Pakar Menggugat Seksualisasi

ancaman seksualisasi terhadap anak kita

Tempo hari Kang Kombor menulis kekhawatiran beliau seputar tayangan media dalam posing bertajuk “acara bincang-bincang …”.

BBC edisi 20 Pebruari 2007 memberitakan hal yang sama, yakni kekhawatiran para pakar di Amerika terkait penggambaran wanita muda sebagai obyek seksual di media yang dianggap dapat merusak kesehatan mental dan fisik anak perempuan.

Menurut para pakar yang tergabung dalam Asosiasi Psikologi Amerika, dampak buruk bagi pertumbuhan mental anak wanita diantaranya dipengaruhi oleh eksploitasi seksual majalah, televisi, video game dan video musik.

Profesor Andrew Hill, pakar psikologi medis dari Universitas Leeds berujar: “Jika anda melihat majalah remaja, semuanya berisi tentang seks.”

Negeri Paman Sam yang dianggap sebagai sorganya telanjang, tak urung mencemaskan pengaruhnya terhadap warganya. Bagaimana Indonesia yang notabene lekat dengan jargon “adat ketimuran” ?

Beberapa hari lalu, penulis sudah menayangkan tulisan pembuka, mengarah kepada kekhawatiran eksploitasi p0rn0grafi di dunia maya khususnya eksploitasi anak sebagai komoditi p0rn0grafi.
Mengapa penulis ikut-ikutan mengulasnya (lagi) ? Tak lain karena menyangkut kesehatan. Dalam hal ini kesehatan dalam arti luas mencakup kesehatan mental, kesehatan fisik dan kesehatan sosial. Untuk masalah moral biarlah para alim dan blogger lain mengulasnya.

Kita tahu bahwa kesehatan mental, fisik dan sosial saling terkait dalam satu kesatuan, yang sedikit banyak berpengaruh terhadap baik buruknya pengelolaan negeri ini.

Wanita, yang penulis ibaratkan bak mutiara sebagai perlambang kehormatan, oleh sebagain orang dicampakkan dalam bentuk seronok seksual berbalut strategi pemasaran. Pemasaran dalam bidang apa saja, yang bermuara pada upaya mengeruk uang.

Repot dan sulitlah kita, tatkala segala cara menjadi panglima. Urusan lain menjadi nomor kesekian. Dan dampak buruk tak kan lagi mendapat tempat sebagai pertimbangan.

Tengok saja iklan sabun. Area sekitar payudara dipertontonkan berulang, tubuh wanita diperlihatkan dalam gumpalan busa.
Tak ketinggalan iklan barang elektronik, dibuat sedemikian rupa sehingga kehadiran wanita seksi seolah kewajiban sebagai daya tarik konsumen.
Bahkan tawaran vitamin dengan kandungan zat besi pun ikut-ikutan diberi bumbu lenggak-lenggok pantat bahenol layaknya iklan kondom.
Dan masih banyak lagi. Ada yang tertarik membuat daftarnya ?

Apakah penulis tak suka ? Suka. Sekali lagi suka !!!
Bagaimana anak-anak kita ? Itulah masalahnya.
Ketika mereka melihat sebuah tayangan, mendengar bisikan seronok terhembus dari bibir nan seksi, menyaksikan gemulai sensual, di saat itu pula serabut saraf dalam otak merekamnya. Makin banyak rekaman, makin banyak pula memori sensual membentuk lekukan gyrus-gyrus sebagai media simpan. Bom waktu !!!
Kelak, merekalah pengganti kita, sebagian diantaranya menjadi pemimpin negeri ini, mulai tingkat pusat hingga desa, termasuk pemimpin dalam rumah tangga. Dan di dalam serabut sarafnya masih tersimpan memori sensual yang didapatnya tanpa jeda. Bom waktu !!!
Entah apa bentuk keluaran timbunan memori sensual di kemudian hari, ketika mereka “menjadi orang”, saat mereka menjadi “pemimpin”.

Dapatkah segala bentuk seksualitas tersebut dihentikan untuk melindungi aset negeri ? Mestinya bisa. Harus bisa !!! Tayangan smackdown saja bisa.
Siapa yang dapat menghentikannya ? Kita !!!

Simak lanjutan perkataan Profesor Andrew Hill

Penggambaran citra wanita sebagai obyek seksual oleh media dan iklan sulit ditangani. Salah satu hal yang terpenting adalah tanggungjawab sosial dunia periklanan dan media massa lainnya harus menyadari bahwa produk dan gambar yang mereka hasilkan bisa memiliki dampak yang buruk.

Ini Indonesia, Bung !!!
Jangan biarkan ibu Pertiwi menangis dan berduka …

Coming soon …
Nantikan posting selanjutnya:

  • PMS datang, “badai” mengguncang
  • Bila si kecil sulit minum obat
Iklan

32 Responses to “Pakar Menggugat Seksualisasi”


  1. 1 juliach Maret 23, 2007 pukul 4:00 am

    ikut-ikutan jadi pertamax

  2. 2 juliach Maret 23, 2007 pukul 4:05 am

    di pameran mobil : beli 1 mobil, dapat hadiah 1 SPG-nya ya?

    apa hubungannya ya?

  3. 3 cakmoki Maret 23, 2007 pukul 4:45 am

    @ juliach,
    Apa sih SPG ? *maklum, ndeso* Yang seksi itu ya?
    Kalau itu maksudnya, masa iya sih
    Gak pernah dapet tuh *bletak* 😀

  4. 4 Lita Maret 23, 2007 pukul 8:13 am

    Sales promotion girl.
    Mobil yang dibeli jenisnya apa dulu, cak? Ada hubungannya, mungkin 😀

    Nunggu posting tentang PMS aja, ah. Dia yang bikin suami saya ‘menyingkir’ kalau sudah terendus gejalanya (bahkan ngajak ngomong aja males). Ngga aman untuk didekati, super jutek soalnya :p

  5. 5 prayogo Maret 23, 2007 pukul 9:36 am

    Memang itu sudah kodrat dari sananya Cak, bahwa perempuan itu adalah perhiasaan di dunia. TInggal bagaimana kita bisa memanfaatkan perhiasaan itu dengan baik atau tidak.

  6. 6 Dani Iswara Maret 23, 2007 pukul 10:54 am

    ntah jika si kecil ce nanti minta…”pak, adik pengen pake baju kayak gitu..” 😦 [mnrt bapaknya sih bukan baju lg..lha wong ampir gak ada yg ditutupi…’jgn nanti masuk angin..’]

  7. 7 imcw Maret 23, 2007 pukul 11:29 am

    pujangga bilang, semua keindahan alam ada di sekujur tubuh wanita…mau apa lagi coba?…;)

  8. 8 helgeduelbek Maret 23, 2007 pukul 11:49 am

    kalau di perngkat komputer iklan VGA card biasanya juga gambar perempuan yang wah… meskipun bukan gambar orang asli. Padahal masih banyak model iklan yang biasa tapi idenya yang cemerlang, setidaknya bisa mendidik penontonnya. BTW jaman sekarang setan emang ada dimana-mana, gak pernah mati.

  9. 9 oon Maret 23, 2007 pukul 11:57 am

    memang mengkhawatirkan ya cak…semua yang diendonesa kok makin membuwat miris sih 😦

  10. 10 iway Maret 23, 2007 pukul 12:12 pm

    segitunya pada nolak rame-rame sama ruu app?? apa sih maunya?

  11. 11 antobilang Maret 23, 2007 pukul 1:01 pm

    kalo di indo, seksualitas perempuan itu komoditi yang sangat menguntungkan je!
    jadinya ya gitu deh..dieksploitasi habis2an…
    tapi ya tetep tergantung dari otak&hati manusianya…
    bukankah otak&hati yang membedakan manusia dari makhluk2 yang lain?
    *halah*

  12. 12 mei Maret 23, 2007 pukul 3:13 pm

    iklan oli motor merk Agyp*nulisnya bener gak ya…kalau sayang, pake AGYP, kata si perempuan sensual dengan belahan dada kelihatan..

    hihi, kadang mikir aja apa hubungannya oli dengan cewek, tapi emang sih mas, wanita cantik itu memang menjual..kita gak bisa menutup mata dengan hal itu, hampir semua manusia*yang normal*suka wanita yang bersih dan cantik, apalagi kalau putih*jadi ingat postingannya mbak Evy tentang cantik=putih. Lha mau gimana lagi, aku sebagai wanita saja suka lihat wanita cantik, apalagi yang co…mungkin hanya unutuk mengdongkrak nilai penjualannya…

    urusan dengan anak2 kita, kitalah yang bertugas menamenginya…tapi sexy is beautiful cak..hihi

  13. 13 Yandhie Dono Maret 23, 2007 pukul 4:00 pm

    Sex sells everything, from beer to peanuts, from car to slippers.
    Mau digimanain juga, selama konsumennya masih ada mah, exploitasi selalu ada.

    Mo bicara moral? Hati nurani? Nilai2 sosial & agama? Ngga ngepek… temptation of money is too strong. Dengan ROI (return of investment) yang terjamin, sex will still be a darling to marketing and advertisement.

    *pesimist as usual…, dengan dalih realist*

  14. 14 venus Maret 23, 2007 pukul 7:57 pm

    bukannya ini akal2annya kaum laki-laki juga? hayooo ngakuuu….

  15. 15 passya Maret 23, 2007 pukul 9:00 pm

    lha kalo cuma eksploitasi minyak bumi, sebentar lagi abis dok…. yang gak ada abisnya ya…itu tadi…

  16. 16 cakmoki Maret 24, 2007 pukul 12:43 am

    @ Lita,
    oh itu to, hik ndeso asli.
    Ada ponakan yang jadi gitu, suka saya ledek:” udelnya diliatkan gak?”
    Katanya sih enggak, isin mungkin.
    Jenis mobil yang cocok untuk SPG opo yo? Sik tak pikirnya dulu.
    Jaguar? Lamborghini atau lamborghitu?

    Setting PMS tgl 25, nanti saya majukan tgl 24 dini hari.

    @ prayogo,
    Bilang guru saya waktu SMA dulu, setiap inci tubuh wanita itu bagai perhiasan memancarkan keindahan.

    Tinggal bagaimana kita bisa memanfaatkan perhiasaan itu dengan baik atau tidak

    Penuh makna.

    @ Dani Iswara,
    Si kecil masih merajuk:”pokoknya™ adik minta baju yang itu, bagus pa, seperti final fantasy”

    @ imcw,

    …mau apa lagi coba?…

    mmm, enaknya mau ikutan ngeliat aja deh 😀

    @ helgeduelbek,
    Gambar Saiya kan ?
    Produk PCI tambah hot pak, final fantasy. Sampai pangkal paha. Syurrr

    @ oon,
    Untuk dewasa sih mungkin bisa membedakan. Untuk anak-anak kecil mengkhawatirkan, seperti kata pakar psikologi Amrik itu.
    Entah di Indo, penelitian soal ini sudah ada apa belum. Konon pernah ada perkosaan yang pelakunya masih SD kelas VI karena melihat gambar syurrr.

    @ iway,
    Hehehe, yang itu saya nggak tahu.

    @ antobilang,
    Akhirnya kembali ke masing-masing.
    Gus Dur juga bilang begitu

    @ mei,
    oli dengan cewek sangat erat hubungannya dong *bletak*
    Saya pernah baca, cewek suka lihat gambar cewek cantik dibanding lihat cowok. Bener tah ?
    tapi sexy is beautiful cak
    yes mam 😀

    @ Yandhie Dono,
    Menjual, menggoda, akhirnya menghasilkan.
    Tak pikir-pikir betul juga ya

    @ venus,
    Ampunnnn, jangan buka rahasia 😀

    @ passya,
    Kayak salah satu episode serial x-file, kalo gak ada itu sepi ya pak.
    Nggak kebayang kalo habis seperti minyak bumi, soale saya juga suka, hehehe

  17. 17 deKing Maret 24, 2007 pukul 3:40 am

    Untung yang dieksploitasi bukan tubuh laki-laki ya 😀
    Andai yang dieksplotasi itu tubuh laki-laki kayaknya mendingan gak usah nonton TV hehehehe
    Serius ah…
    Memang kenyataan pahit ini harus diterima…materi selalu mengalahkan moral…

  18. 18 cakmoki Maret 24, 2007 pukul 4:55 am

    @ deKing,
    Jangan terlalu serius ah …
    Saya gak kepikir eksploitasi tubuh laki-laki, sudah ada sih, dikit. Menampilkan lelaki berotot.
    Kira-kira yang layak jual seperti apa ya 😆

  19. 19 Evy Maret 24, 2007 pukul 8:15 am

    Sebenernya di barat ga gitu2 amat kok cak, di Amerika majalah playboy hanya dijual di tempat tertentu, klo mau beli dilihat id card, disini id card ga mungkin nembak, di Indo majalah FHM dan gambal 7/8 bugil malah di jual di jalan2 anak2 yg jual. Anak2ku malah ngerti klo ngeliatin udel itu embarasing my self. klo bajuku mlorot padahal di rumah dia teriak memperingatkan “mom, ur boobs showing…”. Anak2 juga mendapat pendidikan di sekolah ga boleh buka situs porn, bahaya-nya apa dan bagaimana mengatasi bahaya kalau sedang chat misalnya ada yg mau add, klo bukan org yg dia kenal ga boleh…dst..smtr di Indo mungkin hal spt itu yg belum di lakukan, memberikan pemahaman instead of menutupi atau menyingkirkan, karena hal2 itu bakalan ga tersingkir, selalu ada jalan, adakalanya klo di cegah2 malah jd kepingin…wah kedawan

  20. 20 Evy Maret 24, 2007 pukul 8:19 am

    Oh ya klo sampe anaknya buka majalah porn anak itu ngadu karena nemu di rumah, ortunya yg di cekal, anak2 juga ga boleh keluar sendiri sebelum umur 14 th malah ada yg nyaranin total 18 th baru boleh, di mana2 baik di rumah atau sekolah harus selalu ada responsible adult, klo ketahuan anak sampe ditinggal sendiri di rumah, kita bisa masuk bui… aku kok untuk urusan anak merasa lebih tenang disini cak anakku steril, di Jakarta ki medeni jeee…

  21. 21 manusiasuper Maret 24, 2007 pukul 11:52 am

    jangan-jangan gyrus-gyrus memory mesum di otak saya sudah banyak banget neh..
    ada cara untuk mendelete dok?

  22. 22 cakmoki Maret 24, 2007 pukul 1:29 pm

    @ Evy,
    Lha, yo kuwi. Pakar-pakar plus ortu Amrik wis rame-rame proteksi, nang indo sik lagi seneng-senenge ndelok udel and kodew odum. Tabloid olah raga wae ono iklan hot je. Koran yo ngono, podo wae. Dadi repot lek ndelikno. Si Bungsu lek moco tabloid olah raga sering komentar:” ada gambar cewek …”. Hiks, iso masuk bui 😀

    @ manusiasuper,
    Nggak usah delete, wong sudah mau hohe-hohe *usia pelaminan, bukan kelamin*. Nanti kalo didelete malah lupa. hahaha

  23. 23 Kang Kombor Maret 24, 2007 pukul 3:49 pm

    Soal parnografi di USA, sepertinya ada negara bagian yang melarang adult store. Dulu waktu gugling soal peraturan pelarangan parnografi pernah nemu. Korban terbesar akibat sex addiction karena porn addiction adalah perempuan. Akan tetapi wanita-wanita Indonesia menolak ruu app dengan mengatakan tubuh kami tidak berdosa. Mau dilindungi kok nggak mau.

  24. 24 cakmoki Maret 25, 2007 pukul 3:18 am

    @ Kang Kombor,
    USA yang dikenal super bebas aja, ada negara bagian yang ketat. Kita? Setidaknya, kalau belum bisa menyeluruh karena berbagai pertimbangan, mungkin bisa adopsi. Dapat bocoran nggak Kang kelanjutan ruu app. Koq gak denger suara kelanjutannya ya ?

  25. 25 Kang Kombor Maret 26, 2007 pukul 2:37 pm

    Cak, bulan lalu saya denger drah RUU Pornografi dan Pornoaksi akan segera dibahas di DPR dan segera diundangkan. Nama diganti menjadi RUU PP, bukan RUU APP lagi. Tapi embuh, kok saat ini belum kedengar lagi beritanya. Mestinya Maret ini sudah diundangkan menjadi UU PP.

  26. 26 cakmoki Maret 27, 2007 pukul 2:43 am

    @ Kang Kombor,
    Koq nggak ada publikasinya ya. Ingin tahu juga sih garis-garis besarnya. Seminggu lagi sudah April, paling-paling polor.

  27. 27 Anjaz Maret 27, 2007 pukul 12:01 pm

    ya…sepakat hentikan eksploitasi manusia dengan berbagai dalih, termasuk dalih sebagai celebritis, 🙂

  28. 28 cakmoki Maret 27, 2007 pukul 9:40 pm

    @ Anjaz,
    Mungkin jalan pintas supaya cepat ngetop, makin bugil makin cepat ngetopnya. hehehe

  29. 29 The Flying Spaghetti Monster Maret 28, 2007 pukul 3:33 pm

    apakah penyediaan 72 bidadari seksi di syurga itu termasuk dalam strategy marketing juga? Yang satu ini bahkan bisa diketahui oleh anak2 kecil

  30. 30 cakmoki Maret 28, 2007 pukul 3:52 pm

    @ The Flying Spaghetti Monster,
    Itu sih bukan p0rn0 dan tidak dijual. Tul nggak ? 😀

  31. 31 silly Agustus 3, 2008 pukul 10:05 pm

    NAh kalo menurut aku mas, Perempuanlah yang harus memegang kendali perubahan, Jangan mau jadi konsumsi laki2…

    Perempuan harus menghargai dirinya sebagai suatu yang berharga, bukan menjadikan dirinya komoditi pemuas nafsu, yang kadang dengan tololnya dieksploitasi sedemikian rupa tanpa mengindahkan harga diri pihak wanita.

    Duhhh, sedih deh… Hayo wanita2… Use our WOMEN POWER to change everything.

  32. 32 cakmoki Agustus 4, 2008 pukul 1:55 pm

    @ silly:
    hmmmm, gitu ya ..
    bukannya saling mengkonsumsi ? *becanda* …hehehe


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Wong ndeso ™

cakmoki

Wordpress Indonesia

Silahkan baca

DISCLAIMER

web tracker

9 Desember 2009

SEMENTARA TUTUP

Maaf, sementara Blog istirahat hingga ada pemberitahuan

Harap maklum


MARI HENTIKAN KORUPSI

Jangan Korupsi Ah

No Korupsi

Internet Sehat

Warga Bicara

» Makasih PLN, listrik Samarinda dah membaik, moga gak byar-pet

» Waspada Demam Berdarah

» Jangan Gunduli Palaran

» Banjir...banjir. Kapan masalah ini teratasi ?

INGA INGA INGA

» Nyeri Urat or Tulang BUKAN berarti Penyakit Asam Urat.

» Sekali lagi: Pegal, Linu Tidak Identik dengan Penyakit Asam Urat

TEMANs

9racehime | A. Fatih Syuhud | Aditiawan Chandra | A.Tajib | Agung UD | aLe | alief | alle | almascatie | Amd | Anak Peri | Anak Sultan | Anang | Anang YP | Anas | Andalas | Anggara | Anjaz | Anti Pungli | Antobilang | Anung87 | Aribowo | Arif Kurniawan | Arul | Astikirna | awan965 | axireaxi | Bambang alias HR | BatakNews | Blog Pokoke? | Biho | CalonOrangTenar | Cay | Chandra | Chielicious | chiw imudz | cK-chika | Dalamhati | Deden Nugraha | deedhoet | deKing | Desti Utami | Didats | doeytea | dnial | Edy C | Eep | Elpalimbani | erander | Evi | Fa | Fa wp | Faiq | Fertobhades | Fetro | Fortynine | Freddy | Gadis | Gaussac | Gitablu | Grandiosa | GuhPraset | GuM | Helgeduelbek | Herdy | Indonesia Kita | Indra KH | ItikKecil | iway | Jejakpena | Jennie S. Bev | Joesath | Joko Taroeb | Julee | Juli | Juliach | Junthit | Jurig | Kakilangit | Kang Adhi | Kang Kombor | Kangguru | kawaichu | Kenji | Kenzt | kikie | koecing | Kumala | Kurtubi | Kw | Laras | liezmaya | Lilik Suryanto | Lily | Linker | Lintang | Lita | Lita wp | Luthfi | MaIDeN | Majalah Dewa Dewi | Manusiasuper | Master Li | Mathematicse | macanang | mbojo | Mei | Micokelana | Mr. Geddoe | Mufti | mybenjeng | My-za | Nayla Zahra | Nayz | Ndarualqaz | Neeya | Neo Forty-Nine | Neri | Ninoy | Nieke | Nomercy | n0vri | NuDe | Om Sulis | omaigat | Ooyi | Paijo | Panca | Pandu | Panduan WP | Papabonbon | Passya | Peyek | Pinkina | Pitik | Pralangga | Prayogo | Priyadi | Qee | Raja iblis | RenjanaBiru | rivafauziah | Rivermaya | Roffi | roisZ | Rujak | Sagung | Sahrudin | Saiful Adi | SaRa | Siu | Sofi | Sora9n | Suandana | Suluh | Susiloharjo | Telmark | Thamrin | tiesmin | Triesti | Tukang Sate | Venus | Wadehel | Wahyuansyah | Wandira | Wiku | WongMangli | Wulan | Yati | Yudhipras |

:: :: :: :: :: :: :: :: ::

Kesehatan

:: Ady Wirawan :: Agus Mutamakin :: Anis Fuad :: Anis Fuad wp :: Asri Tadda :: Astri Pramarini :: Astri Pramarini (awal) :: Astri Pramarini wp :: Blog Mahasiswa FKU 2003 :: Blog Rumah Kanker :: Dani Iswara :: Dani Iswara weblog :: Dokter arek cilik :: drAnak :: drarifianto :: Dwi wp :: Elyas :: Erik Tapan :: Evy HealhtySmile :: FK Unsri :: Gies :: Gies wp :: Ginna :: Grapz :: Hendar Sunandar :: HIV News :: Huda Thoriq :: IDI Samarinda :: imcw :: Imran Nito :: Iwan Handoko :: Jhonrido :: klikharry :: Kobal :: Laksmi Nawasasi :: Mashuri :: Mave Mina :: Mbah Dipo :: Mina :: My Blogspot :: Nur Martono :: PKM Palaran :: Rara :: Rizma Adlia :: Rudy Kwang :: SenyumSehat :: Sibermedik :: SimkesUGM :: SuperKecil :: Titah :: Tito :: Tonang Ardyanto :: Tukangkomentar :: Wi :: Vina Revi :: Vina Multiply :: Yusuf Alam R :: zulharman79 ::

:: :: :: :: :: :: :: :: :: :: ::

Institusi Kesehatan

:: Depkes RI :: WHO :: WHO Indonesia :: … nyusul

:: :: :: :: :: :: :: :: ::

Kolaborasi

:: Emedicine :: ICD 10 Wikipedia :: ICD 10 Wiki Indonesia :: OSWD :: OpenWebDesign :: Pakistan Times :: Rubab :: ntar ::

Kategori

BlogTour

Arsip

Komunitas Blog

blog-indonesia.com

PAGE RANK

Powered by  MyPagerank.Net

Add to Technorati Favorites

[Valid RSS]

Health Blogs - Blog Top Sites

Health

Blogs Topsites - TOP.ORG

Health Blogs - Blog Rankings

Blog directory

TopOfBlogs

Top 10 Award

Feed Burner

cakmoki Blog

Bloggerian Top Hits

My BlogCatalog BlogRank

Site Meter

Since 30 Nov 07

PENGUNJUNG

  • 5,301,967 pengintip

Asal Usul

Pebruari 2011

free counters


%d blogger menyukai ini: