Cacar Air

Nama lain: Varicella, Varisela, Chicken pox

Kode ICD.10: B.01 : Chickenpox ( Varicella )

Varicella_hari ke 2 varicella_hr4 varicella_mulut
Vesikel hari ke 2 Vesikel hari ke 4 Bibir dan mulut

Belakangan ini ( 2 bulan terakhir sejak September ) angka kesakitan penyakit Cacar Air (varicella, Chicken pox) didaerah kami (Kecamatan Palaran) meningkat tajam dibanding bulan-bulan sebelumnya. Bahasa gampangnya: lagi musim Cacar Air. Terutama menyerang anak-anak, tapi dapat pula menyerang dewasa.

Penyakit ini sangat mudah dikenali karena bentuknya yang khas, yakni plentingen berisi cairan (dalam istilah medis disebut vesikel atau vesikula…bhs indonesia nya apa ya), tersebar hampir di sekujur tubuh bahkan di dinding bagian dalam (mukosa) rongga mulut, hidung dan mata.

Di kalangan masyarakat kita yang masih lekat dengan “omongan orang tua” dan beragam budaya, kita akan menjumpai pernik-pernik terkait penyakit cacar air. Ada yang membedaki wajah penderita cacar air dengan parutan jagung muda, yang gini gak salah, mungkin supaya dingin. Malahan, ada juga lho yang diluluri parutan jagung muda di seluruh tubuh tanpa sehelai benangpun *ikon nutup mata merenggangkan jari* :roll: … hihihi, kayak varicella fashion show … emang ada yang gitu ya ? … udah-udah ga usah bikin pengakuan, yang mesam-mesem mesti dulu pernah gitu. *halah* :P

Yang lebih heboh nih, masih ada juga yang meyakini bahwa penderita varicella gak boleh mandi…wiiihhhh. Ambune rek ! :) *yang ini tentu salah, artinya tetep mandi dong, kecuali bagi yang gak suka mandi*

Serius … Varicella atau Cacar Air atau Varisela atau Chicken pox, adalah penyakit infeksi akut (dalam waktu singkat) primer oleh virus Varicella zoster pada kulit dan mukosa (selaput atau membran misalnya selaput luar pada dinding bagian dalam rongga mulut) yang cepat menular melalui aerogen (saluran pernafasan bagian atas).

PERJALANAN PENYAKIT

Virus Varicella zoster masuk ke dalam tubuh penderita melalui saluran pernapasan bagian atas (mulut juga), memperbanyak diri (multiplikasi) dan menyebar (viremia primer) ke jaringan setempat melalui aliran darah dan aliran getah bening. Selanjutnya virus memperbanyak diri lagi untuk kemudian menyebar (viremia sekunder) ke seluruh tubuh (terutama kulit dan mukosa).

TANDA – TANDA : (gejala)

Masa inkubasi, yakni periode masuknya virus hingga muncul gejala or tanda, berkisar 10-20 hari (bervariasi nih, ada yang nulis seminggu hingga beberapa minggu, 8-12 hari, dll … ga perlu dipersoalkan).

Tanda awal (prodormal) pada anak pada umumnya berupa: demam ga begitu tinggi (sumer), nampak loyo, sakit kepala, yang dialami 1-3 hari sebelum munculnya plentingan.

Sedangkan pada dewasa, tanda awal lebih berat bo … demam bisa mencapai 40 derajat celsius atuh, sakit kepala, kadang menggigil, badan suakiiit semua, dan dapat berlangsung sekitar 4-5 hari, padahal ini baru pemanasan …

Setelah itu, muncul deh plentingan, dikit, makit lama makin banyak hingga sekujur tubuh. Termasuk di rongga mulut, mata, telinga, hidung…lengkap.

Selanjutnya plentingan berangsur mengering hingga pulih setelah sekitar 1-3 minggu.

PENGOBATAN :

  • Istirahat. Untuk anak sekolah sebaiknya gak usah masuk sekolah sekitar seminggu, mengingat masa penularan diperkirakan berlangsung 1 minggu sejak mulai timbulnya plentingan.
  • Penurun panas (bila panas), misalnya Parasetamol (dosis anak: 10 mg/kg berat badan/dosis, diberikan 4 kali sehari). Contoh: BB anak 12 kg, maka dosisnya 10×11= 110 mg (1 sendok takar atau 1/4 tablet parasetamol 500 mg) setiap kali minum. Lho, koq ga pas gitu, kan 1 sendok takar = 120 mg dan 1/4 tablet = 125 mg ? Ga papa, 10 mg tuh dosis minimal dan boleh diberikan 15 mg/KgBB setiap kali minum.
  • Acyclovir. Dosis dewasa: 5×800 mg selama 7-10 hari. Dosis Anak: 20 mg/kg BB/dosis (koreksi oleh Mas Rizal, maturnuwun Mas), max 800mg, pemberian 4 kali sehari selama 5 hari, pemberian 4 kali sehari selama 5 hari.
  • Antibiotika diberikan jika ada infeksi sekunder, misalnya Eritromisin (dosis anak: 30-50 mg/kgBB/hari dibagi dalam 3-4 dosis), selama sedikitnya 4 hari.
  • Jika gatal, dapat digunakan antihistamin misalnya: loratadine 10 mg, diminum 1×1. Boleh juga pake CTM, murah meriah, tapi ngantuk poll.
  • Obat lokal (luar): Bedak Salisil 1% dan sejenisnya.

PENCEGAHAN:

Vaksinasi or imunisasi. Jadwal dan tatacaranya monggo dipersilahkan bertanya kepada dr. Rizal Sp.A. Silahkan Download Jadwal Imunisasi di sini.

UPDATE: (tambahan info oleh: dokterearekcilik)

… masalah imunisasi dari satgas imunisasi indonesia sampe saat ini diberikan 1 dosis, sedangkan pada anak umur 13 tahun keatasdan dewasa diberikan 2 dosis dengan interval 1-2 bulan. Bila sudah pernah kena cacar air gak usah imunisasi. Soal harga sekitar 300rb an.

SERBA SERBI SEPUTAR CACAR AIR

  • Hindari mencet or otak-atik plentingan, karena beresiko meninggalkan bekas. Biarkan kering dan mengelupas dengan sendirinya.
  • Plentingan pada umumnya tetep bermunculan walaupun udah diobati. Misalnya seseorang datang ke dokter pada hari kedua dimana plentingan (vesikel) masih ga banyak, maka tetep akan bertambah hingga mencapai puncaknya pada hari ke 5-7 walaupun udah diberi obat lengkap. Bukan berarti obatnya gak mempan, tapi emang perjalanan penyakitnya seperti itu. Karenanya, para orang tua gak perlu panik lantas tamasya gonta-ganti dokter.
  • Sebaiknya istirahat dan bagi siswa gak usah sekolah mengingat masa penularan diperkirakan berlangsung 1 minggu sejak mulai timbulnya plentingan. Bapak dan ibu guru juga seyogyanya memahaminya. Biasanya orang tua ato si anak maksa sekolah karena takut ketinggalan pelajaran … halah.
  • Tidak ada pantangan makan, justru dianjurkan makan makanan bergizi. Dan… tetep mandi lho yaaa, … mandi… mandi…
  • Oiya, varicella pada wanita hamil (trimester or 3 bulan pertama) dapat menimbulkan kelainan bawaan (konginetal), sedangkan pada wanita yang terkena varicella beberapa hari menjelang kelahiran dapat menyebabkan varicella pada bayinya. *maaf, bukan mau nakut-nakuti…tambahan informasi aja koq*

Oiya (lagi), tempo hari saya menemukan pertanyaan di yahoo.Answer : “apakah setiap orang mesti terkena varicella setidaknya sekali dalam hidupnya?”. Enggak. Kita tahu bahwa varicella adalah penyakit menular, so kalo gak ketularan ya gak bakal menderita varicella. ;)

Moga berguna.

Link Terkait:

:: :: :: posting menggunakan WLW :: :: ::

 

About these ads

176 Responses to “Cacar Air”


  1. 1 ManusiaSuper Oktober 29, 2008 pukul 11:00 pm

    Saya kena cacar air sewaktu kelas 2 SMA, ketularan kakak sepupu yang rumahnya saya inapi pas dia kena cacar air. Saya pede nginap karena mengira sudah diimunisasi cacar air, ternyata kata Emak, saya tidak pernah dapat imunisasi cacar air *getok-getok jidat pake suntikan bekas*

    Pertanyaan:
    1. Apa benar cacar air hanya menyerang sekali seumur hidup? Jika sudah kena sekali maka akan kebal?

    2. Adakah imunisasi cacar air?

    3. Jika ada, seberapa efektif?

    4. Kultus TIDAK MANDI ketika terserang cacar air sangat kuat di masyarakat (Tapi demi Tuhan, Saya mandi ko cak waktu kena cacar air itu, saya bukan tipe pelahap isu :mrgreen: ). Apa ada alasan khusus kenapa isu TIDAK MANDI ini keluar?

    5. Beberapa bagian tubuh, khususnya yang tidak terlihat orang banyak masih terdapat ‘scar’ bekas cacar, bagaimana menghilangkannya?

  2. 2 ManusiaSuper Oktober 29, 2008 pukul 11:05 pm

    Cak, kayanya ga cuma gambar di tengah deh yang mesti ditutup kain hitam, yang pertama itu juga rada mesti ditutup… :P

  3. 3 Greeny Oktober 30, 2008 pukul 12:30 am

    Met malem….(waktu aceh lagi..,hehehe)
    Bener tuh cak…..sering amat ndenger yg ky gitu… Cacar adalah penyakit yg pasti kita dapat sekali dlm seumur hidup kita, bahkan diikuti dgn iming2 bahwasanya mreka yg sdh pernah tertular tentunya tdk akan pernah tertular lg. Apa iya gitu????? Trus apa para org tua yg blm pernah terinfeksi cacar jg msh perlu divaksin?? Jd gak cuma harus waspada supaya anak jgn tertular khan….

  4. 4 dikma Oktober 30, 2008 pukul 7:56 am

    Wah .. Infonya berharga banget nih pak
    Trims atas share nya ..

  5. 5 itikkecil Oktober 30, 2008 pukul 10:17 am

    Jadi inget pas kena cacar air ini….
    waktu itu saya baru jatuh dari atap, karena tulang belakang saya retak harus digips :D , ditambah cacar air… jadi saya gak mandi bukan karena cacar airnya, tapi karena memang kondisi badan saya yang tidak memungkinkan untuk mandi :mrgreen:
    ah ya… karena keisengan saya memencet cacar ini, bekasnya masih ada di muka *sigh*

  6. 6 Nora Oktober 30, 2008 pukul 11:21 am

    halo cak,
    wah wabah cacar ini ternyata dimana-mana ya. di surabaya-sidoarjo lingkungan sini juga lagi mewabah. ada temen yang baru mudik lebaran dari sby nyampek jkt anaknya kena cacar, sehari kemudian ibunya ketularan :D
    selain itu kita juga ga berani main kerumah sodara yang belakangan kita tahu ternyata anak dan ibunya juga lagi cacaran, hihihi… kalo kita maksa kesono kek “ulo marani gepuk” hihihi bener ga ya gepuk ato getuk :))

    dulu aku kena cacar pas baru masuk kerja, ketahuan cacar langsung ke dokter dan ama dokter dikasih obat salah satunya katanya obat yang ini agar ga semua plentingan keluar banyak/menimalisasi. emang satu bijinya lumayan mahal waktu itu 5rb tahun 1998 kalo ga salah. tapi bener lho cak, plentingan cacar yang keluar ga rata dan banyak bertebaran dimana-mana kek digambar itu. paling dimuka ada satu, dilengan ada 1-2, dipunggung juga ada beberapa. jadi asyik deh ga begitu panik ma penampilan, secara lagi pedekate ma seseorang :))

    trus untuk vaksinasinya mulai umur berapa ya cak? kalo aku liat dijadwal idai kalo ga salah ditulis mulai umur 10 tahun?
    makasih ya cak, maaf kebayakan ceritanya daripada konsulnya.

  7. 7 Shinta Oktober 30, 2008 pukul 12:51 pm

    cakmoki,
    kalo mandi trus sabunan, bisa bikin plentingannya pecah kan, trus kalo plentingan pecah berisiko meninggalkan bekas.
    Kalo gak mandi 1 minggu risikonya apa cak? selain bau tak sedap dan berdaki tentu nya… :)

  8. 9 keishka Oktober 30, 2008 pukul 6:17 pm

    dok, kalau kei dah pernah cacar air bisa kena lagi ga??? ih ngeri yah… untung kenanya masa kecil… cb kalau sekarang bisa ga bisa nampang.. apa lagi keikan peri… haduh… repot! mandi?? pasti dunk dok, dua kali minumal sehari. gosok gigi lbh dari 3 kali sehari. gt kan dok? biar terhindar dari yang engga baik… btw, peri ga mau sampe sakit. takut bikin heboh. masyarakat… hihihi

  9. 10 cakmoki Oktober 31, 2008 pukul 5:44 am

    @ ManusiaSuper:
    Imunisasi mulai gencar dilaksakan di Indonesia sejak awal 1990, yakni imunisasi dasar, meliputi: BCG, DPT, DT, Polio, Campak dan TT (kemudian menyusul imunisasi Hepatitis B). Program nasional tersebut dinamakan UCI (Universal Child Immunization). Adapun imunisasi cacar air hingga kini masih sebagai imunisasi tambahan *berharap menjadi bagian imunisasi dasar*
    Imunisasi dasar, wajib bagi bayi di indonesia, gratis dan dapat diperoleh di RSUD, Puskesmas hingga Posyandu.
    Sedangkan imunisasi tambahan (hingga saat ini) bayar dan dapat diperoleh di RS (termasuk klinik swasta) dan DSA. Biayanya bisa tanya ke dr. Rizal DSA (dokterearekcilik) *mungkin sesama blogger dapat diskon*
    Karena itu, gak mungkin piyan dapat imunisasi cacar air kecuali piyan lahir di Amrik atau Eropa :P

    Jawaban: *hmmm, pertanyaannya sekelas mhs kedokteran*
    (1) iya, kecuali jika kekebalan yang terbentuk tidak cukup kuat untuk menahan penularan ulangan (pada orang-2 tertentu dengan gangguan imunologis)
    (2) ada
    (3) efektifitasnya mencapai 95-97% (ref: Buku Ajar Ilmu Penyakit Kulit FKUI)
    (4) alasannya (kultus gak mandi) gak jelas…penderita yg saya tanya hanya mengatakan “kata orang tua”, padahal orang-orang tua tersebut dulunya juga beliuran *becanda tapi serius* :P . Sebagian lagi mengatakan supaya tidak tambah banyak, padahal tetep bertambah banyak sesuai perjalanan penyakit di atas. Bayangkan jika kita kelak juga mengatakan informasi yang sama kepada anak cucu kita. Trus anak cucu kita mengatakan: katanya mbah mansup, katanya mbah moki…dan mbah-mbah yg lain *moga panjang umur*. So… kita berkewajiban menyampaikan informasi yang benar sesuai keilmuan terkini.
    (5) Scar…ini dia yang paling sulit. Kalo masih baru, dapat diminimalisir dengan salep Madecassol. Lha kalo berbekas keloid, wow… ke spesialis kulit deh
    Jika berbagai upaya udah ditempuh tapi scar masih ada, kali disyukuri aja ya … mungkin menambah kemesraan saat bercengkerama … prettt. Gak pingin Cil? :roll:

    Tengkyu sarannya Cil, ;) cucakrowo udah tertutup *jomblowati dilarang liat, ntar bisa huek-huek*

    @ Greeny:
    Met malem juga …
    Wah …baru denger ada penyakit pake iming-iming :) .. kayak doorprize kali ya.
    Anggapan tersebut gak bener mbak … artinya, kalo gak ada sumber penularan gak mungkin kena cacar air. Ada sumber penularan pun gak mesti tertular. Hal ini dipengaruhi oleh daya tahan tubuh, jumlah virus yang masuk tubuh dan lingkungan. (prinsip ini berlaku juga untuk penyakit infeksi lainnya)
    Orang yang pernah tertular dapat mengalami infeksi primer berbentuk cacar air dan dapat pula mengalami reaktifasi berbentuk herpes zoster.
    Tentang kekebalan, terjawab pada pertanyaan pak dosen ManusiaSuper.

    Trus apa para org tua yg blm pernah terinfeksi cacar jg msh perlu divaksin??

    Boleh, kalo mau…hanya saja di Indonesia belum lazim. Padahal vaksin dapat diberikan pada usia dewasa (12 tahun ke atas), trus diulang setelah 4-8 minggu untuk memberikan kekebalan optimal.

    Makasih :)

    @ dikma:
    Sama-sama, makasih juga kunjungannya.

    @ itikkecil:
    Wihhh, menderita ya..udah pake gips masih ada bonus cacar air.
    Sssttt, waktu itu gak mandi berapa minggu hari ? ;)

    @ Nora:
    Halo :)
    Sing bener, ulo marani gethuk, eh marani cacar ding :D

    …tapi bener lho cak, plentingan cacar yang keluar ga rata dan banyak bertebaran dimana-mana kek digambar itu…

    Yang pasti bukan gambarsebelah kiri kan ? *blethak* :D
    iya, menurut panduan, pemberian acyclovir pada hari 1-3 diyakini dapat meminimalisir plentingan…
    Pada cacar air, plentingan gak pernah rata (polimorf) sedangkan manifestasi penyebaran cacar air dan respon terhadap pengobatan untuk masing-masing orang tidak sama.

    Vaksinasi mulai umur 12 bulan atao lebih.
    Ga papa panjang, malah bagus untuk berbagai cerita. Bukan konsul ah… lebih tepat, kita belajar bersama.
    Maturnuwun share-nya ya :)

    @ Shinta:
    Ga tuh mbak, … kan ngusap sabunnya pelan-pelan dan selembut-lembutnya kayak sentuhan si dia iklan di TV :P
    Kalo gak mandi seminggu beresiko infeksi sekunder oleh kuman atau infeksi jamur … hiyyyy :D

    @ Wempi:
    Semoga :)

    @ keishka:
    Ga kena lagi kei … kecuali kalo mengalami reaktifasi sebagai herpes zoster.
    walah… Peri koq bisa ketularan cacar sih… gimana tuh ceritanya kei..

    mandi?? pasti dunk dok, dua kali minumal sehari. gosok gigi lbh dari 3 kali sehari.

    hmmm… percaya deh …
    Moga peri kei tetep sehat yaaaa …

  10. 11 keishka Oktober 31, 2008 pukul 8:34 am

    ammmiiiiiinnn.. ya allah amiinn….. apaan tuh reaktif zoter?? bisa cacar waktu itu soalnya peri sakit typus n apa yah bronitis….. atau paru2 basah yah?? nthlah… yang jls gara2 panasnya terlanpau tinggi jadi komplikasi gt deh… dalam 2 bulan di RS advent bandung… :D hohoho… malah di fonis mau meninggal sm dokternya krn typusnya akut, btw.. emg typus bisa bikin meninggal yah?? wah.. bsyukur ms-ms dua bulan di rs udah terlewati, dan gawatnya.. kei malah jatuh cinta sm bau rs yang has…hahhahaha.. kelamaan d rs. bikin kei merasa pgn balik lagi… hahhaha.. waktu kmrn hampir kul di kedokteran. cm… ada something yang ngbuat aku mutusin bwt engga ngambil itu. pdhl pgn banget…… hihihi. jadi curhat :P

  11. 12 Greeny Oktober 31, 2008 pukul 9:57 am

    Thanks a lot info ny y Cak…..

  12. 13 cakmoki Oktober 31, 2008 pukul 3:51 pm

    @ keishka:
    Herpes zoster adalah penyakit kulit yang disebabkan juga oleh virus Varicella zoster … selengkapnya dapat dilihat di sini ..ga usah lihat deh…ada gambar-gambar hot soalnya … hehehe

    Typus kalo ga diobati dengan tepat emang bisa menimbulkan komplikasi berat yang dapat merenggut jiwa. Tapi itu mah duluuuuu… duluuu banget, dimana penderita typhus terlambat berobat ato gak diobati.

    wah mestinya masuk efka … kan kita bisa diskusi dan ngeblog bareng kayak yang lain. Lha sekarang dimana? fpsi, fekon, ato ef apa? *bisik-bisik* … tapi ga papa, kalo masih kangen aroma RS, koas-koas (calon dokter) banyak bertebaran di sana, pilih aja.. kalo ga cocok, delete… hahaha *becanda*

    @ Greeny:
    iya, sama-sama …

  13. 14 keishka Oktober 31, 2008 pukul 4:23 pm

    emg waktu itu kei terlambat diobati. hehhe… makanya smpet koma dua hari.

    hmmm kei udh masuk efka ko, smpet kul sekitar sebulanan. heheh.. tapi ada masalah keluarga yang maksa kei turun.. hiks bgt n down juga.

    hehhe.. parah!

    temen2 juga udh pada jadi koas di RSHS, senengnya….

    btw, Herpes zoster itu… rsnya gmn?? gatel apa sakit gt??

  14. 15 nararya Oktober 31, 2008 pukul 5:46 pm

    dari dulu kalo sedang resah ketika ada penderita cacar air, ibu saya meyakinkan dengan bersumpah kalo saya dan adik udah dapet vaksin cacar air waktu bayi (jelas2 tidak lahir di amrik maupun eropa) hiks….

  15. 16 nararya Oktober 31, 2008 pukul 6:11 pm

    Dari dulu kalo sedang resah ketika ada penderita cacar air, ibu saya meyakinkan dengan bersumpah kalo saya dan adik udah dapet vaksin cacar air waktu bayi (jelas2 tidak lahir di amrik maupun eropa).Setelah saya ajak membaca postingan ini ibu saya jadi bingung sendiri dulu saya dan adik divaksin apa (cacar,campak,gabak (ini bhs indonesianya apa ya?), diskusi ini diakiri dengan kalimat sakti “pokoknya dulu semua vaksinasi udah lengkap” ;)

  16. 17 cakmoki November 1, 2008 pukul 10:24 am

    @ keiskha:
    koma apa ketiduran …. :P
    kalo temennya ko-as, brati sekarang kei dah selesai dong … udah kerja, udah dapet gaji, …ita kan? hayo, ngaku

    Herpes zoster tuh sakit banget…ada juga sih gatalnya, terutama saat kulit yang melepuh mulai mengering, tapi nyerinya lebih dominan…

    @ nararya:
    Mungkin yang dimaksud ibunda adalah vaksin dasar, BCG, DPT, Polio, Morbili (Gabak, Campak) … atau kalo lahir sebelum tahun 1974, bisa jadi vaksin cacar api (variola, smallpox) di lengan kanan atas yg bentuknya memanjang.Tahun 1974 Indonesia dinyatakan bebas Cacar Api (kalo ga salah, tahun persisnya lupa)
    Kita bisa memaklumi jika beliau gak tau jenisnya karena emang gak dijelasin oleh petugas vaksin atau mungkin lupa saking sulitnya istilah-istilah medis.. hehehe.

  17. 18 nararya November 1, 2008 pukul 11:30 am

    pssst…saya lahir tahun 79. Jadi masi 19 tahun lah usia saya (berharap cak moki ga lulus matematik) ;)

  18. 19 dokterearekcilik November 1, 2008 pukul 6:53 pm

    Maaf koreksi ya cak, dosis acyclovir 20mg/kgBB/dosis, max 800mg, pemberian 4 kali sehari selama 5 hari…masalah imunisasi dari satgas imunisasi indonesia sampe saat ini diberikan 1 dosis, sedangkan pada anak umur 13 tahun keatasdan dewasa diberikan 2 dosis dengan interval 1-2 bulan. Bila sudah pernah kena cacar air gak usah imunisasi. Soal harga sekitar 300rb an.

  19. 20 keishka November 1, 2008 pukul 9:47 pm

    wakakakak, yoi… temenku co-ass semua… hmm aku memilih jadi pengusaha aja… hihihi… wew, perih gmn pak dokter?? duh ko bisa gt?? apa krn kbnyakan digaruk??

  20. 21 cakmoki November 2, 2008 pukul 12:36 am

    @ nararya:
    Hihihi… selisih lima tahun dengan saya *berharap gak dilempar sandal*

    @ dokterearekcilik:
    Maturnuwun koreksinya Mas :)
    Sudah saya perbaiki… sekaligus sy tambahkan informasi imunisasi.
    Sekali lagi, tengkyu :D

    @ keishka:
    yeeeee … sy kan bilang nyeri :P eh, bener juga, ada perih-perih gt pada kulit yang mengelupas trus nantinya tergantikan oleh kulit baru… bisa juga perih karena garukan.

  21. 22 binchoutan November 5, 2008 pukul 4:27 pm

    dok… ngeri fotonya.. *merinding*
    untung dulu waktu cacar tidak separah itu
    malah menghilangkan kebiasaan buruk suka ngemut jempol..he he..gara2 ada cacar di jempol saya..kikikikikkqq :lol:

  22. 23 koass(yang selalu dimaki)bodoh! November 5, 2008 pukul 7:19 pm

    smallpox?bukannya dah di eradikasi tahun 1960?mungkin chicken pox?german measles?ato palaran measles?:p ato malah measles impossible?wakakakak

  23. 24 cakmoki November 5, 2008 pukul 11:54 pm

    @ binchoutan:
    hehehe, buka rahasia ya :D

    @ koass (yang selalu dipuji) pinter:
    hahaha, sekarang udah jadi cum laude :P
    koq 1960-an sih…hayo
    Tengkyu… udah disesuaikan dg Nama lain tuh.

  24. 25 firmanwy November 6, 2008 pukul 7:07 am

    Iya nih… sempet kena tepat 100 tahun hari kebangkitan nasional. sembuh 10 hari kemudian.

  25. 26 cakmoki November 6, 2008 pukul 7:01 pm

    @ firmanwy:
    Koq bisa persis kelipatan 10 ya :)
    Makasih kunjungannya.

  26. 27 Nika November 7, 2008 pukul 11:53 am

    Cak saya belum pernah kena. Tattut..
    *agak histeris*

  27. 28 cakmoki November 8, 2008 pukul 1:55 am

    @ Nika:
    Moga gak kena :D

  28. 29 shafwan hasby November 8, 2008 pukul 8:18 pm

    pernah nih kena… sebel …. muka blepotan….

  29. 30 Ikka November 8, 2008 pukul 10:20 pm

    alu cak..
    makasi infonya ya, lg kena cacar air nih, hiks2.. baru td siang muncul lentingannya, makanya skrg sibuk browsing cari tau soal pnyakit ngerepotin ini :( padahal lusa harusnya saya ikut tes kesehatan n kebugaran di salah satu instansi pemerintah *job seeker niy* :( udah susah2 lewatin dua tahap tes, eh malah jatuh sakit.. bisa ikut ga yaa.. *jd curhat*

    btw bener ga anggapan kalo lg cacar ga boleh kena angin n ga boleh keluar rumah, karna bakal nambah parah?

    need the answer a.s.a.p., cak.. thanks.. :)

  30. 31 cakmoki November 9, 2008 pukul 9:19 pm

    @ shafwan hasby:
    moga pulih kembali :)

    @ Ikka:
    Kalo memungkinkan sebaiknya minta surat keterangan sakit dari dokter yang ngobati agar tes dapat nyusul.

    btw bener ga anggapan kalo lg cacar ga boleh kena angin n ga boleh keluar rumah, karna bakal nambah parah?

    gak bener… emang dianjurkan istirahat tapi anggapan tersebut ga ada hubungannya dengan parah tidaknya cacar air karena cacar air tetap akan mengalami masa puncak sekitar hari ke 5.
    Thanks :)

  31. 32 dr.aryani November 19, 2008 pukul 2:10 pm

    cak mau tanya dikit ya. kan cak nulis tuh dosis acyclovir untuk penderita varicela dewasa 5x 800mg tapi kalau menurut yang saya tau waktu jaman coass saya pernah mempresentasikan kasus varicella dan emang di beberapa textbook dikatakan untuk dosis orang dewasa adalah 5 x 800mg tapi disangkal sama supervisor bagian kulit kelamin di rumah sakit tempat saya kuliah mengatakan bahwa berdasarkan penelitian ( saya lupa siapa2 yang meneliti dan jurnaknya dah keringgalan di tempat kost saya dulu hehehehe)tidak ada perbedaannya antara pasien yang di terapi dengan 5x 800mg dengan pasien yang mendapat terapi 5x 400mg + placebo. so bisa di simpulkan kalau dosisi yang cukup rasional untuk varicela adalah 5x 400mg ( menurut saya loh cak jgn marah ya. nanti saya carikan data2 penelitiannya supaya lebih ilmiah pendapat saya ini heheheh)efektifitas dari acylovir pun ternyata lebih berpengaruh pada waktu memberian, maksudnya sedini mungkin lesi cacar itu ditemukan dalam artian jika lesinya baru 1 or 2,3,4,5 yang muncul maka efektifitas pemberian acyclovir menjadi tinggi. tapi jika lesinya dah banyak sebenarnya acyclovir sudah tak berarti banyak lagi or singkatnya kalau dah bertotol kaya pola polkadot di badan sebenarnya dah ngga rasional dikasikan tuh obat malah nambahin biaya pengobatan dan nyusahin pasien tiap hampir 5 jam minum obat lagi kan jadi mual tuh ngeliat obatnya heheheehheehe. kalau ilmiahnya tuh acyclovir baik diberikan jika baru muncul stadium lesi awal hhihhihhihi nah kalau tuh varicela ternyata dah skuel nya alias varicela herpes zoster baru dah dosisnya 5x 800mg. mohon keterangannya lebih lanjut cak??? kan bisa aja saya dan supervisor saya yang salah dosis heheheeh. thanks ya cak……

  32. 33 drIs November 19, 2008 pukul 10:28 pm

    Apakah Acyclovir wajib?
    Soalnya harga obatnya mahal he
    Di klinik jarang aku kasih aciclovir tab, paling cuma PCT, Vitamin sama Acyclovir Zalf doang, Alhamdulillah jg sembuh, EBM banget kan?

  33. 34 cakmoki November 20, 2008 pukul 2:53 pm

    @ dr.ariyani:
    Perdebatan dan kontoversi tentang pemakaian acyclovir (menyangkut dosis, frekuensi pemberian dan waktu awal pemberian) udah berlangsung lebih dari 18 tahun yang lalu. Perbandingan antara dosis 800 mg, 400 mg, dan placebo juga bervariasi dalam hal aspek pandangnya. Kalo metodenya rata-rata menggunakan double-blind, dengan konfirmasi pemeriksaan virus melalui kultur, dan melanjutkan perbandingan hingga bertahun-tahun kemudian. (saya tidak tahu apakah penelitian lengkap semacam ini dilakukan apa enggak di Indonesia).
    Bahkan penelitian varicella (pengobatan dan area penyebaran) udah dilakukan oleh Bullowa dan Wishik pada tahun 1935.

    BMJ ( British Medical Journal) di bawah naungan British Medical Association memuat salah satu penelitian (M W McKendrick, consultant physician, Department of Infectious Diseases and Medicine, Royal Hallamshire Hospital, Sheffield S10 2JF) menggunakan pendekatan yang lebih kompleks yakni dengan membandingkan juga aspek Cost is unjustified, Clinical benefit, Economic arguments, Disadvantages of treatment, yang membuka pintu diskusi lebih lanjut dengan menyampaikan pertanyaan: What then are the arguments for using antiviral drugs routinely in chickenpox? dan Are these statistical differences clinically relevant?

    Karenanya, saya tidak terkejut dengan berbagai perbedaan pandangan tentang dosis acyclovir atau tanpa acyclovir sekalipun, mengingat masing-masing pandangan mempunyai argumen, terlepas dari parameter kesahihan penelitian.

    Sebelum menulis artikel ini, saya membaca 4 buku yang berbeda.
    1) PDT UPF Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin RSUD dr. Soetomo, 1994, hal84, menyebutkan bahwa Acyclovir diindikasikan untuk varisela berat dan penderita dengan gangguan imunitas, 5×400-800 mg, dimulai pada hari pertama atau kedua.

    2) Ilmu Penyakit Kulit, Prof. Dr. Marwali Harahap, 2000, hal. 96, menyebutkan bahwa tidak ada terapi spesifik untuk varisela. Menurut beliau cukup dengan obat simptomatis, istirahat dan antibiotik jika ada infeksi sekunder.

    3) Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin, FKUI, edisi IV, 2005, hal.116, menyebutkan bahwa pengobatan bersifat simptomtis. Disisi lain juga disebutkan “dapat diberikan antivirus”, namun tidak secara tegas disebutkan dosis dan cara pemberiannya.

    4) Atlas Penyakit Kulit dan Kelamin, SMF Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin FK Unair/RSUD. Dr. Soetomo, cetakan keempat, 2008, hal. 12, disebutkan dosis acyclovir 5×800 mg selama 7-10 hari (dalam 1-3 hari pertama).

    Beberapa penelitian menyebutkan bahwa pengobatan menampakkan hasil signifikan jika acyclovir diberikan dalam 24 jam sejak onset (ini yang banyak disepakati). Setelah itu (lebih 24 jam) pemberian acyclovir 5×800 mg tidak berbeda dengan pemberian placebo (tanpa acyclovir). Inipun tidak selalu sama dengan peneliti lain di berbagai negara.

    Jadi, jika mbak dr. Ariyani mengikuti pendapat (penelitian) supervisor saat co-as, sah-sah saja. Bukankah ilmu kedokteran terbuka untuk didiskusikan ?
    Menurut saya, yang tak kalah penting adalah bagaimana memberikan penjelasan kepada pasien (dan keluarganya) berdasarkan argumen dan referensi yang diyakini oleh setiap dokter.
    Lha saya malah gak pernah memberikan acyclovir oral karena pasien datang setelah hari kedua, ketiga dan seterusnya … hehehe.

    Met berkarya, moga sukses selalu :)

    @ drIs:
    Artikel ini berdasarkan artikel yang bersifat umum.
    Pemberian acyclovir bergantung pada keyakinan masing-masing dokter berdasarkan referensi dan pengalaman medis berbasis komunitas.
    Kalo saya malah gak pernah ngasih acyclovir oral. Hanya simptomatik (kecuali kalo ada infeksi sekunder) dan acyclovir topikal.
    Kompak *tosssss* :D

  34. 35 tyaaass November 22, 2008 pukul 11:04 am

    met pagi cakdok (cak yang jadi dokter -red),…
    kebetulan alhamdulillah saya menjadi penderita cacar air
    tapi bukan yang berupa herpes gtu di usia saya yang ke-30
    n ini terjadi 2-3 hari yang lalu ( skrg tgl 22 nov ,08). ngeliat penjelasan cak
    sebelumnya, disitu disebutin masa puncak pemunculan bintik bintik n lesi di hari ke-5 gtu. tapi kenapa ya kok yang ada di body, muka, kulit kepala kok buanyaaaakkk banjet, pdhl ni baru hari ke-3 apa bisa lebih banyak lagi??? !!! stress
    juga ngeliatnya… padahil saya baru aja selesai perawatan kulit biar tambah cantik n baruuuuu aja laku banyak dikecengin orang, eeehhh udah kena cacar gni. hueleh poor deh me!! hehhhehhh pede dikit gpp X ya cak !!!
    yang penasaran pengen saya tanyain cak. kayaknya di tenggorokan saya juga cacarnya udah banyak, tadi pagi terasa sakiiiit banget buat nelen n mau ngomong juga sakit banget. nah itu biasanya bisa ilang pake apa ya cak???
    dtunggu banget jwbannya. soalnya itu yang paling menyiksa.
    thx berat bwt perhatiannya.

  35. 36 cakmoki November 24, 2008 pukul 4:18 pm

    @ tyaaas:
    Maaf terlambat menjawab, karena sejak sabtu sore ada gangguan koneksi sehingga ga bisa online.
    Tentang puncak lesi yg 5 hari tsb adalah rata-rata, bisa lebih cepat, bisa juga lebih lambat.
    Yang di tenggorokan ntar akan hilang bersamaan dengan yg di kulit. Kalo ada infeksi sekunder, dapat diberikan antibiotika dan pereda nyeri.
    Moga saat baca jawaban ini, penyakitnya dah reda dan pedenya ikutan pulih kembali untuk menghadapi yang ngecengin :)
    Trims

  36. 37 Wita November 27, 2008 pukul 10:55 am

    Sy setuju dgn jwbn cakmoki ttg treatment varicela krn sy jg prnh baca yg serupa.btw,sy br kena varicela 1 mgg yg lalu,ada yg ga sengaja tkelupas,duh perih bgt,jd ga kebayang penderita pemfigus vulgaris yg ada blisternya gedee..

  37. 38 cakmoki November 27, 2008 pukul 2:11 pm

    @ Wita:
    Makasih :)
    Wah, kalo pemfigus vulgaris, hiiiiyyyy

  38. 39 jumpman Desember 4, 2008 pukul 3:17 am

    Saya baru dua hari yang lalu divonis cacar air … lesi-nya gak tanggung2 buaaaanyaakk banget dari kepala sampai muka, badan, tangan, leher sampai daerah dekat selangkangan … ini normal gak sih dok? Trus saya sudah 2 hari ini makan acycrovil sejak ke dokter dua hari yang lalu-pada saat lesinya masih sedikit. Efek gak sih … tadinya dokter mau kasih voltreex (or something) katanya dosisnya lebih kuat tapi harganya juga jauh lebih mahal …apakah ini berpengaruh? Karena saya agak menyesal sekarang, lesinya kok banyak bgt kayak gak efek pake acycrovil.
    Hari keberapa ya kira2 cacar mulai mengering dan sembuh? saya dikejar deadline kerja nih…. ada saran untuk mempercepat proses???

  39. 40 cakmoki Desember 4, 2008 pukul 2:18 pm

    @ jumpman:
    Bukan gak efek, tapi emang perjalanan penyakitnya gitu. Setelah penuh (kayak gambar di atas) ntar akan berangsur kering.
    Gak ada obat untuk mempercepat proses penyembuhan, yang terpenting adalah daya tahan tubuh, kanan makanan bergizi dan istirahat.
    Pada dewasa umumnya memerlukan waktu lebih seminggu untuk penyembuhan.

    Silahkan baca ulang : “Perjalanan penyakit” dan “serba-serbi cacar air”

    Trims :)

  40. 41 FunkYasa Januari 13, 2009 pukul 5:54 pm

    alo om..
    saya ada lubang bekas ccar d muka.
    jujur,lubang bopeng tu karna saya garuk.
    ada obat nya ga dok?
    biar bs kembali ky semula.
    saya dngr2 pngobatan laser bisa ya.tp sy br dnger ada pngbtan ky gt bs nglangin bopeng. apa bisa ya om? tlng brapa biayanya kira2, kl om cak tau.

  41. 42 andiirma Februari 17, 2009 pukul 11:39 am

    Dear Cakmoki yang baik…
    hari ini sdh masuk hari keempat saya kena cacar..
    normalnya plentingan yang berisi air itu pecah ataukah kempes dan mengering sendiri? saat ini plentingan saya ada yg pecah 1-2.. di badan sih ndak terlalu banyak cuman di muka lumayan… malah ada yang gede 2.. :-( yang belum pecah sy beri bedak, trus kalo udah pecah dirawat gimana? (ada yg bilang dikasih alkohol, apa benar?)

    saya saat ini mandi dengan air yg dikasih sedikit pk. Yang paling mengkhawatirkan sy emang yg ada di wajah ini.. (soalnya banyak tuntutan kerjaan hrs ketemu banyak orang dlm wkt dekat..: minder cak)..tapi saya terus aja kasiin bedak yg dikasi dokter ke muka/plentinganx,hal ini ndak nambah bikin hitam bekasnya?
    salep fusycom yg dokter bilang bukan untuk virus but untuk bakteri dikasih ke plentingan yg sdh pecah ya dok? atau ada salep lain yg lbh baik untuk plentingan yg pecah biar ndak berbekas?
    Mukaku sayang,..mukaku malang :-( hik..hiks…

  42. 43 cakmoki Februari 17, 2009 pukul 1:52 pm

    @ FunkYasa:
    Maaf, kelewatan…
    Untuk pengobatan bekas cacar air yg udah kelamaan silahkan periksa ke dokter spesialis kulit agar dapat diberikan tindakan medis yg tepat.
    Trims

    @ andiirma:
    Plentingan akan pecah kemudian mengering, ada pula yg mengering tanpa pecah. Biarkan aja mengering dan terkelupas dengan sendirinya supaya tidak menghitam dan gak cekung banget.

    Pecah gak pecah dikasih bedak yg dari dokter. Boleh juga mengoleskan fusycom pada plentingan yg udah pecah. (jangan dikasih alkohol..ihhh)
    Bekas yg menghitam disebabkan oleh tangan kita yg tanpa sadar mengotak-atik atau memencet cacar air, bukan karena obat dan bukan karena bedak. Selain itu bisa juga reaksi hiperpigmentasi karena peradangan lokal.

    Gak ada salep untuk ngilangi bekas saat masih plentingan, gak boleh malahan karena kulit muda yg mengganti bekas pletingan akan terganggu. Jadi, salep bekas luka hanya akan diberikan jika sudah sembuh sempurna dan diharapkan pulih secara alami setelah beberapa bulan… hehehe..kayaknya ga betah ya
    Maaf, ekali lagi, ngilangi bekas cacar gak usah terburu-buru.
    Moga mulus kembali :)
    Trims

  43. 44 andiirma Februari 18, 2009 pukul 10:58 pm

    Thanks dok… atas jawabannya… :-)
    skarang plentingan masih ada tapi kayaknya udah pada matang/masak semua… (apaan… buah kali) ada yg udah pecah sendiri..
    tapi ya… berkat cacar air ini … sy jadi kenal blok cakmoki yg keren abizz..Sekali lagi thanks… Semoga blog ini kedepannya lebih baik lagi.. sukses adaok :-)

  44. 45 cakmoki Februari 19, 2009 pukul 12:17 am

    @ andiirma:
    Trims juga share-nya dan supportnya :)

  45. 46 arif April 4, 2009 pukul 7:07 pm

    sore cakmo,
    bener gak… ada yg bilang, klo cacar tuh musti dikeluarin seluruh cacar nya. kalo gak keluar bisa fatal…. bisa lari ke dalam.
    sayah jg tak paham maksudnya.

    mohon pencerahan… :)

  46. 47 cakmoki April 6, 2009 pukul 10:24 am

    @ arif:
    Gak bener :D
    Justru kalo bisa gak banyak bermunculan cacar airnya, seperti penjelasan di dalam artikel.
    Trims

  47. 48 nuka Mei 24, 2009 pukul 2:55 pm

    cak,ini bayi ane umur 7 bulan lebih sudah dua hari ini terkena plentingan di sekitar selangkangan dan bergelembung yang mulai gelembung kecil terus mberangsur menjadi besar.waktu mandidin biasanya ndak sengaja pecah/kepencet. dedek sudah ane bawa ke dokter Sp.kulit dan kelamin dan mendapatkan salep yang dioleskan untuk pagi, siang, sore dan malem.tapi di hari ketiga ini plentingan masih juga muncul walau udah ane oles salepnya.apakah nanti juga akan menyebar rata dulu or bagaimana? truz apa dong yang harus segera ane lakukan biar dedeknya cepet sembuh dari plentingan.mememg sih dedeknya ndak rewel, tetep aktif bermain.please jawabannya ya..thanks

  48. 49 cakmoki Mei 24, 2009 pukul 5:53 pm

    @ nuka:
    Berdasarkan gambaran yg disampaikan, mungkin plentingan bergelembung tersebut adalah Impetigo bullosa. untuk mencocokannya, silahkan baca artikel di blog ini tentang Impetigo, sedangkan leafletnya, silahkan download di sini.
    kalo iya, berarti perlu obat minum (antibiotika yang dosisnya disesuaikan dengan berat badan). Pada impetigo diperlukan pengobatan dengan antibiotika minum dan antibiotika topikal (salep) selama sekitar 7-10 hari. kadang gak sampek seminggu udah kering.
    Kalo ternyata bukan Impetigo Bullosa, kalo berkenan sebaiknya kirim fotonya via email, ntar kita diskusikan setelah melihat fotonya.
    Tapi kalo ternyata Cacar Air seperti gambaran pada artikel ini, maka penyembuhannya diperlukan waktu seminggu lebih.
    Thanks

  49. 50 ratnakaze September 22, 2009 pukul 4:23 pm

    cak. lg btuh pncerahan nih. . nie dah hari k-2 stelah bnjolan2 kecil berisi air brmunculan d.bdan sy. . truz sma mama sy d.ksh obat acyclovir. baik yg tablet maupun salep.na. . kira2 bs mmprcpat pnyembuhan g?.

  50. 51 cakmoki September 23, 2009 pukul 3:30 am

    @ ratnakaze:
    Dengan obat tersebut, rata-rata penyembuhan cacar air pada dewasa sekitar seminggu, kadang lebih, kadang gak sampai.
    Yang penting, selain obat, usahakan makan makanan bergizi dan istirahat sesuai tips pada artikel di atas.
    Trims

  51. 52 ratnakaze September 23, 2009 pukul 12:18 pm

    oia, truz kira2 br hr yg d.bthkan smpe bnjolan2 kcil brisi air.na mulai brhnti mncul dan mengering?

  52. 53 ratnakaze September 23, 2009 pukul 8:46 pm

    .eitz. ktnggalan. 1 nich prtnyaan.na. , acyclovir tablet yg utk umur 16 thun nthu brapa ya? apa bner 800mg x 5?

  53. 54 cakmoki September 24, 2009 pukul 4:12 am

    @ ratnakaze:
    masa penyembuhan udah terjawab…:)
    dosisnya bener, 5×800 mg
    Trims

  54. 55 Jasmin Oktober 3, 2009 pukul 8:32 pm

    Dear Cak Ookter,

    Ini hari kedua jasmin kena cacar air, akhirnya stlh 28 thn bertahan, kena jg, hehe

    Gejala awalnya sakit kepala, demam, lemes, and sakit di otot/persendian slma 1 hari, besok siangnya muncul plentingan sbnyk 5 buah, lgsg deh jasmin ke dokter, kirain pnyakit apaan, trnyata kata dokter jasmin kena cacar hikkzzzz :(

    Sama dokter dikasih antibiotik Herclov dosis minumnya 3×2, trus Methycobal dosis 3×1, salep oles Bioplcenton yg dioles ke plentingan yg sdh pecah dan blkangan aku olesin ke plentingan yg ga sengaja jd pecah wkt aku tidur, bedak salycil bwt plentingan yg blm pecah, sama tablet Imunos yg baunya ga nahannnn.. :) dosis minumnya 3×1

    Yg ingin sy tnyakan, apakah ada dari obat2 tersebut yg fungsinya meperlambat munculnya plentingan? Stress jg deh klo plentingannya panen.. Hhhuuuuaaaaa…

    Mohon pencerahannya, muup kepanjangan hehe..

  55. 56 cakmoki Oktober 4, 2009 pukul 1:33 pm

    @ Jasmin:
    Obat-obat tersebut diterusin aja hingga 7-10 hari.
    herclov adalah anti virus, methycobal adalah vitamin B.12 aktif, Bioplacenton untuk anti-infeksi dan pemulihan kulit, imunos untuk daya tahan tubuh.
    Moga segera sembuh :)
    Trims

  56. 57 Huang Oktober 4, 2009 pukul 8:42 pm

    pak dokter, aku belum pernah ngalamin cacar…

    katanya kalo umur udah tua kena cacar, nanti bekatnya sulit ilang yaa?
    huhu…

  57. 58 cakmoki Oktober 5, 2009 pukul 1:22 pm

    @ Huang:
    iya, sulit ilang.
    Eh, masih muda tuh, saya dah lihat Blog dan fotonya :) … berarti bekasnya masih bisa disamarkan…

  58. 59 Luna November 4, 2009 pukul 6:12 pm

    Halo cak,
    saya br 2 minggu yll kena cacar air. Mengucap alhamdulillah krn sukses mencegah cekungan2 alias scar. Cm msh byk bekas warna hitam2 itu lo,hiks..
    Mau ikt sharing dong,kyknya kl jaman dulu tu gak boleh mandi,krn khawatir vesiclenya pecah n mempermudah inokulasi bakteri,trus jd scar.. *berusaha khusnudzon pd leluhur* haha,tp saya tetep mandi loh
    eh,ada saran ga biar warna hitam bekas cacar bs lbh cpt ilang? Masa musti nunggu bertaun2? Saya lg d tmpt yg gak ada SpKK u konsul ni.. Hiks

  59. 60 cakmoki November 5, 2009 pukul 11:05 pm

    @ Luna:
    Halo :)
    Dengan tetap menghormati para leluhur maka dengan ini kita wajib meluruskan yang keliru supaya leluhur tersenyum di alam sana dan gak sia-2 menyekolahkan kita, yakni dengan tetap mandi, karena jika tidak mandi maka akan lebih memudahkan terjadinya infeksi sekunder oleh kuman. Bukankah memelihara hygiene terbaik untuk tubuh kita adalah mandi ? :)
    Untuk bekasnya, menurut saya lebih baik nunggu setidaknya 3 bulan untuk memberi kesempatan kulit kita memulihkan diri, kecuali jika setelah ituasih hiperpigmentasi.
    Trims share nya :)

  60. 61 vie Desember 12, 2009 pukul 1:05 pm

    Cakmoki,bagusan mana ya salep mederma,madecassol atau activa condolisa scar healing buat scar bekas cacar air? aku punya bolong satu di jidatku gara2 cacar nih,hiks hiks.. kada langkar lagi jar gara2 muha balubang,hehe.. thanks alot ya cak ;)

  61. 62 cakmoki Desember 13, 2009 pukul 6:34 pm

    @ vie:
    Madecassol…. biasanya memerlukan waktu beberapa minggu hingga 3 bulan untuk pemulihan.
    Trims

  62. 63 chanti Januari 12, 2010 pukul 4:29 pm

    salam cak…dah 6 hari ni saya kena herpes zooster(saya dah prnah kena cacar air wkt msh smu) duh sakit kepala nya minta ampun.hr k 2 sakit saya k dokter kulit n dah muncul bercak merah.sya dksih obat kompres,oxy vit, n amoxillin 500 mg.hari k 3 bercak yg tmbuh dkening kiri yg jmlahnya ada 2(tdk ada tmbuh dtmpt lain), dah ada plntingan2 air nya,saya kompres trs.tp kok muka saya jd bengkak dan super gatal.lalu saya ksih acyclovir salap dan supaya tdk nyebar saya tutup dgn kapas(di ganti tiap 4 jam sekali) mengingat saya punya bayi.saya msh nyusuin wlau skit.hari k 6 ini,wkt saya buka kapas pnutupnya,kulit bekas plentingan yg sudah kempes dan menghitam ikut trbwa dgn kpas,waduh saya ssah s x mengingat saya pnya koloid.pertanyaannya knp muka saya bngkak ya cak smpe skr?kulit yg trangkat td apa bs jd koloid?dan apa skr saya msh hrs ksh salap acyclovir pd daerah tsb?kalo tdak skr saya kasih obat apa ya?trma ksh bnyak atas jwbannya cak.

  63. 64 cakmoki Januari 13, 2010 pukul 5:55 am

    @ chanti:
    salam…
    Pembahasan tentang Herpes zoster dibahas pada artikel: Herpes zoster, bukan disembur. Tapi ga papa kita bahas di sini.

    1) Pembengkakan pada wajah dikarenakan infeksi virus varicella-zoster di separo bagian wajah dan mungkin juga ada infeksi sekunder oleh kuman.

    2) Kemungkinan terjadinya keloid tetap ada jika emang ada bakat keloid. Namun setidaknya dapat diminimalisir dengan salep ketika herpes mulai sembuh, misalnya dengan madecassol, dan sejenisnya.

    3) Salep Acyclovir ssilahkan dilanjutkan hingga sembuh.

    4) Obat yang diberikan dokter dapat dilanjutkan, hanya saja perlu tambahan antivirus, misalnya: Acyclovir tablet, diminum 5 x 800 mg (setiap 4-5 jam) selama sedikitnya 5 hari.

    Moga segera sembuh.
    Trims

  64. 65 diena Februari 8, 2010 pukul 8:38 pm

    salam cakdok,,,saya lagi kena cacar air dari 2hr yg lalu..saya mo tanya ma cakdok boleh kan????
    a. kalo cacar air paling cepet sembuh’y brapa hari?
    b. kalo cacar air dilarang makan apa saja sih?
    makasih sebelumnya…

  65. 66 cakmoki Februari 9, 2010 pukul 12:27 am

    @ diena:
    salam…
    1) Kalo dosis obatnya tepat dan makan makanan bergizi, biasanya 7 hari dah sembuh.

    2) Tidak ada larangan makanan, justru dianjurkan makan-makanan bergizi.
    Kalo pasien sy nanya di praktek, setelah sy jawab gak ada pantangan makanan, biasanya trus sy guyoni: gak boleh makan uleg-uleg, soale gak bisa digigit. Dg begitu mereka akan inget selamanya… :D
    Makasih

  66. 67 uchi Maret 1, 2010 pukul 1:38 pm

    salam cak..
    pasangan saya umurnya 23 tahun br kena cacar air, skrg menginjak hari ke 6.. dia diberi dokter acyclovir tablet 400mg dgn dosis 3x sehari satu tablet, saat ini obat tsb sudah hampir habis krn waktu itu hanya diberi oleh dokternya untuk pengobatan slama 7 hari/ 1 minggu..
    saat ini cacarnya masih sangat banyak di muka dan badannya,apa harus meneruskan membeli sendiri obat acyclovirnya? klo iya utk berapa hr ke depan dia hrs meneruskan obat acyclovirnya?
    mohon petunjuk cak,trimakasih..

  67. 68 cakmoki Maret 1, 2010 pukul 3:39 pm

    @ uchi:
    salam…
    menurut saya, dan menurut panduan pengoabatan cacar air, mestinya dosis acyclovir adalah 5×800 mg. Artinya, kalo menggunakan tab acyclovir 400 mg, maka dosisnya: 5 x 2 tablet selama sedikitnya 5 hari.
    Silahkan menggunakan dosis sebagimana yg sy rekomendasikan selama 5 hari. trus obat luarnya, salep acyclovir, dioleskan 3-4 kali selama sedikitnya 5 hari.
    Moga segera sembuh.
    Makasih

  68. 69 fauziah April 17, 2010 pukul 2:16 pm

    dear camoki,
    udah sejak 5hr yll timbul bercak merah (tidak berair) dikulit sy yg tadinya sy kira cm alergi biasa. tp sjak 2 hr yll mulai ada lenting cairan yg pecah dileher. 1 hr yll sy dikasi dokter obat cm acyclovir 400mg (3×1)tp cm cukup utk 3hr, deksklofeniramin maleat 2mg (3×1) 15butir, bedak salicyl.
    yg saya bingung kenapa sy tidak ada gejala demam sama sekali ya, bahkan cenderung sehat2 aja? apa dosis obat antivirus sy kurang?
    bolehkah sy pakaikan salep acyclovir 5% (inisiatif sendiri) bersamaan dg bedak salicyl?

    maaf terlalu byk tanya,,tp sy bener lg bingung skrg..
    mohon penjelasannya ya camoki.. thx b4..

  69. 70 cakmoki April 17, 2010 pukul 2:54 pm

    @ fauziah:
    Kalo emang Cacar Air, obatnya seperti tertulis di artikel dan jawaban sebelumnya:

    1) Tablet Acyclovir 400 mg, diminum 5 x 2 ( 5 kali 800 mg) selama sedikitnya 5 hari.
    2) Salep acyclovir. Dan bedak salisyl.

    Adapun deksklofeniramin maleat 2mg (3×1) digunakan jika gatal. Kalo gak gatal, gak perlu diminum.

    Keluhan pada cacar air tidak selalu disertai demam dan tidak selalu disertai keluhan seperti di artikel.
    Moga segera sembuh
    Makasih

  70. 71 anita Juni 3, 2010 pukul 4:48 am

    kalo udh pecah dan ninggalin bekas, bekasnya udh ga bisa hilang selamanya ya? udh ga ada obatnya lagi??? soalnya byk bekas cacar nih :'(

  71. 72 cakmoki Juni 3, 2010 pukul 12:52 pm

    @ anita:
    Bekasnya dibirkan terlebih dahulu selam 3 bulan untuk memberikan kesempatan lapisan kulit memulihkan diri.
    Setelah itu, bekasnya dapat diobati dengan obat yang jenis dan kadarnya ditentukan dokter berdasarkan hasil pemeriksaan sesuai dengan tekstur kulit, jenis dan warna bekas dari cacar air tersebut.
    Makasih

  72. 73 anita Juni 4, 2010 pukul 6:34 pm

    ooooh jadi harus tunggu 3 bulan dulu ya dok. oke. nanti perubahan yg akan terjadi stlh 3 bln gmn dok? apa warnanya akan brubah jd makin putih ato gmn?
    apa bisa dok nanti saya ksh gbrnya lewat email ke dktr? trus dktr yg ksh tau obat2nya. apa harus bnr2 ketemu lgsg sama dktrnya? thx ya dok udh dijawab pertanyaan saya

  73. 74 cakmoki Juni 4, 2010 pukul 10:47 pm

    @ anita:
    Maaf, mungkin penjelasan saya sebelumnya kurang gamblang. :)
    Menunggu 3 bulan itu bukan untuk melihat perubahannya, tapi agar kulit bekas lesi (luka) cacar pulih sempurna. Ilustrasinya begini: ibarat kita ada jalanan aspal berlobang, maka kita menambalnya dengan aspal lantas kita tunggu agar tambalannya kering dan kuat sebelum dilewati. Begitu juga kulit bekas lesi cacar air atau luka lainnya. Kulit kita akan tumbuh lapis demi lapis hingga rata. Setelah itu, barulah bekasnya diobati. Hal ini untuk mencegah timbulnya iritasi kalo buru-buru diobati dengan obat yg berfungsi meminimalisir bekas luka (yang cenderuung lebih gelap). Terlebih obat-2 tersebut pada umumnya bersifat iritan (berpotensi menimbulkan iritasi)
    Kalau hanya untuk meminimalisir kemungkinan terjadinya jaringan parut (sikatrik), dapat diobati segera setelah sembuh dari cacar, misalnya menggunakan krim Madecassol. Obat ini bukan untuk meminimalisir hiperpigmentasi.

    Ok, bisa kirim gambarnya via email.
    Makasih

  74. 75 anita Juni 12, 2010 pukul 7:48 pm

    dok, saya sdh kirim lewat email. semoga bisa dibantu ya. terima ksh byk atas kesediaannya.

  75. 76 cakmoki Juni 13, 2010 pukul 4:34 am

    @ anita:
    ok, ntar saya lihat ya

  76. 77 tina Juli 3, 2010 pukul 9:22 am

    cak, aku yg kemaren komen di alergi obat. aku udah hari ke-3 dan banyak banget di seluruh bandan terutama muka aku rame banget, padahal tdnya muka aku mulus ga ada jerawat. pas aku ke dokter aku di kasi acyclovir salep buat muka sama acyclovir tablet 400mg 4kali sehari selama 5 hari, sama ada bedak kocok cap 2anak yg buat bentol bentol di badan tangan dan kaki. apa obat itu udah cukup kuat? oia, ada beberapa bentolnya yg ga sengaja pecah, apa itu bakal ninggalin bekas? ntar aku jadi ga laris lagi gara2 muka berbekas lagi…. oia terus aku kalo tidur menderita banget. soalnya banyak di badan. kan kalo tidur jadi keteken, bisa bisa pecah pas tidur. langkah pertama supaya ga berbekas di muka apa? mumpung pecahnya baru hari ketiga, jadi bisa di antisipasi. makasi lohh cak

  77. 78 cakmoki Juli 5, 2010 pukul 12:24 am

    @ tina:
    Dosis acyclovir untuk dewasa ( > 14 th) adalah:
    5 x 800 mg selama 7-10 hari. gak bisa ditawar-tawar.. ini sudah panduan baku.

    Bekas pasti ada… tapi agar gak dalem, jangan diotak-atik, biarkan mengelupas sendiri.
    Pada dewasa biasanya akan sembuh dalam 1-2 minggu.

    Makasih

  78. 79 tina Juli 5, 2010 pukul 8:27 am

    tapi aku masih 14 tahun masalahnya haha, besok 6 juli baru ulang tahun yang ke 15. kalo korengnya sendiri ke kelupas berapa lama? punya ku udah sebangian besar mengoreng nih.

  79. 80 cakmoki Juli 6, 2010 pukul 12:14 am

    @ tina:
    Berarti udah lewat 14 tahun Non :)
    Met Ultah ya …
    Korengnya biasanya sembuh dalam 1 minggu.

  80. 81 tina Juli 6, 2010 pukul 9:05 am

    obat sih udah abis hari ini om. iya makasih ya. wah kalo masih ngoreng aku ga bisa ikut ospek di sekolah deh. malu banget banyak koreng di muka hehe.

  81. 82 cakmoki Juli 6, 2010 pukul 4:11 pm

    @ tina:
    kalo masih ngoreng, obatnya dibelikan lagi sesuai dosis yang saya anjurkan.

  82. 83 tina Juli 6, 2010 pukul 9:55 pm

    wah om tadi aku ke dokter lagi mau cek penyakit ini. ternyata ada sedikit infeksi jd dikasi amoksisikin. sama acyclovirnya di tambahin 20 lg. tapi dosisnya tetep sama om, katanya soalnya udah mulai kering jadi obatnya 5 kali 400 aja. oia sama di kasi lanadexon nih om. doain aja yah biar ga berbekas semuanya (amin)

  83. 84 Maya Juli 22, 2010 pukul 10:14 pm

    Cak/Dokter, salam kenal.

    Saya penderita cacar hari ke 7. umur cukup tua -34 thn.
    Dan saya naru baca blognya dokter hari ini.
    Sebenernya plentingan saya sdh kering en tinggal nunggu rontok sebagian, juga tidak terlalu banyak dimuka (banyaknya di jidat -lumayan ada poni) .
    Sejak sakit hari ke2 saya minum obat acyclovir dan rajin pake salepnya, Cuma utk obat minumnya saya itu suka keteteran.Sampe hari ke 7 ini saya baru menghabiskan obat yang diberi dokter dengan dosis 5 x 1 ( 400gr) Acyclovir.
    Pertanyaan saya, saya kebetulan punya stock bioplancenton salep, apakah di hari ke 7 ini dimana ada sebagian luka yang mengelupas tp msh membekas kemerahan dapat saya oleskan dengan salep bioplacenton itu? atau sebaiknya saya beli salep madecassol?
    mohon pencerahan ya cak dokter..
    Terima kasih sebelumnya

  84. 85 cakmoki Juli 23, 2010 pukul 12:52 am

    @ lina:
    Maaf, kelewatan… tentunya sekarang udah mulus kembali :)

    @ Maya:
    Salam kenal …
    Pertama, saya ingin meralat, bahwa 34 tahun adalah usia muda :)

    Dosis 5×400 mg gak cukup …. tapi gak apa… yang penting diminum terus hingga minggu kedua. Pada dewasa, biasanya lebih lama ketimbang anak-anak.
    Bioplacenton boleh digunakan selama masih ada bercak basah… selanjutnya, kalau udah menegring, dapat diganti dengan madecassol.
    Moga segera sembuh.
    Terimakasih

  85. 86 anita Juli 28, 2010 pukul 9:50 pm

    dok aku mau tanya dok aku baca di google byk yg bilang buat ngilangin bekas pake salep madecassol, tapi wkt itu dktr bilang pake melanox. bedanya apa ya dok? dan apa saya harus nunggu sampe 3 bulan baru blh pake ato sblm 3 bulan stlh sembuh cacar udh blh pake?

  86. 87 cakmoki Juli 29, 2010 pukul 1:11 pm

    @ anita:
    Madecassol digunakan untuk mencegah terjadinya jaringan parut… otomatis juga meminimalisir timbulnya hiperpigemntasi, bukan untuk menghilangkan hiperpigmentasi … tapi dari kacamata awam, madecassol dianggap menghilangkan bekas cacar … so, segera setelah sembuh, boleh pake madecassol. Tapi untuk meminimalisir hiperpigmentasi, diantaranya dengan menggunakan melanox 2 % (disi rendah).
    Sebaiknya emang nunggu 3 bulan kalo untuk meminimalisir bekas luka (dlm hal ini cacar air).. ini dimaksudkan agar kulit memulihkan diri secara alami…. kalo memaksa or buru-2 pakai melanox, ntar dikhawatirkan terjadi iritasi…makin gelap…
    Makasih

  87. 88 Adhe Agustus 12, 2010 pukul 1:06 pm

    Dok..saya kena cacar sdh 4hari, di kantung semar saya sebelah kiri dan kanan ada bekas vesicle yg pecah mungkin akibat tergesek2 celana dalam jd sakit dan seperti ada nanah diseputarnya, saya kasih salep acyclovir. Gimana dok?

  88. 89 cakmoki Agustus 12, 2010 pukul 11:43 pm

    @ Adhe:
    ya, dapat diberi salep acyclovir… adapun obat oralnya sesuai dengan cara pengoabatn pada artikel di atas, dan perlu ditambahkan antibiotika karena ada infeksi sekunder (nanah).
    Moga cepat sembuh
    Makasih

  89. 90 Adhe Agustus 13, 2010 pukul 7:01 am

    antibiotiknya apa yg dok?
    apakah selain salep acyclovir, boleh ga dikasih betadine biar cepet kering?
    dihidung saya juga timbul plentingan bernanah seperti klo lg jerawatan..biasanya seperti itu klo hidung kotor suka muncul plentingan bernanah. Klo ga kna cacar biasanya saya pencet. Yg saya tahu plentingan bernanah ini tidak muncul dr plentingan cacar, jd boleh ga dipencet tp saya takut infeksi. Plentingan cacarnya yg ada dimuka ga sakit tp plentingan bernanah di hidung sakit, persis jerawatan.

  90. 91 Adhe Agustus 13, 2010 pukul 11:21 am

    Oh iya, td dktr ngasih antibiotik amoxilin 3×1 sehari.
    sudah 5 hari semenjak plentingan pertama tp koq blm ada yg kempes ya.

  91. 92 cakmoki Agustus 14, 2010 pukul 4:29 am

    @ Adhe:
    Antibiotiknya udah bener, dengan amoksisilin 500 mg, diminum 3×1 hingga mengering.
    Sedangkan antivirusnya: Tablet Acyclovir 5 x 800 mg, selama 7-10 hari.
    Jangan dipencet dan jangan diotak-atik supaya tidak terlalu membekas.
    Selangkapnya tentang Tips pengobatan dan perawatan, silahkan baca artikel di atas pada bab pengobatan.

    Pada dewasa penyembuhannya rata-rata 1-2 minggu.
    Moga segera sembuh.
    Makasih

  92. 93 ayu Agustus 28, 2010 pukul 6:10 am

    dok, adik saya sdg kena cacar air dr tgl 17 agustus kmrn, rencananya kami akan berkunjung ke rmhnya pas lebaran nanti, apakah lbh baik saya imunisasi anak saya dulu sblm kesana? fyi, anak saya saat ini 1 thn 8 bln. trus apa tdk apa2 anak sy diimunisasi cacar mengingat saya sdg hamil masuk 6 bln? Mhn reply asap ya dok. tq

  93. 94 cakmoki Agustus 28, 2010 pukul 4:44 pm

    @ ayu:
    Berarti saat lebaran udah gak menular lagi. Tapi kalo mau imunisasi anak tentu lebih baik. Gak ada hubungannya antara imunisasi anak dengan ibunya yang sedang hamil :)
    Makasih

  94. 95 ayu September 2, 2010 pukul 5:03 am

    hi dok, thanks lho for quick respons, anakku lgsg ku imunisasi cacar pas tgl 28 kmrn, btw tgl 28 itu juga anak tantenya, umur 7 bulan, kena cacar juga. katanya sih skrg dah pada kering, tp kalaupun dah kering apa udara di rumah itu masih bisa dgn mudah menularkan virus tsb? sory dok saya jadi parno, soalnya saya gak tahu apa sya sdh kena cacar atau blm, mnrt nyokap sudah pernah tp kenanya cacar api, sama gak sih? Kata SPOG saya kalo sdh prnh kena gak bakal kena lg, tp di kantor saya banyak yg kena 2x tuh, tp mmg gak separah yg pertama.

  95. 96 cakmoki September 2, 2010 pukul 3:54 pm

    @ ayu:
    hi., mbak…
    Penularannya lewat udara pernafasan or percikan uap pernafasan atau uap mulut saat berbicara , atau disebut droplets… kalo bicara dengan jarak lebih 1 meter, kemungkinan gak anak ketularan…. tapi gak perlu bawa meteran :D
    Cacar api (variola) udah gak ada lagi di Indonesia sejak tahun 1974. Kalo lahirnya setelah tahun 1974, pasti bukan cacar api… mungkin orang jaman dulu gak bisa membedakan antara cacar api dan cacar air.
    Seseorang yang udah kena cacar air dan terbentuk zat kekebalan, maka tidak akan kena lagi.

    Makasih

  96. 97 Fhernanda September 13, 2010 pukul 7:27 pm

    hai dok,saya sudah 3 minggu lebih lalu terkena cacar air,dan meninggalkan bekas lukanya yang hitam dan ada yang meninggalkan bopeng.apakah ada salep bagus yang bisa saya gunakan agar kulit wajah saya bisa kembali normal dan menghilangkan atau menyamarkan kulit wajah saya yang bopeng itu… karna saya ingin masuk kerja kembali karna selama sakit saya tidak masuk kerja tolong berikan jawabanya terima ksh…??

  97. 98 cakmoki September 13, 2010 pukul 8:06 pm

    @ Fhernanda:
    Untuk mencegah meluasnya jatringan parut (scar) dan menyamarkan bopeng, dapat menggunakan salep Madecassol…. sedangkan untuk meminimalisir bekas yang menghitam, seyogyanya nunggu 3 bulan karena obat-2 antihiperpigemnatsi pada umumnya bersigfat iritatif.. kalo buru-2 menggunakan obat antihiperpigmentasi dikhawatirkan malah iritasi.
    Makasih

  98. 99 indra September 16, 2010 pukul 2:31 am

    saya sekarang erumur 36 tahun dan baru selesai dari penyakit cacar air. yang ingin saya tanyakan :
    1)apakah bekas cacar yang membuat kulit wajah ada lengkungannya atau lubang bisa kembali normal seperti sebelum kena cacar ?
    2)setelah 15 hari dalam masa karantina apakah saya sudah boleh keluar untuk bertemu dengan teman kerja ? dan aman bagi mereka ?
    3) suami saya sekarang tertular cacar, yang saya herankan kenapa setelah saya sembuh dan sudah berjalan sampai hari ke 15 baru suami saya tertular ? padahal kata orang cacar air itu yang paling berbahaya pada minggu pertama dimana cacar ada yang pecah dan berangsur kering.
    4) apakah sama kegunaan obat acyclovir dengan valtrex ?
    5) apakah saya bisa tertular lagi jika dekat dengan suami saya ?
    6) apakah aman jika saya bertemu dengan orang sedangkan suami saya masih terserang cacar ? aman bagi orang yang kita temui. (tidak mengantarkan virus ke orang yang kita temui diluar rumah misalnya).
    mohon jawabannya. terima kasih sebelumnya.

  99. 100 cakmoki September 16, 2010 pukul 2:52 am

    @ indra:
    1) Ada yang bisa pulih, ada juga yang gak bisa pulih sempurna…bergantung pada dalamnya cekungan yg ditimbulkan cacar air.
    2) Boleh dan aman bagi orang sekitarnya asalnya udah bener-bener kering.
    3) kalo suami tertular wajar saja, soalnya masa inkubasi sekitar 10 hari…
    4) Valtrex isinya valacyclovir, fungsinya sama dengan acyclovir, tapi lebih kuat dan lebih mahal.
    5) Insya Allah tidak tertular, karena pada umumnya terbentuk kekebalan.
    6) Aman.
    makasih

  100. 101 Dias September 20, 2010 pukul 11:00 pm

    Assalammu’alaikum Cak…

    Selamat Idul Fitri ya..Minal Aidin wal Faidzin.Bulam puasa kemarin saya pernah bertanya tentang herpes(ternyata)zoster yang dialami ibu saya.Ternyata sktr tgl 3 atau 4 Sept saya mulai menunjukkan gejala seperti cacar(saya memang belum pernah kena cacar).Hari senin k dokter ternyata bener deh.Alhamdulillah sekrang kayanya(insya Allah) sdh sembuh.Yang tertinggal adalah bekas cacar yang sudah mengelupas dan ada juga beberapa yang sudah mengering tapi belum lepas dari kulit.Dari hasil baca artikel dan tanya jawab di kolom komentar,yang ingin saya tanyakan :

    1)Salep Madecassol itu bisa dibeli secara bebas di apotik atau harus dengan resep dokter?Dan apa saya sudah bisa mempergunakannya?

    2)Penggunaan salepnya seperti apa?(Oya,usia saya sudah 29 tahun)

    3)Apa saya sdh bisa pakai bedak kosmetik(jika ingin keluar rumah) atau harus pakai bedak khusus(saya punya bedak salicyl 2% di rumah)?

    Terima kasih ya Cak Dok atas semua share infonya.Kalo baca artikelnya suka ngerasa lucu(awalnya,),serius(tengahnya),bersyukur(pada akhirnya).Bersyukur karena masih ada dokter2 yang tidak ‘pelit’ berbagi info dengan orang awam.Bahkan ketika pertanyaannya terkesan ‘lugu’ banget.
    Selama ini kalo sakitnya ga parah2 amat,pasti menghindar deh utk ke dokter.Bbrp kali berurusan dengan dokter membuat saya sering berpikir bahwa dokter2 yang pernah bersinggungan dengan saya itu agak2 ‘snob’.Kalo ditanya lbh lanjut(eksplorasi)ttg penyakitnya,jawaban klasiknya:Saya jelaskan juga gak akan ngerti kan?What?!!Am I that stupid?Apa gak bisa menjelaskan dengan bahasa yang simple paling tidak mendeskripsikan kondisi pasien secara gamblang,resiko dan sbagainya kalo gak segera ditangani.

    Pasien punya hak toh bertanya&mendapatkan informasi sejelas mungkin pada dokter yang memeriksa atau merawatnya tentang kondisi pasien.Belum lagi ada dokter yang suka semena2 menentukan merk&jenis obat tanpa menginformasikan pada kita kandungan apa yang terdapat di dalamnya.Dulu pernah kakak saya diberi oat suntik selama 7 hari berturut2,belakangan(setelah keluar dari RS) saya baru tau kalo obat itu mengandung babi-no offense(lupa kata2 persisnya).Mana harganya mahal banget(pdhl selidik pny selidik,ada obat sejenis dengan produsen&merk berbeda dengan harga yang sedikit lebih miring.Walau bkn itu sih mslh utamanya).Kget,kesel,semua campur aduk deh.

    Maaf ya jd curhat colongan.Panjang lagi!Ini sebagai bahan renungan aja dan saya bersyukur tanpa sengaja bisa menemukan blog Cak Moki ini waktu browsing tentang herpes.Karena saya jadi yakin kalo masih banyak dokter2 di Indonesia ini yang benar2 berdedikasi&amanah dalam menjalankan profesinya.Tapi saya bukan apatis terhadap para dokter lho,hanya sedikit skeptis.Tapi ttp aja kalo mmg hrs k dokter ya ttp ke dokter he..he..

    Mudah2an Allah selalu memberikan kesehatan pada Cak Moki dan rekan2 sejawat.Dan dianugerahkan keluasan ilmu&wawasan spy bs slalu jadi dokter yang baik&amanah dan bisa tetap sharing dengan kami2 yg awam ini tentunya :).Matur nuwun.Terima kasih banyak ya,Cak.The inspiring doctor.

  101. 102 cakmoki September 21, 2010 pukul 2:33 pm

    @ Dias:
    Assalamu’alaikum…
    Makasih, …Selamat Hari Raya Idul Fitri.. Mohon maaf lahir dan batin…. Minal Aidin wal faozin, semoga kita menjadi golongan orang-2 yang kembali ke fitrah.

    Alhamdulillah kalo udah sembuh…
    1) Salep Madecassol bisa dibeli bebas di apotek dan dapat digunakan setelah benar-benar kering.

    2) Caranya, oleskan tipis-tipis 1-2 kali sehari setelah sebelumnya membersihkan bekas cacar air. … ternyata baru 29 tahun… bukan sudah :D

    3) Benar… di rumah pakai salicyl 25 dan boleh pake bedak kosmetik ketika keluar rumah.

    Tentang minimnya informasi kesehatan dari dokter, saya dan sebagian para dokter mengakui bahwa hal tersebut masih menjadi kendala besar dalam interaksi dokter-pasien…bahkan yang aneh, di ruang praktek yang notabene pasiennya bayar, informasi dari dokterpun sering dikeluhkan pasien saking pelitnya dokter dalam memberikan informasi.
    Jangankan penjenengan, lha saya juga heran, wong hanya berbunyi aja koq sulit..paling hanya 5 menit udah cukup untuk menjelaskan kepada pasien… dan dijamin pasein akan ngerti asalkan dengan bahasa yang mudah dan gak mbulet…tapi, kalo menyebutkan tarip, dijamin semua dokter akan gamblang mengucapkannya … hehehe.

    Maturnuwun atas support dan do’anya… demikian pula sebaliknya, semoga sehat selalu.

  102. 103 en Si Oktober 1, 2010 pukul 6:50 pm

    jazakallohu khoir atas infonya,saya maenderita cacar udah 3 hari,setelah timbul bintik2 agak 5 bj.sy berobat,tp kt dktr alergi,sy ttp mandi,keesokan harinya sy ke klinik dgn dktr lain,katnya saya cacar,keesokan hrnya la sy ke klink,mngobati mag sy,krn gak tahn pedih banget.dg dktr lain pl,sy dsuntik ranitidin.dksi obat ranitidin 150mg 3×1,&parasetamol(lanamol)3×1.Katanya obt cacar acyclovir&mecobex/vitmin ga usah dminum lagi,pk obt luarnya aja,salep acyclovir&bedak.nanti cacar akn smbuh sndri asl jangan kena air&angin.Saya jd bingung,tp obt cacar ttp saya minum>hnya vitaminnya lupa.apa ada pengaruhnya ya cak,minum obat mag bebarengan dgn obat cacar?o ya,krena dengerin dktr itu,sy udh 1hr ne ga mandi,alhamdulillah lihat blog cak&dktr2 lain cacar bolh mandi.mandi dulu nih.thanks.syukron.Wassalamu’alaikum

  103. 104 cakmoki Oktober 2, 2010 pukul 1:05 am

    @ en Si:
    Penjenengan bener, obat minum Acyclovir dilanjutkan dengan dosis seperti di atas. Obat tersebut gak ngaruh kalo diminum berbarengan dengan obat maag. Keluhan lambung yang timbul tersebut akibat dari dcacar air… bisa juga muncul seperti sariawan, mata merah, dll.
    Benar juga menghentikan vitamin mecobex supaya gak tambah mual.
    Met mandi :)
    Moga segera sembuh
    Makasih… syukron katsiron
    Wassalam

  104. 105 en si/umi riyu Oktober 2, 2010 pukul 10:49 am

    assalamu’alaikum..
    gak nyangka nih cepet banget jawabnya,syukron ya.saya udah kena mag lama banget,dari skul.tp saya belum sempat baca jawaban cak moki,td pg sy minum necobecnya,kirain biar + fit gitu.he..ya udah nanti saya hentikan.pantes + mual.Trus sy makn bubr,dimulut banyak banget&di tenggorokan jg.o ya,mandi air PKnya,berapa dosisnya?udh 4 hr –5 hari( kalo dhitung dari saya tidak tau)belum kering jg ni bintik2nya.afwan ya banyak tanya,saya hanya bisa mendoalan jazakallohu khoiron atas kebaikan anda,Smoga smakin banyak orang yang mendoakan anda,semakin banyak Alloh memberikan kemudahan buat anda.dan menjadi dokter yang sholeh tentunya ):-,sehingga bisa menjaga keluarga di dunia & akhirat kelak.Amin

  105. 106 en si/umi riyu Oktober 2, 2010 pukul 2:52 pm

    maaf saya nyambung pertanyaan td,saya kan terlanjur minum vitamin mecobex td pagi.sekarang perut saya perih.kemaren setelah dsuntik+minum obat yang dksi dkter(antasid sblm makan+ranitidin+paracetamol)alhamdulillah dh hilang perihnya,kira2 apa tindakan saya cak? apa saya terus aja konsumsi obat mag nanti bisa sembuh lagi?biasanya mag saya gak seperih ketika cacar gini.yang penting saya makn teratur & menjauhi makanan yang menyebabkan sakit. tp dulu kalo minum teh sama susu ga pa2 cak,koq sekarang kalo minum pedih ya? apa mag saya + parah ya?kata dokter klinik dekat rumah,ga boleh minum susu,karena akan menmbentuk endapan asam didlm perut,ia ya cak?ya udh ya cak,emang kesabaran kita benar2 diuji ketika sakit. Mudah2an Alloh memberikan kesembuhan kepada saya. amin .Syukron Jiddan.Wassalami’alaikum

  106. 107 mbokratu Oktober 2, 2010 pukul 3:14 pm

    Walahhh… saya telat baca, Cak!

  107. 108 cakmoki Oktober 3, 2010 pukul 1:55 am

    @ en si/umi riyu:
    Assalamu’alaikum…
    Gak harus mandi air PK, cukup dengan mandi seperti biasa, dengan air hangat juga boleh.
    Kalau yg ditanyakan maksudnya dosis acyclovir, maka dosis untuk dewasa adalah: 5×800 mg….gak bisa ditawar-tawar :D

    Untuk mengatasi perih di lambung, dengan minum antasid (obat maag) 3-4 x 1 sebelum makan atau dalam keadaan perut kosong dan Ranitidin 2×1 (obat untuk menghambat peningkatan produksi asam lambung), dengan jarak 1-2 jam setelah minum obat maag (antasid).

    Yang bikin pedih peurt bukan susu, tapi teh karena teh mengandung xanthin yg mirip dengan caffein.
    Susu adalah minuman sehat dan menyehatkan :D , tidak membentuk endapan dalam perut. Dan susu tidak menetralkan obat…silahkan baca artikel tentang: Susu Tidak Menetralkan Obat di Blog ini pada link berikut:

    http://cakmoki86.wordpress.com/2010/06/23/susu-tidak-menetralkan-obat/

    Perut yg perih setelah minum teh bukan berarti parah…. maag, sebagian besar (lebih 80%) dipicu oleh faktor psikis, seperti: cemas, stress, jengkel, dan sejenisnya…sedangkan yg 20% dipicu oleh pola makan, kurang tidur, dll.

    Moga segera sembuh
    Makasih
    Wassalam

    @ mbokratu:
    Kata Bu Guru, gak ada kata terlambat untuk membaca :D

  108. 109 en si/umi riyu Oktober 3, 2010 pukul 11:05 am

    MAKASIH BANGET YA CAK,JADI RANITIDINNYA GA LANGSUNG SELESAI MAKAN YA MAKAN YA MINUMNYA ?KALO MINUM ANTASIDNYA JAM 7 PAGI,TRUS GAK LAMA KEMUDIAN MAKAN JADI,MINUM RANITIDINNYA JAM 8 ATAU JAM 9, GITU YA DOK? IA DEH NI MAU SAYA BACA ARTIKELNYA,SAYA JUGA BINGUNG,KOQ KATA DOKTER GAK BOLEH MINUM SUSU? SYUKRON ATAS PENJELASANNYA,MENGHILANGKAN KERAGUAN SAYA.OK SAYA COBA UNTUK MENENANGLAN PSIKIS SAYA,SAYA MEMANG GAMPANG CAPEK ORANGNYA..DAN GAMPANG PUSING KALO NGAJARIN ANAK..MAKLUM ANAK UDAH PANDAI MEMBANTAH..

    JAZAKALLOH DO’ANYA…
    WASSALAMU’ALAIKUM

    BUAT MBOK RATU..LAM KENAL..RAJIN AMAT YA NASEHATIN SAYA,MAKASIH..SAYA LUPA TU DULU BU GURU DA NGOMONG GITU,HE..

  109. 110 cakmoki Oktober 3, 2010 pukul 4:17 pm

    @ en si/umi riyu:
    Iya benar…minumnya seperti itu supaya khasiatnya lebih optimal.
    Moga segera sembuh :)
    Makasih
    Wassalam

  110. 111 en si/umi riyu Oktober 4, 2010 pukul 9:52 am

    Jazakalloh udah meluangkan waktu menjawab pertanyaan saya..udah saya praktekkan dari pagi kemaren, Alhamdulillah pedihnya udah mulai berkurang.ini tips berharga banget yang saya dapatkan.sebelumnya saya belum pernah tau.boleh sekalian tanya lagi kan?apa aja ya makann yang memicu asam lambung naik? selama ini yang saya rasakan: buah yang asem,nangka,daun singkong,pulut,air kelapa,minuman bersoda,makanan yang terlalu pedas,sayur kol,mie instant,apakah santan dan pisang goreng jg ia?makasih sebelumnya..

    wassalamu’alaikum warohmatullohi wabarokaatuh

  111. 112 cakmoki Oktober 4, 2010 pukul 3:01 pm

    @ en si/umi riyu:
    Assalamu’alaikum…
    Makanan dan minuman yang berpotensi meningkatkan produksi asam lambung, udah penjenengan sebutkan, yakni: makanan/sayuran yang terlalu pedas dan terlalu asam, minuman beruap, daun singkong dan sayurn tewel (nangka)… yang lain gak papa.
    Sayur kol,mie instant, santan dan pisang goreng, tidak menigkatkan produsksi asam lambung… kalo gak mau, silahkan antar ke sini :D
    Kalo makan makanan/sayuran tersebut terasa gak nyaman di perut, itu karena udah terlanjur terpengaruh dengan anggapan bahwa mie, santan, pisang goreng dan entah apa lagi, membuat perut perih…padahal sebenarnya tidak.

    Contoh, ketika kita mendengar kata “rujak”, maka secara gak sadar liur kita brasa masam..itu karena di benak kita sudah terlanjur tertanam bahwa “rujak” selalu masam dan pedas… padahal, rujak manis yang gak masem dan gak pedas tergantung pesanan kita kan?

    Makasih
    Wassalam

  112. 113 mbokratu Oktober 5, 2010 pukul 7:30 am

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Cak dokter, ini kan hari ke 5 saya terkena cacar, dan hari ke 5 saya minum acyclovir. Ternyata sampai hari ke 5 ini kok cacar saya, Alhamdulillah cuma ada 15 atau 20 bentolan. Sebenarnya saya senang karena bentolnya gak banyak, trus yang berisi air cuma 3 biji. Menurut Cak dokter,
    1. Kenapa kok cacar saya cuma sedikit? Apakah karena sewaktu baru mulai mlenting 2 saya sudah minum acyclovir? Apakah ini gak papa, dok?? Jangan sampe nanti cacarnya nongol sewaktu saya kira sudah finished.
    2. Ini hari ke 5 saya minum acyclovir. Mengingat cacarnya ga banyak, apakah saya perlu minum acyclovir sampai 10 hari?
    3. Kalau besok saya hentikan minum acyclovir, masih bisa nambah nggak ,ya cacar di badan saya? Masalahnya saat ini wajah saya aman dari cacar, kalau tiba-tiba nongol…. hiksss…..
    4. Apakah di hari ke 6 kita sudah aman untuk memulai aktifitas(di luar masalah bentol) sehingga tidak menularkan virus ke tetangga dan teman2?

    Itu aja dok pertanyaannya, mohon dijawab ya?
    Maaf, ngasih pertanyaannya kayak ujian aja :)
    Wassalam. wr. wb

  113. 114 cakmoki Oktober 5, 2010 pukul 6:52 pm

    @ mbokratu:
    Assalamu’alaikum…
    Alhamdulillah… cuma 10-15 bentolan :D

    1) Berhubung penjenengan jagonya bahasa enggeris, saya kutipkan jurnal oleh Om Parang N Mehta, MD dari negerinya Aiswarya Rai:
    Acyclovir.
    Antiviral that acts by inhibiting herpes virus DNA polymerase and terminating viral replication. It reduces the number of lesions and duration of fever if started within 24 h of appearance of rash.

    Secara umum, manifestasi klinis suatu penyakit infeksi dipengaruhi oleh: agent (dalam hal ini virus varicella-zoster)…bergantung pada jumlah virus yg masuk, daya serang virus, patogenitas virus or kemampuan virus menimbulkan sakit, host (penderita)…bergantung pada daya tahan tubuh… dan environment (lingkungan).

    2) Sedikitnya 7-10 hari…artinya boleh hingga 7 hari saja kalo pada hai tersebut udah kering.

    3) Insya Allah gak nambah… kalaupun setelah dihentikan hari ini ternyata nantinya nambah, berarti salah virusnya..kenapa berani-beraninya menambah penderitaan :D

    4) Dianjurkan 7 hari supaya benar-benar aman. Untuk itu, menurut saya, lebih bagus menunggu hingga hari ke 7.
    Alasannya: ketika seseorang yang terinfeksi mikro-organisme kemudian diberi obat dan mikro-organisme tersebut sebagian besar wafat, maka scara klinis ia sembuh walau di tubuhnya mungkin ada mikro-organisme… ini artinya, jangka minimal minum obat adalah periode yg benar-benar aman dari sisa-sisa mikro-organisme, berdasarkan riset virologi dan klinis.

    Demikian jawaban saya, semoga sedikitnya mendapatkan nilai 6. :D
    wehhh, pertanyaan gini cocoknya untuk ujian co-as.
    Maturnuwun.
    Wassalam

  114. 115 mbokratu Oktober 6, 2010 pukul 6:28 am

    Assalamu’alaikum
    Kasimpulannya:
    1. Saya harus meneruskan perjuangan minum acyvlovir (sampe mblenger, dok..)
    2. Virus ternyata punya toleransi terhadap wanita sehingga tidak berani nemplok di wajah yang … (mau bilang cantik ntar ditimpukin sepatu!!).
    3. Akhirnya tinggal 2 hari lagi menjadi orang bebaaas… (sudah 5 hari terisolasi, padahal tidak mencuri, menyakiti, apalagi korupsi)
    4. Nilai untuk Cak Dokter: 11 (Stt…sebenernya nilai aslinya 8, tapi atas kebaikan hati Pak Dokter, dan atas kemurahan hati saya, saya tambah 3 biar jadi 11. Habis, kalau nilai 10 kan dah biasa. Bagaimana??)
    5. :)
    Maturnuwuuun,
    Wassalamu’alaikum

  115. 116 en Si Oktober 6, 2010 pukul 8:47 am

    Assalamu’alaikum……..
    tanya lagi cak,ga pa2 kan……
    saya kan 8 hari cacar air,acyclovir udah habis,berarti gak perlu minum lagi ya cak?

    salepnya masih ada, kemarin dikasi dosis 2×1, tapi sudah 2 hr ini saya sering lupa,cuma saya pake 1×1, tapi sering pake salicyl…soalnya gampang makainya.ga pa2 cak?

    Koq belum kering juga ya cak,yang gede2…emang gitu ya?cuma kelihatannya udah tua,keriput2, ga ranum lagi…he…o ya,kira2 berapa lama lagi ni cak? keringnya?kalo dimuka dah kering semua.

    makasih.maturnuwun.syukron.xie xie.thanks
    wassalamu’alaikum……..

  116. 117 en Si Oktober 6, 2010 pukul 8:55 am

    oya, tambah lagi ne penyakitnya, kemaren……hari selasa,bangun pagi,jempol tangan kanan sakit,seperti rasa terkilir/ksleo….mungkin terhimpit pas tidur,pas jempol di posisi tdk baik.
    sekarang bengkak cak,senut2 wae ki rasane…

    tadi pagi saya rendam air hangat+garam sedikit..lumayan enak,udah berkurang senut2nya..

    kira2 dkasi apa ya cak?

    Syukron.Jazakallohu khoir

  117. 118 cakmoki Oktober 6, 2010 pukul 12:09 pm

    @ mbokratu:
    Wa’alaikumsalam…
    hahaha…sip sip sip …. terimaksih atas kebaikannya memberi nilai 8, bonus yg 3 saya sumbangkan untuk yg nilainya 5 :D
    Maturnuwun
    Wassalamu’alaikum

    @ en si:
    Wa’alaikumsalam…
    Kalo masih ada yang belum kering sebaiknya tablet acyclovir dilanjutkan hingga 10 hari :D *nambah anggaran*
    Cepat tidaknya kesembuhan dipengaruhi oleh virus, daya tahan tubuh, dan waktu dimulainya minum acyclovir… makin dini minum acyclovir, maka lebih cepat sembuh. Jika minu acyclovirnya lambat, penyembuhan bisa mencapai 2 minggu.

    Untuk salep, idealnya dioleskan 5 kali sehari atau setiap 4 jam.
    Kalau kurang dari itu, otomatis penyembuhannya lambat.
    Sedangkan salisil hanya untuk eksfoliasi (mengelupaskan) bekas cacar dan agar tidak terlalu basah..bukan untuk menyembuhkan.

    Untuk jempol yg sakit, dapat menggunakan Natrium diclofenak 50mg (merk dagang, misalnya: klotaren, voltadex, divoltar, dll), atau asam mefenamat, diminum 3×1 sesudah makan, hingga nyeri dan bengkaknya hilang.

    Maturnuwun
    Wassalamu’alikum

  118. 119 en si Oktober 7, 2010 pukul 7:30 am

    THANKS ya…………
    o,gitu ya cak,nanti coba ke klinik dulu…….*cari yang gratis*
    mudah2an sama dokternya dikasi,kadang perkiraan dokter kan lain2.

    saya kan dibilang alergi, makanya lambat minum acyclovirnya. trus ada juga kan dokter yang bilang kalo cacar sebenarnya bisa sembuh sendiri,ga perlu obat,yang penting istirahat total.karena dokter itu sendiri udah mengalami.

    ya dah cak
    jazakallohu khoiron
    wassalamu’alaikum

  119. 120 cakmoki Oktober 7, 2010 pukul 7:59 am

    @ en si:
    iya… kadang bisa sembuh sendiri… kembali ke jaman dulu, sayapun pernah mengalami saat masih kecil…. jaman gak ada antivirus…kalo sembuh untung, itupun luamaaaaa… sapa yang betah sakit berminggu minggu?…jadinya untung-untungan… kalo gak sembuh ya gak tahu :D …sementara di sisi lain Kanjeng Nabi memerintahkan berobat kalo sakit.. pilih mana hayo ? :)

    Dalam hal perkembangan keilmuan, terlebih ilmu medis, yang nota bene untuk kemaslahatan ummat, pengalaman pribadi seorang dokter tidak bisa dijadikan dalil, tidak boleh ditularkan kepada orang lain, karena dokter dididik untuk membantu orang lain yg memerlukannya sesuai integritas keilmuannya… ini kata para guru dunia medis lho, bukan kata saya :D :D :D
    Maturnuwun
    Wassalam

  120. 121 en Si Oktober 7, 2010 pukul 1:52 pm

    wah,dapt bonus saya hari ini,dibales cak moki cuma jarak 29 menit…syukron
    ia, saya setuju sama cak 100% asalkan berobat dengan yang halal N toyyib.keculi kalo kepueeeeeeeeeeeeeepet berat,ga da obt laen di dunia ini. Nabi jg banyak mencontohkan obat2 melalui hadistnya.

    o ya,td sy ke klinik..gak jumpa ma doktr yang menjadikan pengalaman pribadinya dalil *cak Moki yang bilang ya* he…..

    dikasi acyclovir400 5×2,sama salep Gentamicin 0’1%,katanya ni udh da infeksi bakteri,coz da nanahnya cak,,,

    sama obat jempolnya nadiven50
    kira2 ga usah pake obat oles ya cak?
    semacam conterpein *maaf kalo salah tulis* gt?

    jazakallohu khoiron
    Wassalam

  121. 122 cakmoki Oktober 8, 2010 pukul 12:05 am

    @ en Si:
    ok, sippp :)
    Boleh pake obat oles counterpain…
    Moga segera sembuh dan sehat selalu..amiin
    Wassalam

  122. 123 en Si Oktober 8, 2010 pukul 7:19 am

    Jazakillah do’anya……
    tapi udah mulai baikan koq cak.

    syukron udah selalu jawab pertanyaan saya…….

    Wassalamu’alaikum

  123. 124 cakmoki Oktober 8, 2010 pukul 1:59 pm

    @ en Si:
    Alhamdulillah :)
    Sama-sama… terimakasih juga telah berbagi.
    Wassalam

  124. 125 en Si Oktober 8, 2010 pukul 10:44 pm

    o ya, saya kan udah lama ni gak ke skolah.udah ada 1 minggu lebih, karena takut anak – anak tertular.kalo seandainya senin nanti udah kering cacarnya..trus ada sedikit (anggap aja 3 – 5 ) yang belum benar – benar kering. apakah ada resiko tertular ke orang lain?

    saya di TK,jadi kasihan kan anak2 kalo tertular. Nanti kena satu….sembuh satu….kena satu lagi,begitu seterusnya bergiliran…….

    tapi kangen juga sama anak2 lama gak ketemu….

    syukron wajazakallohu khoir

    Wassalamu’alaikum

  125. 126 cakmoki Oktober 9, 2010 pukul 1:47 am

    @ en Si:
    Sebaiknya nunggu hingga bener-bener kering, karena penularan bisa terjadi walaupun vesikel hanya sedikit :)
    Saya yakin, anak-anak juga kangen…lha nanti kalo pas masuk trus dikerubuti anak-2 gimana … hehehe.
    Mohon bersabar, ntar kangennya bisa dirapel.
    Syukron katsiron
    Wassalam

  126. 127 en Si Oktober 16, 2010 pukul 7:44 pm

    Assalamu’alaikum cak…..
    piye kabare?apik2 wae ta?

    dah lama juga ni ga mampir, balum ada coment setelah saya ya,mudah2an pada sehat semua.Amin.

    saya disuruh masker jagung muda ma orang2 cak,katanya utk ngilangin noda hitam bekas cacarnya, apa emang itu gak bener cak? belum saya coba sih, kayaknya ribet ngerjainnya.

    padahal cak,ga pernah saya kutak-kutik cacarnya,koq bekasnya hitam ya? tapi yang tidak berisi air nggak hitam2 amat cak.kayaknya bentar lg hilang.Tapi yang dulu besar & berair koq htam.padahal proses alami sampe mengelupas sendiri.

    Gimana solusinya cak?
    Syukron Wajazakallohukhoiron
    Wassalamu’alaikum

  127. 128 cakmoki Oktober 17, 2010 pukul 2:10 am

    @ en Si:
    Wa’alaikum salam…
    Alhamdulillah, apik-apik wae, mbak :D

    Parutan jagung muda untuk masker bukan dimaksudkan untuk menghilangkan noda bekas jerawat tapi supaya gak brasa panas saat masih ada bercak. Itu dulu…sebelum ada salep accyclovir dan ketika bedak salisil masih langka.
    Bekas hitam tersebut timbul akibat bercak yg dalam dan besar atau bisa juga karena dipencet.
    Pada bercak yg besar, otomatis juga lebih dalam, dan berpotensi menimbulkan bekas bercak hitam akibat proses inflamasi (peradangan) dan infeksi yg lebih berat dibanding bercak yg kecil.
    solusinya, dalam jangka pendek, dapat menggunakan Madecassol agar tidak terbetuk jaringan parut dan mencegah bercak makin hitam.
    Setelah itu, ditunggu hingga 3 bulan ke depan dengan harapan kulit pulih secara alami.
    Seandainya 3 bulan pasca kesembuhan masih ada bercak hitam, barulah perlu obat khusus untuk meminimalisir hiperpigmentasi tersebut.
    Makasih :)
    Wassalam

  128. 129 en Si Oktober 17, 2010 pukul 2:42 am

    wa’alaikum salam
    jazakallohu khoiron…….

    nanti saya cari deh di apotik

    maturnuwun

  129. 130 cakmoki Oktober 17, 2010 pukul 11:46 am

    @ en Si:
    Assalamu’alaikum
    kalo cari di apotek ga ada , mbak …. tapi kalo beli, insya Allah ketemu… *guyon* :D
    Maturnuwun
    Wassalam

  130. 131 dewi Oktober 28, 2010 pukul 11:12 pm

    halo cak salam kenal…saya udah kena cacar 5 hr,,awalnya demam tinggi sblm plentungan keluar kira2 15 hr yg lalu pdhal keadaan saya sedang hamil 3 bulan,ini ank pertama saya ,saya takut banget lo janin saya cacat….yah dr dokter saya,saya di kasih acyclovir,,pertanyaan saya apakah tidak berpengaruh oleh kandungan saya ?? dan apakah kurang dr seminggu bisa sembuh? trm ksh sblmnya

  131. 132 cakmoki Oktober 28, 2010 pukul 11:51 pm

    @ dewi:
    halo juga…salam kenal
    Gak ngaruh ke janin dan gak ngaruh ke kandungan…kan udah diobati…
    Biasanya sembuh dalam 1-2 minggu pada orang dewasa.
    Kalo minumnya Acyclovir sesuai dosis di atas, pada hari pertama timbulnya cacar, biasanya lebih cepat sembuhnya.
    Makasih

  132. 133 dewi Oktober 29, 2010 pukul 12:37 pm

    duh mksih nih sebelumnya,,tp qo plentungannya sebagian ada yg kering dan sebagian sudah kempes tp seperti nanah di dalamnya…sy d kasih salepnya gentamicin,,pertanyaan saya kenapa y saya susah tidur? lalu tenggorokan sya serasa sakit? mksh lg niee lngsng d jawab

  133. 134 cakmoki Oktober 29, 2010 pukul 3:42 pm

    @ dewi:
    Jawabannya sebenernya udah tertulis di artikel…. sy copy-apste lagi yaaa :D
    Tanda awal (prodormal) pada anak pada umumnya berupa: demam ga begitu tinggi (sumer), nampak loyo, sakit kepala, yang dialami 1-3 hari sebelum munculnya plentingan.

    Sedangkan pada dewasa, tanda awal lebih berat bo … demam bisa mencapai 40 derajat celsius atuh, sakit kepala, kadang menggigil, badan suakiiit semua, dan dapat berlangsung sekitar 4-5 hari, padahal ini baru pemanasan …

    Setelah itu, muncul deh plentingan, dikit, makit lama makin banyak hingga sekujur tubuh. Termasuk di rongga mulut (tenggorokan), mata, telinga, hidung…lengkap.

    Selanjutnya plentingan berangsur mengering hingga pulih setelah sekitar 1-3 minggu.
    Sedangkan susah tidur dan keluhan lain yg tidak tertulis di artikel, diakibatkan oleh infeksi varisela tersebut..dan dikarekan cemas, stress, dan sejenisnya.
    Makasih

  134. 135 dewi Oktober 29, 2010 pukul 10:26 pm

    huihiiiiiiii mkcii banget yah,,ini sangat bermanfaat

  135. 136 cakmoki Oktober 30, 2010 pukul 2:07 am

    @ dewi:
    sama-sama…makasih juga telah berbagi :)

  136. 137 orient viani November 12, 2010 pukul 11:24 pm

    hallo cakmoki, saya baru baca blog ny nihh.. kebetulan saya ad masalah am bekas luka cacar yang kehitaman (hiperpigmentasi). banyak banget di kaki saya, saya ngeri sendiri ngeliatny karena kayak buduk. hiii.. saya bener2 butuh bantuanny nihh.. saya kena cacar uda hampir setaun yg lalu, tp bekasny ampe skrg blm ilang2, apalagi yg di kaki. saya uda coba parutan jangung yg katany bs menghilangkan bekas cacar, makan daging uler, trs rajin minum jus jambu biji juga yg katanya bs meregenerasi kulit, tp msh ad aj bekasny. saya gag pernah pake salep macem2 selain arcyclovir.
    yg mo saya tanyain :
    >>ap bekas cacar saya masih bisa ilang ?
    >> klo bisa (dan saya sangat berharap itu !) bagaiman cara ny ?

    info tambahan, okt kemarin saya berumur 18 tahun.

    mohon bantuanny sangat y cakmoki !
    makasihh,,

  137. 138 cakmoki November 13, 2010 pukul 4:40 am

    @ orient viani:
    halo juga :)
    obat-obat yang disebutkan di atas, tidak pernah bisa untuk menghilangkan bekas cacar.. itu hanya mitos :D

    1. Bisa… setidaknya bisa diminimalisir…
    2. kalo ilang mungkin gak bisa dengan obat, tapi dengan tindakan medis oleh dokter spesialis kulit.
    Makasih

  138. 139 orient viani November 13, 2010 pukul 11:50 am

    nanya lagi donngg..
    klo mo me-minimalisirkan-nya bagaimana y cakmoki ? harus k dokter kulit juga kah ? klo pake salep aj atau obat tradisional lain bisa gag y ?
    makasihh lagii yaaa..

  139. 140 Athika Februari 25, 2011 pukul 10:55 am

    Trims jawabnnya,, Cak!!
    Tapi,, maf2…,,masih krang paham nii,, klo satu keluarga (kecuali yg sakit cacar) pada siap2 minum vitamin C sgala,, apa bisa,y,, tratasi??

    trus,,untuk yg gabag:
    Jadi gabak itu beda sm cacar ya??? dan tetap berpotensi kna??

  140. 141 cakmoki Februari 25, 2011 pukul 11:00 am

    @ Athika:
    Vit C bukan untuk mencegah penyakit seperti yang diiklankan :D
    Gabag dan Cacar Air sangat berbeda dong… tetap berpotensi kena dan berpotensi tiodak kena :D
    Makasih

  141. 142 ria Maret 18, 2011 pukul 10:27 pm

    iseng.. blog walking..
    setelah ‘bertapa’ 3 minggu dari dunia.. (maya maksudnya.. karena dunia maya=jurnal/bimbingan=kuliah :D) *3minggu kemarin libur, finally!!!tapi sekarang waktunya kembali ke pola hidup awal,lebih parah bahkan.. karena sekaligus mempersiapkan seminar outline thesis: kerja 40jam/minggu, coschap 28jam/minggu (minimal.. pengalaman kakak kelas sih biasanya bisa jadi 40jam/minggu), 15jam dijalan/minggu, 35jam belajar+bimbingan/minggu, 10jam/minggu semua kebutuhan biologis harus terpenuhi.. semoga aku selalu dilimpahkan kekuatan utamanya psikis untuk menghadapi ini semua sampai dengan bulan September depan.. ammeeennnn* :P

    hum.. kalau mbaca cacar air ini..
    jadi senyum sendiri.. teringat dulu jaman SD pernah kena ni penyakit rese’.. 3x!!! hedeh.. istilahe.. ‘tuwuk’ :D
    tapi sungguh beruntung sampe detik ini tak pernah diketemukan satupun bekas dalam tubuh saya.. ;)

  142. 143 cakmoki Maret 19, 2011 pukul 1:00 am

    @ ria:
    selamat datang kembali di dunia maya :D
    iya, kalo kenanya masih kecil, gak membekas kecuali dulunya digaruk sambil joged bollywood hingga luka-luka :P

  143. 144 Ananda Maret 21, 2011 pukul 3:33 pm

    mau tanya ni, apa menghilangkan noda flek hitam bekas cacar harus nunggu selama 3 bulan? Bisa kah lebih cepat dari itu? Soalnya sudah gk tahan banget liat muka penuh flek item bekas cacar, padahal waktu kena cacar enggak tak otak-atik..

  144. 145 cakmoki Maret 21, 2011 pukul 4:52 pm

    @ Ananda:
    Ya, sebaiknya nunggu hingga kulit benar-benar pulih…soalnya kalo buru-buru pake obat untuk meminimalisir bekas cacar, beresiko iritasi.
    Makasih

  145. 146 Ananda Maret 24, 2011 pukul 11:37 am

    maaf mau tanya lagi, apakah terbentuknya cekungan itu karena cacarnya pecah? saya heran kok dimuka saya ada cekungan padahal tidak saya otak atik sama sekali, ada cara buat meminimalisir cekungan yang timbul dengan cara alam? jujur saya takut kalau harus perawatan dengan berbagai macam obat kimia, takut ketergantungan. apakah flek hitam pada cekungan akan lebih lama pulihnya dari pada flek hitam tanpa cekungan? Bisa dijelaskan cekungan yang bisa pulih dan tidak yang berhubungan dengan kedalaman cekungantersebut? terima kasih banyak.

  146. 147 cakmoki Maret 24, 2011 pukul 12:27 pm

    @ Ananda:
    Iya, cekungan tersebut akibat terbentuknya papula or bentol berair yng cukup dalam. Bisa jadi karena pengobatan menggunakan acyclovir melebihi hari ke 2.. kalo pada hari pertama dan kedua (sejak dini), pada umumnya tidak terbentuk cekungan yg dalam.
    Kalo gak mau pakai bahan kimia, gak usah diobati apapun, artinya dibiarkan aja…lha air aja merupakan bahan kimia…yakni hidrogen dan oksigen ..udara yg kita hirup juga mengandung bahan kimia, bedak mengadung bahan kimia, daun juga mengandung bahan kimia dan makanan kita mengandung bahan kimia :D … da obat-2 yang ditawarkan yg katanya gak mengandung bahan kimia adalah bohong karena semua bahan disekelilin kita merupakan komponen fisik dan kimia
    Nah, mengingat gak mau obat berbahan kimia, sayapun gak akan merekomedasikan obat-2 tertentu, soalnya tidak akan pernah memuaskan bagi seseorang yang punya pandangan semecam itu :D

    Lamanya kesembuhan flek hitam tanpa dan dengan cekungan sama aja.
    Tentang kedalaman cekungan, otomatis yang lebih dangkal lebih cepat pulih.

    Makasih

  147. 148 Ananda Maret 24, 2011 pukul 2:27 pm

    Ooo..jadi sperti itu ya,iya kmrn pas pengobatan emang pake saleb acyclovir 5 hari ditambah lg obat dr dokter semacam pil gtu 3 hari… Nggak tau kalau efeknya malah jd sperti itu.
    Hehehehe….yang saya maksud obat kimia td obat2 kosmetik sperti perawatan khusus gtu,Ya maklum saya cowok dan sebelum kena cacar Alhamdulillah muka saya sehat2 saja tanpa jerawat dan perawatan khusus. Takutnya saya harus ke dokter kulit untuk perawatan khusus gtu, ya saya merasa riskan saja. Terima kasih Infonya..

  148. 149 cakmoki Maret 24, 2011 pukul 3:09 pm

    @ Ananda:
    Efek tersebut bukan karena obat tapi akibat dari virus cacar air.
    Pengobatan dengan acyclovir adalah 5 x 800 mg selama sedikitnya 7 hari..kalo 5 hari jelas kurang.
    Silahkan baca diskusi-2 sebelumnya :D
    Ok, makasih

  149. 150 ika Maret 29, 2011 pukul 5:36 pm

    hai cak, bru kena cacar air niy cak,, yg sampe parah area V ku jga bnyk plenting2an yg buat ga nyaman,, kira2 gmna ya cak, ada kah perwatn kusus untuk area V ku akibat cacar air ini,,
    dan dalam rongga mulut pun ada plentingan2 cak, yg buat susah makan,,
    ada tips nya kah cak kira2,,
    thnk you
    regard

  150. 151 cakmoki Maret 30, 2011 pukul 3:09 pm

    @ ika:
    hai…
    perawatan miss v sama dengan kulit yg lain.. yg penting minum anti virusnya tepat… yakni dengan acyclovir 5×800 mg sebagaimana tertulis di artikel dan pake salep acyclovir
    Moga segera sembuh
    makasih

  151. 152 Ikke April 2, 2011 pukul 5:49 pm

    Ass.. cak. Smg dlm keadaan sehat n bhagia bwt cakmoki :-) amin.
    Sblmnya maap cak sy mw nanyak ttg herpes zoster disini. Hp sy ga bsa buka artikel “herpes zoster, bukan disembur”, kata hp nya “halamn trlalu bsr blablabla” :-( maklum cak hp jadul nih :-S. Mw k warnet maluu ada herpes dileher. Terapi obt dah hr k 5 ni. Dkasi obt acyclvr 5×2 n salep, bwt +imun sy minum stimuno n imboost 3×1. Senin sore merah panas rasanya, selasa siang mulai minum obt Tp lom ad plentingan. Rabu mulai nongol lenting, truss meluas kyk pulau lama2 mnyatu gt, sorenya bli clinovir (ga yakin ama acycl generik cak hihi). Pke clinovir, weleh nyut2 perih bru rasanya rada puas ! (dlm hati bilg, kapok lu herpes makan tu clinovir biar wafat, eh bner ga cak bs bwt wafat? Sotoy ya cakB-)). Kamis pagi kyknya kempes cak, kulit lentingnya ngriput gt. Krn bengkak di area ruamnya dsuruh emak minum AB tkutnya ad infeksi, lentingnya jg br na2h lo. Jd sXan bli sagestam. Jumat ruam dah rada coklat, lenting ga da lg. Tiap mandi pke detol cair+sabunnya

  152. 153 Ikke April 2, 2011 pukul 6:06 pm

    Blom siap cak, msh nyambung nih. Ni hari sabtu kykny bengkak dah ngurang bngt B-) alhamd. Brhubung sy msh nyusui baby 4bln, takut nular dri luka yg blm kering trpegang ama babynya krn tangannya ga bs diem klo lg nyusu. Obt tsb ud pas cak? Spy cpt kering gmn ya? Diarea ruam (cm dileher doang) dikasi clinovr trus
    ditimpa sagestam lg, bnr ga cak? Ap msti bioplacenkton ato apaaa gt spy skalian mmperbaiki jaringan kulit? Herpes kan nular bngt cak, klo pas dkt baby gak brani buka mulut aplg bicara, sering cuci tngan n pke handsanitizer, ud pas u minimalisir pnularan? Mksi cak. O iya, obt oralnya ditruskn sd 10hr gpp y cak? Biar mantap gt. Ntar OD lg :-P? Hehe. Nuwun cak

  153. 154 Ikke April 3, 2011 pukul 8:59 am

    Cak, maap borongan nanyak lg nih:-P. Skrg ni malah pilek, kmrn gebres2 bersin mulu, ap ngaruh dri virusnya atau jgn2 ada infeksi lain? Bronko atau apaaa gt? Soale sy blm minum obt flu :-S nuwun cak. Mhn sgr dijwb y cak. Gak nahan idungnya guatel brsin n meler nih.

  154. 155 cakmoki April 3, 2011 pukul 6:39 pm

    @ Ikke:
    wa’alaikum salam, wr, wb,
    Ok, obatnya dah benar… rata-rata memerlukan penyembuhan 1-3 minggu. Obatnya diterusin hingga 10 hari, dan boleh hingga 14 hari kalo belum kering.
    Sebenernya sama aja antara obat generik dan bukan… memasuki minggu kedua emang waktunya mengering :P
    Boleh dikasih sagestam, dan boleh minum antibiotika kalo ada infeksi sekunder.
    Untuk pileknya cukup menggunakan actifed or lapifed….obat tersebut dapat digunakan bersamaan dengan obat yg lain.
    Moga segera sembuh.
    Makasih
    wassalam

  155. 156 Ikke April 4, 2011 pukul 12:30 am

    Hmm kyknya sdg sibuk wik en ya cak:-P Kok kyknya sy ragu ya cak, ni bkn herpes bnrnya. Sy mms k doktr umum pas ruam sdg merah (tanpa plentingan) trus dibilg herpes. Tp stlh byk baca artikel ttg herpes ktnya plentingan brisi air brgerombol, lah klo sy kok awalnya ruam merah rada bengkak (kulit yg merah spt tebal) panas nyut2 tp ga gatel2 bngt, trus muncul lenting nanah lama2 lentingnya melebar n brsatu dgn lenting2 didktnya gt.. Klo salh pnykit brrti slh obt dunk?! :'( kan skrg ruam dah kcoklatan tp msh rada perih klo dioles detol cair. Acycl tab n salp msh sy truskan, skrg disekitar ruam malah guatel jd pingn garuk.. :-S

  156. 157 cakmoki April 4, 2011 pukul 1:23 am

    @ Ikke:
    Gini aja…daripada hanya menebak-nebak dan agar diskusi ini efisien, jika berkenan mohon kirim foto gangguan kulit tersebut melalui email. Dengan begitu dapat diketahui penyakitnya dan dapat direkomendasikan obat yang tepat.
    Alamat email:
    cakmoki2006 [at] yahoo [dot] com
    Terimakasih

  157. 158 Ikke April 7, 2011 pukul 2:20 am

    Photo dah dikirm ke pak dokter cak, n ud dibalas jg kok (makasi dah cpt bls). Kan ud lima hari mkn acycl 5×2 400mg, tp trus smpt brenti slm 2hari pak. Piye yo? Ap tak lanjut lg msh blh kah? Utk brp hri? Luka ud kering n klo diraba kulit udh halus. Tp kdg msh gatel, jd msh suka dioles acycl salep. Pngen pke madecasol ud blh cak? Nuwun pak doktr cak ;-)

  158. 159 cakmoki April 8, 2011 pukul 4:40 am

    @ Ikke:
    udah saya bales via email..silahkan cek.
    untuk madecassol ntar dikapai kalo udah bener-2 kering.
    Makasih

  159. 160 charly April 26, 2011 pukul 5:52 am

    Cakmoki, saya kena cacar air 4hari lalu, ketauan wkt bintil2 pertama x muncul, sampe skrg udah muncul sampe kaki, katanya kalo ga sampe telapak kaki bisa kena lagi, bener ga yah? Dah dikasi antiviral acyclovir dan multivitamin ama dktr sama seperti penderita lain, pertanyaan saya, dimuka dah kena infeksi sekunder gara2 kena garukan wkt hari kedua soalnya gatal bgt, tapi garrruk ga pake kuku, itu dikasi salep antibiotik apa yah?dilanjutkan mecadosol pas udah kering apa nunggu 3bln? Mo tanya jg, gmn dok bisa ada wkt jawab semua pertanyaan yg byk bgt? Makasih bykn

  160. 161 cakmoki April 28, 2011 pukul 2:04 am

    @ Charly:
    Aggapan tersebut tidak benar. ..namanya cacar air tentu bisa sampai kaki soalnya kaki ada kulitnya :D
    Untuk dewasa, dosis acyclovir adalah 5×800 mg atau 5×2 tablet.
    Madecassol dapat digunakan setelah kering.

    Alhamdulillah diberi kesempatan dan waktu oleh Tuhan YME untuk jawab diskusi @ pertanyaan walau gak mesti tiap hari :D .. kalo pas repot (kumat malesnya) atau ada siaran sepak bola seperti malam ini, alamat jawabannya telat… hahaha
    makasih

  161. 162 robbi April 29, 2011 pukul 9:11 am

    Cak moki, saya skrg hari ke 4 setelah sy diberi rejeki cacar air :D.

    Mau nanya cak moki, ada pelentingan di ujung kelopak mata saya, apa bahaya utk mata sy. Gmana caranya supaya mata saya aman.

    klo cacar ada pantangan makan ngga?, klo mitos2 seperti ngga boleh kena angin? itu cuman mitos atau gmana :D

    Thanks cak

  162. 163 cakmoki Mei 1, 2011 pukul 1:51 am

    @ robbi:
    kalo di kelopak mata ga papa.
    ga ada pantangan makanan sebagaimana tertulis di artikel … lha kalo gak boleh kena angin berati gak boleh bernafas dong… ada-ada aja..gitu koq dipercaya :D
    Thanks

  163. 164 dee Mei 2, 2011 pukul 5:24 pm

    assalamu’alaikum……
    saya menderita cacar air sudah 4 hari (dihitung dari timbulnya plentingan pertama).saya mau tanya:
    1.dokter yg saya datangi memberi acyclovir 400mg dengan dosis 4x sehari.sedangkan saya baca di blog cak mo, dosis sebaiknya 800×5.boleh tidak saya ganti dosis tsb mengikuti saran cak mo dengan cara meminum 2 tablet sekaligus sebanyak 5 kali sehari?kalau boleh,sampai berapa lama?
    2.plentingan di wajah saya, ada bbrp yang ujungnya tampak bernanah.apakah ini infeksi sekunder?ataukah ini tidak apa2 mengingat saat ini saya baru mengawali haid (setiap haid kadang muncul 2-3 jerawat kecil).saya hrs bagaimana?
    3.di hari keempat ini, cacar air di tubuh saya ko masih seperti gambar verisikel hari kedua, dan tidak seperti hari ke-empat.baikkah ini?
    4.adakah batasan kekerapan jumlah plentingan/mm luas permukaan kulit,misalnya untuk menilai parah/tidaknya cacar air?
    5.kapankah saya mengetahui bahwa cacar air saya sudah mengering?ada yg bilang,jika terasa gatal pertanda akan kering.
    6.apakah semua plentingan akan mengering pada waktu bersamaan walau munculnya tidak demikian?

    thx before cak…….
    mudah2an cak moki berkenan menjawab selengkap-lengkapnya,sejelas-jelasnya.
    semoga kesehatan dan keselamatn terlimpah selalu pada cak mo dan keluarga.juga seluruh “konsumen” blog ini. :)
    wassalamualaikum……

  164. 165 cakmoki Mei 2, 2011 pukul 11:27 pm

    @ dee:
    wa’alaikum salam, wr, wb,
    1) benar, dosis yang seharusnya adalah 5×800 mg (2 talet) selama 7-14 hari. Jika Acyclovir diminum saat hari pertama munculnya cacar air, cukup 5-7 hari, dimana pada umumnya udah mengering pada hari ke 7. Namun jika minum obat setelah lebih 24 jam sejak munculnya cacar air, gak cukup dengan 5-7 hari tapi dilanjutkan 7-14 hari hiingga mengering.

    2) Ya, itu tanda infeksi sekunder.. perlu antibiotika misalnya amoksisilin 500 mg, diminum 3×1 selama sedikitnya 5-7 hari hingga mengering.

    3) Puncak vesikel pada dewasa rata-2 hari ke 5-7 …so, wajar kalo masih bertambah dan masih seperti hari kedua. *di artikel bagian Serba Serbi paragraf 2 udah saya tulis lho :D *

    4) Tidak… parah tidaknya penyakit tidak dinilai dari kekerapan vesikel saja, namun melibatkan kondisi tubuh secara umum… jika hanya penampakan, bisa saja yg lebih kerap dianggap lebih berat.

    5) Gampang… cukup dilihat setelah hari ke 7 .. kalo mengering berarti sudah kering :D
    Gatal bukan menandakan kering namun akibat proses inflamasi (peradangan).. in fact, gatal dapat dialami oleh penderita cacar air pada masa awal di saat vesikel masih baru terbentuk.. kalaupun ada yang merasakan gatal saat mengering, itu hanya individual saja.

    6) Tidak. Proses mengeringnya vesikel tidak pernah bersamaan sesuai dengan kemunculannya seiring dengan perjalanan penyakit.

    makasih :)
    Wassalam

  165. 166 mamiku Mei 7, 2011 pukul 10:17 pm

    anak saya terkena cacar air 3 hari yg lalu
    saya ibunya belum pernah mengalami yg namanya cacar air tsb
    sangking parnonya, saya langsung ke dokter minta vaksin cacar air
    yang saya tanyakan….
    apakah saya bisa tertular penyakir cacar air??? meskipun saya baru divaksin?
    setelah 2 minggu ke depan?

  166. 167 mamiku Mei 7, 2011 pukul 10:18 pm

    terima kasih sebelumnya….

  167. 168 cakmoki Mei 8, 2011 pukul 8:51 pm

    @ mamiku:
    bisa saja tertular jika ada vurus masuk dan zat kekebalan belum terbentuk, mengingat zat kekebalan dari vaksin mencapai puncaknya setelah 2-4 minggu .. namun ga perluy khawatir… kalaupun tertular gak separah sebelum vaksin.
    Makasih

  168. 169 muthia Mei 16, 2011 pukul 10:09 am

    assalamualaikum pa dokter cak :D
    saya sudah 2 hari kena cacar air. rasanya gaenak banget cak
    gatal seluruh tubuh, rongga mulut (lidah dll), sakit nelen, bicara juga sakit, sampe ada juga di bagian *maaf* Ms.V yang sangat membuat tidak nyaman. apak ini wajar pak dokter?
    saya juga merasa lemaaas sekali dan ga nafsu makan, padahal dokter menyuruh untuk makan makanan yang bergizi sebanyak-banyaknya.
    apakah ini tidak terlalu berlebihan ya dok?
    oh iya saya juga mengalami sakit mata (lengkap sudah penderitaan), awalnya hanya iritasi tapi lama kelamaan mata saya jadi memerah, kotor, berair dan membengkak bersamaan dengan cacar saya ini.
    saya sudah diberi
    1) acyclovir (tablet dan cream), sebaiknya penggunaan kedua obat ini harus sampai kapan dok?
    2) claneksi (antibiotik)
    3)loratadine (u/ gatal2)
    4) sanmol (u/ demam)
    5) dan vitamin
    untuk sakit mata, saya beri mata saya cendo xitrol (tetes dan cream).
    apakah sudah benar pak dokter?
    maaf banyak nanya, habis saya khawatir dan merasa ga nyaman sekali.
    mohon dijawab ya pak dok, terimakasih pak dokteeeeer :D

  169. 170 cakmoki Mei 16, 2011 pukul 5:34 pm

    @ muthia:
    wa’alaikum salam, wr, wb,
    Ya, cacar air dapat menyebar ke seluruh kulit di tubuh dan mulut, dan mulut bawah :D …mata, telinga, dll
    Tentang makanan benar, makan harus bergizi

    Saya copy-paste ya….
    Acyclovir. Dosis dewasa: 5×800 mg selama sedikitnya 7-10 hari.
    Silahkan dilanjutkan obat-2 tersebut…
    Saking paniknya keliatanyannya sampai ga dibaca … di artikel dan diskusi-2 sebelumnya udah lengkap, silahkan baca ulang :P
    Moga segera sembuh.
    Makasih… Wasssalam

  170. 171 muthia Mei 16, 2011 pukul 7:15 pm

    oke pak dokter, terimakasiiiih :) sukses terus

  171. 172 cakmoki Mei 16, 2011 pukul 11:20 pm

    @ muthia:
    sama-sama… makasih juga :D

  172. 173 rujak manis Mei 22, 2011 pukul 6:41 pm

    sore cak moki…

    cak saya baru3 hari ini muncul plentingan berisi air…(ya mmg positif kena cacar air) :(
    yg saya tanyakan… saya boleh keluar rumah utk antar anak sekolah tdk???
    tp dng naik spd motor lagi??
    sbb sy baca2 artikel2 lainnya kok diharapkan tdk boleh keluar rumah ya???
    wah klo tdk boleh keluar rumah berarti anak saya tdk bisa sekolah dong hehhehee krn 2 minggu yg lalu anak saya baru terkena cacar air juga

    terimakasih cak….

  173. 174 cakmoki Mei 22, 2011 pukul 7:31 pm

    @ rujak manis:
    met petang,
    diharapkan bukan berarti dilarang kan ?
    Tentu boleh, hanya saja bisa menular ke orang lain kalo berdekatan, mengingat penularannya melalui droplets (percikan cairan mulut dan pernafasan) .. namun kalo yakin bisa menjaga jarak dengan orang lain, tentu boleh keluar rumah :)
    Moga segera sembuh.
    Makasih


  1. 1 Udah Gede Kok Kena Cacar Air? — annots[dot]com Lacak balik pada Desember 31, 2008 pukul 3:58 pm
  2. 2 Kumpulan Artikel Penyakit Kulit | forum.catatanku.in Lacak balik pada Februari 1, 2011 pukul 11:05 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Wong ndeso ™

cakmoki

Wordpress Indonesia

Silahkan baca

DISCLAIMER

web tracker

9 Desember 2009

SEMENTARA TUTUP

Maaf, sementara Blog istirahat hingga ada pemberitahuan

Harap maklum


MARI HENTIKAN KORUPSI

Jangan Korupsi Ah

No Korupsi

Internet Sehat

Warga Bicara

» Makasih PLN, listrik Samarinda dah membaik, moga gak byar-pet

» Waspada Demam Berdarah

» Jangan Gunduli Palaran

» Banjir...banjir. Kapan masalah ini teratasi ?

INGA INGA INGA

» Nyeri Urat or Tulang BUKAN berarti Penyakit Asam Urat.

» Sekali lagi: Pegal, Linu Tidak Identik dengan Penyakit Asam Urat

TEMANs

9racehime | A. Fatih Syuhud | Aditiawan Chandra | A.Tajib | Agung UD | aLe | alief | alle | almascatie | Amd | Anak Peri | Anak Sultan | Anang | Anang YP | Anas | Andalas | Anggara | Anjaz | Anti Pungli | Antobilang | Anung87 | Aribowo | Arif Kurniawan | Arul | Astikirna | awan965 | axireaxi | Bambang alias HR | BatakNews | Blog Pokoke? | Biho | CalonOrangTenar | Cay | Chandra | Chielicious | chiw imudz | cK-chika | Dalamhati | Deden Nugraha | deedhoet | deKing | Desti Utami | Didats | doeytea | dnial | Edy C | Eep | Elpalimbani | erander | Evi | Fa | Fa wp | Faiq | Fertobhades | Fetro | Fortynine | Freddy | Gadis | Gaussac | Gitablu | Grandiosa | GuhPraset | GuM | Helgeduelbek | Herdy | Indonesia Kita | Indra KH | ItikKecil | iway | Jejakpena | Jennie S. Bev | Joesath | Joko Taroeb | Julee | Juli | Juliach | Junthit | Jurig | Kakilangit | Kang Adhi | Kang Kombor | Kangguru | kawaichu | Kenji | Kenzt | kikie | koecing | Kumala | Kurtubi | Kw | Laras | liezmaya | Lilik Suryanto | Lily | Linker | Lintang | Lita | Lita wp | Luthfi | MaIDeN | Majalah Dewa Dewi | Manusiasuper | Master Li | Mathematicse | macanang | mbojo | Mei | Micokelana | Mr. Geddoe | Mufti | mybenjeng | My-za | Nayla Zahra | Nayz | Ndarualqaz | Neeya | Neo Forty-Nine | Neri | Ninoy | Nieke | Nomercy | n0vri | NuDe | Om Sulis | omaigat | Ooyi | Paijo | Panca | Pandu | Panduan WP | Papabonbon | Passya | Peyek | Pinkina | Pitik | Pralangga | Prayogo | Priyadi | Qee | Raja iblis | RenjanaBiru | rivafauziah | Rivermaya | Roffi | roisZ | Rujak | Sagung | Sahrudin | Saiful Adi | SaRa | Siu | Sofi | Sora9n | Suandana | Suluh | Susiloharjo | Telmark | Thamrin | tiesmin | Triesti | Tukang Sate | Venus | Wadehel | Wahyuansyah | Wandira | Wiku | WongMangli | Wulan | Yati | Yudhipras |

:: :: :: :: :: :: :: :: ::

Kesehatan

:: Ady Wirawan :: Agus Mutamakin :: Anis Fuad :: Anis Fuad wp :: Asri Tadda :: Astri Pramarini :: Astri Pramarini (awal) :: Astri Pramarini wp :: Blog Mahasiswa FKU 2003 :: Blog Rumah Kanker :: Dani Iswara :: Dani Iswara weblog :: Dokter arek cilik :: drAnak :: drarifianto :: Dwi wp :: Elyas :: Erik Tapan :: Evy HealhtySmile :: FK Unsri :: Gies :: Gies wp :: Ginna :: Grapz :: Hendar Sunandar :: HIV News :: Huda Thoriq :: IDI Samarinda :: imcw :: Imran Nito :: Iwan Handoko :: Jhonrido :: klikharry :: Kobal :: Laksmi Nawasasi :: Mashuri :: Mave Mina :: Mbah Dipo :: Mina :: My Blogspot :: Nur Martono :: PKM Palaran :: Rara :: Rizma Adlia :: Rudy Kwang :: SenyumSehat :: Sibermedik :: SimkesUGM :: SuperKecil :: Titah :: Tito :: Tonang Ardyanto :: Tukangkomentar :: Wi :: Vina Revi :: Vina Multiply :: Yusuf Alam R :: zulharman79 ::

:: :: :: :: :: :: :: :: :: :: ::

Institusi Kesehatan

:: Depkes RI :: WHO :: WHO Indonesia :: … nyusul

:: :: :: :: :: :: :: :: ::

Kolaborasi

:: Emedicine :: ICD 10 Wikipedia :: ICD 10 Wiki Indonesia :: OSWD :: OpenWebDesign :: Pakistan Times :: Rubab :: ntar ::

Kategori

BlogTour

Arsip

Komunitas Blog

blog-indonesia.com

PAGE RANK

Powered by  MyPagerank.Net

Add to Technorati Favorites

[Valid RSS]

Health Blogs - Blog Top Sites

Health

Blogs Topsites - TOP.ORG

Health Blogs - Blog Rankings

Blog directory

TopOfBlogs

Top 10 Award

Feed Burner

cakmoki Blog

Bloggerian Top Hits

My BlogCatalog BlogRank

Site Meter

Since 30 Nov 07

PENGUNJUNG

  • 4,971,538 pengintip

Asal Usul

Pebruari 2011

free counters


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 560 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: