Mahal Kita … i love you

Update: Palaran, i love you … mahal kita. *koreksi dari chika, thanks 😉 *

Aku cinta kamu, dalam bahasa filipino: mahal kita, atau kalo menggunakan kata-perkata: ako sinta ikaw … hmmm … mirip banget. Bandingkan dengan bahasa jawa: aku tresno kowe, atau dalam bahasa madura: kawuleh tresnah dikah, atau dalam bahasa banjar: ulun …. ikam (ulun … pian, lebih halus:pen), cinta tanya ama om mansup
Palaran, ako sinta ikaw, … mahal kita, mengapa ?
*walah, kayak pertanyaan rutin jomblowati kepada jomblo saat diserang pernyataan cinta, dengan kernyit di dahi, padahal hatinya berbunga*

Iya, mengapa betah di Palaran ?
Materi ? Idealisme ? Atau yang lain ? … Yang jelas tidak sama dengan jawaban jomblowan ketika ditanya jomblowati saat menyatakan cinta. Perlu 3 tahun untuk memutuskannya. Bukan pilihan mudah, mengingat Palaran tergolong ndeso. Membuang kesempatan melanjutkan jenjang pendidikan, melepas kesempatan karier, menolak tawaran jabatan nan aduhai, melupakan hiruk pikuknya kehidupan kota.

Haru, saat suatu hari si dia mengatakan ingin menetap di Palaran. Siapa sangka, … dia yang biasa hidup di kota, dia yang lahir dan besar di Surabaya, dia yang berkulit putih … (ssst… 😉 ) … udahlah. Gayungpun bersambut.
Gak kembali ke Jawa? Tidak.

Pilihan, harus dipertanggung jawabkan dan obsesi di dalamnya wajib diperjuangkan diupayakan.
Dan salah satu obsesi, yakni tersedianya Rawat Inap (Puskesmas Perawatan) sudah terwujud. Belum tuntas memang, maklumlah … pembangunan fisik yang kami ajukan perlu 3 tahap untuk menuntaskannya.

:: :: :: SEKILAS PALARAN :: :: ::
Palaran, adalah salah satu kecamatan dari 6 kecamatan di Samarinda. Terletak sekitar 15-20 km dari pusat kota. Ndeso ™. Awalnya merupakan daerah transmigrasi. Konon, kloter pertama tahun 1954, lalu berturutan datang kloter berikutnya hingga terakhir tahun 1990.
Terdiri dari 5 kelurahan, yakni: Rawamakmur (ibukota kecamatan), Bukuan, Simpang Pasir, handil Bakti dan Bantuas.

Berbatasan dengan kecamatan Sanga-sanga di sebelah timur dan selatan, kecamatan Samarinda Seberang di sebelah barat dan sungai Mahakam di sebelah utara.
Luas sekitar 216 Km.2, dengan jumlah penduduk sekitar 41.000 jiwa (data pada awal 2007).
Penduduknya sangat heterogen. Kendati sekitar 80% warga Jawa, hampir semua suku Indonesia ada di Palaran.

Suasana sosial kemasyarakatan sangat kondusif, boleh dibilang saat ini tak ada pertikaian antar suku, antar agama antar kelompok dan lain-lain. Bahasa sehari-hari adalah campuran bahasa Indonesia, bahasa Jawa, bahasa Banjar, Bahasa Kutai, bahasa Bugis, dan lainnya bergantung dimana kita berada.
Lebih sering memakai bahasa Jawa, maka tak perlu heran jika berkunjung ke Palaran dimana-mana menjumpai bahasa Jawa. Di praktekpun lebih banyak menggunakan bahasa Jawa.

Pendidikan, dari TK hingga SMU, sedangkan perguruan tinggi hanya ada di kota. Ada 8 TK, 24 SD, 6 SLTP dan 2 SLTA. Lumayan.
Ekonomi melorot tajam beberapa tahun belakangan ini seiring dengan ambruknya perusahaan kayu lapis. Pasar tak lagi ramai, toko-toko banyak bangkrut. Herannya, muncul 2 mimimarket yang lumayan besar untuk ukuran kecamatan di pinggiran.

Makanan khas tidak ada, malahan banyak ditemukan warung pecel, rujak, gado-gado, sate, soto, nasi kuning …

Bidang kesehatan lumayan, jika ditinjau dari penyebar luasan informasi dan pengetahuan masyarakat seputar kesehatan. Pun interaksi masyarakat dengan jajaran pelaksana layanan kesehatan. Di sini (Palaran), ada gangguan kesehatan sedikit saja, masyarakat sudah datang untuk periksa dan berkonsultasi kendati tidak selalu mendapatkan obat. Tentu kondisi ini tidak datang dengan sendirinya, namun dibangun berkesinambungan, melibatkan banyak pihak.
Selebihnya sudah ada di postingan.

:: :: :: OFF : NYUSUL … :: :: ::

Palaran, i love you …. aku cinta kamu …. ako sinta ikaw … mahal kita 😉

:: :: :: dedicated: … ngènga’agi …. sè raddina mara bulên :: :: ::
……… translate, please….. 🙄

Iklan

57 Responses to “Mahal Kita … i love you”


  1. 1 deking Agustus 21, 2007 pukul 4:29 am

    Aku minta cinta…
    halah….
    *dilempar perawat cantik botol infus sama cakmoki*

    ****************

    Ekonomi melorot tajam beberapa tahun belakangan ini seiring dengan ambruknya perusahaan kayu lapis.

    Memang tulang punggung ekonomi hanya dari sektor industri (kayu lapis) Cak?

  2. 2 cK Agustus 21, 2007 pukul 4:40 am

    bukannya pernyataan cinta di bahasa filipin itu “mahal kita” ?? 😕

  3. 3 almas Agustus 21, 2007 pukul 4:42 am

    Pun interaksi masyarakat dengan jajaran pelaksana layanan kesehatan.

    pasti sip lah kan ada cakmoki to.. hehehhehe.. eh btw kepala puskesmasnya dah ganti ya cak.. *abis cari info mengenai palaran dulu*
    Palaran beruntung punya orang2 seperti cakmoki hiks *jadi ingat bapakku 😦 *
    hmm palaran kok ga punya budaya lokal ya cak.. hihihi terbawa arus masing2 suku bangsa yang bermukim disana…wah bisa2 muncul budaya baru hasil perkawinan silang nih cak
    :mrgreen:

  4. 4 papuaxxx Agustus 21, 2007 pukul 4:42 am

    i love you kalau pake logat papua jadi SA CINTA KO 😀

    salam kenal CAK!

  5. 5 junthit Agustus 21, 2007 pukul 6:24 am

    Cak,boleh tau perusahaan yg ambruk itu apa? bikin penasaran bae…

  6. 6 n0vri Agustus 21, 2007 pukul 8:34 am

    Perusahaan kayu lapis banyak ambruk gak cuma di Samarinda kok Cak. Merata di seluruh Kalimantan dan Sumatera. Sepertinya efek “perang(-perangan)” terhadap illegal logging. Mungkin banyak perusahaan yang hidupnya disuplai kayu jarahan hutan. Mungkin lho.

    Tinggal di Palaran, satu hal yang Cakmoki dapat dan banyak orang seperti saya gak bisa mendapatkannya: quality of life.

    Selamat ber wo ai ni deh cak 😉

  7. 7 Yandhie Dono Agustus 21, 2007 pukul 9:24 am

    Terus efek ekonomi jangka panjangnya apa, Cak Dok?
    Apa sekarang udah ada sektor pengganti industri kayu lapis tadi?
    Kalo daerahnya ga ada income terus piye? Ga ada pasien dong ntar? Huhuh..

  8. 8 itikkecil Agustus 21, 2007 pukul 10:01 am

    i’m proud of you cak…. paling tidak masih ada dokter yang mau tinggal di desa….

    Suasana sosial kemasyarakatan sangat kondusif, boleh dibilang saat ini tak ada pertikaian antar suku, antar agama antar kelompok dan lain-lain.

    seandainya di blog seluruh indonesia situasinya sama seperti ini….

  9. 9 Joerig™ Agustus 21, 2007 pukul 1:04 pm

    liebe … liebe … 😀

  10. 10 cakmoki Agustus 21, 2007 pukul 1:08 pm

    @ deKing,

    Memang tulang punggung ekonomi hanya dari sektor industri (kayu lapis) Cak?

    Tadinya iya, … kini beranjak mencari bentuk … arahnya ke sektor jasa dan pertambangan (yg ini agak bahaya).

    @ cK,
    thats right sister, segera update … trims ya

    @ almas,
    Bener om, dah ganti … tapi tiap hari masih kesana (rawat inap) 1-2 jam, … permintaan para petinggi …hehehe.

    Koq jadi ingat ayahanda, ceritakan tentang beliau dong, kan kita juga ingin meniru.

    Budaya lokal gak ada Om, … namun budaya daerah asal penduduk masih tetap dilestarikan … kawin silangnya belum kali 😀

    @ papuaxxx,
    salam kenal juga Bos …
    Sa Cinta Ko 😀

    @ junthit,
    PT Barito Pasific, Kalhold, Kiani, Daya Besar, Timur Jaya, … pemiliknya dah tahu kan?

    @ n0vri,
    Sepertinya begitu pak, setiap daerah tingkat II mirip kerajaan kecil sehingga supply bahan baku harus melalui “banyak pintu”. Konon begitu penuturan orang dalam industri perkayuan.

    Kayaknya lebih kearah: enjoy of life … hehehe
    Ok, trims .. Palaran, wo ai ni 😉

    @ Yandhie Dono,
    ekonomi jangka pajang emang cenderung menurun, namun biasanya lambat laun akan pulih dengan sendirinya. Sektor pengganti belum ada sih, sebagian kembali ke sektor pertanian … sedangkan untuk sektor jasa kayaknya berat.

    Kalo daerahnya ga ada income terus piye? Ga ada pasien dong ntar?

    pertanyaan yang sama sering diajukan teman-teman yg raktek di palaran.
    Saya hanya memberikan jawaban pendek:
    Kalo tukang pijet di pelosok desa saja bisa didatangi pelanggan, lha mosok dokter yang dibekali imu pengetahuan gak bisa ?
    Bagaimanapun dokter harus bayak bersyukur dibanding profesi lain, … hehehe

    @ itikkecil,
    tank you, sister … masih banyak teman yang betah di desa, … so your proud kita dedikasikan untuk mereka juga 🙂

    ya, kita mengharap kedamaian di seluruh negeri, syukur jika bisa seluruh dunia …

    Joerig™,
    Artinya adalah ? 😕

  11. 11 mei Agustus 21, 2007 pukul 1:27 pm

    kalau di bahasa mandari, aku tresno kowe dadi wo ai ni =D

    hebat cak, semoga makin banyak aja dokter seng seperti cakmoki, biar kesehatan juga makin merata..gak hanya pemeretaan perekonomian rakyat saja..halah malah..hehe

  12. 12 calonorangtenarsedunia Agustus 21, 2007 pukul 1:36 pm

    cak, bahasa banjarnya I love you apa td?

    dulu ngerayu calon mama mertua pake itu ya?

  13. 13 sibermedik Agustus 21, 2007 pukul 2:17 pm

    cak buat e-book kumpulan PROTAP JOMBLO MENCARI PASANGAN kayake keren…
    dgn pgalaman Cak Moki dgn multilingual kayake bsa jd khasanah pustaka teknik ‘mboyo’.

    Btw, ironis cak..saya disini malah di-cap “Boyo” (Buaya darat), katanya sih gara-gara dari Suroboyo…tego bangget nggak??

  14. 14 Titah Agustus 21, 2007 pukul 2:40 pm

    ini nih “jatuh” yang ga perlu ditolongin.
    jadi, kesimpulannya, kenapa kok jatuh cinta sama palaran cak?

  15. 15 manusiasuper Agustus 21, 2007 pukul 3:29 pm

    Bahasa Banjarnya I Love You —> Ga ada!! Langsung hantam kromo!

  16. 16 Ady Agustus 21, 2007 pukul 4:24 pm

    Prakteknya gimana cak…
    Jangan-jangan yang bikin betah…:D

  17. 17 pinkina Agustus 21, 2007 pukul 4:47 pm

    cak, bukane kl pakek bahasa madura jadi “sengko’ terro kabe’na” ???
    /*enek sing pernah kirim surat nang aku nganggo boso kuwi soale /:)

  18. 18 telmark Agustus 21, 2007 pukul 5:03 pm

    *menyeringitkan dahi dan terheran2*
    I love U sama palaran atau…..
    curiga nih. 🙂

  19. 19 cakmoki Agustus 21, 2007 pukul 6:48 pm

    @ mei,
    matur nuwun mbak … makin banyak yg jadi wong ndeso makin baik kali, biar gak numpuk di kota

    @ calonorangtenarsedunia,
    Bilang Om Mansup gak ada Han, kata beliau hantam kromo

    dulu ngerayu calon mama mertua pake itu ya?

    hehehe, silahkan tanya sama Calon Mmama Mertua sendiri deh …

    @ sibermedik,

    Btw, ironis cak..saya disini malah di-cap “Boyo” (Buaya darat), katanya sih gara-gara dari Suroboyo…tego bangget nggak??

    Sy baru denger, …. jangan-2 emang bener … halah gak popo … malah bagus iku, siiip

    @ Titah,

    jadi, kesimpulannya, kenapa kok jatuh cinta sama palaran cak?

    Monggo dipersilahkan menyimpulkan sendiri … hehehe

    @ manusiasuper,
    masa sih?
    trus ngomongnya gimana Cil? … ntar tak bilangkan “si itu” lho 😉

    @ Ady,
    ehm … bilang si dia sih, itu salah satunya 😆

    @ pinkina,
    sengko’ terro kabe’na
    artinya: saya kepingin kamu … maksudnya kepingin dijadikan istri kali … pakai banner ga?

    @ telmark,
    hahaha, U itu “apa”, bukan “siapa” …
    aman dan damai Bos 😀

  20. 20 imcw Agustus 21, 2007 pukul 10:14 pm

    Cak, ada lowongan nggak disana? kepingin merantau juga nih…

  21. 21 peyek Agustus 21, 2007 pukul 10:58 pm

    lho cak, hari raya tetep mudik nggak?
    wah… rupanya sudah mendarah daging ya cak?

  22. 22 cakmoki Agustus 21, 2007 pukul 11:13 pm

    @ imcw,
    Di RSUD Type C plus Samarinda masih kurang dokter (sangat kurang), tapi kayaknya Pemerintah Kota maunya yang udah PNS.
    Itu tuh, RSUD megah yang belum bisa melayani opname …, bener nih?

    @ peyek,
    pernah mudik pas hari raya 2 kali … selebihnya mancep di sini cak 😀 … sarungan dan njung-unjung ngicipi madumongso

  23. 23 tito Agustus 21, 2007 pukul 11:41 pm

    ini cerita jomblo yang saya request itu? :D, makasih, bahasa tagalog euuy..

  24. 24 Shinta Agustus 22, 2007 pukul 12:56 am

    Jangan-jangan cakmoki ini satu-satunya dokter yang tau jumlah TK di kecamatannya …hebat…..

    Di sini (Palaran), ada gangguan kesehatan sedikit saja, masyarakat sudah datang untuk periksa dan berkonsultasi kendati tidak selalu mendapatkan obat.

    Kangen sama dokternya kali….begitu ketemu..sakitnya.. mendadak sembuh…. 🙂

  25. 25 Nayz Agustus 22, 2007 pukul 7:34 am

    cak , njenengan di palaran ?ah… iya ?

  26. 26 Fa Agustus 22, 2007 pukul 11:49 am

    ck..ck..ck..
    dedicated : teruntuk/mengingat yang secantik rembulan… (ooo, jadi ini to maksutnya ‘putih’ yang pake sstt itu :p)

    aih..aih… mau dooong suamiku bilang gitu 😀 *ngiri mode on*

  27. 27 suandana Agustus 22, 2007 pukul 1:27 pm

    sè raddinna mara bulên

    Cèk romantissa… Tapè kan bulen bek pocêt, Cak?
    *nyo’on sapora… pèra’ agêjêk* :mrgreen:

  28. 28 cakmoki Agustus 22, 2007 pukul 1:55 pm

    @ Shinta,
    hehehe, rasanya sebagian akan melakukan hal yg sama koq mbak …
    Kalo gak tau kan lucu, ntar penyuluhannya gimana dong 🙂

    @ Nayz,
    iya, masa lupa sih … deket Brunei

    @ Fa,
    waduhhh, langsung translate nih … untungnya bukan komen pertama 😆

    aih..aih… mau dooong suamiku bilang gitu 😀 *ngiri mode on*

    èsoap ngangguy lit-dulitên, mbakyu 🙂

    @ suandana,

    Cèk romantissa… Tapè kan bulen bek pocêt, Cak?

    mon bulen pornamah, pola lok pocêt, … asènar
    hahaha … lok ponapah agêjêk, lakar ènjoyyy
    nyarah èatorèn … nyarèh sè raddin 😀

  29. 29 dokterearekcilik Agustus 22, 2007 pukul 2:42 pm

    gak banyak dokter yang mau ke ndeso spt cak moki… apalagi pemerintah gak menghargai “perjuangan” tsb…bayangin gaji dokter PNS 1,8 juta…. disuruh kerja 24 jam , bahkan pernah ada wacana maunya gak boleh praktek sore….itu usul atau mabok…pokoke hidup cak moki 🙂

  30. 30 sibermedik Agustus 22, 2007 pukul 2:45 pm

    kayake bikin training AJLS bakal laris cak???
    AJLS (Advance Jomblo Life Support)… 😀

  31. 31 mochinobi Agustus 22, 2007 pukul 4:05 pm

    mahal? dimurahin dong 😛

    ^ ^

  32. 32 cakmoki Agustus 22, 2007 pukul 5:35 pm

    @ dokterearekcilik,
    Tengkyu supportnya Mas … serasa tambah bahan bakar nih
    1,8 juta untuk 24 jam hehehe, tukang saya … 55 ribu per 8 jam, kalo sebulan ? kalah gaji kita.
    eh kalo ngomong gaji repot ya, ntar dikira gak bersyukur

    @ sibermedik,
    AJLS (Advance Jomblo Life Support)… siiip

    @ mochinobi,
    dimurahin bisa, artinya beda kali 🙂

  33. 33 nyonya Farid Agustus 22, 2007 pukul 6:20 pm

    awalnya aku bingung…apa itu mahal kita…apa itu ako sinta ikaw…

    oalah…ternyata…
    *pipi memerah*

    artinya sejenis sama kata kata yang Farid sering ucapkan…

  34. 34 manusiasuper Agustus 22, 2007 pukul 6:51 pm

    Si ‘itu’ siapa cak? Yang mana? He..

    Kalo kadak salah, aku cinta kamu tu bahasa banjarnya UNDA KATUJU LAWAN NYAWA

    atau

    ULUN KATUJU LAWAN PIAN

  35. 35 gies Agustus 22, 2007 pukul 6:53 pm

    se raddina mara bulen>>>
    secantik bulan!! duuhhh cakmoki romantissss!

  36. 36 Shinta Agustus 22, 2007 pukul 8:44 pm

    Tinggal di ndeso enak ya cak…udara bersih, langit biru, awan putih2, air jernih, gak macet, kekeluargaan…..

    Di kota…. langit nya aja abu2….. 😦

  37. 37 Kang Adhi Agustus 22, 2007 pukul 8:51 pm

    oo, jauh sekali toh tingkalnya cak moki. Saya selaku mengira gak jauh dari surabaya tinggalnya…

  38. 38 sadli Agustus 22, 2007 pukul 9:05 pm

    ya, pilipina ama indonesia kan deket, wajar kalo bahasanya sama.

    http://www.tante-girang.cjb.net
    .

  39. 39 cakmoki Agustus 23, 2007 pukul 3:23 am

    @ nyonya Farid,
    apa yang sering diucapkan mas Farid kepadamu Wi ? … ceritakn dong, sekalian jawaban balasannya ya … ehm

    @ manusiasuper,
    itu tuh … si b*w** yang sering dipuja itu lho 😉

    “Ulun katuju lawan pian” … *dicatat* … eh, pakai pegang tangan kadak ?

    @ gies,
    ntar, tanya si dia dulu, termasuk romantis apa enggak 🙂

    @ Shinta,
    betul mbak … kecuali air, butek juga … lainnya seger *promo ndeso*

    @ Kang Adhi,
    Juaaauuuhhhh Kang, nun di sini … hanya ada dial-up, Listrik Lupa Menyala, ndesit kecepit.
    Kalo pulang ke ortu emang transit Surabaya ..hehehe

    @ sadli,
    iya kali ya 🙂 … selain itu masih serumpun.

  40. 40 'K, Agustus 23, 2007 pukul 3:32 pm

    salut,,,salut
    dedikasinya ga dipertanyakan lagi deh cak,,
    mahal kita bisa diganti nake kungai ko’

  41. 41 jejakpena Agustus 23, 2007 pukul 4:22 pm

    Keren!! *terharuu*

    Salut sama cak dan keluarga. 🙂

    *ga bisa ngomong apa2 lagi*

  42. 42 manusiasuper Agustus 23, 2007 pukul 4:24 pm

    Nama itu sekarang rada bikin sensitif pak, he…

    Sedang rehat hati, huhuhu….

    Bilangnya sambil monyong-monyong, kekekek….

  43. 43 Mrs. Neo Forty-Nine Agustus 23, 2007 pukul 6:04 pm

    ah, cakmoki ini mo tau aja…
    😳

  44. 44 cakmoki Agustus 23, 2007 pukul 6:56 pm

    @ ‘K,
    nake kungai ko’?, … translate dong 🙂

    @ jejakpena,
    tengkyu mbakku yang baik 🙂
    koq sampai ga bisa omong kenafa ? *berdo’a. moga gak tersedak ayam*

    @ manusiasuper,
    hahaha … sabaaarrr, lagi PMS kali … ato? Ada afa gerang ? *halah*

    @ Mrs. Neo Forty-Nine,
    iya dong Wi, kan bisa ditiru … hehehe

  45. 45 jejakpena Agustus 23, 2007 pukul 9:23 pm

    koq sampai ga bisa omong kenafa ? *berdo’a. moga gak tersedak ayam*

    Ga bisa ngomong karena terharu. Masa gara-gara tersedak ayam tanpa kaki itu? Cak ini ada-ada aja. 😆

  46. 46 cakmoki Agustus 23, 2007 pukul 11:40 pm

    @ jejakpena,
    maaf … maaf … maaf.
    makasih mbakku yang baik 🙂

  47. 47 cicipoenya Agustus 24, 2007 pukul 8:35 am

    sayah kira ungkapan cinta buat cewek ternyata buat kota tempat mata pencaharian ya
    *salam kenal*

  48. 48 cakmoki Agustus 24, 2007 pukul 9:56 am

    @ cicipoenya,
    iya, untuk sebuah tempat ndeso ™, bukan kota … hehehe
    tengkyu udah mampir ya
    Lam kenal *salaman*

  49. 49 'K, Agustus 24, 2007 pukul 10:56 am

    nake kungai ko’ sama ma mahal kita artinya
    in makassar

  50. 50 cakmoki Agustus 24, 2007 pukul 11:49 am

    @ ‘K,
    sip, rupanya bahasa makassar ya …
    trims 🙂

  51. 51 Qeong Ungu Agustus 24, 2007 pukul 1:19 pm

    Pak, Qee sudah pindah ‘rumah’, jadi mohon URLnya diganti ya Pak. Maaf merepotkan

  52. 52 manusiasuper Agustus 24, 2007 pukul 1:46 pm

    Masalah lama yang terus berulang dan menjadi membosankan cak..

    Jadi sekarang separo jomblo, he..

    *AARRGGHHHH, KOK CURHAT DI SINI??*

  53. 53 cakmoki Agustus 24, 2007 pukul 4:36 pm

    @ Qeong Ungu,
    ok Qee, trims …

    @ manusiasuper,
    hmmmm, saya paham *pura-pura paham*
    Gimana kalo dicarikan “pesaing” untuk pancingan ? *resiko tanggung sendiri* 🙄

  54. 54 Juliach Agustus 29, 2007 pukul 3:21 pm

    Memang betul Cakmoki ini. Ladang sendiri harus dicintai dong. Nanti jadi pusing nglirik ladang tetangga yg jagungnya besar-besar krn pada dimodikifasi secara genetik.

  55. 55 cakmoki Agustus 29, 2007 pukul 5:25 pm

    @ Juliach,

    Ladang sendiri harus dicintai dong. Nanti jadi pusing nglirik ladang tetangga yg jagungnya besar-besar krn pada dimodikifasi secara genetik.

    pakai kacamata item ah … makin gelap makin sip *supaya ga ketahuan ngelirik, … bletak, plok, plak* 🙄


  1. 1 Sapa yang kawin di Blog saya?? « :: a l m a s c a t i e ::: Lacak balik pada Agustus 22, 2007 pukul 3:16 am
  2. 2 Raisah, wellcome back « cakmoki Blog Lacak balik pada Agustus 24, 2007 pukul 3:41 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Wong ndeso ™

cakmoki

Wordpress Indonesia

Silahkan baca

DISCLAIMER

web tracker

9 Desember 2009

SEMENTARA TUTUP

Maaf, sementara Blog istirahat hingga ada pemberitahuan

Harap maklum


MARI HENTIKAN KORUPSI

Jangan Korupsi Ah

No Korupsi

Internet Sehat

Warga Bicara

» Makasih PLN, listrik Samarinda dah membaik, moga gak byar-pet

» Waspada Demam Berdarah

» Jangan Gunduli Palaran

» Banjir...banjir. Kapan masalah ini teratasi ?

INGA INGA INGA

» Nyeri Urat or Tulang BUKAN berarti Penyakit Asam Urat.

» Sekali lagi: Pegal, Linu Tidak Identik dengan Penyakit Asam Urat

TEMANs

9racehime | A. Fatih Syuhud | Aditiawan Chandra | A.Tajib | Agung UD | aLe | alief | alle | almascatie | Amd | Anak Peri | Anak Sultan | Anang | Anang YP | Anas | Andalas | Anggara | Anjaz | Anti Pungli | Antobilang | Anung87 | Aribowo | Arif Kurniawan | Arul | Astikirna | awan965 | axireaxi | Bambang alias HR | BatakNews | Blog Pokoke? | Biho | CalonOrangTenar | Cay | Chandra | Chielicious | chiw imudz | cK-chika | Dalamhati | Deden Nugraha | deedhoet | deKing | Desti Utami | Didats | doeytea | dnial | Edy C | Eep | Elpalimbani | erander | Evi | Fa | Fa wp | Faiq | Fertobhades | Fetro | Fortynine | Freddy | Gadis | Gaussac | Gitablu | Grandiosa | GuhPraset | GuM | Helgeduelbek | Herdy | Indonesia Kita | Indra KH | ItikKecil | iway | Jejakpena | Jennie S. Bev | Joesath | Joko Taroeb | Julee | Juli | Juliach | Junthit | Jurig | Kakilangit | Kang Adhi | Kang Kombor | Kangguru | kawaichu | Kenji | Kenzt | kikie | koecing | Kumala | Kurtubi | Kw | Laras | liezmaya | Lilik Suryanto | Lily | Linker | Lintang | Lita | Lita wp | Luthfi | MaIDeN | Majalah Dewa Dewi | Manusiasuper | Master Li | Mathematicse | macanang | mbojo | Mei | Micokelana | Mr. Geddoe | Mufti | mybenjeng | My-za | Nayla Zahra | Nayz | Ndarualqaz | Neeya | Neo Forty-Nine | Neri | Ninoy | Nieke | Nomercy | n0vri | NuDe | Om Sulis | omaigat | Ooyi | Paijo | Panca | Pandu | Panduan WP | Papabonbon | Passya | Peyek | Pinkina | Pitik | Pralangga | Prayogo | Priyadi | Qee | Raja iblis | RenjanaBiru | rivafauziah | Rivermaya | Roffi | roisZ | Rujak | Sagung | Sahrudin | Saiful Adi | SaRa | Siu | Sofi | Sora9n | Suandana | Suluh | Susiloharjo | Telmark | Thamrin | tiesmin | Triesti | Tukang Sate | Venus | Wadehel | Wahyuansyah | Wandira | Wiku | WongMangli | Wulan | Yati | Yudhipras |

:: :: :: :: :: :: :: :: ::

Kesehatan

:: Ady Wirawan :: Agus Mutamakin :: Anis Fuad :: Anis Fuad wp :: Asri Tadda :: Astri Pramarini :: Astri Pramarini (awal) :: Astri Pramarini wp :: Blog Mahasiswa FKU 2003 :: Blog Rumah Kanker :: Dani Iswara :: Dani Iswara weblog :: Dokter arek cilik :: drAnak :: drarifianto :: Dwi wp :: Elyas :: Erik Tapan :: Evy HealhtySmile :: FK Unsri :: Gies :: Gies wp :: Ginna :: Grapz :: Hendar Sunandar :: HIV News :: Huda Thoriq :: IDI Samarinda :: imcw :: Imran Nito :: Iwan Handoko :: Jhonrido :: klikharry :: Kobal :: Laksmi Nawasasi :: Mashuri :: Mave Mina :: Mbah Dipo :: Mina :: My Blogspot :: Nur Martono :: PKM Palaran :: Rara :: Rizma Adlia :: Rudy Kwang :: SenyumSehat :: Sibermedik :: SimkesUGM :: SuperKecil :: Titah :: Tito :: Tonang Ardyanto :: Tukangkomentar :: Wi :: Vina Revi :: Vina Multiply :: Yusuf Alam R :: zulharman79 ::

:: :: :: :: :: :: :: :: :: :: ::

Institusi Kesehatan

:: Depkes RI :: WHO :: WHO Indonesia :: … nyusul

:: :: :: :: :: :: :: :: ::

Kolaborasi

:: Emedicine :: ICD 10 Wikipedia :: ICD 10 Wiki Indonesia :: OSWD :: OpenWebDesign :: Pakistan Times :: Rubab :: ntar ::

Kategori

BlogTour

Arsip

Komunitas Blog

blog-indonesia.com

PAGE RANK

Powered by  MyPagerank.Net

Add to Technorati Favorites

[Valid RSS]

Health Blogs - Blog Top Sites

Health

Blogs Topsites - TOP.ORG

Health Blogs - Blog Rankings

Blog directory

TopOfBlogs

Top 10 Award

Feed Burner

cakmoki Blog

Bloggerian Top Hits

My BlogCatalog BlogRank

Site Meter

Since 30 Nov 07

PENGUNJUNG

  • 5,284,831 pengintip

Asal Usul

Pebruari 2011

free counters


%d blogger menyukai ini: