Ngidam

OBROLAN RINGAN AWAL PEKAN

Pokoke ™ minta say !!!Hampir semua orang dewasa Indonesia mengenal atau setidaknya pernah mendengar istilah NGIDAM. Ketika mendengar ngidam maka yang terbersit dalam benak kita adalah wanita hamil yang memiliki keinginan “aneh-aneh”. Tak heran, ngidam mengingatkan para suami (yang istrinya pernah hamil) akan kenangan buruk manis saat sang istri ngidam.

Serba-serbi seputar “apa” yang diminta seorang istri kepada suaminya merupakan pengalaman menarik tersendiri bagi para suami. Para pembaca bisa menuliskannya di posting, diskusi (komen) atau berbagi pengalaman. Bagi para pembaca bujangan ataupun gadis, boleh ikutan 😛

PENGERTIAN
Ngidam adalah tidak stabilnya emosi karena adanya perubahan fisik, hormonal dan psikis pada wanita hamil.
Ngidam pada umumnya digambarkan sebagai keinginan wanita hamil pada makanan tertentu di luar kebiasaan (sewaktu tidak hamil). Di sinilah persoalan kadangkala timbul, terutama jika yang diminta adalah makanan (atau buah) yang sulit didapat atau malah langka, ditinjau dari segi jenis maupun waktu.
Sebagai contoh, seorang wanita hamil tiba-tiba minta buah dondong tengah malam (harus segera dituruti tuh). Iya kalau punya pohon dondong sedang berbuah, lha kalau tidak musim sedangkan pasar tutup bisa dibayangkan betapa ngenesnya sang suami. Di lain pihak harus segera berangkat untuk mendapatkannya (dondong). Duhhhh !!!

PENYEBAB
Hingga kini belum ada rumusan pasti terkait penyebab timbulnya ngidam pada wanita hamil. Diduga berhubungan dengan perubahan hormon dan masalah psikis.
Seperti halnya “keanehan” apa (makanan) yang diinginkan (diminta), penyebab ngidam masih sebuah misteri. Pernah ada anggapan bahwa ngidam berhubungan dengan reaksi tubuh terhadap kekurangan nutrisi (vitamin, mineral, karbohidrat, dll) saat hamil, namun anggapan ini tidak dapat dibuktikan. Kenyataannya tidak semua wanita hamil yang ngidam kurang nutrisi dan tidak semua wanita hamil yang kurang nutrisi mengalami ngidam.
Kita berharap para ahli dapat menguak misteri di balik ngidam.

ANGKA KEJADIAN
Disinyalir, sekitar 55%-80% wanita hamil mengalami ngidam makanan tertentu, dan sekitar 45-65% wanita hamil menolak makanan tertentu. ( MT Indarti )
Kondisi ini (ngidam dan penolakan terhadap makanan tertentu) biasanya terjadi pada 3 bulan (trimester) pertama masa kehamilan, namun dapat terjadi pada bulan berikutnya.

MENYEDIAKAN YANG TAK TERSEDIA
Kendati ngidam dan penolakan terhadap makanan tertentu dapat dihiraukan, sungguh tidak mudah untuk mengetrapkannya. Dengan kata lain, boleh jadi seorang wanita hamil menyadari sepenuhnya bahwa keinginan “aneh”-nya tidak harus dituruti, namun kekecewaan acapkali menerpa saat apa yang diinginkan tidak tersedia.

Apakah setiap ngidam harus dituruti?
Boleh, sepanjang tidak menimbulkan gangguan pada janin (alasan pertama) dan tidak menyulitkan dalam pemenuhannya (alasan kedua).
Alasan pertama mengacu kepada masalah keamanan, artinya kita tidak harus memenuhi keinginan (ngidam) jika makanan yang diminta membahayakan janin dan kesehatan si wanita hamil, misalnya minta pil k0plo. *contoh ekstrim* 😛
Adapun alasan kedua lebih kapada pertimbangan cara mendapatkannya. Betapa sulitnya jika yang diminta misalnya pisang di waktu tengah malam, sementara di rumah tidak tersedia dan pasar tutup. Amboiii !!!

Nah, sebagai jalan tengah mungkin bisa ditempuh cara lain, yakni dengan memberikan (makanan) pengganti ngidam atau mengalihkannya pada kegiatan lain(seperti membaca, olahraga ringan, rekreasi, mendengarkan musik, melukis, dll. *ngeblog?*). Apa bisa ?

Untuk temen-temen lelaki:
Terlepas dari persoalan ngidam, perlu disadari bahwa wanita hamil patut mendapatkan perhatian lebih, misalnya …. ehm. *ready for you, my dear* 😉

Tambahan (cerita):
Pernah seorang teman sejawat wanita mengatakan bahwa saat hamil ia tidak bisa berdekatan dengan sang suami lantaran hidungnya menjadi sensi terhadap bau sang suami. Kendati suaminya mandi kembang dan berparfum sewangi apapun, pokoke ™ gak mau (ogah) berdekatan. Ngenesss 😦

B A C A A N:

  1. Kehamilan dan Persalinan, MT Indarti, 2007.
  2. Skema Diagnosis dan penatalaksanaan Obstetri, Friedman, edisi II, 1998.

Topik Terkait:

Iklan

60 Responses to “Ngidam”


  1. 1 junthit Mei 28, 2007 pukul 3:40 am

    petromaxxx!!
    dosen saya bilang kalau seorang ibu ngidam katanya si janin sedang butuh sesuatu seperti yg si ibu inginkan..
    misalnya si ibu ngidam mangga berarti janin sedang butuh vit C..betulkah cak?

  2. 2 ajikgungadi Mei 28, 2007 pukul 9:51 am

    Dok. Istri Saya lagi Ngidam Pitza Hurtz.
    ( berat…. berat Bayarnya)
    Ngeselin Habis makan Entarnya dimuntahin..
    Kalo muntah-muntah terus pengaruh nggak sama bayinya..?
    Dok Ada Saran ?” Kiat Suami Menghadapi Istri yg Ngidam ?

  3. 3 jurig Mei 28, 2007 pukul 11:00 am

    ngidam bisa direncanakan ngga ya ??? … kalo bisa direncanakan kan enak, jadi sebelum hamil bisa rembukan dulu ama suami, enaknya ntar ngidam apa …

    hehehehehe … *sorry ngelantur cak*

  4. 4 Shan-in Lee Mei 28, 2007 pukul 11:14 am

    Busyet dah… *masih kecil, nggak tau apa-apa*

    Hmnn…

    Nah, sebagai jalan tengah mungkin bisa ditempuh cara lain, yakni dengan memberikan (makanan) pengganti ngidam atau mengalihkannya pada kegiatan lain(seperti membaca, olahraga ringan, rekreasi, mendengarkan musik, melukis, dll. *ngeblog?*). Apa bisa ?

    Berarti bisa dialihkan perhatiannya ya?
    Nggak apa-apa tuh, seandainya isterinya inget lagi, masa dialihkan lagi perhatiannya?

  5. 5 kangguru Mei 28, 2007 pukul 11:54 am

    wah istriku dulu waktu ngidam anak pertama pengen suzuki baleno sampe sekarang belum kesampaian gimana cak hehehhee

  6. 6 evi Mei 28, 2007 pukul 12:13 pm

    ngidam….? kalo saya gak ngidam yang aneh-aneh, yang ada ya di makan tapi kalo dah kekenyangan lantas muntah.

  7. 7 peyek Mei 28, 2007 pukul 12:27 pm

    cak ngidam itu bukankah senjata perempuan untuk memperbudak suami? hehehe

    cak klo ngidam duren=duda keren, bisa semaput suami cak! lha istilah kedokterannya nggak ada ya cak!

  8. 8 aribowo Mei 28, 2007 pukul 12:30 pm

    untungnya dulu mama shiva waktu hamil ngidamnya gak aneh-aneh

  9. 9 cakmoki Mei 28, 2007 pukul 1:32 pm

    @ junthit,
    Enggak Pak. Memang banyak mitos seputar ngidam, masing-masing daerah punya ciri khas sendiri.
    Lha itu Pak Guru Wahyu istrinya malah ngidam suzuki Baleno, hahaha

    @ ajikgungadi,
    Hebat, ngidam milih Pizza.
    Muntah tidak banyak pengaruh pada bayi karena nutrisi akan diambil dari tubuh ibu. Soal muntah pada ibu hamil, ntar ada posting khusus Pak, sabar ya.
    Kiat suami menghadapi istri ngidam hanya satu: kesabaran, hehehe ini yang berat, soalnya udah capek nyarikan kadang dimuntahkan.

    @ jurig,
    Andai bisa, …siapa tahu bisa bener, ntar bisa dicoba Teh 😉
    Asyik kalo bisa direncanakan, milih yang enak-enak.

    @ Shan-in Lee,
    Konon bisa dialihkan Shan.
    ya itulah repotnya kali inget lagi lantas minta dobel. hahaha

    @ kangguru,
    Haduh pak, bukan ngidam kali, itu sih minta beneran. Kalo nggak keturutan resiko ditanggung penumpang, hahaha

  10. 10 Shan-in Lee Mei 28, 2007 pukul 1:45 pm

    Hooo… *merencanakan taktik pengalihan perhatian kalo udah punya isteri*

    (Lha? Baru 18 tahun sudah mikir punya isteri?)

  11. 11 cakmoki Mei 28, 2007 pukul 2:06 pm

    @ evi,
    siiip, gak repot kalo gitu. Eh ngidam kenyang kali 🙂

    @ peyek,
    Mosok sih Cak ? *pura-pura nanya biar gak dilempar perempuan*
    Duren=duda keren yo? wah baru tahu, kalo rondo royal saya tau, tape goreng.

    @ aribowo,
    oh uenak dong kalo gitu. Moga nanti kalo Shiva Nabila ingin punya adik, gak ngidam yang aneh-aneh 🙂

    @ Shan-in Lee,
    hahaha, catet aja Shan sambil atur strategi jangka panjang.
    Gak papa wong cuman mikir aja.

  12. 12 chielicious Mei 28, 2007 pukul 2:09 pm

    Wah cak..aku gak mau hamil aja deh klo gitu..takut nyusahin suami *alesan lo chie..bilang aj kagak mau punya anak*

    Oia ada juga mitos *dapet dari mama* ..klo yang namanya ngidam harus diturutin klo gak tar anaknya ber-‘iler berlebih’

    yang bikin mitosnya pasti perempuan yang lagi ngidam tuh

  13. 13 cakmoki Mei 28, 2007 pukul 2:16 pm

    @ chielicious,
    Ntar hamil aja, ngidamnya nggak usah, eh boleh ding yang gampang, misalnya ngidam nasi goreng atau bakso.

    iya tuh, mitos. Betul kali, yang bikin mitos pas lagi ngidam gak keturutan, jadinya ngiler, hahaha

  14. 14 Luthfi Mei 28, 2007 pukul 2:36 pm

    cak moki ngidam?
    jadi inget postingan ini
    http://aprikot.org/?p=105

  15. 15 cakmoki Mei 28, 2007 pukul 2:54 pm

    @ Luthfi,
    Hahaha, iya. Barusan saya lihat, komen mas Luthfi “kukuruyuk”, bikin terbahak-bahak 😀

  16. 16 Lily Mei 28, 2007 pukul 3:55 pm

    Belum pernah ngidam neh Cak.. ;p

  17. 17 kw Mei 28, 2007 pukul 5:43 pm

    jadi beneran, ngidam itu cuman perilaku menyengsarakan para suami hehh

  18. 18 Kang Kombor Mei 28, 2007 pukul 6:29 pm

    Dulu waktu istri ngidam saya pas di Jogja, kos di atas warung makan di pertigaan Janti (Lampu merah Jl. Adisucipto). Istri saya yang orang Tangerang minta Ketupat Sayur. Saya mubeng-mubeng di seputaran kota nyari ketupat sayur. Kalau Kupat Tahu sih banyak…

    Setelah muter-muter nggak ketemu ketupat sayur ala Jakarta/Tangerang itu saya akhirnya beli kupatnya saja lalu di warung makan di bawah tempat kos saya belikan sayur labu siam. Kepada istri, saya laporkan: Ini Ketupat, ini sayur. Jadilah ketupat sayur!

    Hahaha… istri saya ngamuk!

    Karena susah mencari makanan ala Ibu Kota dan dia nggak bisa makan di Jogja maka ketika hamil 2 bulan dia saya anterin pulang ke Tangerang. Sebulan sekali saya nengok ke Tangerang untuk nganterin periksa ke Dokter kandungan.

    Lucu juga kalau ingat waktu itu. Ini ketupat, ini sayur = ketupat sayur!

  19. 19 Fa Mei 28, 2007 pukul 9:40 pm

    wah saya mah belum pernah hamil tapi udha pernah ngerasain ‘ngidam’ *hihihi… ini dia yg disebut menyengsarakan suami*, masak malem2, kok tiba2 pengennnnn banget es krim, wes puengen pol pokoke sampe nggak bisa tidur, untung deh di ada mini market yg buka 24 jam, jadi terpaksa suami mau dibangunin buat beli es krim tok! 😀 *jdi mikir, ntar klo hamil ngidam nggak ya?*

  20. 20 kikie Mei 28, 2007 pukul 9:54 pm

    kalo belum pernah hamil aja sering ngidam, gimana pak?

  21. 21 tukangkomentar Mei 28, 2007 pukul 9:59 pm

    Ngidam rupanya fenomena khas asia (indonesia?), ya?
    Istri saya sendiri (3 anak yang ganteng dan ayu, seperti bapaknya) kok nggak pernah ngidam?! Seandainya ya, wah repot!
    Bayangkan sedang hamil di Jerman trus ngidap bubur ayam (ini makanan kegemaran sang istri) dari Bandung. Walah, bisa mahal! 1 mangkok bubur ayam 10 juta Rp.
    Btw: pernah ada istri teman yang ngidam ngelus kepala mbahnya yang botak.
    Masalah: mbahnya tinggal di ujung jawa timur dan mereka di sumatra.

  22. 22 anas Mei 29, 2007 pukul 12:10 am

    Walah postingan panjang lagi, komen aja deh. ngantuk nih.

  23. 23 cakmoki (gak login) Mei 29, 2007 pukul 1:10 am

    @ Lily,
    Segera saja, nunggu apalagi, ngidam kadang asyik juga koq 😉

    @ kw,
    di point: perilaku menyengsarakan para suami ini saya pura-pura gak ikut lho.

    @ Kang Kombor,
    Hahaha, ngakali istri dapat hadiah ngamuk.
    Itu mungkin termasuk upaya “mengalihkan” Kang, sayangnya gagal.
    Bisa ditiru dengan gaya dan cara yang lain, soale “Ini ketupat, ini sayur = ketupat sayur”, wis bocor 😀

    @ Fa,
    untunge di Kota, coba kalo di Sumber Manjing, sampai rumah es krimnya dah leleh, suami dapet semprotan *bletak*

    @ kikie,
    hehehe, itu sih pingin berat mbak. ngidam opo tho? *rogoh-rogoh kantong* 😉

    @ tukangkomentar,
    sepertinya begitu soalnya nggak ada kode penyakitnya, mau dimasukkan hiper-emesis nggak cocok juga.
    Seru kalo sampai ngidam bubur ayam, ongkos pesawatnya udah bisa beli sak rombong.

    Ngidam ngelus kepala mertua, ih amit-amit, seremmmm

    @ anas,
    Hehehe, monggo tidur dulu, kapan-2 dibuatkan postingan pendek.

  24. 24 deKing Mei 29, 2007 pukul 1:45 am

    Cak ada penjelasan medisnya gak antara ngidam yg tdk dituruti dengan anak yang ngecés (ngileran)? hehehe
    Kayaknya itu hanya mitos saja ya supaya [ermintaan para wanita hamil dituruti 😀

  25. 25 ndarualqaz Mei 29, 2007 pukul 2:27 am

    ngidam ??? pak kalo cowok nyidam normal gak pak, saya kok tiap hari rasanya pengen di depan kompie ngenet terus

  26. 26 cakmoki Mei 29, 2007 pukul 3:01 am

    @ deKing,
    Mitos pak, jadi nggak ada penjelasannya. Anak ngeces or ngiler adakalanya karena sariawan (stomatitis). Kalo bangun tidur ngiler, rasanya kebanyakan orang begitu juga. Bintang pilm cantik pun juga bisa ngiler Pak, kalo nggak percaya … hehehe

    @ ndarualqaz,
    Ketagihan tuh mas Ndaru. Ngidam manjat gunung juga kan … 😀

  27. 27 omsulis Mei 29, 2007 pukul 4:22 am

    Cak, nek ‘ngidam sari’ ki ngidam opo jal?? 😀

  28. 28 Lily Mei 29, 2007 pukul 9:40 am

    Huehehe.. Makasih untuk dukungannya Cak.. :p
    Masih suka agak ngeri neh Cak,
    takut bengkak sampe segede-gede pintu.. huehehe.. ;p
    *no offense buat ibu2 (yg pernah ataupun sedang..) hamil ya..* 😉

  29. 29 cakmoki Mei 29, 2007 pukul 12:40 pm

    @ omsulis,
    ngidam sari ? wah, baru denger, bisa dijabarkan? 🙂

    @ Lily,
    yeee, tenang aja … habis bengkak ntar luangsing lagi koq, hehehe.
    Nggih, monggo dinikmati dulu bulan madunya 😉

  30. 30 antobilang Mei 29, 2007 pukul 1:17 pm

    si teguh ngidam apa ya sampai memutuskan untuk mematikan wadehel?

  31. 31 gies Mei 29, 2007 pukul 2:37 pm

    aahhh..nanti saya mau ngidam ah!

  32. 32 Herdiyanto Mei 29, 2007 pukul 2:52 pm

    Moga aja ngidamnya kayak tulisan cak moki yang satu ini (https://cakmoki86.wordpress.com/2007/05/26/perempuan-hiper-0rgas-em/)
    Hehehehe…. biar gak susah carinya, cukup hemaviton jreeng aja.

  33. 33 xwoman Mei 29, 2007 pukul 3:10 pm

    numpang OOT cak 🙂

    bener ngga sih kalo seorang anak setelah lahir nantinya akan seperti ibunya waktu hamil. Misalnya sewaktu hamil ibunya males2an anaknya jadi pemalas, ibunya waktu hamil rajin baca anaknya jadi kutubuku dsb.
    atau hanya mitos juga?

  34. 34 Rizma Adlia Mei 29, 2007 pukul 4:06 pm

    jadi ada medical term buat ngidam ya cak,, Ma ga tau,,

    Hmmm,, kenapa harus trimester pertama ya?? kan bahaya kalo makan macem macem,, ntar teratogen lagi,,

  35. 35 elpalimbani Mei 29, 2007 pukul 4:33 pm

    Oh…ini ngomongin ngidam hamil toh ? kirain lagu anak2
    Maaf ya cak, OOT nih…

    …Du di du ngidam dam du di du ngidam…
    …Du di du ngidam dam du di du ngidam…
    …Kamu makannya apa ?…
    dst…

    *clingak-clinguk, nungguin takodok biar bisa nyanyi bareng 😆 *

  36. 36 bangaiptop Mei 29, 2007 pukul 4:46 pm

    Saya setuju dengan tukangkomentar. Tapi sepertinya bukan hanya fenomena asia deh. Sebab setahu saya, di beberapa negara asia, seperti Jepang dan Korea, tidak ada fenomena ngidam. Di Thailand sendiri, fenomena itu ada di bagian selatan saja. Kalau di Philiphine sepertinya fenomena ngidam itu sama dengan di RI.

    Kebetulan saya ngobrol-ngobrol dengan teman-teman yang berasal dari negara-2 diatas. Jadi tau info ini.

    Artiel yang bagus, Cak.

  37. 37 aLe Mei 29, 2007 pukul 6:17 pm

    Pokoke™ aLe minta di link di blog ini (titik)
    *mode ngidam : on* ^^v

  38. 38 gaussac Mei 29, 2007 pukul 9:23 pm

    konon kata orang tua apabila pada saat ngidam kemudian keinginannya tidak terpenuhi, akan membawa efek buat si anak kelak seperti biasanya ada air liur…itu konon lho…tapi memang kenyataanya seperti itu.
    kata konon seharusnya dilakukan penelitian ya kang…

  39. 39 kurtubi Mei 29, 2007 pukul 11:38 pm

    waah benar2 ngidam = ngimpeni ‘adam’. benar2 terjadi cak… dikejar2 dimana saja… ditanyain dicall terusss … 🙂

  40. 40 Lita Mei 30, 2007 pukul 12:14 am

    Halah saya lagih, kali ini pisang *baru nyadar*

    Ngidam ya? Hmmm… waktu hamil pertama, gak ngidam sih. Pengertian banget si sulung, tau aja emak-bapaknya lagi mode ngirit lantaran masih kuliah 😀
    Mual, kalo nyium bau cucian & pewangi. Jadi yang nyuci selalu suami, saya bagian njemur. Gak tahan nyium bau wangi. Eneg.

    Si kedua, konon yang ngidam tuh bapaknya. Dia jadi suka rujak gituh, padahal saya mah biasa aja. Apesnya, kalo lagi nyetop tukang rujak, yang disangka kepengen selalu saya.

    Kepengenan yang wajar aja, seperti sesekali kita pengen martabak, pengen lumpia pas denger ada temen yang ke Semarang, pengen buah pas siang-siang panas, pengen es krim, pengen buku baru, pengen flash disk (ini jaman flash disk harganya blon ada yang kurang dari 250ribu), pengen baju baru, pengen PC sendiri, pengen tampilan blog dibagusin, pengen punya komputer jinjing (alhamdulillah kesampean), pengen punya motor balap, pengen…
    *”Lah… mas, kok pergi sih? Aku blom selese ngomong nih”

  41. 41 cakmoki Mei 30, 2007 pukul 3:07 am

    @ antobilang,
    duh, gak tau Mas, beliau gak ngomong sih sebelumnya.

    @ gies,
    Maunya ngidam apa, hayo 😉 Yang gampang aja, misalnya ngidam air putih, hahaha

    @ Herdiyanto,
    hehehe, asyik. Ada sih wanita hamil kadang menjadi “lebih panas” dibanding sebelum hamil. Ibu-ibu tuh yg tahu.

    @ xwoman,
    iya, mitos. Mungkin para orang tua menginginkan wanita hamil tidak bermalas-malasan. Sedangkan yang mode rajin, mungkin dorongan untuk tetap rajin tanpa terpengaruh dengan kehamilannya. Sekali lagi ini hanya mungkin.
    Yang jelas, gak ada hubungan antara kebiasaan saat hamil dengan kebiasaan anaknya kelak, kecuali faktor pendidikan setelah anaknya lahir.

    @ Rizma Adlia,
    Gak ada Ma, kalo mengikuti kode ICD gak ditemukan.
    Iya, ngidam serunya pada 3 bulan pertama. Biasanya sih gak terlalu aneh, hanya waktu dan ketersediaan yg diminta aja yang bikin repot.
    Makanya ntar kalo ngidam, pilih ngidam peluk aja *halah* 😉

    @ elpalimbani,
    itu emang ada lagunya ya? Belum pernah denger sih.
    ok, met menunggu takodok

    @ bangaiptop,
    wah sip Pak, trims tambahan informasinya ya. Ntar saya telusuri ulang referensi di belahan neferi lain. 🙂

    @ aLe,
    oh belum ya, maaf maap. Ngidam nih, harus dituruti.

    @ gaussac,
    iya pak baiknya ada penelitian. Kata para pakar, ngidam pengaruh hormonal dan psikis. Sebenarnya tidak ada hubungan dengan anaknya kelak walaupun ngidamnya tidak kesampaian. Ngiler (air liur) pada anak wajar sebagai kelanjutan refleks hisap saat bayi. Ketika dewasa adakalanya ngiler juga saat tidur angler 😉

    @ kurtubi,
    Di kejar terus ya Pak, nggak dapat yg diidamkan atau mintah tambahan ngidam nih, hehehe

    @ Lita,
    Nyuci: suami, njemur: istri, lha yg bagian setrika jangan-jangan titip eyang, hihihi.
    Ntar adik Daud kira-kira ngidam apa ya? *bletak*

    Kepingin yg wajar ya *mode kalem?*
    huaaaaaa, panjang banget tuh daftarnya. Berarti yang belum keturutan masih kurang dong. Moga aja gak diambah daftarnya *cepetan pergi Mas* Udah selesai koq ngomongnya.

  42. 42 fertobhades Mei 30, 2007 pukul 3:24 am

    Ngidam fenomena Asia ? (seperti komentarnya amargiamargo) Sama seperti latah dong… 🙂

    Belum pernah ngerasa cak…. Ntar kalo udah nikah…

    *kapan kawin ? mei, meibi yes, meibi no*
    *sorry OOT*

  43. 43 cakmoki Mei 30, 2007 pukul 3:33 am

    @ fertobhades,
    Barangkali iya. Perlu dibahas Pak, pakai skrinsyut “mic” bergelantungan, ntar yg latah direkam untuk suara latar…

    meibi yes 😀

  44. 44 Lita Mei 30, 2007 pukul 1:54 pm

    Yang nyetrika ya saya juga. Lha cuma tinggal berdua kok. Gak ada pilihan ‘eyang’ 😀
    Lha itu, daftar panjang itu cukup mewakili ngidam masa hamil Daud hihihihi… Dirapel, utang hamil pertama 😀

  45. 45 mina Mei 30, 2007 pukul 6:13 pm

    ngidam ahhhhh…. ngidam mau bikin perpustakaan 😀

  46. 46 mei Mei 31, 2007 pukul 9:34 am

    dulu ngidam pecel lele saat hamil, setiap pulang gawe seallu maksa suami buat mampir ke warung tenda pinggir jalan dan makan lele…full selama 5 bulan..hihi

  47. 47 cakmoki(gak login) Mei 31, 2007 pukul 1:43 pm

    @ Lita,
    ohhh, baru ngerti bisa dirapel.
    Apalagi yg bisa dirapel ya ? Makan ™ 😀

    @ Mina,
    wow, asyik. Pinjemnya gratis dong, dan kalo bisa online.

    @ Mei,
    Hehehe, ngerti saya. Maksudnya seneng ama yg berkumis kayak Lele 😀

  48. 48 wulan Juni 2, 2007 pukul 9:42 pm

    Kayaknya saya agak rancu dg pengertian ngidamnya Cak moki ya. Kalau pengertian saya selama ini ngidam itu kondisi yang dialami ibu hamil terutama di awal kehamilan seperti : mual,muntah,air liur yang selalu keluar, lemas, mudah mengantuk dan hidung yang sensitif dengan bau2 tertentu. Sedangkan yang kepengin macem2 itu hanya efek psikologis akibat “penderitaan” di atas.Pengalaman saya sendiri, hamil pertama dan ngidam di negeri orang,hidup serasa sengsara 😀 Setiap malam selalu bermimpi jajan semua makanan Indonesia, bangun tidur cuma gigit jari.Tapi lha gimana lagi, wong semuanya gak ada. Akhirnya,diikhlasin aja, gak bisa makan disiasati dengan mencari makanan setempat yang halal dan bisa diterima perut.Selanjutnya, anak kedua,tiga,empat,lima gak pernah ada yg namanya ngidam dalam arti permintaan yang aneh2. Jadi kuncinya pada keikhlasan hati menjalani “penderitaan ” itu selama kurang lebih 4 bulan pertama kehamilan, dan tentu saja juga keikhlasan suami menerima keadaan istrinya yg lagi “menderita” itu dengan segala konsekuensinya (contohnya.. gak dimasakin, rumah berantakan,dll). Sorry Cak Moki, agak serius nih…just sharing aja 🙂

  49. 49 cakmoki Juni 5, 2007 pukul 6:26 pm

    @ wulan,
    iya, sebenarnya gak rancu, keduanya (mual, lemes, dll dan keinginan) adalah efek perubahan hormonal dan psikologis. Yang membedakan hanyalah penamaan berdasarkan pemahaman masing-masing daerah sesuai kultur yang berlaku. Makanya dalam diagnosa tidak tercantum nama penyakit khusus, yang ada adalah satu kesatuan, yakni efek psikis pada kehamilan, kecuali keluhan berat misalnya muntah-muntah berlebihan (hiperemesis gravidarum). *yang ini Insya Allah ada postingannya, nyusul*

    Soal keikhlasan, saya sependapat. Sesungguhnya itulah kata kuncinya, pemahaman dan keikhlasan menerima keadaan.

    Maturnuwun sharingnya 🙂

  50. 50 nYam Juni 12, 2007 pukul 6:24 pm

    saya ngidam ke Anfield……tapi susah amat ya?

    menurut saya sih, ngidam bisa ditekan. so far kalo pengen apa-apa, ya ga maksa. kalo ada ya syukur, ga ada ya wes. kecian suami juga

    cuma satu yang saya perna bikin suami keliling2: jagung rebus!!!

  51. 51 cakmoki Desember 16, 2007 pukul 1:47 pm

    @ Idetrorce,
    Thanks for your opinion 🙂

  52. 52 Lita Desember 20, 2007 pukul 12:32 am

    Haiyah cak, spam kok diladeni tho 😀

  53. 53 cakmoki Desember 20, 2007 pukul 12:38 pm

    @ Lita,
    udah saya hapus 😉
    Gimana tahunya spam atau bukan? soalnya kadang pakai nama aneh-aneh … 😛

  54. 54 Lita Desember 20, 2007 pukul 1:50 pm

    Soalnya dia nyepam di tempat saya, pakai URL ndak jelas hihihihi…

    Buat saya, yang komentar ndak nyambung atau kalimat nyaris ‘meaningless’ yang bisa diberi tanpa harus baca posting, nah itu spam. Kirim ke Akismet.
    Walaupun penulisnya jelas ada, URLnya pun valid: satu blog tertentu, kalau memenuhi kaidah ‘seenaknya’ ya tetap saya cap spam :p
    *mode galak*

  55. 55 cakmoki Desember 20, 2007 pukul 2:10 pm

    @ Lita,
    wow, gitu tho … maturnuwun 🙂
    Jadi harus sedikit galak ya … *mlintir kumis*

  56. 56 chili Juli 8, 2008 pukul 9:21 pm

    alo cak …
    ak chili neh hanil pertama, awalnya ga ngidam aneh2, cm a ga bsa makan liat orng makan pengen tpi tiap dimasukin mulut langsung yg semangkok keluar ampe lemes bgt. tpi setelah minum b6 udah mendingan mau makan tapi jadi kepengen pempek…

  57. 57 chili Juli 8, 2008 pukul 9:23 pm

    tapi ga ada pempek, mie ayam depan tempat kerjapun jadi..
    hiks…hiks.. laper sihh…:(

  58. 58 cakmoki Juli 9, 2008 pukul 12:33 am

    @ chili:
    alo … 🙂

    ga ada pempek, mie ayam depan tempat kerjapun jadi..
    hiks…hiks.. laper sihh…

    bagus tuh, gak nyusahin suwami … gak usah sedih ah…mie ayam rasa pempek asyik juga … hehehe


  1. 1 Agustusan 2008 « cakmoki Blog Lacak balik pada Agustus 13, 2008 pukul 12:43 pm
  2. 2 Ngidam « Ngobrol Kesehatan Lacak balik pada Agustus 14, 2008 pukul 12:55 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Wong ndeso ™

cakmoki

Wordpress Indonesia

Silahkan baca

DISCLAIMER

web tracker

9 Desember 2009

SEMENTARA TUTUP

Maaf, sementara Blog istirahat hingga ada pemberitahuan

Harap maklum


MARI HENTIKAN KORUPSI

No Korupsi

Internet Sehat

Translator

Warga Bicara

» Makasih PLN, listrik Samarinda dah membaik, moga gak byar-pet

» Waspada Demam Berdarah

» Jangan Gunduli Palaran

» Banjir...banjir. Kapan masalah ini teratasi ?

INGA INGA INGA

» Nyeri Urat or Tulang BUKAN berarti Penyakit Asam Urat.

» Sekali lagi: Pegal, Linu Tidak Identik dengan Penyakit Asam Urat

TEMANs

9racehime | A. Fatih Syuhud | Aditiawan Chandra | A.Tajib | Agung UD | aLe | alief | alle | almascatie | Amd | Anak Peri | Anak Sultan | Anang | Anang YP | Anas | Andalas | Anggara | Anjaz | Anti Pungli | Antobilang | Anung87 | Aribowo | Arif Kurniawan | Arul | Astikirna | awan965 | axireaxi | Bambang alias HR | BatakNews | Blog Pokoke? | Biho | CalonOrangTenar | Cay | Chandra | Chielicious | chiw imudz | cK-chika | Dalamhati | Deden Nugraha | deedhoet | deKing | Desti Utami | Didats | doeytea | dnial | Edy C | Eep | Elpalimbani | erander | Evi | Fa | Fa wp | Faiq | Fertobhades | Fetro | Fortynine | Freddy | Gadis | Gaussac | Gitablu | Grandiosa | GuhPraset | GuM | Helgeduelbek | Herdy | Indonesia Kita | Indra KH | ItikKecil | iway | Jejakpena | Jennie S. Bev | Joesath | Joko Taroeb | Julee | Juli | Juliach | Junthit | Jurig | Kakilangit | Kang Adhi | Kang Kombor | Kangguru | kawaichu | Kenji | Kenzt | kikie | koecing | Kumala | Kurtubi | Kw | Laras | liezmaya | Lilik Suryanto | Lily | Linker | Lintang | Lita | Lita wp | Luthfi | MaIDeN | Majalah Dewa Dewi | Manusiasuper | Master Li | Mathematicse | macanang | mbojo | Mei | Micokelana | Mr. Geddoe | Mufti | mybenjeng | My-za | Nayla Zahra | Nayz | Ndarualqaz | Neeya | Neo Forty-Nine | Neri | Ninoy | Nieke | Nomercy | n0vri | NuDe | Om Sulis | omaigat | Ooyi | Paijo | Panca | Pandu | Panduan WP | Papabonbon | Passya | Peyek | Pinkina | Pitik | Pralangga | Prayogo | Priyadi | Qee | Raja iblis | RenjanaBiru | rivafauziah | Rivermaya | Roffi | roisZ | Rujak | Sagung | Sahrudin | Saiful Adi | SaRa | Siu | Sofi | Sora9n | Suandana | Suluh | Susiloharjo | Telmark | Thamrin | tiesmin | Triesti | Tukang Sate | Venus | Wadehel | Wahyuansyah | Wandira | Wiku | WongMangli | Wulan | Yati | Yudhipras |

:: :: :: :: :: :: :: :: ::

Kesehatan

:: Ady Wirawan :: Agus Mutamakin :: Anis Fuad :: Anis Fuad wp :: Asri Tadda :: Astri Pramarini :: Astri Pramarini (awal) :: Astri Pramarini wp :: Blog Mahasiswa FKU 2003 :: Blog Rumah Kanker :: Dani Iswara :: Dani Iswara weblog :: Dokter arek cilik :: drAnak :: drarifianto :: Dwi wp :: Elyas :: Erik Tapan :: Evy HealhtySmile :: FK Unsri :: Gies :: Gies wp :: Ginna :: Grapz :: Hendar Sunandar :: HIV News :: Huda Thoriq :: IDI Samarinda :: imcw :: Imran Nito :: Iwan Handoko :: Jhonrido :: klikharry :: Kobal :: Laksmi Nawasasi :: Mashuri :: Mave Mina :: Mbah Dipo :: Mina :: My Blogspot :: Nur Martono :: PKM Palaran :: Rara :: Rizma Adlia :: Rudy Kwang :: SenyumSehat :: Sibermedik :: SimkesUGM :: SuperKecil :: Titah :: Tito :: Tonang Ardyanto :: Tukangkomentar :: Wi :: Vina Revi :: Vina Multiply :: Yusuf Alam R :: zulharman79 ::

:: :: :: :: :: :: :: :: :: :: ::

Institusi Kesehatan

:: Depkes RI :: WHO :: WHO Indonesia :: … nyusul

:: :: :: :: :: :: :: :: ::

Kolaborasi

:: Emedicine :: ICD 10 Wikipedia :: ICD 10 Wiki Indonesia :: OSWD :: OpenWebDesign :: Pakistan Times :: Rubab :: ntar ::

Kategori

BlogTour

Arsip

Komunitas Blog

blog-indonesia.com

PAGE RANK

Powered by  MyPagerank.Net

Add to Technorati Favorites

Health Blogs - Blog Top Sites

Health

Blogs Topsites - TOP.ORG

Health Blogs - Blog Rankings

Blog directory

TopOfBlogs

Top 10 Award

Feed Burner

cakmoki Blog

Bloggerian Top Hits

My BlogCatalog BlogRank

Site Meter

Since 30 Nov 07

PENGUNJUNG

  • 5,378,078 pengintip

Asal Usul

Pebruari 2011

free counters

Translate


%d blogger menyukai ini: