Arsip Tanya Jawab (2)

Halaman ini merupakan pindahan dari Tanya Jawab 2 (komen).
Lay out halaman Tanya Jawab sedikit mengalami perubahan untuk spesifikasi materi tanya jawab.

:: :: :: :: :: ARSIP :: :: :: :: ::

  1. helgeduelbek 13th Apr 2007 di 8:29 am

    Sudah lama saya ingin tanya tentang hal berikut cak tapi lupa terus.
    1. Bagaimana proses terjadinya dahak?
    2. Mengapa kita sulit untuk menahan tidak batuk?
    BTW saya lagi terkena batuk nih… tapi tidak berdahak, tapi kalau malam batuk saya frekuensinya cukup tinggi, ini terjadi 2 hari ini.
    Terimakasih sebelumnya.
    Salam.

  2. cakmoki 13th Apr 2007 di 1:30 pm

    @ helgeduelbek,
    Lagi sibuk persiapan UAN ya pak

    1. Dahak terjadi karena sekret atau cairan berlendir produk saluran nafas yang berlebihan. Hal ini akibat dari penebalan dinding saluran nafas yang dipicu oleh faktor-faktor pencetus, antara lain: peradangan oleh virus, bakteri, atau bisa juga oleh alergi (misalnya debu, asap, dingin dan sejenisnya).

    2. Batuk tidak dapat ditahan karena roduksi dahak yang berlebihan akan merangsang refleks batuk sebagai upaya mengeluarkan dahak. Jadi batuk adalah refleks alami untuk mengeluarkan dahak atau karena rasa gatal atau karena sebab lain.

    Jika batuknya tidak disertai sesak, yang paling aman menggunakan obat batuk pencair dahak (ekspektorans) misalnya Ambroxol tablet, syrup Poncodryl ekspektoran atau sejenisnya, yang penting jenis ekspektorans. Maaf, walaupun tidak berdahak, saya menganjurkan jenis yang ekspektoran, bukan jenis penekan batuk, untuk keamanan.
    Kalo batuknya karena alergi (batuk makin keras waktu malam), kadang agak lama, bisa 1-2 minggu.

    Semoga segera sembuh pak )

  3. evi 16th Apr 2007 di 12:15 pm

    Pak dokter, saya pgn nanya lebih lanjut ttg dyspareunia boleh kan…?

    dulu waktu pengantin baru, karena penasaran jadi acara ‘belah duren’ terus ajah….ga ada masalah. *maklum pertama kali*
    tp skrg stl punya anak (umur 16 bln), mulai hbs masa nifas smp saat ini kok saya ga berani ya….? foreplay dah smp pegel, cuma smp depan saya dah bilang sakit, normal ga sih ? saya sendiri bingung.

    faktor psikologis saat melahirkan pengaruh ga sih? kyknya saya msh trauma. krn riwayat saya hamil smp melahirkan cukup heboh. kandungan 3 bulan pendarahan 2 minggu hrs bedrest, janin selamat. ternyata plasenta dibawah tp tdk nutupi jln lahir. melahirkan normal tp pendarahan lagi, kali ini lebih hebat smp hrs transfusi darah 4 kantong, HB cuma 6,3.

    tolong ya Dok solusinya,
    Terimakasih.

  4. omsulis 19th Apr 2007 di 11:42 pm

    pak dokter, saya ngikut juga ya :d
    Ibuk saya, umur 65an (pastinya kurang tau), bbrp bulan ini mengeluh kesemutan di tangan kanan. Mulai dari pangkal ketiak kebawah. trus kemaren sempat sembuh dgn sdrnya (tp ada tindakan pengobatan). Tapi sekarang kambuh lagi. Kira2 kenapa ya pak dokter? trus pengobatannya sebaiknya bagaimana?. matur nuwun sebelumnya )

  5. cakmoki 20th Apr 2007 di 4:29 am

    @ evi,
    Duhhh maaf, kelewatan Bu.
    Ya betul, riwayat kelahiran seperti yang ibu alami adakalanya tanpa sadar menimbulkan kecemasan terselubung dan menimbulkan rasa tidak nyaman bahkan belum-belum udah sakit.
    Salah satu solusi, saat foreplay dirasa cukup sebaiknya kendali diambil alih wanita ketika menjelang penetrasi, sehingga yang ngatur posisi dan tekanan adalah pihak wanita. Soal kendali sebaiknya dibicarakan dengan suami supaya beliau nggak kaget.
    selamat berusaha, semoga sukses D

    @ omsulis,
    Kesemutan dalam bahasa medis disebut parastesi. Penyebabnya bermacam-macam. Bisa karena dampak penyakit lain, bisa juga hanya gangguan peredaran darah dan saraf lokal, bisa pula tanpa kelainan apapun. Jika ada penyakit primernya (penyakit lain sebagi penyakit utama) maka pengobatan diarahkan kepada penyakit utama ditambah obat untuk mengurangi kesemutan.
    Jika karena faktor usia (biasanya pada usia tua pembuluh darah kita lebih kaku) atau tanpa penyakit lain, maka pengobatan untuk mengurangi kesemutan, misalnya minum obat (Neurobion atau Nerviton dan sejenisnya, isinya vit B1,B.6 dan B12) 1-3×1 sehari sampai kesemutan berkurang. Obat ini boleh dikata tanpa efek samping asalkan banyak minum dan aman untuk pemakaian jangka panjang.

    Semoga ibunda segera sembuh.

  6. omsulis 20th Apr 2007 di 7:01 am

    pantessan, ibuk sebenarnya sering konsumsi neurobion, cmn klo lg cupet duite,yo libur dulu D
    Dan akhir2 ini mmg gak minum neurobion lagi. Nuwun cak dokter atas jawabannya )

  7. cakmoki 20th Apr 2007 di 7:37 am

    @ omsulis,
    Berarti beliau sudah betul.
    Nggih, sami-sami.

  8. Lita 22nd Apr 2007 di 12:02 am

    Cak, aku kirim pertanyaan ke email lho.
    Atau bisa dilihat langsung sebagai komentar paling baru di posting anti-imunisasi kemarin. Saya kurang berkompeten untuk menjawab :p
    Mohon dijawabken, ya.
    Maturnuwun… )

  9. cakmoki 22nd Apr 2007 di 1:17 am

    @ Lita,
    Bukannya sudah terjawab dalam artikel ?
    Mungkin penanya kurang lengkap membacanya. Mungkin lho D
    Ntar saya tulis di email aja ya

  10. Imam 22nd Apr 2007 di 9:49 am

    Begini om,
    Di keluarga saya ada yang mengidap jamur kulit di selangkangan, bentuknya seperti kerak dan gatal2, sudah 2 bulan diberi sabun sulfur tetapi malah melebar dan makin gatal saja. kira2 obat apa ya yang tepat untuk memberantas jamur kuit ini.

    mohon dibalas.

    terima kasih.

  11. cakmoki 22nd Apr 2007 di 3:13 pm

    @ Imam,
    Jamur kulit ada beberapa jenis. Obatnya mirip, sebagian sama. jamur kulit yang banyak dikenal di masyarakat kita pada umumnya panu, dan kadas. Tentu masih banyak jenis lainnya.
    Pengobatan jamur makan waktu lama, rata-rata 3-4 minggu.
    jika memang pernah periksa ke dokter dan dinyatakan jamur kulit, maka obatnya sebagai berikut:

    1. Obat minum: Griseofulvin 500 mg sehari sekali, selama 2-4 minggu. Atau ketokenazole 200 mg sehari sekali, selama 10 hari-2 minggu. Pilih salah satu dari kedua obat tersebut.

    2. Obat luar: mikonazol 2% cream, atau ketokenazol creamdioleskan 2 kali sehari selama 3-4 minggu. (pilih salah satu)

    Jamur mudah kambuh terutama jika berkeringat dan lembab. Untuk lebih jelasnya, silahkan download artikel tentang jamur di halaman download.
    Semoga cepat sembuh D

  12. Hebring 25th Apr 2007 di 5:17 pm

    Om Dokter nanya dong…
    Usia saya 29 thn. Dok, akhir-akhir ini saya sering merasa ada yg nyangkut di tenggorokan kayak ada yang menekan(tapi klo makan atau minum gak sakit sih), dada dan nafas saya sedikit sesak, trus perut rasanya nyeri&kembung tp bila telah dioles dengan minyak gosok dan bersendawa rasanya lebih ringan. Saya juga selalu merasa tubuh saya ini pegal-pegal dan selalu banyak anginnya tp bila telah saya bersendawa atau (maaf)kentut tubuh menjadi lebih baik. Dalam 1 hari saya BAB bisa 1 atau 2x. Saya juga sering merasa ngambang klo berjalan. Ini kenapa ya Dok? terapi apa yg mesti saya lakukan?

    Terima kasih.

  13. cakmoki 26th Apr 2007 di 1:32 am

    @ Hebring,
    Maaf, hampir ketinggalan.

    Berdasarkan gambaran keluhan di atas, salah satu kemungkinan adalah Dyspepsia atau Sakit Maag. Hal ini ditandai dengan: rasa tercekat di tenggorokan, rasa sesak, nyeri perut, kembung, berkurangnya keluhan saat bersendawa dan kentut (flatus). BAB normal.
    keluhan di atas muncul sebagai akibat meningkatnya asam lambung karena berbagai sebab.
    Adapun perasaan melayang atau ngambang saat berjalan bisa jadi berhubungan dengan keluhan lambung.
    Mohon maaf jika dugaan saya salah.
    Langkah terbaik adalah periksa pada dokter terdekat.

    Jika setuju, dapat juga menanggulanginya dengan obat sebagai berikut:
    1. Lexacrol atau Anflat atau Magasida tablet kunyah (pilih salah satu), diminum 3-4 x 1 tablet 1 jam sebelum makan atau diantara makan (atau 2 jam setelah makan).
    2. Cimetidin 200 mg 3-4 x 1 tablet, diminum sedikitnya 1 jam setelah obat maag.

    Obat pertama befungsi untuk menetralisir keasaman lambug dang mengurangi kembung, sedangkan obat kedua untuk mengurangi produksi asam lambung.

    Semoga bermanfaat, dan segera sembuh

  14. Hebring 26th Apr 2007 di 7:34 pm

    OK om Dokter, terima kasih banyak atas tanggapannya…
    Tuhan memberkati.

  15. cakmoki 27th Apr 2007 di 1:22 am

    @ Hebring,
    Sama-sama pak. Amin.

  16. hebring 30th Apr 2007 di 12:03 pm

    Om dokter maaf nanya lagi nih…., terus terang obat yg om bilang blom aku coba..(bandel ya om :)…maap om soalnya saya takut ketergantungan obat:(… ) kemarin2 saya cuman minum obat antasida yg bebas di jual diwarung (cuman 2 tablet),
    Kok sekarang perut jadi sering sakit2(nyeri) ya?. klo perut lagi sakit badan jadi lemes/klo jalan ngambang..kadang badan jadi meriang, terus udah sakit begitu saya bawain makan aja.. tapi kok cepet laper lagi ya dok? klo udah laper lagi trus perutnya sakit lagi… BAB jadi susah sekarang. yg sama mau nanya ini penyakit maag juga ya dok?

    Terima Kasih.

  17. Nadya 8th Mei 2007 di 4:20 pm

    Dokter saya berumur 17 bentar lagi 18 th.Selama ini saya tidak pernah mimisan,tapi kurang lebih seminggu yang lalu pulang dari kampus dari hidung saya keluar darah.Kenapa ya,saya bingung dan takut kenapa-napa.Selain itu gusi saya pun berdarah kalau makan pisang darahnya nempel di pisangnya.Kenapa ya?Apakah ada hubungannya dengan saya yang punya penyakit anemia dan maag?Kalau ada tolong dijelaskan penyebabnya dan penanggulangannya.Sebelum dan sesudahnya terima kasih banyak.

  18. cakmoki 9th Mei 2007 di 4:48 am

    @ Hebring,
    Secara keseluruhan kemungkinan ada gangguan sistem pencernaan, bisa maag (dyspepsia) dan lainnya seperti gangguan BAB.
    Obat maag nggak bikin ketergantungan kog, bisa beli yang bebas di toko obat, kalo bisa 10 tablet jangan cuman 2 biji, barulah ditunggu reaksinya setelah 3 hari.
    Jika keluhan tersebut masih muncul, sebaiknya periksa ke dokter terdekat.
    Ditunggu perkembangannya.
    Moga segera sembuh )

    @ Nadya,
    Banyak penyebab timbulnya mimisan dan gusi berdarah. Perdarahan walau sedikit lambat laun menimbulkan anemia, berarti sedikit banyak mungkin ada hubungannya. Kalau maag tidak berhubungan dengan mimisan dan gusi berdarah.
    Jika keluhan tersebut berulang, sebaiknya periksakan ke dokter terdekat untuk mengetahui ada tidaknya kelainan lokal (di hidung dan gusi) dan kalau diperlukan akan diperiksa laboratorium.
    Maaf, saya tidak dapat memberikan advis penanggulangannya sebelum diketahui penyebabnya. Ini berarti Mbak Nadya perlu periksa ke dokter.
    Semoga sedikit penjelasan ini membantu dan masalah tersebut segera dapat teratasi.

  19. cree 11th Mei 2007 di 7:21 pm

    ass.saya adalah pengunjung baru dalam situs ini melihat adanya sesi tanya jawab mengenai kesehatan saya sangat tertarik untuk mengikutinya juga.to the point aja yang ingin saya tanyakan mengenai masalah telapak tangan dan kaki yang berkeringat,saya adalah salah satu penderitanya,kata orang sich hal ini bisa disebabkan karena jantung lemah atau penyakit paru-paru basah,tapi saya rasa keadaan saya normal-normal saja,lewat browsing di internet saya baru tau nama penyakit ini adalah hyperhidrosis,bukan hanya dalam keadaan tegang saja tapi ketika saya sendiri pun telapak tangan sering berkeringat bahkan parahnya lagi sampai meneteskan air dari telapak tangan,yang ingin saya tanyakan adakah pengobatan yang bisa meminimalisir kadar keringat yang saya alami atau kalau bisa menghilangkannya?

  20. cakmoki 12th Mei 2007 di 5:13 pm

    @ cree,
    Ass, wr, wb,
    Makasih kunjungannya, cree. Maaf, agak terlambat, karena listrik padam.
    Iya betul, namanya hyperhidrosis, di tangan disebut palmar (telapak tangan) hyperhidrosis sesuai letaknya.
    Hingga kini penyebab primer hyperhidrosis belum diketahui secara pasti. Diduga berkaitan erat dengan “aktivitas berlebihan” saraf simpatis, misalnya ketegangan, beban pekerjaan, dll.

    Hyperhidrosis TIDAK serta merta berhubungan dengan kelainan jantung atau paru-paru.

    Beberapa pengobatan antara lain:
    1. Cairan Aluminum chloride, berfungsi sebagai astringen yakni menyerap keringat. Dioleskan di area yang berkeringat. Efek samping obat ini adalah iritasi kulit.
    2. Obat minum: golongan antikolinergik dan sejenisnya. Obat ini mengurangi produksi keringat.
    3. Menurunkan berat badan bagi yang kelebihan berat badan (obesitas), namun tidak perlu bagi yang berat badannya normal.
    4. Relaksasi. Pola hidup santai. Cara ini dapat dilakukan bagi orang yang sibuk. Metodenya macam-macam sesuai minat masing-masing.
    5. bedak penyerap keringat. Bersifat temporal, artinya hanya hilang saat dibedaki, setelah itu timbul lagi.
    dan berbagai cara lain sesuai dugaan penyebabnya.

    Terlepas dari itu semua, jika tidak ada hubungan dengan penyakit tertentu atau dirasa tidak mengganggu, menurut saya dibiarkan atau enjoy saja ;)

    Atau jika merasa terganggu sebaiknya konsultasi kepada dokter terdekat.

    Semoga penjelasan singkat ini bermanfaat.

  21. sahrudin 14th Mei 2007 di 10:47 pm

    yth. pak dokter cakmoki,
    di palaran, samarinda seberang.

    apa kabar, pak dokter? baik dan sehat? mudah-mudahan. masak dokter tidak sehat, sih…

    begini, cakmoki. isteri saya ini sudah telat haid 15 hari. jadi, besok kalau belum haid juga, 16 hari telat. dia akhir-akhir ini sering mual-mual. dia suka meludah-ludah. dia tak mau makan nasi. maunya rawon, bakso, dan yang ada kuah-kuahnya. apakah ini pertanda ia hamil?

    saya memang belum test pakai alat penguji kehamilan yang dijual di toko-toko itu sih. saya juga belum bawa dia periksa ke dokter kandungan. rencana saya nanti saja kalau sudah lebih dari sebulan dia nggak haid juga.

    apa yang sebaiknya dilakukan isteri saya? bagaimana soal susu untuk ibu hamil? perlukah? kalau sayur dan buah, tentu penting ya dok ya?

    lalu, selama isteri saya hamil, bolehkah kami tetap selalu bercinta setiap malam? sampai berapa bulan usia kandungan kami boleh berhubungan badan?

    terima kasih, dokter. kapan-kapan saya boleh main ke palaran, kan?

    sahrudin
    [calon bapak]

  22. cakmoki 15th Mei 2007 di 3:50 am

    @ sahrudin,
    Alhamdulillah, kabar baik dan sehat (kadang dapat ganjaran kurang sehat dikit, ya gak omong-omong dong) ;)
    Berdasarkan cerita pak Sahrudin, kemungkinan istri tanda-tanda hamil, untuk memastikannya bisa dilakukan test sendiri dengan membeli test kehamilan di apotik terdekat atau di jembatan satu dekat kelenteng.
    Caranya mudah koq, sudah ada petunjuknya. Jika setelah dicelup di urine istri kemudian muncul 2 garis kemerahan di stick, berarti hamil. Jadi untuk test kehamilan bisa dilakukan sendiri, eh berdua ding, biar asyik. Test bisa dilakukan saat terlambat haid 1 minggu, tidak perlu nunggu sebulan.
    Jika ternyata hamil, makanan bebas, mau rawon, soto, apa saja deh.
    Susu bebas pak, pilih yang paling disukai istri, tidak perlu terpengaruh iklan, isinya mirip-mirip koq.
    Ya, buah dan sayuran penting.
    Yang perlu dilakukan jika hamil adalah: kontrol teratur setiap bulan untuk memantau perkembangan bayi dan ibunya.
    Untuk vitamin, cukup satu jenis saja, misalnya: Obimin-AF, Vicanatal, Elkana (pilih salah satu), diminum sehari sekali, sedikitnya selama 3 bulan, lebih lama makin baik agar tidak terjadi anemia selama kehamilan.
    Untuk hubungan intim boleh selama kehamilan, mulai hamil sampai mau melahirkan. Yang penting istri tidak terganggu. Posisi bisa dipilih sesuai kesepakatan. Hal ini pernah dibahas di blog Bu Lita, ramai, seru karena ada yang beranggapan kalo hamil dianggap “puasa”, hehehe. Padahal tidak.
    Ke Palaran boleh dong, nama saya hatmoko, dari kecamatan terus sampai BRI Unit Palaran, terus dikit sebelum kelurahan Rawamakmur. cakmoki itu nama panggilan kesayangan keluarga dan teman semasa kuliah. Kadang jarang di rumah (sok sibuk), habis maghrib ada di rumah (soale praktek), hari minggu ke kota lihat-lihat keramaian.
    Monggo diaturi mampir kalo ke Palaran )
    Moga segera jadi bapak.

  23. Lita 15th Mei 2007 di 7:47 am

    @ Sahrudin
    Selain soal seks dan kehamilan, saya juga pernah menulis tentang uji kehamilan pribadi, kok. Bisa dilihat di sini. Lumayan, dari cara pakai, kapan sebaiknya pakai, dan interpretasi hasil. Cak Moki juga -tentu saja- bisa menambahkan yang kurang di sana (ngasi kerjaan nih hehehehehe…)

    Yoih, susu khusus ibu hamil tidak perlu, kok ) Susu cair pasteurisasi atau UHT biasa sudah cukup. Biasanya, soal suplemen, dokter memberi resep asam folat untuk trimester pertama. Walaupun sebaiknya kalau mau maksimal hasilnya, ya diminum sejak beberapa bulan sebelum hamil.

    Semoga -jika memang benar hamil- kehamilannya lancar dan dimudahkan hingga proses kelahiran nanti, ya.
    Ajak istri bergabung ke support group ibu hamil dan menyusui, pak. Untuk mempersiapkan pemberian ASI eksklusif 6 bulan.

    Kata orang, menyusui itu alami. Kata saya, menyusui itu perlu ilmu. Belum tentu berhasil kalau tidak punya ilmunya ;) [pengalaman pribadi, hiksss…]

    *Numpang kampanye, cak. Gelaran ‘World Breastfeeding Week’ sudah dimulai dari bulan Mei, katanya. Walau hari-Hnya sendiri baru Agustus :)*

    @ Cak Moki
    Tes kehamilan berdua, cak? Kalau kamar mandi cukup luas sih gak papa ya. Lha kalau sempit kan malah empet-empetan. Gak nyaman banget pipisnya hihihihihi…

  24. Lita 15th Mei 2007 di 7:49 am

    Weh, komentar saya disaring dulu yak. Mungkin karena pakai URL bananaTALK )
    Cak, aku kok ya baru merhatiin. Cintah banget yak ama Milan. Sampe-sampe header imagenya gitu. Duileeeehhh D

  25. calonorangtenarsedunia 15th Mei 2007 di 9:52 pm

    akhirnya daku pindah ke sini…

    ga sanggup loading di ruang praktek satu,,sebagai member tetap, daku pun mencari kenyamanan…

    jadi begini, Cak..emang sariawan ada hubungannya sm terlalu banyak belajar ya? dulu aku pernah baca artikel kayak gt..
    nah, aku sekarang sariawan ga sembuh2 padahal ga pernah belajar…hehehe47x…

  26. sahrudin 16th Mei 2007 di 12:17 am

    pak hatmoko,
    terima kasih. udah saya test, ternyata ada garis kemerahan dua. saya beli alat pengujinya di jembatan satu deket klenteng itu. isteri saya benar hamil. lusa saya tes lagi, soalnya saya beli 2 biji.
    pokoke, terima kasih, pak cakmoki.

    salam,
    sahrudin.
    [calon bapak]

  27. cakmoki 16th Mei 2007 di 2:45 pm

    Maaf, kemarin tgl 15, listrik padam, trus koneksi agak lambat.
    @ Lita,
    Maaf, nanti saya lihat. Pertanyaan pak sahrudin saya tautkan ke postingan seks dan kehamilan ;) Ntar soal perawatan masa kehamilan dan perawatan bayi mohon beliau dibantu ya D
    Banner ac milan samapi final, setelah itu return to blue lagoon

    @ calonorangtenarsedunia,
    Yeee, itu kan bagiannya psikolog Bukan hanya kesibukan fisik sih, punya tanggungan pekerjaan atau tugas juga bisa menimbulkan sariawan.
    Melek malam juga bisa lho. Kalo mengganggu bisa pakai albothyl oles, biasanya lebih cepat sembuh walau ngolesnya sambil menitikkan air mata. Atau pakai antiseptik tablet hisap, misalnya FG troche dan sejenisnya.

    @ sahrudin,
    Wah selamat, jadi calon bapak D Menurut saya nggak usah diulang pak.
    Di atas Sebelum bapak ada Bu Lita yang berpengalaman merawat 2 anak, bisa berbagi dan tanya-tanya sama beliau.
    Kita-kita ini kan sponsor hahaha.
    Nggih sami-sami.

  28. Lita 16th Mei 2007 di 4:21 pm

    Setelah diingat-ingat, mungkin nyasar ke moderasi atau akismet karena saya menyisipkan link ke posting tentang uji kehamilan pribadi.
    Lha itu, komentar sesudahnya, malah muncul dengan tenang, aman, damai tak terganggu hehehe…

    Hush, bukan ‘di atas’, tapi ’sebelumnya’ lah. Ntar saya dipelototi istri pak Sahrudin piye?
    *ngeloyor*

  29. cakmoki 16th Mei 2007 di 5:00 pm

    @ Lita,
    Lapor, jaring akismet dah dilepas ) dan “di atas” sudah diganti “sebelumnya”, saya baru mudeng lho
    Maaf Bu, ternyata nyangkut beneran, padahal hanya 1 link. Akhir-akhir ini koq kemasukan link promosi kenapa ya?
    World Breastfeeding Week, ikutan nunggu, tolong saya diingatkan kalo lupa.
    Maturnuwun semua penjelasannya.
    Test berdua di km sempit? Bukannya tambah asyik tho *halah* ;)

    @ sahrudin,
    Nah pak, kita beruntung, beliaunya udah muncul dan siap berbagi.
    Saya sependapat saran Bu Lita, istri diajak bergabung atau setidaknya ikutan baca sambil pangku-pangkuan. hehehe. Duhhh asyiknya ngeblog sambil ngelus perut istri, ehm.

  30. calonorangtenarsedunia 18th Mei 2007 di 9:15 pm

    selama ini taunya FG troche buat tenggorokan,,

  31. cakmoki 18th Mei 2007 di 10:43 pm

    @ Hana,
    Bisa juga untuk “sariawan”, diisap setiap 4 jam.
    Kalo pakai albothyl berani enggak?


  32. cree 21st Mei 2007 di 2:47 pm

    cak thank’s atas jawaban yang diberikan,ada yang ingin saya tanyakan mengenai obat anticholenergic sering saya dengar sebagai salah satu alternatif penyembuhan Hyperhidrosis,apakah obat jenis tsb dapat dengan mudahnya didapat di pasaran bebas ato harus melalui resep dokter terlebih dahulu? serta cara mendapatkan cairan aluminium chloride tsb?

  33. cakmoki 21st Mei 2007 di 2:57 pm

    @ cree,
    Sama2.
    Obatnya harus resep dokter, ntar dipilihkan yang sesuai dan minim efek samping. Mungkin juga gak diberi obat kalo hyperhidrosisnya dianggap wajar setelah diperiksa.

  34. ucok 29th Mei 2007 di 6:56 am

    halo Pak dokter,,

    saya cowo
    19taun…

    saya gak tau nih apa namanya penyakitnya,

    tapi dari kecil saya sudah menderita pilek,
    dari hidung saya mengeluarkan lendir (biasanya dipanggil ingus) gak abis abis,,

    kadang klo kumat, terus menerus ampek saya jadi telerrrr,
    dan saya beli tisu sekardus, kemana mana bawa tisu,

    capek dah beli tisu terus,

    pertanyaannya…
    apa nama alergi tersebut dan bagemana saya mengatasinya?

    Terima Kasih.

  35. cakmoki 29th Mei 2007 di 11:15 am

    @ ucok,
    Dear Ucok,
    Melihat usia dan gambaran singkat penyakit pilek yg diderita, kemungkinan Rhinitis allergica, yakni: pilek, bersin atau buntu yang dipicu oleh faktor alergi (alergen) misalnya: dingin, debu, asap dll.
    Penanggulangannya tentu dengan menghindari faktor pemicunya atau kalo tidak bisa, minum obat sesuai anjuran dokter (atau dokter THT).
    Biasanya diberikan obat untuk mengurangi keluhan diatas, misalnya: Actifed, Velved, mecoved dan sejenisnya (salah satu saja) atau obat anti alergi misalnya: golongan Loratadin (1×1 sehari). Obat tersebut hanya diminum saat perlu saja.
    Moga membantu


  36. dokterBauKencur 2nd Jun 2007 di 12:23 pm

    Cak Moki Yth..

    Salam kenal,

    sebagai dokter yang masih bau kencur, saya di sini ingin nanya2 sama cak moki yang sudah senior (pengen curhat.com)
    Memang, saya masih baru jadi dokter, baru 7 bulan disumpah). Sementara ini saya magang di UGD dan kerja klinik untuk mencari penghasilan. Setelah beberapa bulan “ngamen”, kadang nurani ini bisa terkikis jika melihat ada pasien- tapi yang lebih sering keluarganya- yang kadang gak percayaan sama dokternya. Yang mempertanyakan apakah aku sudah lulus (mungkin karena memang aku baru 23 tahun tapi aku berijazah dokter loh!!! Liat tuh SIP.. dlm hatiku). Yang mau diobati dengan gaya mereka sendiri dan ga mau ngikutin pengobatan yang prosedural sesuai penyakitnya. Tapi kalau udah mentok pake cara persuasif aku bilang “ya, sebagai dokter, saya mengajukan yang paling baik setahu ilmu saya. Namun saya tidak bisa memaksa. Semuanya saya kembalikan lagi ke Bapak/Ibu”; mereka malah BT. Apakah itu sesuatu yang benar. Sungguh saya merasa bertanggung jawab jika membiarkan pasien itu “kecolongan” jika tidak mengikuti prosedur diagnosis yang semestinya, terlebih jika kecolongan itu soal yakin-meyakinkan. (Sempat kejadian, ayah seorang anak menolak untuk pemeriksaan darah. Padahal sudah dijelasin bisa jadi ini arahnya ke DF. Besoknya datang ke saya sambil marah2 karena anaknya mimisan. Setelah kejadian begitu baru mau dirujuk ke RS. ( )
    Memang, tak semua orang punya biaya untuk mengikuti prosedur baku yang semestinya. Tapi…. kalau tu orang datang pake mobil mewah, terus nggak ada sopan santun-nya, penyakit2 kronisnya diobati sendiri, lalu datang dengan komplikasi yang sudah aneh2 dan minta sembuh sekarang- juga- di sini- rasanya sebal banget. Apalagi kalau ditanya kenapa diobatin sendiri jawabnya, “habis kalau ke dokter obatnya Cuma gitu-gitu aja kan dok?!” . Rasanya “ngeberesin-pasien-nya” juga setengah mangkel. Sama pasiennya sih kasihan, tapi sama keluarganya jadi sebal. Kadang kalo ngasih treatment pada kasus kayak gini “ demi pasien..demi pasien… cuekin aja anjing-anjing menggonggong itu…” Tanpa langkah-langkah diagnsosis yang tepat dan komunikasi yang semestinya, rasanya pengobatan cuman jadi “tebak2 buah manggis…”.
    Emang gak semua pasien kayak begitu, yang bisa diajak tukar pikiran dan punya sopan santun juga masih banyak. Mudah-mudahan, aku bisa nemu cara komunikasi yang pas dengan orang2 yang *tahan napas* secara komunikasi lebih menantang…. Gimana ya cak moki? Apa mesti jadi dokter pasang tampang “sangar??” supaya urusan yakin dan meyakinkan ini lancar? hehe…

    Salam,

    dokterBauKencur

  37. cakmoki 2nd Jun 2007 di 2:47 pm

    @ dokterBauKencur,
    Trims dah berbagi, maaf deh, enaknya gak perlu senior-yunior, sama aja koq ;)
    Pertama saya ucapkan selamat datang di “dunia kenyataan” nan penuh warna, hubungan pasien-dokter, masyarakat-dokter, dll.

    Gak percayaan pada dokter, pandangan meremehkan, kadang semprotan yg dialami seorang dokter adalah bagian dari dinamika kehidupan, dan itu dialami oleh hampir semua dokter.
    Kepercayaan masyarakat atau pasien akan tumbuh seiring dengan waktu, komunikasi yg dijalin dan bukti bahwa kita mampu berperan sbg dokter. Nggak masalah kala kita dianggap masih ingusan, kayak siswa smu, gak meyakinkan, dll. Hadapi dengan sabar dan senyuman, ntar pandangan tsb hilang dengan sendirinya ketika kita mampu menangani penyakitnya atau setidaknya dapat menjelaskan dengan bahasa yg dimengerti oleh pasien. Tentu perlu waktu. Dan pasienpun (or keluarganya) berhak juga menilai kita.

    Dalam kondisi apapun, sebaiknya kita tetap ramah, gak perlu pasang wajah sangar, ntar malah menakutkan, hiyyy.
    Untuk memberikan penjelasan kepada pasien memang tidak mudah, kita berhadapan dengan mitos dan pengetahuan pasien itu sendiri.
    Menurut saya, pasien tidak bisa disalahkan jika tidak mengerti ttg kesehatan, kita yg wajib menjelaskannya (dg bhs yg mudah), jika perlu membuat brosur, tentu dg bhs yg mudah juga.
    Sebagai contoh, amatlah tidak bijak jika kita menggunakan kata etiologi, patofisiologi, terapi, dll di depan pasien. Bukannya kelihatan hebat, malah sebaliknya, informasi tidak bakal nyambung.

    Contoh lain, ketika kita menganjurkan periksa trombosit dan hematokrit karena curiga DBD, alangkah baiknya jika kita menggunakan kalimat, misalnya: “pak/bu, maaf … sebaiknya anak ibu/bapak diperiksa trombosit atau sel pembekuan darah untuk memantau jumlah trombosit agar kalau terjadi penurunan jumlah trombosit, dapat diketahui sejak dini … dst. Tenang bu/pak, ini untuk kehati-hatian kita. Jika hasilnya normal, bapk/ibu tidak perlu cemas … dst” … disertai support agar orang tua tidak takut dan do’a untuk kesembuhan pasien. (bhs bisa diatur sendiri)
    Hehehe, lama ya? Enngak koq, paling hanya perlu 2-5 menit untuk ngomong seperti itu

    Ok, selamat berjuang, semoga sukses )


  38. dokterBauKencur 5th Jun 2007 di 2:21 pm

    Cak Moki yang baik,

    Terimakasih banyak atas tanggapannya.. iya, kalau dipikir2 perjuangan ini masih panjang dan semuanya butuh waktu. Hatur nuhun.

    Begini cak, punten saya mau nanya lagi.. Saya ini belum PTT dan kebetulan saya baru diterima di program pendidikan dokter spesialis (bag. bedah anak). Senior2 saya semuanya dikirim oleh perguruan tinggi/rumah sakit daerah; dan mereka sudah PTT sebelumnya, jadi sudah ada tempat kembali setelah selesai pendidikan. Sementara ini saya sedang mencari tahu gimana sih cara PTT-nya dokter spesialis? Apakah daerah menyediakan “lowongan” atau mesti dari pusat? Saya sangat minat untuk terjun ke daerah luar jawa yang memang belum ada ahli bedah anaknya, namun bingung menghubungi siapa.

    Kemarin saya mengajukan diri untuk minta rekomendasi ke salah satu pemprov luar jawa untuk bekerja di daerah tsb setelah selesai, dengan biaya sekolah 100% ditanggung sendiri (tidak minta biaya dari daerah). Tapi entah kenapa, kok sepertinya nggak ada yang minat ya? (mungkin aku nggak kasih lihat gambar I Gusti Ngurah Rai segepok or krn gak punya koneksi kelas kakap he he he..)

    Salam hangat,

    dokterBauKencur

  39. cakmoki 5th Jun 2007 di 2:58 pm

    @ dokterBauKencur,
    Wah selamat, hebat … bisa langsung berkesempatan melanjutkan pendidikan spesialis, apalagi bidang tersebut masih amat langka.
    Sepengetahuan saya, spesialis bedah anak masih amat sedikit, jadi kesempatan bekerja di RS sangat terbuka. Terlebih hanya beberapa kota besar yg memilliki SpB Anak. Tidak tersedia tempa bekkerja, toh nanti bisa mencari.
    Untuk pengajuan biaya sekolah ke Pemprov memang tidak mudah karena harus mendapatkan persetujuan dprd, sedangkan sebelumnya tidak pernah bekerja di wilayah tersebut. Selain itu, beberapa kejadian menunjukkan bahwa spesialis yg dibiayai daerah tidak mau berlama-lama bekerja di daerah tersebut setelah lulus spesialis. Tentu ini membuat pemerindah daerah menjadi jera dan tidak mampu mempertanggung jawabkan ketika dituntut masyarakat.
    Boleh dikata karena ulah kita sendiri sehingga menuai hilangnya kepercayaan.
    Untuk biaya lanjutan penddidikan rasanya koq gak ada sogok menyogok. Mungkin waktu pengajuannya yg tidak tepat. Sebaiknya mengajukan sebelum penyusunan RAPBD, sekitar bulan oktober. Itupun harus ada perjanjian untuk ke daerah tersebut setelah lulus. Tapi jangan lantas pindah ke daerah lain.
    Saya ikut gembira mendengar keingian untuk bekerja di luar jawa. Sungguh, saudara kita di luar jawa sangat membutuhkannya.
    Sp Bedah tak perlu khawatir, asyiklah … hehehe.
    Oya info soal tenaga bisa via IKABI. Yg paling saat ini berkonsentrasi menyelesaikan program pendidikan spesialis.
    Selamat berjuang, semoga sukses

  40. jimmytudeski 10th Jun 2007 di 5:53 am

    Cak
    Saya kagum sama ente, ini blog bagus amat yah, enteng, mudah di cerna tapi buat yg pro msh dikasih tempat. Salam kenal….
    saya sedang cari2 info ttg penyakit diabetes mellitus yg katanya tidak bisa di sembuhkan yg saya derita sejak kira2 oktober thn lalu, sekarang saya 37thn berat 98 tapi tulang rangka lebar (turunan bokap sih…) , berat segitu sudah lama, jadi gak terkesan gembrot gara-gara DM ini he he he
    saya ingat, yg bikin naik kadar GD sampai 475 pd okt lalu krn malas olahraga dan minum manis2 terus, sekarang bertengger di angka 160an
    Yang saya paling gak kuat dengan sakit ini adalah neuropatik pada otot kaki, luar biasa nyerinya, dan bisa kena serangan ini 2-3 kali dalam seminggu, malam menjelang tidur, sampai gak bisa tidur sama sekali. Ini terjadi kalo habis gak sengaja siang/sorenya makan yang manis2 lagi.
    Dokter cuma memberi vitamin myoviton, padahal rasa nyelekitnya gak berkurang blas, bagaimana caranya ya dok….

    sebelumnya, trims berat atas saran2nya …

  41. cakmoki 10th Jun 2007 di 6:45 am

    @ jimmytudeski,
    Trims telah berbagi.
    Ya benar, Diabet tidak bisa disembuhkan, namun dapat dikendalikan agar GD “dalam batas normal”. Dengan demikian dapat beraktifitas secara normal seperti orang lain.
    Jika mengacu pada pengukuran Gula Darah Sewaktu (GDS) ada 2 kriteria, pertama dianggap normal jika kurang dari 200 mg%, sedangkan pendapat kedua dianggap normal jika kurang dari 140-160 mg%. Saya cenderung pilih pendapat pertama, tentu disertai tanda klinis (mudah haus, banyak minum, banyak kencing).
    Jika gula darah sewaktu (tidak puasa pada pemeriksaan) dapat dikendalikan dibawah 200 mg% (pendapat pertama) maka yang diperlukan hanya vitamin, olah raga sesuai kemampuan, dan pengaturan pola makan.

    Salah satu efek diabet seperti yg bapak alami, nyeri (dan kesemutan, rasa tebal di kulit, mudah kram dan sejenisnya). Keluhan tersebut tidak bisa dihilangkan sama sekali karena adanya dampak GD yg tinggi sebelumnya. Pengendalian GD dimaksudkan agar dampak diabet tidak betambah.
    Saya sependapat, cukup myoviton saja. Bisa saja diberikan pereda nyeri seperti obat golongan Natrium Diklohenat 50 mg (diminum jika perlu saja), namun harus seijin dokter yg merawat karena ada efek samping iritasi lambung.

    Menurut saya, jika keluhan nyeri sangat mengganggu, boleh minta pendapat dokter yg merawat perlu tidaknya minum pereda nyeri saat diperlukan.

    Moga penjelasan ini dapat membantu.

    NB:
    ringkasan tentang Diabet dapat di download di Halaman Download dalam format flash swf.

  42. jimmytudeski 10th Jun 2007 di 12:40 pm

    wah gak nyangka, sudah di balas….. tuengkiyu buanget cak…

    file swf sudah saya download, tapi file contoh dietnya kok gak ada…? disimpan dimana cak?

    dokter saya bilang , tiap diabetesi type II, 3 bulan sekali harus cek lab / dokter, begitu seterusnya sampai seumur hidup…. saya sih sdh periksa GD sendiri di rumah, apakah ini memang belum cukup cak?

    dari berbagai buku2 DM yg saya baca, ada beberapa hal yg agak bikin saya bingung krn kok kayak saling bertentangan dgn nasehat dokter pertama saya dulu, misalnya bahwa kadar kolestrol tinggi cenderung ikut menaikkan GD, begitu sebaliknya, jadi bisa saling tarik2an…. padahal salah satu makanan yg dianjurkan diperbanyak adalah daging merah (red meat) – (termasuk sosis sapi gak sih cak? )
    padahal red meat kan banyak kolestrolnya, gimana ya?

    juga soal dairy product, (susu yg skim atau full cream, yoghurt, keju, dan mayonaise), sebetulnya bagus gak sih cak?

    spt saran dr. hembing, saya banyak mengkonsumsi Pace/mengkudu (yg sudah di jadikan pil karena gak kuat baunya), rasanya sangat membantu dan badan jadi enakan, begitu juga bawang2an (putih, merah, bombay), dan makan ubi2an pengganti nasi.

    ngomong2 di samarinda tinggal di mana? saya punya abang tinggal di sana juga.

  43. cakmoki 10th Jun 2007 di 1:30 pm

    @ jimmytudeski,
    File swf tersebut hanya ringkasan dari beberapa referensi dan kenyataan sehari-hari. Maaf, daftar makan sehari-hari (dengan ukuran rumah tangga) sebenarnya udah upload lama, disimpan di penyimpanan online, cuman lupa naruhnya, hehehe … kebanyakan coba-2 tempat soalnya.

    Pada dasarnya, diabet type II nantinya tidak perlu obat, cukup mengatur makanan, dalam hal ini jumlahnya. Artinya obat anti diabet tidak mesti seumur hidup. Kalo cek gula sih memang iya, untuk monitor.
    Kalo sudah bisa periksa sendiri, tinggal minta diajari tatacara interpretasinya, lalu dosis obat menyesuaikan (kalo masih perlu obat). Oya, dosis dan jenis obat sangat individual, maksudnya seseorang dengan GD yg sama belum tentu jenis dan dosis obatnya juga sama.

    Soal makanan memang simpang siur, namun konsumsi protein, misalnya daging sapi tanpa lemak (red meat) kadar kolesterolnya hanya 60 mg per 10 gram, artinya aman. Kita juga perlu kolesterol lho, supaya tetap fit. Demikian pula yg lain, semisal sosis, yoghurt, susu, boleh dikonsumsi.

    Patokannya begini:
    1. Diabetisi (penderita diabet) harus tetap terjaga kondisi tubuhnya, jangan sampai lemas gara-gara terlalu takut. Toh menurunkan GD tidak sulit.

    2. Yang mutlak dihindari adalah: gula pasir, gula merah, gula aren dan sebangsanya. Gula jagung aman karena kalorinya rendah.

    3. Makanan pokok disesuaikan dengan makanan sebelumnya. Kalo biasa makan nasi, ya tetap makan nasi hanya jumlahnya dikurangi, misalnya: bagi orang kurus sarapan nasi sekitar 11/4 (satu seperempat) gelas blimbing, lauknya tinggal pilih (daging, teri, ayam, bakso dll), sayur rata-rata aman jika sekali makan sekitar 1 gelas setelah ditiris, kuahnya bebas.
    Makan siang, nasinya 1,5 gelas blimbing, lauk dan sayur sama. Sedangakn makan malam sama dengan sarapan.

    Sejak tahun 1990-an, para ahli di Indonesia yg dipeloposri oleh Prof. Dr. dr. H. Askandar SpD, telah mensosialisaikan bahwa makanan tidak perlu diganti. Hanya jumlahnya yg dikurangi secara bertahap agar tidak lemah. Rasanya sih sudah gak musim nasi diganti kentang, ubi, dll. Kalo toh GD naik, mudah menurunkannya daripada GD seolah-olah normal tapi badan lunglai.
    Sebagai gambaran, 1 sendok nasi kalorinya sama dengan 1 sendok nasi jagung. Lha kalo sudah tahu seperti ini kan gak perlu repot cari nasi jagung, apalagi cari talas, bentul dll.
    Pasien di praktek saya gak ada yang makan aneh-aneh, biasa saja seperti semula. Kalo bisa jangan tanya temen, ntar malah salah. Kalo yg ditanya 5 orang, advisnya 5 jenis, hehehe.

    Untuk makan selingan berupa buah, (kontroversi juga nih) 3 kali di antara waktu makan utama. Jadi total makan 6 kali, terdiri dari: 3 kali makan utama (pakai makanan seperti sebelum diabet, misalnya nasi) dan 3 kali selingan (buah).

    Untuk buku panduan, coba beli : Hidup bahagia bersama diabet (kalo gak salah), karya Prof. Dr. dr. H. Askandar SpD. bagus dan mudah dimengerti.

    Saya tinggal di Palaran, sekitar 15-20 km dari kota, ndeso, hahaha.

    Moga tambahan penjelasan sigkat ini membantu. (saya usahakan contoh pola makan).
    Maaf jika ada yg tidak sesuai dengan fatwa dokter bapak )

  44. anakperi 11th Jun 2007 di 7:25 pm

    cak dokter, seingat saya, ini kali ketiga saya cegukan gak brenti-brenti….
    Yang pertama, 2 hari baru berhenti.
    Yang kedua, sampai 5 hari. Pegelnya ngalahin orang sit-up 100x…. )
    Yang ketiga, dari kemaren sampai sekarang belum berhenti. Ini ngetik sambil njumbul-njumbul ini, dok… )

    Apa yang terjadi ya, dok? makasih sebelumnya…. )

  45. cakmoki 11th Jun 2007 di 11:53 pm

    @ anakperi,
    wah, cegukan itu menyiksa, njumbul-njumbul ya )
    Cegukan terjadi karena kontraksi (gerakan otot) spontan kerongkongan (esofagus) bagian bawah (ulu hati) di perbatasan lambung. Karena itulah seseorang yg cegukan terasa nyesek, kaku ulu hati, kadang terasa panas di ulu hati sampai dada.
    Bahasa anehnya: reflux esophageal atau reflux gastroesophageal (reflux=aliran balik, esophageal=kerongkongan, gastro=lambung).
    Salah satu penyebabnya adalah makanan atau minuman yg merangsang sebelum terjadinya cegukan, misalnya kepedesen, minuman beruap dan sejenisnya. Kadang penyebabnya gak jelas, tahu-tahu cegukan.

    Penanggulangan:
    Sementara hindari makan atau minuman yang terlalu merangsang.
    Minum hangat (bukan panas)

    Obat-obatan:
    a. Obat untuk mengurangi produksi asam lambung, misalnya simetidin (3×1), famotidin (2×1) atau ranitidin (2×1).

    b. Obat anti muntah golongan domperidon (maaf nama dagang tidak saya sebutkan). Obat ini sering digunakan untuk menanggulangi cegukan walaupun tidak muntah. selain berfungsi anti muntah, bisa untuk cegukan karena cara kerjanya mengatur keseimbangan gerakan pencernaan. Diminum 3×1 atau kalo perlu, sebelum makan.

    3. Obat penghambat gerakan otot polos, sebagai kombinasi untuk mengurangi ketegangan perut bagian atas.

    Maaf, jika dirasa mengganggu sebaiknya konsultasi ke dokter terdekat, sedangkan obat yg saya sebut adalah sebagai tambahan informasi.

    Moga bermanfaat dan cepat sembuh )

  46. Qeong Ungu 12th Jun 2007 di 10:05 pm

    Pak, sudah 2 bulan terakhir di lingkungan saya ‘beredar’ penyakit DBD. Kebetulan posisi rumah saya di bawah, sementara belakang rumah adalah lerengan gunung, dan disitu berjejer rumah2 tetangga. Awalnya dari tetangga paling kiri anaknya masuk ICU karena DBD tapi selamat. Kemudian sebelah kananya lagi bayi masuk ICU, meninggal. Beberapa minggu kemudian sebelah kanannya lagi, anak ABG, tapi selamat. Trus kanannya lagi, meninggal (balita). Trus di depan rumah saya bayi, dibawa liburan dari rumahnya di jkt, disini malah meninggal karena DBD. Trus tadi pagi anak 7 tahun, meninggal juga karena DBD.
    Yg mo ditanyain pak, kan ada info bahwa 100m dr rumah org yg jd korban DBD tetangganya musti extra waspada pangkat tiga. Lha saya ini udah dikitari sama rumah korban. Gimana cara njaga keluarga biar ga ikutan jadi korban ya pak? Drum drum udah kami bersihin dan dikasi abate, pakaian ga dibiarin numpuk. Kamar selalu di beri obat nyamuk. Malah sekarang saya wanti wanti adik adik saya supaya pakai lotion anti nyamuk sebelum beraktifitas biar aman. Ada saran lagi pak? Siapa tau ada pembaca yg bernasib kurang lebih saya?

  47. cakmoki 13th Jun 2007 di 2:42 am

    @ Qeong Ungu,
    Ya benar, bila ada yg sakit DBD, apalagi sampai meninggal, maka 100-200 rumah harus mengadakan langkah berikut:
    1. Abatisasi setidaknya 2 bulan sekali
    2. Gerakan 3M (menguras, Menutup, Mengubur) secara rutin
    3. Fogging di area tersebut sejak diketahui ada DBD

    Untuk langkah ke 3 mestinya pihak DKK atau Puskesmas setempat segera melakukannya, setidaknya untuk eradikasi nyamuk dewasa (efektif untuk 2-3 hari)
    Kalaupun pihak DKK dan Puskesmas tidak segera turun tangan, sebaiknya RT atau Lurah setempat mengajukan permintaan tertulis kepada Puskesmas dg tembusan DKK, Walikota dan DPRD.
    Moga DBD tersebut tidak menambah korban dan tidak meluas.

    Ah, iya saya nulis tentang DBD kalo gak salah 2 postingan. Ada juga tatacara pencegahan di halaman download.


  48. firman 13th Jun 2007 di 10:30 am

    dok, tolong saya donk, uda menahun rasa gatal di kolon dan daerah (v)saya sangat gatal bila malam hari. hanya itu yang saya pinta dari dokter, tolong dok.. padahal uda sangat bersih saya lakukan pada semua aspek kehidupan saya…………….. tolong ya dok…, terimakasih sebelumnya…

  49. ruhita 19th Jun 2007 di 4:31 pm

    pak mo konsul ni.
    saya prmpn 26 thn anak 1, bln febr keguguran anak ke2, setelah itu saya terus menerus keluar darah dan ketika bersih kemudian berhubungan, gak taunya ditengah2 proses ada darah kemudian terus keluar sampai beberapa hari, saya udah ke dokter kandungan trus udah ke lab 2 kali pertama dicek ada kanker ga? trus hslnya ga ada, trus tes kedua (pa) hasilnya hiperplasi tipe sistika (ato kistik??). terakhir ke dokter saya dikasih obat pospargin. nah udah gitu bersih. hubungan di hari setelah bersih, aman tapi keesokan harinya ada bercak coklat. kemudian bersih lagi nah di hubungan yang kedua ini pas ditengah2 ga taunya ada darah dan setelah itu keluar flek coklat sampai hari berikutnya. duh dok,, help me,, aku takut ga bisa punya anak lagi,, aku bisa sembuh ga ya??? penyebabnya apa??? trus apakah ini bisa mengarah ke kanker badan rahim??? pengobatannya berapa lama??? lagian aku juga kasian ama suamiku puasa terus ni… Please jawab ya… makasih

  50. Yanni 19th Jun 2007 di 5:37 pm

    hai…
    mau tanya, untuk yang terkena maag, kira-kira pantangan makanannya apa ya? saya baru aja terkena maag, emang gak makan malam dan sebagai gantinya minum susu. setelah itu, perutnya terasa nyeri dan sakit. apa benar kalo susu itu bisa menghasilkan asam?
    dan apa benar kalau maag sedang kambuh, tidak boleh minum susu dan harus mengurangi coklat? gimana dengan teh?

    thanks before

  51. cakmoki 19th Jun 2007 di 11:55 pm

    @ firman,
    Maaf, saya tidak mengerti yang dimaksud “kolon”, karena kolon dalam dunia kedokteran adalah usus besar. Mungkin yg dimaksud beda ya.
    Gini aja deh, kalo tidak ingin diketahui orang lain, bisa via email dan mohon lebih dirinci termasuk obat apa yg sudah digunakan.
    Trims

    @ ruhita,
    ok, Pospargin adalah obat untuk menghentikan perdarahan karena gangguan keseimbangan hormon.
    Adapun hasil ke 2 yg menunjukkan adanya hiperplasia sistik, perlu cek ulang dengan USG atau pemeriksaan penunjang lainnya untuk memastikan diagnosa.
    Hiperplasia sistik bukan kanker, sepanjang tidak ditemukan sel-sel yg menujukkan keganasan.
    Penyebab pasti hipeplasi sampai kini idioaptik (tidak diketahui).
    Kondisi tersebut rasanya tidak mengarah ke keganasan asalkan segera mendapatkan perawatan.
    Sebaiknya ibu kontrol ulang untuk pengobatan lanjutan atau tindakan medis jika diperlukan.
    Kalau masih menstruasi dan tidak ada gangguan lainnya, masih bisa punya anak koq.

    Moga penjelasan ini bermanfaan dan moga segera sembuh )

    @ Yanni,
    untuk penyakit maag gak perlu terlalu takut pantangan. Kalo biasa makan malam, tetap makan aja.
    Susu tidak menyebabkan bertambahnya keluhan pada maag.
    Penyebab sakit maag terbanyak (lebih 80%) arena faktor kecemasan, adapun soal makanan saat ini masih kontroversial.
    Menurut saya yang perlu dihindari sementara ini antara lain: minuman beruap, daun singkong dan sayur gori karena memproduksi gas.
    Selain itu, kopi, terlalu pedas dan terlalu masam, … selebihnya bebas, aman dan boleh.

    Moga cepat sembuh


  52. via 28th Jun 2007 di 9:20 pm

    Pak dokter,
    mau nanya..akhir2 ini saya ngerasa sering ada dahak di tenggorokan, tapi ngga batuk..kalo pagi2 lebih kerasa..saya coba minum obat tradisional peluruh dahak, memang bisa keluar dahaknya tapi beberapa saat kemudian ada lagi..gejala apa ya ini dok?
    terimakasih

    via

  53. cakmoki 29th Jun 2007 di 12:03 am

    @ via,,
    Dahak terutama pagi dan tidak batuk, salah satu kemungkinan alergi.
    Coba minum minuman hangat sehabis bangun tidur setiap hari dan sebelum tidur malam.

    Dapat juga menggunakan obat pengencer dahak, misalnya: ambroxol tablet 30 mg 3×1.

    Moga membantu )


  54. via 29th Jun 2007 di 9:11 pm

    ok dok, dicoba resepnya..tapi boleh tau ga kira2 alergi terhadap apa yang bikin tubuh bereaksi kaya gitu?
    trimakasih lagi..

  55. cakmoki 29th Jun 2007 di 11:59 pm

    @ via,
    itu hanya salah satu kemungkinan. Biasanya alergi asap, debu atau cuaca tertentu.
    Moga masalah tersebut segera teratasi )
    Makasih kembali

  56. Qeong Ungu 30th Jun 2007 di 1:40 pm

    Pak…di barisan rumah belakang pada meninggal karena DBD, di barisan rumah depan ayamnya pada mati mendadak semua…
    Atcuuutttt…
    Kalo saya jadi salah satu korban..warisannya apa dong?? masa blog?? xixixix…

  57. cakmoki 30th Jun 2007 di 6:04 pm

    @ Qee,
    loh, emang belum ada tindakan dari dinas terkait sejak kasus tempo hari itu ya ? … (

  58. meilani 1st Jul 2007 di 11:24 pm

    pak dokter..
    umur saya 21 th. Baru2 ini saya mengalami pusing sampai merasa berputar2 bila melihat ke langit2 dan merasa sedikit mual.. tp ini tidak separah dulu sewaktu kira2 umur saya 13 th yg rasa berputarnya lebih hebat. Dan biasanya bila mengalami pusing seperti itu saya bawa tidur dan akan hilang saat bangun.
    Dulu sekitar umur 9 th saya pernah terpeleset dan bagian belakang kepala saya terbentur lantai. Kemudian sekitar berumur 12 th saya pernah terjatuh dr atas tempat tidur dan lagi2 bagian belakang kepala saya terbentur lantai. Dari kedua kejadian itu, saya belum pernah periksa ke dokter krn saya hanya merasakan pusing dan sedikit mual saja.

    Pak dokter.. apakah itu yg disebut vertigo?? Dan pusing yg baru2 ini saya rasakan berhubungan dengan kejadian waktu itu??

    Terima kasih atas tanggapannya.

  59. cakmoki 2nd Jul 2007 di 1:35 am

    @ meilani,
    Betul, namanya Vertigo. Untuk lebih jelasnya silahkan baca tulisan saya tentang vertigo di sini.
    Jika masih kurang jelas, ntar kita bahas ya )
    Moga segera sembuh


  60. Hedi 2nd Jul 2007 di 1:40 pm

    Cak

    Ibu saya sedang di rawat di rumah sakit pengidap diabetes di sertai tdk mau makan, mual dan muntah tdk bisa buang air besar setelah di rawat hampir 1 bln di rumah sakit tanpa ada perbaikan sekaran keluar darah dari anusnya dokter di rs menayarankan untuk cleonos copie atau pemerikasaan perut lewat dubur untuk mengetahu luka di dalam perut yang saya ingin tanya kan sebenar ibu saya itu sakit apa dan apakah diabetes dapat mengakibatkan seperti itu ?

    Thanks
    Hedi

  61. meilani 2nd Jul 2007 di 2:52 pm

    Pak dokter..
    Saya sdh baca tulisan bpk, disitu ada kalimat “Bekas benturan kepala di masa lalu (misalnya jatuh) kendati tidak ada kelainan di otak, adakalanya menyebabkan keluhan vertigo”. Jadi, apakah keluhan vertigo ini bisa hilang sendiri atau memang harus minum obat secara teratur agar vertigonya tdk akan kambuh lagi..??

    Makasih ya pak dokter..

  62. cakmoki 3rd Jul 2007 di 2:19 am

    @ Hedi,
    wah lama ya. Menurut saya, tidak adanya perbaikan kondisi selama perawatan salah satunya karena beliau tidak mau makan. Padahal makanan sangat penting untuk memulihkan kondisi dan memperbaiki fungsi tubuh.

    Adapun keluar darah dari dubur ada 2 kemungkinan:
    Pertama: melena (keluar darah menghitam karena ada darah yg berasal dari lambung. Hal ini sebagai akibat beliau tidak makan atau “sebab” lain di lambung.

    Kedua: jika darah yg keluar dari anus berwarna merah segar (darah segar), kemungkinan ada “sesuatu” atau kelainan di pencernakan bagian bawah (colon descendens=usus besar bagian bawah, rektum= usus bagian bawah). Sebaiknya memang dilakukan colonoscopi untuk melihat kondisi usus bagian bawah, agar dapat diberikan pengobatan yg tepat.

    Untuk diabetnya sendiri sebenarnya tidak sulit dikendlikan asalkan beliau mau makan dan tidak ada penyulit penyakit lainnya.

    moga penjelasan singkat ini dapat membantu dan semoga ibunda segera sembuh.

    @ meilani,
    ya, itu salah satu faktor.
    Sebaiknya minum obat saat vertigo saja, tidak pelu minum obat terus menerus. Kalau faktor pencetusnya karena bekas benturan, adakalanya kepanasan atau kena terik sinar matahari, vertogo bisa muncul.

    Kalau boleh tahu, obat yg sudah diminum apa saja. Banyak pilihan obat vertigo, kadang antara orang yg satu dg lainnya gak sama. Perlu dicari obat yg paling enak. Bukan uji coba lho, ini individual, artinya obat vertigo untuk seseorang tidak selalu sama.

    Semoga vertigo segera teratasi )

    oh ya … biasanya temen-temen manggil cak … kalo dipanggil dok kuping saya agak gatal, hehehe


  63. Qeong Ungu 3rd Jul 2007 di 9:15 am

    Ketua RT di tempat saya itu aneh pak. Dia malu kalo ada warganya kena DBD, malu kalo ada flu burung, jadi warga yg lapor sendiri ke diskes/kelurahan, pokoknya kemanapun yg mereka bisa. Ntar pasti dimarahin sama RT-nya..susah kalo generaso O’ON yg mimpin (

    Baru dapat kabar semalam, di gang saya positif flu burung ( ya yang depan rumah itu). Dulu saya punya 7 burung dara, di beleh semua, waktu itu belum marak di kaltim. Keluarga saya oleh warga sekitar dikatai terlalu mendramatisir keadaan (dan usul mengorbankan burung2 itu prakarsa saya). Nah sekarang sudah kejadian..teteup aja nganggap itu sepele dan ada yg rela mau bacokan sama tetangga yg kasi nasehat biar ayam2nya dimusnahkan. Kok ya hidup dikota tapi ndeso banged. Gimana mo sehat sih Indonesia ini.

  64. meilani 3rd Jul 2007 di 2:56 pm

    oke dehh.. saya panggil cak..
    saya belum pernah minum obat utk vertigo.. cuma dibawa tidur aja.. ga biasa minum obat sih cak..

  65. cakmoki 4th Jul 2007 di 2:58 am

    @ meilani,
    ok, trims )
    Kalo dibawa tidur udah sembuh, gak perlu lagi minum obat.
    Bagus tuh D

  66. cakmoki 4th Jul 2007 di 3:03 am

    @ Qeong Ungu,
    Wah,persoalan serius tuh kalo ada yg positif avian influenza.
    Jangankan positif, baru dicurigai aja sudah harus pemusnahan unggas, bukan mendramatisir sih, lebih baik waspada.
    Di Jepang, ada satu kasus aja mereka langsung mengadakan kewaspadaan dan screening seluruh negeri.
    Lapor aja ke Dinkes, atau masukkan koran 9surat embaca) kalo emang ada datanya dari RS.


  67. GuM 6th Jul 2007 di 8:53 pm

    pak, saya mau curhat masalah gigi sama njenegan. boleh kan?

    ceritanya, gigi saya ini sedang senut2.
    *ndak nunggu jawaban*

    dulu waktu kecil, kalo sakit gigi disuruh kumur pakai air garem. ndak ngerti maksudnya tapi manut aja. ini yang jadi pertanyaan saya sampai sekarang.

    sebenernya bener apa ndak bener sih pak (iki piye to kalimate), kumur air garem bisa meredakan sakit gigi? kalau memang bisa, kandungan apa di garam yang berperan dalam hal ini?

    matur nuwun sak derengipun.

    *cenut mode ON*

  68. cakmoki 6th Jul 2007 di 11:18 pm

    @ GuM,
    Boleh )

    *sudah kumur garam ya …*
    Sebenarnya sakit gigi ada beberapa penyebab. Jika sakitnya karena berlobang (walaupun lobangnya kecil dan tidak kelihatan), perlu obat pereda nyeri, misalnya asam mefenamat atau ditambah antibiotika (sedikitnya 3 hari) jika infeksi.
    Nah, kalo sakinya karena 2 penyebab tersebut, gak bisa pakai kumur garam atau yang lain.

    Kandungan utama garam adalah natrium dan yodium ditambah beberapa jenis mineral yang tidak ada efek pereda nyeri.

    Moga penjelasan ini bisa menjawab pertanyaan di atas D

    » ke atas

  69. kenji 8th Jul 2007 di 11:54 pm

    dok nanya donk D

    1. kenapa ya jam-jam tertentu saya suka drop ya… seperti jam 16.00-20.00, terkadang jam segitu kalau ga pake kacamata sukar sekali buat melihat. padahal kacamata cuma -0.5 saja, tapi efeknya membantu sekali… ga hanya penglihatan tapi juga keseimbangan tubuh.

    2. kalau jam tidur itu digesernya gmana ya? sekarang saya dah kebiasaan tidur 2-3jam sehari, mau ditambah lagi kayaknya kok susah ya… pasti kebangun terus ga bisa tidur…

    thx dok..

  70. cakmoki 9th Jul 2007 di 1:57 am

    @ kenji,
    1. kalo gitu sebaiknya kacamata dipakai terus mas. Walaupun minus 0,5 adakalanya akan mengalami gangguan keseimbangan kalo gak makai, pandangan banyak berpengaruh pada keseimbangan, otot leher, mual, dll. Sayang kan, hanya gara-gara gak makai kacamata tubuh kita jadi gak nyaman. )

    2. kebutuhan jam tidur tidak sama setiap orang, ada yg tidur 8 jam masih kurang, ada yg 2-3 jam sudah cukup dan bugar kembali saat bangun. Kalo emang sudah nyaman dan terbiasa tidur 2-3 jam, gak pp koq. berbeda jika dengan tidur 2-3 jam masih terasa kurang, maka perlu latihan bertahap, misalnya tidur lebih awal sambil baca bacaan santai. Awalnya biasanya berat, lama kelamaan bisa …

    thx )

  71. kenji 9th Jul 2007 di 2:32 am

    saya khawatir klo kacamata keseringan dipake, minusnya bertambah.. ternyata itu mitos ya D
    soal tidur, saya 2-3 jam seh ga begitu masalah, tapi buat keamanan saya coba ganti bacaan-bacaan saya jadi bacaan ringan dulu…

    ok thx dok, saya coba ikutin saran2 anda neh ;)

  72. cakmoki 9th Jul 2007 di 3:03 am

    @ kenji,
    nggak koq … minus gak tambah, justru kalo gak dipakai ada resiko bertambah karena mata kita “dipaksa” merubah lensa mata …
    oh ya, bacaan ringan gak harus beli baru, mngkin hanya review bacaan kesukaan sebelumnya, dll )

    ok sama-sama, moga gak ada masalah …

    » ke atas

  73. herry 9th Jul 2007 di 4:37 pm

    dok, saya baca semalam di kcm, ada rtikel yg isinya kira2 istri gak puas , suami pasang ring pada organnya….. mangsudnya opo sih…? hi hi hi….

  74. cakmoki 9th Jul 2007 di 11:44 pm

    @ herry,
    maksudnya untuk menambah rangsangan, rtidak harus pakai itu sih, asal foreplay-nya cukup memadai bisa 0rgasm3 juga koq P


  75. herry 10th Jul 2007 di 10:58 am

    masih berasa geli aku…. hi hi hi lagi…..!

  76. Di2 10th Jul 2007 di 11:19 am

    Ass.Wr.Wb.
    Saya mau tanya cak,setiap pagi tenggorokan saya seperti menyimpan lendir setelah bangun pagi. jadi setiap pagi saya selalu mengeluarkan dahak tapi tidak disertai batuk.
    kira-kira gejala apa yang saya alami?
    ini berlangsung setiap pagi sudah lama sekali.

  77. Qeong Ungu 10th Jul 2007 di 12:48 pm

    Wah kebetulan ada yg nanya, saya juga mo nanyain ini (makasih Kenji). Minus saya cuma 0,5 tapi efek pada keseimbangan terasa sekali. Bukan berarti membenarkan sikap rekan2 yg biasa lepas kacamata dalam beraktifitas meski minusnya lebih dari 2,0 tapi memang teman2 saya banyak yg begitu. Mereka ga kenapa napa meskipun mengendarai motor. Sementara saya ga bisa sama sekali lepas kacamata kalau harus berajalan, apalagi saat fajar dan senja ketika cahaya di sekitar belum terang (jadi seperti ayam hehe). Kenapa begitu ya pak? padahal orang lain tidak segitunya. Kalau tidak pakai kacamata wajah orang tidak kelihatan sama sekali meski hanya beberapa meter, trus jadinya pusing dan mau roboh gitu.

  78. ardie 11th Jul 2007 di 11:08 am

    Maaf dok…menggangu sebentar neh..
    saya 2 minggu ini kena pilek,tenggorokan rasanya penuh dahak,dada sesak,perut ditengah kadang terasa nyeri, sekan lapar, kadang jika mau tidur tdk bisa terlentang,harus meninggikan kepala baru terasa enak,kadang terjaga tengah malam karena sesak,dan lapar banget ,nanti setelah mengambil nafas panjang dan makan roti baru terasa enak, telinga sebelah kanan juga berdengung terus….
    kenapa ya dok dan obatnya apa ya
    terima kasih atas bantuannya

  79. cakmoki 11th Jul 2007 di 12:17 pm

    @ herry,
    hihihi, baru baca udah geli apalagi pasang ring berbulu gurita P

    @ Di2,

    @ Qeong Ungu,
    iya Qee, sebaiknya pakai. Memang setiap orang tidak sama reaksinya jika tidak memasang kacamata minus (bersifat individual), ada yg merasa gpp ada juga yg terganggu, sebaiknya pakai daripada menyiksa diri sendiri, ya kan … )

    @ ardie,
    Tindakan untuk menanggulangi sementara keluhan tersebut sudah benar koq, yakni meninggikan bantal dan makan roti.
    Untuk mengetahui penyebab dan mendapatkan obat yg tepat sebaiknya periksa ke dokter terdekat.

    Berdasarkan keluhan diatas, kemungkinannya sebagai berikut:
    1. Pilek (mungkin juga hidung buntu atau bersin) berkepanjangan tanpa nyeri di hidung, kemungkinan Rhinitis alergika atau pilek karena alergi (bisa alergi udara, debu atau lainnya)

    2. Batuk berdahak disertai sesak, kemungkinan tersering juga karena alergi atau infeksi (biasanya virus). Bisa asma (jika disertai bunyi ngik-ngik) atau bisa juga bronkitis atau lainnya. Maaf, ini hanya kemungkinan lho, lebih tepat jika diperiksa.

    3. Rasa lapar dan terasa enak jika diberi makan roti, kemungkinannya Dispepsia (maag).
    Adapun telinga berdenging, besar kemungkinan pengaruh pilek yg berkepanjangan.

    Maaf ya, saya tidak berani merekomendasikan obat yang tepat sebelum jelas penyakitnya. Selain itu, pemakaian obat sesak hanya diberikan jika tahu penyebab sesaknya.

    Yang paling aman untuk sementara (jika belum sempat ke dokter), antara lain: actifed (atau valved atau mecoved) untuk menanggulangi pileknya (diminum hanya jika pilek), sedangkan untuk pencair dahak dapat digunakan Ambroksol 30 mg, diminum 3×1.
    Selebihnya sy anjurkan periksa ke dokter.

    Moga penjelasan singkat ini bermanfaat, dan semoga segera sembuh )

  80. cakmoki 11th Jul 2007 di 12:25 pm

    @ Di2,
    Walah, maaf ya … ketinggalan, tadi langsung submit, hehehe.
    Ya keluhan semacam itu kerap dialami oleh seseorang.
    Sebaiknya minum air hangat sebelum tidur dan setelah bangun tidur.
    Jika tidak ada keluhan lain di dada, produksi dahak tersebut kemungkinan bisa karena cuaca dingin pada malam hari, atau radang lokal di tenggorokan.
    Btw, sudah periksa atau belum ?
    Menurut sy, jika sudah berlangsung lama dan terasa mengganggu sebaiknya periksa. Belum tentu ada kelainan serius koq.

    Moga masalah tersebut segera dapat teratasi )

  81. tyas 13th Jul 2007 di 12:44 am

    pakde dokter, saya ngerepoti lagi boleh ya? harus boleh *maksa* D

    saya penggemar kucing, di rumah ada 4 kucing. Udah lama banyak yang ngasih peringatan kalo saya harus ati2, takutnya kalo dah merit nanti kena tokso dan ga bisa punya anak. Apa itu bener? Kalo kata adek saya yang dokter hewan sih, tokso itu menular dari kotoran kucing. Lha kucing saya aja ga pernah saya masukin rumah. Menurut pakde gimana?

  82. tyas 13th Jul 2007 di 12:45 am

    maap ketinggalan, matur nuwun sanget sebelumnya )

  83. cakmoki 13th Jul 2007 di 2:38 am

    @ tyas,
    betul kata adiknya mbak Tyas. Resiko tersebut tetap ada.
    Entah kalo kucing gak pernah masuk rumah. Tapi walaupun gak masuk rumah kalo masih kontak tetap ada resiko, soalnya masih ada kemungkinan nempel di bulu.
    Menurut saya, sedapat mungkin menghindarinya daripada was-was. Trus, perlu juga dirunding dg calon misua ;)
    Moga dapat dijadikan pertimbangan.
    Sami-2, maturnuwun )


  84. rinni 13th Jul 2007 di 1:47 pm

    Cak….. kulo nuwun
    Numpang tanya ya cak, gini…
    Dulu taon 2005 saya pernah kena malaria tipe cincin yang bikin panik bombay, coz saya ada riwayat alergi antibiotik dan N…( lupa aku), alergi obat jhe. Susah kan kalo gitu… buat nurunin panasnya aja pake di injeksi (lali jenenge). Sekarang umure dah seperempat abad.
    Tanya.
    1. Mohon penjelasan tentang penyakit malaria dan tipe2nya njih cak. Dan sesudah saya sembuh di lingkungan saya terjadi kehebohan, yak hampir semua rumah yang disekitar tempat tgl saya disemprot prot…. Rupanya pihak rumah sakit mengkorfirmasi ke pak dukuh setempat (wuiiih, lha gimana lagi…)
    2. Malaria cin2 tuh tipe berapa ya? bahaya ga? Waktu itu saya sempat demam 40 drjt (alhamdulilah dikasih kesempatan buat sambat sama cak moki)
    3. Matur nuwuuun….

  85. Gino 14th Jul 2007 di 12:15 am

    Pak dokter, saya pria 26 tahun dan belum pernah berhubungan sex.
    Sudah setahun ini ada benjolan di bawah pusar dekat pangkal penis, gejalanya setelah saya cukur rambut kemaluan menggunakan pisau cukur, mungkin karena infeksi muncul 1 (satu) benjolan perih, diobati pake obat bisul tidak sembuh. Kemudian benjolan itu tidak perih tetapi kalau dipencet keluar gumpalan putih dan bau (seperti jerawat).
    Sampai saat ini sudah setahun dan benjolan itu tidak berubah, ini penyakit apa dan obatnya apa ya dok?
    Terimakasih sebelumnya pak:)

  86. cakmoki 14th Jul 2007 di 1:19 am

    @ rinni,
    Sekarang umure dah seperempat abad, kalo boleh sy ralat ya, “masih sekitar 25 th” … bukan sudah, hahaha … masih kinyis-2.

    Ok, mestinya setiap alergi obat, seorang dokter harus memberikan cacatan alergiobat dan diberikan kepada pasien agar tidak terulang di kemudian hari. (saya dah membuat postingan soal ini) Atau pasien boleh minta cacatan alergi obat kepada dokter jika dokter (lupa) tidak memberikan.

    Sebenarnya tidak ada malaria type cincin, mungkin yg dimaksud adalah malaria tropika yg disebabkan plasmodium falcifarum yg bentuknya seperti cincin.

    Saatnya jawab pertanyaan:
    1. Jenis malaria ada 3 berdasarkan penyebabnya. a. Malaria tropika (disebabkan parasit Plasmodium falcifarum), b. Malaria tertiana (disebabkan P. vivax), c. Malaria kuartana (disebabkan P. malariae)
    Selain berbeda penyebabnya, gejala-gejalanya sedikit berbeda terutama periode menggigilnya. Pada malaria tropika (P.falcifarum) panas bisa mencapai 40 derajat C atau lebih.

    Adapun “serangan” semprotan dari pihak kesehatan adalah langkah pencegahan penyebaran, justru ini yang bagus. Jika ada kasus malaria memang seharusnya dilakukan langkah-langkah seperti itu untuk memutus rantai penyebaran melalui pemberantasan nyamuk.

    2. eh, sudah terjawab di atas kayaknya. Semua malaria berbahaya, makanya diperlukan pengobatan sampai tuntas dan pemeriksaan laboratorium ulangan untuk follow up.
    Alhamdulillah sudah sembuh )

    3. Sami-sami

    catatan:
    sebenarnya sy sudah membuat edisi baca seputar malaria, lengkap dengan tatacara pengobatannya. Sayangnya gak bisa upload karena file tersebut ukurannya besar dan dibuat dalam format flash swf.

    @ Gino,
    Ok, mestinya sih dilihat, hehehe.
    Berdasarkan gambaran di atas, kemungkinan adalah bekas infeksi (bisul) yang membentuk kantong dan kalo dipijit keluar gumpalan putih bau, namanya: atherome.
    Kalo sudah membesar dan benar atherome, misalnya lebih setengah cm sebaiknya diambil, maksudnya operasi kecil menggunakan bius lokal.
    Operasinya gak sakit dan biasanya gak sampai 30 menit udah beres, langsung pulang dan minum obat. Seminggu kemudian jahitan dilepas, nah beres kan )

    Moga penjelasan ini bermanfaat …

    » ke atas

    :: :: :: :: :: cakmoki :: :: :: ::


Wong ndeso ™

cakmoki

Wordpress Indonesia

Silahkan baca

DISCLAIMER

web tracker

9 Desember 2009

SEMENTARA TUTUP

Maaf, sementara Blog istirahat hingga ada pemberitahuan

Harap maklum


MARI HENTIKAN KORUPSI

Jangan Korupsi Ah

No Korupsi

Internet Sehat

Warga Bicara

» Makasih PLN, listrik Samarinda dah membaik, moga gak byar-pet

» Waspada Demam Berdarah

» Jangan Gunduli Palaran

» Banjir...banjir. Kapan masalah ini teratasi ?

INGA INGA INGA

» Nyeri Urat or Tulang BUKAN berarti Penyakit Asam Urat.

» Sekali lagi: Pegal, Linu Tidak Identik dengan Penyakit Asam Urat

TEMANs

9racehime | A. Fatih Syuhud | Aditiawan Chandra | A.Tajib | Agung UD | aLe | alief | alle | almascatie | Amd | Anak Peri | Anak Sultan | Anang | Anang YP | Anas | Andalas | Anggara | Anjaz | Anti Pungli | Antobilang | Anung87 | Aribowo | Arif Kurniawan | Arul | Astikirna | awan965 | axireaxi | Bambang alias HR | BatakNews | Blog Pokoke? | Biho | CalonOrangTenar | Cay | Chandra | Chielicious | chiw imudz | cK-chika | Dalamhati | Deden Nugraha | deedhoet | deKing | Desti Utami | Didats | doeytea | dnial | Edy C | Eep | Elpalimbani | erander | Evi | Fa | Fa wp | Faiq | Fertobhades | Fetro | Fortynine | Freddy | Gadis | Gaussac | Gitablu | Grandiosa | GuhPraset | GuM | Helgeduelbek | Herdy | Indonesia Kita | Indra KH | ItikKecil | iway | Jejakpena | Jennie S. Bev | Joesath | Joko Taroeb | Julee | Juli | Juliach | Junthit | Jurig | Kakilangit | Kang Adhi | Kang Kombor | Kangguru | kawaichu | Kenji | Kenzt | kikie | koecing | Kumala | Kurtubi | Kw | Laras | liezmaya | Lilik Suryanto | Lily | Linker | Lintang | Lita | Lita wp | Luthfi | MaIDeN | Majalah Dewa Dewi | Manusiasuper | Master Li | Mathematicse | macanang | mbojo | Mei | Micokelana | Mr. Geddoe | Mufti | mybenjeng | My-za | Nayla Zahra | Nayz | Ndarualqaz | Neeya | Neo Forty-Nine | Neri | Ninoy | Nieke | Nomercy | n0vri | NuDe | Om Sulis | omaigat | Ooyi | Paijo | Panca | Pandu | Panduan WP | Papabonbon | Passya | Peyek | Pinkina | Pitik | Pralangga | Prayogo | Priyadi | Qee | Raja iblis | RenjanaBiru | rivafauziah | Rivermaya | Roffi | roisZ | Rujak | Sagung | Sahrudin | Saiful Adi | SaRa | Siu | Sofi | Sora9n | Suandana | Suluh | Susiloharjo | Telmark | Thamrin | tiesmin | Triesti | Tukang Sate | Venus | Wadehel | Wahyuansyah | Wandira | Wiku | WongMangli | Wulan | Yati | Yudhipras |

:: :: :: :: :: :: :: :: ::

Kesehatan

:: Ady Wirawan :: Agus Mutamakin :: Anis Fuad :: Anis Fuad wp :: Asri Tadda :: Astri Pramarini :: Astri Pramarini (awal) :: Astri Pramarini wp :: Blog Mahasiswa FKU 2003 :: Blog Rumah Kanker :: Dani Iswara :: Dani Iswara weblog :: Dokter arek cilik :: drAnak :: drarifianto :: Dwi wp :: Elyas :: Erik Tapan :: Evy HealhtySmile :: FK Unsri :: Gies :: Gies wp :: Ginna :: Grapz :: Hendar Sunandar :: HIV News :: Huda Thoriq :: IDI Samarinda :: imcw :: Imran Nito :: Iwan Handoko :: Jhonrido :: klikharry :: Kobal :: Laksmi Nawasasi :: Mashuri :: Mave Mina :: Mbah Dipo :: Mina :: My Blogspot :: Nur Martono :: PKM Palaran :: Rara :: Rizma Adlia :: Rudy Kwang :: SenyumSehat :: Sibermedik :: SimkesUGM :: SuperKecil :: Titah :: Tito :: Tonang Ardyanto :: Tukangkomentar :: Wi :: Vina Revi :: Vina Multiply :: Yusuf Alam R :: zulharman79 ::

:: :: :: :: :: :: :: :: :: :: ::

Institusi Kesehatan

:: Depkes RI :: WHO :: WHO Indonesia :: … nyusul

:: :: :: :: :: :: :: :: ::

Kolaborasi

:: Emedicine :: ICD 10 Wikipedia :: ICD 10 Wiki Indonesia :: OSWD :: OpenWebDesign :: Pakistan Times :: Rubab :: ntar ::

Kategori

BlogTour

Arsip

Komunitas Blog

blog-indonesia.com

PAGE RANK

Powered by  MyPagerank.Net

Add to Technorati Favorites

[Valid RSS]

Health Blogs - Blog Top Sites

Health

Blogs Topsites - TOP.ORG

Health Blogs - Blog Rankings

Blog directory

TopOfBlogs

Top 10 Award

Feed Burner

cakmoki Blog

Bloggerian Top Hits

My BlogCatalog BlogRank

Site Meter

Since 30 Nov 07

PENGUNJUNG

  • 4,621,090 pengintip

Asal Usul

Pebruari 2011

free counters


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 550 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: