Selulite : ahhh

Related: Striae
Kode : ICD.10 : L.90.6 (striae)
Kata kunci: striae, striae alba, striae rubra, striae atophicans, strech marks.

Memenuhi usul mas alle beberapa hari yang lalu di sini, penulis tergerak membuat postingan ini.

SeluliteBulir-bulir atau garis berliku (kemerahan, keunguan, kepucatan, kecoklatan) di permukaan kulit ini acapkali membuat gemas. Terutama bagi wanita, wa bil khusus wanita muda. *maaf*
Kendati bukan penyakit, tidak berbahaya dan tidak menggambarkan penyakit apapun, tetap membuat tak nyaman. Masalah penampilan.

Sebagian wanita muda (usia 20-40 tahun) mengatakan nggak PD. Apa iya sih? Selulitnya nggak kelihatan juga kan?
Demi kemulusan kulit, tak jarang uang ratusan ribu atau jutaan dikeluarkan demi menghilangkan selulite. Wajar, penampilan memang tidak murah.

APA ITU SELULITE ?
Para ahli masih silang pendapat terkait terjadinya selulite (striae*). Sebagaian berpendapat, striae terbentuk karena timbunan lemak, sebagian lainnya mengatakan bahwa striae terjadi sebagai akibat regangan “jaringan penghubung” (connective tissue) karena perubahan bentuk dan berat badan.

Penulis lebih memilih pendapat kedua. Kendati demikian pendapat pertama dapat diikuti pada kasus-kasus tertentu.
Inilah salah satu keunikan dunia medis yang dinamis dan berkembang sangat cepat, kadang harus menyesuaikan diri dengan disiplin ilmu lain tanpa meninggalkan kaidah ilmu kedokteran.

Beberapa faktor dan unsur jaringan yang diduga terlibat dengan selulite (striae*) antara lain: regangan, perubahan bentuk atau berat badan, kolagen dan elastin. Selain itu, pemakaian obat-obatan golongan steroid jangka panjang atau penyakit yang berhubungan dengannya (steroid) ikut berperan terjadinya selulite. Walau tidak jelas, faktor genetik disebut-sebut berhubungan dengan selulite.

ANGKA KEJADIAN
Samer Alaiti, MD, FCAP (Januari 2006), dkk menyebutkan bahwa di USA, selulite sering dijumpai pada wanita hamil (90%). Disebutkan pula, sekitar 70% wanita dewasa “memiliki” selulite. Apakah pria bisa ikutan punya selulite?
Alhamdulillah, kebagian juga, sekitar 40% pria dapat dihinggapi selulite.

Selulite lebih banyak dijumpai pada wanita dibanding pria, sayang tidak disebutkan proporsinya. Dari segi usia, selulite lebih banyak pada dewasa muda dibanding anak-anak. Referensi lain menyebutkan bahwa selulite dapat dijumpai pada usia remaja khusunya masa pubertas.

LOKASI SELULITE
Pada wanita hamil, selulite biasanya ditemukan di daerah perut dan payudara. Sedangkan pada wanita muda dapat dijumpai di dareah payudara, pinggul dan paha, pada pria di daerah pantat dan paha. kadang selulite dijumpai di lengan bagian atas atau daerah lain.
Seringnya selulite (striae*) ditemukan di daerah tersebut dikaitkan dengan tempat penyimpanan (depot) lemak.

PENCEGAHAN
Bagi sebagian orang, selulite (striae*) seolah menjadi bagian “kenyataan hidup” yang harus dihadapi, terutama bagi wanita, terlebih wanita hamil. Disebutkan bahwa sekitar 75-90% wanita hamil berpotensi munculnya selulite.

  • Pemakaian moisturizer dan lotion (terutama yang mengandung vitamin E) selama kehamilan oleh sebagian wanita dipercaya dapat mengurangi pertumbuhan selulite. Efektivitas dan kemanfaatannya masih perlu penelitian lebih lanjut.
  • Minum cukup air (8-10 gelas sehari) disebut-sebut sebagai pencegahan yang cukup efektif. Air secara umum dapat menjaga kelembaban dan elastisitas kulit.
  • Pola hidup sehat dan olahraga ringan secara teratur dikatakan sebagai salah satu cara mencegah kemunculan selulite. Upaya pencegahan lain adalah menghindari minuman yang mengandung soda, teh dan kopi.

PENGOBATAN
Pada umumnya pengobatan selulite belum memberikan hasil memuaskan. Hal ini bergantung banyak faktor. Tak jarang pengeluaran biaya besar berakhir dengan kekecewaan. Beberapa pilihan cara dan jenis pengobatan (selulite/striae*) yang layak dipertimbangkan, antara lain:

  • Tretinoin cream. Beberapa penelitian menyatakan bahwa krem ini membantu mengurangi timbulnya selulite. Tidak dianjurkan bagi wanita menyusui karena keamanannya masih belum pasti.
  • Alpha hydroxy acids (AHAs). Dipercaya dapat mengganti lapisan luar kulit yang rusak dengan kulit baru yang lebih sehat. Klaim lain menyatakan bahwa AHAs dapat membuat kulit lebih fleksibel, sehingga dapat membantu mengurangi timbulnya selulite.
  • Endermologie. Cara ini dikembangkan di Perancis menggunakan mesin khusus. Cara kerjanya adalah memperlancar aliran darah dengan massage.
  • Bedah Laser (Laser Surgery). Disebutkan bahwa metode ini cukup efektif pada selulite fase dini.
  • Mikro Dermabrasi (Micro-Dermabrasion). Upaya “meratakan” dengan cara ini adalah menghilangkan lapisan luar kulit, sel-sel kulit yang telah mati. Proses dermabrasi sudah barang tentu menyakitkan lantaran dilakukan tanpa anestesi (pembiusan).

Bagaimana dengan “sedot lemak” ? Tidak efektif. Prosedur kosmetik hanya untuk jangka pendek (FDA), mengingat efek jangka panjang tidak diketahui keamanannya.

Temuan lain seperti Trofolastin diduga cukup signifikan mengurangi kemungkinan munculnya selulite selama kehamilan. Pemakaian secara luas masih memerlukan peneltian lanjutan mengingat kandungan aktifnya.

Amat wajar bila para wanita (muda) gelisah saat mendapati ada buliran selulite di bagian tubuhnya. Tampilan je.
Bersyukurlah bagi para wanita yang tetap dikaruniai kulit halus bak porselin walapun sudah berbuntut dan berumur. Disisi lain, selulite bagi wanita yang mengalaminya bukan berarti kiamat. (apa iya?)

Akhirnya, langkah bijak penanganan selulite adalah berkonsultasi kepada ahlinya πŸ˜€

P E S A N
Renungan bagi para pria.

Wanita tak selamanya harus singset, rapet dan padet. Tak selamanya harus mulus tanpa goresan dan noda. Kendati para para wanita akan mengupayakan tampilan aduhai, kesempurnaan fisik bukan segalanya.
Jika pasangan (wanita) suatu saat dihinggapi selulite di bagian tubuhnya, tak perlu mengungkit-ungkit masalah tersebut. Apalagi sampai tega membelalakkan mata ketika menatap bulir selulite di tubuhnya.

Selulite, ahhh

Catatan:
Mohon maaf, jika gambar di atas menampakkan aurat wanita. Bukan bermaksud mengeksploitir bagian tersebut, melainkan sebagai ilustrasi belaka.

(*) Walau tidak sama persis, pada bahasan ini penulis mencoba “menyamakan” selulite dengan “striae”, terutama terkait bagian tubuh yang terlibat dan klaim beragam “obat” yang ditawarkan. Selain melibatkan “timbunan lemak” dan jaringan ikat “bawah kulit” (subcutaneous), miripnya penampakan dan tatalaksana penanggulangannya, membuat penulis “menyamakannya”. Bukan bermaksud mengaburkan istilah. Mohon maaf (terutama) bagi kalangan medis. Semoga dapat dimaklumi.

Bacaan:

Iklan

63 Responses to “Selulite : ahhh”


  1. 1 Rizma Adlia April 29, 2007 pukul 10:42 pm

    cak, Ma baru tau kalo selulit=striae,,
    *ampuun!!*

    Ma kira selulit tuh kalo ndut, striae itu kaya di orang hamil,, emang belom pernah ngebedain sih,,

    cak, kalo katanya mesoterapi (yang Ma ga terlalu jelas juga) bisa ngurangin selulit itu gimana??

    Maapkan saya yang ga pinter pinter ini,, hiks,,

  2. 2 alle April 30, 2007 pukul 1:27 am

    Lho koq, nama saya gak disamarin sih? hehehe..tp gpp lah πŸ˜€ itung2 biar tenar ky cakmoki. Thx penjelasannya,..

    Jika pasangan (wanita) suatu saat dihinggapi selulite di bagian tubuhnya, tak perlu mengungkit-ungkit masalah tersebut. Apalagi sampai tega membelalakkan mata ketika menatap bulir selulite di tubuhnya.

    Saya gak gt lohh,.. cuma meyakinkan dia aja klo selulit itu normal dialami hampir semua org, justru yg gak punya selulit yg gak normal πŸ˜›

    BTW, nama cakmoki di blogroll saya dah bener blm yah,dikoreksi yah klo salah. Lg bikin blogroll dg nama lengkap nih πŸ˜€

  3. 3 Evy April 30, 2007 pukul 5:14 am

    bener cak, yang penting jangan kelakuannya dan otaknya yang berselulite… klo badan sih yang penting sehat… babak bundas sithik yo biasalaah… πŸ™‚

  4. 4 cakmoki April 30, 2007 pukul 6:01 am

    @ Rizma Adlia,
    Trims Ma, dah saya tambah penjelasan di bagian akhir. Dah pinter koq πŸ™‚
    Keduanya kebanyakan di ndut dan hamil. Langsing juga bisa lho, misalnya langsing kayak saya, huahaha.
    Mesoterapi dipakai juga, hasilnya disebutkan “tidak meyakinkan”.
    Soal metode terapi masih kontroversi.

    @ alle,
    maap, nggak ijin soalnya repot birokrasinya, hehehe.
    Dia siapa sih, bilangnya blom punya. ehm ehm.
    Link-nya bikin saya tertawa, winangun itu kalau di dongeng-dongeng adalah nama tempat para putri mandi atau tempat istirahat, hahaha.

    @ Evy,
    Tambah asyik yo Mbak, ono grenjel-grenjele koyok balapan ngetril πŸ˜€

  5. 5 kangguru April 30, 2007 pukul 1:08 pm

    haduh potone kurang gede keatas sama ke bawahnya cak, hehehhehe
    btw banner pada ilang kemana ya???

  6. 6 starflake April 30, 2007 pukul 1:31 pm

    anggap saja bagian yang berlemak itu roti, terus selulit itu taburan keju parutnya…haha…jadi nggak selera ma roti keju ya??..

    cak saya usul lagi ya…mohon dibahas soal bipolar depression dong…banyak gak sih orang indonesia yang kena??…thx.

  7. 7 cakmoki April 30, 2007 pukul 2:31 pm

    @ kangguru,
    Hahaha, maunya gitu pak, terpaksa di-crop.
    Iya nih, bannernay hilang. Ntar saya login, cek hiasan-hiasan.
    Trims infonya

    @ starflake,
    Ah perumpamaan yang asyik, tinggal makan aja dan nikmati.
    Soal “bipolar depression”, menarik juga.
    Lbih asyik jika yang nulus psikolog. Atau gimana kalo njenengan aja yang nulis ?
    Ntar kita muat via email, trus komennya dibalesin sendiri πŸ˜€

  8. 8 Lintang April 30, 2007 pukul 4:45 pm

    oo itu to yg namanya selulit. baru mudheng aku. iklan2 di tipi biasanya ada kata2 selulit…ternyata bentuknya gitu yah πŸ˜€

  9. 9 kikie April 30, 2007 pukul 4:56 pm

    Wanita tak selamanya harus singset, rapet dan padet. Tak selamanya harus mulus tanpa goresan dan noda. Kendati para para wanita akan mengupayakan tampilan aduhai, kesempurnaan fisik bukan segalanya.
    Jika pasangan (wanita) suatu saat dihinggapi selulite di bagian tubuhnya, tak perlu mengungkit-ungkit masalah tersebut. Apalagi sampai tega membelalakkan mata ketika menatap bulir selulite di tubuhnya.

    hatikuh jadi nyaman rasanya tiap teringat kalau masih ada laki2 yang pikirannya kaya’ begini πŸ™‚

  10. 10 klikharry April 30, 2007 pukul 5:21 pm

    @rizma
    kalo selulitis, ya beda lagi, tul kan cak?

  11. 11 deking April 30, 2007 pukul 6:08 pm

    Alhamdulillah saya tidak kena selulit, lha lemak saja hampir tidak punya hehehe…
    Ternyata ke-ceking-an saya ada untungnya juga dalam hal ini πŸ˜€
    Cak, pesannya membuat saya malu hehehehe…
    Jiwa muda saya mengatakan bahwa saya tetap ingin pasangan yang…. πŸ˜€
    Tapi seandainya nanti bisa menikah saja sudah bersyukur, setidaknya ada yang mau sama saya hehehe…
    Kapan nikah ya????

  12. 12 Titah April 30, 2007 pukul 11:06 pm

    selulit? oh.. itu sih bagian tubuh yang paling banyak ke-2 dielus-elus mesra. no 1-nya jerawat, hehe…

    btw, gambarnya makin berani… hayo habis gini ngebahas apa lagi yang bisa jadi alasan nampilin gambar lebih syur? πŸ˜›

  13. 13 Lita Mei 1, 2007 pukul 12:49 am

    Kalau tidak salah, penggunaan AHA diawasi ketat oleh FDA karena efek sampingnya jika -selama penggunaan- kulit terekspos pada sinar UV.
    Tapi kalau yang menggunakannya tidak mengekspos kulit, gak papa kali ye hehe…

    Selulit sebagai ‘cinderamata’ kehamilan? Terima aja. Perut bagian bawah, pantat, dan paha. Kenyataan hidup πŸ˜€
    Lotion? Katanya bisa mempertahankan elastisitas kulit. Halah, gak ngaruh. Melarnya lebih jauh daripada yang bisa ditoleransi :p

    Lelaki yang mengharuskan istrinya tampil sempurna bak model, sebelum maupun sesudah menikah, hamil, melahirkan, dan mengurus anak, harus mengecek kembali kewarasannya.
    Mikir dong, jeng bung… dirimu yang membuat istri sampeyan jadi begitu. Jangan macem-macem deh πŸ˜€

    Membelalakkan mata ketika melihat selulit? Ngga tuh. Mengangkat alis, iya! Wakakakak… πŸ˜€
    Ah, sekadar mengangkat alis. Habis itu berbisik mesra, menghibur, “Istriku sudah jadi ibu. Terimakasih, sayangku. Aku cinta padamu”. Uademmmmm…
    *kedip-kedip, hayooo… sapa yang ngiriiiiii*

  14. 14 cakmoki Mei 1, 2007 pukul 1:36 am

    @ Lintang,
    Kalo belum pernah lihat, berarti termasuk yang 30%. Kebanyakan muncul saat hamil, tidak semua lho.

    @ kikie,
    Kata sebuah lagu: ” tak semua laki-laki …”. Kalo ada lelaki yang mempersoalkannya, suruh kawin dengan boneka aja. hahaha

    @ klikharry,
    Tul Mas Harry. Pernah nemu selulitis nggak ?

    @ deking,
    Mungkin dibalik perasaan “kekurangan” kita, ada keuntungan dan hikmah ya. Lho, saya kira sudah punya.
    Tentang pesan, maaf … itu berangkat dari adanya lelaki yang nanyakan soal selulite pasangannya. Kalo nadanya mengeluh, biasanya saya jawab sambil guyon seperti di atas: “kawin aja sama boneka”. hahaha. Keindahan bukan hanya kulit koq. Silahkan nanti dibuktikan, kalau tidak terbukti, uang kembali πŸ˜€

    @ Titah,
    Asyik deh. Ternyata dielus-elus itu enak to.
    Haduhh, gambarya sudah saya pilihkan yang paling sopan diantara yang syurrrr. Bahasan selanjutnya ada deh, tidak jauh dari: layanan kesehatan, penanganan terkini hepatitis B, dll. Mungkin agak tertunda, sementara masih “sok’ sibuk.

    @ Lita,
    Betul Bu, selain hasilnya banyak nggak ngaruh (bahasa halusnya belum memuaskan), efek jangka panjangnya tidak diketahui (keamanannya).
    Soal ini FDA memperingatkan superketat. Mengherankan juga di indonesia menjamur ya. Saya belum pernah denger BPOM merilis public warning terkait produk semacam ini. Betul kata njenengan, jangan serahkan “akal sehat”.

    Peringatan “mengecek kewarasan”, saya dukung dengan semangat empat lima. Wuih, cespleng, langsung menusuk.

    duhhh mesranya. Yang ngiri ngacung !!! πŸ˜€

  15. 15 antobilang Mei 1, 2007 pukul 2:50 am

    ihh…lama gak ke cakmoki…
    tambahs eru aja nih pak dokter.

    btw, salam kenal ya cak!
    ahahaha
    *bletakk*

  16. 16 cakmoki Mei 1, 2007 pukul 3:19 am

    @ antobilang,
    hehehe, saya juga belum kober kluyuran mas. Agak “sok” sibuk. Untungnya postingan sudah saya setting beberapa hari yang lalu.
    Mas Anto lagi sibuk ya.

  17. 17 junthit Mei 1, 2007 pukul 4:41 am

    jangna pernah mempermasalhkan kekurangan itu pada kaum hawa , bisa2 mereka kehilangan percaya diri gara2 itu..

    Saran saya kalau mereka tanya “Mas perutku sekarang kok banyak selulitnya ya?”
    jawab aja
    “ahh nggak papa , gitu malah tambah cakep kok..”

  18. 18 faiq Mei 1, 2007 pukul 6:00 am

    @Junthit: Walah… mas Junthit koyok manten anyar wae…..

  19. 19 Luthfi Mei 1, 2007 pukul 8:43 am

    aku cuman bertanya satu hal? siapa nama model di poto paling atas

  20. 20 peyek Mei 1, 2007 pukul 9:30 am

    he..he..h.e.. salut sama pesannya tuh cak!

    nggak cuman yang habis hamil aja kok, ada juga yg masih gadispun sudah kena beginian, eits nggak ngintip mereka lho cak?

  21. 21 mei Mei 1, 2007 pukul 11:03 am

    hooh, bar nglairke striae banyak nyisa di bagian2 yang dulunya membengkak, tapi untunglah neng njero, ra ketok iki…seng penting njobo panggah enak d sawang..hihi

    urusan marks gt aku ra bingung kang, lha bojoku selulite yo sak taek ndayak jee neng bokonge…hihihi

  22. 22 cakmoki Mei 1, 2007 pukul 12:23 pm

    @ junthit,
    Suami idaman !!!
    Nada-nadanya lagi kangen ya

    @ Luthfi,
    Gambar perut itu ya ?
    hehehe, yang jelas sih bukan blogger. Ada yang mirip tho πŸ™‚

    @ peyek,
    iya, betul cak peyek. Di sungai Tambak Langon banyak ikan duyung, gak usah diintip.
    Saya nggak ngintip juga lho, nggak perlu ngintip, mbukak dewe. hahaha

    @ Mei,
    Yo sing penting tolcer hehehe.
    Koq ngerti sak taek ndayak, hayo.

  23. 23 chielicious Mei 1, 2007 pukul 12:27 pm

    aku ndud tapi alhamdulillah gak ada selulitna.. πŸ˜€ *goyang2in pom2*

  24. 24 cakmoki Mei 1, 2007 pukul 1:11 pm

    @ chielicious,
    Kayak porselin dong πŸ˜€
    ndut nggak masalah yang penting tetap sehat dan enjoy, ya kan ?

  25. 25 chielicious Mei 1, 2007 pukul 4:33 pm

    enjoy ise iya klo sehat kurang tau ..tapi tetep aj pengennya bisa ngurangin lemak ..baru kpengen ..usahanya gak ada πŸ˜›

  26. 26 kurtubi Mei 1, 2007 pukul 4:33 pm

    terjebak ama selulit? wah berarti harus pikir2 nih bagi yang pas pengin punya pasangan..

  27. 27 triesti Mei 2, 2007 pukul 5:45 am

    terus terang pas baca saya bingung krn striae=stretch marks (yg digambar atas) yang tidak sama bentuknya dengan cellulite=kulit jeruk (yg bisa dilihat di: http://www.vitamins.nl/images/Productinfo/Mensen%20Middel/0466891.jpg ). baru pada akhir bacaan saya lihat disclaimernya. memang sih rasanya dalam bahasa sehariΒ² keduanya dianggap sama seingat saya.

    saya tidak tau apakah penyebab cellulite genetik, setau saya belum ada yg menyebut fakto genetik; lain halnya dengan striae yg bisa ada faktor genetiknya (dalam hal ini saya membicarakan mereka yg menderita masalah connective tissue seperti Hypermobility Syndrome, Ehlers-danlos, sindroma marfan, osteogenesis imperfecta).

    bagi mereka yang menderita heritable (genetic) disorders of connective tissue (HDCTs), rasanya semua treatment yg disebut diatas praktis tidak ada gunanya krn jaringan ikat mereka abnormal dari sananya. mau pakai cream apa juga, jaringan ikatnya bakal abnormal lagi… entah kalau gen terapi. (nah, mau baik dan membahas HDCT ngga?;) kalau Hypermobility Syndrome sudah pernah saya bahas agustus lalu)

    Sementara, bagi cellulite seringkali disebutkan olah raga & diet yg baik cukup manjur menguranginya.

    anyway.. pesan untuk para lelaki itu bagus sekali, apa lagi tidak hanya wanita saja yang bisa mempunyai striae atau cellulite.

  28. 28 cakmoki Mei 2, 2007 pukul 6:02 am

    @ chielicious,
    Lumayan sudah ada keinginan, yang agak sulit memulainya. Kata bintang tamunya mas Tukul malam tadi, kalo nggak keringatan nggak enak.

    @ kurtubi,
    Tepatnya mungkin intip-intip pak, kalo boleh, hahaha.
    Nggak perlu dipikir, anggap aja hiasan yang indah. Jadi bagi yang pingin punya pasangan, langsung aja ke KUA, uenak tenan πŸ˜€

  29. 29 cakmoki Mei 2, 2007 pukul 7:01 am

    @ triesti,
    hahaha,iya betul, tulisan ini memang sangat umum.
    Terimakasih tambahannya.
    Saya tidak membahas satu persatu dugaan penyebab dan treatment,mengingat hasil yang kurang memuaskan dalam arti bisa kembali sempurna seperti semula. Makanya ada pesan agar konsultasi kepada ahlinya, dalam hal ini dokter ahli kulit untuk mendapatkan advis dan tindak lanjut perawatan yang tepat.
    Soal genetik memang masih silang pendapat, termasuk selulite pada pria yang menyebut-nyebut Klinefelter syndrome dan Hypogonadism.

    sekali lagi trims dan mohon maaf jika tulisan ini nggak medis.

  30. 30 venus Mei 3, 2007 pukul 2:50 pm

    stretch mark, selulit. halah biarin aja lah πŸ˜›

  31. 31 klikharry Mei 3, 2007 pukul 5:57 pm

    Selulitis, wah di palembang banyak mas…
    tinggal pilih mau yang diregio mana..
    tapi paling banyak di ekstremitas inferior
    banyaknya?
    kayak nyari jerami di tumpukan jerami, he..he…

  32. 32 cakmoki Mei 3, 2007 pukul 10:59 pm

    @ venus,
    iya lah, malah asyik bu, agak grenjel-grenjel πŸ˜€

    @ klikharry,
    Pilih regio femoralis medialis aja, hehehe

  33. 33 Lily Mei 4, 2007 pukul 1:38 pm

    Nah itu.. aku agak susah ngebedain antara stretch mark ma selulit.. *roll*
    Sama varises juga.. ;p

    Tapi sejauh ini masih cuek aja,
    entah ada atau gak di tubuhku ini,
    gak terlalu ambil peduli juga.. ;p

    Oh ternyata AHA tuh punya efek samping ya..
    Fiuh..
    Untungnya walaupun gak putih2 amat aku gak terobsesi bikin kulit makin putih.. jadi cuek aja sama produk2 pemutih itu.. ;p

  34. 34 Fa Mei 4, 2007 pukul 8:13 pm

    aku juga mendukung ‘cek kewarasan’ Cak, hehe…

  35. 35 calonorangtenarsedunia Mei 5, 2007 pukul 11:25 am

    selulit kalo ga salah bisa ilang pake salep ya, cak?

    trus ada org yg selulitnya warna putih, ada yg coklat, ada yg item jg,,
    aku pernah liat semua warna tuh,,kok bs gt ya?

    untung daku bebas dari selulit,,

  36. 36 cakmoki Mei 5, 2007 pukul 1:10 pm

    @ Lily,
    Iya lah, cuek aja, yang penting seger waras. Pakai pemutih repot juga, kalo gak rata piye ? Seperti di tv tempo hari, mau putih dan singset malah bengep gara-gara silikon dan kolagen.

    @ Fa,
    Hehehe, medeni, pendukung Bu Lita ya. Memang ada lelaki yang suka mempersoalkan itu. Kalo pingin mulus terus, bikin patung.
    Menurut saya, menikmati karunia Tuhan lebih berharga dari segalanya πŸ™‚

    @ calonorangtenarsedunia,
    Yang paling ampuh seperti kata mbak triesti di atas, olah raga dan gizi seimbang, cukup buah or sayur.

    Itu betul, warnanya macem-macem tergantung kadar dan jenis melanin (zat warna kulit) yang ikut tertimbun di tempat tersebut.
    Sebenarnya mau nggoda: lihat di mana ?. Nggak jadi ah, takut, hahaha.
    Selamat bebas selulite, kalaupun suatu saat ada (moga tidak), nggak perlu risau.

  37. 37 calonorangtenarsedunia Mei 6, 2007 pukul 1:00 pm

    liat di pinggul ibuku pas hamil adek,,
    trus di dada tanteku pas nyusuin anaknya,,

    kok ada di mana2 ya?

  38. 38 cakmoki Mei 6, 2007 pukul 2:30 pm

    @ calonorangtenarsedunia,
    iya, yang banyak di daerah situ. Hamil seringkali ada selulit kadang enggak. Setiap orang nggak sama. Pria bisa juga koq

  39. 39 calonorangtenarsedunia Mei 8, 2007 pukul 8:59 pm

    adekku yang cowok juga ada selulitnya,,soalnya emang agak ‘besar’ sih..

  40. 40 Rizma Adlia Mei 8, 2007 pukul 9:20 pm

    iya ya,, cowo juga bisa,,

    Cak, kalo striae yang multigravida lebihg susah ga nyembuhinnya??

  41. 41 cakmoki Mei 9, 2007 pukul 5:23 am

    @ Hana,
    Adil kan ? πŸ˜‰
    Kalo bisa adik dianjurkan berolah raga, setidaknya bisa mengurangi, kecuali dia merasa enjoy.

    @ Rizma Adlia,
    ya, penyembuhan striae pada multigravida lebih sulit.

  42. 42 calonorangtenarsedunia Mei 11, 2007 pukul 1:57 pm

    Dia sih ga merasa bermasalah..
    nyantai2 aja..
    kata dia “wong, tetep laku aja kok, kak..”

  43. 43 cakmoki Mei 13, 2007 pukul 2:58 am

    @ Hana,
    kata dia “wong, tetep laku aja kok, kak..”
    Jawaban yang paling tepat πŸ˜‰

  44. 44 calonorangtenarsedunia Mei 13, 2007 pukul 6:26 pm

    memang tepat..tapi menyebalkan..

  45. 45 cakmoki Mei 13, 2007 pukul 8:05 pm

    @ Hana,
    Yeee, belum tahu nih. Bilang ibu-ibu di atas, asyik ngelus-elus selulit. Ntar kalo dapat yang selulit baru tahu, ehm ehm

  46. 46 calonorangtenarsedunia Mei 15, 2007 pukul 9:38 pm

    di mananya yg asik??

    nanti tak tanya dl “mas, selulit ga?”

  47. 47 cakmoki Mei 16, 2007 pukul 3:18 pm

    @ Hana,
    Enggak ah, rahasia dong, pokokeβ„’ asyiiik
    Kalau yang ditanya agak-agak mbanyol, trus menjawab: “lihat sendiri, dinda” πŸ˜† piye?

  48. 48 calonorangtenarsedunia Mei 17, 2007 pukul 1:15 pm

    lha, kan yg dia suruh liat sendiri itu si dinda tho?
    bukan Hana?

    malah langsung tak tolak,,
    bisa2nya nyebut cewek lain pas lagi ngebahas selulit sm aku!!

  49. 49 cakmoki Mei 17, 2007 pukul 7:04 pm

    @ Hana,
    pacarnya salah sebut: “lihat sendiri han” πŸ˜›

  50. 50 calonorangtenarsedunia Mei 18, 2007 pukul 9:43 pm

    “sendiri?? mana bisa, Mas..ya harus berdua donk,,di kamar apa di kamar mandi?”

    akhirnya pacarnya yg pusing..

  51. 51 cakmoki Mei 18, 2007 pukul 10:55 pm

    @ Hana,
    Pacar Hana menyahut:” berdua? …mau…mau !!!.
    Akhirnya pacarnya gak jadi pusing …*jingkrak-2 girang*

  52. 52 liezmaya.web.id Agustus 27, 2007 pukul 4:00 pm

    aaaaaaaaah

  53. 53 azizah November 9, 2007 pukul 6:17 am

    Tau ndak…pembahasan about selulit diatas ndak selesai kubaca,yang bikin ku tertari malahan komentar2 temen2 diatas and jg jawaban cak moki…lucu abisss, seru n konyol…Lanjuuutt……….

  54. 54 cakmoki November 9, 2007 pukul 3:56 pm

    @ liezmaya.web.id,
    ahhh, juga πŸ˜€

    @ azizah,
    walah … iya deh, lanjut πŸ˜‰

  55. 55 karen Desember 16, 2007 pukul 2:18 am

    hi,
    I’m 16 years old and i have a lot of striae. I find it awfull! I know that none of the products help and that I must learn to deal with it but it stays difficult …

  56. 56 cakmoki Desember 16, 2007 pukul 3:24 am

    @ karen,
    yes, you right,…but you can try to reduce by sport that you like.. πŸ™‚
    Thanks …

  57. 57 theuleck Juni 25, 2010 pukul 11:21 am

    cak moki,,,,
    aku dah baca artikelnya,,,
    tapi jujur aku masi kurag ngarti n terlalu familiar ma obat2 diatas..

    kan kalo aku selulitnya karena nge garuk tanpa sadar waktu Menstruasi di daerah pantat dan paha sampe lutut dan warnanya putih,,,
    bagusnya pake obat yang mana ya cak,,,

    n dimana biasanya mendapatkannya? apotik atau dimana n harganya berapaan biasanya kisarannya mak coki eh cak moki maksudnya,,,

    maap ya cak moki banyak tanya diriku,,
    mohon penjelasannya,,,, treeengkkiiuuyuu

  58. 58 cakmoki Juni 28, 2010 pukul 5:01 pm

    @ theuleck:
    udah saya jawab di email…silahkan cek.
    makasih

  59. 59 Vee Februari 5, 2011 pukul 9:47 am

    Cakk akku mo tanyaa …
    Prtnyaan.a smaa dgann theulek ,, mhonn jwbann.a yy …
    Trimss πŸ™‚

  60. 60 cakmoki Februari 6, 2011 pukul 12:32 am

    @ Vee:
    Jawabannya sudah tertuang pada Bab Pencegahan dan Pengobatan sebagaimana tertulis di artikel πŸ˜€
    Makasih

  61. 61 yani April 17, 2011 pukul 9:35 pm

    cak, kalo selulitnya karna gendut, bisa ilang gag dia kalo badan kita kurus lagi???

  62. 62 cakmoki April 17, 2011 pukul 9:57 pm

    @ yani:
    Bisa berkusrang dan menjadi samar… lebih bagus kalo jkrurusnya dengan olah raga πŸ˜€


  1. 1 Kumpulan Artikel Penyakit Kulit | forum.catatanku.in Lacak balik pada Februari 1, 2011 pukul 11:15 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Wong ndeso β„’

cakmoki

Wordpress Indonesia

Silahkan baca

DISCLAIMER

web tracker

9 Desember 2009

SEMENTARA TUTUP

Maaf, sementara Blog istirahat hingga ada pemberitahuan

Harap maklum


MARI HENTIKAN KORUPSI

Jangan Korupsi Ah

No Korupsi

Internet Sehat

Warga Bicara

» Makasih PLN, listrik Samarinda dah membaik, moga gak byar-pet

» Waspada Demam Berdarah

» Jangan Gunduli Palaran

» Banjir...banjir. Kapan masalah ini teratasi ?

INGA INGA INGA

» Nyeri Urat or Tulang BUKAN berarti Penyakit Asam Urat.

» Sekali lagi: Pegal, Linu Tidak Identik dengan Penyakit Asam Urat

TEMANs

9racehime | A. Fatih Syuhud | Aditiawan Chandra | A.Tajib | Agung UD | aLe | alief | alle | almascatie | Amd | Anak Peri | Anak Sultan | Anang | Anang YP | Anas | Andalas | Anggara | Anjaz | Anti Pungli | Antobilang | Anung87 | Aribowo | Arif Kurniawan | Arul | Astikirna | awan965 | axireaxi | Bambang alias HR | BatakNews | Blog Pokoke? | Biho | CalonOrangTenar | Cay | Chandra | Chielicious | chiw imudz | cK-chika | Dalamhati | Deden Nugraha | deedhoet | deKing | Desti Utami | Didats | doeytea | dnial | Edy C | Eep | Elpalimbani | erander | Evi | Fa | Fa wp | Faiq | Fertobhades | Fetro | Fortynine | Freddy | Gadis | Gaussac | Gitablu | Grandiosa | GuhPraset | GuM | Helgeduelbek | Herdy | Indonesia Kita | Indra KH | ItikKecil | iway | Jejakpena | Jennie S. Bev | Joesath | Joko Taroeb | Julee | Juli | Juliach | Junthit | Jurig | Kakilangit | Kang Adhi | Kang Kombor | Kangguru | kawaichu | Kenji | Kenzt | kikie | koecing | Kumala | Kurtubi | Kw | Laras | liezmaya | Lilik Suryanto | Lily | Linker | Lintang | Lita | Lita wp | Luthfi | MaIDeN | Majalah Dewa Dewi | Manusiasuper | Master Li | Mathematicse | macanang | mbojo | Mei | Micokelana | Mr. Geddoe | Mufti | mybenjeng | My-za | Nayla Zahra | Nayz | Ndarualqaz | Neeya | Neo Forty-Nine | Neri | Ninoy | Nieke | Nomercy | n0vri | NuDe | Om Sulis | omaigat | Ooyi | Paijo | Panca | Pandu | Panduan WP | Papabonbon | Passya | Peyek | Pinkina | Pitik | Pralangga | Prayogo | Priyadi | Qee | Raja iblis | RenjanaBiru | rivafauziah | Rivermaya | Roffi | roisZ | Rujak | Sagung | Sahrudin | Saiful Adi | SaRa | Siu | Sofi | Sora9n | Suandana | Suluh | Susiloharjo | Telmark | Thamrin | tiesmin | Triesti | Tukang Sate | Venus | Wadehel | Wahyuansyah | Wandira | Wiku | WongMangli | Wulan | Yati | Yudhipras |

:: :: :: :: :: :: :: :: ::

Kesehatan

:: Ady Wirawan :: Agus Mutamakin :: Anis Fuad :: Anis Fuad wp :: Asri Tadda :: Astri Pramarini :: Astri Pramarini (awal) :: Astri Pramarini wp :: Blog Mahasiswa FKU 2003 :: Blog Rumah Kanker :: Dani Iswara :: Dani Iswara weblog :: Dokter arek cilik :: drAnak :: drarifianto :: Dwi wp :: Elyas :: Erik Tapan :: Evy HealhtySmile :: FK Unsri :: Gies :: Gies wp :: Ginna :: Grapz :: Hendar Sunandar :: HIV News :: Huda Thoriq :: IDI Samarinda :: imcw :: Imran Nito :: Iwan Handoko :: Jhonrido :: klikharry :: Kobal :: Laksmi Nawasasi :: Mashuri :: Mave Mina :: Mbah Dipo :: Mina :: My Blogspot :: Nur Martono :: PKM Palaran :: Rara :: Rizma Adlia :: Rudy Kwang :: SenyumSehat :: Sibermedik :: SimkesUGM :: SuperKecil :: Titah :: Tito :: Tonang Ardyanto :: Tukangkomentar :: Wi :: Vina Revi :: Vina Multiply :: Yusuf Alam R :: zulharman79 ::

:: :: :: :: :: :: :: :: :: :: ::

Institusi Kesehatan

:: Depkes RI :: WHO :: WHO Indonesia :: … nyusul

:: :: :: :: :: :: :: :: ::

Kolaborasi

:: Emedicine :: ICD 10 Wikipedia :: ICD 10 Wiki Indonesia :: OSWD :: OpenWebDesign :: Pakistan Times :: Rubab :: ntar ::

Kategori

BlogTour

Arsip

Komunitas Blog

blog-indonesia.com

PAGE RANK

Powered by  MyPagerank.Net

Add to Technorati Favorites

[Valid RSS]

Health Blogs - Blog Top Sites

Health

Blogs Topsites - TOP.ORG

Health Blogs - Blog Rankings

Blog directory

TopOfBlogs

Top 10 Award

Feed Burner

cakmoki Blog

Bloggerian Top Hits

My BlogCatalog BlogRank

Site Meter

Since 30 Nov 07

PENGUNJUNG

  • 5,343,888 pengintip

Asal Usul

Pebruari 2011

free counters


%d blogger menyukai ini: