Eksim ( Eczema, Dermatitis )

Kode ICD-10 : L.20 dan L.30 : Eczema

eksim ( eczema ) Siapa tak kenal eksim ? Walaupun penyakit eksim tidak berbahaya dan tidak menular, keluhan yang ditimbulkannya membuat penderita merasa tersiksa dan tak jarang mempengaruhi kepercayaan dirinya. Terlebih jika eksim muncul di kulit yang terlihat oleh orang lain. Eksim atau eczema atau lebih dikenal (secara umum) dengan dermatitis adalah peradangan kulit akibat reaksi hipersensitif (respon berlebihan) terhadap alergen (pencetus timbulnya reaksi alergi) dari luar (eksogen) maupun dari dalam tubuh penderita (endogen). Pada umumnya eksim bersifat residif (kambuhan), namun dapat dikendalikan agar tidak mudah kambuh.

Sebagian para ahli membedakan antara eksim dan dermatitis namun kebanyakan tidak membedakannya. Ini dapat dimengerti, dikarenakan beragamnya bentuk klinis (penampakan) dermatitis, maupun faktor pencetusnya yang dipengaruhi oleh banyak faktor. Kadang seseorang dapat mengalami lebih dari satu jenis dermatitis di saat yang sama.

FAKTOR PENYEBAB

Penyebab eksim hingga kini belum diketahui secara pasti. Para ahli menengarai timbulnya (dan kekambuhan) eksim di picu oleh faktor pencetus, yakni:

  1. Faktor eksogen (dari luar), misalnya: faktor fisik (suhu, gesekan, sinar, dll), bahan kimia (deterjen, semen, oli, bahan pakaian, dll), mikro-organisme (kuman, virus, jamur, parasit), dan lain-lain.
  2. Faktor endogen (dari dalam), misalnya dermatitis atopik, dimana pada dermatitis jenis ini dijumpai adanya riwayat atopi atau riwayat alergi (misalnya asma, rhinitis alergika dan berbagai bentuk alergi lainnya). Stress diduga dapat memicu timbulnya (atau kekambuhan) eksim.

Masing-masing penderita eksim memiliki riwayat pemicu (faktor pencetus) yang berbeda dengan penderita lain. Kadang seorang penderita eksim mengalami kekambuhan eksim pada kakinya ketika memakai sandal plastik, sementara yang lain kambuh saat terpapar sabun cuci (deterjen) atau lainnya. Dengan kata lain, pengalaman faktor pencetus setiap orang gak selalu sama. Oleh karena itu, jika misalnya seseorang mengalami kekambuhan sesaat setelah makan kepiting, bukan berarti penderita eksim yang lain gak boleh makan kepiting juga.

Dengan memahami beragamnya faktor pencetus timbulnya eksim, maka larangan makan makanan tertentu bagi semua penderita eksim, bukanlah langkah yang tepat.

Di ndeso ™ kami, Palaran, entah dari mana sumbernya, rata-rata penderita eksim pernah tidak makan makanan tertentu (ayam, telor, ikan, dll) atas rekomendasi dari temen, tetangga dan entah dari siapa lagi. Toh, eksim tetep muncul juga. Kini masyarakat udah mulai mengerti bahwa faktor pencetus timbulnya (atau kambuhnya) eksim tidak sama bagi setiap orang. Alhamdulillah.

GEJALA EKSIM

Pada kondisi tertentu tanda-tanda eksim sangat mudah dikenali, namun adakalanya sulit dibedakan dengan penyakit kulit yang lain. Keluhan utama penderita eksim pada umumnya adalah gatal dan timbulnya bercak merah pada kulit. Sedangkan kelainan kulit yang bersifat spesifik bergantung pada stadiumnya.

  • Pada stadium akut, biasanya kulit yang terkena eksim nampak kemerahan, mengalami penebalan dan timbul bercak-bercak, adakalanya berair (basah).
  • Pada stadium subakut, bercak merah dan penebalan kulit nampak mereda, kemudian bercak yang basah akan mengering dan menjadi keropeng (krusta).
  • Pada stadium kronis, eksim nampak kering, bersisik dan mengalami hiperpigmentasi (menghitam). Tak jarang eksim mengalami perubahan bentuk menjadi bintik-bintik menonjol, bahkan kadang mengalami erosi.

Perlu dipahami bahwa gejala eksim tidak selalu runtut kayak teori di atas. Bisa jadi seseorang menderita eksim dengan gambaran bentuk stadium kronis tanpa melalui stadium sebelumnya.

Tempat munculnya eksim sangat bervariasi. Meski begitu, sebagian ahli membaginya berdasarkan kasus terbanyak pada golongan umur tertentu. Menurut Dr. Bryan Cho, pada bayi, eksim sering dijumpai di wajah dan kepala, sedangkan pada anak dan dewasa, eksim sering dijumpai di pergelangan tangan, siku, leher, lutut dan kaki.

PENGOBATAN

Pemeliharaan kulit Seperti halnya penyakit lain, prinsip pengobatan eksim adalah dengan menghilangkan penyebabnya (causa). Namun mengingat penyebab eksim belum diketahui secara pasti, maka pengobatan ditujukan untuk meredakan keluhan (simptomatis) dan mencegah kekambuhan.

Obat-obat yang lazim digunakan untuk pengobatan eksim, yakni:

A. Obat minum (sistemik)

Antihistamin biasa digunakan untuk meredakan rasa gatal, sedangkan pada kondisi yang berat dapat digunakan obat golongan steroid atau kombinasi antara steroid dan antihistamin.

Penggunaan obat golongan steroid hendaknya atas anjuran dokter agar terhindar dari efek samping yang tidak diinginkan (pada pemakaian jangka panjang),misalnya wajah menjadi bengkak, berat badan meningkat, dan lain-lain. Kalaupun mengunakan obat golongan steroid, biasanya dokter akan memberikannya secara tappering down, yakni menurunkan dosis secara berkala untuk menghindari efek samping.

B. Obat luar atau obat topikal (salep, krim, jelly, lotion, kompres, pasta)

Pemilihan bentuk obat luar (topikal) didasarkan pada bentuk eksim dan keluhan yang menyertainya.

Bentuk basah atau fase akut diberikan obat dalam bentuk kompres basah. Bentuk subakut diberikan obat lotion, pasta pendingin atau krim.

Eksim di daerah berambut diberikan obat topikal berbentuk krim, adapun daerah tidak berambut diberikan obat berbentuk pasta.

Pada eksim bentuk kronis pada umumnya diberikan obet topikal berbentuk salep.

Pemilihan bentuk-bentuk obat di atas tidaklah mutlak. Artinya, penderita eksim boleh memilih bentuk sediaan obat yang dirasa paling nyaman bagi dirinya.

Pada eksim bernanah karena infeksi sekunder oleh garukan, dapat diberikan antibiotika hingga infeksi mereda.

Selain obat-obat di atas, kadang diperlukan pula obat-obat lain untuk pemeliharaan kelembaban kulit.

PENCEGAHAN KEKAMBUHAN

Untuk mencegah kekambuhan eksim, silahkan ikuti tips berikut ini:

  • Mengenali dan menghindari paparan faktor pencetus (alergen). Upaya ini tidak mudah lantaran beragamnya faktor pemicu yang sulit untuk dikenali dan kalaupun dikenali kadang sulit dihindari.
  • Menjaga agar kulit tetap lembab. Jika perlu menggunakan pelembab setelah mandi sesuai saran dokter yang merawat.
  • Menggunakan pakaian kering dan sedapat mungkin menggunakan pakaian berbahan katun.
  • Menghindari perubahan suhu ekstrim mendadak. (terlalu panas yang menimbulkan banyak keringat ataupun terlalu lembab)
  • Menghindari pemakaian deterjen atau sabun cuci yang dapat memicu kambuhnya eksim.
  • Mengenali dan menghindari makanan tertentu yang mungkin menjadi pemicu kekambuhan eksim, setelah mengkonsumsinya.
  • Berupaya menghindari stress.
  • Sedapat mungkin menghindari faktor-faktor lingkungan lain yang diduga memicu kekambuhan eksim, misalnya debu rumah, tepungsari, serbuk bunga, bulu binatang dan lain-lain.

Akhirnya, memeriksakan diri dan berkonsultasi ke dokter merupakan tindakan bijaksana dalam pengobatan dan perawatan eksim.

Semoga bermanfaat.

:: :: :: posting menggunakan WLW :: :: ::

About these ads

121 Responses to “Eksim ( Eczema, Dermatitis )”


  1. 1 Besan September 12, 2009 pukul 8:18 pm

    Alhamdu4JJ jd yg ptama.
    Kl ikan,telur,ayam gak boleh jgn2 nt eksimx sembuh tp orgx jd kurang gizi cak…:-).

  2. 2 cakmoki September 13, 2009 pukul 3:45 am

    @ Besan:
    hahaha…iya kali.
    Lha kalo eksimnya dipicu oleh alergi terhadap semen, berarti gak boleh makan semen :D … ada beberapa orang penderita eksim di sini yang rentan terhadap semen, untungnya bukan tukang … hehehe.

  3. 3 Besan September 13, 2009 pukul 4:22 pm

    Kl ada org skt diabet (kondisi gula darah n tekanan drh diatas normal) dgn eksim yg luas n mganggu banget,kira2 blh gak ya cak kl dkasih kortikosteroid oral n topikal (gpp ya cak ya,cm 2-3 hr aja kok).

  4. 4 cakmoki September 14, 2009 pukul 12:40 am

    @ Besan:
    Pertanyaan yang sangat bagus dan sudah dijawab sendiri dengan sangat tepat … :)
    Pertanyaan tersebut bahkan sering ditanyakan oleh dokter..hehehe.

  5. 5 Revan September 15, 2009 pukul 10:09 am

    nice info… salam kenal

  6. 6 triesti September 15, 2009 pukul 1:14 pm

    semen buat ngecor apa semen yg lain? ;)

  7. 7 cakmoki September 16, 2009 pukul 12:02 am

    @ Revan:
    Salam kenal juga…makasih kunjungannya

    @ triesti:
    hehehe…gak bisa bayangin kalo alergi terhadap semen yg lain ;)

  8. 8 triesti September 16, 2009 pukul 6:58 pm

    tapi ada kan… orang alergi air aja ada

  9. 9 cakmoki September 16, 2009 pukul 7:17 pm

    @ triesti:
    iya, keduanya ada … :)
    Kalo alergi air sih paling gak mandi… lha kalo alergi semen yg itu brarti gak “mandi” juga ya … ;)

  10. 10 Khaystudio September 18, 2009 pukul 12:48 am

    Saya sedang mengalami gatal2 ini dok, maaf, tempatnya agak rahasia, diselangkangan. Dia akan gatal apabila saya sedang berkeringat, misalnya sedang duduk di sofa atau sedang berkomputer ria di kursi yang ada busanya. Tapi tidak selalu gatal dok. Hanya pas kondisi yg sudah sy sebutkan tadi.
    Apa ini termasuk eksim dok?

    Makasih atas penjelasannya dan maav bila kurang sopan
    wassalam dok

  11. 11 triesti September 18, 2009 pukul 3:00 am

    @cak moki puasa2 mikirin mandi, kan bisa dibungkus biar ngga kena semen, masa musti diajarin sih…:)

    Selamat hari raya ya Cak, mohon maaf lahir dan batin…

  12. 12 cakmoki September 18, 2009 pukul 2:21 pm

    @ triesti:
    ooooo, gitu toh … maklum sy masih kecil … :)

    Met Hari Raya juga…
    Mohon Maaf Lahir dan Batin

  13. 13 Ria September 19, 2009 pukul 3:01 pm

    Assalamuallaikum cak dokter….

    Haduh..haduhh…Alahamdulillahhhhh…ada postingan ttg ini.Kebetulan Papa saya memang menderita Eksim kambuhan.Cuma memang blm mengerti ( atau sdh “cuek krn capek” ) dengan pencetusnya.Mama sering marah kalau beliau makan telor,ayam,dll.Tp ternyata mmg reaksi pada tiap individu beda2 ya..???

    Pernah baca mmg bisa ditimbulkan karena stress….beneran tho ternyata..?? ( bisa jadi ya..kan Papa saya sering diomelin Mama saya..begini salah,begitu salah…..*Hyaaaaaaaa jadi curhat ???!!! :p )

    Matur nuwun infonya cak dokter..tetap semangat posting..tetap sehat, dan Minal Aidin Wal Faizin, Taqaballahu Minna Wa Minkum.

    Salam Sehat,
    Ria – Solo *minta ijin copas ke Facebook ya….*

  14. 14 cakmoki September 20, 2009 pukul 12:00 am

    @ Ria:
    Makasih telah berbagi … dan makasih pula atas supportnya, demikian pula sebaliknya.
    Monggo silahkan copas kalo emang dianggap layak :)
    Pada kesempatan ini pula saya mengucapkan: Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin.
    Salam sehat

  15. 16 cakmoki September 20, 2009 pukul 8:50 pm

    @ dananghernowo:
    wah, tamu jauh dari Cirebon nih … makasih kunjungannya :)

  16. 17 eksimist September 28, 2009 pukul 4:47 pm

    saya punya eksim di beberapa tempat dan menetap di situ2 aja. gak tambah gak kurang (kecuali di salep 10hr sembuh, 2 bln kemudian muncul lagi). gatal banget.
    Menurut saya, eksim tdk dpt disembuhkan permanen.
    Saya ingin ada klub/ komunitas eksim senusantara, atau plg gak bikin profil di fesbug.

  17. 18 Hamdan September 28, 2009 pukul 10:05 pm

    kalau eksim yang dipicu karena stress itu bener2 ada ga? terus kok bisa gitu? gimana patofisiologiny?

  18. 19 cakmoki September 29, 2009 pukul 2:00 am

    @ eksimist: :)

    @ Hamdan:
    Bener, silahkan lihat faktor penyebab endogen :)
    Patofisiologinya sama dengan faktor penyebab yang lain, yakni melalui terbentuknya antibody-antigen complex yang mengakibatkan terjadinya release histamin.
    Trims

  19. 20 pasien Oktober 6, 2009 pukul 11:20 am

    apa eksim bisa muncul jg di daerah sekitar kemaluan?

  20. 21 cakmoki Oktober 6, 2009 pukul 2:34 pm

    @ pasien:
    Iya, bisa muncul di situ, tapi sangat jarang.

  21. 22 Oza Oktober 19, 2009 pukul 9:22 pm

    Thanks ats infonya.. Memang pnyakit eksim sgt merepotkn, kalo dr makanan g ngaruh tg stiap sy mikir terlalu dalem.. kumat deh.. Tp nanti smbuh sndr .. Apa sy trmasuk stress? Maaf jd konsul neh… Salam knl aj dh..

  22. 23 cakmoki Oktober 20, 2009 pukul 3:42 am

    @ Oza:
    Bisa jadi iya …. faktor psikis gak selalu stress, bisa juga bentuk lain misalnya cemas, beban tugas or study, dll …
    Salam kenal … makasih :)

  23. 24 rental mobil di surabaya November 3, 2009 pukul 12:44 pm

    kalau saya makan ikan laut pasti alergi. uugghhh sebel.

  24. 25 cakmoki November 3, 2009 pukul 3:34 pm

    @ rental mobil: :)

  25. 26 rina November 13, 2009 pukul 9:40 pm

    wah kayaknya aku ini kena eksim ya cak, dan sudah masuk tahap kronis, tapi saya sendiri gak tau pencetusnya apa, kalo suhu panas dan berkeringat, wuihhh gatal banget. Letak eksim ini di paha kanan atas, pas di bawah kain CD, dah bertahun-tahun tapi gak hilang hilang, dulu kecil sekarang jadi tambah lebar hampir setapak tangan anak bayi. warna hitam, kalo gatal dan digaruk maka akan muncul bintil2 kayak biang keringat di tepi warna hitam dan warnanya merah, dulu aku pake inerson salep, beberapa hari gak gatal tapi lalu kambuh lagi. sekarang cuma pake caladine, habisnya bingung mau pake apa, salep inerson disini gak ada, kalo pake salep yang untuk jamur kayak ultraciline, gak mempan tambha gatal. So, cak moki mohon petunjuknya, disini ada Balai Pengobatan untuk penyakit umum, mungkin nanti saya bisa minta obat sesuai rujukan cak moki. Oke, makasih ya cak.

  26. 27 cakmoki November 13, 2009 pukul 11:42 pm

    @ rina:
    Kalo emang bener eksim, penyakit tersebut bersifat residif atau kambuhan sebagaimana tertulis di artikel. Semua eksim bersifat kronis, artinya berlangsung lama. kalo akut adalah penyakit yang berlangsung singkat. So, akut dan kronis adalah terminologi yg menunjukkan lamanya waktu berlangsungnya penyakit, bukan berat ringannya penyakit.
    Obatnya dah bener, pake inerson atu sejenisnya, setidaknya: Hydrocortison (merk dagang: enkacort, vyohydrocort, dll). Obat steroid lain untuk eksim, misalnya: Betason, Benoson, Apolar, Kloderma, Desolex, dll. Mestinya Balai Pengobatan menyediakan salah satu atau lebih dari obat-2 yg sy tulis… kalo gak ada …wiiihhhh… :D
    Trims

  27. 28 rina November 30, 2009 pukul 10:48 pm

    assalamualaikum cak moki , alhamdulillah di BP ada obat hidrocortison dan betason produksi kimia farma, tapi setelah dioles memang kering sih, tapi kok masih gatal yah, terus mana yang musti dipakai betason apa hidrocortison, kata susternya beda isi, tapi setelah dioles khasiatnya sama ajah tuh, masih tetap gatal, meski gak seperti biasanya, ohya, apakah bekasnya warna hitam bisa hilang ya cak ?

    Ohya, nambah dikit, di kalbar banyak nyamuk nakal, kulit saya merah2, sampai hitam karna sering digigit nyamuk, ada gak ya, obat utnuk menghilangkan bekas gigitan nyamuk itu ?

    Terakhir cak, apa sampeyan punya rekomendasi dokter kandungan untuk program hamil di daerah surabaya ? maksudnya yang bagus gitu, hehehhe .. ok makasih ya cak

  28. 29 cakmoki Desember 1, 2009 pukul 2:57 pm

    @ rina:
    Assalamu’alaikum…
    Hydrocortison dan betason adalah obat sesama steroid yang jenisnya banyak. Pilih salah satu aja.

    Untuk gatalnya, sementara cukup dengan antihistamin, misalnya Loratadine 10 mg (merk dagang misalnya: inclarin, claritin, dll), diminum 1×1 sehari hingga gatalnya reda.
    Warna hitam bisa dihilangkan jika eksim udah bener-2 gak kambuh di tempat yg sama. Tapi pemilihan dan kadar obat untuk menghilangkan bekas hitam sebaiknya periksa ke dokter agar disesuaikan dengan tekstur kulit dan luasnya bekas hitam.

    Gigitan nyamuk atau serangga yg meninggalkan bekas hitam disebut dengan prurigo von hebra. Hal itu dikarenakan kulit yang sensitif sehingga mudah alergi oleh gigitan nyamuk ato serangga yang lain.
    Obatnya sama dengan eksim.

    Tentang program kehamilan biasanya akan ditangani oleh dokter ahli kandungan dan dokter ahli andrologi…. Keduanya banyak bertebaran di Surabaya.
    Untuk dokter kandungan silahkan ke dokter Heru atau dokter Adityawarman atau yg lain … (maaf, tempat prakteknya lupa). Adapun untuk pemeriksaan suami dapat ke poli Andrologi RSU Dr. Sutomo.
    Trims … Wassalamu’alaikum.

  29. 30 rina Desember 2, 2009 pukul 12:25 am

    waduh cak makasih banyak ya…. oh ya mau nanya lagi cak, yang baik yang mana ya, ke poli andrologi dulu, atau tes sperma dulu baru ke poli, makasih atas jawabannya.

  30. 31 cakmoki Desember 2, 2009 pukul 2:49 am

    @ rina:
    Langkah pertama ke DSOG berdua dengan suami. Ntar biasanya DSOG akan menyarankan ke Poli Andrologi untuk suami. Selanjutnya dokter ahli andrologi akan memutuskan jenis pemeriksaan untuk suami (analisa sperma dan pemeriksan penunjang lainnya berdasarkan pertimbangan dokter ahli andrologi).
    Makasih

  31. 32 msyustiandri Januari 17, 2010 pukul 5:37 pm

    Cak, ak mau tnya.. Kira2, dua hari yg lalu tiba2 muncul semacam bentol.. Ternyata, setelah saya liat kondisinya seperti cir2 eksim yg cak moki tulis di atas.. Yang ingin saya tanya, kok bisa ya cak timbul di wajah?.. Karena, sebelumnya saya ga pernah ada eksim di wajah cak.. Kenapa ya?.. Lalu, ada juga timbul eksim di dagu.. Sekarang, saya pakai inerson salep.. Kira2, sembuh atau hilangnya berapa lama ya cak?.. Terimakasih banyak sebelumnya cak..

  32. 33 cakmoki Januari 18, 2010 pukul 3:34 am

    @ msyustiandri:
    Bisa jadi benar, namun belum tentu eksim mengingat gambaran atau diskripsi dalam bentuk tulisan gak mesti sama dengan penampakan asli gangguan kulit.
    Untuk memastikannya perlu diperiksakan ke dokter atau setidaknya melalui foto. Kalo berkenan silahkan kirim fotonya via email di bawah ini:
    cakmoki20006 [at] yahoo [dot] com

    Andai benar eksim atau sejenisnya (dermatitis alergika), biasanya sembuh sekitar seminggu dengan salep tersebut.
    Adapun untuk meredakan gatalnya (jika gatal), dapat menggunakan antihistamin misalnya Loratadine 10 mg diminum 1×1 saat gatal.
    Moga segera pulih kembali.
    Trims

  33. 34 msyustiandri Januari 18, 2010 pukul 10:34 am

    Terimakasih y cak moki..

  34. 35 cakmoki Januari 19, 2010 pukul 4:07 am

    @ msyustriandri:
    Sama-sama, Mbak… makasih juga telah berbagi

  35. 36 Putro Januari 19, 2010 pukul 11:30 am

    Ass. Wr. Wb.
    Salam kenal Cak.
    Langsung aja ya Cak, apakah ada penyakit dalam yg menyebabkan kulit menjadi alergi? Kalau ada, apa sajakah penyakit dlm tsb?
    Terimakasih Cak.
    Wassalam.

  36. 37 cakmoki Januari 20, 2010 pukul 2:02 am

    @ Putro:
    Assalamu’alaikum…
    Hingga kini, penyebab .alergi kulit belum diketahui secara pasti. Namun para ahli berpendapat bahwa beberapa penyakit infeksi diduga sebagai pemicu (trigger factor) timbulnya reaksi alergi pada kulit, yakni penyakit-2 infeksi yang disebabkan oleh kuman, jamur, virus dan parasit. Hanya saja, jenis mikro-organisme penyebab infeksi yang berhubungan dengan “faktor penyebab” atau pemicu alergi tidak diuraikan secara rinci. Sebagian yang disebutkan di referensi diantaranya: infeksi HIV, infeksi usus oleh cacing, beberapa jenis infeksi jamur dan semua jenis penyakit yang menimbulkan gangguan pada sistem imunologis.
    Nah, mengingat begitu beragamnya hipotesa dan silang pendapat para ahli, tak perlu heran jika kita menjumpai pelbagai jenis penyakit sebagai pemicu alergi kulit yang ditulis oleh para ahli.
    Mohon maaf, saya tidak menguraikannya satu persatuu pada halaman ini dan belum menulis artikel lengkap tentang alergi.
    Terimaksih.
    wassalam

  37. 38 Jo Nathan Februari 5, 2010 pukul 12:16 pm

    Terima Kasih atas jawaban dokter pada artikel mengenai biduran.

    Jawaban dokter no 7 adalah

    7) Ya, bisa dikendalikan agar jarang kambuh, seperti halnya asma.

    Pertanyaan saya, bagaimana caranya mencegah atau mengendalikannya agar jarang kambuh? Karena saya sudah menghindari semua makanan (saya hanya makan sayur, tahu, tempe, sapi; bahkan vitsin, msg, dan terasi saya sama sekali tidak makan), tapi masih saja tetap kambuh.

    Apa bisa dok, seandainya saya tetap berhubungan dengan faktor pencetus alergen (baik makanan, maupun kondisi lingkungan), kemudian jika kulit saya mulai muncul bentol merah atau terasa gatal, segera saya minum obat interhistin dan somerol untuk mencegah agar tidak sampai kambuh sampai kronis.

    Cukup interhistin saja atau somerol saja atau keduanya untuk mencegah agar eksim saya tidak sampai kronis?

    Apa benar dok mengonsumsi tokek dapt meneymbuhkan sakit kulit? Saya sudah pernah mengonsumsinya tapi tetap saja eksim saya kambuh, padahal beberapa orang yang saya jumpai dan pernah mengonsumsi tokek katanya sembuh.

    Lalu, apa perlu saya mandi air belerang (di kawasan gunung berapi)? Waktu eksim saya kronis, saya mandi sabun hijau akibatnya kulit saya jadi kering, kasar, dan menebal. Saya baca kandungan sabun hijau salah satunya adalah sulfur (belerang).

    Apa bisa mandi air laut dapat menghilangkan sakit eksim.

    Ditunggu jawaban dari dokter.

    Terima Kasih

  38. 39 cakmoki Februari 5, 2010 pukul 5:44 pm

    @ jo Nathan:
    Berikut ini copy paste bab pencegahan pada artikel di atas.

    PENCEGAHAN KEKAMBUHAN

    Untuk mencegah kekambuhan eksim, silahkan ikuti tips berikut ini:

    Mengenali dan menghindari paparan faktor pencetus (alergen). Upaya ini tidak mudah lantaran beragamnya faktor pemicu yang sulit untuk dikenali dan kalaupun dikenali kadang sulit dihindari.

    Menjaga agar kulit tetap lembab. Jika perlu menggunakan pelembab setelah mandi sesuai saran dokter yang merawat.

    Menggunakan pakaian kering dan sedapat mungkin menggunakan pakaian berbahan katun.

    Menghindari perubahan suhu ekstrim mendadak. (terlalu panas yang menimbulkan banyak keringat ataupun terlalu lembab)

    Menghindari pemakaian deterjen atau sabun cuci yang dapat memicu kambuhnya eksim.

    Mengenali dan menghindari makanan tertentu yang mungkin menjadi pemicu kekambuhan eksim, setelah mengkonsumsinya.

    Berupaya menghindari stress.

    Sedapat mungkin menghindari faktor-faktor lingkungan lain yang diduga memicu kekambuhan eksim, misalnya debu rumah, tepungsari, serbuk bunga, bulu binatang dan lain-lain.

    Masalahnya, mengenali alergen tidaklah mudah. Kalaupun bisa dikenali, kadang tidak mudah untuk menghindarinya, misalnya jika dipicu oleh stress dan faktor lingkungan. Makanan hanya salah satu kemungkinan faktor pencetus. Jika menghindari makanan masih tetap kambuh, berarti faktor pemicunya bukan makanan. Untuk itu tidak perlu lagi menghindari makanan tertentu.

    Langkah yg dilakukan selama udah benar, yakni segera minum interhistin saja dan somerol saat mulai gatal.

    Tokek, mandi belerang dan mandi air laut tidak menyembuhkan. Itu hanya katanya dan katanya yang tidak pernah ada bukti konkretnya.

    Makasih

  39. 40 Jo Nathan Februari 6, 2010 pukul 3:33 pm

    Terima Kasih atas jawabannya dok.

  40. 41 cakmoki Februari 7, 2010 pukul 12:57 am

    @ Jo Nathan:
    Sama-sama. Terimakasih juga telah berbagi.

  41. 42 disti Maret 23, 2010 pukul 9:53 pm

    Ass wr. wb.
    salam kenal cak.
    Saya ingin mencoba berbagi dengan pengalaman saya..
    saya sekarang berumur 23 tahun dan sudah menderita eksim hampir seumur hidup saya. eksim di tubuh saya menyebar di seluruh kaki kanan dan kiri, di paha kanan dan kiri, dan di tangan kanan dan kiri. jadi bisa dibilang hampir 60% kulit tubuh saya ditutupi oleh eksim,hehe.. di awal masa pubertas saya, saya mulai stress karena penyakit ini. saya mengalami stress tingkat tinggi yang membuat keperayaan diri saya benar-benar DROP. mulai dari obat hingga makanan apapun saya coba untuk dapat menyembuhkannya. tetapi, hasilnya tidak signifikan. minggu pertama saja mulai baik, tetapi selanjutnya makin ‘buas’. setiap malam badan dan kulit rasanya panaasss sekali,jadi ingin menggaruk. saya sudah tidak tahu lagi harus apa, ditambah lagi eksim saya makin menjadi-jadi, makin tebal, berair, dan bernanah.. mulai dari obat dokter,herbal,hingga obat ‘baca-bacaan dari ustad’ ;p tampaknya semuanya tidak memberikan perubahan yang berarti. pada akhirnya saya pasrah.
    Di awal umur 20 tahun saya baru benar2 mencari informasi sendiri tentang penyakit ini, memang agak telat, tapi informasi tersebut benar-benar membuka mata saya. saya mulai mempelajari tentang penyakit ini, apa saja jenisnya, bagaimana menanganinya, apa yang boleh dan apa yang tidak. saya berusaha menjalaninnya. diluar obat dan krim dari dokter, saya mulai makan makanan yang tidak menimbulkan alergi pada kulit saya, berusaha untuk tetap bersih, harus dan wajib menjaga kelembaban kulit, dan satu hal yang pasti, TIDAK BOLEH STRES..
    saya coba menjalani itu semua perlahan-lahan,berusaha untuk menerima keadaan dengan tidak stress, dan ditambah dengan doa, pada akhirnya kini Alhamdulillah eksim saya sembuh, dalam artian tidak gatal, kulit tidak tebal apalagi berair dan bernanah.
    Kini yang tersisa hanya sisa flek hitam di seluruh kaki,paha dan tangan saya.
    jadi cak, saya sekalian ingin bertanya, bagaimana cara menghilangkan flek hitam tersebut?karena sepertinya warna hitamnya tidak berkurang..
    terimakasih atas jawabannya dan kesempatan saya untuk dapat berbagi,cak..

  42. 43 cakmoki Maret 24, 2010 pukul 2:04 pm

    @ disti:
    Assalamu’alaikum…
    Salam kenal…
    Makasih, share ini sangat berguna bagi penderita eksim yang lain…
    Obat yang lazim digunakan untuk meminimalisir bekas hitam diantaranya: krim melanox 2%, dioleskan sekali pada malam hari, dan krim parasol, dioleskan sekali sehari pada pagi hari, 30 menit sebelum terpapar sinar matahari, untuk mencegah paparan sinar UV.
    Pengobatan untuk meminimalisir bekas hitam memerlukan waktu berminggu-minggu, untuk itu diperlukan kesabaran.

    Namun, agar mendapatkan obta yg lebih tepat, seyogyanya periksa ke dokter kulit.

    Terimakasih

  43. 44 WeNG Juni 2, 2010 pukul 5:10 am

    salam kenal cak..
    Blog informasi kesehatan anda sangat bermanfaat.
    Oh ya mau sharing pengalaman seputar eksim nih, saya memang punya riwayat alergi dari nenek, alergi terutama protein hewani khusunya udang, kepiting, dkk.

    Waktu kecil kalau badan kurang fit, biasanya sering timbul biduran / urtikaria. Cukup diobati dengan antihistamin (incidal, CTM) sudah beres.

    Beranjak remaja (sekitar SMP) malah semakin memburuk, bukan biduran lagi yang muncul kalau lagi kumat alerginya malah eksim yang berair dan gatal. CTM dan Incidal kurang manjur.

    Sampai saat ini usia saya menginjak 23 tahun, hampir setiap tahun sekali menjelang pancaroba (perubahan musim hujan ke musim kemarau) selalu timbul eksim, di bagian tubuh yang berbeda.

    Nah, dari riwayat alergi saya diatas, saya ingin bertanya nih. apa obat oral maupun topikal yang ringan namun cukup efektif untuk mengatasi eksim yang menjadi siklus tahunan saya?

    Selama ini saya menggunakan inclarin dan enkacort, apakah sudah cukup dan untuk incalrin apakah boleh diminum untuk jangka waktu yang lama atau berapa lama umumnya obat oral diminum?

    Terima kasih sebelumnya..

    ijin copy linknya ke blog saya yo cak..

  44. 45 cakmoki Juni 2, 2010 pukul 1:55 pm

    @ WeNG:
    Salam kenal…
    Obatnya udah bener, yakni obat oral inclarin (antihistamin) dan obat topikal Enkacort (steroid).
    Inclarin aman digunakan jangka panjang. Lagipula makainya hanya saat kambuh saja.

    Monggo dipersilahkan kalau mau copy :)
    Makasih sharingnya.

  45. 46 Princess Juni 12, 2010 pukul 12:59 pm

    D telapak tangan n kaki aku muncul bintik2 kecil sktr 1-2 mm yg berisi cairan bening n rasany gateeeel bgt..
    Itu eksim bukan cak?
    Tp ak bingung alergi apa krn slm ini makan apa aj ga knp2..
    2th lalu ak prnh ky gni jg wkt sering bulak-balik puncak jkrt..ap ak alergi dingin?tp stiap hr d kntr kn pk ac n ga knp2..trus knp stlh 2th br kmbuh lg y?
    Thx y..

  46. 47 cakmoki Juni 12, 2010 pukul 1:53 pm

    @ Princess:
    Untuk mengetahui jenis penyakit kulit harus dilihat oleh dokter secara langsung dengan menilai efloresensi (penampakan kelainan kulit), atau setidaknya melalui foto. Untuk itu, jika berkenan mohon kirim foto gangguan kulit tersebut melalui email.
    Alamat email:
    cakmoki2006 [at] yahoo [dot] com
    Saya tunggu.
    Terimakasih

  47. 48 Princess Juni 14, 2010 pukul 3:08 pm

    Yaa potony ga jelas cak..
    Nti ak krm klo dah dpt angle yg bgus.,
    Tp dh 3hr ak pk inerson,sbgian bintik beningny brbh wrn jd agak kuning jernih..knp y?
    Thx infony y cak
    ^_^

  48. 49 cakmoki Juni 15, 2010 pukul 11:46 am

    @ Princess:
    Saya tunggu fotonya :)
    Ntar kalo dah liat fotonya, barulah saya bisa komentar. Tanpa melihat, saya ga bisa menduga-duga berubahnya warna bintik tersebut.
    Makasih

  49. 50 yati Juli 28, 2010 pukul 9:57 am

    cak moki,

    saya punya bayi umur 8 bulan yang kata dr ada eczema
    di tangan ada bulat bulat merah yang susah sekali hilangnya apalagi bayi saya lagi suka merayap “merangkak tapi perut di ama lengan di lantai”.
    di punggung bintik bintik merah, di lipatan belakang kaki (dengkul) ada bulatan hitam bekas gatal, di lipatan kaki bawah (tumit) kering .
    bayi saya masih ASI,dan saya minum susu soya , tidak makan sea food. telur dan ayam masih makan itupun sedikit dan jarang sekali.
    saya sudah pakaikan pelembab, dan hidrocortison di tampat merah. tapi kulit jadi kering, kerut dan tipis. menurut yg saya baca di internet hidrocortison mengandung steroid yg bs menipiskan kulit dan memperburuk eczema kalo di pakai terus2 san.
    saya coba pakai ezzera cream yg katanya non steroid tapi bulatan itu makin merah.
    “cream apa yang sesuai untuk bayi eczema yg non steroid dan manjur utk bayi saya?”,..karena saya udah puyeng ,..tolong cak moki kasian ngeliat bayi saya garuk2 terus sampai badan luka kena kukunya ..ngeliat kulit yang merah merah …kasian banget bayiku..
    terima kasih cak moki

  50. 51 cakmoki Juli 28, 2010 pukul 4:00 pm

    @ yati:
    Kalo bener eczema … obatnya pake steroid…. gak perlu terlalu khawatir efek samping obat yg ditulis di internet… sejauh sesuai indikasi, gak papa… kalo gak pake steroid gak bisa sembuh…sedangkan pake steroid aja masih gampang kambuh, terutama jika kena gesekan…

    Eczema pada balita gak perlu dihubungkan dengan makanan…sea food, dll… ingat ilmu gizi dasar : 4 sehat 5 sempurna… tuh kan… Lagipula, eczema kebanyakan dipicu oleh gesekan, bulu binatang, debu rumah, cuaca panas berkeringat, dll…dll…bukan karena susu or makanan bergizi… bukankah balita perlu makanan bergizi seperti telor, seafood, susu, dan sejenisnya ?

    Untuk mengetahui jenis penyakit kulit harus dilihat atau setidaknya melalui foto. Untuk itu, kalo berkenan silahkan kirim fotonya via email agar dapat diketahui jenis penyakitnya dan direkomendasikan obat yg tepat.
    Alamat email:
    cakmoki2006 [at] yahoo [dot] com
    Trims

  51. 52 yati Juli 29, 2010 pukul 4:20 pm

    terima kasih cak moki,nanti saya kirim foto kulit bayi saya

  52. 53 cakmoki Juli 30, 2010 pukul 12:45 am

    @ yati:
    ok…saya tunggu yaaa….

  53. 54 ratisa Juli 30, 2010 pukul 1:30 am

    cak,,,,gatal2ku ini(2 thnan) awalnya divonis alergi,,,,tp trkhr prksa (ganti2 dokter) katanya psoriasis,,,,apa itu tptnya psoroasis,,knp wkt googling malah dpt byk info ttg kaitan psoriasis dgn ketidakberesan di slh 1 atau bbrp organ dalam kita,, bisa sembuhkah???tolong cak,,,jd ketakutan sdr nih,,,

  54. 55 cakmoki Juli 30, 2010 pukul 1:41 am

    @ ratisa:
    kalo bener psoriasis, sebab pastinya hingga kini belum diketahui.
    Bukan karena ada organ yg gak beres…. Yg pasti, tidak bahaya … hanya saja suka kambuh.
    Selengkapnya tentang psoriasis, silahkan baca artikelnya di blog ini berjudul: Sekilas Psoriasis, pada link berikut:

    http://cakmoki86.wordpress.com/2008/12/18/sekilas-psoriasis/

    Di artikel tersebut tertulis beberapa faktor pemicunya, silahkan baca pelan-pelan yaaaa… dan baca juga diskusinya, supaya gak stress :)
    Makasih

  55. 56 Danang Wibowo Agustus 3, 2010 pukul 3:22 am

    Alhamdulilah sy dpt info ini cak, tp knapa diagnosa sy ol dokter kok jamur ya cak, pdhal ciri2 sama bgt dgn artikel cak, yakni warna kehitaman memerah pd pangkal paha kiri kanan dan selalu kambuh jika sy stress. yg sy tanyakan kok merembet ke maaf buah zakar sy cak, kulitnya menebal dan sangat gatal, apabila panas pada pngkal paha kulit buah zakar sY pun mulai gatal dan ketika sy garuk seperti rontok serpihan pd kulit, so apakah pd buah zakar trsebut akibat dr pangkal paha sy ya cak, mhon bntuan jawaban dan sy doakan cak sehat selalu… trims

  56. 57 cakmoki Agustus 3, 2010 pukul 12:58 pm

    @ Danang Wibowo:
    Kadang gambaran yang tertulis di artikel tidak sama dengan kenyataan. Bagi dokter, tentu pemeriksaan langsung lebih sahih ketimbang tulisan. Jik aingin memastikan penyakit tersebut jamur atao eksim, silahkan kirim fotonya via email (kalau berkenan).
    Alamat email:
    cakmoki2006 [at] yahoo [dot] com

    Gangguan kulit pada buah zakar tersbut bisa karena penyebaran dari paha , mengingat area di situ lembab dna saling bersentuhan.
    Trims

  57. 58 Wahyu Agustus 3, 2010 pukul 6:16 pm

    Ass. Dok
    Udah sekitar 1 th lalu sy dpt tanda hitam & gatal di sekitar sendi kaki kiri belakang & di leher kiri belakang jg. Gbr jelasnya sy kirim via email, mdh2an bisa dilihat & dianalisis dgn jelas.
    Sy blm yakin eksim ato jamur coz blm periksa k dokter. Klo yg di leher sih agak mendingan cm nyisain itemnya (tiap mandi pk sabun sulfur). Tp klo d kaki, klo digaruk makin gatal makin enak garuknya dan lama2 berair deh. Oya, sy tdk punya riwayat alergi makanan (semua masuk, kcuali racun he2x…).
    Mohon advis dokter, obat jenis apa yg cocok, baik oral maupun topical (hydrocortison, ketoconazole, betason, ato apa?). Dosis, efek samping & pantangannya gmn ?
    Atas reply & penjelasannya, thx ya. Wass.

  58. 59 cakmoki Agustus 4, 2010 pukul 12:35 am

    @ Wahyu:
    ok, maksih fotonya … besok akan saya cek ya

  59. 60 Agung September 14, 2010 pukul 1:58 pm

    Assalaamu’alaikum, wr. wb.
    Minal aidin wal fa’idzin, taqabalallahu minna wa minkum shiyya manna wa shiyya makum. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah Dokter, terutama buat sharing2 ilmunya.
    Saya pernah mengalami dermatitis yang cukup parah (hingga keluar/menetes cairan bening dari kepala. Bahkan jadi bahan penelitian di RS Hasan Sadikin), mulai tahun 1988. Sembuh sekitar 4-5 tahun kemudian. Salah satu obat penyembuhnya adalah Nerisona Cream (diflucortolone valerat, chlorquinaldol). Sekarang masih ada sisa, hanya saja terpusat di paha saja. Tampak menghitam, gatal sesekali saja.
    Yang jadi masalah sekarang ini, anak saya yang masih bayi umur 4 bulan, sejak lahir mengalami sakit kulit dengan gejala yang mirip dermatitis di bagian wajah dan kepala saja. Sejauh ini belum saya obati, hanya mengandalkan metabolisme tubuhnya saja. Yang ingin saya tanyakan:
    1. Amankah jika saya memberinya salep Nerisona Cream?
    2. Di lingkungan saya, banyak yang menggunakan salep murahan China bergambar burung walet yg hanya bertuliskan Fluocinonide Cream untuk masalah kulit pada bayi, umumnya terbukti ampuh. Sekitar 2 minggu lalu, saya coba di paha saya (ex. eksim, sebelum saya coba ke anak saya) yang kebetulan lagi gatal. Ajaib, gatal langsung reda! Alhamdulillah, belum kambuh lagi hingga saya menlis ini. Adakah tanggapan dari Pak Dokter?
    Demikian pengalaman dan permasalahan saya, semoga Pak Dokter ada waktu untuk menjawabnya. Terima kasih sebelumnya.
    Wassalamu’alaikum, wr. wb.

  60. 61 cakmoki September 14, 2010 pukul 6:23 pm

    @ Agung:
    Assalamu’alaikum
    Minal aidin wal fa’idzin…Taqabbalallahu minna wa minkum taqabbal Ya Kariim…
    1) Nerisona combi aman…
    2) Fluocinolone acetonide emang salah satu steroid yg lazim digunakan untuk dermatitis, termasuk eksim. Nama dagang: Cinolon, Dermasolon, Fasolon, dll … harganya emang murah, ada yang gak sampai 10 ribu, ada yg belasan ribu. So, obat steroid untuk dermatitis bersifat individual alias cocok-cocokan.. kalo cocok dengan Fluocinolone acetonide, maka dapat menggunakan obat tersebut. Saya sendiri di praktek sering memberikan obat tersebut. Ada yang cocok, adapula yang kurang cocok… karenanya, feedback dari pasien kepada dokter diperlukan untuk keberhasilan pengonbatan.
    Makasih
    wassalam

  61. 62 Agung September 15, 2010 pukul 12:38 am

    Wow… jawaban yang cepat, singkat dan padat. Terima kasih banyak, Dok. Saya kagum, apalagi setelah lihat thread2 anda yang lain! Bagaimana seorang Dokter masih meluangkan waktu untuk mengasuh/ mengelola sebuah blog sedemikian lama dengan intens dan eksistensi tinggi secara kontinyu tanpa pamrih? Luar biasa!

    Oh ya, Dok. Keseharian saya sibuk dengan urusan komputer, bila Cak Dokter berkenan silakan berkonsultasi dengan saya jika ada permasalahan komputer. Insya Allah, sedikit ilmu saya bisa membantu Cak Dokter. PM saya di rekadata@gmail.com a/ YM di id.bongky@yahoo.com.

  62. 63 tolong dokk September 19, 2010 pukul 6:53 pm

    dok saya termesuk eksim karena sekujur tangan dan kaki saya kena bintik merah dan kalo digaruk menebal truss bagaimana penyembuhannya supaya flegnya bisa hilang,, apakah lidah buaya bisa menjadi solusinya ??? trimahkasih :)

  63. 64 cakmoki September 19, 2010 pukul 7:06 pm

    @ Agung:
    Terimakasih …. email sudah saya catat… ntar saya akan tanya-2 seputar komputer :)
    Sekali lagi , terimakasih

    @ tolong dokk:
    Untuk mengetahui jenis penyakit kulit harus dilihat atau setidaknya melalui foto. Untuk itu, kalo berkenan silahkan kirim fotonya via email agar dapat diketahui jenis penyakitnya dan direkomendasikan obat yg tepat.
    Alamat email:
    cakmoki2006 [at] yahoo [dot] com
    Trims

  64. 65 tolong dokk September 21, 2010 pukul 8:14 pm

    dok saya telah mengirim lampiran foto tangan saya yg eksim ke email dokter mohon segera ditanggapi dan diberi solusi trims

  65. 66 dde_uzzha Oktober 8, 2010 pukul 8:16 pm

    ass. q mau nnya.
    1.ak pny alergi+kna eksim. Apa kulit ku trmsuk sensitif ?
    2.alhmdllah eksimku udah smbuh. Skarng ku maw mulai ngejaga kulitku, bingung maw plih pelembab yg cocok (sarannya yaa dok..)
    Cttan:
    *Plembb.y yg mudah dcari
    *Yg sesuai umur-ku (14)
    *Sesuai sama dompet ku(aku kan masih plajar, mash klas 1sma,jadi harga plajar ia :D . Mksuddny jangan yg mahal-mahal)
    *yg trakhir q pke viva skin food
    3. Sbun yg sbaikny aku pake sbun apa ? *setau aku ktanya gak bleh pke sbun yg bhnnya trlalu keras, lifebuoy, lux bleh gak ?
    4.kalo Pake Plembab brapa kali dlm shari, apa bner kalo siang jngan pke plembab trllu tbel ?
    5.kalo trlanjur kringetan bnyak, hrus gmana ?
    6. Boleh gak pke bdak ? Bdak apa ya dok ? Aku biasa pke bedak baby ‘cussons baby’
    7. Aku pernah alergi , trus kna.nya di wajah, masih ada bekasnya warna item. Gmana ngilanginnya ? Apa krim pemutih bsa membantu ?

    Maap ia dok, nnya nya kbanyakan..

    #SalamSehat#

  66. 67 cakmoki Oktober 9, 2010 pukul 12:56 am

    @ tolong:
    udah lama saya jawab via email :)

    @ dde_uzzha:
    Wa’alaikumsalam…
    1) iya, ermasuk sensitif.
    2 & 4) Umur segitu gak perlu pelembab karena kulit masih dalam masa tumbuh kembang.
    Nunggu kalo udah 16-17 tahun aja :D
    3) Boleh pake Lifebuoy or lux.
    5) Pake saputangan :) …ato pake bedak lembut yang udah biasa dipake.. gak usah pake obat, ntar malah iritasi.
    6) Ya, boleh pake bedak tersebut.
    7) Jangan pake pemutih atau obat sejenisnya karena obat-2 semacam itu menimbulkan iritasi..terlebih masih usia 14 tahun.
    Untuk sementara dibiarin, dengan harapan bekas hitam tersebut akan memudar seiring dengan tumbuh kembang kulit.

    Makasih

  67. 68 mil Oktober 16, 2010 pukul 12:48 am

    assalammualaikum..
    mksh y dok ats info2nya..
    sya ingn tanya,saya sering memakai salep fluocinonide setiap mlm..tp bila sya tdk pakai,wajah sya terasa gatal dan timbul bintik2..apa itu dikarenakan efek samping dr salep tsb atau krn ada alergi lain krn bila sya terkena debu timbul rasa gatal?
    apa sbaikny yg harus saya lakukan?apakah memberhentikan pemakaian?tp bila tdk memakai salep itu,wajah sya keesokan paginya gatal.,

    mhn jawbannya..trmakash byk sblmnya dok

  68. 69 cakmoki Oktober 17, 2010 pukul 1:17 am

    @ mil:
    wa’alaikum salam….
    Boleh menggunakan salep tersebut kalo emang alergi..namun makainya sebaiknya tidak lebih dari 1-2 minggu secara terus menerus supaya gak timbul efek samping.
    Gatal bukan serta merta efek samping dari obat tersebut… bisa jadi karena faktor lain, misalnya debu, dll.

    Untuk mengetahui jenis penyakit kulit harus dilihat oleh dokter secara langsung dengan menilai efloresensi (penampakan kelainan kulit), atau setidaknya melalui foto. Untuk itu, jika berkenan mohon kirim foto gangguan kulit tersebut melalui email. Dengan begitu dapat diketahui penyakitnya dan dapat direkomendasikan obat yang tepat.
    Alamat email:
    cakmoki2006 [at] yahoo [dot] com

    Terimakasih

  69. 70 mil Oktober 18, 2010 pukul 10:21 am

    terimakasih byk dok ats jawbannya..
    untk sementara ini alhmdllah wajah sya tdk gatal krn memakai salep tsb,tp sya ingn tdk tergantng pd salep tsb krn takt akn ada efek samping yg doktr sampaikan..
    nanti bila ad gejala2 gatl bila sya memberhentikan pemakaian(smga saja tidak),saya krim fto nya ke dokter..
    skali lg terimakasih dok..

  70. 71 cakmoki Oktober 18, 2010 pukul 11:36 pm

    @ mil:
    ok, saya tunggu fotonya kalo pas gatal ya… moga segera pulih kembali :)

  71. 72 mil Oktober 19, 2010 pukul 9:59 am

    iya dok..terimakasih banyak..

  72. 73 novia November 6, 2010 pukul 9:05 am

    saya pny eksim waktu tuh saya pertama kali pegang kura” apa ada sangkutannya sama binatang yg tdk berbulu?
    ada gx cara agar eksim tuh bsa hilang ??

  73. 74 cakmoki November 6, 2010 pukul 5:04 pm

    @ mil:
    sama-sama

    @ novia:
    gak ada hubungannya.
    Supaya ilang diobati sebagaimana tertulis di bab pengobatan :D

  74. 75 rita diana November 22, 2010 pukul 11:58 am

    penggunaan obat eksim dalam waktu lama bahaya ga ya? cz eksim kambuhan nih,palagi lagi hamil gini.makasih..

  75. 76 cakmoki November 23, 2010 pukul 12:12 am

    @ rita diana:
    Obat eksim pada umumnya termasuk Kategori B pada kehamilan dan menyusi, yang artinya aman … lagi pula, makainya kan hanya saat kambuh.. toh makainya gak akan lebih dari sebulan… :)
    Makasih

  76. 77 Vina Desember 28, 2010 pukul 11:36 pm

    hm… saya sepertinya menderita eksim nih . kira-kira kalo diobatin, bekas eksim nya bakal hilang gak ya?

  77. 78 cakmoki Desember 29, 2010 pukul 12:03 am

    @ Vina:
    Bisa diminimalisir :)

  78. 79 marina Januari 8, 2011 pukul 2:27 am

    assalamualaikum cak moki
    alhamdulillah penyakit kulit yang dipunggung saya mulai sedikit berkurang, saya menggunakan bedak mycorine hampir satu bulan tapi belum benar2 hilang masih ada “noda2putih” awalnya saya minum obat ketoconazole 200 mg tapi saya hentikan karena saya terserang alergi dan sudah konsultasi ke dokter ternyata saya eksim. dulu saya pernah mengirimkan foto bagian kaki saya, setelah saya baca artikel mengenai eksim sedikit banyak gejala seperti yang saya derita. hitam2 dikaki saya seperti bekas eksim. karena seperti yang pernah saya utarakan saya pernah di suruh pantang makan karbonhidrat dan lain- lain, dan harus rajin2 pake lotion,, yang agak disayangkan dokter spesialis yang pernah saya temui tidak pernah secara clear menjelaskan kalo saya eksim (terima kasih cak sudah kasih info tentang eksim)
    dan skr saya merasakan eksimnya timbul lagi dan gejalanya seperti ini
    * Pada stadium kronis, eksim nampak kering, bersisik dan mengalami hiperpigmentasi (menghitam). Tak jarang eksim mengalami perubahan bentuk menjadi bintik-bintik menonjol, bahkan kadang mengalami erosi.

    Perlu dipahami bahwa gejala eksim tidak selalu runtut kayak teori di atas. Bisa jadi seseorang menderita eksim dengan gambaran bentuk stadium kronis tanpa melalui stadium sebelumnya.

    saya diberikan obat orphen berikut salep kloderma, tapi setelah sebulan belum tampak hasilnya malahan mulai menyebar ke beberapa bagian tubuh lain, seperti saran di atas kita tidak boleh stress,, hanya saja setiap gatal malah bikin saya tambah stres karena saya suka tidak nyaman kalo harus menggaruk2 apalagi kalo dikantor.
    yang ingin saya tanyakan,
    1. apakah obat yang sudah diberikan diteruskan, karena dokternya tidak pernah bilang harus berapa kali pakai salepnya dan berapa lama, apakah ada efek sampingnya?
    2. bagaimana cara menghilangkan bekas 2 hitam eksim sedikit banyak menganggu penampilan, dan butuh berapa lama pemakaian obat yang dianjurkan? karena ayah saya juga ada bekas2 hitam akibat luka, ada yang menyarankan pemakaian sabun sebamed dan nutrimois (kalo boleh tau itu apa, saya sempet googling tidak terlalu banyak info yang di dapat)
    3. selain obat2an adakah suplemen vitamin yang direkomendasikan?

    (26 th, 52 Kg, 156 cm golongan darah AB +)

    untuk jawaban dan infonya saya ucapakan terimakasih,,
    semoga bisa membantu saya dan temen2 yang punya masalah yang sama.. :)

  79. 80 marina Januari 8, 2011 pukul 2:31 am

    oh ya cak pemakaian bedak mycorinenya masih saya lanjutkan… (hanya saya tidak lagi minum obatnya)
    dan kalo boleh tau kalo kita masih terserang eksim masih boleh luluran ga???

    makasih banyak ya cak

  80. 81 cakmoki Januari 8, 2011 pukul 1:36 pm

    @ marina:
    Wa’alaikum salam,
    1) Obatnya dapat dilanjutkan… untuk obat gatalnya, lebih bagus pake Loratadine 10 mg atau Cetirizine 10 mg, diminum 1×1 saat gatal aja. Kalo orphen ngantuk… efek samping antihistamine (pereda gatal) pada umumnya ngantuk, mulut terasa kering. Sedangkan kloderma, gak papa dipake hingga beberapa minggu. Sedangkan kalo ada yg erosi, bisa diganti dengan Apolar-N atau Desolex-N agar halus kembali.

    2) Bekas hitam dapat diobati dengan melanox 2 % (dosis rendah) yg dipake saat malam hari saja, kemudian siang harinya pake krim parasol, dioleskan sekitar 30 menit sebelum terpapar sinar matahari untuk melindungi kulit…. Hanya saja, melanox 2% makainya sekitar 3 bulan setelah eksim sembuh agar kulit punya kesempatan untuk memulihkan diri secara alamiah.

    3) ga ada supleman or vitamin khusus untuk eksim.
    Boleh pake lulur saat terserang eksim sejauh tidak iritasi

    Makasih

  81. 82 Nita Januari 18, 2011 pukul 2:26 am

    Malem cak, putri tmen sy (sktr 1.5th an) pny gjala kaya eksim hampir disekujur tbuh, kulit bersisik kya keropeng, tapi gak memerah, & kdang berair. Kalo kena air n keringat jdi gatel. Sebabnya disinyalir karena alergi debu vulkanik pas merapi meletus kmarin. Tlg kasih saran salep or bedak yg paling aman n manjur ya cah. Mkasih byk..

  82. 83 cakmoki Januari 18, 2011 pukul 12:20 pm

    @ Nita:
    Untuk mengetahui jenis penyakit kulit harus dilihat atau setidaknya melalui foto. Untuk itu, kalo berkenan silahkan kirim fotonya via email agar dapat diketahui jenis penyakitnya dan direkomendasikan obat yg tepat.
    Alamat email:
    cakmoki2006 [at] yahoo [dot] com
    Trims

  83. 84 Rudy Februari 17, 2011 pukul 9:55 am

    Met pagi cak dokter, mau ikut nanya nich, istri saya bulan desember kemarin baru melahirkan, dan sekarang sedang menyusui.
    Sudah hampir 3 minggu gatal-gatal, awalnya dibagian punggung, lalu ke dokter kulit dan divonis kena eksim.
    Sudah diberi salep sembuh, tapi gatal-gatalnya timbul lagi dan bertambah banyak dibagian kaki dan tangan.
    Yang mau saya tanyakan,
    1. bagaimana cara mengatasi eksim itu tanpa mempengaruhi kegiatan menyusui ?
    2. Body lotion merk apa yah yang bagus untuk eksim ?
    3. Bener ga kata orang tua kalau bisa sembuh dengan makan daging ular atau berendam belerang ?
    Makasih cak.

  84. 85 Rudy Februari 17, 2011 pukul 10:05 am

    o yah cak, untuk lebih jelasnya saya kirimin fotonya.
    Makasih.

  85. 86 cakmoki Februari 17, 2011 pukul 12:51 pm

    @ Rudy:
    Ok, saya tunggu fotonya… jawaban akan saya kirim via email setelah melihat fotonya.
    Makasih

  86. 87 rudy Februari 18, 2011 pukul 9:41 am

    met pagi. kemarin fotonya sudah saya kirim cak, sekitar jam 10.
    makasih.

  87. 88 cakmoki Februari 18, 2011 pukul 3:13 pm

    @ rudy:
    Met sore… udah saya jawab semuanya via email … silahkan cek :)
    makasih telah sabar menunggu

  88. 89 april Februari 28, 2011 pukul 12:14 am

    Kalo yang dselangkangan gitu gimana yah cara ilanginnya ? Bekas itemnya , n kadang muncul lagi gatalnya…

  89. 90 cakmoki Februari 28, 2011 pukul 4:01 am

    @ april:
    Bekasnya bisa diminimalisir, tapi harus benar-benar sudah sembuh..kalo masih gatal sebaiknyajangan buru-2 dioabti dengan obat untuk meminimalsir bekas item, soalnya berpotensi iritasi.

  90. 91 marina Februari 28, 2011 pukul 9:06 pm

    assalamualaikum, mengulangi pertanyaan april,, gimana ngilanginya maksudnya pake apa cak yang untuk diselangkangan yang aman digunakan.. terus untuk pemakaian melanox amannya dipakai berapa lama? kalo bekas hitamnya masih membandel apa diteruskan saja sampai warnanya merata, sekarang saya sudah masuk dua bulan pemakaian melanox forte karena katanya kalo dengan kandungan hydroquinon(maaf kalo salah pengucapan)itu tidak bagus dipakai terlalu lama, kemaren temen menawarkan produk yesta whitening cak? menurut cak kandungan produknya bisa menghilangkan bekas hitam ga dan amankah utnuk pemakaiannya? karena saya lagi program untuk hamil cak. mohon jawab via email ya cak (ulfah_astari@yahoo.fr)

    makasih banyak ya cak,, oh ya cak kalo ke palembang jangan lupa mampir :)

  91. 92 cakmoki Februari 28, 2011 pukul 11:25 pm

    @ marina:
    Wa’alaikum salam,
    ok ok ok …. boleh pake melanox 2% (dosis rendah) .. makainya hanya malam hari.. batas yang dianjurkan 4-6 minggu agar tidak terjadi iritasi.
    Kalo bisa jangan pake yang Forte, kecuali kalo emang bener-2 gak menimbulkan iritasi.
    Gak perlu sampai warnanya sama dengan kulit sekitarnya, soalnya kulit selangkangan normalnya emang lebih gelap dari sekitarnya. walaupun yang kulitnya putih, tetep aja selangkangannya gelap :D
    Untuk produk yang lain, saya gak bisa komentar kalo ptoduk-2 tersebut tidak menyertakan kandungannya secara terbuka.

    Makasih :)
    Wassalam

  92. 93 marina Maret 2, 2011 pukul 2:48 am

    makasih ya cak atas infonya :)

  93. 94 cakmoki Maret 2, 2011 pukul 5:33 pm

    @ marina:
    sama-sama…maksih juga telah berbagi :)

  94. 95 hardianto Maret 15, 2011 pukul 5:50 am

    Bismillah.
    Pangkal paha saya, terutama bagian kanan.
    Rasanya sangaaaat teraaamat gatal kalo lagi kambuh, tepatnya saat beraktifitas dan berkeringat.

    Saya sudah mengalami ini sejak kelas 3 SMP dan sekarang saya kuliah semester 2. Selama ini saya hanya menggunakan salep MECANOZOLE tapi hanya membuat gatalnya berhenti sementara dan meninggalkan Ruam Hitam di paha saya (untungx sih cuma di paha, jdi ga’ keliatan :-$ ). Dan sekarang kambuh lagi, gatal dan berAIR.

    Pertanyaan saya,
    ADAKAH OBAT YANG LEBIH MANJUR dan buat ngapus tu noda hitam di paha tp harganya tetep pas di kantong (maklum…he..he.. ;-p..).
    Oy, skalian sebutin nama produknya ya.. Soalx ane bingung kalo cuma tau kandungan Obatnya.

    Pertanyaan ke2
    Kepala saya sering sakit, kalo beranjak dari tempat gelap ke tempat terang secara tiba2(dan sebaliknya) pengelihatan saya sering GELAP dan terkadang saya jatuh (badan saya tidak seimbang). Sbg refrensi, Berat badan 52Kg, tinggi 170, tekanan darah 70/100 (terakhir cek sebulan lalu) umur menjelang 19 thn.

    Trims, maaf banyak nanya…
    Oy, izin Copy-paste semua artikelnya yah..
    Soalnya saya lagi buka blog , juga membahas ttg kesehatan.
    Saya akan menyertakan alamat situs blog cakmoki sebagai sumber.

    Trims Lagi ;-D

  95. 96 Lisa Maret 26, 2011 pukul 10:03 am

    Askum..
    Dok,mau nanya..
    Kl salep ‘apolar desonide’ cocok ,boleh atau bahaya nggak sbnarnya untuk pipi bayi umur 2bln yg terkena dermatitis.
    Mohon petunjuknya dok.trims

  96. 97 cakmoki Maret 26, 2011 pukul 2:08 pm

    @ hardianto:
    Maaf, kelewatan :)
    1) Meminimalisir bekas hitam dengan: Krim melanox 2%, dioleskan sekali sehari pada malam hari saja selama 4- minggu.
    namun, obt ini hanya dapat digunakan setelah penyakit primernya bener-bener sembuh

    2) Keluhan tersebut termasuk vertigo, yakni keluhan brasaa melayang, mo jatuh , ll akibat perubahan posisi atau perubahan dari tempat gelap ke tempat terang. Termasuk karena berlama-lama di depan komputer. Keluhan tsb ga ada hubngannya dengan BB dan tensi.
    Selengkapnya tentang vertigo, silahkan baca artikelnya di blog ini pada link berikut:

    http://cakmoki86.wordpress.com/2007/03/04/lagi-vertigo-bumi-serasa-berputar/

    Ok, silahkan copy-paste.
    makasih

    @ Lisa:
    wa’alaikum salam, wr, wb,
    Gak bahaya .. toh makainya hanya insidental aja
    Makasih
    Wassalam

  97. 98 Lisa Maret 26, 2011 pukul 8:37 pm

    Iya dok,bayi saya(2bln) mndrita dermatitis di pipi.udh 1mggu ini sy beri apolar 3xsehari.tp belum sembuh2 jg.mungkin pemicunya tetesan asi.(skrg tiap hbis menyusui,sy lap dengan kapas diberi sedikit air)maksimal pemakaian berapa lama dan maksimal sehari berapa kali dok?.krna tiap habis menyusui di lap dngan kapas basah.

  98. 99 Lisa Maret 26, 2011 pukul 8:42 pm

    Nyambung dok(lupa)
    kalau habis diberi salep,kelihatan membaik(tdk smbuh total).tp kl udh lama.dan biasanya mulai dr jm 4 fajar dia mulai gelisah dan terus menggaruk2(mskipun sdh sy coba cegah dan jd nya skrg sy beri sarung tgn biar ga luka).kl sdh begitu parah lg,merah dan sesekali berair.begitu terus berulang.saya smpe kasihan lihatnya,tdrnya pun jd ga nyenyak.tlg dok,apa yg harus sy lakukan supaya cepat smbuh.terima kasih

  99. 100 cakmoki Maret 27, 2011 pukul 2:01 pm

    @ Lisa:
    Gini aja …
    Untuk mengetahui jenis penyakit kulit harus dilihat oleh dokter secara langsung dengan menilai efloresensi (penampakan kelainan kulit), atau setidaknya melalui foto. Untuk itu, jika berkenan mohon kirim foto gangguan kulit tersebut melalui email. Dengan begitu dapat diketahui penyakitnya dan dapat direkomendasikan obat yang tepat.
    Alamat email:
    cakmoki2006 [at] yahoo [dot] com
    Saya tunggu.
    Terimakasih

  100. 101 Lisa Maret 27, 2011 pukul 4:04 pm

    Iya dok,saya usahakan kirim foto.saya sdh ke DSA tgl 18.diberi apolar dan puyer 3×1.tp ga bnyk infrmasi&pnjelasn yg sy dpt.kami cuma diberi kesempatan sekitar 3mnit di r.praktek(krn yg antri diluar msih panjang).ilustrasi:dr buka praktek jm 8,sy dpt antrian no 35 dan masuk r.praktek jm 10.pokoknya ank ibu kena dermatitis.ini sy kasih obatnya(buat dikepala jg).pertemuan yg sngt singkat tanpa sy bs mncegah krn antrian berikut udh dipanggil ke dlm

  101. 102 Lisa Maret 27, 2011 pukul 4:12 pm

    Awalnya DSA cuma bilg kl ank sy alergi(tdk mnjelaskan scra terbuka).dan dlm hal ini ibunya yg salah mkn(krn sy beri asi eksklusif tanpa sufor).*hiks..hiks.. Sedih sy dengarnya dok ;(*
    dan sy lgsung DIFONIS tdk boleh mkn telur,kacang2an dan ikan laut(berbeda sekali dgn pnjelasan artikel diatas).pdhl sy tdk pnya riwayat alergi telur,dan keluarga kami termasuk panggemar telur.terakhir baru sy tny,apa ini termasuk eksim/dermatitis dok?(krn mlm sblum ke dr saya mncoba pelajari artikel ini dan pnyakit kulit lainnya).baru DSA bilg iya,dermatitis(tanpa penjelasan lbih lanjut)

  102. 103 Lisa Maret 27, 2011 pukul 4:40 pm

    Maaf terputus2.dgn tdk mengurangi rs hormat sy.krna saya buka via hp dan smbil disela2 mengasuh si kecil(harap maklum ya dok).obat puyer tdk sy beri ke ank sy.krna selain akn sulit mmberikannya,sy jg tdk tahu apa isi di dlmnya.sy sdh coba tnya ke apoteker,apa ada antihistamin(mksud sy pereda gatal,,maaf kl salah).jwbna cuma obat alergi.

  103. 104 Lisa Maret 27, 2011 pukul 4:46 pm

    Selain itu,saya jg tdk diberi kesempatan untuk melihat apa yg tertulis di resep.krna resep dr tgn DSA lgsung dibw sang asisten ke kasir yg merangkap sbgai apoteker.sy jg sempat meminta copy resep,tp tdk dikasih.begitu sampai rmh,sy mau bc kontra indikasi dr salep.ternyata krtas putih yg biasanya ada kontra indikasi dan petunjuk lainnya ternyata tdk ada jg.jd yg di dpt cuma salep dan kotak yg sudah ditampat kertas bertuliskan nama apotik,apoteker,dan ‘salep kulit’…
    Emmm.. Berbeda bgt ama tulisan cak dkter ttg tata cara penamaan fungsi obat

  104. 105 karina Maret 27, 2011 pukul 4:54 pm

    Assalamualaikum Cak..
    Sy sudah mengidap eksim 4th, eksim berdiam dikulit sy sejak sy umur 20th, dan akhir-akhir ini sering kambuh dan tambah menyiksa.sy mendapatkan penyakit ini karena sering digigit nyamuk dan sampai sekarang sy menulis ini kulit sy sangat sensitive apabila digigit nyamuk,serangga dan sejenisnya, yang akhirnya gigitan tsb berpotensi eksim. sy dulu menggunakan obat topical Calcinol N, itu sy tahu dari teman saya, tapi jadi ketergantungan dan tetap saja eksim tumbuh dan berkembang dibagian kulit lain yang belum terserang, terutama tangan, kaki, dan punggung. Sy memutuskan untuk ke dokter kulit, namun dokter hanya memberitahukan nama penyakit yang sy derita,eksim kering, memberikan obat topical dan oral tanpa memberikan keterangan apapun mengenai kandungan obat tersebut. Dokter bilang penyakit ini tidak akan kambuh lagi, tp ternyata salah, eksim ini dengan leluasa menempel dikulit sy setelah beberapa bulan kemudian. atas saran om sy yang sedikit tau tentang dunia medis, sy dianjurkan untuk memakai obat oral dgn merk dagang nizoral 200 mg, baru tiga hari sy menggunakan obat tsb, namun efeknya bertambah gatal. Selama ini sy belum berhasil menemukan factor pencetus alergen penyebab eksim yg menyerang sy, namun begitu sy tetap hati-hati dgn makanan ataupun sabun yg sy gunakan. Cak, apa nizoral tepat dan benar digunakan utk eksim? Obat apakah yg sebenarnya hrs sy gunakan spya eksim tdk kambuh lg? apakah benar pemakaian amoxcillin memotensi berkembangnya eksim?.
    Terimakasih sebelumnya,

  105. 106 Lisa Maret 27, 2011 pukul 4:58 pm

    Maaf dok,jd kepanjangan.saya tdk bermaksud menjelekkan seeorang(makanya sy tdk menulis nama).sy tahu(stelah beberapa artikel2 dokter yg sy baca)kl dr cukup bijaksana dlm menyingkapi berbagai hal.dan sy jg sadar kl blognya cak dr banyak di liat oleh dr dan tenaga medis lainnya.cuma itulah yg kenyataanny.dan sy cuma ingin berbagi,semoga tdk ada lg seperti yg saya alami.dan saya kapok tuk kembali ke DSA itu lg,dan saya mohon bantuan, dan saran dr cak dokter(foto menyusul).sekali lagi maaf dan terima kasih bnyk dok.maaf kepanjangan..

  106. 107 Lisa Maret 29, 2011 pukul 1:33 pm

    Assalam mu’alaikum wr.wb
    cak,saya sudah(baru) kirim foto ke email cak dokter.
    Mohon petunjuk selanjutnya dok.terima kasih

  107. 108 Hindar Maret 30, 2011 pukul 9:04 am

    Cak, ijin kopas ya, agar bermanfaat bagi teman saya yang kena eksim.

    Salam,

    Hndar

  108. 109 Lisa Maret 31, 2011 pukul 1:26 am

    Ass.wr.wb
    dok,apa foto bayi saya sdh sampai?mksud sy,apa dokter udh smpat lihat foto bayi saya dok?soalnya 2hr ini keadaanna tak kunjung membaik dok,meskipun salep apolarnya tetap diberikan seperti biasa.mohon bantuannya dok.terima kasih

  109. 110 cakmoki April 3, 2011 pukul 7:50 pm

    @ Lisa:
    wa’alaikum salam, wr, wb,
    Maaf kelewatan :D
    Makasih telah menyampaikan uneg-2 nya …. tentu ini sangat bermanfaat bagi kami para dokter, khususnya bagi saya untuk selalu memperbaiki pelayanan medis, termasuk informasi yang benar kepada pasien atau keluarganya.

    Semua email udah saya jawab, silahkan cek… mohon maaf atas keterterlambatan saya karena kebetulan sibiuh banget hingga 2-3 bulan kedepan :)
    Makasih
    Wassalam

    @ karina:
    wa’alaikum salam, wr, wb,
    Sebagaimana tertulis di artikel pada paragraf pertama, eksim bersifat residif alias kambuhan, terutama jika terpapar alergen or pencetusnya… hanya saja , tidak mudah menemukan pencetusnya walaupun udah menderita eksim bertahun-tahun. Namun berdasarkan penuturan penjenengan, salah satu pencetusnya yg udah nyata adalah gigitan serangga.
    Nizoral adalah obat jamur, bukan untuk eksim.
    Sedangkan antibiotika digunakan kalo ada infeksi sekunder akibat garukan (disengaja ataupun tidak disengaja).
    Untuk itu, ga ada salahnya berobat lagi ke dokter kulit agar diberikan obat untuk menanggulangi eksim tersebut.
    Makasih
    Wassalam

    @ Hindar:
    silahkan :)

  110. 111 Lisa April 4, 2011 pukul 3:45 pm

    Terima kasih dok.Balasan emailnya sudah saya terima.obatnya sdh didpt dan sudah mulai digunakan.nanti saya tnya2 lg ya dok(semoga dokter ga bosan) setelah melihat perkembangan selanjutnya.tp tnya jawabnya tak pindah ke artikel ‘Dermatitis Seboroik’ aj,krn sama dgn jenis pnyakitnya.terima kasih dok.semoga allah membalas amal baik dokter :)
    …amin…

  111. 112 cakmoki April 4, 2011 pukul 6:05 pm

    @ Lisa:
    Boleh diskusi di sini maupun di halaman dermatitis seboroik, soalnya mirip hanya beda pada salah satu penyebabnya :)
    Terimakasih do’anya, semoga demikian pula sebaliknya … amiiin

  112. 113 senja April 23, 2011 pukul 11:03 am

    Dok, saya kembali lagi :)
    tp kali ini sudah ganti tema dari jamur ke eksim.
    oya Cak terima kasih atas bantuannya, Tinea Cruris yg sy derita sdh mulai sembuh setelah sy mengkonsumsi Ketokonazole 4minggu + Nizoral salep…walaupun kdg2 msh sering gatal tp sudah tdk separah dulu.

    Skr yg ingin sy konsultasikn adl mengenai eksim turunan yg sy derita, spt cak Moki blg eksim mmg brsifat kambuhan & pencetusnya bs ganti2 kdg2 makanan, cuaca ataupun krs stres. oleh krn itu sy bnr2 tdk bs mngkontrol kambuhan eksim tsb. kira2 langkah pengobatan apa yg bs sy terapkn jika eksim tsb sdh mulai kambuh??

    Sy mnderita turunan eksim akut di kaki dan ada indikasi sy jg mnderita diabetes krn turunan (tp sy blm prnh cek ke dokter ttg diabetes itu), eksim mbwt sy ga PD cak :(
    sdh brobat brkali2 ke spesialis kulit tp hanya diberi resep tnpa bs konsultasi scr kontinyu. Krn ini bersifat turunan ya mau ga mau sy hrs mnerima dg sgala keluhan dan deritanya. tp sy bnr2 mengharap Cak Moki bs mberikn jln keluar spy eksim sy tdk kambuhan lagi.

    terima kasih banyak atas kesediaan Cak Moki yg dg luar biasa sabaar mbaca keluhan2 sy & teman2 yg mnderita eksim…itu bnr2 sgt berarti mengingat eksim adl pnyakit yg belum ada obatnya dan jrg spesialis kulit yg mau diajak konsultasi scr terbuka mngenai itu.

    Sy dl prnh kirim foto2 eksim di kaki yg sy derita brsama dg foto Tinea Cruris. apa sy prlu kirim foto lg cak??

    Best regards,

  113. 114 cakmoki April 23, 2011 pukul 3:42 pm

    @ senja:
    Pertama saya ingin meluruskan bahwa eksim bukan penyakit akut, tapi termasuk penyakit kronis karena bersifat residif atau kambuhan.
    Akut adalah penyakit yg berlangsung kurang dari 6 minggu .. misalnya: gabag, cacar air, gondongan (parotitis), dll
    Kronis adalah penyakit yang berlangsung lebih 6 minggu …misalnya: panu yg udah berbulan-bulan, kadas, dll
    jadi, akut dan kronis adalah terminologi yang merujuk pada waktu berlangsunya penyakit, bukan berat ringannya penyakit.

    Kedua, pengobatan eksim emang perlu kesabaran, solanya bersifat residif (kambuhan) terutama kalo terpapar pencetusnya.. kalo makin jengkel, maka makin sering kambuh….soalnya jengkel termasuk salah satu masalah psikis… hehehehe

    Meski begitu, eksim dapat dikendalikan dengan mengenali pencetusnya, kemudian berusaha meminimalisir pencetus tersebut (kalo bisa).. dan menyediakan obat (yang paling cocok) di rumah untuk digunakan secara dini jika sewaktu-waktu si eksim kambuh agar tidak meluas.

    Ketiga… perlu kirim foto lagi…saolnya yang lama udah sy hapus untuk mencegah pencurian foto oleh pihak-2 lain demi menjaga kerahasiaan pemilik foto.

    Makasih

  114. 115 Az Abdul April 23, 2011 pukul 5:16 pm

    Eksim itu biasanya mengelompok atau tersebar sebar ya? Maksudnya dalam satu tangan ada daerah yang besar dan ada yang cuma sebesar titik aja?
    Ga gatal sih.

    Thanks Dok :)

  115. 116 cakmoki April 25, 2011 pukul 3:31 am

    @ Az Abdul:
    Mengelompok

  116. 117 Az Abdul April 26, 2011 pukul 5:40 pm

    Tinea Cruris, itu sama dengan eksim ga dok?
    Apa bener sembuhnya lama, sementara ini si dari dokter kulit diberi salep diprogenta,…?
    Trs bekasnya bisa hilang pake apa ya?

    Thanks b4.

  117. 118 cakmoki April 28, 2011 pukul 1:30 am

    @ Az Abdul:
    beda.
    kalo dokter kulit memberi diprogenta, berarti eksim.
    Bekasnya dapat diminimalisir sekitar 3 bullan setalah sembuh dari penyakitnya agar kulit berkesempatan memulihkan diri secara alami. kalo buru-2 diberi obat untuk meminimalisir bekasnya (hiperpigmentasi), dikhawatirkan menimbulkan iritasi pada kulit yang baru pulih.
    makasih

  118. 119 ujang April 29, 2011 pukul 7:25 pm

    dok mw tanya sy gatal di kaki dan tangan bentuknya bulat seperti kena knlpot dan berbintik2 udah coba pake hdryocortison tpi kadang2 kambuh lagi terus orlanya pake cetirizine dan dexametasone .. untuk oral sy minum 1x sehari … terus untuyk gatal diselangkangan klw dah minum obt dan salep miconazole cepet sembuh tpi kadang2 kambuh.. bgiaman tanggapan dokter maksih atas jawabannya … sy udah kirim poto dok ..

  119. 120 cakmoki April 30, 2011 pukul 12:09 am

    @ ujang:
    ok, ntar akan saya lihat fotonya … dan jawabannya via email
    Makasih


  1. 1 Kumpulan Artikel Penyakit Kulit | forum.catatanku.in Lacak balik pada Februari 1, 2011 pukul 11:07 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Wong ndeso ™

cakmoki

Wordpress Indonesia

Silahkan baca

DISCLAIMER

web tracker

9 Desember 2009

SEMENTARA TUTUP

Maaf, sementara Blog istirahat hingga ada pemberitahuan

Harap maklum


MARI HENTIKAN KORUPSI

Jangan Korupsi Ah

No Korupsi

Internet Sehat

Warga Bicara

» Makasih PLN, listrik Samarinda dah membaik, moga gak byar-pet

» Waspada Demam Berdarah

» Jangan Gunduli Palaran

» Banjir...banjir. Kapan masalah ini teratasi ?

INGA INGA INGA

» Nyeri Urat or Tulang BUKAN berarti Penyakit Asam Urat.

» Sekali lagi: Pegal, Linu Tidak Identik dengan Penyakit Asam Urat

TEMANs

9racehime | A. Fatih Syuhud | Aditiawan Chandra | A.Tajib | Agung UD | aLe | alief | alle | almascatie | Amd | Anak Peri | Anak Sultan | Anang | Anang YP | Anas | Andalas | Anggara | Anjaz | Anti Pungli | Antobilang | Anung87 | Aribowo | Arif Kurniawan | Arul | Astikirna | awan965 | axireaxi | Bambang alias HR | BatakNews | Blog Pokoke? | Biho | CalonOrangTenar | Cay | Chandra | Chielicious | chiw imudz | cK-chika | Dalamhati | Deden Nugraha | deedhoet | deKing | Desti Utami | Didats | doeytea | dnial | Edy C | Eep | Elpalimbani | erander | Evi | Fa | Fa wp | Faiq | Fertobhades | Fetro | Fortynine | Freddy | Gadis | Gaussac | Gitablu | Grandiosa | GuhPraset | GuM | Helgeduelbek | Herdy | Indonesia Kita | Indra KH | ItikKecil | iway | Jejakpena | Jennie S. Bev | Joesath | Joko Taroeb | Julee | Juli | Juliach | Junthit | Jurig | Kakilangit | Kang Adhi | Kang Kombor | Kangguru | kawaichu | Kenji | Kenzt | kikie | koecing | Kumala | Kurtubi | Kw | Laras | liezmaya | Lilik Suryanto | Lily | Linker | Lintang | Lita | Lita wp | Luthfi | MaIDeN | Majalah Dewa Dewi | Manusiasuper | Master Li | Mathematicse | macanang | mbojo | Mei | Micokelana | Mr. Geddoe | Mufti | mybenjeng | My-za | Nayla Zahra | Nayz | Ndarualqaz | Neeya | Neo Forty-Nine | Neri | Ninoy | Nieke | Nomercy | n0vri | NuDe | Om Sulis | omaigat | Ooyi | Paijo | Panca | Pandu | Panduan WP | Papabonbon | Passya | Peyek | Pinkina | Pitik | Pralangga | Prayogo | Priyadi | Qee | Raja iblis | RenjanaBiru | rivafauziah | Rivermaya | Roffi | roisZ | Rujak | Sagung | Sahrudin | Saiful Adi | SaRa | Siu | Sofi | Sora9n | Suandana | Suluh | Susiloharjo | Telmark | Thamrin | tiesmin | Triesti | Tukang Sate | Venus | Wadehel | Wahyuansyah | Wandira | Wiku | WongMangli | Wulan | Yati | Yudhipras |

:: :: :: :: :: :: :: :: ::

Kesehatan

:: Ady Wirawan :: Agus Mutamakin :: Anis Fuad :: Anis Fuad wp :: Asri Tadda :: Astri Pramarini :: Astri Pramarini (awal) :: Astri Pramarini wp :: Blog Mahasiswa FKU 2003 :: Blog Rumah Kanker :: Dani Iswara :: Dani Iswara weblog :: Dokter arek cilik :: drAnak :: drarifianto :: Dwi wp :: Elyas :: Erik Tapan :: Evy HealhtySmile :: FK Unsri :: Gies :: Gies wp :: Ginna :: Grapz :: Hendar Sunandar :: HIV News :: Huda Thoriq :: IDI Samarinda :: imcw :: Imran Nito :: Iwan Handoko :: Jhonrido :: klikharry :: Kobal :: Laksmi Nawasasi :: Mashuri :: Mave Mina :: Mbah Dipo :: Mina :: My Blogspot :: Nur Martono :: PKM Palaran :: Rara :: Rizma Adlia :: Rudy Kwang :: SenyumSehat :: Sibermedik :: SimkesUGM :: SuperKecil :: Titah :: Tito :: Tonang Ardyanto :: Tukangkomentar :: Wi :: Vina Revi :: Vina Multiply :: Yusuf Alam R :: zulharman79 ::

:: :: :: :: :: :: :: :: :: :: ::

Institusi Kesehatan

:: Depkes RI :: WHO :: WHO Indonesia :: … nyusul

:: :: :: :: :: :: :: :: ::

Kolaborasi

:: Emedicine :: ICD 10 Wikipedia :: ICD 10 Wiki Indonesia :: OSWD :: OpenWebDesign :: Pakistan Times :: Rubab :: ntar ::

Kategori

BlogTour

Arsip

Komunitas Blog

blog-indonesia.com

PAGE RANK

Powered by  MyPagerank.Net

Add to Technorati Favorites

[Valid RSS]

Health Blogs - Blog Top Sites

Health

Blogs Topsites - TOP.ORG

Health Blogs - Blog Rankings

Blog directory

TopOfBlogs

Top 10 Award

Feed Burner

cakmoki Blog

Bloggerian Top Hits

My BlogCatalog BlogRank

Site Meter

Since 30 Nov 07

PENGUNJUNG

  • 4,971,547 pengintip

Asal Usul

Pebruari 2011

free counters


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 560 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: