DIRGAHAYU
HUT Kemerdekaan RI ke 65 Tahun 2010
… bangunlah jiwanya, bangunlah badannya untuk Indonesia Raya …
Merdeka !!!
:: :: :: posting menggunakan WLW :: :: ::
sharing informatika kedokteran, kesehatan masyarakat dan keseharian
… bangunlah jiwanya, bangunlah badannya untuk Indonesia Raya …
Merdeka !!!
:: :: :: posting menggunakan WLW :: :: ::
» Makasih PLN, listrik Samarinda dah membaik, moga gak byar-pet
» Waspada Demam Berdarah
» Jangan Gunduli Palaran
» Banjir...banjir. Kapan masalah ini teratasi ?
INGA INGA INGA
» Nyeri Urat or Tulang BUKAN berarti Penyakit Asam Urat.
» Sekali lagi: Pegal, Linu Tidak Identik dengan Penyakit Asam Urat
Theme: K2-lite by k2 team. Fonts on this blog. Blog pada WordPress.com.
Masukan RSS dan Komentar RSS
Merdeka, semoga Indonesia akan lebih baik dan maju
@ Fadli Idris:
Amiiin … terimakasih atas kunjungannya
Salam merdeka Dok, semoga negeri ini bisa kuat menuju Indonesia yang lebih baik lagi.
@ Cahya:
Salam Merdeka Mas Cahya …. semoga begitu
merdeka, salam merdeka buat semuanya………….
semoga do’a kita semua terkabul, agar indonesia menjadi negara yang lebih baik lagi. Amiennnn………
@ Rumah:
Merdeka !!!
dirgahayu republik indonesia…..
@ isdiyanto:
Merdeka !!!
Makasih kunjungannya
setuju ngga kalo tradisi panjat pinag dihapus dari negeri indonesia? dengan alasan bahwa panjat pinang itu adalah sebuah acara yang dilakukan oleh penjajah belanda sebagai hiburan bagi prajurit2 nya yang kelelahan, dan pesertanya adalah rakyat indonesia, dengan iming2 hadiah, sedangkan mereka para penjajah tertawa karena memang panjat pinang identik dengan bahan tertawaan
@ bang zul:
saya gak tahu persis sejarah panjat pinang… simpang siur… ada juga pendapat bahwa panjat pinang sudah ada sejak sebelum penjajahan, sejak masih jaman kerajaan untuk memperingati perayaan2 rakyat masa lalu. Entah yg benar mana..
salam kenal….
merdeka…sekali merdeka tetap merdekaaaaaa…
I Love U Full…
@ fajargoth:
Salam kenal juga
makasih kunjungannya
Cak, kapan pindah praktek ke jakarta? dijamin banyak yg ngantri jadi pasien.
Pengalaman saya sampai saat ini dari dokter umum sampai so-called professor pelit sekali memberikan info ke pasien. Semua menganggap pasien bodoh.
Kalau saya coba tanya jawaban tidak pernah memuaskan atau bahkan dianggak angin lalu, padahal biaya konsul banyak ditulis 200 rb hanya untuk tanya jawab 2 kalimat (<5 menit). Sangat menyedihkan…
@ andre:
Saya praktek di Ndeso sini saja, lebih bersahabat dengan warga tanpa dibatasi status sosial, enjoy… hehehe.
Saya rasa dimanapun, termasuk di Jakarta, masih banyak dokter yang lebih senang kalo pasiennya bertanya, hanya saja mungkin penjenengan belum ketemu yang seperti itu
Maturnuwun
sip cak. saya selalu respek terhadap orang2 yg masih idealis kayak sampeyan.
kalau kebetulan mampir ke jakarta email saja cak, siapa tahu bisa menjamu sampeyan, walau hanya bisa seadanya.
@ andre:
Makasih… Mas
Begitu juga kalo penjenengan ke Samarinda, silahkan ngabari.. ntar bisa saya ajak jalan-2 ke Ndeso
semoga kemerdekaan yang real bagi bangsa Indonesia juga segera tercapai
@ Ghobro:
Semoga ….. terimakasih kunjungannya