Oleh-oleh Study Banding

Selain workshop, study banding adalah salah satu kegemaran program tahunan instansi pemerintah, termasuk dpr atau dprd. Kita semua mafhum, study banding dimaksudkan untuk jalan-jalan menggunakan uang negara supaya tambah pinter. Mengambil sesuatu yang baik dari daerah lain agar dapat diterapkan di daerah sendiri setelah melalui kajian matang.

Ada juga sih bisik-bisik di kalangan penggemar study banding bahwa tempat rekreasi study banding ditentukan terlebih dahulu, barulah materi program dicocokkan kemudian.
Loh ? ;;)

Tentu kita ingin berbaik sangka bahwa study banding tersebut dimaksudkan untuk kepentingan negara, bangsa, daerah dan rakyat jelata sesuai uraian tujuan umum dan tujuan khusus daftar isian proyek buku kinerja. Saya masih yakin, dengan dilandasi niat luhur, para peserta study banding berangkat berbekal semangat menuju tempat tujuan. Dan sepulangnya dari study banding niscaya akan membawa oleh-oleh beban pekerjaan gak jelas ilmu untuk dipaksakan dibagikan kepada institusi di bawahnya.

:: :: Study Banding ala instansi Kesehatan :: ::

Budaya study banding rupanya juga melanda kalangan instansi kesehatan. Masih ingin berbaik sangka, ada yang memang benar-benar membawa hembusan perbaikan dan menjalankan program secara berkesinambungan sekembalinya dari study banding, ada pula yang hanya membawa tambahan koleksi tas, pakaian, parfum, sepatu, sepulang dari study banding.

Kedua golongan tersebut sama-sama membawa oleh-oleh. Golongan pertama membawa oleh-oleh ilmu dan kemanfaatan untuk khalayak, sedangkan golongan kedua membawa oleh-oleh yang mungkin hanya bermanfaat sesaat untuk dirinya, keluarga dan teman-temannya.
Jangan tanya hasil study banding kepada golongan kedua, lontaran jawaban biasanya berbunyi begini: ” wah, di sana bagus”, atau “mall-nya oke deh”, atau “makanannya uenak tenannn”, atau “lumayan, uang hotel utuh, soalnya nginep di rumah keluarga”, dll.

Kepada teman sejawat yang rajin study banding-study bandingan, maaf ya 🙂
Saya suka mengkritik kebiasaan study banding yang berujung pembebanan pekerjaan kepada garda depan institusi kesehatan (puskesmas) dengan program instan gak jelas hanya gara-gara study bandingnya ke luar negeri. Apalagi kalau ujung-ujungnya ke arah proyek.

Andai program yang dibebankan nyata-nyata bermanfaat bagi khalayak berdasarkan kajian mendalam, tentu saya hormat dan ikut bangga.
Jika hanya mencontoh hasil kemasan program lalu menirunya mentah-mentah tanpa mempelajari prosesnya, … itu konyol namanya.
Sungguh menyedihkan manakala sebuah program bersumber uang rakyat dan utang bantuan luar negeri, berakhir tanpa hasil nyata (atau tidak sebanding antara manfaat dengan dana yang dikeluarkan), tertumpuk oleh judul lain di tahun berikutnya.

Masih segar dalam ingatan, betapa gencarnya Quality Assurance (QA) digulirkan beberapa tahun lalu untuk (salah satunya) mendiagnosa dan merawat Pnemonia di Puskesmas seluruh Indonesia. Hingga kini hanya sebatas rutinitas tanpa follow up dan tindak lanjut. Bla … bla … bla.
Yang lain gak usah diungkap ah, bikin malu saja 😦

Akhirnya, …
Kepada para sejawat, para senior, para guru, para petinggi institusi kesehatan di semua tingkatan, mohon kiranya berkenan merenung sejenak, sudahkah dipertimbangkan secara mendalam antara biaya study banding dan manfaatnya untuk khalayak?

Jika di daerah masing-masing masih ada penderita TBC tidak kebagian obat, jika masih ada puskesmas pembantu reyot, jika masih ada petugas pttb telat honor, betapa mulianya bila para bos tidak berangkat study banding, apalagi study banding berulang-ulang dalam setahun, apalagi ke luar negeri.

Lebih mulia lagi jika para bos berkenan blusukan ke pedesaan, mengunjungi saudara kita yang tak berpunya. Coba masuk dapur mereka, disana akan nampak panci pesok, wajan item berkuping satu, alas tidur tanpa sprei dan potret nestapa kehidupan mereka. Jangan hanya salaman, coba resapi suasananya, coba bertahan setengah hari saja, cicipi kursi reyotnya, tempatkan seolah-olah diri kita hidup disana.

Tidakkah tersentuh saudaraku ?

*ah, koq jadi ikut merinding gini, teringat kathok kolor sobek tergantung di sana*

Iklan

39 Responses to “Oleh-oleh Study Banding”


  1. 1 tyas Juli 8, 2007 pukul 4:56 pm

    ah jadi pengen posting soal study banding ini:p
    di blogku aja ah, kalo disini kepanjangan 😀
    selamat hari minggu om dokter 🙂

  2. 2 cakmoki Juli 8, 2007 pukul 5:47 pm

    @ tyas,
    iya, ntar saya lihat postingannya.
    met berhari minggu juga ya 🙂

  3. 3 axireaxi Juli 8, 2007 pukul 6:08 pm

    wah, kalo ttg studi banding, kaya’nya sih kita punya banyak ‘jagoan’ pak..

    mau studi banding ttg kelaparan, para ‘jagoan’ mendiskusikannya sambil ngemil camilan lezat plus menu resto kelas atas

    mau studi banding ttg rumah utk orang tak berpunya, para ‘jagoan’ mendiskusikannya di hotel bintang 5 (ada gak yg bintang 7?)

    dst..

    ehm, kalo diteruskan bisa cas ndahe saya…

    salam,
    adi.

  4. 4 telmark Juli 8, 2007 pukul 9:05 pm

    *Jika di daerah masing-masing masih ada penderita TBC tidak kebagian obat, jika masih ada puskesmas pembantu reyot, jika masih ada petugas pttb telat honor, betapa mulianya bila para bos tidak berangkat study banding*

    Semoga para penjabat “SEMUA” instansi pemerintahan kita, berikut “SEMUA” legislatif kita membaca tulisan ini, agar bisa segera berangkat study banding kedalam hati nuraninya masing2.

    (saya kok merinding baca tulisan cak dokter kali ini ya ?)

  5. 5 imcw Juli 8, 2007 pukul 11:25 pm

    seandainya bapak bapak kita itu kenal apa yang namanya google.com, yahoo.com, digg.com, wikipedia.org, dll…studi banding seperti itu tidak akan diperlukan lagi…mereka cukup duduk manis dibelakang meja sambil dipijitin oleh wanita seksi dan cantik…;p

  6. 6 GuM Juli 9, 2007 pukul 1:06 am

    @imcw:
    iya, sambil direkam pake kamera hape 😀

  7. 7 cakmoki Juli 9, 2007 pukul 2:24 am

    @ axireaxi,
    koq bisa gitu ya ? … iya nih, kalo ngeliat gaya “jagoan” berlagak, rasanya ubun-ubun cemut-cemut …

    @ telmark,

    … agar bisa segera berangkat study banding kedalam hati nuraninya masing2.

    harapan kita semua gitu sih ya, … entah mengapa beliau-beliau belum berkenan melunakkan nuraninya.

    eh, … sy nulis bagian terakhir juga merinding lho

    @ imcw,
    hahaha, asyik tuh 😉 … para bos perlu dikasih tau surfing, tapi mijit- memijitnya gak usah dikasih tau, ntar minta anggaran untuk nambah ruangan khusus pijit memijit, … dipintu tertulis “don’t distrub”

    @ GuM,
    … hasil rekaman sebar di internet … 🙄

  8. 8 suandana Juli 9, 2007 pukul 11:32 am

    Hiduplah Indonesia Raya….

  9. 9 cakmoki Juli 9, 2007 pukul 11:58 am

    @ suandana,
    … itulah Indonesia … 😀 😀 ;;)

  10. 10 Yandhie Dono Juli 9, 2007 pukul 12:31 pm

    Hihihi, kalau masi merinding baca beginian sih…
    Ini udah jadi rahasia umum, worst kept secret. Dari jaman baheula juga banyakan orang dewasa udah pada tau, kalo ada yg ga tau juga palingan pura2 ga tau. Hehehe…

    Tapi bagus sih, Cak. Menyentil kembali topik lama yg udah dianggap lumrah karena orang udah terbiasa. Dianggap rugi kalo ngga ikutan, karena “semua orang” pada ngelakuin (kecuali Cak Dok dan segelintir orang mungkin).

    Kalo cuman disentil dan dikeritik, udah gak mempan. Ancaman hukum gantung atau kebiri aja mungkin ga ngaruh, orang hakim dan jaksanya bisa “diajak jalan2” juga kok. Heheheh…

    Then how?

  11. 11 manusiasuper Juli 9, 2007 pukul 7:51 pm

    Cakmoki for PRESIDENT!!!

    *Minimal mentri kesehatan deh…*

  12. 12 venus Juli 9, 2007 pukul 8:54 pm

    aduh, negeriku….:(

  13. 13 rivafauziah Juli 9, 2007 pukul 10:50 pm

    Memang benar adanya, dan memang Study Banding, Maksudnya :
    1. Membandingkan Mall
    2. Membandingkan Oleh2 Nya
    3. Membanding2 Kepintaran masing..
    4. Membandingkan Jumlah Proyek
    5. Membandingkan Kekayaan sejawat
    6. Membandingkan Berapa Jumlah Rupiah Yang Bisa di Korupsi..

    Dan saya membandingkan juga… Kira2 saudara2 semua tersentuh hatinya tidak..?

  14. 14 cakmoki Juli 10, 2007 pukul 12:18 am

    @ Yandhie Dono,
    iya nih, mengingatkan cerita lama yang dianggap “wajar” 😀
    Modus seperti ini sulit diperbaiki ya, soalnya dilakukan secara rombongan, termasuk “wasitnya”, hahaha

    Then how?
    *sama, gak tahu juga* Bisanya hanya lewat sentilan dan tidak ikutan 😉

    @ manusiasuper,
    Republik Ngelindur 😛
    sama juakah di wadah pian ?

    @ venus,
    kenapa bu? hebat tho … hahaha

    @ rivafauziah,
    hihihi, tambahan perbendaharaan tujuan study banding nih …
    makasih 😀

  15. 15 Anang Juli 10, 2007 pukul 12:28 am

    studi banding nyari tanggal hari jadi jawa timur… ke belanda …. lazim ga?? huhuh

  16. 16 cakmoki Juli 10, 2007 pukul 12:35 am

    @ Anang,
    lho kog aneh gitu, hari jadi Jatim study bandingnya ke Belanda, hahaha
    Munkin teringat hari Pahlawan ketika melawan kompeni, cak Anang 😀

  17. 17 NuDe Juli 10, 2007 pukul 2:08 pm

    GAk usah pake istilah setudi banding ae cak, langsung ae dikasih judul pelesiran bersama keluarga yang dibiayai negara.

  18. 18 itikkecil Juli 10, 2007 pukul 4:42 pm

    Inginnya sih berbaik sangka cak…
    tapi masalahnya… studi bandingnya gak ada hasil… ada yang cerita gini, baru nyampe di sono sudah minta cariin cewek….

  19. 19 Nayz Juli 10, 2007 pukul 11:01 pm

    haha ada kolor sobek .

  20. 20 andalas Juli 11, 2007 pukul 1:20 am

    ya gitulah cak… kalo gak pake alasan study banding mana bisa cari alasan buat jalan2 gratis saat jam dinas. plus pulangnya menggotong oleh2.
    tapi kalo di ajak saya mau juga tuh… hehehhe

  21. 21 jejakpena Juli 11, 2007 pukul 1:37 am

    Cak… bisa ga ya diusulkan aja ga usah ada aja study banding itu ke depannya, kalau hasilnya kurang signifikan dan `berpola` kaya tahun-tahun sebelumnya begitu. Gantinya, buat survey banding ( 😛 ) buat bandingin kinerja staf-stafnya itu, ada progress gak dari sebelum-sebelumnya, atau cuma begitu-begitu aja.
    Bakal menuai protes ga ya? 🙄

    btw, kompleksitas banget ya masalah kita ini, orangnya yang bermasalah, etos kerja kita pada kebanyakan juga kaya gitu… *getir-getiran lagi* :mrgreen:

  22. 23 cakmoki Juli 11, 2007 pukul 11:54 am

    @ NuDe,
    Mestinya ngono ae yo, daripada mbulet, hahaha

    @ itikkecil,

    ada yang cerita gini, baru nyampe di sono sudah minta cariin cewek

    huaaaa, mosok sih ? *pura-pura kaget* Gak bisa mbayangkan, kalo study bandingnya rombongan berarti misah gitu ya … trus pesannya sama siapa? *halah maksa*

    @ Nayz,
    mana kolornya? pakai skrinsyut dong 😀

    @ andalas,
    loh?… jangan mau, ntar dianggap sama gimana, hayo …
    Sy aja gak pernah mau koq, kalo semua mau gak ada yg ngrasani, hehehe

    @ jejakpena,
    mmm, … usul bagus, kayaknya bisa diusulkan. Kemungkinannya tetap 2, ada yg positif dalam arti diganti progress tanpa biaya, kemungkinan lain progressnya bisa diterima di saat yang bersamaan jalan-jalannya juga istiqomah 🙂

    Itulah yg terjadi saat ini mbak, tidak semua sih, … entah mengapa institusi pemerintah dan dprd suka sekali menganggarkan dana untuk urusan jalan-jalan ini.
    Saya juga tidak begitu yakin tulisan semacam ini bisa mengingatkan kebiasaan tersebut. Eh, maaf, tetep semangat koq, hehehe …

    @ joerig,
    eh, kenapa teh? …terharu ya 🙂

  23. 24 itikkecil Juli 11, 2007 pukul 3:04 pm

    cakmoki…..
    saya gak bisa bilang, nanti dituduh nyebarin gosip…. tapi yang cerita ini one of the govt officer yang sebel karena barusan nyampe di LN dan gak tau jalan tapi tiba-tiba disuruh sama bossnya buat cari cewek…
    tapi….. ah sudahlah……… 🙂

  24. 25 cakmoki Juli 12, 2007 pukul 12:11 am

    @ itikkecil,
    wah seru, bisa dijadikan postingan.
    kayaknya bagian humas di govt tahu banyak soal ini, … sy pernah dengar selentingan pesanan menu khusus seperti itu, cuman gak begitu memperhatikan, gak tahunya bener ya …
    kalo iya berarti bukan gosip dong 😀

  25. 26 manusiasuper Juli 13, 2007 pukul 10:52 am

    Ditempat saya cak, parah banget….

    Saya sendiri pernah ikut, ga tau soalnya. Di surat resmi ke kantor, katanya pemko ngadain study banding ke surabaya buat HUMAS dan WARTAWAN. Saya ditugaskan ikut, berangkat jumat pulang senin pagi. Lha apa yang distudy bandingkan?? Orang-orang pada weekend semua.

    Jadinya malah pada jalan-jalan ke apa itu, lokalisasi yang ada di surabaya itu? Saya da ikut, milih kabur menjelajahi toko buku se-surabaya saya, he…

    Ujug-ujugnya, malah ke bali dua hari cak! Pake duit negara semua tuh, halah…

    Belom lagi yang anggota DPRD, kalau saya cerita disini, bisa-bisa jadi posting bersambung, huhuhu…

  26. 27 itikkecil Juli 13, 2007 pukul 3:17 pm

    @mansup…
    dolly maksudnya????? 😀
    bikin jadi postingan tersendiri aja.

  27. 28 cakmoki Juli 14, 2007 pukul 12:27 am

    @ manusiasuper,
    walah, sama … tetanggaan soalnya. Seru, ke Surabaya transit di Bali 2 hari.
    sebentar, gak salah tulis tuh, masa sih pejabat ke Lokalisasi Dolly (kata itikkecil), itu kelas kambing lho, jangan-jangan malah ke lokalisasi Kembang Kuning, hahaha … parah.
    setuju sama usulnya @itikkecil, bikin postingan bersambung 😛 … terutama yg ke lokalisasi … ehm ehm

  28. 29 mina Juli 14, 2007 pukul 10:55 am

    mansup, halah, bilangnya ke toko buku, padahal ke Dolly juga kaaaan? iya kaaaan? -habis gak ada bukti buku2nya, mana hayo coba?-

  29. 30 cakmoki Juli 14, 2007 pukul 2:47 pm

    @ manusiasuper,
    hahaha, ketahuan ama mbak mina, hayo … mana bukti bukunya

  30. 31 MaIDeN Juli 18, 2007 pukul 6:39 pm

    Jangan pilih parte yang anggota parte-nya suka jalan-jalan keluar negeri berkedok study banding !

  31. 32 cakmoki Juli 19, 2007 pukul 1:06 am

    @ MaIDeN,
    Apa ada? Saat ini semua partai yg punya kader di dpr/dprd seneng jalan-jalan semua tuh.
    Partai Blogger kali, hahaha

  32. 33 nYam Agustus 2, 2007 pukul 11:16 am

    *mencoba husnudzon*

    mereka lom puas belajar, jadi mau belajaaar terus. kalo perlu sampe keluar negeri. bawa anak istri? lho itu kan bukti kalo mereka kepala keluarga yang baik. selalu menyertakan keluarga di setiap langkah

    *suudzon*

    dasar tukang tilep duit rakyat…huh

  33. 34 cakmoki Agustus 2, 2007 pukul 6:19 pm

    @ nYam,
    ya,, ada yg bener-bener study banding trus aplikasi …
    bawa keluarga ? aha yg ini no komen 🙂
    Akhirnya, hehehehe

  34. 35 itikkecil Agustus 7, 2007 pukul 11:27 am

    cak… di sini lagi heboh… bukan studi banding sih, tapi anggota dprd sumsel pergi outbond ke Bali… speechless…

  35. 36 cakmoki Agustus 7, 2007 pukul 3:08 pm

    @ itikkecil,
    ganti judul ya, hehehe … ah payah, kerjaan nipu 🙄


  1. 1 ABS « cakmoki Blog Lacak balik pada Januari 11, 2008 pukul 12:59 am
  2. 2 go.id jarang update « cakmoki Blog Lacak balik pada Januari 11, 2008 pukul 1:53 am
  3. 3 AC di UGD Ndeso « cakmoki Blog Lacak balik pada Januari 11, 2008 pukul 2:51 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Wong ndeso ™

cakmoki

Wordpress Indonesia

Silahkan baca

DISCLAIMER

web tracker

9 Desember 2009

SEMENTARA TUTUP

Maaf, sementara Blog istirahat hingga ada pemberitahuan

Harap maklum


MARI HENTIKAN KORUPSI

No Korupsi

Internet Sehat

Translator

Warga Bicara

» Makasih PLN, listrik Samarinda dah membaik, moga gak byar-pet

» Waspada Demam Berdarah

» Jangan Gunduli Palaran

» Banjir...banjir. Kapan masalah ini teratasi ?

INGA INGA INGA

» Nyeri Urat or Tulang BUKAN berarti Penyakit Asam Urat.

» Sekali lagi: Pegal, Linu Tidak Identik dengan Penyakit Asam Urat

TEMANs

9racehime | A. Fatih Syuhud | Aditiawan Chandra | A.Tajib | Agung UD | aLe | alief | alle | almascatie | Amd | Anak Peri | Anak Sultan | Anang | Anang YP | Anas | Andalas | Anggara | Anjaz | Anti Pungli | Antobilang | Anung87 | Aribowo | Arif Kurniawan | Arul | Astikirna | awan965 | axireaxi | Bambang alias HR | BatakNews | Blog Pokoke? | Biho | CalonOrangTenar | Cay | Chandra | Chielicious | chiw imudz | cK-chika | Dalamhati | Deden Nugraha | deedhoet | deKing | Desti Utami | Didats | doeytea | dnial | Edy C | Eep | Elpalimbani | erander | Evi | Fa | Fa wp | Faiq | Fertobhades | Fetro | Fortynine | Freddy | Gadis | Gaussac | Gitablu | Grandiosa | GuhPraset | GuM | Helgeduelbek | Herdy | Indonesia Kita | Indra KH | ItikKecil | iway | Jejakpena | Jennie S. Bev | Joesath | Joko Taroeb | Julee | Juli | Juliach | Junthit | Jurig | Kakilangit | Kang Adhi | Kang Kombor | Kangguru | kawaichu | Kenji | Kenzt | kikie | koecing | Kumala | Kurtubi | Kw | Laras | liezmaya | Lilik Suryanto | Lily | Linker | Lintang | Lita | Lita wp | Luthfi | MaIDeN | Majalah Dewa Dewi | Manusiasuper | Master Li | Mathematicse | macanang | mbojo | Mei | Micokelana | Mr. Geddoe | Mufti | mybenjeng | My-za | Nayla Zahra | Nayz | Ndarualqaz | Neeya | Neo Forty-Nine | Neri | Ninoy | Nieke | Nomercy | n0vri | NuDe | Om Sulis | omaigat | Ooyi | Paijo | Panca | Pandu | Panduan WP | Papabonbon | Passya | Peyek | Pinkina | Pitik | Pralangga | Prayogo | Priyadi | Qee | Raja iblis | RenjanaBiru | rivafauziah | Rivermaya | Roffi | roisZ | Rujak | Sagung | Sahrudin | Saiful Adi | SaRa | Siu | Sofi | Sora9n | Suandana | Suluh | Susiloharjo | Telmark | Thamrin | tiesmin | Triesti | Tukang Sate | Venus | Wadehel | Wahyuansyah | Wandira | Wiku | WongMangli | Wulan | Yati | Yudhipras |

:: :: :: :: :: :: :: :: ::

Kesehatan

:: Ady Wirawan :: Agus Mutamakin :: Anis Fuad :: Anis Fuad wp :: Asri Tadda :: Astri Pramarini :: Astri Pramarini (awal) :: Astri Pramarini wp :: Blog Mahasiswa FKU 2003 :: Blog Rumah Kanker :: Dani Iswara :: Dani Iswara weblog :: Dokter arek cilik :: drAnak :: drarifianto :: Dwi wp :: Elyas :: Erik Tapan :: Evy HealhtySmile :: FK Unsri :: Gies :: Gies wp :: Ginna :: Grapz :: Hendar Sunandar :: HIV News :: Huda Thoriq :: IDI Samarinda :: imcw :: Imran Nito :: Iwan Handoko :: Jhonrido :: klikharry :: Kobal :: Laksmi Nawasasi :: Mashuri :: Mave Mina :: Mbah Dipo :: Mina :: My Blogspot :: Nur Martono :: PKM Palaran :: Rara :: Rizma Adlia :: Rudy Kwang :: SenyumSehat :: Sibermedik :: SimkesUGM :: SuperKecil :: Titah :: Tito :: Tonang Ardyanto :: Tukangkomentar :: Wi :: Vina Revi :: Vina Multiply :: Yusuf Alam R :: zulharman79 ::

:: :: :: :: :: :: :: :: :: :: ::

Institusi Kesehatan

:: Depkes RI :: WHO :: WHO Indonesia :: … nyusul

:: :: :: :: :: :: :: :: ::

Kolaborasi

:: Emedicine :: ICD 10 Wikipedia :: ICD 10 Wiki Indonesia :: OSWD :: OpenWebDesign :: Pakistan Times :: Rubab :: ntar ::

Kategori

BlogTour

Arsip

Komunitas Blog

blog-indonesia.com

PAGE RANK

Powered by  MyPagerank.Net

Add to Technorati Favorites

Health Blogs - Blog Top Sites

Health

Blogs Topsites - TOP.ORG

Health Blogs - Blog Rankings

Blog directory

TopOfBlogs

Top 10 Award

Feed Burner

cakmoki Blog

Bloggerian Top Hits

My BlogCatalog BlogRank

Site Meter

Since 30 Nov 07

PENGUNJUNG

  • 5,378,163 pengintip

Asal Usul

Pebruari 2011

free counters

Translate


%d blogger menyukai ini: