Mutu Layanan Kesehatan 2: Menata Niat

Artikel Pindahan
dokterMenyambung tulisan terdahulu tentang Mutu Layanan Kesehatan 1, tak pelak memunculkan pertanyaan: “darimana mulainya?” Menurut pendapat saya, keinginan memberikan layanan kesehatan bermutu diawali dengan niat, maksudnya menata niat dari sanubari untuk memberikan layanan dengan totalitas dan ikhlas.

Mengapa sih, hal ini menjadi penting? Di titik inilah salah satu bagian dari sebuah mata rantai bermula.

Mengawali sesuatu memang seringkali sulit, demikian pula layanan kesehatan nan kompleks dan melibatkan banyak hal, mulai yang teknis hingga non teknis. Kata kuncinya adalah mengalahkan diri sendiri…lho koq gitu … ilustrasinya begini: di instituasi layanan kesehatan, kompetensi tertinggi teknis medis adalah seorang dokter, ingat yang dimaksud adalah kompetensi teknis medis bukan manajerial. Di sisi lain layanan yang bermutu dan komprehensif memerlukan juga banyak hal non medis atau penunjangnya, termasuk manajerial, namun tetaplah berangkat dari teknis medis. Untuk itu seorang dokter di institusi layanan kesehatan harus yakin bahwa memberi layanan terbaik di tempat kerja tidak akan mengurangi jumlah kunjungan pasien ketika praktek sore atau malam harinya, justru yang terjadi sebaliknya, bila memberi layanan terbaik di tempat kerja, niscaya akan dicari orang di tempat prakteknya, tanpa menyebar kartu nama, tanpa harus menyuruh kontrol ke praktek, penderita akan datang dengan sendirinya. Nggak percaya, silahkan para sejawat membuktikannya …

Mengapa saya ungkit yang beginian, jujur saja masih ada sejawat yang punya pola pikir keliru, melayani ala kadarnya di tempat kerja (ogah memperjuangkan perbaikan layanan) dengan harapan para pasien datang ke tempat praktek. Pola pikir demikian tak ayal juga diikuti kebanyakan paramedis. Budaya demikian harus dirubah total.

Setelah yakin berniat ikhlas, langkah selanjutnya adalah membuat planning matang dengan mengedepankan kepentingan khalayak, artinya kebiasaan mark-up atau istilah apapun namanya harus dihilangkan. Mulai pengadaan, operasional, berbagai belanja barang dan jasa, keperluan rutin, serta segala item program dalam perencanaan mutlak harus realisized. Contoh paling gamblang, jangan lagi beli barang seharga 2 juta minta ditulis 3 juta dalam spj, rapat kerja 3 hari dipertanggung jawabkan 6 hari, nasi kotak diganti nasi bungkus, perjalanan 2 hari dipertanggung jawabkan 4 hari, dll … dll. Pendeknya sejak awal harus melangkah dengan benar. Bayangkan ketika dari awal sudah membuat kesalahan yang dibuat seakan-akan benar dengan membolak balik bahasa dan memanfaatkan lemahnya sistem, niscaya perbaikan mutu layanan kesehatan hanyalah ungkapan kosong tanpa makna. Dampaknya, masyarakat tidak mendapatkan manfaat optimal dari program kesehatan apapun bentuk dan namanya.

Sebuah pengalaman menarik perlu saya ungkapkan di media ini. Ketika tahun 2001 lalu saya diberi tugas mempersiapkan pembangunan Rawat Inap di Puskesmas, perintahnya sangat sederhana namun maknanya luas, Ka Dinkes ketika itu hanya berfatwa pendek: “siapkan dan kelola dengan optimal”. Namun ketika draft pembangunan gedung hingga SOP dan Perda usai tersusun, hambatan pertama justru datang dari internal kesehatan. Lontaran argumen macam-macam, yang Kepmenkes lah, yang Permenkes lah dll, padahal UUD 1945 dan Renstra Nasional Bidang Kesehatan jelas-jelas mengamanatkan perbaikan mutu layanan dilengkapi dengan Standar Pelayanan Minimal (SPM). So ngga usah kaget, penyebabnya mungkin ego sektoral atau jangan-jangan setengah hati meneriakkan Pelayanan Optimal, atau mungkin juga tidak mengerti seluk beluk layanan medis dan harapan khalayak … Untungnya Ka Dinkes saat itu tetap support.
Jalan berliku, bermuara pada hearing di DPRD, alhasil gol…

Tanpa bermaksud menggurui, tulisan singkat ini anggap aja sebagai ajakan sharing tip dan trik mengelola layanan kesehatan ke arah yang berkualitas, dengan harapan memberi manfaat bagi sesama dan mudah-mudahan mendapatkan ridho-Nya.

Inti segmen tulisan ini adalah perlunya memotivasi diri dan paramedis bahwa yang utama dan pertama dalam layanan kesehatan adalah memberikan pelayanan sebaik-baiknya, ramah dan sabar, niscaya yang lain datang kemudian, dalam bentuk dan waktu yang kita sendiri tidak menyadarinya.

Bersambung ke Mutu Pelayanan Kesehatan 3: Menyusun Protap

Iklan

0 Responses to “Mutu Layanan Kesehatan 2: Menata Niat”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Wong ndeso ™

cakmoki

Wordpress Indonesia

Silahkan baca

DISCLAIMER

web tracker

9 Desember 2009

SEMENTARA TUTUP

Maaf, sementara Blog istirahat hingga ada pemberitahuan

Harap maklum


MARI HENTIKAN KORUPSI

No Korupsi

Internet Sehat

Translator

Warga Bicara

» Makasih PLN, listrik Samarinda dah membaik, moga gak byar-pet

» Waspada Demam Berdarah

» Jangan Gunduli Palaran

» Banjir...banjir. Kapan masalah ini teratasi ?

INGA INGA INGA

» Nyeri Urat or Tulang BUKAN berarti Penyakit Asam Urat.

» Sekali lagi: Pegal, Linu Tidak Identik dengan Penyakit Asam Urat

TEMANs

9racehime | A. Fatih Syuhud | Aditiawan Chandra | A.Tajib | Agung UD | aLe | alief | alle | almascatie | Amd | Anak Peri | Anak Sultan | Anang | Anang YP | Anas | Andalas | Anggara | Anjaz | Anti Pungli | Antobilang | Anung87 | Aribowo | Arif Kurniawan | Arul | Astikirna | awan965 | axireaxi | Bambang alias HR | BatakNews | Blog Pokoke? | Biho | CalonOrangTenar | Cay | Chandra | Chielicious | chiw imudz | cK-chika | Dalamhati | Deden Nugraha | deedhoet | deKing | Desti Utami | Didats | doeytea | dnial | Edy C | Eep | Elpalimbani | erander | Evi | Fa | Fa wp | Faiq | Fertobhades | Fetro | Fortynine | Freddy | Gadis | Gaussac | Gitablu | Grandiosa | GuhPraset | GuM | Helgeduelbek | Herdy | Indonesia Kita | Indra KH | ItikKecil | iway | Jejakpena | Jennie S. Bev | Joesath | Joko Taroeb | Julee | Juli | Juliach | Junthit | Jurig | Kakilangit | Kang Adhi | Kang Kombor | Kangguru | kawaichu | Kenji | Kenzt | kikie | koecing | Kumala | Kurtubi | Kw | Laras | liezmaya | Lilik Suryanto | Lily | Linker | Lintang | Lita | Lita wp | Luthfi | MaIDeN | Majalah Dewa Dewi | Manusiasuper | Master Li | Mathematicse | macanang | mbojo | Mei | Micokelana | Mr. Geddoe | Mufti | mybenjeng | My-za | Nayla Zahra | Nayz | Ndarualqaz | Neeya | Neo Forty-Nine | Neri | Ninoy | Nieke | Nomercy | n0vri | NuDe | Om Sulis | omaigat | Ooyi | Paijo | Panca | Pandu | Panduan WP | Papabonbon | Passya | Peyek | Pinkina | Pitik | Pralangga | Prayogo | Priyadi | Qee | Raja iblis | RenjanaBiru | rivafauziah | Rivermaya | Roffi | roisZ | Rujak | Sagung | Sahrudin | Saiful Adi | SaRa | Siu | Sofi | Sora9n | Suandana | Suluh | Susiloharjo | Telmark | Thamrin | tiesmin | Triesti | Tukang Sate | Venus | Wadehel | Wahyuansyah | Wandira | Wiku | WongMangli | Wulan | Yati | Yudhipras |

:: :: :: :: :: :: :: :: ::

Kesehatan

:: Ady Wirawan :: Agus Mutamakin :: Anis Fuad :: Anis Fuad wp :: Asri Tadda :: Astri Pramarini :: Astri Pramarini (awal) :: Astri Pramarini wp :: Blog Mahasiswa FKU 2003 :: Blog Rumah Kanker :: Dani Iswara :: Dani Iswara weblog :: Dokter arek cilik :: drAnak :: drarifianto :: Dwi wp :: Elyas :: Erik Tapan :: Evy HealhtySmile :: FK Unsri :: Gies :: Gies wp :: Ginna :: Grapz :: Hendar Sunandar :: HIV News :: Huda Thoriq :: IDI Samarinda :: imcw :: Imran Nito :: Iwan Handoko :: Jhonrido :: klikharry :: Kobal :: Laksmi Nawasasi :: Mashuri :: Mave Mina :: Mbah Dipo :: Mina :: My Blogspot :: Nur Martono :: PKM Palaran :: Rara :: Rizma Adlia :: Rudy Kwang :: SenyumSehat :: Sibermedik :: SimkesUGM :: SuperKecil :: Titah :: Tito :: Tonang Ardyanto :: Tukangkomentar :: Wi :: Vina Revi :: Vina Multiply :: Yusuf Alam R :: zulharman79 ::

:: :: :: :: :: :: :: :: :: :: ::

Institusi Kesehatan

:: Depkes RI :: WHO :: WHO Indonesia :: … nyusul

:: :: :: :: :: :: :: :: ::

Kolaborasi

:: Emedicine :: ICD 10 Wikipedia :: ICD 10 Wiki Indonesia :: OSWD :: OpenWebDesign :: Pakistan Times :: Rubab :: ntar ::

Kategori

BlogTour

Arsip

Komunitas Blog

blog-indonesia.com

PAGE RANK

Powered by  MyPagerank.Net

Add to Technorati Favorites

Health Blogs - Blog Top Sites

Health

Blogs Topsites - TOP.ORG

Health Blogs - Blog Rankings

Blog directory

TopOfBlogs

Top 10 Award

Feed Burner

cakmoki Blog

Bloggerian Top Hits

My BlogCatalog BlogRank

Site Meter

Since 30 Nov 07

PENGUNJUNG

  • 5,355,779 pengintip

Asal Usul

Pebruari 2011

free counters

Translate


%d blogger menyukai ini: