Vitiligo

Kode ICD-10: L80 : Vitiligo

vitiligo_segmental Vitiligo merupakan kelainan kulit berbentuk bercak (makula) berwarna putih (hipopigmentasi) dan berbatas tegas. Vitiligo adakalanya hanya satu bercak, bisa juga beberapa bercak di area yang sama, misalnya area wajah, anggota badan. Kadang dijumpai beberapa bercak di area yang berbeda dan adapula seseorang yang menderita vitiligo dengan bercak menyeluruh di hampir sekujur tubuhnya. Masalah utama vitiligo adalah masalah kosmetika, terlebih pada wanita.

Angka kejadian vitiligo berkisar 1-8 %. Dapat mengenai semua ras, semua umur, dan  dapat mengenai pria maupun wanita dengan frekuensi yang sama. Angka kejadian terbanyak ( 50% ) terjadi pada usia sekitar 20-an tahun.

APA PENYEBABNYA ?

Penyebab vitiligo hingga kini belum diketahui secara pasti. Diduga sekitar 20-40 % berhubungan dengan faktor herediter (familial). Artinya 20-40 % penderita memiliki riwayat vitiligo dalam keluarga. Meski penyebanya belum jelas, para ahli menjelaskan terjadinya vitiligo melalui beberapa teori, yakni:

  1. Teori Neurogenik. Dugaan ini dilandasi pengamatan dimana vitiligo timbul di salah satu sisi tubuh (unilateral), tidak melewati garis median tubuh dan berada pada satu atau lebih dermatom.
  2. Teori Self Destruction. Teori ini dilandasi dugaan adanya perusakan melanosit (sel pigmen) akibat sisa metabolisme (metabolit)  pada pembentukan melanin (pigmen), terutama metabolit obat golongan hydroquinone yang biasa dipakai pada pengobatan hiperpigmentasi.
  3. Teori Autoimun. Diduga bahwa gangguan pada sistem imun dapat menyebabkan kerusakan pada melanosit sehingga mengakibatkan hipopigmentasi pada kulit di area-area tertentu . Hal ini dilandasi dengan adanya hubungan beberapa penyakit autoimun pada penderita vitiligo.

TANDA-TANDA

Vitiligo mudah dikenali dengan melihat dan memeriksa tanda-tanda sebagai berikut:

  • Dijumpai bercak berwarna putih dengan batas jelas, asimptomatis (tanpa keluhan), berukuran beberapa milimeter hingga beberapa sentimeter.
  • Area tubuh yang sering terkena vitiligo diantaranya adalah jari, pergelangan tangan, sekitar mata, sekitar mulut, hidung, kulit tulang kering (tibia). Kadangkala dapat dijumpai vitiligo di organ genital.
  • Bercak putih yang mengenai kedua sisi tubuh (bilateral) dapat simitris dan bisa pula asimitris.

Faktor-faktor pencetus yang diduga memicu timbulnya vitiligo, antara lain: stres, paparan sinar matahari, paparan bahan kimia.

Diagnosa vitiligo ditegakkan dengan mengenali riwayat penyakit, riwayat keluarga dan pemeriksaan klinis oleh dokter.

vitiligo_hand Pemeriksaan yang diperlukan untuk penunjang diagnostik Pemeriksaan histopatologi dan Pemeriksaan biokimia.

Dalam praktek sehari-hari kedua pemeriksaan tersebut sangat jarang dilakukan dikarenakan vitiligo mudah dikenali dengan pemeriksaan fisik oleh dokter, yakni dengan melihat ciri-ciri vitiligo.

PENGOBATAN

Hingga kini belum ada pengobatan yang benar-benar memuaskan untuk menanggulangi vitiligo. Karenanya tak jarang dokter menganjurkan kamuflase untuk menyamarkan vitiligo, terutama pada wanita. Meski begitu, dianjurkan tetap menjalani pengobatan berdasarkan hasil pemeriksaan dokter spesialis kulit.

Pengobatan yang lazim digunakan pada vitiligo, antara lain:

  • Psoralen. Fototerapi dengan psoralen dapat dilakukan dengan 2 cara, yakni: (a) psoralen topikal (obat luar), terutama pada usia di bawah 18 tahun. (b) Kombinasi psoralen oral (diminum) dan psoralen topikal (obat luar). Cara ini biasa dilakukan pada vitiligo yang luas. Penggunaan Psoralen oral (metoksalen), yakni: minum metoksalen 20 mg sebanyak 2 kasul (40 mg), 2 jam sebelum menjemur diri, 3 kali dalam semingu, selama 6 bulan. Jika setelah 6 bulan belum menampakkan hasil yang memuaskan, maka obat dihentikan.
  • MBEH (Mono Benzyl Ether of Hydroquinon) 20 %, biasanya digunakan pada vitiligo yang luas (lebih dari 50% permukaan kulit tubuh). Obat ini digunakan jika dengan psoralen tidak menampakkan hasil yang memuaskan. Depigmentasi diharapkan mulai tejadi setelah 2-3 bulan dan diharapkan akan mengalami depigmentasi sempurna setelaj 1 tahun.
  • Helioterapi. Pengobatan ini merupakan kombinasi Trisoralen dengan sinar matahari. Setelah pengobatan, penderita dianjurkan menghindari paparan sinr matahari secara langsung, atau menggunakan tabir surya.
  • Kortikosteroid. Obat yang lazim digunakan diantaranya Betametason valerat 0,1%, dioleskan 1 kali sehari selama 3-4 bulan. Seyogyanya kontrol ke dokter seminggu sekali untuk evaluasi dan menilai respon hasil pengobatan. Jika setelah 3 bulan masa pengobatan masih belum menunjukkan hasil yang memuaskan, maka pengobatan steroid dihentikan.
  • Pembedahan. Cara ini adalah pilihan terakir jika pengobatan dengan obat-obatan tidak berhasil.

Mengingat lamanya masa pengobatan dan hasil pengobatan yang pada umumnya tidak menggembirakan, maka diperlukan ketelatenan dan kesabaran penderita vitiligo untuk mengikuti prosedur pengobatan yang ditetapkan oleh dokter.

Pustaka:

  1. FKUI, Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin, edisi keempat, 2005.
  2. Mawardi Harahap Prof. Dr, Ilmu Penyakit Kulit, 2000
  3. FK Unair, Atlas Penyakit Kulit dan Kelamin, cetakan keempat, 2008

Semoga bermanfaat.

:: :: :: posting menggunakan WLW :: :: ::

About these ads

26 Responses to “Vitiligo”


  1. 1 klikharry April 16, 2010 pukul 10:07 pm

    assalamualaikum. cak! ane udah buka web baru.. ditunggu kunjungannya ^^

  2. 2 cakmoki April 17, 2010 pukul 12:01 pm

    @ klikharry:
    Assalamu’alaikum…
    Alhamdulillah …udah saya lihat…siip deh :)
    Selamat berkarya di rumah yg baru.
    Wass

  3. 3 sibermedik April 21, 2010 pukul 12:04 am

    Cak…saya sudah ‘sembuh’, sekarang mulai nge-blog lagi..mampir juga ya Cak..

    @Klikharry
    keren bos web nya..Btw, masih bimbang nih belum berani beli domain sendiri jadi semetara numpang di WP aja dulu.

  4. 4 cakmoki April 21, 2010 pukul 12:48 pm

    @ sibermedik:
    Halah…emangnya sakit tah .. :D
    Ok, udah saya buka koq …

  5. 5 sibermedik April 21, 2010 pukul 3:44 pm

    yah kok cuma mampir thok, Cak? nggak ada tambahan atau saran?

  6. 6 iskandarsyah April 21, 2010 pukul 9:44 pm

    tlng dong apa yang pling ampuh utk mengatasi penyakit vitiligo? tank’s kpd yg memberikan impormasi,

  7. 7 cakmoki April 22, 2010 pukul 12:38 pm

    @ sibermedik:
    Wis melu nulis pandangan… artikel semacam itu perlu ndelok disik link-2 sing tercantum supoyo komen nyambung. Apalagi artikel tersebut berwawasan jauh ke depan.
    Selain itu, sy lebih suka memamerkan blog sampeyan kepada sejawat-2 yg muda supoyo aktif nulis, gak ngomong thok, …ngono lho…hehehe

    @ iskandarsyah:
    Semua obat yg tertulis di atas sama saja, pemilihan masing-2 jenis obat dan lamanya pengobatan bergantung pada bentuk vitiligo dan luasnya vitiligo berdasarkan pemeriksaan dokter.
    Kalo boleh tahu, selama ini udah diberi obat apa dari dokter, dan berapa lama pemakaiannya ?

  8. 8 Yohan Wibisono Mei 20, 2010 pukul 3:23 pm

    apa ada kemungkinan Vitiligo itu muncul di luar area yang bapak sebutkan tadi, seperti : di bagian dada, punggung atau tangan? karena saya pernah menjumpai orang yang mempunyai bercak putih di salah satu area tsbt. Thx

  9. 9 sewa mobil Juni 4, 2010 pukul 11:03 am

    istilah baru yah
    baru tau nih

  10. 10 cakmoki Juni 4, 2010 pukul 1:37 pm

    @ sewa mobil:
    udah sejak jaman dauhu kala :)

  11. 11 jenti Juni 4, 2010 pukul 10:43 pm

    Malam Dok,

    Saya telah membaca ttg Vertiligo, saya memiliki 2 tanda putih di wajah sebesar coin logam 25 rupiah,,, hl tersebut didapat pd waktu saya menggunakan obat jerawat,
    pada bagian yang 1 area tidak membesar, dan yang satu lg sptnya agak meluas tp lmbat sekali .

    sekitar, 6 bulan lalu lalu sy berobat ke dokter dijakarta , dgn cara sbb :
    1.(stiap pagi)mennggunakan cairan oleh lalu di sinar dgn lampu ultra violet pd bg yg bermasalah 2 mnt, sdgkan kulit yg sehat, cukup menggunakan sun blok.

    2. sesudah itu muka dicuci sabun baby, lalu menggunkan salep Elidel.

    3.minum evion 1 hr 1 capsul

    4. hsil stl 5 bl, area pth jd merh dan disekitar menjadi lebih hitam dr warna aslinya kulit yg sehat.

    Pertanyaan sy dok , sbb:
    1.apakah tanda kemerahan itu , tanda positif menuju kesembuhan?

    2.hal apa saja yang JANGAN dilakukan spy tidk membesar, dan JANGAN timbul di tempat lain?

    3.pd wkt sya terakhir ke dokter 6 bln lalu itu , sy jg menunjukan titik dikaki sebesar pasir ke dokter, dan dokter mengtakan itu penuaan , saat ini usia saya 34th. apakah benar cak?

    4.Memurut cak apakah langkah pengobatan yg saya lalukan sdh tepat?

    5.Apakah jika melakukan pengobatan vitiligo dgn metode laser bisa berhasil cak , apakah pengobatan laser sm efektifnya dgn penyinrn sinar uv yang sy lakukan ?

    6. jika melalui Operasi prosesnya bgmana cak? … apakah cak tau temptnya?

    Dijawab yah cak…
    sy berharap cepat keluar dr masalah ini, dan sebelumnya saya mengucapkan terimakasih atas jawaban balasannya (alamat email saya di : jentijusuf@yahoo.com).

    salam,

  12. 12 cakmoki Juni 4, 2010 pukul 11:39 pm

    @ :jenti
    Met malam …

    1) Ya benar, tanda positif. Tanda tersebut merupakan tanda epitelialisasi, yakni terbentuknya sel-sel permukaan kulit yang baru.

    2) Tidak ada. Maksudnya, ga ada hal-hal khusus yang dihindari maupuan harus dilakukan berkenaan dengan penyakit tersebut.

    3) Maaf, saya juga tidak mengerti maksud beliau (dokter kulit) mengatakan “penuaan” karena saya tidak melihat langsung bentuk dan warna titik sebesar pasir tersebut.

    4) Tepat.

    5) Tidak ada jaminan bahwa pengobatan laser berhasil atau lebih efektif ketimbang penyinaran UV.

    6) Operasi adalah tindakan terakhir. Dokter akan mengatakannya jika tidak ada pilihan lain. Jika dokter tidak mengatakan operasi, berdasarkan penilaian beliau, itu artinya tindakan operasi tidak diperlukan.

    Terimakasih :)
    Salam

  13. 14 Rija'a Agustus 23, 2010 pukul 2:19 pm

    Dokter,,, dari artikel di atas saya membaca ada teori self distruction(no.2) yg berkaitan ttng perusakan sel akibat dari pemakain hidroquinon yg biasa di pakai pd pengobatan hiperpigmentasi
    Nah saya sdng melakukan pengobatan hiperpigmentasi mnggunakan hidroquinon itu…
    Yg saya ingin tau adakah artikel yg membahas tentang hiperpimentasi/obat hidroquinon itu…

    MakasiH…

  14. 15 cakmoki Agustus 24, 2010 pukul 1:36 am

    @ Rija’a:
    ada, yg lengkap di emedicine dot com … cuma harus jadi member dulu (gratis).
    Kalo yg berbahasa Indonesia saya gak tahu… maaf.
    Makasih :)

  15. 16 kanojo September 15, 2010 pukul 2:10 pm

    seneng deh ada yg bahas ini juga…, mampir ya ke blog saya pak.. :D salam kenal………..

  16. 17 cakmoki September 16, 2010 pukul 4:28 pm

    @ kanojo:
    Salam kenal
    ok…. ntar mampir :) ke

    http://kanojo11.wordpress.com/

    makasih kunjungannya

  17. 18 kanojo November 22, 2010 pukul 1:31 pm

    terimakasih juga atas kunjungan balasannya :)

  18. 19 cakmoki November 23, 2010 pukul 12:14 am

    @ kanojo: :)

  19. 20 mulia Januari 10, 2011 pukul 4:32 pm

    betametason valerat 0,1 sama dengan proponic ointment ya pak…

  20. 21 cakmoki Januari 11, 2011 pukul 12:01 am

    @ mulia:
    Gak sama :)

  21. 22 dinar febrie Januari 31, 2011 pukul 3:07 am

    salam..
    kepada Dr ahli kulit juga anda semua yang mempunyai penyakit vitiligo,tolong saya minta bantuanya untuk berbagi inpormasi mengenai cara penyembuhanya,obat apa yang paling tepat untuk mengatasi penyakit ini?
    saya sudah hampir 5 bulan mengalami penyakit vitiligo,saya sudah konsultasi juga mengunakan obat herbal dan belum ada hasil yang memuaskan.
    saya terkena di daerah mata,hidung,tangan,telinga,dagu,leher,badan dan dagu,saya sangat minder makanya saya minta bantuan anda semua. terimakasih saya ucapkan sebelum dan sesudahnya.
    contac saya di alamat email dinar_febrie@yahoo.com atau mobile 085793163881? saya tunggu dan mohon bantuanya.
    wasalam

    dinar

  22. 23 cakmoki Januari 31, 2011 pukul 5:01 pm

    @ dinar febrie:
    Salam,
    Silahkan ke poliklinik penyakit kulit RS setempat untuk menjalani pengobatan bertahap… yakni dengan kombinasi obat dan foto terapi sebagaimana tertulis pada artikel.
    Makasih… Wassalam

  23. 24 ryn85 Februari 5, 2011 pukul 2:37 pm

    Dok, salam kenal. saya tanya ya Dok.
    Saya juga bercak putih di daerah bawah mulut saya, bercak itu ada setelah luka (akibat jatuh dari motor) saya sembuh. Dan, saya juga ada bercak putih di jari saya.
    Saya bekerja sebagai analis,jadi hampir tiap hari saya bertemu dengan zat kimia (namun saya belum pernah kontak langsung dengan zat kimia karena menggunakan glove). dan saya juga kontak dengan mikroorganisme namun tidak ada M.leprae atau patogen lain. hanya sebatas E. coli dan Salmonella.

    Pertanyaan saya :
    1. jenis atau bahan kosmetik seperti apa yang harus saya hindari?
    2. Obat herbal apa yang dapat saya gunakan?
    3. Apakah mungkin penyebabnya dari faktor pekerjaan saya (saya belum pernah terkena tumpahan zat kimia) ?

  24. 25 cakmoki Februari 6, 2011 pukul 12:47 am

    @ ryn85:
    1,2,3). Untuk mengetahui jenis penyakit kulit harus dilihat atau setidaknya melalui foto. Untuk itu, kalo berkenan silahkan kirim fotonya via email agar dapat diketahui jenis penyakitnya dan direkomendasikan saran yang tepat
    Alamat email:
    cakmoki2006 [at] yahoo [dot] com
    Trims


  1. 1 Kumpulan Artikel Penyakit Kulit | forum.catatanku.in Lacak balik pada Februari 1, 2011 pukul 11:16 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Wong ndeso ™

cakmoki

Wordpress Indonesia

Silahkan baca

DISCLAIMER

web tracker

9 Desember 2009

SEMENTARA TUTUP

Maaf, sementara Blog istirahat hingga ada pemberitahuan

Harap maklum


MARI HENTIKAN KORUPSI

Jangan Korupsi Ah

No Korupsi

Internet Sehat

Warga Bicara

» Makasih PLN, listrik Samarinda dah membaik, moga gak byar-pet

» Waspada Demam Berdarah

» Jangan Gunduli Palaran

» Banjir...banjir. Kapan masalah ini teratasi ?

INGA INGA INGA

» Nyeri Urat or Tulang BUKAN berarti Penyakit Asam Urat.

» Sekali lagi: Pegal, Linu Tidak Identik dengan Penyakit Asam Urat

TEMANs

9racehime | A. Fatih Syuhud | Aditiawan Chandra | A.Tajib | Agung UD | aLe | alief | alle | almascatie | Amd | Anak Peri | Anak Sultan | Anang | Anang YP | Anas | Andalas | Anggara | Anjaz | Anti Pungli | Antobilang | Anung87 | Aribowo | Arif Kurniawan | Arul | Astikirna | awan965 | axireaxi | Bambang alias HR | BatakNews | Blog Pokoke? | Biho | CalonOrangTenar | Cay | Chandra | Chielicious | chiw imudz | cK-chika | Dalamhati | Deden Nugraha | deedhoet | deKing | Desti Utami | Didats | doeytea | dnial | Edy C | Eep | Elpalimbani | erander | Evi | Fa | Fa wp | Faiq | Fertobhades | Fetro | Fortynine | Freddy | Gadis | Gaussac | Gitablu | Grandiosa | GuhPraset | GuM | Helgeduelbek | Herdy | Indonesia Kita | Indra KH | ItikKecil | iway | Jejakpena | Jennie S. Bev | Joesath | Joko Taroeb | Julee | Juli | Juliach | Junthit | Jurig | Kakilangit | Kang Adhi | Kang Kombor | Kangguru | kawaichu | Kenji | Kenzt | kikie | koecing | Kumala | Kurtubi | Kw | Laras | liezmaya | Lilik Suryanto | Lily | Linker | Lintang | Lita | Lita wp | Luthfi | MaIDeN | Majalah Dewa Dewi | Manusiasuper | Master Li | Mathematicse | macanang | mbojo | Mei | Micokelana | Mr. Geddoe | Mufti | mybenjeng | My-za | Nayla Zahra | Nayz | Ndarualqaz | Neeya | Neo Forty-Nine | Neri | Ninoy | Nieke | Nomercy | n0vri | NuDe | Om Sulis | omaigat | Ooyi | Paijo | Panca | Pandu | Panduan WP | Papabonbon | Passya | Peyek | Pinkina | Pitik | Pralangga | Prayogo | Priyadi | Qee | Raja iblis | RenjanaBiru | rivafauziah | Rivermaya | Roffi | roisZ | Rujak | Sagung | Sahrudin | Saiful Adi | SaRa | Siu | Sofi | Sora9n | Suandana | Suluh | Susiloharjo | Telmark | Thamrin | tiesmin | Triesti | Tukang Sate | Venus | Wadehel | Wahyuansyah | Wandira | Wiku | WongMangli | Wulan | Yati | Yudhipras |

:: :: :: :: :: :: :: :: ::

Kesehatan

:: Ady Wirawan :: Agus Mutamakin :: Anis Fuad :: Anis Fuad wp :: Asri Tadda :: Astri Pramarini :: Astri Pramarini (awal) :: Astri Pramarini wp :: Blog Mahasiswa FKU 2003 :: Blog Rumah Kanker :: Dani Iswara :: Dani Iswara weblog :: Dokter arek cilik :: drAnak :: drarifianto :: Dwi wp :: Elyas :: Erik Tapan :: Evy HealhtySmile :: FK Unsri :: Gies :: Gies wp :: Ginna :: Grapz :: Hendar Sunandar :: HIV News :: Huda Thoriq :: IDI Samarinda :: imcw :: Imran Nito :: Iwan Handoko :: Jhonrido :: klikharry :: Kobal :: Laksmi Nawasasi :: Mashuri :: Mave Mina :: Mbah Dipo :: Mina :: My Blogspot :: Nur Martono :: PKM Palaran :: Rara :: Rizma Adlia :: Rudy Kwang :: SenyumSehat :: Sibermedik :: SimkesUGM :: SuperKecil :: Titah :: Tito :: Tonang Ardyanto :: Tukangkomentar :: Wi :: Vina Revi :: Vina Multiply :: Yusuf Alam R :: zulharman79 ::

:: :: :: :: :: :: :: :: :: :: ::

Institusi Kesehatan

:: Depkes RI :: WHO :: WHO Indonesia :: … nyusul

:: :: :: :: :: :: :: :: ::

Kolaborasi

:: Emedicine :: ICD 10 Wikipedia :: ICD 10 Wiki Indonesia :: OSWD :: OpenWebDesign :: Pakistan Times :: Rubab :: ntar ::

Kategori

BlogTour

Arsip

Komunitas Blog

blog-indonesia.com

PAGE RANK

Powered by  MyPagerank.Net

Add to Technorati Favorites

[Valid RSS]

Health Blogs - Blog Top Sites

Health

Blogs Topsites - TOP.ORG

Health Blogs - Blog Rankings

Blog directory

TopOfBlogs

Top 10 Award

Feed Burner

cakmoki Blog

Bloggerian Top Hits

My BlogCatalog BlogRank

Site Meter

Since 30 Nov 07

PENGUNJUNG

  • 4,965,142 pengintip

Asal Usul

Pebruari 2011

free counters


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 558 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: