Buruh: Opname sama dengan PHK

SISI BURUK KURANGNYA PERHATIAN TERHADAP KESEHATAN BURUH

Tiga tahun belakangan ini saya dikejutkan oleh sebuah kenyataan bahwa buruh (kasar) tak lebih hanya sebagai pekerja rodi. Diperas tenaganya saat dibutuhkan dan masih bugar, dicampakkan saat tergeletak tak berdaya. Penilaian ini tentu tidak dimaksudkan untuk men-generalisir. Fakta di sebuah komunitas kecil yang melibatkan buruh sebagai pekerja dengan minimnya perhatian terhadap kesehatan, membuat dada serasa sesak.

Beberapa kali saya terhenyak, saat menganjurkan buruh untuk opname (rawat inap) lantaran sakit yang tidak mungkin rawat jalan, ternyata mereka menolaknya.
Apa pasal? Setelah mencari informasi, penolakan mereka untuk opname bukan karena jauh dari keluarga dan tidak punya biaya, melainkan adanya ketentuan bahwa jika buruh tersebut sakit hingga opname, maka mereka dipulangkan ke daerah asalnya. Sebuah ketentuan (kalimat halus) pernyataan PHK.

Pantaslah, ketika mereka nyata-nyata (misalnya) menderita malaria berdasarkan pemeriksaan fisik dan laboratorium, memilih berobat jalan ketimbang harus opname. Selama masih kuat berdiri, walaupun tubuhnya menggigil dan lemah, opname adalah pantangan, kecuali parah. Pada kondisi amat lemah, terpaksa mereka mau opname. Itupun berhadapan dengan kenyataan akan dipulangkan ke daerah asalnya sepulang opname. Boleh Percaya Boleh Tidak. Ini fakta bosss.

Mengapa hal ini bisa terjadi ?
Siapa yang melindungi hak-hak mereka ? Gumpalan pertanyaan lain seolah rintihan tanpa kepastian.
Ahhhhhh, sudahlah, sistem negeri ini belum pernah benar-benar berpihak kepada warga kecil golongan mereka kendati saat kampanye semburan janji-janji perbaikan nasib buruh bermuncratan.

Simpang Pasir Blok A.
Kelurahan Simpang Pasir adalah salah satu bagian dari 5 Kelurahan di wilayah Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, Propinsi Kalimantan Timur. Seperti kita ketahui bersama, hajatan PON Tahun 2008 akan digelar di Kaltim sebagai tuan rumah. Komplek Stadion Sempaja (di Kelurahan Sempaja) merupakan pusat penyelenggaraan PON, sedangkan Stadion Simpang Pasir merupakan stadion madya, salah satu penyangga hajatan multi-lomba Tingkat Nasional.

Kelurahan Simpang Pasir terbagi menjadi 3 daerah, yakni: blok A, blok B dan blok C. Daerah blok A yang berada paling ndesit, sontak menjadi tempat keramaian. Pembangunan stadion madya mengubah kesunyian wajah katrok Simpang Pasir menjadi hiruk pikuk sepanjang hari. Gelegar mesin dan tingkah polah manusia membahana siang malam. Ribuan (sekitar 3-4 ribu) pekerja berdatangan (didatangkan). Kebanyakan mereka didatangkan dari Jawa. Hal ini dapat dimaklumi karena upah pekerja dari Jawa relatif lebih murah dibanding pekerja lokal.

Sebagai perbandingan, tukang keluarga kami mendapatkan upah 55-60 ribu per hari plus makan siang dan jajan. Minuman bikin sendiri, kopi, coffemix, milo, tinggal pilih. Hal yang sama 9mirip) berlaku di daerah kami. Konon, upah para pekerja (umumnya dari Jatim dan Jateng) di bawah upah lokal. Wajar jika para juragan memilih mendatangkan pekerja dari Jawa.

Pemeliharaan Kesehatan
Perusahaan yang bonafid (dalam segala hal) pada umumnya menjamin pemeliharaan kesehatan para pekerjanya tanpa batasan. Ketika pekerja sakit, mereka diantar berobat ke dokter praktek atau ke Rawat Inap. Mereka tidak berobat ke Puskesmas walaupun sejak Mei tahun lalu digratiskan oleh Pemerintah Kota Samarinda (bekerja sama dengan PT. Askes Samarinda yang gak mutu) . Artinya mereka memilih bayar daripada berobat gratisan. Bahkan keluarganya mendapat tanggungan. Why ? Tanya kenapa …
Kalaupun ada pekerja yang harus opname, mereka mengobatkan pekerjanya hingga kondisinya pulih. Tidak serta merta mempekerjakan kembali sepulang dari opname, melainkan menunggu hingga para pekerjanya benar-benar pulih dan dianggap layak bekerja kembali. Ini patut dicontoh.

Disisi lain, ternyata ada Perusahaan yang memperlakukan para pekerja layaknya sapi perahan. Di perusahaan macam ini, para buruh seolah tidak punya pilihan. Jika sakit, para buruh harus bayar sendiri. Entah sudah masuk dalam komponen upah entah tidak. Meneketehe ( mana kutahu ).
Celakanya, ketika sakitnya mengharuskan si buruh untuk menjalani opname. Keluar dari opname sama dengan PHK, merekapun dipulangkan ke daerah asalnya. Menyedihkan !!!

Inilah salah satu potret buruk pemeliharaan kesehatan buruh di Indonesia, maksudnya Simpang Pasir ding.

Jangan tanya peran Depnaker sebagai institusi pembina dan pengawas.
Jangan tanya peran lembaga-lembaga buruh. Jangan !!!
Haruskah para buruh bersimpuh di haribaan para juragan ?
Entahlah.

Coming soon:
Buruh: Perbedaan Definisi Sakit.
Bahasan seputar pandangan para Juragan Perusahaan Plywood tentang “sakit” yang dialami para karyawannya. Sebagian Juragan mendakwa “sakit” sebagai penyebab bangkrutnya kerajaan kayu lapis.
(tayang setelah beberapa posting lain)

Posting berikutnya:

  • Reshuffle, antara profesional dan kompromi, tulisan pendek tentang sikap skeptis terhadap reshuffle di pertengahan masa Pemerintahan Presiden SBY
  • Keluhan Mata saat berkomputer, lanjutan posting Blogger dan Nyeri Otot
Iklan

18 Responses to “Buruh: Opname sama dengan PHK”


  1. 1 mei Mei 8, 2007 pukul 10:49 am

    miris mbaca kenyataan yang terjadi d daerahmu pak, tapi gak beda jauh juga khok dengan jakarta.

    kami2 ini juga buruh(walaupun bukan dengan pekerjaan kasar yang mengharuskan kami ngangkut pasir atau kayu). Bedanya ada yang beruntung bisa mendapatkan pekerjaan di perusahaan bonafit, sehingga terjamin segalanya. kesehatannya, baik rawat jalan maupun rawat inap

    lha gimana dengan yang ga beruntung???asal bisa kerja, timbang nganggur di kampung peribahasanya. Mereka bekerja sabtu dan minggu tanpa upah lemburan yang memadai, dan juga saat mereka sakit semuanya d tanggung oleh keluarga mereka. jan ketiwasan tenan!! tapi ya itu tadi kang, maneh2…kalau kata keluarga di kampung mah, timbang nganggur nduk!!!

    pemerintahan???ahhhh bos2 itu juga dengan enaknya menimbun uang tanpa peduli dengan nasib2 buruh/pekerja yang menyedihkan. So tanya kenapa???mbohlah!!!

  2. 2 kangguru Mei 8, 2007 pukul 11:06 am

    grrrrrrrrrrrrrrrrrhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhgggggggggggggggggggg
    speechless euy

  3. 3 alief Mei 8, 2007 pukul 11:30 am

    Sabar…. sabar…. šŸ™‚

  4. 4 n0vri Mei 8, 2007 pukul 1:38 pm

    ndak bisa ngomong cak… pedih.
    ndak cuma di Samarinda, di banyak tempat di negeri ini memang seperti itu…

  5. 5 ndarualqaz Mei 8, 2007 pukul 2:55 pm

    huhuhuhu, kalo aku sakit aku juga dipulangkan cak (pas sd).

    tapi saya gak nyangka sampe gitu, mereka yang membuat peraturan benar2 bukan manusia. bahkan hewan pun malu jika disamakan dengan mereka…

  6. 6 Fa Mei 8, 2007 pukul 8:50 pm

    OMG! —andai aku jadi org kaya yg nggak usah pake kerja, andai…— (trus arep lapo fa???) *grhhh*

  7. 7 fertobhades Mei 8, 2007 pukul 9:08 pm

    Baca cerita diatas lama-lama terpikir juga utk jadi komunis šŸ™‚

    Memang posisi dalam tripartit itu nggak seimbang cak (Buruh/Pekerja-Perusahaan-Pemerintah). Dan yang terlemah disitu adalah buruh. Makanya di negeri ini sangat wajar Buruh dijadikan sapi perahan. Dan pemerintah pun lebih berpihak pada pengusaha, demi perekonomian bla-bla-bla…

    *jadi pengen hidup di republik mimpi* šŸ™‚

  8. 8 junthit Mei 9, 2007 pukul 4:26 am

    Indonesia memang the best dalam hal “kesusahan mencari makan”!
    andaikan saya dalam posisi buruh-pun saya akan melakukan hal yang sama demi anak istri…

  9. 9 tito Mei 9, 2007 pukul 7:04 am

    hadoh nasibnya buruh. Sakit bukannya dibantuin, malah dipulangkan

  10. 10 cakmoki Mei 9, 2007 pukul 4:45 pm

    @ mei,
    Betul kata njenengan, waktu saya nanya kepada saudara-saudara kita itu mereka menjawab: kadospundi malih, daripada nggak kerja,
    Bagaimanapun saya salut semangatnya, jauh-jauh blusukan walaupun digaji kecil.

    @ kangguru,
    grrrrrhhh. Itulah potret saudara kita yang bekerja demi keluarga.

    @ Alief,
    yo cak, sabar *ngelus dodho*

    @ n0vri,
    Merata ya Pak, di Jawa malah upah sangat kecil. Saya cari umr di tiap daerah nggak nemu nominalnya. Ahhh, kapan negeri kita makmur ?

    @ ndarualqaz,
    Hehehe, ngaget-ngageti mas.
    Yang bikin peraturan nggak pernah ngerasakan mikul batu mas, atau mungkin dulu pernah kemudian lali jiwo setelah punya kekuasaan.

    @ Fa,
    Kita hanya bisa ikut prihatin. Mau mbantu nggak punya perusahaan šŸ˜¦

    @ fertobhades,
    Tahun 2001 di daerah kami terjadi pailit besar-besaran beberapa perusahaan kayu lapis. Karyawan (buruh) demo sampai nginap di kantor Gubernur dan DPRD, akhirnya pulang tanpa hasil. Ribuan orang mendadak tidak berpenghasilan. Ahhh, menyedihkan.

    @ junthit ,
    Sebagian yang punya keberanian, melanglang ke negeri seberang seperti pak junthit. Kebanyakan orang daerah kami ke negeri Jiran. Tetangga saya cerita dapet gaji jauh lebih tinggi.

    @ Tito,
    Mungkin benar kata bait lagu ndangdut: ” yang sengsoro makin sengsoro” šŸ˜¦

  11. 11 tyas Mei 9, 2007 pukul 9:09 pm

    ah pengen nangis baca cerita ini…

  12. 12 peyek Mei 10, 2007 pukul 12:12 am

    memang cak begitulah buruh, jadi perlu perjuangan yang nggak tahu kapan akan ada hasilnya buat memperbaiki nasib mereka, eits!… nasibku juga lho cak?

  13. 13 cakmoki Mei 10, 2007 pukul 2:49 am

    @ Tyas,
    Nangisnya jangan keras-keras ya *ngelap pakai tissue* šŸ˜‰
    Btw,
    Blognya nggak bisa dimasuki komen selain multiply ya.
    Kalo bisa dibuka untuk yang bukan multiply, nggak usah login.

    @ peyek,
    Sama dong, saya kan yo buruh, hanya saja punya keuntungan buka pracangan sehabis maghrib, hehehe

  14. 14 deking Mei 10, 2007 pukul 5:42 am

    Duh Gusti…
    *Bener2 gak bisa komentar*

  15. 15 cakmoki Mei 10, 2007 pukul 6:11 am

    @ deking,
    Kita hanya bisa prihatin …

  16. 16 tyas Mei 10, 2007 pukul 8:40 am

    ga bisa dok, kalo mo komen di MP ya harus punya account disitu, hehehehe….
    wis ayo buka MP aja, asik juga kok disana *ngerayu*

  17. 17 Dani Iswara Mei 10, 2007 pukul 8:34 pm

    semoga komunitas buruh jg tdk berhenti berjuang..

  18. 18 cakmoki Mei 11, 2007 pukul 12:14 am

    @ tyas,
    iya deh, dulu punya trus nggak pernah diisi apapun, nanti cari account saya, masih ada apa sudah hilang. Moga nggak dihapus sama MP

    @ Dani Iswara,
    ya semoga.
    eh kita termasuk buruh enggak sih, soalnya sama-sama melayani.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Wong ndeso ā„¢

cakmoki

Wordpress Indonesia

Silahkan baca

DISCLAIMER

web tracker

9 Desember 2009

SEMENTARA TUTUP

Maaf, sementara Blog istirahat hingga ada pemberitahuan

Harap maklum


MARI HENTIKAN KORUPSI

Jangan Korupsi Ah

No Korupsi

Internet Sehat

Warga Bicara

» Makasih PLN, listrik Samarinda dah membaik, moga gak byar-pet

» Waspada Demam Berdarah

» Jangan Gunduli Palaran

» Banjir...banjir. Kapan masalah ini teratasi ?

INGA INGA INGA

» Nyeri Urat or Tulang BUKAN berarti Penyakit Asam Urat.

» Sekali lagi: Pegal, Linu Tidak Identik dengan Penyakit Asam Urat

TEMANs

9racehime | A. Fatih Syuhud | Aditiawan Chandra | A.Tajib | Agung UD | aLe | alief | alle | almascatie | Amd | Anak Peri | Anak Sultan | Anang | Anang YP | Anas | Andalas | Anggara | Anjaz | Anti Pungli | Antobilang | Anung87 | Aribowo | Arif Kurniawan | Arul | Astikirna | awan965 | axireaxi | Bambang alias HR | BatakNews | Blog Pokoke? | Biho | CalonOrangTenar | Cay | Chandra | Chielicious | chiw imudz | cK-chika | Dalamhati | Deden Nugraha | deedhoet | deKing | Desti Utami | Didats | doeytea | dnial | Edy C | Eep | Elpalimbani | erander | Evi | Fa | Fa wp | Faiq | Fertobhades | Fetro | Fortynine | Freddy | Gadis | Gaussac | Gitablu | Grandiosa | GuhPraset | GuM | Helgeduelbek | Herdy | Indonesia Kita | Indra KH | ItikKecil | iway | Jejakpena | Jennie S. Bev | Joesath | Joko Taroeb | Julee | Juli | Juliach | Junthit | Jurig | Kakilangit | Kang Adhi | Kang Kombor | Kangguru | kawaichu | Kenji | Kenzt | kikie | koecing | Kumala | Kurtubi | Kw | Laras | liezmaya | Lilik Suryanto | Lily | Linker | Lintang | Lita | Lita wp | Luthfi | MaIDeN | Majalah Dewa Dewi | Manusiasuper | Master Li | Mathematicse | macanang | mbojo | Mei | Micokelana | Mr. Geddoe | Mufti | mybenjeng | My-za | Nayla Zahra | Nayz | Ndarualqaz | Neeya | Neo Forty-Nine | Neri | Ninoy | Nieke | Nomercy | n0vri | NuDe | Om Sulis | omaigat | Ooyi | Paijo | Panca | Pandu | Panduan WP | Papabonbon | Passya | Peyek | Pinkina | Pitik | Pralangga | Prayogo | Priyadi | Qee | Raja iblis | RenjanaBiru | rivafauziah | Rivermaya | Roffi | roisZ | Rujak | Sagung | Sahrudin | Saiful Adi | SaRa | Siu | Sofi | Sora9n | Suandana | Suluh | Susiloharjo | Telmark | Thamrin | tiesmin | Triesti | Tukang Sate | Venus | Wadehel | Wahyuansyah | Wandira | Wiku | WongMangli | Wulan | Yati | Yudhipras |

:: :: :: :: :: :: :: :: ::

Kesehatan

:: Ady Wirawan :: Agus Mutamakin :: Anis Fuad :: Anis Fuad wp :: Asri Tadda :: Astri Pramarini :: Astri Pramarini (awal) :: Astri Pramarini wp :: Blog Mahasiswa FKU 2003 :: Blog Rumah Kanker :: Dani Iswara :: Dani Iswara weblog :: Dokter arek cilik :: drAnak :: drarifianto :: Dwi wp :: Elyas :: Erik Tapan :: Evy HealhtySmile :: FK Unsri :: Gies :: Gies wp :: Ginna :: Grapz :: Hendar Sunandar :: HIV News :: Huda Thoriq :: IDI Samarinda :: imcw :: Imran Nito :: Iwan Handoko :: Jhonrido :: klikharry :: Kobal :: Laksmi Nawasasi :: Mashuri :: Mave Mina :: Mbah Dipo :: Mina :: My Blogspot :: Nur Martono :: PKM Palaran :: Rara :: Rizma Adlia :: Rudy Kwang :: SenyumSehat :: Sibermedik :: SimkesUGM :: SuperKecil :: Titah :: Tito :: Tonang Ardyanto :: Tukangkomentar :: Wi :: Vina Revi :: Vina Multiply :: Yusuf Alam R :: zulharman79 ::

:: :: :: :: :: :: :: :: :: :: ::

Institusi Kesehatan

:: Depkes RI :: WHO :: WHO Indonesia :: … nyusul

:: :: :: :: :: :: :: :: ::

Kolaborasi

:: Emedicine :: ICD 10 Wikipedia :: ICD 10 Wiki Indonesia :: OSWD :: OpenWebDesign :: Pakistan Times :: Rubab :: ntar ::

Kategori

BlogTour

Arsip

Komunitas Blog

blog-indonesia.com

PAGE RANK

Powered by  MyPagerank.Net

Add to Technorati Favorites

[Valid RSS]

Health Blogs - Blog Top Sites

Health

Blogs Topsites - TOP.ORG

Health Blogs - Blog Rankings

Blog directory

TopOfBlogs

Top 10 Award

Feed Burner

cakmoki Blog

Bloggerian Top Hits

My BlogCatalog BlogRank

Site Meter

Since 30 Nov 07

PENGUNJUNG

  • 5,317,035 pengintip

Asal Usul

Pebruari 2011

free counters


%d blogger menyukai ini: