Agak lama ga buka-buka Kaltim Post Online, ternyata banyak perubahan. Saya bener-bener ketinggalan berita. *abiz, dulu loadingnya lemot banget sih*. Saya tidak tahu kapan mulai berubah. Yang pasti makin oke. Walaupun tampilan anyar ini masih berlabel versi beta, wajah Kaltim Post Online jauh lebih cantik ketimbang sebelumnya … *maaf*
… Sebagai warga Kaltim, tentu saya ikut bangga. Terlebih dengan adanya tambahan fasilitas e-paper yang ciamik.
WAJAH BARU
Secara umum wajah baru Kaltim Post Online ( beta version) lebih bagus, fullpage, sehingga nyaman dilihat. Gambar animatif dan video berita ( koq belum berfungsi ya? ) di halaman utama mirip dengan koran skala nasional lainnya. Entah mengapa Kaltim Post Online menggunakan 2 rumah, dot web dot id dan dot net. Mungkin persiapan jangka panjang ato mungkin sedang menjajal 2 layanan.
Kecepatan Loading
Ini dia perubahan mendasar. Membuka Kaltim Post Online kini lebih gegas. Dari ketiga browser yang saya coba gunakan, yakni firefox, google chrome dan safari, nyaris tak ada perbedaan, sama-sama cepat. Kalo dulu mah, luamaaaa banget.
Konten dan Menu
Dengan banyaknya konten, Kaltim Post Online mengemasnya dengan yahud sehingga sekali lihat kita sudah dapat melihat pokok-pokok isi jeroannya. Demikian pula penataan menu navigasi mulai bagian atas hingga jejaring media di bagian bawah. Sip lah.
e-paper
Hmmm, saya suka fasilitas ini. Loading agak lama, mungkin karena harus meng-index 40 halaman, ato bisa jadi koneksi saya yang lemot.
Namun kita bisa menunggunya dengan membuka konten lain di tab baru. Niscaya dalam beberapa menit kita dapat menikmati e-paper secara pepak.
Nampaknya fasilitas ini dimulai sejak 1 Maret 2009. Terbukti saat mencoba membuka edisi 1 Pebruari hingga akhir Pebruari 2009, keluar pop-up: tidak ditemukan.
Layaknya fasilitas PDF offline, menu navigasi e-paper terbilang lengkap. Kita dapat memilih tampilan seukuran layar untuk melihat halaman per halaman atau memilih tampilan sesungguhnya seperti baca koran offline. Mungkin suatu saat kelak akan mucul fasilitas Adobe Air.. ehm..ehm.
Pada tampilan seukuran layar, kita dapat membuka halaman dengan next-prev-go to, … di menu bagian bawah.
Flip … klik di sembarang tempat ato tarik (drag dengan klik tahan) bagian halaman (setiap ujung ato setiap bagian halaman) untuk buka-buka halaman bergaya flip layaknya membuka koran beneran. Rupanya memanfaatkan optimasi script.
… *mengingatkan saya pada script 2.0 flash* … Versi ini nampaknya merupakan pengembangan dari versi PDF sebelumnya.
Informasi web
Untuk melihat lebih jauh tentang informasi web (rank dll) silahkan memanfaatkan add-ons firefox semisal Site Information Tools dan sejenisnya.
Inovasi dan Pemanfaatan
Kini Kaltim Post Online cukup nyaman dengan berbagai terobosan baru untuk memanjakan pembaca setianya. Akankah warga Kaltim (khususnya) memanfaatkan sajian Kaltim Post Online secara optimal ?
Rasanya tak ada alasan untuk berebut versi offline terutama bagi pegawai atau karyawan yang tersedia fasilitas internet di kantornya. Sssst, kayaknya para pejabat dan wakil rakyat perlu dikabari yang beginian nih.
Bravo Kaltim Post Online !!!
Moga makin berkualitas.
:: :: :: posting menggunakan WLW :: :: ::

















![[Valid RSS]](http://i169.photobucket.com/albums/u238/cakmoki86/button/rss_valid.gif)







Ada kolom khusus untuk blogger gak cak?
heheh cakmoki ketinggalan ….
awalnya saya gak sengaja ketemu berita yang berhubungan dengan klien kantor di Kaltimpost online, beritanya sangat informatif, lengkap dan detail. Sejak itu saya tidak pernah absen buka Kaltimpost online setiap hari.
Kolom Dahlan Iskan favorite saya, tapi di tampilan yang baru saya kehilangan kolom resep masakannya cak …
@ Andri Journal:
belum ada … moga suatu saat nanti disediakan kolom blogger kayak kompas.
@ Shinta:
hehehe, iya …
sama, catatan Pak Dahlan Iskan salah satu favorit saya.
hmmm .. udah bisa masak apaan?
hmm..sbg koas yg kere-atif, saya tinggal mem-bookmark web Jawapos,Kompas,dll di OperaMini..jadi gak perlu beli koran kan? lumayan dananya buat perbaikan gizi para KOASKIN..he..he
mampir ganti ke blog ku po’o cak..iki jek mari tak ap-det,.
http://www.sibermedik.wordpress.com
Gak masak cak..baca resepnya aja heheheh ….
@ sibermedik:
Bener kuwi …
Halah, pake www segala. Udah tak liat koq
@ Shinta:
baca sambil bayangin makanan
mantap nian nih… kapan cakmoki bikin e paper pak?
@ alamscatie:
saya penikmat aja Om
Waduh, selamat yach sebelumnya… Saya juga lagi berjuang untuk bisa masuk dalam kategori Blog Sehat. Harap dukungannya yach…
@ Dwi Wahyudi:
Makasih… Moga keinginannya tercapai
Sy ikut dukung !
pertanda era koran konvensional sudah ‘habis’?
@ admin:
Menurut saya koran konvensional akan tetap eksis dan tidak terpengaruh oleh koran online …
iya nie.. saya juga baru klik lagi. semuanya tampak baru
@ Revan:
iya…moga tambah cangggih dan lebih mudah diakses walau dengan benwit fakir…hehehe
Sudah lama tidak berkunjung kesini, rupanya udah berubah tampilannya yach. Keep success aja…
@ Dwi Wahyudi:
Makasih kunjungannya …..