Pelayanan Kesehatan Dasar

Posting Pindahan: (asli: September 2006)
Yankes DasarLima puluh menit dari 7.30-8.20, seolah menjadi rentang waktu “spesial” saat memberi materi kuliah Sistem Pelyanan Kesehatan Dasar, bagi mahasiswa PSKU Unmul, yang merupakan bagian dari Manajemen Kesehatan. Ada dua hal menarik pada pertemuan pagi tadi.

Pertama, gambaran kondisi riil layanan kesehatan, terkait dengan mutu pelayanan di Puskesmas. Ketika brain storming tentang topik di atas, mahasiswa memberi gambaran beragam yang memang benar-benar terjadi di kebanyakan Puskesmas dan layanan kesehatan pada umumnya. Kalimat singkat yang muncul adalah:
Petugas tidak ramah, kebanyakan penderita tidak diperiksa, obat terbatas, laboratorium sangat minim, kotor, kumuh, dan masih banyak yang sejenis. Ungkapan tentang kondisi di atas sudah tentu “amat jauh” dari ukuran layanan bermutu. Inipun dilihat hanya dari segi Kuratif, belum menyentuh layanan lain yang komprehensif, semisal Promotif, Preventif dan Rehabilitatif. Memang ada upaya dari Depkes untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dasar, yakni dengan diluncurkannya Program Quality Assurance (Jaminan Mutu) dan berlanjut ke Pemecahan Masalah Kompleks (Complex Problem) sejak sekitar tahun 1995- 1996. Program tersebut dibiayai olen bantuan (hutang) Bank Dunia yang makan biaya besar. Menurut hemat saya program tersebut gagal. Lebih-lebih bila dibandingkan dengan biaya yang konon amat besar dan isi dari program itu sendiri. Kala itu parameternya adalah penanganan kasus Pnemonia, Diare dan persentase suntikan pada kasus-kasus neuromuskuler. Kronologi dari lahirnya QA juga masih menyimpan misteri. Konon ketika ada bantuan (hutang) Bank Dunia tahun 1995-1996, departemen-departemen sibuk membuat program agar mendapatkan bagian “kue” dari Bank Dunia tersebut. Bisa ditebak apa yang terjadi, yakni lahirnya program yang “dibuat-buat”. Mengapa penulis berpendapat demikian ? Mari kita urai sedikit isi QA. Salah satu unggulan isi QA adalah penatalaksanaan kasus pnemonia. Setiap kasus dengan panas dan atau batuk pilek, tidak boleh diberi antibiotika kecuali ada tanda pnemonia, karena sebagian besar disebabkan virus yang rata-rata sembuh sendiri. Bayangkan, yang beginian ini pelatihannya makan waktu sampai seminggu. Materinya hanya pengenalan kasus pnemonia, cara diagnosa dengan ukuran retraksi, hitung napas dan penyulitnya, serta penatalaksanaanya (jenis, dosis dan lama pemberian obat, termasuk evaluasinya 2 hari kemudian). Bila baca sendiri paling banyak makan waktu hanya 2 jam, itupun sudah di buku-buku yang lengkap. Boleh dikata QA yang heboh tersebut hanyalah menyentuh sedikit aspek teknis medis, belum mengarah kepada tatanan layanan kesehatan yang komprehensif. Sebenarnya, panduan penatalaksanaan berbagai kasus penyakit sudah termuat lengkap dalam Panduan Kerja Puskesmas jilid I-IV tahun 1984 lalu diperbarui tahun 1990-1991. Mungkin depkes sudah lupa dengan buah karyanya sendiri. Jadi Program QA sesungguhnya hanyalah mengulang salah satu panduan dengan dana yang konon sangat besar. Benar tidaknya isu bagi “kue” , wallahualam. Hal menarik lain dalam layanan kesehatan adalah gambaran berikut: seorang anak dibawa ibunya berobat, setelah ditanya keluhannya, petugas kita (dokter atau paramedis) memberi resep untuk mengambil obat di kamar obat. Seringkali tidak diperiksa, bahkan tidak tahu berat badannya, tapi anehnya muncul resep antibiotika. Darimana menentukan dosisnya ? Nah, itulah sebagian kecil potret layanan kesehatan kita. Apakah bermutu ? No.
Lebih jauh tentang mutu pelayanan kesehatan, akan dimuat secara khusus pada posting berikutnya.

Kedua, para mahasiswa tampaknya lebih tertarik pada tampilan materi kuliah daripada isi kuliahnya, semoga aja ngga demikian. Pagi tadi sengaja menggunakan cd yang berjalan autorun, menampilkan intro standalone dengan efek transisi diagonal curling of page unrolling. Lalu link ke halaman navigasi yang berisi menu menuju link-link lainnya. Maklum menurut adik-adik mahasiswa, belum pernah mendapatkan materi kuliah dengan format Flash yang berinteraksi dengan program multimedia lainnya. Katanya sih selama ini pakai powerpoint atau power point show. Sudah bagus sebenarnya daripada pakai OHP, tapi namanya kawula muda wajar saja menginginkan hal baru yang lebih interaktif. Lebih-lebih ketika di akhir kuliah ditampilkan bonus slideshow dan bonus medical review dalam format flash, seru deh. Memang, flash adalah salah satu format multimedia audiovisual yang banyak digemari dan diakui keunggulannya. Selain ukuran file yang relatif kecil dibandingkan program sejenis, interaksi dan kompatibilasnya dengan program lain tergolong handal. Enaknya lagi, dalam kemasan cd bisa diisi dengan materi kuliah edisi cetak dalam format pdf atau word, sehingga mahasiswa tinggal cetak. So hemat waktu karena tidak perlu lagi banyak mencatat, kecuali hal-hal yang dianggap penting. Sejujurnya, mahasiswa lain di beberapa perguruan tinggi sudah sangat friendly dengan flash, adobe photoshop dll, bahkan sudah ada pula yang mendapatkan manfaat darinya berupa orderan iklan, baliho, sablon kaos dan sejenisnya.
Dalam hal tampilan presentasi materi kuliah, mungkin memang sudah saatnya para dosen di semua perguruan tinggi memanfaatkan teknologi informasi untuk proses belajar mengajar. Yang belum punya LCD proyektor ngga usah kecil hati, mengingat LCD sudah bisa dijangkau dengan harga di bawah 10 juta, itupun sudah wide-screen. Yang sudah punya tinggal mengoptimalkannya. Hal ini penting sebagai jawaban tuntutan jaman, efisiensi waktu gitu loh… Oya kalo untuk membuatnya, nggak perlu anggaran karena tutorial sudah menjamur di internet dan gratis … penulis sendiri berencana mensosialkan flash, ebook dan web blog kepada temen-temen dosen sebagai penunjang proses belajar mengajar. Alhamdulillah, dari omong-omong informal, tampaknya gayung bersambut dan pak PD II berencana menggelar semacam latihan untuk para dosen sehabis lebaran nanti. Konsekwensinya, penulis harus siap menjadi semacam mentor, … sharing sedikit pengetahuan, dan semoga bisa terealisasi.

Materi kuliah sistem pelayanan kesehatan dasar, silahkan klik download file di bawah:

Download : format swf 155 kb
Download : format pdf 215 kb

Iklan

0 Responses to “Pelayanan Kesehatan Dasar”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Wong ndeso ™

cakmoki

Wordpress Indonesia

Silahkan baca

DISCLAIMER

web tracker

9 Desember 2009

SEMENTARA TUTUP

Maaf, sementara Blog istirahat hingga ada pemberitahuan

Harap maklum


MARI HENTIKAN KORUPSI

Jangan Korupsi Ah

No Korupsi

Internet Sehat

Warga Bicara

» Makasih PLN, listrik Samarinda dah membaik, moga gak byar-pet

» Waspada Demam Berdarah

» Jangan Gunduli Palaran

» Banjir...banjir. Kapan masalah ini teratasi ?

INGA INGA INGA

» Nyeri Urat or Tulang BUKAN berarti Penyakit Asam Urat.

» Sekali lagi: Pegal, Linu Tidak Identik dengan Penyakit Asam Urat

TEMANs

9racehime | A. Fatih Syuhud | Aditiawan Chandra | A.Tajib | Agung UD | aLe | alief | alle | almascatie | Amd | Anak Peri | Anak Sultan | Anang | Anang YP | Anas | Andalas | Anggara | Anjaz | Anti Pungli | Antobilang | Anung87 | Aribowo | Arif Kurniawan | Arul | Astikirna | awan965 | axireaxi | Bambang alias HR | BatakNews | Blog Pokoke? | Biho | CalonOrangTenar | Cay | Chandra | Chielicious | chiw imudz | cK-chika | Dalamhati | Deden Nugraha | deedhoet | deKing | Desti Utami | Didats | doeytea | dnial | Edy C | Eep | Elpalimbani | erander | Evi | Fa | Fa wp | Faiq | Fertobhades | Fetro | Fortynine | Freddy | Gadis | Gaussac | Gitablu | Grandiosa | GuhPraset | GuM | Helgeduelbek | Herdy | Indonesia Kita | Indra KH | ItikKecil | iway | Jejakpena | Jennie S. Bev | Joesath | Joko Taroeb | Julee | Juli | Juliach | Junthit | Jurig | Kakilangit | Kang Adhi | Kang Kombor | Kangguru | kawaichu | Kenji | Kenzt | kikie | koecing | Kumala | Kurtubi | Kw | Laras | liezmaya | Lilik Suryanto | Lily | Linker | Lintang | Lita | Lita wp | Luthfi | MaIDeN | Majalah Dewa Dewi | Manusiasuper | Master Li | Mathematicse | macanang | mbojo | Mei | Micokelana | Mr. Geddoe | Mufti | mybenjeng | My-za | Nayla Zahra | Nayz | Ndarualqaz | Neeya | Neo Forty-Nine | Neri | Ninoy | Nieke | Nomercy | n0vri | NuDe | Om Sulis | omaigat | Ooyi | Paijo | Panca | Pandu | Panduan WP | Papabonbon | Passya | Peyek | Pinkina | Pitik | Pralangga | Prayogo | Priyadi | Qee | Raja iblis | RenjanaBiru | rivafauziah | Rivermaya | Roffi | roisZ | Rujak | Sagung | Sahrudin | Saiful Adi | SaRa | Siu | Sofi | Sora9n | Suandana | Suluh | Susiloharjo | Telmark | Thamrin | tiesmin | Triesti | Tukang Sate | Venus | Wadehel | Wahyuansyah | Wandira | Wiku | WongMangli | Wulan | Yati | Yudhipras |

:: :: :: :: :: :: :: :: ::

Kesehatan

:: Ady Wirawan :: Agus Mutamakin :: Anis Fuad :: Anis Fuad wp :: Asri Tadda :: Astri Pramarini :: Astri Pramarini (awal) :: Astri Pramarini wp :: Blog Mahasiswa FKU 2003 :: Blog Rumah Kanker :: Dani Iswara :: Dani Iswara weblog :: Dokter arek cilik :: drAnak :: drarifianto :: Dwi wp :: Elyas :: Erik Tapan :: Evy HealhtySmile :: FK Unsri :: Gies :: Gies wp :: Ginna :: Grapz :: Hendar Sunandar :: HIV News :: Huda Thoriq :: IDI Samarinda :: imcw :: Imran Nito :: Iwan Handoko :: Jhonrido :: klikharry :: Kobal :: Laksmi Nawasasi :: Mashuri :: Mave Mina :: Mbah Dipo :: Mina :: My Blogspot :: Nur Martono :: PKM Palaran :: Rara :: Rizma Adlia :: Rudy Kwang :: SenyumSehat :: Sibermedik :: SimkesUGM :: SuperKecil :: Titah :: Tito :: Tonang Ardyanto :: Tukangkomentar :: Wi :: Vina Revi :: Vina Multiply :: Yusuf Alam R :: zulharman79 ::

:: :: :: :: :: :: :: :: :: :: ::

Institusi Kesehatan

:: Depkes RI :: WHO :: WHO Indonesia :: … nyusul

:: :: :: :: :: :: :: :: ::

Kolaborasi

:: Emedicine :: ICD 10 Wikipedia :: ICD 10 Wiki Indonesia :: OSWD :: OpenWebDesign :: Pakistan Times :: Rubab :: ntar ::

Kategori

BlogTour

Arsip

Komunitas Blog

blog-indonesia.com

PAGE RANK

Powered by  MyPagerank.Net

Add to Technorati Favorites

[Valid RSS]

Health Blogs - Blog Top Sites

Health

Blogs Topsites - TOP.ORG

Health Blogs - Blog Rankings

Blog directory

TopOfBlogs

Top 10 Award

Feed Burner

cakmoki Blog

Bloggerian Top Hits

My BlogCatalog BlogRank

Site Meter

Since 30 Nov 07

PENGUNJUNG

  • 5,301,967 pengintip

Asal Usul

Pebruari 2011

free counters


%d blogger menyukai ini: