Meraba dalam Gelap

JANGAN TERPENGARUH JUDUL

Sejak Oktober 2005 listrik di daerah kami tidak stabil, rata-rata diadakan pemadaman bergilir 2 kali dalam seminggu. Akhir-akhir ini (tepatnya lupa) terjadi peningkatan, 2 hari sekali listrik padam. Dan makin meningkat seminggu ini. Dalam rentang sepekan belakangan listrik padam 5 kali. Mana padamnya suka-suka pula. Hebat ya …

Materi rasan-rasan soal byar-pet listrik makin sering didengar nyaris di berbagai tempat tongkrongan. Macam-macamlah ungkapan warga. Namun ada sisi positifnya juga sih, kalau sebelumnya rumpian byar-pet listrik dibumbui sumpah serapah, lambat laun hanya jadi bahan guyonan walau kadang bernada satir. Siapa lagi sasaran tembaknya jika bukan PLN.

Tumpahan celoteh warga kurang lebih mengandung untaian kalimat sebagai berikut:

  • Listrik byar-pet bayarnya tetep
  • Telat sehari didenda, padam melebihi jadwal suka-suka PLN
  • Bilangnya bulan Mei sudah beres, gak tahunya makin mbelgedhesss
  • Wah hebat, listrik kembang kempis, walikota malah sibuk safari menggalang pencalonan Pilgub, gak usah dipilih deh, wong ngurus listrik aja gak beres.
  • Bayi kami rewel semalaman gara-gara listrik padam
  • Payah deh, seperti jaman awal transmigrasi, petengan (red:gelap)
  • Enak-enak nonton tivi, mendadak listrik padam, jadilah meraba-raba dalam gelap
  • Dan lain-lain,dll … dll, banyaklah 😛

Nah, ungkapan meraba dalam gelap ini biasa kami alami, maklumlah … selepas maghrib kami membuka praktek kelontongan (buka warung). Pelanggan warung bukan orang sehat kecuali yang ngantar. Bisa dibayangkan jika sedang enak-enaknya melayani bayi kemudian tiba-tiba listrik padam, maka melengkinglah tangisan si bayi.
Begitu pula jika sedang menina bobokkan melayani simbah yang sedang sesak napas lalu mendadak peetttt, listrik lupa menyala, makin sesaklah simbah disertai elusan mesra tangan menggapai-gapai dan napas tersengal.

Jika terjadi ritual listrik padam malam hari, tak ayal harus segera menyalakan generator sambil meraba (meraba dinding dan berjalan miring mirip kepiting) dalam kegelapan. Byarrr … generator menyala. Toko kelontongan terang kembali, namun tetap tak mampu menghidupkan AC, gerah, ruangan jadi pengap, berbaur aneka bau keringat, hmmmm sedaaappp …

Dua orang teman yang juga buka kelontongan malam tak jauh dari warung kami suka mengeluh kala listrik padam sambil bertanya: “kapan ya, listrik jadi genah?”. Wah, gak tahu friends 😦

Omong-omong, saya sebenarnya juga bertanya:
” kapan sih listrik gak byar pet lagi ?”.
Pertanyaan yang sangat wajar dan penuh harap, mengingat tahun depan (2008) Provinsi Kaltim menjadi tuan rumah penyelenggaraan Pekan Olah Raga Nasional. Gak mungkin kan kejuaraan renang, badminton, karate dll pakai lilin?

PLN, cepat dibenahi ya, teriring do’a semoga listrik segera lancar.

:: :: harapan nih, sangat :: ::

Iklan

22 Responses to “Meraba dalam Gelap”


  1. 1 Master Li Juni 24, 2007 pukul 3:06 pm

    Hueee… Hampir saja terjebak judul nih… 😛

    Haih… Di daerah-daerah, listrik kok makin susah… *merasakan hal yang sama di Kal-Teng*

  2. 2 starflake Juni 24, 2007 pukul 5:06 pm

    tadi di rumah juga barusan byar-pet…kemarin juga…padahal gak ada hujan gak ada petir…di semarang selalu ada giliran pemadaman…kalo pas gilirannya listrik mati jam 9 pagi sampe jam 4 sore…apa mungkin ini usaha pembenaran untuk membangun PLTN ya??..di kudus sama jepara sana kan lagi sibuk demo menentang PLTN…hmm…

  3. 3 cakmoki Juni 24, 2007 pukul 5:55 pm

    @ Master Li,
    Sesama bumi kalimantan emang suka gelap-gelap kali Gun, kalo terang jadi silau soalnya, hehehe

    @ starflake,
    Oalah Semarang tho …
    Seperti lagu : semarang kaline banjir, jo sumelang yen dipikir … *bener gak ya* … entah mbak, saya gak tahu ada hubungannya apa enggak dengan Pembangkit Listrik Tenaga Ndakjelas. 😛
    Moga aja ada blogger yg punya orang tua di PLN biar disampaiken.

  4. 4 imcw Juni 24, 2007 pukul 9:30 pm

    ajukan clash action cak…hayoo maju, saya ikut mendoakan…:)

  5. 5 cakmoki Juni 24, 2007 pukul 11:47 pm

    @ imcw,
    2 tahun lalu beberapa warga masy pernah mengajukan clash action pakai tuntutan sejumlah kerugian, habis itu kumat lagi hehehe

  6. 6 omsulis Juni 25, 2007 pukul 4:17 pm

    Ingat pak, anda terima jadi dan terima bayar. Jadi jgn banyak komplen ya…
    wakakakaka..

    *kabur dan sembunyi di gardu pln

  7. 7 cakmoki Juni 25, 2007 pukul 4:48 pm

    @ omsulis,
    huaaa ada dari PLN nih, kebetulan 😀
    iya, terima bayar dan jadinya byar pet, hahaha

  8. 8 omsulis Juni 25, 2007 pukul 7:17 pm

    Lah, byar pet itu udah masuk dalam paket je?? gimana to cak? Sampeyan pasti ndak baca agrrementnya ya?
    wakakaka….

  9. 9 cakmoki Juni 26, 2007 pukul 12:04 am

    @ omsulis,
    Dah baca je, yang ada dlm agrrement hanya Byar, pet-nya nggak ada, lupa nulis kali, hahaha

  10. 10 alle Juni 26, 2007 pukul 1:20 pm

    masih mending oom,..lha saya juga di Alor, NTT miris bgt,..
    klo di kampung2 (walopun dekat dengan ibukota kab) listrik PLN cuma hidup jam 6sore-6pagi itu juga gak ada lampu penerang jalan. jadi miris klo datang ke sekolah2, klo pagi2 hujan, langit mendung mereka tetap belajar dalam kegelapan,.. matapelajaran TIK pun diabaikan, lha komputernya aja gak ada, listrik juga pa lagi!

    miris,..

  11. 11 cakmoki Juni 26, 2007 pukul 2:47 pm

    @ alle,
    wah parah tuh mas. Kalo kampanye koq selalu pakai jargon rakyat sejahtera ya, … Tingkatkan pendidikan, tingkatkan pelayanan publik, … listriknya byar pet, huaaaaaa :((

  12. 12 manusiasuper Juni 27, 2007 pukul 11:11 am

    Di Banjarmasin cak, jadwalnya listrik itu dua hari sekali:
    SEHARI PADAM
    SEHARI MATI

  13. 13 Joerig Juni 27, 2007 pukul 12:31 pm

    hidup PLN … hehehehehehe

  14. 14 cakmoki Juni 28, 2007 pukul 12:29 am

    @ manusiasuper,
    sama dengan Samarinda. Seminggu ini malah parah, kemarin pagi sampai sore padam, tadi siang sampai sore padam lagi, … ngenes 😦

    @ joerig,
    eh ? … ah iya betul juga tuh yel-yelnya, supaya PLN hidup terus gak padam lagi, hehehe

  15. 15 mrtajib Juni 28, 2007 pukul 10:16 pm

    Jadi ingin cerita nich. Di kota saya, ada istilah giliran. Pokoknya, kalau listrik padam, itu namanya giliran. Byar pet pun, itu giliran.

    “Giliran?” saya sering bertanya keras. “Mengapa kalian menyebut giliran?”

    “Agar di tempat lain juga dapat aliran listrik,” kata salah seorang dari mereka. Jawabn ini jawaban terbaik, dalam arti memahami giliran sebagai sebuah solidaritas.

    Yang lain, bagaimana menjawabnya? Rata-rata, ya giliran. Dan, ujungnya ya pasrah, walau bila di akhir bulan harus tetap membayar –tentu membayarnya tetap.

    Giliran..ya giliran….

    Sebuah jawaban ketika ada listrik padam….jawaban pasrah krena fasilitas publik yang bruk, dan mereka sudah kadung tidak berani mempertanyakannya.

    Oh Indonesiaku……

  16. 16 cakmoki Juni 29, 2007 pukul 1:01 am

    @ mrtajib,
    dulu di tempat kami juga masih berkata : giliran, lama kelamaan saking seringnya listrik padam gak pakai lagi kata giliran, diganti: “pancet ae rek” , hahaha
    Kalo konsumen menggunakan kata giliran trus pln apa pakai kata “menggilir” ? … lho koq jadi kayak poligini 😛

  17. 17 Fa Juni 29, 2007 pukul 2:05 pm

    hihi, jd inget dulu waktu masih di kampung, klo listrik padam bisa sampe 7 hari berturut2! skrg sih udah nggak gitu lagi. tapi di rumah jogja (daerah gejayan) listriknya aneh banget, ujan dikit mati, angin dikitt mati, pernah cuman mendung aja juga mati! ajaib ya? 😀

  18. 18 cakmoki Juni 29, 2007 pukul 3:33 pm

    @ Fa,
    Masa sih di Jogja bisa ketularan listrik padam. Hah, ajaib … kena angin mati, sama dengan lilin dong … berarti harus hati-hati, dilarang ketawa ngakak, hahaha

  19. 19 laksono Juni 29, 2007 pukul 4:59 pm

    Hidup PLN

    Listrik Memang Untuk Kehidupan Lebih Baik 😀

    sabar cak, memang dah beberapa tahun sejak krismon tidak ada penambahan pembangkit jadi ya suplay dan demand gak ketemu suplay tetep demand naik terus. kasarane ngono lah cak critane

    lek iku jarenne BOS-BOS PLN loh duduk aku cak sing ngomong

  20. 20 cakmoki Juni 30, 2007 pukul 12:31 am

    @ laksono,
    Listrik Memang Untuk Kehidupan Lebih Baik
    ya Moga-moga deh 😀

    wuih lama juga ya … lha entar sampai kapan byar petnya?
    kalo kurang maintenance, gak bisa minta ke APBD tho? … asal gak dienthit aja, hahaha

  21. 21 marmotji Juli 18, 2007 pukul 1:31 am

    Whaduh…kalo pas nyuntik gimana cak ? Ngincer pantat keliru pinggang..wedew..
    Kalo ruang OK pas ada kegiatan, kan kasihan

  22. 22 cakmoki Juli 18, 2007 pukul 3:34 am

    @ marmotji,
    hahahaha, lari sebentar nyalaken generator, dong.
    kalo OK biasanya dah ada generator otomatis. Kalo gak ada kira-kira kayak apa ya … 😀


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Wong ndeso ™

cakmoki

Wordpress Indonesia

Silahkan baca

DISCLAIMER

web tracker

9 Desember 2009

SEMENTARA TUTUP

Maaf, sementara Blog istirahat hingga ada pemberitahuan

Harap maklum


MARI HENTIKAN KORUPSI

Jangan Korupsi Ah

No Korupsi

Internet Sehat

Warga Bicara

» Makasih PLN, listrik Samarinda dah membaik, moga gak byar-pet

» Waspada Demam Berdarah

» Jangan Gunduli Palaran

» Banjir...banjir. Kapan masalah ini teratasi ?

INGA INGA INGA

» Nyeri Urat or Tulang BUKAN berarti Penyakit Asam Urat.

» Sekali lagi: Pegal, Linu Tidak Identik dengan Penyakit Asam Urat

TEMANs

9racehime | A. Fatih Syuhud | Aditiawan Chandra | A.Tajib | Agung UD | aLe | alief | alle | almascatie | Amd | Anak Peri | Anak Sultan | Anang | Anang YP | Anas | Andalas | Anggara | Anjaz | Anti Pungli | Antobilang | Anung87 | Aribowo | Arif Kurniawan | Arul | Astikirna | awan965 | axireaxi | Bambang alias HR | BatakNews | Blog Pokoke? | Biho | CalonOrangTenar | Cay | Chandra | Chielicious | chiw imudz | cK-chika | Dalamhati | Deden Nugraha | deedhoet | deKing | Desti Utami | Didats | doeytea | dnial | Edy C | Eep | Elpalimbani | erander | Evi | Fa | Fa wp | Faiq | Fertobhades | Fetro | Fortynine | Freddy | Gadis | Gaussac | Gitablu | Grandiosa | GuhPraset | GuM | Helgeduelbek | Herdy | Indonesia Kita | Indra KH | ItikKecil | iway | Jejakpena | Jennie S. Bev | Joesath | Joko Taroeb | Julee | Juli | Juliach | Junthit | Jurig | Kakilangit | Kang Adhi | Kang Kombor | Kangguru | kawaichu | Kenji | Kenzt | kikie | koecing | Kumala | Kurtubi | Kw | Laras | liezmaya | Lilik Suryanto | Lily | Linker | Lintang | Lita | Lita wp | Luthfi | MaIDeN | Majalah Dewa Dewi | Manusiasuper | Master Li | Mathematicse | macanang | mbojo | Mei | Micokelana | Mr. Geddoe | Mufti | mybenjeng | My-za | Nayla Zahra | Nayz | Ndarualqaz | Neeya | Neo Forty-Nine | Neri | Ninoy | Nieke | Nomercy | n0vri | NuDe | Om Sulis | omaigat | Ooyi | Paijo | Panca | Pandu | Panduan WP | Papabonbon | Passya | Peyek | Pinkina | Pitik | Pralangga | Prayogo | Priyadi | Qee | Raja iblis | RenjanaBiru | rivafauziah | Rivermaya | Roffi | roisZ | Rujak | Sagung | Sahrudin | Saiful Adi | SaRa | Siu | Sofi | Sora9n | Suandana | Suluh | Susiloharjo | Telmark | Thamrin | tiesmin | Triesti | Tukang Sate | Venus | Wadehel | Wahyuansyah | Wandira | Wiku | WongMangli | Wulan | Yati | Yudhipras |

:: :: :: :: :: :: :: :: ::

Kesehatan

:: Ady Wirawan :: Agus Mutamakin :: Anis Fuad :: Anis Fuad wp :: Asri Tadda :: Astri Pramarini :: Astri Pramarini (awal) :: Astri Pramarini wp :: Blog Mahasiswa FKU 2003 :: Blog Rumah Kanker :: Dani Iswara :: Dani Iswara weblog :: Dokter arek cilik :: drAnak :: drarifianto :: Dwi wp :: Elyas :: Erik Tapan :: Evy HealhtySmile :: FK Unsri :: Gies :: Gies wp :: Ginna :: Grapz :: Hendar Sunandar :: HIV News :: Huda Thoriq :: IDI Samarinda :: imcw :: Imran Nito :: Iwan Handoko :: Jhonrido :: klikharry :: Kobal :: Laksmi Nawasasi :: Mashuri :: Mave Mina :: Mbah Dipo :: Mina :: My Blogspot :: Nur Martono :: PKM Palaran :: Rara :: Rizma Adlia :: Rudy Kwang :: SenyumSehat :: Sibermedik :: SimkesUGM :: SuperKecil :: Titah :: Tito :: Tonang Ardyanto :: Tukangkomentar :: Wi :: Vina Revi :: Vina Multiply :: Yusuf Alam R :: zulharman79 ::

:: :: :: :: :: :: :: :: :: :: ::

Institusi Kesehatan

:: Depkes RI :: WHO :: WHO Indonesia :: … nyusul

:: :: :: :: :: :: :: :: ::

Kolaborasi

:: Emedicine :: ICD 10 Wikipedia :: ICD 10 Wiki Indonesia :: OSWD :: OpenWebDesign :: Pakistan Times :: Rubab :: ntar ::

Kategori

BlogTour

Arsip

Komunitas Blog

blog-indonesia.com

PAGE RANK

Powered by  MyPagerank.Net

Add to Technorati Favorites

[Valid RSS]

Health Blogs - Blog Top Sites

Health

Blogs Topsites - TOP.ORG

Health Blogs - Blog Rankings

Blog directory

TopOfBlogs

Top 10 Award

Feed Burner

cakmoki Blog

Bloggerian Top Hits

My BlogCatalog BlogRank

Site Meter

Since 30 Nov 07

PENGUNJUNG

  • 5,301,967 pengintip

Asal Usul

Pebruari 2011

free counters


%d blogger menyukai ini: