Usai sudah gempita pelaksanaan PON XVII 2008 Kaltim. Kamis petang, 17 Juli 2008, bertempat di Stadion Utama Palaran, Samarinda, Kaltim, Pak Wapres Jusuf Kalla menutup secara resmi PON XVII 2008. Meriah … *kata yang lihat langsung* … Warga Palaran khususnya bahkan sudah berbondong menuju Stadion nun di ujung Kelurahan Simpang Pasir sejak pagi hari. Sebagian mbontot (bawa makanan) untuk antisipasi agar tak kelaparan, sebagian lainnya bawa sangu duit (agak banyak) lantaran harga sebungkus makanan melonjak 5-6 kali lipat menjadi sekitar 30 ribu rupiah.
CABANG OLAH RAGA BANYAK BANGET
Sejak dibuka oleh Pak Presiden pada hari Sabtu, 5 Juli 2008 yang lalu, sebagian pembicaraan di warung-warung ngerumpi soal banyaknya Cabang Olahraga (cabor) yang dipertandingkan. Entah dapet wangsit darimana para komentator ndeso ™ tiba-tiba menjadi pinter, konon mencapai 43 cabor *andai ditambah Lomba Blog, jadi 44 …halah*. Mungkin informasi ini mereka dapatkan dari koran … lha buktinya nyebutkan setengah cabor aja gak hapal *termasuk saya* … Bisa jadi perbincangan mereka di sela-sela nyeruput kopi ada benarnya.
Kenapa sih gak mempertandingkan cabang olah raga sesuai Olimpiade atau Asian Games saja ? … bikin boros …
Walah Kang, koyok gak ngerti aja, itu kan untuk nambah medali demi gengsi daerah …
Hmmm, nambah cabang olah raga, nambah hari pelaksanaan, nambah anggaran dan nambah lainnya … kali nambah pemasukan juga. …
Ehhh, … omong-omong target tuan rumah terlampaui, urutan ketiga tuh … ssssttt menurut kabar burung untuk mencapai itu tuan rumah “beli” atlet jadi (yang sudah berprestasi-red) … sing penting target tercapai.
Kalo udah usai, semua aset PON dikemanakan ya ? … diobral kali *naksir 70 komputer bekas PON*
Lucu juga mendengar obrolan mereka terkait PON XVII setiap pagi dan sore di warung sebelah rumah. Mungkin gak jauh beda dengan pandangan dan evaluasi para pemerhati olahraga yang profesional ataupun evalusi dari para petinggi olahraga negeri ini. Hanya beda anggaran … evaluasi ngasal di warkop kan bayar sendiri.
Andai Agustusan nanti bisa mencicipi berkompetisi tingkat kampung di Stadion Utama Palaran, hmmm … asyik juga yaaaa *mengigau*
![]()
Selamat kepada para atlet yang berprestasi dan berhasil memecahkan rekor (PON, Nasional, SEA Games, Asian Games … dan olimpiade *???*), selamat pula kepada segenap jajaran penyelenggara. Semoga pelaksanaan PON XVIII tahun 2112 yang akan datang di Riau menjadi lebih baik.
:: :: :: posting menggunakan WLW :: :: ::





![[Valid RSS]](http://i169.photobucket.com/albums/u238/cakmoki86/button/rss_valid.gif)

PERTAMAX..
setubuh..eh..setuju nambah cabang LOMBA NGEBLOG! he5x..ntar paling masuk RS gara2 CARPAL TUNNEL SYNDROME..drijine mrotol’i he5x..
Btw,coba diliat kalender jawa dok, apakah PON ditutup malem kamis PON?he5x..
Malem jumat PON
Wui..Hebat….Juara Tiga Euiy
terlepas dari segala kekurangan yang terjadi, sepertinya kaltim cukup sukses menjadi tuan rumah….
cak, gimana dengan pariwisata di kaltim meningkat ndak gara2 PON ini?
hehehe
huhahaha
tapi dengan adanya PON ini, penambahan fasilitas olahraga,membuat masyarakat Kaltim dalam lebih memanfaatkannya.
btw ada lomba dance juga, tapi itu olahraga ngak yah?
blog dilombakan? huhahaha blog jadi olahraga otak dan tangan
hidup jawa timur… juara umum rek.. sepakbola juga direbuttt… wisss.. sukses buat penyelenggara yang mampu jadi runner up…. prestasi menakjubkan…
Teringat dua tahun lalu, di kampus UGM saya bertemu dengan Mas Yuhendro Prasetyo, mantan atlit nasional bola voli, yang saat ini dipercaya menangani tim voli Kaltim. Dia sedang mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh lembagaku. Di sela-sela pelatihan, dia selalu keluar keliling Jogja. waktu saya tanya, dia ternyata sambil mencari talenta-talenta bola voli, yang memang di Jogja adalah gudangnya, untuk ditawari pindah ke Kaltim. Tentang PON sendiri, setiap kali hendak dilaksanakan, yang terasa gaungnya adalah tarik-menarik atlit, rebutan atlit. Daerah yang kaya enggan membina, sementara daerah yang telah membina, tak mampu mempertahankan sang atlit karena ketidakmampuan secara finansial. Makna pembinaan olahraga sendiri semakin kabur dengan banyaknya cabang antah berantah yang dipertandingkan, serta turun gunungnya atlit-atlit yang sudah karatan hanya demi sekeping medali dan bonus dari pemda. That’s why, mengapa aku tak begitu tertarik mengikuti gegap gempita PON. (Kecuali bola voli, karena memang volimania.org, hehehe)
acara upacara pembukaan dan penutupan pon xvii memang berlangsung meriah, para penonton dihibur oleh atraksi terjun payung, pesta kembang api dan tentunya artis2 dari ibukota, kebetulan saya terlibat diacara ini.
stadion utama palaran juga –kata yang dah pernah liat stadion arsenal- mirip dengan stadion arsenal…
tapi setelah acara pon selesai mau diapakan fasilitas olahraga itu ?
grrhhh
@ sibermedik:
Hadiah-e Laptop untuk semua peserta plus mlaku-mlaku ke olimpiade Beijing bagi pemenang
Mosok pas malem jum’at pon? … kali panitia lihat primbon juga ya
@ dr.Irep:
cihuy … ntar PON mendatang juara tiga (belas) kali
@ itikkecil:
beneran ? wah hebat dong *senyum-senyum, kedip-kedip*
@ aRuL:
salah satu tujuan Panitia adalah mengenalkan pariwisata Kaltim, … Daeng pingin ke Palaran? … ntar saya ajak keliling.
iya, sebuah lonjakan luar biasa dalam hal fasilitas olahraga, mewah pula… moga terpelihara dan benar-2 dimanfaatkan untuk pembinaan.
Lomba Dance, … katanya nih, asyik. kalo Daeng nonton, dijamin ga pulang ke Surabaya … hahaha
Lomba Blog sementara ini hanya khayalan
@ Anang:
Selamat yo Cak Anang … selametan Lontong Balap
@ Nayantaka:
Hmmm, rebutan atlit nampaknya belum bisa berakhir demi sekeping medali dan bonus. Tantangan bagi yang mbaurekso olahraga serta lembaga terkait untuk menjamin kehidupan yang layak bagi para atlit berprestasi. Di negara maju, atlit bisa numpak mobil mewah… kita, hehehe…
walah, ga tahunya Pak Dhe mantan atlit voli DIY nih.
@ panca:
wah, terlibat entertainment ga bilang-bilang nih
kali untuk pembinaan, ngundang Arsenal, … untuk agustusan, untuk pernikahan, acara seremonial… atau bisa jadi untuk monumen *moga enggak ah* … hahaha
Hello… nice blog you got here… I have a new developed software for you… and I have provided a demo… visit my blog now!
Bos, kalo blogging jadi cabang olahraga,
saya berhenti nge-blogsaya akan mendaftar jadi ketua KONI .. hehehe..Usul juri lomba blog…Cak Moki ketuane……
@ draguscn:
…sokong 100 %
Setuju …
@ konsultasi kesehatan:
Hahaha, ada-ada aja …lha pesertanya kopdaran gak jadi lomba lak an
Btw, tadi simposium di Novotel tak cari kok ga ketemu yaaa, ikut kan?
Adik saya kebetulan pas pulang bawa mendali perunggu. Melakukan pemecahan rekor atas keberhasilan olah raga beregu pertama di Kalsel yang mendapat medali. Itu membuat saya bangga.
Tapi ada yang membuat saya lebih bangga. Ternyata atlit kontrakan dari propinsi lain, yang di jemput khusus untuk PON, ternyata tidak dipakai.
Tapi itu sekaligus membuat saya bingung, ngontrak orang kok ga dipakai

♣
@ Pakacil:
Selamat untuk adinda atas prestasinya merebut perunggu, moga pada PON yang akan datang dapet medali emas.
Lha, soal atlet kontrakan saya ga tahu… samalah, di sini juga beli atlet demi prestasi … hehehe.