia akan maju jika begini terus ?
Jawabanya: gak bakalan deh.

Selanjutnya:
Sponsorship bagian 3: seputar kerjasama antara organisasi profesi dan produsen obat.

Blogged with Flock

Tags: , , , , ,

Iklan

22 Responses to “Sponsorship Bagian 2”


  1. 1 dokterearekcilik November 17, 2007 pukul 7:06 am

    Pertammmaaaaax……euforia πŸ™‚
    Sekarang giliran kena urusan ASI eksklusif, di t4 kerja saya emang rada ribet karena berhubungan dengan bagian lain yaitu bag kandungan. Diajak bikin rawat gabung nolak, dengan berbagai alasan. Jadi dah bayi sehat ditaruh di ruang bayi, padahal mestinya bisa diteteki langsung ama ibunya. Soal alat kesehatan … naaah saya giliran jadi korban, minta alat X, jadinya alat X-1, tapi datanya X, yaa… pokoknya mau terima sesuai suratnya, kalo gak cocok ya saya balikin. Sedih ya cak liat Indonesia kayak gini….. 😦

  2. 2 imcw November 17, 2007 pukul 9:25 am

    Wah ternyata sudah parah begitu ya. Selama ini sih saya tidak begitu peduli dengan semua itu.

  3. 3 Astri November 17, 2007 pukul 9:43 am

    Sumprit ini lebih nyebelin 😦

  4. 4 suandana November 17, 2007 pukul 12:35 pm

    Iya Cak… Sama saja… 😦

    Ini HARUS diubah!
    revolusi… *bisik-bisik*

  5. 5 sibermedik November 17, 2007 pukul 2:14 pm

    circulus vitiolosus….(Lingk.setan?)
    nggak juga kok…
    bisa simbiosis mutualisme…asal manajemen RS punya bargaining position…

  6. 6 huda November 17, 2007 pukul 3:17 pm

    Iya nih.. harus ada yg berani jadi agen perubahan. Maju terus cak.. πŸ™‚

  7. 7 wulan November 17, 2007 pukul 5:28 pm

    Kalau saya pernah ada kasus begini, 2 hari setelah periksa hamil (ini periksa yang pertama, yang pakai daftar ngisi biodata dan ngisi anamnese), saya dapat telpon dari produsen susu ibu hamil,gak tanggung2 dari berbagai merk. Ketika saya kejar dg pertanyaan, dapat no telp saya dari mana, njawabnya pada mbulet, malah ada yang bilang …ibu mungkin ngisi data promosi produk kami di supermarket… padahal saya paling anti ngasih no telp/hp sembarangan. Jadi sudah dapat diduga dapat darimana… ya kan cak?
    Nah kalo yg begini legal gak?

  8. 8 yusuf alam November 18, 2007 pukul 9:29 am

    setidaknya dari diri kita yang memulai…

  9. 9 dani iswara November 18, 2007 pukul 3:54 pm

    lagu lama apa itu cak..yg belakangnya… samaaaa saajaaaa… πŸ˜€

  10. 10 cakmoki November 18, 2007 pukul 8:28 pm

    @ dokterearekcilik,
    hahaha, gak nyoba nanya mas, mengapa gak mau gabung and berapa dapat fee per bulan ? πŸ˜‰
    Hmmm, alat kesehatan -1 masih mending kayaknya (walau tetep gak bisa ditolerir) … ada yang -3 ..huaaaaa
    Di Kaltim, mantan direktur RS type B masuk prodeo gara-gara alat diagnostik jantung. Ada yg nyusul gak ya ? πŸ™„

    @ imcw,
    coba perhatiin deh, siapa tahu di sana gak seperti ini, atau mungkin sama saja, hehehe

    @ Astri,
    Mosok mbak ?
    sebenernya yg gini ini bagian obsgyn apa manajemen sih ?

    @ suandana,
    Rekonsiliasi ? …oh maaf bisik-bisiknya terlalu lirih, maksudnya Revolusi tho … *bisik-bisik juga*

    @ sibermedik,
    wah ruwet, kalo masih pakai simbiose ntar diwolak walik, wa akhirul kalamun: pesan sponsor … hahaha

    @ huda,
    mari maju bersama, lagi cari temen nih …

    @ wulan,
    sama saja, … ilegal. Dari RS kan ? hahahaha

    @ yusuf alam,
    betul, setuju. Saya udah mulai sejak lama, sama-sama yuk …

    @ dani iswara,
    hahaha, iya … sama saja πŸ˜€

  11. 11 Iyas November 19, 2007 pukul 10:21 am

    bisik bisik ayo cak kita revolusi man gimana caranya hehehehe

  12. 12 almascatie November 19, 2007 pukul 11:57 am

    cerdas!!!!!
    cerdas melihat celah2 terselubung dalam kondisi apapun untuk mendpatkan keuntungan yang besar!!
    πŸ‘Ώ

  13. 13 evi November 19, 2007 pukul 12:11 pm

    alhamdulillah waktu saya melahirkan pihak RS tidak memaksakan saya untuk memberi susu formula merk tertentu, tapi sesuai keinginan saya sendiri.
    waktu itu ASI belum bisa keluar, sementara program inisiasi dini belum ngetrend seperti sekarang ini.

    masih di kampung juga (menjelang cuti melahirkan habis), ke DSA krn anak pilek, sekalian saya nanya susu formula apa yang kira-kira baik buat anak. eh, pak dokter langsung nyebut merk e****** yg ada plus nya itu. langsung saya nyaut, “loh…itu kan mahal?” “kalo mau bagus ya yang mahal”, jawab pak doter lagi. aduh, sebel banget saya.

  14. 14 cakmoki November 19, 2007 pukul 3:01 pm

    @ Iyas,
    yuk !!! berangkat … caranya gak ikutan and nulis sesering mungkin masalah ini … hehehe

    @ almascatie,
    hahaha … kata “cerdas” ini satir kan ?

    @ evi,
    syukur masih ada RS seperti itu … moga entar berubah ke inisiasi, semua RS. Dan hanya memberi advis saat si ibu gak bisa keluar ASI, bukan jualan.
    Kalo sebel bayarnya separo dong, hehehe

  15. 15 iyas November 21, 2007 pukul 1:11 pm

    Dok, izin konsultasi mengenai direktori kesehatan indonsia (beta version) mohon diberi suntikan ama obat-obata biar bisa berkembang hehehehe
    izin ngambil beberapa artikelnya untuk direktori kesehatan
    sekalian submit yach dok di http://direktori.ilmukedokteran.net
    Sebelum dan sesudahnya Terima kasih

  16. 16 cakmoki November 21, 2007 pukul 4:46 pm

    @ iyas,
    ok, ntar akan saya atur di sidebar supaya yang memerlukan bisa ikutan submit.
    Artikel di sini bebas πŸ™‚ …syukur kalo mau ikut menyebarluaskan..hehe
    Thanks

  17. 17 iyas November 22, 2007 pukul 9:13 pm

    Wah makasih buanyakkkk Dok
    jangan lupa sekalian disubmit blognya + saran dan kritikannya
    buat temen-temen yang punya blog mengenai kesehatan jangan lupa juga submit ditunggu
    duh jadi OOT + promosi kaburrrrrrrrrrr

  18. 18 cakmoki November 23, 2007 pukul 1:45 am

    @ iyas,
    sama-sama … saya udah lihat dan baca-baca πŸ™‚
    Trims

  19. 19 azzakky April 26, 2009 pukul 11:34 pm

    mulai dari diri kita, siip saya setuju. Pengumuman, insyaAlloh jika bapak ibu saudara, saudari berobat ke tempat saya bisa milih mau obat generik ato obat paten.. tp bgg juga cak, emg kandungan Generik dg obat paten sama ya? menurut dosen saya wktu kuliah Cipro 500mg di Indonesia kandungannya ga sm dg Cipro 500mg di USA, terus kata slh 1 tentor Pelatihan TBC yg notabene jg orang Depkes, ktnya bliau srg meninjau produsen obat, di Indonesia ini cm ada 3 Produsen yg pembuatan obatnya sesuai Standard International. wktu saya desak Mana saja yg berstandart International beliau nggak mau jawab, Nah lho… terus bgimana?? Saya aja klo minum Amox generik ngga’ mempan, klo paten lgs mempan tuh.. BPOM hrsnya jujur dunk

  20. 20 cakmoki April 27, 2009 pukul 12:50 pm

    @ azzakky:
    ya, kita bisa πŸ™‚
    Tentang kandungan obat generik dan obat paten, bergantung kualitas kandungan obatnya. Obat paten adalah obat bermerek dagang tertentu yg memiliki hak paten. Ini artinya obat paten gak menjamin lebih bagus dari obat generik, bergantung asal muasal (bahan baku) kandungan obat di dalamnya.
    Tentu kualitas cypro indonesia (dalam negeri) gak sama dengan cypro USA. Jika misalnya pemerintah membeli bahan baku cypro USA lantas diproduksi dalam bentuk obat generik, sementara misalnya ada obat paten menggunakan cypro dalam negeri, maka obat generik yg erbahan baku dari USA lebih berkualitas dibanding obat paten yg berbahan baku dalam negeri. Demikian pula sebaliknya, termasuk untuk jenis obat lainnya.

    Apa yg dikatakan salah satu mentor pelatihan TBC tersebut benar. Sebagian produsen obat di indonesia ada yg membeli bahan baku dari Swiss, ada yang dari RRC, dan ada yang dalam negeri, dll.

    Jika misalnya amox generik berbahan baku dalam negeri dibanding amox paten berbahan baku yg sama, tentu kualitasnya sama juga.
    Jadi, sekali lagi bergantung kualitas bahan bakunya.
    Konon, Podusen Obat BUMN yg berbahan baku kualitas bagus adalah K**** F**** … tapi sering kalah bersaing saat tender untuk keperluan RSUD dan Puskesmas … hehehe …

    BPOM hrsnya jujur dunk

    betul … kalo bener-bener jujur mungkin kita terperangah, betapa obat paten mahal dan terkenal ternyata berbahan baku dalam negeri … gimana ? hahaha

    Maturnuwun

  21. 21 yandi Oktober 2, 2009 pukul 12:19 am

    boleh minta copy dokumen penunjukan langsung obat generik ? Trims

  22. 22 cakmoki Oktober 2, 2009 pukul 1:00 am

    @ yandi:
    maksudnya ?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Wong ndeso β„’

cakmoki

Wordpress Indonesia

Silahkan baca

DISCLAIMER

web tracker

9 Desember 2009

SEMENTARA TUTUP

Maaf, sementara Blog istirahat hingga ada pemberitahuan

Harap maklum


MARI HENTIKAN KORUPSI

No Korupsi

Internet Sehat

Translator

Warga Bicara

» Makasih PLN, listrik Samarinda dah membaik, moga gak byar-pet

» Waspada Demam Berdarah

» Jangan Gunduli Palaran

» Banjir...banjir. Kapan masalah ini teratasi ?

INGA INGA INGA

» Nyeri Urat or Tulang BUKAN berarti Penyakit Asam Urat.

» Sekali lagi: Pegal, Linu Tidak Identik dengan Penyakit Asam Urat

TEMANs

9racehime | A. Fatih Syuhud | Aditiawan Chandra | A.Tajib | Agung UD | aLe | alief | alle | almascatie | Amd | Anak Peri | Anak Sultan | Anang | Anang YP | Anas | Andalas | Anggara | Anjaz | Anti Pungli | Antobilang | Anung87 | Aribowo | Arif Kurniawan | Arul | Astikirna | awan965 | axireaxi | Bambang alias HR | BatakNews | Blog Pokoke? | Biho | CalonOrangTenar | Cay | Chandra | Chielicious | chiw imudz | cK-chika | Dalamhati | Deden Nugraha | deedhoet | deKing | Desti Utami | Didats | doeytea | dnial | Edy C | Eep | Elpalimbani | erander | Evi | Fa | Fa wp | Faiq | Fertobhades | Fetro | Fortynine | Freddy | Gadis | Gaussac | Gitablu | Grandiosa | GuhPraset | GuM | Helgeduelbek | Herdy | Indonesia Kita | Indra KH | ItikKecil | iway | Jejakpena | Jennie S. Bev | Joesath | Joko Taroeb | Julee | Juli | Juliach | Junthit | Jurig | Kakilangit | Kang Adhi | Kang Kombor | Kangguru | kawaichu | Kenji | Kenzt | kikie | koecing | Kumala | Kurtubi | Kw | Laras | liezmaya | Lilik Suryanto | Lily | Linker | Lintang | Lita | Lita wp | Luthfi | MaIDeN | Majalah Dewa Dewi | Manusiasuper | Master Li | Mathematicse | macanang | mbojo | Mei | Micokelana | Mr. Geddoe | Mufti | mybenjeng | My-za | Nayla Zahra | Nayz | Ndarualqaz | Neeya | Neo Forty-Nine | Neri | Ninoy | Nieke | Nomercy | n0vri | NuDe | Om Sulis | omaigat | Ooyi | Paijo | Panca | Pandu | Panduan WP | Papabonbon | Passya | Peyek | Pinkina | Pitik | Pralangga | Prayogo | Priyadi | Qee | Raja iblis | RenjanaBiru | rivafauziah | Rivermaya | Roffi | roisZ | Rujak | Sagung | Sahrudin | Saiful Adi | SaRa | Siu | Sofi | Sora9n | Suandana | Suluh | Susiloharjo | Telmark | Thamrin | tiesmin | Triesti | Tukang Sate | Venus | Wadehel | Wahyuansyah | Wandira | Wiku | WongMangli | Wulan | Yati | Yudhipras |

:: :: :: :: :: :: :: :: ::

Kesehatan

:: Ady Wirawan :: Agus Mutamakin :: Anis Fuad :: Anis Fuad wp :: Asri Tadda :: Astri Pramarini :: Astri Pramarini (awal) :: Astri Pramarini wp :: Blog Mahasiswa FKU 2003 :: Blog Rumah Kanker :: Dani Iswara :: Dani Iswara weblog :: Dokter arek cilik :: drAnak :: drarifianto :: Dwi wp :: Elyas :: Erik Tapan :: Evy HealhtySmile :: FK Unsri :: Gies :: Gies wp :: Ginna :: Grapz :: Hendar Sunandar :: HIV News :: Huda Thoriq :: IDI Samarinda :: imcw :: Imran Nito :: Iwan Handoko :: Jhonrido :: klikharry :: Kobal :: Laksmi Nawasasi :: Mashuri :: Mave Mina :: Mbah Dipo :: Mina :: My Blogspot :: Nur Martono :: PKM Palaran :: Rara :: Rizma Adlia :: Rudy Kwang :: SenyumSehat :: Sibermedik :: SimkesUGM :: SuperKecil :: Titah :: Tito :: Tonang Ardyanto :: Tukangkomentar :: Wi :: Vina Revi :: Vina Multiply :: Yusuf Alam R :: zulharman79 ::

:: :: :: :: :: :: :: :: :: :: ::

Institusi Kesehatan

:: Depkes RI :: WHO :: WHO Indonesia :: … nyusul

:: :: :: :: :: :: :: :: ::

Kolaborasi

:: Emedicine :: ICD 10 Wikipedia :: ICD 10 Wiki Indonesia :: OSWD :: OpenWebDesign :: Pakistan Times :: Rubab :: ntar ::

Kategori

BlogTour

Arsip

Komunitas Blog

blog-indonesia.com

PAGE RANK

Powered by  MyPagerank.Net

Add to Technorati Favorites

Health Blogs - Blog Top Sites

Health

Blogs Topsites - TOP.ORG

Health Blogs - Blog Rankings

Blog directory

TopOfBlogs

Top 10 Award

Feed Burner

cakmoki Blog

Bloggerian Top Hits

My BlogCatalog BlogRank

Site Meter

Since 30 Nov 07

PENGUNJUNG

  • 5,355,779 pengintip

Asal Usul

Pebruari 2011

free counters

Translate


%d blogger menyukai ini: