week end di UGD

BIMBINGAN TEKNIS MEDIS DASAR: Mahasiswa Kedokteran

semester 8 in action.Bismillahirrohmanirrohiim, nyusss
Melihat (membaca) judul dan subjudul, jelaslah bahwa yang dimaksud week end di UGD pada postingan ini adalah kegiatan pendampingan (non kurikuler) praktek teknis medis dasar bagi mahasiswa kedokteran (Unmul) sebelum memasuki ko-as (dokter muda) di klinik. Kegiatan ini sebenarnya masih tergolong anyar, berjalan hampir satu tahun. Boleh dibilang terlambat jika dibandingkan dengan fakultas kedokteran lain yang sudah menjadikannya sebagai sebuah tradisi. (nggak hilang kan?)
Wajar sih, lantaran kedokteran Unmul baru berdiri tahun 2001.

Kendati bukan kurikuler wajib, ternyata hampir semua mahasiswa (semester VIII) mau mengikutinya, yang lain masih dalam jadwal penantian. Hiks, mhs rela mengorbankan sabtu siang dan minggu. Sayang semester di atasnya sudah keburu masuk ko-as,sehingga tidak kebagian kegiatan ini. Sorry friend, ntar ketemu juga koq.
Mulai tahun depan, mungkin kegiatan ini dimulai semester IV seiring dengan pemendekan kurikulum kedokteran menjadi 6,5 tahun.

Setelah jeda sekitar 1 bulan karena UTS, 3 minggu belakangan ini hingga US ke depan kegiatan praktek di klinik (rawat inap) Palaran berlanjut.

Minggu kemarin para gadis (gambar atas) keasyikan sampai sore. ( soale sekalian belajar menghitung tetesan infus ). Mbak …. (ssst, rhs) dan kawan (4 orang) bergiliran memberikan injeksi intravena (melalui infus) sesuai jadwal, dan aktifitas lain.

Sabtu (19 Mei) siang kemarin, kelompok lainnya beruntung mendapatkan kasus malaria, payah jantung, asma dan operasi pengangkatan kuku (Rossen plasty). Sip lah. Ada yang setengah protes juga sih, maunya temen-temen itu minta lebih, sabar mbak, sabar, masih ada waktu koq. ( alesan, yang ndampingi dah laper *bletak* )

Sebagai kelanjutan (program) tahun lalu, kini praktek lebih diarahkan untuk pemeriksaan fisik (physical diagnostic), tanpa mengurangi teknik medis dasar seperti injeksi, pasang infus (kasus baru) dan operasi kecil (kalo ada).
Jadi, masing-masing mhs melakukan visite (mengunjungi dan memeriksa pasien opname) setelah sebelumnya diadakan diskusi kecil mempelajari kasus dan tatacara visite.
Hal ini penting agar nantinya, setelah menjadi dokter, temen-temen tersebut melakukan visite sesuai harapan, yakni: ( panduannya sila download di sini belum upload)

  • Menyapa pasien dan atau keluarganya dengan sikap simpatik dan ramah.
  • Menanyakan keluhan (misalnya: bagaimana rasa sakitnya, bisa makan apa tidak, bisa tidur apa tidak, dll) dengan menunjukkan perhatian dan empati.
  • menayakan sulit tidaknya minum obat, efek samping dan hal-hal yang berhubungan dengan obat serta tindakan medis yang dilakukan.
  • Memeriksa dengan lemah lembut.
  • Menjelaskan penyakitnya kepada pasien dan atau keluarganya (termasuk tindak lanjut perawatan).
  • Setelah semua rangkaian visite selesai, pamit sambil memberikan support dan ikut mendoakan kesembuhan pasien.
  • Selesai, dilanjutkan diskusi pasca visite.

Mengapa tidak menunggu ko-as saja? Wah kelamaan, lagipula saat ko-as bisa jadi kebanyakan tugas sehingga kesempatan belajar teknis medis dasar sangat kurang. Belum lagi jika RS tempat ko-as juga melakukan program spesialisasi, bakalan rebutan dengan residen kan?.

Sebagai pendamping praktek teknis medis dasar bagi mhs tingkat awal, penulis merasa perlu mempublikaskan kegiatan ini untuk mendapatkan masukan dan saran perbaikan agar bermanfaat bagi temen-temen calon dokter yang nantinya bermanfaat pula bagi masyarakat ditempat mereka bertugas. *cita-cita* πŸ™‚

Kepada para pembaca, mohon kiranya berkenan memberikan masukan dan saran kepada kami. Demikian pula kepada para sejawat yang ada di blogroll kesehatan (gak usah di link layau, kebanyakan friends) dan yang belum tersebut namanya (maaf), mohon peran sertanya.

Wa bil khushush kepada temen-temen pra koas dan ko-as, seperti: Asri Tadda (Unhas Makassar), Blog Mahasiswa FKU 2003 (Undip), fk Unsri, Huda(Undip), klikharry (Unsri), Rizma Adlia (Unsri), Rudy Kwang (Unibraw Malang), Sibermedik (UNS Solo), Wi (Unsri), (akhirnya link juga) ikutan sumbang saran dong πŸ™‚ dan bagi yang belum tercatat, langsung ngacung aja, maaf ya. Lainnya mana nich, halo halo…
Up date:
Maaf, ternyata mbak Kodok laper Grapz udah bukan ko-as lagi, alias beliaunya dokter, sorry mbak πŸ˜€

Catatan:

  • Ko-as adalah jenjang pendidikan kedokteran di RS dan lapangan (PKL atau sejenisnya) setelah menyelesaikan Sarjana Kedokteran.
  • Lamanya jenjang pendidikan kedokteran tidak sama setiap Universitas.
  • Mas Dani, maaf lho, tutorial soal ini belum sempet bikin πŸ˜‰ *halah, alesan*
Iklan

34 Responses to “week end di UGD”


  1. 1 huda Mei 20, 2007 pukul 3:02 pm

    Institusi pendidikan kedokteran kadang kurang memperhatikan pengasahan soft skill ya,

    di FK Undip teman-teman pada pro aktif nyari pengalaman langsung ke lapangan lewat organisasi-organisasi kekaryaan / organisasi bantuan medis, misalnya yg lokal di lingkungan kami: Asy Syifa Medical Team, atau yg punya jaringan nasional seperti LKMI, MER-C, Bulan Sabit Merah Indonesia.

    Kebetulan saya di HMI, jadi sering ikut kegiatan2nya LKMI pengobatan massal, khitanan massal, penyuluhan, dsb.

    Sampe semester ini saya blm pernah nyoba masang kateter IV pada manusia.. masih pada manequin klo di Kepaniteraan Umum. Tapi di luar pernah ngerasain jadi operator khitan (dengan supervisor tentunya).

    Kalo ikut pengobatan massal biasanya semester2 awal (semester 1,2,3) dikasih tugas ngukur vital sign (tensi, nadi, dsb), kalo minta nyoba kadang juga dikasih kesempatan injeksi IM (simpel sih). ya, gitu deh.. injeksi yg sebenernya gak perlu tapi dilakukan jg (mis: Neurotropik).

    Tapi di Intra kampus, susah nyari pengalaman. Mungkin baru ko-ass ngerasain ketemu pasien langsung. Bahkan sampai jadi dokter bisa jadi gak pernah melakukan sirkumsisi

    Setuju dok.. acara2 seperti ini harus lebih digiatkan. Tapi memang menyelenggarakannya butuh kerja keras dan kemauan.. Seringkali mahasiswa2 pada semangat, tapi penyelenggaranya malah yg rada males :p

    seiring dengan pemendekan kurikulum kedokteran menjadi 6,5 tahun.

    emang semula 7 tahun dok??

  2. 2 cakmoki Mei 20, 2007 pukul 3:20 pm

    @ Huda,
    syukurlah, mas Huda dan temen-temen proaktif. Yang enggak kasihan dong ya, bisa-bisa sinyalemen mas Huda (lulus dokter belum pernah nyirkumsisi) bisa terjadi 😦

    saya kebetulan nawari mhs untuk praktek langsung sebelum ko-as seminggu sekali, moga lancar… do’akan ya

    betul, dulunya 7 tahun, mulai tahun lalu diperas jadi 6,5 tahun.
    Selamat berbakti sosial, moga sukses

  3. 3 imcw Mei 20, 2007 pukul 6:52 pm

    kami di FK UNUD punya program unggulan namanya PPKK (Program Pendidikan Kedokteran Komunitas), melalui program ini, kami sejak pertama kali masuk FK sudah diharapkan terjun ke masyarakat dengan program keluarga angkat…keluarga ini kita bina sampai kita tamat FK…suatu program yang bermanfaat untuk terjun ke masyarakat…

  4. 4 helgeduelbek Mei 20, 2007 pukul 9:18 pm

    Semoga mereka nanti tetep konsisten menjaga kelembutan selama membantu proses pengobatan pasien. Itu adalah amal ibadah. Salam πŸ™‚

  5. 5 Dani Iswara Mei 20, 2007 pukul 9:21 pm

    gak usah minta maap cak..:D asyiknya belajar praktik..manfaatkan kesempatan belajar dari pasien.. πŸ™‚

  6. 6 mina Mei 20, 2007 pukul 9:52 pm

    kalo di unlam, cak, teknik2 medis sederhana termasuk bedah minor sudah diberikan di KMBD (atau istilah kerennya UGM: Skill Lab) yang diberikan sejak semester 2-7, dipecah2 gitu. termasuk cara anamnesis dan sopan-santunnya plus pemeriksaan fisik.
    pas mina masih sekolah dulu (tentu belum ada KMBD) di Unlam sebelum masuk koass, ada Kepaniteraan Umum (Panum) cukup lama, sampe 4 bulanan di 4 Bagian Besar (Obsgin, Bedah, Anak, Dalam), buat belajar anamnesis sampe pemeriksaan fisik. mudahan dengan adanya KMBD, Panum bisa diperpendek, kalo perlu gak suah ada aja lagi. manjang2in sekolah aja πŸ˜€

    di tingkat S1 sendiri, mahasiswa selalu interest dengan pengetahuan seperti ini. di sini, anak2 mendapatkannya lewat BSO (badan semi otonom di bawah Senat Mahasiswa) bernama TBM (Tim Bantuan Medis).

    @huda: sayang di Unlam LKMI-HMI tidak terdengar lagi. dulu waktu saya masih kuliah, sempat aktif, tahun berapa ya berdirinya dulu di Unlam, tahun 1996 kalo gak salah.

  7. 7 calonorangtenarsedunia Mei 20, 2007 pukul 10:32 pm

    anu, bisakah berdiskusi dengan bahasa manusia yg mudah dimengerti?

  8. 8 cakmoki Mei 21, 2007 pukul 12:13 am

    @ imcw,
    wah sip tuh. Disini ada juga soal ked komunitas tapi tidak seperti itu, kebanyakan tugas-tugas yg tidak terkait ketrampilan dasar.

    Trims sarannya Om Cok, hehehe bisa untuk menguatkan usulan lagi nih, mau niru.

    @ helgeduelbek,
    Terima kasih supportnya pak. moga harapan kita dapat terwujut. Amin.
    Walah, kami kangen lho pak πŸ˜‰

    @ Dani Iswara,
    Terimakasih Mas Dani. Saran akan saya sampaikan kepada temen-temen mhs, pada saya juga ding πŸ™‚

    @ mina,
    Di tempat kami Lembaganya sudah ada, kayaknya belum optimal dan belum terkoordinir. Dalam kesempatan evaluasi pembelajaran akan saya laporkan kpd boss. Tengkyu Mbak πŸ™‚

    @ calonorangtenarsedunia,
    Haduhhh maap … maap, ntar saya koreksi, eh besok aja ding πŸ˜‰

  9. 9 mashuri Mei 21, 2007 pukul 6:22 am

    Ya, sepertinya kegiatan TMD-nya cakmoki ini mirip kegiatan Kepaniteraan Umum (Panum) di tempat kami (Unlam). Kegiatan ini sekilas seperti “warming-up” sebelum masuk koass, dan lebih kepada “recalling”. Kegiatan yang bagus sebenarnya. Masalah yang mungkin bisa muncul suatu saat adalah apabila jumlah mahasiswa yang ikut kegiatan membludak, maka alokasi waktu yang diperlukan juga makin besar (apabila ingin optimal?). Oleh sebab itu, tahun depan kegiatan Panum (di tempat kami) sudah mulai dihapuskan diganti dengan kegiatan sistematis (topik) dan terstruktur (waktunya)seperti KMBD yang disebut Mina di atas.

    Selamat berweekend ya…

    Selamat juga blognya sudah diresensi PC Mild. Hebat Euy!

  10. 10 Evy Mei 21, 2007 pukul 6:48 am

    Siiip..sukses ya cak kegiatannya, kami di kedokteran gigi kebanyakan emang skill yg di asah jd ACC kegiatan itu bener2 step by step makanya suka di katain ngurusin semulut aja 6 th padahal ya gitu deh requirement-nya banyak banget, sampe klo ketemu orang kerjanya cari mangsa buat praktek….hihihi sapa pernah jd korban?

  11. 11 cakmoki Mei 21, 2007 pukul 1:18 pm

    @ Mashuri,
    iya pak, setahun belakangan ini week end ngurusi beginian. Warming-up.
    Sekarang masalah dah muncul. Pertama, jarak dari kota ke klinik tempat kami 15-20 km, memberatkan mhs. Sedangkan di kota pembimbingnya pak dekan, tentu waktu beliau untuk ini terbatas. Sejawat yg lain terkendala kesibukan kurikuler.
    Trims sarannya, moga segera bisa terstruktur.

    Pelanggan PC Mild ya, atau paket dengan sang kakak: PC Media?
    Mestinya yg diresensi blognya para senior, seperti pak Mashuri, pak Anis, pak Erik dan Mas Dani. Tengkyu πŸ™‚

    @ Evy,
    Baru berjalan setahun ini koq mbak, itupun ekstrakurikuler.
    Fishing ganti malem, hahaha.
    Saya dulu pernah mau dijadikan mangsa sama temen fkg, padahal gigi gak ada yg cacat, entah opo sing arep diobok-obok

  12. 12 grapz Mei 21, 2007 pukul 4:29 pm

    cak, saya g koas lagi loh hehehe….

    dulu jaman saya ada yang namanya koas junior, sekalian problem based learning…

    jadi pas udah koas udah ga bego-bego amat gitu…

  13. 13 kangguru Mei 21, 2007 pukul 4:38 pm

    wah week end kok di ugd cak, hehehhehe cuman ngerti judulnya doang hahahhaha

  14. 14 peyek Mei 21, 2007 pukul 8:33 pm

    khusus mahasiswa kedokteran ya cak!
    jadi ingat dulu, pokoknya kegiatan diluar kuliah paling nggak membosankan, soalnya bisa ketemu banyak orang.

  15. 15 cakmoki Mei 22, 2007 pukul 4:02 am

    @ grapz,
    Ah, maaf…maaf. Ntar saya update. Hehehe, kurang informasi soale.
    Jadi sekarang dimana nih?
    iya ya, PBL bisa diisi kegiatan begituan, trims masukannya πŸ™‚

    @ kangguru,
    iya pak, maunya sih di Mall.
    hehehe, maap tulisannya banyak yang aneh ya.

    @ peyek,
    Kegiatannya khusus kedokteran, tulisannya umum koq.

    Di luar kuliah bisa nyambi ngandok wedang cak, berarti podho wae πŸ˜€

  16. 16 ndarualqaz Mei 22, 2007 pukul 12:31 pm

    waduh ngomong soal ugd dan week end, saya jadi inget masa lalu, 3 kali masuk ugd gara2 patah tangan ma bahu tepat semua di hari sabtu dan minggu, masuk ugd tabrakan 2 kali hari minggu juga. ngeriiiiii

  17. 17 cakmoki Mei 22, 2007 pukul 12:38 pm

    @ ndarualqaz,
    Hahaha, postingan “kebetulan” mas Ndaru. Mestinya Sabtu Minggu diboeat ngelencer, ato manjat tebing, atau ngandok wedang jahe, lha ini UGD. Bikin inget masa lalu. Sorry πŸ˜€

  18. 18 starflake Mei 23, 2007 pukul 1:02 pm

    saya pernah periksa mata buat ngecek minus apa tidak, dikerubutin ko-as sampe heboh. padahal cuman baca huruf-huruf itu lho, yang ngerubutin banyak sekali. terus pada ribut sendiri. jadi nggak nyaman. padahal cuma periksa kaya gitu.

  19. 19 Rizma Adlia Mei 23, 2007 pukul 7:03 pm

    Cak,, kok Ma ga niat ikutan sirkumsisi ya,, (Ma rada males kalo ikutan ituw,, tapi semangat di UGD,, napa ya??)

    Rossen Plasty?? MAU!!!

    Ma skarang lagi di koas junior,, pendapatan ilmu paling banyak emang di bedah ama penyakit dalam (cinta berat!!) di anestesi juga seru!

    Yang Ma pernah coba,,

    Vital sign,, wajib,,
    Suntik IM, SC, IC, IV,, bolus dan drip (biasa,, disuruh suruh) apa lagi ya??
    hecting kulit (sebenernya kalo mau sirkumsisi,, bisa nih,, kok Ma ga mau ya,, padahal dari jaman semester 3 tuh,, adduuh,,)
    anamnesis + pemeriksaan fisik (pake kasi diagnosis kerja) ampe eneg,, (gile di PDL,, beracun,, masa ya cak,, kadang kadang kalo residennya lagi ganas, ampe disuruh pemeriksaan lab ama terapi,,)
    belajar monitor di OK

    belom terlalu banyak sih cak,,

    Ma ga terlalu cinta Obgyn, jadi ga terlalu banyak ilmu yang dapet,, (Dwi yang suka tuh cak,,) paling partus normal, operasi tumor n SC ajah,, (yang laen2 pernah liat PEB, bokong, dll,, Ma,, tidur!)

    Pengen juga bikin acara gitu,, ngusul ke dekan ah,, πŸ˜›

    Huda lebih jago dari Ma tuh,, ckckck,,

  20. 20 cakmoki Mei 24, 2007 pukul 12:07 am

    @ starflake,
    hahaha, jadi “korban” ya…ibarat perawan di sarang penyamun. Boleh mengajukan keberatan koq, dan biasanya pembimbing minta ijin duluan.
    Kebayang meriksanya luama, diulang-ulang dan dikeroyok. tapi gak ada yang colak0colek kan? *halah*

    @ Rizma Adlia,
    wah hebat, dah banyak tuh Ma, tinggal nerusin dan mengasah aja biar tambah oke.
    Kadang di bagian tertentu emang gitu, ada yang suka ganas atau mengganaskan diri, saya sih gak setuju model pendidikan begituan, soalnya mhs jadi gak tertarik.

    Kenapa gak mau sirkumsisi ? (sirkumsisi=sunat, maaf Ma, saya terjemahkan biar dimengerti yg lain). Bukan karena risih megang ‘rudal” kan? *bletak* πŸ˜€

  21. 21 Rizma Adlia Mei 25, 2007 pukul 12:42 pm

    kayanya jawabannya gara gara itu deh cak,, πŸ™‚

  22. 22 cakmoki Mei 25, 2007 pukul 4:06 pm

    @ Rizma Adlia,
    hahaha, masa gitu aja risih. Gini aja, pakai kaca mata item biar gak liat πŸ˜€

  23. 23 Rizma Adlia Mei 25, 2007 pukul 5:30 pm

    Hahahahaha,, πŸ˜›

    bahaya malah kalo pake kacamata,,

  24. 24 klikharry Mei 27, 2007 pukul 4:32 pm

    begitulah mereka..
    begitu bersemangat dan antusias
    tetapi
    setelah masuk koas…..
    capek…..
    bosen….
    he,…he…

  25. 25 cakmoki Mei 27, 2007 pukul 5:37 pm

    @ Rizma Adlia,
    Hah ? Maksudnya jadi tambah serem, gitu?
    Tutup mata aja kalo gitu, aman dah πŸ˜‰

    @ klikharry,
    Masa sih Mas… kebanyakan tugas kali.

  26. 26 dwi Agustus 8, 2007 pukul 2:23 pm

    kalo wi mah bukannya ga berani sirkumsisi..
    tapi ga tega…
    selama ini cuma jadi asisten ajah
    insya4JJ1 deh besok2 jadi operator.

    tapi wi ga brani masang kateter, secara kemaren ngeliat ada kakak koas cewek yang masang kateter buat pasian cowok, anak sma. ealah, sampe ‘bangun’ gitu…
    serem….
    dasar tu pasien, padahal uda setengah sadar, mentang yang masang cewek! gimana kalo wi yang cantik ini yang masang kateternya, bisa2 berbahaya kan hehehe

  27. 27 cakmoki Agustus 8, 2007 pukul 5:53 pm

    @ dwi,
    ditegain dong wi … πŸ™‚ iya segera jadi operator kalo pas ada sasaran.
    Masang kateter cowok oleh cewek sih emang ada resiko “bangun”.
    kali megang sambil dibuat mainan ya πŸ˜›
    Ntar kalo Wi yg masang, sambil nyubit pakai kuku kali ya … biar gak bangun dipegang cewek cantik … hahaha

  28. 28 shinobigatakutmati Agustus 16, 2007 pukul 6:22 pm

    hehehe lama di UGD sama “mengerikan” dengan lama di kandang…. ternak __ __” <— maklum peternak

  29. 29 cakmoki Agustus 16, 2007 pukul 8:49 pm

    @ shinobigatakutmati,
    halo Purwokerto πŸ™‚
    Peternakan ya … sip . makasih kunjungannya

  30. 30 masmblink Maret 15, 2008 pukul 12:13 am

    bukannya rosser plasty ya mba? maap klo salah

  31. 31 masmblink Maret 15, 2008 pukul 12:14 am

    bukannya rosser plasty ya mbak? maap klo keliru

  32. 32 cakmoki Maret 15, 2008 pukul 3:50 am

    @ masmblink:
    ya Mas…koq mbak sih …hehehe


  1. 1 Pendapatan di KKJ,, Hmm,, « Ma-Me-Ma,, Just being Me!!!! Lacak balik pada Mei 23, 2007 pukul 8:04 pm
  2. 2 Bekal untuk adik « cakmoki Blog Lacak balik pada Januari 5, 2008 pukul 2:25 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Wong ndeso β„’

cakmoki

Wordpress Indonesia

Silahkan baca

DISCLAIMER

web tracker

9 Desember 2009

SEMENTARA TUTUP

Maaf, sementara Blog istirahat hingga ada pemberitahuan

Harap maklum


MARI HENTIKAN KORUPSI

Jangan Korupsi Ah

No Korupsi

Internet Sehat

Warga Bicara

» Makasih PLN, listrik Samarinda dah membaik, moga gak byar-pet

» Waspada Demam Berdarah

» Jangan Gunduli Palaran

» Banjir...banjir. Kapan masalah ini teratasi ?

INGA INGA INGA

» Nyeri Urat or Tulang BUKAN berarti Penyakit Asam Urat.

» Sekali lagi: Pegal, Linu Tidak Identik dengan Penyakit Asam Urat

TEMANs

9racehime | A. Fatih Syuhud | Aditiawan Chandra | A.Tajib | Agung UD | aLe | alief | alle | almascatie | Amd | Anak Peri | Anak Sultan | Anang | Anang YP | Anas | Andalas | Anggara | Anjaz | Anti Pungli | Antobilang | Anung87 | Aribowo | Arif Kurniawan | Arul | Astikirna | awan965 | axireaxi | Bambang alias HR | BatakNews | Blog Pokoke? | Biho | CalonOrangTenar | Cay | Chandra | Chielicious | chiw imudz | cK-chika | Dalamhati | Deden Nugraha | deedhoet | deKing | Desti Utami | Didats | doeytea | dnial | Edy C | Eep | Elpalimbani | erander | Evi | Fa | Fa wp | Faiq | Fertobhades | Fetro | Fortynine | Freddy | Gadis | Gaussac | Gitablu | Grandiosa | GuhPraset | GuM | Helgeduelbek | Herdy | Indonesia Kita | Indra KH | ItikKecil | iway | Jejakpena | Jennie S. Bev | Joesath | Joko Taroeb | Julee | Juli | Juliach | Junthit | Jurig | Kakilangit | Kang Adhi | Kang Kombor | Kangguru | kawaichu | Kenji | Kenzt | kikie | koecing | Kumala | Kurtubi | Kw | Laras | liezmaya | Lilik Suryanto | Lily | Linker | Lintang | Lita | Lita wp | Luthfi | MaIDeN | Majalah Dewa Dewi | Manusiasuper | Master Li | Mathematicse | macanang | mbojo | Mei | Micokelana | Mr. Geddoe | Mufti | mybenjeng | My-za | Nayla Zahra | Nayz | Ndarualqaz | Neeya | Neo Forty-Nine | Neri | Ninoy | Nieke | Nomercy | n0vri | NuDe | Om Sulis | omaigat | Ooyi | Paijo | Panca | Pandu | Panduan WP | Papabonbon | Passya | Peyek | Pinkina | Pitik | Pralangga | Prayogo | Priyadi | Qee | Raja iblis | RenjanaBiru | rivafauziah | Rivermaya | Roffi | roisZ | Rujak | Sagung | Sahrudin | Saiful Adi | SaRa | Siu | Sofi | Sora9n | Suandana | Suluh | Susiloharjo | Telmark | Thamrin | tiesmin | Triesti | Tukang Sate | Venus | Wadehel | Wahyuansyah | Wandira | Wiku | WongMangli | Wulan | Yati | Yudhipras |

:: :: :: :: :: :: :: :: ::

Kesehatan

:: Ady Wirawan :: Agus Mutamakin :: Anis Fuad :: Anis Fuad wp :: Asri Tadda :: Astri Pramarini :: Astri Pramarini (awal) :: Astri Pramarini wp :: Blog Mahasiswa FKU 2003 :: Blog Rumah Kanker :: Dani Iswara :: Dani Iswara weblog :: Dokter arek cilik :: drAnak :: drarifianto :: Dwi wp :: Elyas :: Erik Tapan :: Evy HealhtySmile :: FK Unsri :: Gies :: Gies wp :: Ginna :: Grapz :: Hendar Sunandar :: HIV News :: Huda Thoriq :: IDI Samarinda :: imcw :: Imran Nito :: Iwan Handoko :: Jhonrido :: klikharry :: Kobal :: Laksmi Nawasasi :: Mashuri :: Mave Mina :: Mbah Dipo :: Mina :: My Blogspot :: Nur Martono :: PKM Palaran :: Rara :: Rizma Adlia :: Rudy Kwang :: SenyumSehat :: Sibermedik :: SimkesUGM :: SuperKecil :: Titah :: Tito :: Tonang Ardyanto :: Tukangkomentar :: Wi :: Vina Revi :: Vina Multiply :: Yusuf Alam R :: zulharman79 ::

:: :: :: :: :: :: :: :: :: :: ::

Institusi Kesehatan

:: Depkes RI :: WHO :: WHO Indonesia :: … nyusul

:: :: :: :: :: :: :: :: ::

Kolaborasi

:: Emedicine :: ICD 10 Wikipedia :: ICD 10 Wiki Indonesia :: OSWD :: OpenWebDesign :: Pakistan Times :: Rubab :: ntar ::

Kategori

BlogTour

Arsip

Komunitas Blog

blog-indonesia.com

PAGE RANK

Powered by  MyPagerank.Net

Add to Technorati Favorites

[Valid RSS]

Health Blogs - Blog Top Sites

Health

Blogs Topsites - TOP.ORG

Health Blogs - Blog Rankings

Blog directory

TopOfBlogs

Top 10 Award

Feed Burner

cakmoki Blog

Bloggerian Top Hits

My BlogCatalog BlogRank

Site Meter

Since 30 Nov 07

PENGUNJUNG

  • 5,354,783 pengintip

Asal Usul

Pebruari 2011

free counters


%d blogger menyukai ini: