Urtikaria atau Biduran

Kode ICD-10 : L50 : Urticaria

Sebagian besar dari kita tidak asing dengan biduran atau urtikaria (urticaria) atau kaligata atau liman (bhs Banjar, bujur kah Cil ?). Bahkan mungkin diantara pembaca ada yang pernah mengalaminya.

01_urticaria 02_urticaria 03_urticaria 04_urticaria 05_urticaria

Berat ringannya urtikaria bermacam-macam, setiap orang gak selalu sama. Ada yang hanya ringan dan sembuh setelah beberapa jam tanpa obat apapun (asal tahan gatalnya aja). Adapula yang hanya perlu antihistamin untuk ngurangi gatal dan adapula yang perlu pengobatan berkelanjutan.

Pada urtikaria yang ringan, mau dikasih apapun akan hilang dengan sendirinya, sehingga muncul kepercayaan turun temurun bahwa dengan mengkonsumsi makanan atau minum minuman tertentu (misalnya air kelapa, disembur, digosok minyak tertentu, dll) dianggap sebagai obat. Bebas aja sih, wong yang ringan kadang sembuh sendiri.

APAAN SIH ?

Urtikaria (urticaria, biduran, kaligata, liman) adalah reaksi alergi (melibatkan pembuluh darah atau vaskuler) pada kulit (dan mukosa) yang ditandai dengan bentol-bentol (adakalanya hanya berupa bercak merah) pada kulit, berwarna merah atau berwarna keputihan dan gatal, sebagai akibat pembengkaan (edema) interseluler.

Berdasarkan waktunya, urtikaria dapat berlangsung singkat (akut, kurang dari 6 minggu), lama (kronis, lebih 6 minggu) dan berulang (kambuhan).

ANGKA KEJADIAN

Berdasarkan angka kejadiannya, disebutkan bahwa sekitar 15-20% populasi mengalami urtikaria dalam masa hidupnya.

Kemungkinan mengalami urtikaria, tidak ada perbedaan ras dan umur (terbanyak pada kelompok umur 40-50 an) . Hanya saja, pada urtikaria kronis (berulang dan lama), lebih sering dialami pada wanita (60%).

JALAN CERITA (maaf, lebih enak gini ketimbang nulis patofisiologi)

Singkatnya, urtikaria terjadi sebagai akibat pelebaran pembuluh darah (istilah kerennya: vasodilatasi) dan peningkatan kepekaan pembuluh darah kecil (kapiler) sehingga menyebabkan pengeluaran cairan (transudasi) dari membran pembuluh darah, akibatnya terjadi bentol pada kulit. Kondisi ini dikarenakan adanya pelepasan histamin yang dipicu oleh paparan alergen (bahan atau apapun pencetus timbulnya reaksi alergi).

Adapun pelepasan histamin terjadi melalui 2 mekanisme: (1) mekanisme imunologi, yakni reaksi hipersensitivitas type 1 atau adakalanya type 3; (2) mekanisme non-imunologi, (liberator histamin) yakni reaksi yang bersifat fisik.

PENYEBAB

Pada urtikaria akut (berlangsung beberapa jam hingga kurang dari 6 minggu), biasanya dapat diketahui penyebabnya dengan mengamati terjadinya urtikaria, sedangkan pada urtikaria kronis (berlangsung lebih 6 minggu walaupun udah diobati) dan berulang biasanya sulit diketahui penyebabnya.

Faktor Pencetus terjadinya urtikaria, antara lain: makanan tertentu, obat-obatan, bahan hirupan (inhalan), infeksi, gigitan serangga, faktor fisik, faktor cuaca (terutama dingin tapi bisa juga panas berkeringat), faktor genetik, bahan-bahan kontak (misalnya: arloji, ikat pinggang, karet sandal, karet celana dalam, dll) dan faktor psikis.

TANDA TANDA

Gejala atau tanda-tanda urtikaria mudah dikenali, yakni bentol atau bercak meninggi pada kulit, berwarna merah dan berwarna keputihan jika ditekan, gatal, dengan berbagai variasi bentuk dan ukuran.

Penampakan urtikaria beragam, mulai yang ringan berupa bentol merah dan gatal hingga yang agak heboh yakni bengkak pada kelopak mata (bisa satu mata atau keduanya), bibir membengkak (tambah seksi kali ya), daun telinga menebal dan adakalanya disertai perut mulas serta rasa demam.

Supaya gak berkepanjangan, kita loncati aja bab bentuk-bentuk klinis urtikaria dan lain-lain, langsung skip ke pengobatan dan serba-serbi seputar urtikaria. :P *dasar males nulis*

PENGOBATAN

Pada prinsipnya penatalaksanaan terbaik pada urtikaria adalah menghindari faktor penyebabnya, namun pada kenyataannya tidaklah mudah. Lha gimana, wong tiba-tiba si bentol merah langsung muncul tanpa peringatan sehingga sulit mengamati faktor penyebabnya. Kadang penyebabnya dapat diketahui tapi sulit dihindari, misalnya cuaca dingin, debu rumah, dll. Pada urtikaria akut dan ringan biasanya mudah disembuhkan tanpa atau dengan obat-obatan.

Obat-obat yang lazim digunakan, diantaranya:

(1) Antihistamin (H1):

  • Diphenhydramine injeksi. Dosis dewasa: 10-20 mg per dosis, diberikan 3-4 kali sehari, dosis anak: 0,5 mg per kg berat badan per dosis, diberikan 3-4 kali sehari.
  • Hydroxyne HCl (bestalin). Dosis dewasa: 25 mg, diberikan 3-4 kali sehari, dosis anak: 0,5 mg per kg berat badan per dosis, diberikan 3 kali sehari.
  • Cetirizine 10 mg (cetymin, cirrus, estin, falergi, histrine, ryzen, dll), diminum 1×1 sehari.
  • Loratadine 10 mg (alernitis, anlos, clarihis, claritin, clatatin, inclarin, rahistin, dll), diminum1×1 sehari.
  • Mebhydrolin napadisylate 50 mg (interhistin, tralgi, zoline, dll), diminum 3×1 sehari.
  • Dan masih banyak lagi yang lainnya … :D

Efek samping antihistamin pada umumnya ngantuk, karenanya sebaiknya tidak minum antihistamin saat akan beraktifitas, … ntar pulesss ketiduran…. ehm… ;)

(2) Kombinasi setroid dan antihistamin, (misalnya: alegi, colergis, dextafen, exabetin, lorson, zestam, dll), diminum 3×1 sehari.

(3) Ephedrin HCl, biasanya digunakan sebagai kombinasi atau sebagai pengganti injeksi adrenalin.

(4) Adrenalin injeksi. Digunakan untuk kasus yang berat dan perlu penanganan segera. (dosis dewasa: 0,3-0,5 ml per dosis dan dapat diulang 15-30 menit; dosis anak: 0,1-0,3 ml setiap kali pemberian).

Sekali lagi, jenis obat di atas hanya contoh. Mungkin ada yang bertanya, gimana kalo make CTM (chlortrimeton) untuk pertolongan pertama ? Boleh, syukur kalo dengan itu udah sembuh.

FAQ SEPUTAR URTIKARIA

Berikut ini adalah cuplikan (sebagian) serba-serbi terkait urtikaria berdasarkan keseharian dan pertanyaan-pertanyaan di halaman tanya jawab maupun via email.

Apakah air kelapa bisa digunakan untuk obat urtikaria ? … Maaf, gak tahu … kalo yang ringan, gak diobati akan sembuh sendiri dalam beberapa jam (asalkan tahan gatal).

Bolehkan minum air kelapa untuk obat urtikaria? … Boleh, minum apapun boleh yang penting gak beralkohol. Dan yang lebih penting lagi, gak perlu repot-repot manjat kelapa malem-malem, ntar kalo jatuh malah runyam.

Dulu gak pernah biduran, koq bisa tiba-tiba biduran sih ? … Bisa saja, reaksi alergi dapat muncul kapan saja dan di mana saja tanpa pemberitahuan. Ini terjadi karena sistem imunologi kita bereaksi berlebihan terhadap alergen yang dulunya gak menyebabkan reaksi alergi.

Apakah orang yang mudah urtikaria berarti memiliki daya tahan tubuh yang lemah ? … Enggak lah … walaupun imunologi bisa diartikan daya ketahanan tubuh tapi bukan berarti orang yang mengalami reaksi alergi lantas merasa memiliki daya tahan tubuh yang lemah, bukan! Pengertian reaksi alergi terkait sistem imunologi kamsudnya tubuh kita bereaksi berlebihan. Ilustrasinya, suatu alergen (pencetus timulnya reaksi alergi) yang pada orang lain tidak menimbulkan apa-apa, tapi pada orang tertentu dapat menimbulkan reaksi alergi karena dianggap “musuh”, selanjutnya alergen tersebut diikat oleh antibodi dan terbentuklah suatu ikatan kompleks antigen-antibodi, sehingga memicu pengeluaran hitamin yang menimbulkan reaksi alergi … gitu deh jalan ceritanya.

Biduran bahaya ga sih ? … Gaaakkk … gak bahaya, tapi guatelnya boooo, mana tahan. Kecuali kalo sampe terjadi syok anafilaktif, perlu penanganan khusus … tapi yang ini sangat jarang.

Apakah obat-obat di atas dapat dibeli di apotik ? … Silahkan dicoba :P

Biduran koq bandel, udah diobati macam-macam obat masih gak ilang-ilang, kenapa ??? … Hmmm, … termasuk urtikaria berulang, ato urtikaria kronis (kalo lebih 6 minggu) … silahkan sedekah ke dokter terdekat. ;)

Amankan minum obat untuk menaggulangi urtikaria pada kehamilan dan menyusui ? … Aman.

Apakah minum obat kombinasi steroid dalam jangka lama dapat menimbulkan efek samping ? … iya. Salah satu efek sampingnya, dapat terjadi pembengkakan (edema) pada wajah atau seluruh tubuh karena adanya retensi Natrium dan air. Untuk menanggulanginya hendaknya ke dokter *halah*, agar dapat diberikan obatnya dan diberikan petunjuk tata cara minum obat jangka panjang (menggunakan metode tappering off).

Masih banyak pernik-pernik terkait biduran (urtikaria) yang berkembang di masyarakat maupun di ruang praktek para dokter.

Silahkan berbagi.

Semoga bermanfaat.

:: :: :: posting menggunakan WLW :: :: ::

72 Tanggapan ke “Urtikaria atau Biduran”


  1. 1 ridhaniar Februari 14, 2009 pukul 4:56 pm

    PERTAMAX
    Kalo dikukur nambah jadi urtika gak cak? soalnya punyaku kalo tak kukur malah menjadi2 gatalnya…

    Duh semoga gak kumat lagi urtikanya… Cak pernah dengar pengobatan dengan tusuk jarum?

  2. 2 nararya Februari 14, 2009 pukul 5:03 pm

    saya nih langganan biduran. jaman doeloe sih, kalo sekarang uda makin pinter menghindari alergen2. saya alergi dengan seafood (ini masih sering makan), durian (dimakan juga, abis enak kan cak?), pinisilin (yang ini enggak dimakan, buat apa gitu lhoh). biasanya minum interhistim ato insidal. dua obat itu jadi jimat saya kalo lg bandel pingin makan durian dan seafood ;)

  3. 3 emkaha Februari 14, 2009 pukul 8:58 pm

    sharing yang bermanfaat sekali… thanks

  4. 4 Andri Journal Februari 14, 2009 pukul 9:44 pm

    Solehah Catur Rahayu dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Pelayanan dan teknologi Kesehatan Depkes RI menganjurkan air kelapa muda sebagai obat alternatif urtikaria. Walaupun dalam analisisnya, memang belum diketahui benar apakah penyebab sembuhnya urtikaria hanya karena air kelapa muda semata.

    Sharing dok,
    http://eharmayaku.blogspot.com/2008/01/alergi-bernama-urtikaria.html

  5. 5 nawalahusada Februari 15, 2009 pukul 6:40 am

    hallo cak moki, salam kenal

  6. 6 myrza Februari 15, 2009 pukul 10:49 am

    Syukuuurr…kagak pernah.
    Ndahneo rek…suruh minum antihistamin. Kagak diminumin aja udah blag bleg…bisa-bisa ga bangun seharian.*pppzzz…..enaknya, tidur..mimpi kena urtikaria…nggak aja. Dokterr tolong*

  7. 7 Iqbalsandira Februari 15, 2009 pukul 2:13 pm

    Assalamualaikum…nice blog…mau tukaran link gak?? kalau mau, silahkan konfirm ke blog saya…

  8. 8 cakmoki Februari 15, 2009 pukul 6:58 pm

    @ ridhaniar:
    iya, kalo dikukur nambah bentol kayak gambar no.5
    aaf, saya gak tau pengobatan Tusuk jarum :)

    @ nararya:
    Hehehe, dah pinter, perlu ditiru oleh yang lain, sedangkan obatnya disesuaikan dengan kebiasaan masing-masing.

    @ emkaha:
    Makasih Pak

    @ Andri Journal:
    Siiip, udah saya lihat… :)
    Sy paling suka lihat banner-nya…hehehe

    @ nawalahusada:
    Halo Mas, salam kenal juga … dari Tuban ya?
    Makasih kunjungannya

    @ myrza:
    Lho, katanya pernah biduran :D *ooo, ternyata mimpi*

    @ Iqbalsandira:
    Wa’alaikum salam…
    Udah lama saya link di halaman Temans
    Trims

  9. 9 keishka Februari 16, 2009 pukul 9:15 am

    waduw… kdg2 kalau kei habis outbond gt, kei pasti merah2 gatel2 gt.. tapi ga lama, ilang ko… :D ga tau knp, kei jrg sekali minum obat… :D krn kei pecaya Allah kasih daya tahan tubuh lbh bagus di bnding obat… hihih… gatel, udah pasti.. tapi dikasih kayu putih ilang ko… kei jg biasain, bwt ga garuk kalau gatel… solanya kalau digaruk malah makin menjadi gatelnya :P

  10. 10 cakmoki Februari 16, 2009 pukul 2:21 pm

    @ keishka:
    cucuku pinter :)

  11. 11 telmark Februari 16, 2009 pukul 3:48 pm

    *bibir membengkak (tambah seksi kali ya)*

    +jadi mirip dgn angelina jolie cak? mmm.. ngebayanginnya mukanya kok jd tiba2 menginginkan semua CW kena biduran yah… hehe..

  12. 12 cakmoki Februari 16, 2009 pukul 11:41 pm

    @ telmark:
    wah, selera sama nih… *tossss* :P

  13. 13 sibermedik Februari 17, 2009 pukul 4:55 pm

    Sekarang jamannya sudah psikoneuroimunologi cak pendekatannya…
    Axis HPA (Hipofisis-Pituitari-Adrenal) berpengaruh dalam mengendalikan faktor2 alergi, salah satu nya IgE pada urtikaria.

    Btw, OOT…Cak Tuoolooong..kecanduan FaceBook via HP nih!!! maklum di koas gak ada waktu bersosialisasi Face 2 Face ma teman2…ada nasehat gak?

  14. 14 cakmoki Februari 17, 2009 pukul 10:41 pm

    @ sibermedik:
    iya, pendekatan semacam itu sudah lama diperkenalkan sebagai salah satu cara mengendalikan faktor alergi untuk kasus yg diduga berkaitan dengan faktor psikis, disamping cara-cara lain yang terus dikembangkan. Namun, reaksi alergi adalah reaksi nan rumit dengan melibatkan banyak faktor (internal-eksternal).
    Bahkan sebagian ahli menyebutkan alergi sebagai proses misterius.
    Dalam praktek sehari-hari diperlukan integrasi berbagai metode yg bersifat individual.

    Fesbuk ? wah…saya malah juarang banget ngurusi fesuk. Gak usah dihindari, nikmati aja melalui psikoneuroimunotainment…hahaha.

  15. 15 dokterearekcilik Februari 19, 2009 pukul 12:26 am

    Ada buku yang menyebutkan hampir semua orang pernah setidaknya kena biduran sekali seumur hidup. Sebagian besar ringan jadi cukup ditiup dengan gaya ala dukun atau disembur air dari 7 sungai juga sembuh :D

  16. 16 cakmoki Februari 19, 2009 pukul 1:14 am

    @ dokterearekcilik:
    Mungkin ada benernya, cuma gak dirasa… hihihi, cari 7 sungai sambil garuk-garuk sinambi nembang gending lingsir wengi :D

  17. 17 mei Februari 19, 2009 pukul 12:53 pm

    pernah ada tuh ibu ibu disini demen sama ikan, bgt selesai makan setengah jam kemudia megap megap karena susah nafas, trus leher sama mukanya merah. aku panik dot com waktu itu..tak kasih norit merk cap*pules* 20 biji, eh setengah jam kemudian enakan..weleh weleh..kalau itu keracunan kali yak??hihi

  18. 18 cakmoki Februari 19, 2009 pukul 3:38 pm

    @ mei:
    hahaha… iya kali :D

  19. 19 flamingo Februari 20, 2009 pukul 3:24 am

    Cak, anak saya 9 tahun sejak 2 tahun ini terus berulang kali biduran. kalau tidak segera dikasi obat antihistamin maka bidurannya tambah melebar disekujur tubuh dan wajah. Saya capek bawa berobat kerumah sakit, soalnya saat dikasi obat hilang…beberapahari kemudian bengkak lagi. Sudah periksa darah..positif alergi tapi gak tau alergi apa. Saya disuruh dokter buat daftar makanan yang dimakan anak saya dan memperhatikannya, saya tetap gak tau penyebabnya, sebab..suatu saat dia makan “sesuatu” dia tdk gatel2..eh…dilain saat dia makan “sesuatu” itu dia kumat gatelnya. Pernah dokter ngasi CTM untuk jaga2 dirumah, tapi gak mempan,dok! Saya perhatikan… dia kumat gatelnya saat dia diare/mencret (Anak saya juga sudah 3 tahun ini kotorannya gak pernah sempurna. Sudah periksa tinja 3x, semua normal). Kata seorang dokter, diare anak saya itu karena alerginya, jadi bukan gatelnya timbul karena kondisinya turun saat diare.Saya takut anak saya makan obat terus. Mandi pagi hari saya masakin air panas, kalau tidak dia bengkak-bengkak. Tapi saat kondisi panaspun yah…bengkak2 juga dok! Jadi gimana dong? Saya berobat gak pernah tanggung2, semua yang berhubungan dgn laboratorium udah saya periksain. Semua obat dokter udah dihabisin. Ini saya baru naruh balsem dipundak anak saya yang mulai kemerahan ketika saya liat dia garuk2 sedang tidur. Mohon pencerahannya ya dok! Maaf curhat nih!

  20. 20 cakmoki Februari 20, 2009 pukul 12:17 pm

    @ flamingo:
    Ya saya paham … Urtikaria berulang (kronis) merupakan gangguan yg bersifat idiopatik (tidak diketahui penyebabnya secara pasti), yg ada hanya dugaan faktor pencetusnya, itupun hanya dugaan.
    Menurut saya gak perlu periksa Lab lagi, paling hanya menunjukkan Eosinofil dan IgE meningkat, dan itu emang terjadi pada semua jenis alergi, termasuk pada urtikaria.
    Begitu pula Test penyebab alergi, ntar malah muncul selembar daftar makanan dan bahan-bahan penyebab alergi. Walaupun dihindari tetep akan alergi, wong namanya aja idiopatik.
    Jadi, gak perlu menghindari makanan apapun kalo ternyata makan gak makan makanan tertentu tetep gatal.
    Tentang diare, mungkin bentuk lain reaksi alergi yg juga bermanifestasi reaksi alergi pada kulit secara bersamaan.

    Di sini, beberapa pasien juga mengalami hal yg sama dg anak bapak/ibu. Biasanya akan berkurang dan makin jarang kambuh seiring dengan tumbuh kembang anak.
    Cukup menyediakan antihistamin di rumah untuk jaga-jaga kalo pas gatal.
    Mengingat masih usia sekolah, sebaiknya menggunakan antihistamin yg gak begitu ngantuk dan dengan dosis tinggal (sekali dalam sehari supaya praktis.
    Obat-2 yg dapat digunakan, misalnya:
    1) Loratadine 10 mg (Anloz, Inclarin, Claritin, Glanos, dll), diminum 1/2 tablet sehari sekali aja.
    2) Cetrizine 10 mg ( Cirrus, Cetymin, Ryzen, dll), diminum 1/2 tablet sehari sekali.

    Salah satu dari kedua jenis obat tersebut diminum saat gatal aja.
    Sekali lagi, obat tersebut tidak menyembuhkan tapi mengurangi keluhan.

    Ditunggu perkembangannya ….Trims

  21. 21 meneerjulie Februari 26, 2009 pukul 3:43 am

    Saya sering kena ginian nih dok… suka2 aja munculnya. kadang2 gak ada angin, gak ada ujan nongol. seringnya sih saya cuekin aja (sambil digaruk2 sampai nikmat + lecet, tentu saja…) bisa diilangkan permanen gak sih dok?

  22. 22 Flamingo Februari 26, 2009 pukul 10:53 am

    Dok, mohon pencerahan lebih lanjut nih. kata dokter sediakan antihistamin di rumah untuk jaga-jaga kalo pas gatal, lalu ada obat lagi :
    1) Loratadine 10 mg (Anloz, Inclarin, Claritin, Glanos, dll), diminum 1/2 tablet sehari sekali aja.
    2) Cetrizine 10 mg ( Cirrus, Cetymin, Ryzen, dll), diminum 1/2 tablet sehari sekali.
    Maksudnya saya disuruh milih salah satu dari 3 obat tersebut ya dok? Trus.. nama yang didalam kurung… itu nama obatnya ya dok saat kita bilang ke apotik? Aduh…. bingung aku..!

  23. 23 cakmoki Februari 26, 2009 pukul 12:02 pm

    @ meneerjulie:
    ya, adakalanya tanpa ba-bi-bu langsung nongol.
    Gak bisa ilang permanen. Kalaupun luama gak nongol, suatu saat akan nongol juga … gak papa.

    @ Flamingo:
    Loratadine dan Cetrizine adalah contoh dari sekian banyak jenis antihistamin untuk meredakan gatal. Saya pilihkan k3dua jenis ini karena praktis dan relatif gak begitu ngantuk dibanding lainnya, tapi harganya lebih mahal.

    Loratadine dan Cetrizine merupakan nama generik sedangkan yang dalam kurung adalah nama dagang atau nama paten.
    Mestinya ke apotik cukup menyebutkan nama generiknya adapun merk dagangnya disuaikan dengan ketersediaan yg ada di apotik tersebut.
    Boleh juga menyebutkan nama dagangnya, namun kalo pas gak ada obat dg merk tersebut bisa jadi petugas apotik hanya bilang gak ada, padahal ada obat merk lain dengan kandungan yang sama.
    Gini aja, coba salin nama generik dan contoh nama dagang dari obat yg saya tulis di atas, trus tyunjukkan ke petugas apotik. Pilih salah satu aja yaaa.
    Maaf kalo tambah bingung … :) Kalo masih belum jelas, boleh tanya lagi sampe jelas.
    Trims

  24. 24 skylashtar Maret 19, 2009 pukul 3:53 pm

    berguna sekali. secara saya sering biduran. kedinginan; biduran. kepanasan; biduran. makan udang, makan kepiting, makan ayam, makan telur, makan ikan laut; semuanya biduran segede-gede jengkol. senjatanya ya cuma minyak kayu putih untuk mengurangi gatalnya. kalo udah ndak kuat, baru minum ctm atau obat batuk (lho?), supaya bisa tidur aja :D , karena kalo udah tidur biasanya sembuh. Eh, biduran ini ada hubungannya dengan kejiwaan ga? Saya pernah konsul ke dokter, katanya nggak boleh terlalu nervous atau stress, karena itu juga bisa memicu biduran.

  25. 25 cakmoki Maret 20, 2009 pukul 2:22 pm

    @ skylashtar:
    Ya, salah faktor pemicu timbulnya biduran adalah stress.

    kalo udah ndak kuat, baru minum ctm atau obat batuk (lho?), supaya bisa tidur aja

    pake antihistamin aja, seperti yg udah dilakukan. Yg ringan misalnya CTM ato boleh juga loratadine 10 mg diminum 1×1, tapi yg ini mahal.
    Obat batuk rata-rata mengandung antihistamin, namun sebaiknya minum antihistamin aja.
    Trims share-nya :)

  26. 26 napoer Maret 22, 2009 pukul 10:37 pm

    cak kalo beli obat ini :
    1) Loratadine 10 mg (Anloz, Inclarin, Claritin, Glanos, dll), diminum 1/2 tablet sehari sekali aja.
    2) Cetrizine 10 mg ( Cirrus, Cetymin, Ryzen, dll), diminum 1/2 tablet sehari sekali.
    apakah khusus utk dosis anak2 1/2 tablet terus kalo utk orang dewasa seperti saya umur 35 dosisnya gimana cak.Soale biduran saya munculnya ga kenal waktu kadang sore,pagi,siang bahkan malam udah sering kedokter cuma begitu obat habis yaaaaaaaaaa kambuh lagi.
    Jadi kesimpulannya ga bisa sembuh total cuma utk meredahkan gejala yg timbul.
    Menurut teman katanya suruh minum obat tambah darah atau obat/jamu cuci darah karena biduran ini disebabkan darah kotor.Tolong pencerahane cak soale wes ga kuat garuk2 terus………..matur nuwun

  27. 27 cakmoki Maret 23, 2009 pukul 1:29 pm

    @ napoer:
    Untuk dewasa, dosisnya 1×1. Pake salah satu aja dari keduaya.
    Dosis anak 6-12 tahun adalah 1/2 tablet per hari.

    Obat-obat di atas tidak menyembuhkan, hanya mengurangi keluhan, demikian pula dengan obat-obat yang lainnya. Karenanya sy pilihkan jenis obat yang gak menimbulkan ngantuk dan praktis cara minumnya.

    Tidak perlu obat tambah darah ataupun obat cuci darah (hihihi, sabun kali… *becanda*) :D … lha wong darah manusia itu bersih, gak kotor. Istilah tersebut adalah istilah salah kaprah.
    Tentang mitos “darah kotor” silahkan baca tulisan sebelumnya di sini.
    Trims

  28. 28 napoer Maret 24, 2009 pukul 9:23 am

    ok cak nanti coba ta beli obate,jadi jamu cuci darah itu salah kaprah ya.pantesan wes minum sampe habis 1 dus ga sembuh2.sebelumnya makasih atas infonya semoga setelah minum obat dari cakmoki biduranku ga parah lagi.nanti kalo ada perubahan ta post disini lagi

    matur nuwun :D :D :D

  29. 29 cakmoki Maret 24, 2009 pukul 11:51 am

    @ napoer:
    Nggih, maturnuwun juga :D

  30. 30 masjaliteng April 5, 2009 pukul 1:34 pm

    Cak anak saya (1 tahun) mungkin biduran, ada semacam bentol merah-merah pindah tempat. pertanyaan saya:
    1. apakah bisa alergi makanan dari ibunya karena dia masih menyusu?
    2. bedanya dengan keringet buntet bagaimana, soale mirip?
    terima kasih.

  31. 31 cakmoki April 6, 2009 pukul 12:10 pm

    @ masjaliteng:
    1) Tidak. ASI adalah air susu yang steril dan bebas dari alergen kaena ASI merupakan sari makanan hasil metabolisme. Dengan kata lain, saluran ASI tidak sama dengan kran air … hehehe.

    2) Bedanya, keringet buntet atau dlm bhs medis disebut miliaria terletak di sekeliling pori-pori kulit, sedangkan urtikaria or biduran terletak di permukaan kulit.

    Trims

  32. 32 Lili April 7, 2009 pukul 4:53 pm

    Wah.. makasih lagi ya Cak, postingannya ini.. Lagi2 pasanganku kayanya juga mengalaminya.. Tapi juga gak pernah lama, gak sampe 6 jam, kurang dari itu sudah hilang, asal jangan kelewat digaruk. Pencetusnya juga gak jelas (sangking seringnya nongolnya, paling sering abis mandi dan bangun tidur.. ;p).

    Yo wis.. jadi ngerti ternyata gak diobatin juga gapapa, kirain kenapa.. :p

    Makasih ya Cak.. ;)

  33. 33 cakmoki April 8, 2009 pukul 1:03 am

    @ Lili:
    iya, gapapa … kadang kita ngalami gangguan-2 ringan … enjoy aja … hehehe.
    Moga mbak berdua sehat selalu

  34. 34 ArCi April 12, 2009 pukul 12:48 pm

    cakmoki,

    Apakah pernah melihat atau mengetahui biduran akan hilang selamanya jika sewaktu biduran muncul kita tidak minum antihistamin sama sekali? Berapa hari umumnya biduran akan reda jika tidak minum antihistamin?

    Terima kasih atas jawabannya.

  35. 35 cakmoki April 12, 2009 pukul 4:18 pm

    @ ArCi:
    enggaklah … buktinya yang gak minum obat, akhirnya ke dokter juga. Kecuali kalo ringan, gak perlu obat. tapi tetep suatu saat muncul urticaria kalo terpapar alergen.
    Cepat tidaknya biduran reda tanpa antihistamin bergantung pada berat ringannya reaksi alergi yang ditimbulkan, dan bersifat individual. Gak ada patokan khusus untuk itu. :)
    Trims

  36. 36 ArCi April 13, 2009 pukul 11:33 am

    Terima kasih atas jawabannya Cak.

    Tapi di blog sebelah katanya ada yang sudah membuktikan. Setelah sekian lama memakai antihistamin sembuh-timbul, akhirnya stop antihistamin sama sekali. Walaupun pada mulanya menahan derita, tapi akhirnya sembuh total dan tidak pernah kambuh lagi. Mungkin yang bersangkutan alergennya tidak berupa makanan, udara, debu, dsb. Apakah hal semacam itu mungkin terjadi Cak?

    Terus menurut pengalaman pasien atau sepengetahuan cak dokter, kalau sewaktu urticaria timbul tidak minum antihistamin apakah ada yang redanya sampai berminggu-minggu?

  37. 37 cakmoki April 13, 2009 pukul 4:28 pm

    @ ArCi:
    Hal tersebut dapat saja terjadi mengingat bahwa reaksi alergi setiap orang berbeda gradasinya. bahkan tanpa apapun ada yg reda dengan sendirinya.
    Dalam dunia medis (di bidang lain juga sama), pengetahuan didasarkan pada keumuman dan variannya yang dilandasi dengan penelitian yang udah teruji dan diakui oleh dunia. Bahasa kerennya EBM (Evidence Bace Medicine). adapun pengalaman seseorang, tidak dapat dijadikan ukuran kecuali oleh dirinya sendiri.
    Pada umumnya, pasien gak betah saat mengalami urticaria berhari-hari, apalagi hingga berminggu-minggu. Kalo hanya ringan, ada yg betah. Tapi gak semua orang bisa menahan rasa gatal bukan ?

    Emang ada salah satu metode pengobatan dengan desensitisasi, yakni membiarkan penderita terpapar alergen dan mengalami urticaria tanpa obat, dengan harapan sistem imunologi orang tersebut bisa menyesuaikan diri.
    Namun gak ada jaminan berhasil kendati dalam periode tertentu gak timbul urticaria. Kalaupun satu orang berhasil, kita tidak bisa klaim bahwa desensitisasi bakal berhasil bagi semua orang.
    Trims :)

  38. 38 ArCi April 13, 2009 pukul 5:34 pm

    Terima kasih banyak atas jawaban dan penjelasannya dok.

  39. 39 cakmoki April 13, 2009 pukul 11:12 pm

    @ ArCi:
    sama-sama, terimakasih juga share-nya ^^

  40. 40 Farida Murdiono April 16, 2009 pukul 5:38 pm

    Cak, aku lagi khawatir anakku kena biduran setelah jalan-jalan dari mall. Sudah ke dokter sih, tapi aku maunya langsng sembuh setelah diberi obat. Bagaimana yah Cak ? Obat apa yang manjur agar tidak nongol2 lagi ? Oh.. ya anakku umurnya 3,5 th. Terima kasih.

  41. 41 cakmoki April 16, 2009 pukul 11:21 pm

    @ Farida Murdiono:
    hehehe … gak papa, gak bahaya, hanya sedikit tersiksa saat gatal.
    Biduran bisa muncul lagi kalo terpapar alergen, walau dikasih obat yang paling mahal sekalipun.
    So, obat yang dari dokter dapat dilanjutkan, kadang bisa langsung ilang, kadang perlu waktu beberapa hari.
    Makasih ^^

  42. 42 Birkov April 23, 2009 pukul 4:21 pm

    saya juga menderita biduran ini dari kecil. dah hanya muncul kalau musim hujan jadi bukan karena dingin, karena saya bekerja di suhu ac yg sama saat musim kemarau, tetapi akan muncul kembali saat musim hujan …mungkin saat panen biduran hehehe .. apakah ini bisa hilang, oh iya biasanya kalau biduran kumat saya minum insidal dan hanya hilang 3-7 hari nanti akan timbul lagi.

  43. 43 cakmoki Mei 1, 2009 pukul 10:52 am

    @ Birkov:
    wahhh, maaf..kelewatan, gak tau kalo ada komen…hehehe.
    ya, berarti biduran karena cuaca dingin..
    gak bisa hilang sama sekali, tapi bisa dikendalikan dengan obat seperti yg udah biasa dipakai ato dengan obat lain. Ntar akan ketemu obat yang bisa bertahan lama gak kambuh.

  44. 44 evi Mei 7, 2009 pukul 8:12 am

    Cak, ada hubungannya ga antara biduran dan pengobatan pijat refleksi/totol darah, soalnya saya lagi coba pengobatan alternatif totok darah, tapi setiap selesai ditotok malemnya muncul biduran sampe pagi,hilangnya cepet sih tapi pindah2, yang ditangan hilang dikaki tumbuh..begitu terus sampe siang, kalo agak siangan berkurang padahal udara disini puaanaass sekali. sudah 1 hampir minggu nih, malah tadi malam bibir sampai bengkang segala (jontor deh yang ada ..boro boro sexy heheh)
    makasih sebelumnya yah cak..

  45. 45 cakmoki Mei 7, 2009 pukul 8:56 pm

    @ evi:
    Gak ada hubungannya secara langsung :) Tapi tekanan fisik (totot di tubuh) bisa saja memicu terjadinya reaksi alergi. Seperti disebutkan pada faktor pencetus, faktor fisik dapat memicu terjadinya reaksi alergi.
    Trims

  46. 46 tyo Mei 15, 2009 pukul 11:06 am

    Urtikaria ya………thayyib…….bener2 nie artikel ajang Diskusi…..I Like it….

  47. 47 cakmoki Mei 15, 2009 pukul 1:15 pm

    @ tyo:
    Makasih kunjungannya ^_^

  48. 48 Toet2 Mei 19, 2009 pukul 4:28 pm

    Salam kenal cak,eh dok, eh dua2nya deh..ternyata setelah baca artikel ini jd ngerti walaupun pertamanya ngeri ngeliat muka anakku (1y9m)yg jd bengkak2 gara2 bentolnya..pertamanya hari minggu kemarin mata sebelah kanan bengkak,trus dikira sakit mata tapi kok malemnya hilang..eh besok paginya pas bgn tidur malah idung dan bibirnya yg gantian bengkak..nah tadi pagi pada keluar merah2 di sekitar mulut,dan punggung..langsung deh dibawa ke dokter coz takutnya campak soalnya demam,batuk,pilek,n mau tumbuh gigi juga..sampe dokter katanya itu alergi,dan sempet hilang bentol merahnya..eh pas dah dirumah malah keluar lg dan tambah parah sampe kasian liat dia..ko bisa gt y?awalnya kyk merah digigit nyamuk trus lama2 jadi bentol2 trus balik lg jd merah2 lg..bener ga gt?kalo emg bener biduran,anakku tetep blh main keluar rmh atau pergi jalan2 gak sih?trus dimandiin jg ga ya?

  49. 49 toet2 Mei 19, 2009 pukul 6:12 pm

    salam kenal cak,eh dok,eh dua2nya deh..
    ternyata setelah baca artikel ini jadi tambah ngerti walaupun awalnya sedikit ngeri ngeliat anakku (1y9m) tiba2 mukanya pada bengkak..
    awalnya hari minggu pagi2 abis bangun tidur tuh dikirain sakit mata coz mata sebelah kanannya bengkak gitu,,trus besok paginya lagi hidungnya bengkak..eh hari ini malah seluruh tubuhnya pada keluar merah2..langsung dibawa deh ke dokter coz dikira campak coz ada panas, batuk dan pilek…
    sampe dokter katanya itu alergi,,tapi aku bingung perasaan makanan yang dia makan gak aneh2,,maksudnya pernah dia makan juga tapi gak kenapa2…
    jadi apa bener yah itu termasuk biduran?seluruh badannya (nemplok2 sih gak rata juga) pada merah trus akhirnya jadi kayak bentol abis digigit nyamuk..matanya juga bengkak,,jadinya kasian banget…
    trus kalo emang bener, dia boleh tetep main keluar atau jalan2 ke mal gak cak?trus dimandiin gak?pake bajunya mesti yang baju dingin apa yang biasa aja?kalo lagi timbul gitu boleh dikasih bedak gak?wah maaf nih pertanyaannya jadi banyak..gak pa pa kan..?
    makasih ya cak…

  50. 50 cakmoki Mei 20, 2009 pukul 1:42 am

    @ Toet2:
    salam kenal juga :)
    ya, itu biduran atu urtikaria karena reaksi alergi.
    Gak papa, gak bahaya. Boleh kemana aja, kapan aja dan dimana aja … dan gak perlu risau dengan makanan… yang penting diobati kalo sedang mbentol…
    Tetep dimandiin dongggg … dan boleh juga dikasih bedak.
    Makasih

  51. 51 Emanuel Setio Dewo Juni 5, 2009 pukul 8:31 pm

    Hallo Cak, salam kenal.
    Saya mau nanya Cak, kata seorang teman, alergi ini bisa dikurangi dengan meminum kalsium. Apakah benar?

    Terima kasih.

  52. 52 cakmoki Juni 6, 2009 pukul 1:49 pm

    @ Emanuel Setio Dewo:
    Hallo, salam kenal juga :) ..maaf terlambat menjawab.
    Tidak benar.
    Klaim berlebihan tentang kalsium beberapa tahun belakangan ini banyak beredar di masyarakat dan internet. Sekali lagi, kalsium bukan untuk meredakan alergi.
    Maturnuwun :)

  53. 53 Emanuel Setio Dewo Juni 6, 2009 pukul 9:39 pm

    @ Dear Cak Moki,

    Wah, terima kasih jawabannya. Ini pencerahan bagi saya, karena banyak informasi simpang siur tentang klaim kalsium tersebut.

    Sekali lagi, terima kasih. Salam.

  54. 54 cakmoki Juni 7, 2009 pukul 12:41 pm

    @ Emanuel Setio Dewo:
    Sama-sama, terimakasih juga telah berbagi :)
    Salam

  55. 55 ellaene Juni 10, 2009 pukul 12:55 pm

    halo, cak..
    senang sekali baca ttg urtikaria ini, nambah wawasan bgt..:))
    anak saya, 21 bulan dengan bb 15kg, akhir2 ini jg sering bgt biduran. kalo saya perhatiin, kayanya gara2 dingin, krn kluarnya bidur hampir selalu saat sore hari, abis dia mandi, ato abis angin2an di luar..
    selama ini saya kasi Tiriz sekali sehari dengan dosis 0.4ml. kalo di packingnya sebenarnya dosis untuk 2-5th adalah 0.5ml, bole dosis tunggal ato dibagi pagi & malam @ 0.25ml.
    berhubung bbrp hr ini bidurnya kayanya nambah banyak, apakah emang perlu dosisnya saya tambahin jd 0.5ml yah, cak?
    bahaya gak, kalo Tiriz ini diberikan untuk jangka panjang, setiap hari gt?
    apakah Tiriz ini bisa menyembuhkan bidurannya dan diharapkan gak muncul lagi, ato cuman ngilangin gatalnya aja, cak?
    menurut cakmoki, apakah si kecil perlu saya periksakan tes alergi?
    ada bbrp teman yg menganjurkan utk membawa anak saya terapi alergi, baik yg elektromagnetik, sntik, atopun terapi obat minum. tapi saya masi ragu, karena usianya juga masi belum ada 2 th gt…
    *maap malah jd curhat n nanyanya banyak bgt yah, cak..:))*

  56. 56 cakmoki Juni 10, 2009 pukul 7:08 pm

    @ ellaene:
    Halo juga :)
    Kebanyakan obat dalam bentuk syrup ato drops tertulis “tidak untuk anak di bawah 2 tahun”. Label tersebut adalah dari produsen, mungkin sebagai prasyarat perijinan atau sejenisnya. Sedangkan sejatinya, dapat digunakan oleh semua umur. Pada anak, dosisnya disesuikan dengan Berat Badan, bukan umur. Contoh: jika anak usia 3 tahun BB nya 15 kg, sementara anak lain usia 1 1/2 tahun BB nya 15 kg, maka dosisnya sama.
    Pada umumnya, dosis obat yg tertera di kemasan jauh lebih rendah dibanding dosis yang sebenarnya. Hal ini seringkali menimbulkan keraguan orang tua ketika mendapatkan obat dari dokter.
    Pemberian Tiriz (cetrizine) 0,5 cc aman untuk anak dengan BB 15 Kg dan aman untuk jangka panjang.
    Seperti tertulis di artikel, obat-obat urtikaria hanya simptomatis, untuk meredakan aja, bukan untuk menyembuhkan (silahkan baca ulang pada bab FAQ).

    Menurut saya, gak perlu test alergi, ntar hasilnya malah bikin stres, karena pada dasarnya manusia mempunyai respon beragam terhadap bahan-bahan alergen, bahkan orang yg sehatpun bisa menunjukkan banyak bahan pemicu alergi manakala dilakukan tes alergi.
    Begitu pula untuk elektromagnetik dll, gak perlu.
    lagipula urtikaria bukan penyakit serius. Karenanya penobatan cukup dengan meredakan gatal dan bentolnya.

    Sekali lagi, gak perlu risau, silahkan baca ulang pada bab “FAQ” agar kita tidak mudah terpengaruh oleh pendapat teman atau tetangga yg belum mengerti seluk beluk urtikaria.:)

    Trims

  57. 57 ellaene Juni 11, 2009 pukul 12:49 pm

    whuaaa…
    kumplit sekali jawabannya..:))
    jadi lega..

    makasih banget yah, cak…
    salut ama cak moki, kalo kaya iklan: “bersedia melayani dengan hati”
    he..he..he..

  58. 58 cakmoki Juni 11, 2009 pukul 9:53 pm

    @ ellaene:
    makasih juga telah berbagi …
    Wih, iklannya kayak puisi … hahaha
    Moga sehat selalu :)

  59. 59 evi Juni 16, 2009 pukul 6:49 pm

    halo cak, mo nanya lagi nih gpp kan.. :)
    biduran saya makin hari makin sering (hampir 2 bulanan nih)munculnya sekarang malah setiap hari dari sore menjelang magrib sampai pagi2, padahal udara di tempat saya (palu-sulteng) sangat panas, sampai sekarang saya ga tau penyebabnya pastinya apa, kalo dah ga tahan gatalnya saya minum interhestin setengah tablet, kalo saya minum interhestin dalam jangka panjang ada pengaruhnya ke asam lambung ga cak? soalnya saya penderita GERD nih..makasih

  60. 60 cakmoki Juni 17, 2009 pukul 11:25 pm

    @ evi:
    Minumnya 1 tablet dong :)
    Gak papa untuk pemakaian jangka panjang … Trims

  61. 61 mommyciku Juni 20, 2009 pukul 2:57 am

    salam kenal…
    cak dokter, kalo obat biduran untuk ibu menyusui apa ya? dosisnya berapa?
    apakah obat yang saya minum juga akan terminum baby lewat ASI?
    terima kasih sebelumnya :)

  62. 62 cakmoki Juni 20, 2009 pukul 12:30 pm

    @ mommyciku:
    salam kenal..
    Rata-2 obat antihistamin untuk biduran, aman bagi ibu hamil dan menyusui.Salah satu contoh: Loratadine 10 mg (inclarin, claritin, dll), diminum 1×1 sehari, saat biduran aja. Obat yg diminum ibu tidak terminum bayi lewat ASI. Yg terikut di ASI hanya sebagian kecil dari metabolit obat.
    Trims

  63. 63 ibeng Juni 25, 2009 pukul 2:02 am

    Salam kenal cak..
    Saya kena biduran mulai 1 bulan lalu, penyebabnya kemungkinan besar karena alergi (ketika itu minum semacam ginseng). Bidurannya timbul di daerah paha, sekitar ketiak dan didaerah pantat. pantat saya sampe lecet2 karena sering saya garuk…
    Seringkali saya terbangun tengah malam kayak gini, untungnya kali ini ketemu tulisan cakmoki, jadi tambah wawasan deh.
    Dari hasil search selama ini memang ada beberapa saran yang beberapa diantaranya sudah dibahas pada tulisan diatas.
    Kalau untuk kasus saya (diketahui penyebabnya adalah minum semacam ginseng), apa saran dari cakmoki? Selama ini saya beberapa kali minum ctm tapi nggak dilanjut krn ngoantuk terus.
    Atas jawabannya saya ucapkan terima kasih.

  64. 64 cakmoki Juni 26, 2009 pukul 3:09 pm

    @ ibeng:
    salam kenal,
    Kalo udah yakin diketahui pencetusnya, jalan terbaik adalah dengan menghindari faktor pencetus tersebut (ginseng). Tapi sejujurnya saya gak yakin, karena kalo emang alergi karena minuman tersebut, maka biduran hanya muncul setelah minum minuman tersebut. Kenyataannya, biduran muncul di waktu yg lain…(seringkali saya terbangun tengah malam) … ini menunjukkan bahwa faktor pencetusnya hawa dingin malam hari.
    Agar tidak ngantuk, silahkan menggunakan antihistamin jenis lain yg gak begitu ngantuk dan memiliki wakti terapi yg lama, misalnya: Loratadine 10 mg (merk dagang, misalnya: inclarin, claritin, dll), diminum 1×1 sehari, saat biduran aja.
    Trims :)

  65. 65 jimmy Juni 29, 2009 pukul 10:20 pm

    bagi yg sudah bosan biduran, mungkin bisa coba resep saya.
    hari 1-2 makan kalzana-d (dosis 1-8 tablet, dicicil tiap 2 jam)
    hari ke 3, kalzana-d stop, lanjut dengan jus jeruk 5 bh + stroberry 100grm.
    minum jus selama 4 hari(tiap sore/ tiap bidurannya mau muncul).
    usahakan selama minum kalzana-d di hari 1 dan 2, badan terkena matahari pagi selama 30 mt.

    resep ini tidak sengaja sy temukan. biasanya sy setiap pagi, sore, malam pasti gatal2.
    hari ke 2 setelah makan kalzana-d masih tetap gatal. waktu hari ke 3, setelah minum jus, entah kenapa malamnya bidurannya hilang 80%, keesokan hari saya coba untuk tidak mandi dr siang – malam(jam 9), biasanya bidurannya pasti muncul, tapi skr tidak.

    nggak ada salahnya dicoba, cocok untuk saya mungkin cocok untuk anda.

  66. 66 cakmoki Juni 30, 2009 pukul 12:57 am

    @ jimmy:
    :)

  67. 67 Roy Juli 15, 2009 pukul 2:38 pm

    halo cak..tubuh saya aneh setelah saya makan sate ayam beberapa minggu yang lalu.
    awalnya muncul biduran.lali saya membawanya ke dokter.saya diberi obat inversin oleh dokter.setelah itu keesokan harinya saya sembuh.tapi sekarang hampir setiap hari muncul bintik2 kecil merah yg muncul di berbagai tubuh saya.Dan jg ada semacam bintik2 kecil (tidak banyak tetapi ada sekitar 10 atau 20an bintik) di paha saya yg tidak bisa hilang walaupun sudah saya beri obat.
    Apa pendapat anda cak?apakah saya harus minum obat setiap hari?Selama ini setiap ada bintik merah muncul di tubuh saya,saya hanya meminum dexteem plus,apakah itu bisa saya minu tiap hari?
    Sebelumnya terimakasih cak atas jawabanya.

  68. 68 cakmoki Juli 16, 2009 pukul 1:12 am

    @ Roy:
    Mungkin pada saat itu dokter mendiagnosa alergi sehingga diberi inversin.
    Kalo emang alergi, boleh menggunakan dexteem plus, tapi hanya digunakan saat bintik merah muncul aja. Pemakaian jangka panjang secara terus menerus berpotensi menimbulkan efel samping karena Dexteem plus mengandung steroid.
    Untuk lebih jelasnya, silahkan kirim foto via email (cakmoki2006 [ad] yahoo [dot] com) jika berkenan, sehingga kita dapat mendiskusikannya lebih tepat.
    Trims

  69. 69 kondang Juli 22, 2009 pukul 4:16 pm

    gua biduran setiap hari nih.. (mulai 2 bln lalu scr tiba2)
    padahal dulu ga setiap hari(tp klo dulu kena bidurannya keluar 1 badan gua, sampe bengkak), paling 1 taon kena 1x – 2x.
    sekarang dari pagi mpe malem keluar terus tuh bidurannya(klo sekarang ga 1 tubuh, tp pindah2 tempatnya)
    uda ke dokter 2x dikasi obat sembuh. tp pas ga konsumsi obatnya lg, keluar lg tuh bidurannya. Apa lg klo malem pas tidur, waduh gatel abis di kaki, leher, tangan. jd gua malem sering begadang, mpe gatelnya rada ilangan. skrng gua mulai nikmatin aja deh rasa gatelnya, tp klo ada obat yg ampuh gua mau bener tuh.. Bis tetep aja gua pengen sembuh. Ga nyaman bgt abisnya!!

  70. 70 cakmoki Juli 23, 2009 pukul 3:21 am

    @ kondang:
    Seperti tertulis pada artikel di atas… obat-obat biduran hanya bersifat simptomatis ato meredakan keluhan. Gak bisa untuk menyembuhkan sampe tuntas. Kalaupun biduran bisa ditekan dalam tempo lama, suatu saat dapat kambuh lagi jika terpapar pencetusnya.
    Trims udah berbagi :)


  1. 1 Tambah atau kurang 1, Cakmoki ? « Pieces of Mind Lacak balik pada Februari 18, 2009 pukul 11:59 pm
  2. 2 Biduran, Oh Biduran… « Emanuel Setio Dewo Lacak balik pada Juni 6, 2009 pukul 9:35 pm

Tinggalkan Balasan




Wong ndeso ™

Wordpress Indonesia

Silahkan baca

DISCLAIMER

web tracker

KPK,informasi,anti korupsi,indonesia

Jangan Korupsi Ah

No Korupsi

Internet Sehat

Yuk.Ngeblog.web.id

Speedy Udah Kembali Normal, setelah ngadat sejak 28 Mei s/d 31 Mei ... Makasih ya

Warga Bicara

Makasih PLN, listrik Samarinda dah membaik, moga gak byar-pet

Waspada Demam Berdarah

Jangan Gunduli Palaran

INGA INGA INGA

Nyeri Urat or Tulang BUKAN berarti Penyakit Asam Urat.

Sekali lagi: Pegal, Linu Tidak Identik dengan Penyakit Asam Urat

TEMANs

9racehime | A. Fatih Syuhud | Aditiawan Chandra | A.Tajib | Agung UD | aLe | alief | alle | almascatie | Amd | Anak Peri | Anak Sultan | Anang | Anang YP | Anas | Andalas | Anggara | Anjaz | Anti Pungli | Antobilang | Anung87 | Aribowo | Arif Kurniawan | Arul | Astikirna | awan965 | axireaxi | Bambang alias HR | BatakNews | Blog Pokoke? | Biho | CalonOrangTenar | Cay | Chandra | Chielicious | chiw imudz | cK-chika | Dalamhati | Deden Nugraha | deedhoet | deKing | Desti Utami | Didats | doeytea | dnial | Edy C | Eep | Elpalimbani | erander | Evi | Fa | Fa wp | Faiq | Fertobhades | Fetro | Fortynine | Freddy | Gadis | Gaussac | Gitablu | Grandiosa | GuhPraset | GuM | Helgeduelbek | Herdy | Indonesia Kita | Indra KH | ItikKecil | iway | Jejakpena | Jennie S. Bev | Joesath | Joko Taroeb | Julee | Juli | Juliach | Junthit | Jurig | Kakilangit | Kang Adhi | Kang Kombor | Kangguru | kawaichu | Kenji | Kenzt | kikie | koecing | Kumala | Kurtubi | Kw | Laras | liezmaya | Lilik Suryanto | Lily | Linker | Lintang | Lita | Lita wp | Luthfi | MaIDeN | Majalah Dewa Dewi | Manusiasuper | Master Li | Mathematicse | macanang | mbojo | Mei | Micokelana | Mr. Geddoe | Mufti | mybenjeng | My-za | Nayla Zahra | Nayz | Ndarualqaz | Neeya | Neo Forty-Nine | Neri | Ninoy | Nieke | Nomercy | n0vri | NuDe | Om Sulis | omaigat | Ooyi | Paijo | Panca | Pandu | Panduan WP | Papabonbon | Passya | Peyek | Pinkina | Pitik | Pralangga | Prayogo | Priyadi | Qee | Raja iblis | RenjanaBiru | rivafauziah | Rivermaya | Roffi | roisZ | Rujak | Sagung | Sahrudin | Saiful Adi | SaRa | Siu | Sofi | Sora9n | Suandana | Suluh | Susiloharjo | Telmark | Thamrin | tiesmin | Triesti | Tukang Sate | Venus | Wadehel | Wahyuansyah | Wandira | Wiku | WongMangli | Wulan | Yati | Yudhipras |

:: :: :: :: :: :: :: :: ::

Kesehatan

:: Ady Wirawan :: Agus Mutamakin :: Anis Fuad :: Anis Fuad wp :: Asri Tadda :: Astri Pramarini :: Astri Pramarini (awal) :: Astri Pramarini wp :: Blog Mahasiswa FKU 2003 :: Blog Rumah Kanker :: Dani Iswara :: Dani Iswara weblog :: Dokter arek cilik :: drAnak :: drarifianto :: Dwi wp :: Elyas :: Erik Tapan :: Evy HealhtySmile :: FK Unsri :: Gies :: Gies wp :: Ginna :: Grapz :: Hendar Sunandar :: HIV News :: Huda Thoriq :: IDI Samarinda :: imcw :: Imran Nito :: Iwan Handoko :: Jhonrido :: klikharry :: Kobal :: Laksmi Nawasasi :: Mashuri :: Mave Mina :: Mbah Dipo :: Mina :: My Blogspot :: Nur Martono :: PKM Palaran :: Rara :: Rizma Adlia :: Rudy Kwang :: SenyumSehat :: Sibermedik :: SimkesUGM :: SuperKecil :: Titah :: Tito :: Tonang Ardyanto :: Tukangkomentar :: Wi :: Vina Revi :: Vina Multiply :: Yusuf Alam R :: zulharman79 ::

:: :: :: :: :: :: :: :: :: :: ::

Institusi Kesehatan

:: Depkes RI :: WHO :: WHO Indonesia :: … nyusul

:: :: :: :: :: :: :: :: ::

Kolaborasi

:: Emedicine :: ICD 10 Wikipedia :: ICD 10 Wiki Indonesia :: OSWD :: OpenWebDesign :: Pakistan Times :: Rubab :: ntar ::

Kategori

BlogTour

Arsip

Komunitas Blog

Blog Indonesian

PAGE RANK

Powered by  MyPagerank.Net

My Google PR

Add to Technorati Favorites

[Valid RSS]

Health Blogs - Blog Top Sites

TopOfBlogs

Health
webb hotell

Health Blogs - Blog Rankings

DigNow.net

Health Blogs

Health blogs

Blog directory

Search Engine Marketing, Search Marketing

Feed Burner

cakmoki Blog

Bloggerian Top Hits

Indonesia To Blog -Top Site

My BlogCatalog BlogRank

Site Meter

Since 30 Nov 07

PENGUNJUNG

  • 751,089 pengintip

Asal Usul

100 Blog Indonesia Terbaik