Antibiotika “Membabi Buta”

Posting Pindahan: (asli: Juli 2006)
antibiotikaMajalah Kesehatan Dokter Kita edisi 06 Juli 2006, memuat penggunaan Antibiotika yang membabi buta sebagai ringkasan pertemuan para pakar yang mengambil tema “Facing the Challenge of Antimicrobial Resistance: Strengthening Strategy”.
Isi singkatnya adalah penggunaan Antibiotika yang membabi buta, baik yang dilakukan para dokter maupun masyarakat luas.
Berbagai pemikiran muncul pada pertemuan tersebut, mencari jalan keluar terhadap akibat yang ditimbulkannya.
Prof Dr RHH Nelwan, SpPD-KPTI mengungkapkan perlunya dikembangkan antibiotik baru untuk mengantisipasi perkembangan kuman patogen yang terus bermunculan. Ide ini dilandasi dengan munculnya mikro-organisme generasi baru yang ganas sebagai akibat pemakaian antibiotik yang tidak tepat.
Prof Dr Djoko Widodo, SpPD-KPTI berpendapat perlunya inovasi untuk terapi yang maksimal dengan menggunakan agen anti adhesif yakni bakteri “baik” yang digunakan untuk menghambat bakteri patogen, semisal lactobacillus dan bifidobacterium. Di pihak lain Prof Dr Herdiman T. Pohan, SpPD-KPTI mengungkapkan bahwa saat ini antibiotika yang dipakai untuk mengatasi Staphyllococcus sebagai bakteri penyebab infeksi tersering sudah TIDAK MEMPAN lagi, memunculkan MRSA (Methicillin Resistant Staphillococcus aureus).
Adapun untuk mengatasi MRSA kini dipakai jenis glikopeptid, oxazolidiones, streptogramin atau glisiklin atau dengan kotrimoksazol, fluorokuinolon dan rifampisin.
Intinya diperlukan penelitian yang serius dan berkelanjutan untuk mengatasi resitensi terhadap antibiotika.
Tentu upaya para pakar tersebut patut disyukuri. Namun di balik itu ada hal penting, yakni penjelasan secara massif kepada khalayak agar tidak sembarangan memakai antibiotika. Bersamaan itu pula perlunya menata ulang sistem lalu llintas antibiotika di negeri ini.
Di pihak dokter wajib selalu update ilmu dan membudayakan membaca, tidak mengandalkan ingatan diktat kuliah semata kala sudah terjun di tengah masyarakat.
Selalu berpijak kepada keilmuan dan referensi ketika menangani penderita adalah keniscayaan, tidak mengagungkan “pengalaman” yang sebenarnya tidak pernah mengkajinya secara ilmiah, lebih-lebih hanya berguru kepada brosur kemasan obat, walah….
Di samping itu … maaf … para guru juga jangan mengajarkan “nembak” penyakit dengan 3 atau 4 macam antibiotika, niscaya akan ditiru muridnya supaya nampak “sakti”.
Sebagai gambaran, di tempat kami tinggal di samarinda pemakaian antibiotika juga tak kalah membabi butanya dengan tempat lain.
Bayangkan ketika penderita yang datang dengan membayar, diberi fluorokuinolon hanya karena pharingitis. Mengapa ?
Bahkan ada seorang teman dokter yang mengatakan baquinor itu isinya bukan siprofloksasin….wah….

Iklan

3 Responses to “Antibiotika “Membabi Buta””


  1. 1 Manika Juni 18, 2008 pukul 7:53 pm

    Bs dijelaskan obat2an yg disebutkan terakhir? Awam nih. Jd ndak mudheng hehe..

  2. 2 cakmoki Juni 19, 2008 pukul 3:56 am

    @ Manika:
    ok, silahkan baca artikel sebelumnya tentang:
    Booming Cyprofloxacin
    Kalo belum mudheng ntar kita bahas lagi 🙂


  1. 1 Antibiotika Membabi Buta « Ngobrol Kesehatan Weblog Lacak balik pada Agustus 6, 2008 pukul 2:20 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Wong ndeso ™

cakmoki

Wordpress Indonesia

Silahkan baca

DISCLAIMER

web tracker

9 Desember 2009

SEMENTARA TUTUP

Maaf, sementara Blog istirahat hingga ada pemberitahuan

Harap maklum


MARI HENTIKAN KORUPSI

Jangan Korupsi Ah

No Korupsi

Internet Sehat

Warga Bicara

» Makasih PLN, listrik Samarinda dah membaik, moga gak byar-pet

» Waspada Demam Berdarah

» Jangan Gunduli Palaran

» Banjir...banjir. Kapan masalah ini teratasi ?

INGA INGA INGA

» Nyeri Urat or Tulang BUKAN berarti Penyakit Asam Urat.

» Sekali lagi: Pegal, Linu Tidak Identik dengan Penyakit Asam Urat

TEMANs

9racehime | A. Fatih Syuhud | Aditiawan Chandra | A.Tajib | Agung UD | aLe | alief | alle | almascatie | Amd | Anak Peri | Anak Sultan | Anang | Anang YP | Anas | Andalas | Anggara | Anjaz | Anti Pungli | Antobilang | Anung87 | Aribowo | Arif Kurniawan | Arul | Astikirna | awan965 | axireaxi | Bambang alias HR | BatakNews | Blog Pokoke? | Biho | CalonOrangTenar | Cay | Chandra | Chielicious | chiw imudz | cK-chika | Dalamhati | Deden Nugraha | deedhoet | deKing | Desti Utami | Didats | doeytea | dnial | Edy C | Eep | Elpalimbani | erander | Evi | Fa | Fa wp | Faiq | Fertobhades | Fetro | Fortynine | Freddy | Gadis | Gaussac | Gitablu | Grandiosa | GuhPraset | GuM | Helgeduelbek | Herdy | Indonesia Kita | Indra KH | ItikKecil | iway | Jejakpena | Jennie S. Bev | Joesath | Joko Taroeb | Julee | Juli | Juliach | Junthit | Jurig | Kakilangit | Kang Adhi | Kang Kombor | Kangguru | kawaichu | Kenji | Kenzt | kikie | koecing | Kumala | Kurtubi | Kw | Laras | liezmaya | Lilik Suryanto | Lily | Linker | Lintang | Lita | Lita wp | Luthfi | MaIDeN | Majalah Dewa Dewi | Manusiasuper | Master Li | Mathematicse | macanang | mbojo | Mei | Micokelana | Mr. Geddoe | Mufti | mybenjeng | My-za | Nayla Zahra | Nayz | Ndarualqaz | Neeya | Neo Forty-Nine | Neri | Ninoy | Nieke | Nomercy | n0vri | NuDe | Om Sulis | omaigat | Ooyi | Paijo | Panca | Pandu | Panduan WP | Papabonbon | Passya | Peyek | Pinkina | Pitik | Pralangga | Prayogo | Priyadi | Qee | Raja iblis | RenjanaBiru | rivafauziah | Rivermaya | Roffi | roisZ | Rujak | Sagung | Sahrudin | Saiful Adi | SaRa | Siu | Sofi | Sora9n | Suandana | Suluh | Susiloharjo | Telmark | Thamrin | tiesmin | Triesti | Tukang Sate | Venus | Wadehel | Wahyuansyah | Wandira | Wiku | WongMangli | Wulan | Yati | Yudhipras |

:: :: :: :: :: :: :: :: ::

Kesehatan

:: Ady Wirawan :: Agus Mutamakin :: Anis Fuad :: Anis Fuad wp :: Asri Tadda :: Astri Pramarini :: Astri Pramarini (awal) :: Astri Pramarini wp :: Blog Mahasiswa FKU 2003 :: Blog Rumah Kanker :: Dani Iswara :: Dani Iswara weblog :: Dokter arek cilik :: drAnak :: drarifianto :: Dwi wp :: Elyas :: Erik Tapan :: Evy HealhtySmile :: FK Unsri :: Gies :: Gies wp :: Ginna :: Grapz :: Hendar Sunandar :: HIV News :: Huda Thoriq :: IDI Samarinda :: imcw :: Imran Nito :: Iwan Handoko :: Jhonrido :: klikharry :: Kobal :: Laksmi Nawasasi :: Mashuri :: Mave Mina :: Mbah Dipo :: Mina :: My Blogspot :: Nur Martono :: PKM Palaran :: Rara :: Rizma Adlia :: Rudy Kwang :: SenyumSehat :: Sibermedik :: SimkesUGM :: SuperKecil :: Titah :: Tito :: Tonang Ardyanto :: Tukangkomentar :: Wi :: Vina Revi :: Vina Multiply :: Yusuf Alam R :: zulharman79 ::

:: :: :: :: :: :: :: :: :: :: ::

Institusi Kesehatan

:: Depkes RI :: WHO :: WHO Indonesia :: … nyusul

:: :: :: :: :: :: :: :: ::

Kolaborasi

:: Emedicine :: ICD 10 Wikipedia :: ICD 10 Wiki Indonesia :: OSWD :: OpenWebDesign :: Pakistan Times :: Rubab :: ntar ::

Kategori

BlogTour

Arsip

Komunitas Blog

blog-indonesia.com

PAGE RANK

Powered by  MyPagerank.Net

Add to Technorati Favorites

[Valid RSS]

Health Blogs - Blog Top Sites

Health

Blogs Topsites - TOP.ORG

Health Blogs - Blog Rankings

Blog directory

TopOfBlogs

Top 10 Award

Feed Burner

cakmoki Blog

Bloggerian Top Hits

My BlogCatalog BlogRank

Site Meter

Since 30 Nov 07

PENGUNJUNG

  • 5,343,888 pengintip

Asal Usul

Pebruari 2011

free counters


%d blogger menyukai ini: