Titipan untuk K-5

Selamat untuk KALIMA The Power of Knowledge atas terselenggara dan suksesnya acara “Peresmian Gedung Sekretariat Kalima Kalimantan Timur” pada hari Minggu, 8 April 2007.

Pada dasarnya Kalima mengusung Bapak H. Awang Faroek Ishak yang saat ini menjabat sebagai Bupati Kutai Timur (bosnya pak Biho) sebagai calon Gubernur Kalimantan Timur ( KT-1 ) periode 2008-2013 yang akan datang.

Oleh para pendukungnya, pak Awang Faroek dipopulerkan dengan sebutan AFI (Awang Faroek Ishak).

Saya tak hendak meramalkan peluang beliau. Mengingat Kalima bertujuan mewujudkan masyarakat sejahtera melalui program K-5, yakni: peningkatan Ke-imanan dan ketaqwaan, pengentasan Kemiskinan, pemberantasan Kebodohan, perluasan kesempatan Kerja, peningkatan pelayanan Kesehatan berkualitas, maka saya merasa perlu menitipkan definisi operasional “pelayanan kesehatan berkualitas” sesuai minat dan bidang saya.

Dalam bidang Kesehatan, K-5 yang mengklaim sebagai organisasi para pakar (pelaksana dan sistem perlu juga lho) merumuskan misi 3 Bebas dan 2 Ada dalam mensukseskan visi Kaltim sehat 2010 untuk semua rakyat.
Disebutkan bahwa 3 Bebas meliputi:

  1. Bebas dari ancaman kematian bayi dan ibu bersalin
  2. Bebas dari ancaman penyakit Demam Berdarah dan Malaria
  3. Bebas biaya berobat di Puskesmas dan Rumah Sakit Pemerintah.

Sedangkan 2 Ada, adalah:

  1. Ada pelayanan Kesehatan berkualitas seluruh wilayah perkotaan sampai desa terpencil.
  2. Ada sistem informasi kesehatan berbasis teknologi di seluruh kecamatan.

Pak Awang (AFI) mengatakan bahwa lebih jauh dari ada, yakni:
” Ketika berobat, ada dokternya, ada paramedisnya, ada obatnya. Puskesmas buka 24 jam”.
Beliau juga menandaskan bahwa biaya kesehatan dilakukan secara subsidi silang (revolving fund) sebagai upara pemerataan.

Saya kurang begitu mengerti maksud “bebas biaya berobat di Puskesmas dan RS Pemerintah”, khususnya bebas biaya berobat di RS Pemerintah terkait pernyataan AFI tentang subsidi silang.
Menurut pemahanan saya, pernyataan di atas mengarah kepada biaya gratis untuk penderita tidak mampu.
Mungkinkah beliau tahu program GAKIN dari depkes tidak berjalan sesuai harapan ? Entahlah.

Ok, dari semua program yang nampaknya masih sangat normatif tersebut setidaknya saya yakin bahwa berobat gratis di Puskesmas dan Sistem Informasi Kesehatan untuk semua kecamatan di Kaltim bisa diwujudkan.

T I T I P A N
Kepada K-5 khususnya pak Awang Faroek (AFI), perkenankan saya menitipkan garis-garis besar terkait bidang kesehatan, sebagai berikut:

  • Hendaknya program peningkatan pelayanan kesehatan tidak dijadikan alat propaganda semata. Lebih dari itu, diharapkan program tersebut benar-benar menyentuh langsung kepentingan hajat kesehatan warga Kaltim, tanpa ada dana yang tercecer sedikitpun.
  • Hendaknya program kesehatan tidak dijadikan sebagai obyek menggembungkan pundi-pundi segelintir orang, melalui mark-up pengadaan, mark-up program, dan sejenisnya
  • Hendaknya program pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas maupun RS Pemerintah tidak diserahkan kepada pihak ketiga, agar tidak ada dana yang hilang tanpa pertanggung jawaban

Sebagai salah seorang warga yang mendambakan pelayanan kesehatan berkualitas, maka perkenankan saya menitipkan definisi operasional terkait pelayanan kesehatan dasar di Puskesmas dan Rumah Sakit Pemerintah.
Mengingat definisi operasional berupa draft setebal 66 halaman maka akan saya serahkan kepada salah seorang kenalan yang berada dalam struktur K-5.

Catatan:
Perlu diketahui bahwa draft terkait upaya pelayanan kesehatan berkualitas tersebut, tidak hanya untuk K-5 dan AFI. Untuk semua CaGub Kaltim yang benar-benar serius menginginkan pelayanan kesehatan berkualitas dengan mengedepankan kepentingan masyarakat.
Dan yang lebih penting, draft tersebut GRATIS tanpa syarat dan ikatan apapun.

Semoga AFI dan semua caGub Kaltim periode mendatang senantiasa mendapatkan hidayah-Nya.

Posting berikutnya:
Disfungsi ereksi, sebuah tulisan ringan seputar “rudal’ yang malas berdiri.

Iklan

14 Responses to “Titipan untuk K-5”


  1. 1 cK April 9, 2007 pukul 6:16 pm

    PERTAMAXXX!!!
    komen belakangan hehehe….

  2. 2 antobilang April 9, 2007 pukul 8:42 pm

    huhuhu

    KEDUAX…

    saya titipkan nasib Kalimantan Timur ke Cakmoki!
    hidup Cakmoki! *halah*

    maju terus Cak!

  3. 3 Titah April 10, 2007 pukul 12:16 am

    Bebas biaya berobat di Puskesmas dan Rumah Sakit Pemerintah.
    Ada pelayanan Kesehatan berkualitas seluruh wilayah perkotaan sampai desa terpencil.
    ”Ketika berobat, ada dokternya, ada paramedisnya, ada obatnya. Puskesmas buka 24 jam”.

    >>>> Amin, amin, aminn…. jangan kuatir Cakmoki, kan Kaltim lebih makmur daripada Indonesia hehe…
    Wong… mana ya… Kab. Rembang apa Kudus apa Demak (Jateng, sorry lupa)… aja bisa ngadain pengobatan gratis koq. Itu soal kemauan, saya kira.

  4. 4 deking April 10, 2007 pukul 12:41 am

    Wujud nyata “Ada” yang kedua apa Cak?

  5. 5 cakmoki April 10, 2007 pukul 6:03 am

    @ cK,
    hehehe, ini sebenarnya bukan posting penting. Hanya catatan untuk nagih janji kalo cagub jadi gubernur beneran

    @ antobilang,
    walah, wong saya juga titip. Biasanya kalo para calon jadi betulan, muncul penyakit lupa janji. Titip-titipan aja yuk.
    Nge-Blog terusss

    @ Titah,
    Sudah ada 3 Kota di kaltim yang memprogramkan pengobatan gratis di Puskesmas, sayangnya mereka main-main, duitnya banyak hilang di lingkaran kekuasaan. Alhasil kesehatan gratis hanya “alat” belaka.
    Andai kemauan mereka sungguh-sungguh, kita salut. Lha piye, belasan milyar setahun, hanya gitu-gitu aja. Jadi saya meragukan “kemauan tulus” para petinggi di daerah kami.

    @ deking,
    Normatif pak. Belum ada wujud, masih program doang. Maklum, upaya cari simpati para calon kepala daerah.
    Yang sudah-sudah sih (belajar dari pengalaman pilkada), wujud nyatanya “belanja komputer”.
    Harapan kita, informasi kesehatan akurat, online dan up to date di tingkat yang paling bawah.
    Ada lho go.id milik pemerintah daerah, data terbarunya 2 tahun yang lalu. Lucu ya 😦
    Pernah ngajak temen-teman Puskesmas dan kecamatan bikin blog gratisan, gak ngefek. Padahal biaya tilpon berlebih. Yang dikursuskan TI juga tiap tahun pakai anggaran daerah plus studi banding (belanja, jalan-jalan ?!?!?)
    Ada saran ?

  6. 6 Biho April 10, 2007 pukul 7:23 am

    saya di belakang Pak Awang!

  7. 7 Biho April 10, 2007 pukul 7:26 am

    yang juga pendukung berat program2 Cak Moki!

  8. 8 cakmoki April 10, 2007 pukul 7:42 am

    @ Biho,
    Wah udah mantab ya. Moga sukses πŸ˜€

  9. 9 Yandhie Dono April 10, 2007 pukul 1:21 pm

    Huhuhu.. salut Cak Moki. Saya juga pengin punya tekad dan kesungguhan seperti situ… mungkin nanti (kapan dong?)

  10. 10 cakmoki April 11, 2007 pukul 12:41 am

    @ Yandhie Dono,
    yuk sama-sama, senang ada teman se-ide. Nggak usah nunggu nanti, sekarang aja πŸ˜€

  11. 11 tukangsate April 13, 2007 pukul 11:09 am

    Cakmoki tidak tertarik untuk gabung dengan kalima-kah. Kalo titip doang pasti ga didengar. Saya setuju dengan mbah titah, bahwa semua itu tergantung kemauan, celakanya kemauan itu tidak banyak muncul di kalangan pengambil kebijakan, bukan hanya masalah kesehatan tetapi juga banyak hal yang lain. Barangkali kita semua (rakyat) harus bisa memunculkan kemauan itu dikalangan pengambil kebijakan, caranya bisa persuasif, salah satunya seperti yang sudah dilakukan oleh cakmoki dengan menitipkan beberapa hal untuk kalima, tetapi saya kok tidak yakin mereka akan dengar titipan-titipan itu. Mungkin kita perlu memakai cara yang lebih tegas dan keras.

  12. 12 cakmoki April 13, 2007 pukul 12:26 pm

    @ tukangsate,
    ya saya mendapatkan saran sejenis. Saya lebih memilih cara persuasif. Selama ini cara tersebut cukup didengar di daerah tingkat II kota kami.
    Untuk tingkat propinsi mau tidak mau titip saja, bukan levelnya. Hehehe
    Mudah-mudahan yang jadi Gubernur nanti orang-orang yang baik dan memang punya kemauan menjadi baik.
    Trims sarannya πŸ˜€

  13. 13 Rury Maret 7, 2009 pukul 9:38 am

    Bapak, IDI kaltim kan mau mengadakan diskusi panel. Topiknya : “Pengembangan peran dan fungsi dokter dalam kebijakan pembangunan kesehatan di kalimantan timur”
    saya tertarik dengan draft definisi operasional pelayanan kesehatan pkm dan rs yang bapak sebutkan di atas. boleh tidak saya minta copynya? kalo memungkinkan, mungkin Bapak sekalian bisa membawakannya nanti dalam diskusi panel ? πŸ™‚
    Kalo boleh pak, di e-mail ke e-mail saya di atas saja ya Pak. Terima kasih.

  14. 14 cakmoki Maret 8, 2009 pukul 12:38 pm

    @ Rury:
    Maaf, saya udah berusaha ntyimpan di layanan penyimpanan online tapi gagal upload. Mungkin masih perlu diringkas agar file-nya ga kegedean.

    Untuk model layanan gratis di Puskesmas dan RS, udah pernah sy sampaikan di Pemkot Samarinda. Ntar akan sy cari sampel file presentasinya dan akan sy kirim via email kalo udah ketemu.
    Andai nanti ga bisa upload, sy mohon maaf. soalnya filenya sy buat dalam bentuk presentasi flash yg ukurannya gede.

    Diskusi Panel? Rasanya IDI Kaltim dan banyak pakarnya … hahaha. Yang penting bagi masyarakat, apapun programnya, tidak dijadikan lahan untuk cari uang bagi segelintir orang. πŸ˜€
    Sungguh, saya tidak rela jika bidang medis hanya dijadikan kedok belaka.
    Makasih


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Wong ndeso β„’

cakmoki

Wordpress Indonesia

Silahkan baca

DISCLAIMER

web tracker

9 Desember 2009

SEMENTARA TUTUP

Maaf, sementara Blog istirahat hingga ada pemberitahuan

Harap maklum


MARI HENTIKAN KORUPSI

No Korupsi

Internet Sehat

Translator

Warga Bicara

» Makasih PLN, listrik Samarinda dah membaik, moga gak byar-pet

» Waspada Demam Berdarah

» Jangan Gunduli Palaran

» Banjir...banjir. Kapan masalah ini teratasi ?

INGA INGA INGA

» Nyeri Urat or Tulang BUKAN berarti Penyakit Asam Urat.

» Sekali lagi: Pegal, Linu Tidak Identik dengan Penyakit Asam Urat

TEMANs

9racehime | A. Fatih Syuhud | Aditiawan Chandra | A.Tajib | Agung UD | aLe | alief | alle | almascatie | Amd | Anak Peri | Anak Sultan | Anang | Anang YP | Anas | Andalas | Anggara | Anjaz | Anti Pungli | Antobilang | Anung87 | Aribowo | Arif Kurniawan | Arul | Astikirna | awan965 | axireaxi | Bambang alias HR | BatakNews | Blog Pokoke? | Biho | CalonOrangTenar | Cay | Chandra | Chielicious | chiw imudz | cK-chika | Dalamhati | Deden Nugraha | deedhoet | deKing | Desti Utami | Didats | doeytea | dnial | Edy C | Eep | Elpalimbani | erander | Evi | Fa | Fa wp | Faiq | Fertobhades | Fetro | Fortynine | Freddy | Gadis | Gaussac | Gitablu | Grandiosa | GuhPraset | GuM | Helgeduelbek | Herdy | Indonesia Kita | Indra KH | ItikKecil | iway | Jejakpena | Jennie S. Bev | Joesath | Joko Taroeb | Julee | Juli | Juliach | Junthit | Jurig | Kakilangit | Kang Adhi | Kang Kombor | Kangguru | kawaichu | Kenji | Kenzt | kikie | koecing | Kumala | Kurtubi | Kw | Laras | liezmaya | Lilik Suryanto | Lily | Linker | Lintang | Lita | Lita wp | Luthfi | MaIDeN | Majalah Dewa Dewi | Manusiasuper | Master Li | Mathematicse | macanang | mbojo | Mei | Micokelana | Mr. Geddoe | Mufti | mybenjeng | My-za | Nayla Zahra | Nayz | Ndarualqaz | Neeya | Neo Forty-Nine | Neri | Ninoy | Nieke | Nomercy | n0vri | NuDe | Om Sulis | omaigat | Ooyi | Paijo | Panca | Pandu | Panduan WP | Papabonbon | Passya | Peyek | Pinkina | Pitik | Pralangga | Prayogo | Priyadi | Qee | Raja iblis | RenjanaBiru | rivafauziah | Rivermaya | Roffi | roisZ | Rujak | Sagung | Sahrudin | Saiful Adi | SaRa | Siu | Sofi | Sora9n | Suandana | Suluh | Susiloharjo | Telmark | Thamrin | tiesmin | Triesti | Tukang Sate | Venus | Wadehel | Wahyuansyah | Wandira | Wiku | WongMangli | Wulan | Yati | Yudhipras |

:: :: :: :: :: :: :: :: ::

Kesehatan

:: Ady Wirawan :: Agus Mutamakin :: Anis Fuad :: Anis Fuad wp :: Asri Tadda :: Astri Pramarini :: Astri Pramarini (awal) :: Astri Pramarini wp :: Blog Mahasiswa FKU 2003 :: Blog Rumah Kanker :: Dani Iswara :: Dani Iswara weblog :: Dokter arek cilik :: drAnak :: drarifianto :: Dwi wp :: Elyas :: Erik Tapan :: Evy HealhtySmile :: FK Unsri :: Gies :: Gies wp :: Ginna :: Grapz :: Hendar Sunandar :: HIV News :: Huda Thoriq :: IDI Samarinda :: imcw :: Imran Nito :: Iwan Handoko :: Jhonrido :: klikharry :: Kobal :: Laksmi Nawasasi :: Mashuri :: Mave Mina :: Mbah Dipo :: Mina :: My Blogspot :: Nur Martono :: PKM Palaran :: Rara :: Rizma Adlia :: Rudy Kwang :: SenyumSehat :: Sibermedik :: SimkesUGM :: SuperKecil :: Titah :: Tito :: Tonang Ardyanto :: Tukangkomentar :: Wi :: Vina Revi :: Vina Multiply :: Yusuf Alam R :: zulharman79 ::

:: :: :: :: :: :: :: :: :: :: ::

Institusi Kesehatan

:: Depkes RI :: WHO :: WHO Indonesia :: … nyusul

:: :: :: :: :: :: :: :: ::

Kolaborasi

:: Emedicine :: ICD 10 Wikipedia :: ICD 10 Wiki Indonesia :: OSWD :: OpenWebDesign :: Pakistan Times :: Rubab :: ntar ::

Kategori

BlogTour

Arsip

Komunitas Blog

blog-indonesia.com

PAGE RANK

Powered by  MyPagerank.Net

Add to Technorati Favorites

Health Blogs - Blog Top Sites

Health

Blogs Topsites - TOP.ORG

Health Blogs - Blog Rankings

Blog directory

TopOfBlogs

Top 10 Award

Feed Burner

cakmoki Blog

Bloggerian Top Hits

My BlogCatalog BlogRank

Site Meter

Since 30 Nov 07

PENGUNJUNG

  • 5,354,873 pengintip

Asal Usul

Pebruari 2011

free counters


%d blogger menyukai ini: