KODE ICD-10 : L21 : Seborrhoeic Dermatitis
Kata kunci: Seborrhoeic Dermatitis, Seborrheic Dermatitis, Dermatitis Seboroik, Seborrheic Eczema.
Dermatitis Seboroik ( Seborrhoeic Dermatitis, Seborrheic Dermatitis ) merupakan peradangan permukaan kulit berbentuk lesi squamosa (bercak disertai semacam sisik), bersifat kronis, yang sering terjadi di area kulit berambut dan area kulit yang banyak mengandung kelenjar sebasea ( kelenjar minyak, lemak ), seperti kulit kepala, wajah, tubuh bagian atas dan area pelipatan tubuh (ketiak, selangkangan, pantat).
ANGKA KEJADIAN
Prevalensi Dermatitis Seboroik diperkirakan sekitar 3-5 %. Jika ketombe yang merupakan Dermatitis Seboroik ringan ditambahkan, angka kejadian mencapai 15-20 %. Dermatitis Seboroik dapat dialami oleh semua ras.
Berdasarkan usia, Dermatitis Seboroik dapat terjadi pada semua umur, terutama usia pubertas hingga usia 40 tahun. Pada bayi, Dermatitis Seboroik kerap dijumpai di area kepala dan pelipatan tubuh. Berdasarkan jenis kelamin, Dermatitis Seboroik sedikit lebih banyak dialami pria ketimbang wanita.
PENYEBAB
Penyebab Dermatitis Seboroik hingga kini belum diketahui secara pasti. Faktor-faktor yang diduga sebagai penyebab Dermatitis Seboroik, antara lain: infeksi jamur Malassezia ovale, faktor imunologi, iklim, genetik, lingkungan, hormonal, dan aktifitas kelenjar sebasea yang berlebihan.
Selain itu, beberapa obat-obat tertentu diduga memicu terjadinya Dermatitis Seboroik, seperti: auranofin, aurothioglucose, buspirone, chlorpromazine, cimetidine, ethionamide, griseofulvin, haloperidol, interferon alfa, lithium, methoxsalen, methyldopa, phenothiazines, psoralens, stanozolol, thiothixene, dan trioxsalen (Samuel Selden, MD)
GEJALA
Dermatitis Seboroik relatif mudah dikenali karena tandanya yang khas, yakni dijumpainya krusta (bercak disertai semacam sisik) berminyak.
Gejala Pada Bayi:
-
Di area kepala (bagian depan dan samping) ditandai: krusta tebal, pecah-pecah, berwarna kekuningan dan berminyak. Tanda ini disebut cradle cap karena bentuknya yang mirip topi menutupi kulit kepala.
-
Di bagian tubuh yang lain, ditandai: ruam berwarna kemerahan, merah kekuningan, dengan krusta berminyak yang menutupi permukaannya.
Gejala Pada Dewasa:
Pada umumnya ditandai dengan:
-
Keluhan gatal
-
Peradangan pada area seboroik dengan gambaran berbagai bentuk lesi, berwarna kemerahan atau kekuningan disertai dengan adanya skuama, krusta, basah berminyak, dan bisa juga kering.
-
Residif (mudah kambuh) dan bersifat kronis. Diduga behubungan dengan faktor stress, kelelahan, sinar matahari dan iklim.
PENGOBATAN
Pada dasarnya, pengobatan Dermatitis Seboroik ditujukan untuk menghilangkan penyebabnya, jika penyebabnya diketahui, dan untuk meredakan gejalanya.
Obat Minum ( sistemik ):
-
Antihistamin untuk meredakan gatal dan reaksi alergi, misalnya: Loratadine 10 mg, Cetirizine 10 mg atau antihisamin golongan lainnya.
-
Steroid, digunakan pada Dermatitis Seboroik yang berat. Pada pemakaian jangka lama, steroid digunakan secara tappering down, yakni dosis obat diturunkan secara bertahap dan berkala.
-
Antibiotika, digunakan jika Dermatitis Seboroik disertai infeksi sekunder oleh kuman akibat garukan, gesekan, dan lain-lain.
Obat Topikal ( obat luar: salep, krim, gel, lotion, shampo, dll )
-
Krim atau salep steroid. Pada area wajah digunakan steroid potensi rendah agar kulit wajah tidak menipis pada penggunaan jangka lama.
-
Krim atau salep yang mengandung asam salisilat 2-5%, atau sulfur 4%, atau ter 2%, atau ketokonazole 2%, atau obat kombinasi.
-
Shampo yang mengandung asam salisilat, sulfur, selenium sulfida 2%, zinc pirition 1-2 %. Digunakan untuk keramas 2-3 kali seminggu selama 5-10 menit, kemudian dibilas dengan air bersih.
PENCEGAHAN
Sedapat mungkin penderita Dermatitis Seboroik mengamati pemicu timbulnya kekambuhan. Jika sudah mengenali pemicunya, diupayakan untuk mencegah paparan faktor pemicu.
Pada umumnya penderita Dermatitis Seboroik mengalami kesulitan mengenali pemicu timbulnya kekambuhan. Hal ini wajar mengingat beragamnya faktor-faktor pemicu. Kalaupun faktor pemicunya dapat dikenali, tak jarang penderita sulit menghindarinya, terutama jika faktor-faktor pemicu tersebut merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari, misalnya stress, iklim dan sejenisnya.
Semoga bermanfaat.
Versi cetak, format PDF: 619 KB | Download | Mirror |
:: :: :: posting menggunakan WLW :: :: ::


















![[Valid RSS]](http://i169.photobucket.com/albums/u238/cakmoki86/button/rss_valid.gif)







Eh tumben pertamax ..
Wah lama-lama blog ini bakal ditawar sama WHO cak ..
mendampingi ICD nya hehehe ..
@ dragusan:
lha Blog Mas Agus di bookmark saya banyak banget, ntar bisa-bisa ditawar jugak…hehehe
Dok mau tanya lagi, boleh kan (maksa hehe)? Saya penderita penyakit ini sejak smp (pubertas). Kalau pas parah ketombenya banyak dan sampai ke kulit wajah, kebetulan wajah saya berminyak.
Oleh seorang dokter Unair (guru besar biokimia Anda) dikasih resep campuran krim Visancort + krim ketoconazole (pagi & malam), dan tablet oral Cerini Cetirizin HCl (malam 1 tablet).
Krimnya sangat manjur, dalam bbrp hari ketombe bablas, kulit mulus dan lembab. Cuman saya gak berani pake terus2an. Saya ulangi krimnya kalau pas kambuh (tanpa Cerini).
Pertanyaan saya: dalam sekali periode pengobatan, sampai berapa hari krim itu boleh dipakai? Bolehkan dioleskan di kulit kepala? Saya khawatir efek sampingnya (walaupun sampai skr sy gak merasa ada e.s.-nya). Terima kasih.
Cakmoki…
Kalau gejalanya tidak kronis, trus dalam 1-2 jam sembuh dengan obat topikal saja apa bisa dikatakan menderita Dermatitis Seboroik?
Gambarnya lucu… hehehe….
@ Hardana
Boleh dong…lha wong cuma tanya
Dalam satu periode pengobatan Dermatitis seboroik yg disertai jamur, penggunaan ketoconazole sedikitnya 2-4 minggu agar tuntas hingga akar (hife) jamur.
Tentu bisa untuk kulit kepala juga.
Untuk cetirizine gak papa diminum kalo pas gatal.. obat ini merupakan antihistamin yg aman untuk jangka panjang.
Makasih
@ wilma
Kalo secara klinis menandakan Dermatitis seboroik, bisa dikatakan seperti itu… pada umumnya kronis, artinya bisa juga (walaupu jarang) tidak kronis.
Ada gambarnya yg dari depan, lebih lucu…tapi gak berani masang, ntar gak dibaca tapi malah lihat gambarnya…hehehe
Waduh ….jgn2 ogut komplikasi T.kruris ama Dermatitis Seboroik nich cak? Bs begitu ya cak? Klo iya obatnya msh ketokonazole (oral n salep) ato dikombinasi?
Soale dibagian dagu (klo jenggot dicukur),ama di bwh bibir,bentol2 merah n bersisik bercampur gatel. Ogut pengen kirim foto,cm binggung gmn jepretnya? (terutama bgian tangkai n kantong menyan),kan fhotonya hrs bgus, klo jlk ntar bs salah liat,…. (Enak klo ada yg jual bs di ganti)….trus mati lah barang awak cak… krn ogut O.L pk hp, ga pny PC ato Lekto (Leptop), Hpnya jadul lg cak N 6120 c. Biarin jadul yg penting punya,drpd pinjem ato kewarnet… Yg penting happy….
Fhoto di atas unik,untung bokongnya agak putih cak,klo item pasti di kira ayam bakar,paling tidak kambing guling…..hahaha….. Hebat hebat hebat….
Wassalam
Maaf cak nanya lagi (nanya mulu) hehehe
Udah nulis artikel tentang Tumor blm?
Konon katanya Tumor penyakit “keturunan”? Soale kakek (udah meninggal) ogut kena tumor di bawah ketiak (klo ga salah sebelah kiri) segede buah semangka,ga jls kenanya di organ mana (paru2,ato apa),karna waktu itu ogut msh SMP klas 1.
Nah thn kemarin bapak ogut (jg udah meninggal kira2 1 thn,33 hari lalu) kena tumor jg,pasnya di paru2 kiri. tp ga bengkak kayak kakek.
Ntar klo ca-cak udah nulis artikelnya (mgkin udh ya, apa ogutnya yg oon? Ga tau di arsip mana) ogut share dech….
O ya ogut ijin ada beberapa artikel ca-cak yg ogut “save n print” (pk PC di kantor),utk di kliping n slanjutnya di distribusikan ama kluarga n temen2.
Sekali lg maaf ngerepotin.
Have a nice day, thanks
Wassalam.
@ montokd2p:
Bisa juga begitu kalo gambaran klinisnya emang sama penjelasan pada artikel. Gak papa pake kamera HP, yang penting resolusinya minimal 800×600 pixel, diambil dari 3-4 sudut pengambilan… foto yg di kantong menyan gak usah dikirim… untuk hiasan di rumah aja dengan pigura yang bagus …
Alamat email:
cakmoki2006 [at] yahoo [dot] com
Tentang tumor, mohon maaf, saya belum menulis satupun jenis-jenis tumor secara khusus.
Penyebab tumor hingga kini belum diketahui secara pasti. Beberapa jenis tumor diduga ada hubungannya dengan faktor herediter (riwayat keluarga alias faktor keturunan). Tapi kalo tumor paru dikaitkan dengan paparan faktor polusi yang berkepanjangan, paparan serbuk logam, dan sejenisnya.
Terimakasih telah menyebarluaskan beberapa artikel yang dianggap layak di blog ini, dengan harapan berguna untuk memerlukan, walaupun artikel-2 di blog ini sangat sederhana.
Wassalam
Foto kantong menyan di jadiin hiasan dinding cak?
Waduh….(ga kebayang cak)kasian cicak ama nyamuk donk cak…. Pasti ga mau msuk soale ada sarang mbah buyut nya…..hahaha….(ampe sakit perut untung gak amp “criittt”)
Soal tumor ,bener cak…dr thn 74 ampe 82 beliau kerja dipabrik,sbgai tenga mekanik (msk shiff lg). Br di thn 83 ampe 2001 (2001 ambil pensiun dini). Dipindah ke office. Memang di pabrik suka terpapar bau macem2,yg pling sering bau amonia. ["MOHON MAAF OGUT TDK MENYALAHKAN ATO MENJELEK-MENJELEKAN SUATU INSTANSI/PERUSAHAAN TERTENTU....
SMUA YG TERJADI SUDAH DIATUR OLEH ALLAH S.W.T"] ogut jg pernah di sana (pabrik) 2 thunan. Blum lg bliau perokok berat,1 hr bs menghabiskan ampe 30 batang rokok. Klo inget Jd sedih….(oee…oee…oee) jd curhat dech..
Trus ogut gmn cak? Apa hrs rongen (tul ga tlisannya)?
Rencananya ogut mo test Lab. Karna ogut sering minum obat2an, trus apa aja itemnya?
Leverkah…,ginjalkah…,dllkah… Yg berkaitan dgn obat2an.
Kita (ama mantan pacar) jg pengen vaksin Hepatitis,gmn cak? Apa perlu?.
Foto ta usahain dikirim secepatnya.
Sebelumnya makasih banget infonya.
Wassalam
@ montokd2p:
Hahaha… malem-malem guyonan
Bagus kalo ceck up kondisi paru dengan Rontgen alias Thorax foto.
Sedangkan test lab yang berkaitan dengan penggunaan obat dalam jangka panjang, terutama:
1) Tes Fungsi Liver : SGOT dan SGPT sebagai screening.
2) Tes Fungsi Ginjal: BUN dan Serum Creatinin.
Untuk imunisasi hepatitis, perlu.. malah bagus. Namun terlebih dahulu diperlukan pemeriksaan HBsAg dan HbSAb … HBsAg menggambarkan ada tidaknya virus, sedangkan HBsAb menggambarkan ada tidaknya kekebalan terhadap virus hepatitis B.
Untuk itu, monggo diaturi ke internis untuk persiapan imunisasi hepatitis dengan tes lab yang diperlukan.
Maturnuwun.
Wassalam
O ya soal artikel, alhamdulillah di respon dgn positip cak.
Awalnya ogut ketauan ngelembur tp ga kerja, cm bc2 artikel aja.(smbil senyum2), saking asyiknya ga nyadar klo si bos udah di blkang,sambil bc artikel yg udah ogut print.(posisi pc ama meja kerja letter L dan agak membelakangi ruang si bos). Aduh cak… bener2 gugup waktu itu, (takut dpt SP), Tapi bgtu liat si bos senyum2 jg, jd rada tenang dech. Karna di bgian postingnya ogut ambil yg kira2 tepat sasaran + guyonan.(kira2 ngirit apa pelit ya cak)
malah si bos menyarankan untk di tempel di papan pengumuman & smoking area,krn minimnya t4 mka kita pasang secra bergantian.(per1 minggu) Menurut si bos, artikel ca-cak mudah di mengerti, enak di baca, menjawb pertanyaan dr para blogger jg dgn sabar n jelas, menggunakan bahasa yg ga ngejelimet (istilah medis),de el el.
Ogut cm nyampein apa kata si bos lo cak (lg ga pk topikan? Takut robek tu topi).
Di keluarga ama temen2 jg gt, ampe klipingan pribadi ntah ama siapa skrg. nah pas mo bikin yg br ini ogut ijin,kmren2 nyolong (ampunn caakkk jgn di pkul, atiitttt).
Cak moki emang M.O.Y…dach
Betul….betul….betul….
Wassalam
@ montokd2p:
kalo suka, siapapun boleh mengunduh.
wkwkwk….bener, untung gak pake topi, bisa sobek
Sebenarnya, saya banyak belajar dan belajar terus dari para pengunjung yang berkenan diskusi di blog ini.
Tentang download artikel, leaflet dan brosur, gak perlu ijin-ijinan…
Terimakasih atas supportnya.
Wassalam
bulan kemaren mondokin pasien dgn diagnosa dermatitits seboroik dengan sekunder infeksi, sang dokter internis ndak mau,punya diagnosa sendiri yaitu psoriasis. akhirnya spesialis kulit diajak konsultasi, alhasil diagnosa yg asli adalah dermatitits seboroik sesuai sang dokter umum, senangnyaaaaa seperti menang TTS.
@ wita:
hehehe…. itu namanya spesialis umum
Tapi kasihan pasiennya ya…terpaksa mbayari 2 spesialis hanya untuk mendiagnosa dermatitits seboroik dengan sekunder infeksi.
Aslm cak..
ijin liat liat ya..hehe
saia masi koas,lg stase kulit..kebetulan nanti ad diskusi ttg d.seboroik…cak,sbnernya btasan make krim kortikosteroid t gmna?kan klo lamalama bisa bhya?trus nasehat yg plg mantep buat pasienya bgusnya apa cak?soalnya ini pnyakit kmbuhan kan y?
@ Rieayusa:
Wa’alaikumsalam…
ya, monggo silahkan lihat-lihat…
Batasan pake steroid adalah jika nyata-nyata penyebabnya bukan jamur. Pembuktiannya dengan tes KOH.
Jika meragukan, pada umumnya dalam praktek sehari-hari, para dokter kulit memberikan obat kombinasi.
Pemakaian steroid yang lama dapat diminimalisir efek sampingnya dengancara tappering down.
Nasehat untuk pasien:
Pertama: kalimat support bahwa penyakitnya tidak bahaya walaupun mudah kambuh.
Kedua: kalimat support bahwa kalaupun kambuh, yang penting obatnya selalu tersedia di rumah… gampang kan …
Jadi, apapun penyakitnya, bagaimanapun prognosanya, kalimat support adalah bagian terapi supportif yang penting bagi pasien…. dengan senyuman tentunya.
Makasih
Wassalam
Assalamu’alaikum
Apa kbr Cak….?
Jgn bosen ya cak….
Sesuai janji kmrn sy udah krm foto (kira 1 jam lalu) ke E-Mailnya cacak. Agak byk kira2 ada 15 foto.
Di kantong menyan sijamur udah bersih cak, di bgian paha dlm kanan kiri yg berwarna hitam itu udah sembuh.
Cm mslhnya skrg di paha kanan n kiri timbul bentol2 warna hitam n merah (gatel lagi), yg wrn hitam keras ga bs di kluarin isinya (isinya kyk butiran nasi “keras”), pernah ta pksa ngeluarin mlah luka.
Bentol hitam itu udah lama, (kira2 4 blan) awalnya di paha belakang (gatel tp ga begitu ganggu). Lm kelamaan menjalar ke bwh kantong di sertai gatel yg mkin nambah.
Ga lama kena di paha dlm kanan kiri, t4 dimana jamur kmrin nongkrong. Mlah skrg nyebar amp ke cucak n kantong.
Cm anehnya bentol hitam yg di paha belakang hilang sendiri tanpa di obati, apa krn sering kumkum air hanget jd hilang….? Tp knp yg di paha bgian dlm ga….?
Di beberapa t4 ada jg bentol merah, gatelnya ampuuun ampe luka akibat garukan (jg di beberapa bgian).
Klo cacak perhatiin gmbr, ada beberapa bercak putihnya, nah itu jg bekas luka yg dah sembuh (pk rivanol).
Bentol pd lengan kanan ini jg bandel cak… Kadang hilang kadang timbul + gatel (tdk tergantung keringat), tp yg di badan timbul klo lg keringatan cirinya bentol kecil2 merah di ujungnya warna putih,sayangnya ga ada fotonya
cak…. Fotonya abis mandi tuch biar bersih n lebih jelas….. Jd takut kn penykit PMS cak, seumur-umur aq blm pernah “jajan”….
Semenjak timbul bentol2 hitam ini aq ga brani “nyenggol” istri, takut nular (apalg skrg hamil mo msk 8 bln). 4 bln boo (karatan dech)
Skedar info istri udah sekret cairan vagina (lab), hslnya ntar skalian kontrol (16-okt).
Jd double cemasnya cak….
1. Nunggu info n analisa dr cacak soal penyakitku
2. Nunggu hasil lab istri…
Semoga smua baik2 aja. Amin
Makasih banyak ya cak….
@ montokd2p:
Wa’alaikumsalam…
Alhamdulillah, kabar baik.
Maaf, seharian belum buka email…inipun baru online. Ntar saya lihat di email dan jawabannya via email ya..
Makasih
Wassalam
Salam kenal Mas, ditunggu kunjungan baliknya…
@ Blogseven77:
Salam kenal… ok…sudah saya liha Blog nya.
Makasih atas kunjungannya
Gmn cak…?
Photonya msk n bs di buka ga ….?
Sy lupa 5 ato 6x krm ya…?
Mohon dimaklumin ya cak soale pk hp….?
Maturnuwun
@ montokd2p:
Mohon maaf atas keterlambatan jawaban saya…
Fotonya oke banget … sip lah
Jawabannya silahkan dicek via email.
Maturnuwun
Alhamdulillah….
Lego rasane pakpo ….hehehe
( ga dadi sambat awakku cak)
Yg harusnya minta maaf yo sy cak, udah gangguin n ngerepotin cacak…..(enaknya cak ato pakpo yo)
Ok, nanti hslnya pengobatanya sy update cak….
O ya bojoku bilang mkasih bnyak infonya….
Maturnuwun yo pakpo
@ montokd2p:
Sama-sama …
Untuk panggilan, bebas .. yang mana yang enak aja.
Maturnuwun
Assalamu’alaikum wr.wb
Maaf nich cak sy gangguin lg,
*ojo nesu yo cak* hehehe
Sy jg br tau cak, anak sy ngeluh katanya di paha belakang perih… Setelah sy amati, tryata ada bintik2 merah di pantat n paha blkang (ga gatel katanya)….
Tdnya ga begitu keliatan, tp bgitu sy kasih alkohol br dech jelas…
Istri jg bgtu… Anak tgl 15 bsk 4 thn, brt 20 kg * Foto langsung di krim *
Untk mslah ku sndiri, alhamdulillah…
skrg udh amat sgt jauh berkurang cak…
lukanya dah sembuh, ( kecuali di cucaknya msh ada lecet kecil bget )
Gatelnya jg hilang, timbul kadang2 aja, itupun gak gatel banget (cm numpang lewat). Bintik n gatel di bdan yg biasa timbul klo keringatan, skrg jg udah gak lg.
Yg tersisa bintik2 hitam di paha dlam… Tp udh gak gatel, yg kadang gatel di pangkal cucak sebelah kiri… Mo dikirimi foto ta ? ( ce ile nantanging )
O…ya mslah obatnya, kmrn sy bl erythromycin 500 mg, krn abs sy bl lg. krn yg 500 mg abs, sy di ksh yg 250 mg. Trus gmn cak ? Apkah sy minum 2 skaligus ( sy takut krn ini antibiotik ).. Obat yg lainnya yg sy pakai : celestamine n apolar N.
Mgkinkah anak n istri ketularan cak….?
Sy lg menduga2 faktor pencentusnya…?
Jgn bosen ya cak
Maturnuwun sanget yo pakpo…
@ montokd2p:
Wa’alaikumsalam, wr, wb….
Makasih fotonya… barusan saya lihat. Nampaknya dermatits ringan disertai peradangan (ditandai dengan beberapa bintik merah menonjol). Obatnya bisa nunut penjenengan, yakni dengan Apolar-N. Ntar kita lihat perkembangannya dalam 4-5 hari.
Kemungkinan pencetusnya kelembaban, bukan ketularan.
Untuk penjenengan, alhamdulillah sudah berkurang.
Kalo masih ada yang lecet, bisa melanjutkan erythromycin… udah bener, kalo tersedia 250 mg, minumnya 3×2.
Moga segera sembuh.
Maturnuwun
Ok cak…
Salep aja, ga pk anti biotik (ga luka) n celestamine ( ga gatel )
Jam segini blm tdr cak ?
Wib jam 1.50 am brati disana 2.50 am, apa budhe ga “ngomel” di tinggal sendiri *becanda*
Saya kebangun gara2 laper,(sambil ngemil nich), kmrin2 sering kebangun gara2 gatel….
qiqiqi….
Semoga pakpo n keluarga sehat dan juga selalu dalam lindunganNya…..amin..
@ montokd2p:
ya, salep aja …
Saya biasa melekan… bude malah seneng soale gak ada yang dulat-dulit … *becanda*
Makasih do’anya, demikian pula sebaliknya…amiiin
Mlm Cak,
Salam kenal ni, sy ana 36th, mau tanya ni,
1.Beberapa wkt ylu ada flek putih di dekat cambang, sy kedokter ktnya dermatitis atopic, dikasih salep dan obat minum(sy ga tau apa namanya) dan harus jemur jam 3sore +/- 15mnt. hasilnya flek putih tsb hilang.
+/-10bln kemudian timbul bulatan putih di pangkal hidung (persis spt bekas tanda kacamata, sy tdk berkacamata), diatas alis & cambang agak putih2,saya kembali berobat ke dokter, dikasih salep dan disuruh jemur, tp smp skrg msh blm sembuh jg.
saya cari second opinion ke dr lain, dikasih salep campuran LCD 3% & locoid lipo 10gr, tp msh blm hilang jg smp skrg (3bln)
3rd opinion, dokter blg itu Seboroic, salep yg diberikan Mycospor cream 5gr, Dermatop cream 5gr,(apakah campuran ini bs menyembuhkan?)
2. Semenjak sy punya cermin besar, sy br tahu kalau ada flek hitam di punggung smp ketiak. (bahkan timbul pula di dada pd awal juli)
Saya sudah berobat ke 6-7 dokter, Dr-1 analisa : dermatitis atopik, Dr-2-3-4-5 pytriasis versicolor, Dr-6 : kulit kering(krn sdh tes KOH, hsl negatif)
Adapun Dr-3 memberikan resep : Thiosulfur & Interdoxin
Dr-4 memberikan resep : Lot Kumerfeldi 200ml + Resorcine Pulv +
mf lotio & Intidrol
Dr-5 memberikan resep : Acyd Salicyl3% + Lanolin10% + Benoson M
20gr & Sporanox 14bh(sy hanya minum 6bh
krn detak jantung berdebar2)
(4minggu kemudian) LCD3% + Lanolin10% + Benoson M cream10gr
(2minggu kemudian) Acyd Salicyl3% + Lanolin10% + Elocon
cream 15gr
(2minggu kemudian) Acyd Salicyl3% + Lanolin 10% + Locoid cr
10gr
Dr-6 memberikan resep Urea 5gr + Hydrocortisone cr 15gr +
Chocola Sahne cr 35
(pemakaian hanya 5 hari, kulit terlihat menghitam, jd sy stop pemakaian, dan kembali ke obat dr-5 smp skrg)
Yang ingin saya tanyakan :
1. Sejujurnya, apakah benar Pytriasis Versicolor tdk dpt disembuhkan??
2. Menurut Cak, apakah jamur pytriasis versicolor saya sudah hilang/sembuh? (krn pd saat tes KOH hasilnya negatif, oleh krn itu Dr-6 bilang kulit punggung sy hanya kering.)
3. Saya sangat stress sekali Cak, knp kok bs kena penyakit yg memalukan ini, sedangkan sy itu termasuk org yg hygene. Apalagi timbul flek di dada pd awal juli lalu, mkn stress’lah saya.
Setiap menit sy selalu memeriksa badan sy, kok di pantat bawah ada bulatan hitam ya, spt hitam dengkul gt Cak. Apakah itu Pytriasis jg Cak?? Wah wah wah makin stress lagi nih saya,… serasa mau bunuh diri.
Pertanyaan saya : Apakah benar panu itu mudah disembuhkan,hanya beberapa minggu jamurnya sudah hilang, hanya pemulihan warnanya saja yg lama sekali??
4. Saya sudah beberapa bulan menghindari keringat yg berlebihan (berusaha tiap hari tdk berkeringat, dan saya takut sekali berkeringat)
Apakah saya tdk boleh berkeringat?mengingat panu dpt tumbuh subur pd kulit yg berkeringat??
5. Menurut Cak saya harus bagaimana? apakah sy hrs berobat ke dokter lain? sementara wkt sy lbh sreg dgn Dr-5 tp msh blm bs sembuh jg. Tolong sarannya Cak.
Saya akan kirimkan fotonya segera.
Sebelumnya terima kasih banyak atas respon yang sangat membantu sekali.
Salam
Ana
@ Ana:
…yang penting diobati hingga sembuh.. tentang berapa lama sembuhnya, kita serahkan kepada Yang Maha Penyembuh.
Makasih kronologinya…
Pertama: gak perlu stress menghadapi masalah kulit semacam ini
Kedua, mari kita diskusikan …
1) Kalo bener Pityriasis versicolor, tentu bisa sembuh… penyembuhan rata-2 memerlukan waktu 4 minggu…kadang molor hingga 6 minggu. Cuma, pemulihan warna kulit memerlukan waktu 3 bulan lebih.
Kalau ternyata jamur candida kulit, penyembuhannya lebih lama..tapi tetep bisa sembuh.
2) Kalo tes KOH negatif, bisa dikatakan jamurnya udah gak ada…hanya saja untuk memulihkan kulit yg mengalami hipopigmenasi memerlukan waktu lama.
3) sama dengan jawaban no.1 dan 2. Bisa sembuh dalam beberapa minggu tapi pemulihan warna kulit memerlukan waktu lama.
4) berkeringat adalah hal yang normal…tidak ada larangan untuk tidak berkeringat. Gak perlu takut berlebihan gitu ah
5) kalo sreg dengn dokter no 5, silahkan kontrol ke beliau agar lebih nyaman berkomunikasi.
6) Foto akan saya lihat nanti setelah tengah malam
moga gak stress lagi
Makasih
Assalamu’alaikum. Wr.wb
Horeee…..
Alhamdulillah…..Sy udah sumbuh cak…..
Akhirnya terbebas juga dr jamur n dermatitis…..
Satu bulan ngurusin jamur, di tambah 1 minggu dermatitis….
Kesian ama ginjal n lever, kena obat mulu…..
Di foto yg sy kmrin ada bentol2 hitamkan cak?
Nah di beberapa t4 bekas bentol itu msh ada isinya. Ta pencet keluar kyt isi jerawat tp warnanya hitam (kmrn2 ga bs dikeluarin isinya)…
Trus mnrt pakpo gmn ?
Luka2nya udah smbuh
Gatel2nya jg wis mabhur….
Apa salepnya ta terusin ? (di bgian yg bentol2 aja)
Apa salepnya (apolar n) ga bkin jamuran lg ?
Lucu ya cak bilangnya sembuh koq msh nanya……hiks…
Maturnuwun yo cak…
Maaf kelupaan cak….
Udah rilis tulisan/artikel terbaru ?
Buat persiapan majalah dinding bulan depan hehehe….
Temen2 byk yg request tentang LUPUS n penyakit kulit lainnya…..
Maaf yo cak sy bikin pusing n byk maunya……
Mohon di maafkan yo cak…..
@ montokd2p:
Alhamdulillah kalo udah baikan… salepnya cukup digunakan untuk yg bentol saja.
Maaf, saat ini hingga minggu depan saya tidak bisa nulis artikel baru karena sedang di luar kota

Arikel yang sedang disiapkan diantaranya: sekilas anemia… dan lupus merupakan salah satunya *gak janji*
Maturnuwun telah mengingatkan saya untuk nulis penyakit yg dikehendaki oleh temen-2 penjenengan.
Sekali lagi, mohon maaf dan terimakasih
Selamat Sinag Cak,
Sebelumnya terima kasih atas respons yg sangat cepat, saya sangat menghargai sekali.
Cak, saya sudah coba foto dgn hp tp ngak bs di upload ke email, kalau saya tanya orang ‘how’ automatically orang itu pasti tau ttg masalah kulit saya
mungkin saya akan coba dgn cara lain.
Ada beberapa pertanyaan yg saya harap Cak dpt menjelaskan kepada saya sbb :
1. Menurut Cak, untuk penyembuhan jamur diperkirakan makan waktu 4-6 minggu dan untuk pemulihan kulit sekitar 3bulan,….
Mengapa, pengobatan kulit saya sudah dari Juli smp sekarang msh belum jg menunjukkan hasil bisa dikatakan “better”
or “progress”? kira2 kenapa & ada apa ya Cak?
2.Seperti yg saya sudah ceritakan sebelumnya bhw saya sdg menjalani pemakaian obat dr doakter-5 (Acyd Salycil3% Lanolin10%, Locoid cr 10gr)namun pd minggu2 terakhir saya berobat ke dr-6,diagnosa dgn tes KOH, hasil negatif, dokter bilang kulit saya bukan panu melainkan kulit kering, lalu diberikan salep campuran (Urea5gr + Hydrocortisone15gr + Chocola Sahne cr 35gr)
Pertanyaannya Apakah benar salep dokter-6 itu adalah obat alergi/anti inflamasi?kok kenapa flex saya menjadi kehitaman(pemakaian hanya 5hari, setalah itu stop)
Hari ini jadwal saya kembalike dr-5, krn beliau cuti, osalep pun habis, apa yang harus saya lakukan Cak? apakah harus sy ulang kembali racikan salep dr dr-5? atau??
3. Untuk Sheboroic, saya msh meneruskan pemakaian salep dr dr-6 yaitu mycospor cr 5gr+Dermatop cr 5gr, apakah obat ini aman untuk saya pakai(+/- 10 hari)?
Sheboroic disebabkan oleh jamur Mallaze, berarti bisa dikatakan sheboroic = pytriasis versikolor??dpt menularkah?
4.Adakah sabun khusus, atau penanganan khusus untuk pencegahan meluasnya panu?? terus terang saya paranoid sekali Cak,
Sangat khawatir kalau penyakit ini dapat menulari ke anak saya, sy tdk memperbolehkan anak memeluk saya, takut tertular.
Sempat terpikir dibenak saya,…kalau memang panu ini gak sembuh jg, saya sudah minta izin suami untuk dapat men’tatto’ saja,…..biar gak malu
Terima kasih atas waktunya membaca keluhan saya, besar harapan saya untuk mendapatkan penjelasan dari Cak yg baik hati.
Salam,
Ana
@ Ana:
1,2,3 dan 4. Mohon maaf, saya belum bisa komentar apapun sebelum melihat kelainan kulit tersebut. Lebih baik saya menunggu daripada menebak-nebak berbagai kemungkinan yang belum tentu benar
Saya tunggu ya…
Salam
Assalamu’alaikum Cak,
Sebelumnya saya mo ucapin makasih atas tulisan” cak moki di blog ini, coz saya ngerasa bener” dapat informasi yg tadinya “gelap” buat saya…
Mengenai tulisan ini, ada yg mau saya tanya :
Anak saya perempuan ( 3,2th ), sering mengalami kulit kering n bersisik di punggung nya…sebenernya hal ini sudah mulai terjadi sejak usia 1 thn.
Oh ya, wkt umur 4bln jg pernah, tp dibagian kepala sewaktu setelah dibotak, setalah rambutnya tumbuh Alhamdulillah ngk lagi..
Apakah penyakit kulit dipunggung anak saya tsb termasuk dlm penyakit “Dermatitis Seboroik” ?
Selama ini sih saya ngk pakai obat”an utk membersihkannya, paling pakai cream pelembab baby atw baby oil…
Sebenarnya berbahaya ngk penyakit ini ? bisa berlanjut sampai dewasa ngk ?
Sebelumnya makasih ya cak atas jawabannya, MOga cak moki ngk bosen berbagi ilmu terus buat masyarakat.
Wassalam,
@ Vivit:
Wa’alaikum salam…
Kalau gambarannya mirip dengan tanda-tanda pada artikel di atas, dan menilik riwayat penyakit sebelumnya, kemungkinan Dermatitis seboroik. Penyakit ini tidak bahaya, dan adakalanya sembuh dengan hanya menggunakan pelembab. Pada umumnya akan membaik seiring dengan tumbuh kembang anak.. dan biasanya pada anak gak berlanjut hingga dewasa.
Makasih telah berbagi dan juga atas supportnya
Wassalam
Ok Cak, makasih banyak atas informasinya…
Sukses ya cak…
@ Vivit:
sama-sama … makasih juga atas supportnya
Assalamu’alaikum. Wr.wb
Apa kbar pakpo ?
Moga pakpo n keluarga sehat n selalu dalam lindungan-Nya. Amin….
Begini pakpo, lagi2 saya ngerepotin…
Adik sepupu betisnya gatel2… Katanya sich udah lama…Utk sementara saya kasih Loratadine 10 mg, br 1 x minum…
Fotonya udah ta kirim pakpo…
Maturnuwun yo pakpo…
@ montok:
Wa’alaikum salam, wr, wb,
Alhamdulillah, kabar baik…Semoga demikian pula sebaliknya..
Udah saya liat… loratadine dilanjutan… dan salepnya kombinasi (saya jawab via email)
Maturnuwun
Wassalam
Malam pakpo…
Sy udah kirim email, soal gatel lg…
Makasih yo pakpo…
halo cak,
saya sudah ke 4 dokter, sama memberikan jawaban dermatitis seboroik, tp dari ke 4 dokter, saya belum menemukan obat yang mempan buat pengobatan, bisa minta tolong cak buat saran dan solusi?
saya pernah pake : locoid, nizoral ss 2%, mycoral, nizoral cream, sampo selsun blue penyakit ini sudah kurang lebih 3blh tp belum ada perbaikan sama sekali. tolong ya ditunggu balasan nya terima kasih.
@ reni:
halo
Untuk mengetahui jenis penyakit kulit harus dilihat atau setidaknya melalui foto. Untuk itu, kalo berkenan silahkan kirim fotonya via email agar dapat diketahui jenis penyakitnya dan direkomendasikan obat yg tepat.
Alamat email:
cakmoki2006 [at] yahoo [dot] com
Trims
Dokter, dermatitis itu ada berapa macem sih?
Oh ya saya spertinya kena dermatitis ni, dengan ciri kekuningan bagian tengah bersisik, pinggiran kecoklatan bunder kira2 sebiji salak, n satunya kecilan dikit.
Masa kata adik saya ini pnyakit pemulung dok, huuh kan sebel, katanya temennya waktu TA ngebahas ttg dermatitis, n yg diobok2 itu para pemulung, jd dia kekeh ngejekin saya klo Drmtts pnykt pmulung. Pdhl khan siapa aja bisa kena ya kan dok, mo pmulung kek, pejabat kek,klo msalah tmnnya neliti para pemulung ya wajar lah, biar aksesnya lbih gmpang kan, lha klo yg di observasi para pejabat gimana? Bisa2 TAnya bknnya malah kelar, tp kuliahnya yg klar mendadak karna pencemaran nama baik
@ Miki:
Ada beberapa macem …dermatitis kontak, dermatitis atopik, dermatitis seboroik, dll … dermtitis bisa mengenai siapa saja, mulai raja hingga rakyat, mulai presiden hingga yang milih jadi presiden..
Untuk mengetahui jenis penyakit kulit harus dilihat atau setidaknya melalui foto. Untuk itu, kalo berkenan silahkan kirim fotonya via email agar dapat diketahui jenis penyakitnya dan direkomendasikan obat yg tepat.
Alamat email:
cakmoki2006 [at] yahoo [dot] com
Trims
Ass.wr.wb..
Dok,masih inget saya?yg diskusi di artikel eksim.ibu dr bayi umur 2bln,yg stelah dilihat fotonya oleh dokter ternyata dermatitis seboroik di pipi(semoga ingat)
saya sudah pakai apolar N dan antihistamin topikal(krim s*g***n) atas anjuran dokter.
Tp di kertas putih kontra indikasi,tertulis krem s*g***n tidak boleh untuk anak dibawah 12 tahun.jd gimana dok?saya lanjutkan atau tidak?trims
Sementara krim s*g***n msih sya lanjutkan.krna saya berfikir insya allah dokter pnya pertimbangan sendiribukan krn ke alfa an.tp untuk lbih tenang dihati,makanya saya tnya kembali(maaf ya dok,kl saya trlalu bnyk nanya).trims
@ Lisa:
Benar, rata-rata pada etiket obat ada peringatan tersebut… itu dimaksudkan untuk orang awam tanpa rekomendasi dokter. Tujuannya agar pemakaiannya atas saran dokter.
Makasih
Oke *udah tenang*
terima kasih pakde.. He.. Kan udh izin di ‘about’ pakde td..
Askum…
Pakde,kenapa ya smenjak smlm nanah yg keluar dr pipi dedek kok tambah bnyk sekali ya.smpe pipinya licin dan kelihatan berair2.krn bnyknya,jd mninggalkan bekas kekuningan di baju.itukenapa ya pakde?apa msih wajar.trims
@ Lisa:
Belum dikasih antibiotika sama dsa nya ya ?
Kalo lihat fotonya sih perlu antibiotika soalnya ada infeksi sekunder… kalo enggak jandinya tambah bernanah
Iy pakde.kan dokternya cuma kasih apolar mulai tgl18 maret. Mulai tgl 1 april saya kasih apolar N(sesuai saran pakde karena ada infeksi sekunder).dan mulai dikasih antihistamin topikal.memang belum dikasih antibiotik oral,krn stlah dikasih apolar N trhitung tgl 2,mulai membaik dan mengering.nah baru smlm keluar nanah.untuk lbih tepatnya,nanti saya kirim fotonya lg ya pakde.terimakasih
@ Lisa:
ok, saya tunggu fotonya… jangan lupa berat badan terkini ya…jawabannya insya Allah setelah tengah malam…hehehe. Makasih
Siaap laksanakan!!! *ini baru plg dr numpang nimbang tmt tetangga yg kebtulan bidan*he..he..
Tp untuk foto,insya allah besok aj ya pakde baru bs saya kirim.krn kl kirim email sy bs na pas dikantor.soalnya nie drmh lum pnya modem(on line via hp).. wkwkwkwk (kere mode: on).
Terima kasih atas niat baiknya pakde,semoga pakde skluarga sehat selalu…
Pakde,foto dah dikirim.yg di pipi, diambil pd kondisi basah memerah(sekitar jm 6 wib),dan yg nampak kering (sekitar jam 12 wib).
Mohon petunjuk selanjutnya…
Terima kasih
@ Lisa:
Makasih…ntar saya cek
woow.. balasan yg sangat cepat.Terima kasih pakde atas balasan,petunjuk dan arahannya.insya allah sangat membantu.perkembangan selanjutnya akan saya laporkan kembali.terima kasih.
dok, umur saya 22, sudah 5 bln saya mnderita pnyakit bentol-bentol dari kaki sampai wajah, mirip jerawat, sangat gatel. saya sudah berobat ke 4 dktr, sudah banyak obat yg saya minum tapi ga da hasilnya. saya pikir ini kena kutu kasur, soalnya sy prnah tidur di tmpat yg kotor krna tugas lapangan. bentolnya cenderung bernanah mirip jerawat. paling banyak timbul disekitar lipatan lengan, punggung sampai bokong dan leher. juga ada gatal di sekitar anus. .
saya tidak ada riwayat alergi, dan penyakit yg saya derita tidak menular.
mohon pencerahannya dok, terima kasih
Pakde,dosisnya kan 1/2 sendok takar.mksunya brpa ml?
Krn sendok takar kan kebanyakan 5ml.tp obat yg dibeli nie pakai sendok takar 10 ml.jdnya dedek hrs na 2,5ml atau 5ml?td krn ragu saya pakai 2,5ml.gmna pakde?
@ andri:
Untuk mengetahui jenis penyakit kulit harus dilihat oleh dokter secara langsung dengan menilai efloresensi (penampakan kelainan kulit), atau setidaknya melalui foto. Untuk itu, jika berkenan mohon kirim foto gangguan kulit tersebut melalui email. Dengan begitu dapat diketahui penyakitnya dan dapat direkomendasikan obat yang tepat.
Alamat email:
cakmoki2006 [at] yahoo [dot] com
Terimakasih
@ Lisa:
udah bener, 2,5 ml
ass.wr.wb
pa kbar pakde?saya sdh baca blsan emailnya.terima kasih atas waktu yg diluangkan dan bimbingannya.sbnarnya ada yg luput dr perhatian saya.yaitu kualitas air yg jelek.krn keseharian kami menggunakan PDAM*terpaksa*.tp tuk di daerah kami sgt tdk sesuai dgn nama prusahaannya.jgnkan untuk minum(terpaksa pakai air galon kemasan).untuk mck aj terkadang kurang baik.trkadang keruh dan kl pas jernih,sering tercium bau kaporit.apa boleh saya memberikan cairan antiseptic(d*tt*l) di bak mandi adk?mslah kualisat air,jg di benarkan oleh dsa dan dr.sp kulit brdsarkan cerita tmen yg prnah brmasalah dgn pnykit kulit.gmna sebaiknya pakde?trims
@ Lisa:
wa’alaikum salam, wr, wb,
Alhamdulillah kabar baik.
Ya, saya sependapat.. itu salah satu pemicu. namun bukan satu-2 nya pemicu soalnya pemicunya seringkali sulit diketahui .
Yg dilakukan udah bener, dengan memberikan antiseptik.
Sebaiknya: Pemerintah benar-benar menyediakan sarana-prasarana yg berkualitas bagi warganya, termasuk air bersih .. bukan hanya pinter debat di tipi… hehehe… biar didengerin ama para petinggi republik ini dan para petinggi daerah
Trims
Wassalam
Pakde,AB sy stop di hr ke 7 ya?sbnernya pgn kasih laporan lbih detail via email,cuma lum smpat.3hr nie dedek rewel bgt.n 3 hr ni pncernaannya bner2 terganggu(diare).tp lum sy ksih apa2.coz msih ada facenya n tdk ada tnda2 dehidrasi.cuma facenya encer n bau AB.
Tp pakde,pagi nie dah 5x BAB(sedikit2 dan encer) drmh ada ‘new Guanistrep’ apa boleh saya beri 1×2,5ml.dosis nya brpa pakde?dkertas cuma mulai bayi 6bln.trims
@ Lisa:
Boleh diberikan obat tersebut, 3×1,25 cc or 1/4 sendok takar… dan ditambahkan Dialac 1 sachet perhari, dibagi dalam 2 pemberian.
Moga segera sembuh
Trims
Udh,pakde.. Td bis siang dah tak kasih 1/4 sdt takar.smnjak dikasih udh mendingan.tnggal cirit/njrit dikit2 aj.trims
@ Lisa:
hehehe ….ok, sip
Pakde,td sy kirim email,tp ada yg terlupakan *udh panjang2,msih ada aj yg lupa* gini
apa mungkin cairan yg keluar dr pipi brcampur dgn kelenjar sebase(sebum).krn dari wrna dan lengket2 nya sama dgn yg di keluarkan dikepala.
Kl pagi kepala dedek sudah dibersihkan*sdh bersih*,tp siangnya kembali muncul minyak lengket dah stlah mengering muncil kmbali kerak2.tp kl di pipi,jumlahnya meningkat pd saat tidur.
@ Lisa:
… minggu ini hingga beberapa minggu ke depan saya banyak kegiatan sehingga belum semnpat buka email.
Mohon maaf
cairan tersebut kemungkina tidak tercampur dengan cairan dari kulit kepala, tapi berdiri sendiri mengingat area pipi juga memiliki kelenjar sebasea yg banyak
Ntar akan saya jawab via email kalo udah ada waktu luang.
sabar yaaa
iya,pakde.terimakasih dan maaf saya ikutan nambahin pekerjaan nya pakde. Maksud saya bukan tercampurdgn cairan di kulit kepala, tapi kemungkinan apa kemungkinan nanah di pipi bercampur dengan kelenjar sebase?jd bukan nanah murni.karena semakin banyak dan menetes…tp ya.. ntar aj pakde,tak tggu arahan pakde selanjutnya *jika sempat*
yg urgent mau saya tanya, besok (tgl21) jadwal imunisasi DPT combo ke2 adek.bagaimana seharusnya. Apa saya boleh menunda dulu(bulan2 depan). Karena dengan kondisi yang sekarang aj adek sprtinya sudah sangat tersiksa(rewel). Tapi jika vaksin DPT yg ke2 ini ditunda,apa ada dampaknya? dan bagaimana nanti selanjutnya?bisa terus,atau nanti mengulang kembaali dari DPT1 pakde?
Maaf,ngerepotin lg…
N terima kasih bnyk pakde, semoga kegiatannya lancar n cepat selesai.dan pastinya pakde selalu diberi kesehatan supaya bisa membantu saya dan yang lainnya yang masih sangat membutuhkan arahan dan petunjuk dr pakde..
…amin…
@ Lisa:
Iya, cairan yg keluar tersebut merupakan campuran produk kelenjar sebasea dan nanah .. weh, udah pinter gitu
Imunisasi bisa ditunda hingga benar-2 sehat…dan ga ada dampaknya kalau ditunda, toh akan diulang lagi hingga booster.
Makasih do’anya
cara menghilangkan sebum(bener ga ya..) gmna pakde?ya,sedikitnya mengurangi lah…Apa benar ini terjadi karena terlalu aktifnya kelenjar sebaseus tersebut yang salah satu faktornya karena pengaruh hormon androgen ibu(pada waktu hamil)?
katanya, bisa hilang sendiri setelah hormon Androgen dari si ibu habis yang diperoleh bayi melalui plasenta ketika masih di dlm rahim habis?tapi berapa lama?apa bener antara 8 s.d 12 bulan?hikz..hikz… lama sekali…
*maaf kl analisa saya salah dan mohon di benarkan*
wkwkwkwk.. udh di bilangin pakde harus sabar,eh malah nanya terus…maaf…
yg di atas jawabnya nanti2 jg ga papa pakde.
cuma buat sekarang..
apa ada yang bisa saya lakukan untuk menguranginya? apa ada konsumsi makanan tertentu yang bisa di ekskresikan melalui ASI untuk mengurangi produksi sebum tersebut?
Kalau pas produksi lagi banyak,saya sering lap dengan kapas yang diberi air hangat(tapi lebih sering air dingin*rada repot bolak balik dgn air hangat..he..*) karena terasa lengket lengket dan menyebar ke daerah lain jika dibiarkan. Apa cara yang saya lakukan sudah benar?
trims.. dan maaf jd nanya teyus…he…
@ Lisa:
Ya, bener
Tentang Penyebabnya, sebenarnya udah tertulis di artikel sebagi berikut:
PENYEBAB
Penyebab Dermatitis Seboroik hingga kini belum diketahui secara pasti. Faktor-faktor yang diduga sebagai penyebab Dermatitis Seboroik, antara lain: infeksi jamur Malassezia ovale, faktor imunologi, iklim, genetik, lingkungan, hormonal, dan aktifitas kelenjar sebasea yang berlebihan.
Nah, dari kalimat di atas jelaslah bahwa dugaan-2 tersebut hanya hipotesa yang perlu dikaji kebenarannya secara klinis soalnya dalam dunia media disayaraktan Ilmu Berbasis Bukti (Evidence-based medicine)
Gak ada makanan tertentu untuk mengurangi hal tersebut yg melalui ASI. Pada umumnya, akan berukrang seiring dengan tumbuh kembang anak … cuma waktu berlangsungnya sangat individual
Ga papa nanya terus, namanya juga sedang gundah
.. tapi hendaknya selalu tetap menggunakan alkal sehat supaya tidak menjadi korban iklan
Makasih
Cak, sy baru baca nih ttg dermatitis seboroiknya…
sy jd bingung bin gundah gulana en gelisah tak menentu..kira2 penyakit yg sy derita selama brtahun2 ini termasuk eksim atau dermatitis atopik ya?tolong bantuan utk mengklasifikasikan penyakit sy tsb…
BBrp hal yg sdh sy ketahui mngenai penyakit kulit sy ini:
- Disebabkan oleh keturunan/genetika (bdrskn fakta: ibu dan kakek dr pihak ibu sy jg mengalami gatal2 serupa)
- Pencetusnya bs berganti2, kdg2 krn makanan, cuaca dan mgkn stress
- Gatal2 mendominasi wilayah kaki, diawali dg rasa gatal->digaruk->keluar bintik2 kecil secara mengelompok/kdg2 brbentuk garis (didlmnya ada cairan bening->menimbulkn gatal sgt hebat->trjadi aksi penggarukan dimlm hari tanpa sadar->pas bangun pagi sdh infeksi (timbul nanah dan koreng)-> diobati dg antibiotik+pengurang rasa gatal+salep->hasilnya luka mengering dan menghitam serta prmukaan kulit kasar…begituu seterusnyaa berulang2 dan tempatnya berpindah2..saya benar2 lelah Cak
asa utk sembuh pun sdh tak tahu kemana..
Oya sekedar utk info, dlm garis keturunan kakek & nenek sy mengidap diabetes, apa ini jg berpengaruh pada alergi yg sy derita ini??
mohon dg sangat, agar Cak moki bs mberikan jalan keluar agar sy keluar dr lingkaran gatal yg tak berujung ini…yah klo mmg tdk bs disembuhkn ya minimal sy tdk terus menerus tersiksa dg gatalnya…
Thanks & best regards
@ senja:
Kirim fotonya aja deh
Penyakit-2 tersebut emang sangat mirip satu sama lain, ketiganya (dermatitis atopik, eksim, dermatitias seboroik) hanya dibedakan berdasarkan efluoresensinya..obaytnya gak jauh beda. Selebihnya sama, termasuk faktor-2 penyebabnya.
Tentang diabetm, harus dibuktijkan dengan pemeriksaan kadar gula darah.
Bisa jadi diabet yang diderita kakek dan ibu akibat minum steroid terlalu lama. Bisa juga faktor lain.
Makasih
Ass.wr.wb…
Pakde,sebenernya hr ini pipi dedek agak mendingan(kering dr minyak2). Tp timbul mslh baru,timbul lesi tepat di bawah lubang hidung.dan sebagian masuk ke dlm hidung dan menggerumpel(ini terjadi mgkin krn dedek tdr tengkurep,tiap di telentagkan pasti balik tengkurap lg).yg disekitar dan di dlm hidung,melengket keras tdk bs dibersihkan dan berakibat si dedek sangat sulit untuk bernafas dan jd serba salah.jd terdengar krok..krok tp bukan pilek dr nafasnya. Apa ada prtolongan yg bs sy lakukan pakde?krn kalaupun sy ‘hrs’ bawa ke DSA(moga kali ini lbih bijak n brsahabat,tdk sprti waktu itu) hnya bs hr senin.krna ini hr minggu dan tdk ada dr yg praktek.jd apa yg bs sy lakukan pakde,mohon petunjuknya.krn lubang untuk brnafas jd sgt kecil sekali dan sulit.dan sgt mengganggu proses pernafasannya.mohon bantuannya,pakde.terima kasih
Askum…
Pakde,maaf mau tnya lg.krn udah lbih dr 24jm,dedek tersiksa dgn hidung yg buntu akibat masuknya lesi di lubang hidung dan sekitar bawah hidung. Shingga mmbuat dedek sulit bernafas(jd sprti suara ngorok,pdhl tdk tdr).keadaan ini membuat de2k jd sgt rewel dan nangis terus sampai suaranya menjadi sedikit serak.td pagi saya bawa ke IGD RS.Swasta(supaya bs visit DSA). DSA menganjurkan membersihkan degan rifanol.termasuk di lubang hidung.apa benar tdk berbahaya jika terhirup? Atau ada saran yg bs saya lakukan?krn dedek sangat sulit untuk bernafas n suaranya jd serak krn menangis terus.
Mohon bantuannya palde…dan terima kasih
Oh iya,DSA jg meresepkan climadan 30mg (puyer)nanti dilarutkan brsama sirplus krn pahit dan obat alergi:
ctm 0,6mg+prednisan 1mg(puyer).
Smua obat utk 3hr n disuruh dtg lg ke praktek 3hr lg.
Apa sy harus n perlu memberikan itu ke dedek.soalna DSA bilg,ini AB paling ampuh tuk pnykit kulit.sy jd takut malah(apa benar AB aman utk dedek).dan AB yg dr pakde udh nggak konsumsi lg (habis).sy, sbnarnya sabar,krn mnurut pakde hrs sabar tp krn td niatnya jg tuk menyamankan prnafasan dedek.mohon saran selanjutnya pakde.trims
@ Lisa:
olesnya bisa dengan cottonbud atu tissue yang digulung dengan ujung tumpul. Nah, setelah lunak, dapat diambil dikit-dikit hingga bersih.
… perawatan yg dilakukan selama ini udah bener
wa’alaikum salam, wr, wb,
Untuk membersihkan kerak di lubang hidung dengan rivanol maksudnya untuk melunakkan, yakni mengoleskan rivanol pada kerak supaya gak terhirup
Ya, kalo pemeriksaan DSA didapatkan tanda infeksi sekunder, wajar saja beliau meresepkan climadan. Obat tersebut aman. Tentang ampuh tidaknya, secara umum emang gitu, namun sangat individual. Artinya kemapuhannya tidak berlaku untuk semua kasus. Dalam praktek sehari-hari, tak jarang penderita yg udah menggunakan clindamycin tidak memberikan respon yg bagus tapi justru sembuh dengan antibiotika ringan misalnya amoksisilin, erythromycin or cefadroxyl.
Ntar kita lihat, moga dengan climadan lebih cepat kering.
oiya, email udah saya baca kemarin
Moga segera sembuh
Makasih… Wassalam
Terima kasih pakde,jwbnnyg ditggu2 dr td.jd clyndamicin trmasuk AB yg lbih berat ya pakde?adk baru 3bln,apa nanti jd kebal ama AB ringan sperti yg 3mcm td?sbnarnya td pas pmriksaan oleh DSA,posisi bagus dan kering.gini pakde sy prhtikan,kl Ac dikmar dingin(suhu 18)membaik.tp kl ac saya kecilkan,keluar lg nanah+minyak nya,pakde.jd 2hr ini,suhu kmr sy dingin kan,mknya keadaan dedek membaik.pakde,kl boleh mohon lanjut di email aj jwbnya.takut sy nanya lg kepanjangan..he.. Trims
Maaf,kl pakde belum ngantuk(@berharap bgt).saya baru kirim prtnyaan selanjutnya ke email pakde,mohon dicek pakde(semoga mau/sempat).kl dsni,takut kepanjangan n yg bc ntar jenuh..he..
Sy sgt brharap pakde,maaf bukan maksud memaksa,tp bener2 lg bingung bgt.ini aj adk rewel n kebgn terus gara2 hidungna mampet.trims bnyk pakde
@ Lisa:
(setelah tengah malam or dini hari seperti biasanya)
Clindamycin bukan lebih berat, tapi lebih kuat. Untuk umur berapapun ga papa… tidak membuat kebal. Yg mebuat kebal jika dosisnya kurang atau obatnya hanya diminum sekali-sekali.
Kalo emang membaik dengan suhu 18 derajat , sebaiknya disetel dengan suhu segitu supaya tetap membaik. Bisa jadi suhu segit adalah suhu terbaik untuk kondisi dedek saat ini.
Ok, ntar malam saya cek ya
Makasih
Ok.terima kasih bnyk pakde,udh sangat telatan dpt pasien se bawel n bnyk nanya sprti saya.itu yg nggak saya dpt di dr pelayanan medis(dokter2) yg ada dsn eh kecuali DSOG yg merawat ku(sama baiknya dgn pakde)makanya saya sgt bersyukur bs menjalin silaturahmi sama pakde.tp jd nya saya buat pakde jd smkin repot.xixixi..krn malu bertanya menyesal kemudian..kl di iklan tv ada istilah ‘buat anak kok coba2?!’ .. he..
@ Lisa:
ok, udah saya jawab via email … saya gak bilang bawel lho
Mup,tanya lg ya pakde..
Apa boleh 2jenis obat(AB dan alergi)yg sama2 puyer,
saya campur dan larutkan jd satu bersama sirplus?.dengan mksud supaya lebih mudah,jd cuma sekali pemberian aj? Dan udh 3kali ini,stlah minum obatnya jedah 1 atau 2 menit dedek memuntahkan kembali obatnya(AB nya terlalu pahit kali ya).apa ini nggak papa?mksud saya,apa bs disebut mengurangi dosis?jadi,obatnya efektif atau masuk nggak ya?
He..he..he.. Semoga pakde tdk bosan sama pertanyaan saya (untung yg di tnya,orngnya sabar..xixixi)
trims
@ Lisa:
boleh … obat-2 tersebut dapat dicampur dengan minuman yg disukai dedek .. gak akan mengurangi khasiat obat.
Kalo dimuntahkan semua, tentu obatnya hilang bersama muntahan… dan otomatis gak ada khasiat obat.. kalo muntahnya sedikit, dosis nya akan berkurang dan khasiatnya juga berkurang
trims