Pada umumnya para ibu hamil akan memberitahu dokter saat berobat bahwa dirinya hamil sekian bulan. Demikian pula jika berobat saat menyusui (ASI bayinya. Informasi tersebut diberikan si ibu dengan harapan dokter akan memberikan obat yang aman bagi janin yang dikandungnya. Itupun tak jarang si ibu masih mananyakan kepada dokter apakah obat yang dgunakan benar-benar aman. Hal ini sangat wajar dan kita patut menghargainya.
Di sisi lain, ketika seorang ibu hamil sakit adakalanya enggan ke dokter lantaran takut menggunakan obat. Alhasil keluhannya makin bertambah dan akhirnya datang juga ke dokter untuk berobat.
Seorang dokter tentu sangat paham bahwa saat memberikan(meresepkan) obat bagi wanita hamil akan dipilihkan obat yang aman, baik dalam hal jenis obat (berdasarkan indeks keamanan obat), dosis maupun lamanya penggunaan. Selain itu akan dipertimbangkan pula aspek-aspek lain berdasarkan penyakitnya, misalnya: resiko penularan kepada anggota keluarga lain, dan pertimbangan lain terkait kondisi janin maupun si ibu sendiri.
Pun manakala seorang dokter dihadapkan pada 2 pilihan sulit yang menyangkut life saving, aspek manfaat akan dikedepankan dibanding resiko yang bakal dihadapi baik bagi janin maupun ibunya.
Sebagai contoh, seorang ibu hamil yang kebetulan menderita asma, justru seyogyanya segera berobat agar tidak mengalami sesak berkepanjangan yang justru tidak baik bagi janin karena beresiko terjadinya hipoksia (kekurangan oksigen) yang akan mempengaruhi pasokan oksigen bagi janin.
INDEKS KEAMANAN OBAT PADA KEHAMILAN
Hingga kini kita di Indonesia masih menggunakan kriteria keamanan obat bagi ibu hamil yang dilansir oleh FDA (Food and Drug Administration) sebagai pedoman dalam memberikan obat pada ibu hamil.
Pada posting ini penulis hanya menampilkan garis-garis besar batasan keamanan obat bagi ibu hamil yang tersusun dalam 5 kategori (kategori A, B, C, D dan X) beserta contoh-contohnya agar diketahui khalayak dengan harapan dapat memberikan informasi yang bermanfaat.
Kategori-kategori tersebut dibuat berdasarkan ada tidaknya (besar kecilnya) resiko terhadap sistem reproduksi, efek samping dan manfaat yag diharapkan.
Obat Kategori A: adalah golongan obat yang pada studi (terkontrol) pada kehamilan tidak menunjukkan resiko bagi janin pada trimester 1 dan trimester berikutnya. Obat dalam kategori ini amat kecil kemungkinannya bagi keselamatan janin.
Obat Kategori B: adalah golongan obat yang pada studi terhadap sistem reproduksi binatang percobaan tidak menunjukkan resiko bagi janin. Belum ada studi terkontrol pada wanita hamil yang menunjukkan adanya efek samping, kecuali adanya penurunan fertilitas pada kehamilan trimester pertama, sedangkan pada trimester berikutnya tidak didapatkan bukti adanya resiko.
Obat Kategori C: adalah golongan obat yang pada studi terhadap sistem reproduksi binatang percobaan menunjukkan adanya efek samping bagi janin. Sedangkan pada wanita hamil belum ada study terkontrol. Obat golongan ini hanya dapat dipergunakan jika manfaatnya lebih besar ketimbang resiko yang mungkin terjadi pada janin.
Obat Kategoti D: adalah golongan obat yang menunjukkan adanya resiko bagi janin. Pada keadaan khusus obat ini digunakan jika manfaatnya kemungkinan lebih besar dibanding resikonya. Penggunaan obat golongan ini terutama untuk mengatasi keadaan yang mengancam jiwa atau jika tidak ada obat lain yang lebih aman.
Obat Kategori X: adalah golongan obat yang pada studi terhadap binatang percobaan maupun pada manusia menunjukkan bukti adanya resiko bagi janin. Obat golongan ini tidak boleh dipergunakan (kontra indikasi) untuk wanita hamil, atau kemungkinan dalam keadaan hamil.
CONTOH OBAT KATEGORI A (nama generik): Ascorbic acid (vitamin C) *masuk kategori C jika dosisnya melebihi US RDA*, Doxylamine, Ergocalciferol *masuk kategori D jika dosisnya melebihi US RDA*, Folic acid *masuk kategori C jika dosisnya melebihi 0,8 mg per hari*, Hydroxocobalamine *masuk kategori C jika dosisnya melebihi US RDA*, Liothyronine, Nystatin vaginal sup *masuk kategori C jika digunakan per oral dan topikal*, Pantothenic acid *masuk kategori C jika dosisnya melebihi US RDA*, Potassium chloride, Potassium citrate, Potassium gluconate, Pyridoxine (vitamin B6), Riboflavin *masuk kategori C jika dosisnya melebihi US RDA*, Thiamine (vitamin B1) *masuk kategori C jika dosisnya melebihi US RDA*, Thyroglobulin, Thyroid hormones, Vitamin D *masuk kategori D jika dosisnya melebihi US RDA*, Vitamin E *masuk kategori C jika dosisnya melebihi US RDA*.
CONTOH OBAT KATEGORI B (nama generik): Acetylcysteine, Acyclovir, Amiloride *masuk kategori D jika digunakan untuk hipertensi yang diinduksi oleh kehamilan*, Ammonium chloride, Ammonium lactate *topical*, Amoxicillin, Amphotericin B, Ampicillin, Atazanavir, Azatadine, Azelaic acid, Benzylpenicillin, Bisacodyl, Budesonide *inhalasi, nasal*, Buspiron, Caffeine, Carbenicillin, Camitine, Cefaclor, Cefadroxil, Cefalexin, Cefalotin, Cefamandole, Cefapirin, Cefatrizine, Cefazolin, Cefdinir, Cefditoren, Cefepime, Cefixime, Cefmetazole, Cefonicid, Cefoperazone, Ceforanide, Cefotaxime, Cefotetan disodium, Cefoxitin, Cefpodoxime, Cefprozil, Cefradine, Ceftazidime, Ceftibuten, Ceftizoxime, Ceftriaxone, Cefuroxime, Cetirizine, Chlorhexidine *mulut dan tenggorokan*, Chlorpenamine, Chlortalidone *masuk kategori D jika digunakan untuk hipertensi yang diinduksi oleh kehamilan*, Ciclacillin, Ciclipirox, Cimetidine, Clemastine, Clindamycin, Clotrimazole, Cloxacillin, Clozapine, Colestyramine, …. dll ….. dll … buanyak
CONTOH OBAT KATEGORI C (nama generik): Acetazolamide, Acetylcholine chloride, Adenosine, Albendazole, Albumin, Alclometasone, Allopurinol, Aluminium hydrochloride, Aminophylline, Amitriptyline, Amlodipine, Antazoline, Astemizole, Atropin, Bacitracin, Beclometasone, Belladonna, Benzatropine mesilate, Benzocaine, Buclizine, Butoconazole, Calcitonin, Calcium acetate, Calcium ascorbate, Calcium carbonate, Calcium chloride, Calcium citrate, Calcium folinate, Calcium glucoheptonade, Calcium gluconate, Calcium lactate, Calcium phosphate, Calcium polystyrene sulfonate, Capreomycin, Captopril, Carbachol, Carbidopa, Carbinoxamine, Chloral hydrate, Chloramphenicol, Chloroquine, Chlorothiazide, Chlorpromazine, Choline theophyllinate, Cidofovir, Cilastatin, Cinnarizine, Cyprofloxacin, Cisapride, Clarithromycin, Clinidium bromide, Clonidine, Co-trimoxazole, Codeine, Cyanocobalamin, Deserpidine, Desonide, Desoximetasone, Dexamethasone, Dextromethorphan, Digitoxin, Digoxin, Diltiazem, Dopamine, Ephedrine, Epinephrine, Fluconazole, Fluocinolone, Fosinopril, Furosemide, Gemfibrozil, Gentamicin, Glibenclamide, Glimepiride, Glipizide, Griseofulvin, Hydralazine, Hydrocortisone, Hyoscine, Hyoscyamine, Isoniazid, Isoprenaline, Isosorbid dinitrate, Ketoconazole, Ketotifen fumarate, Magaldrate, Mefenamic acid, Methyl prednisolone, …dll …dll …
CONTOH OBAT KATEGORI D (nama generik): Amikacin, Amobarbital, Atenolol, Carbamazepine, Carbimazole, Chlordizepoxide, Cilazapril, Clonazepam, Diazepam, Doxycycline, Imipramine, Kanamycin, Lorazepam, Lynestrenol, Meprobamate, Methimazole, Minocycline, Oxazepam, Oxytetracycline, Tamoxifen, Tetracycline, Uracil, Voriconazole… dll … dll.
CONTOH OBAT KATEGORI X (nama generik): Acitretin, Alprotadil *parenteral*, Atorvastatin, Bicalutamide, Bosentan, Cerivastatin disodium, Cetrorelix, Chenodeoxycholic acid, Chlorotrianisene, Chorionic gonadotrophin, Clomifen, Coumarin, Danazol, Desogestrel, Dienestrol, Diethylstilbestrol, Dihydro ergotamin, Dutasteride, Ergometrin, Ergotamin, Estazolam, Etradiol, Estramustine, Estriol succinate, Estrone, Estropipate, Ethinyl estradiol, Etretinate, Finasteride, Fluorescein *parenteral*, Flurouracil, Fluoxymesterone, Flurazepam, Fluvastatin, Floritropin, Ganirelix, Gestodene, Goserelin, Human menopausal gonadotrophin, Iodinated glycerol, Isotretinoin, Leflunomide, Leuprorelin, Levonorgestrel, Lovastatin, Medrogestrone, Medroxyprogesterone, Menotrophin, Mestranol, Methotrexate, Methyl testosterone, Mifeprestone, Miglustat, Misoprostol, Nafarelin, nandrolone, Nicotine *po*, Norethisterone, Noretynodrel, Norgestrel, Oxandrolone,Oxymetholone, Oxytocin, Pravastatin, Quinine, Raloxifene, Ribavirin, Rosuvastatin, Simvastatin, Stanozolol, Tazarotene, Temazepam, tetosterone, Thalidomide, Triazolam, Triproretin, Urofolitropin, Warfarin.
Ooopsss … banyak banget, mana namanya rumit pula. … hehehe, maaf
Obat-obat kategori A (yang paling aman pada kehamilan) dan obat kategori X (kontra indikasi pada kehamilan) sengaja ditulis lengkap agar dapat diketahui oleh khalayak. *padahal alasan sebenarnya karena itemnya ga banyak*
…sedangkan obat kategori B, C dan D hanya ditulis sebagian kecil saja karena saking banyaknya item dan jenisnya.
PESAN-PESAN:
Bagi khalayak, penggunaan obat menyangkut jenis, dosis dan lamanya pemakaian seyogyanya atas petunjuk dokter.
Tawaran obat (dengan jargon apapun) disertai klaim-klaim aduhai (seolah paling aman dan paling ampuh) tanpa diketahui dengan jelas kandungan yang ada di dalamnya, patut diwaspadai, … apalagi jika tidak mencantumkan efek samping, peringatan hati-hati pada kondisi tertentu dan kontra-indikasi.
Obat hanya akan bermanfaat jika digunakan dengan tepat sesuai indikasi, dosis dan lamanya pengobatan berlandaskan pengetahuan yang dapat dipertanggung jawabkan.
Semoga bermanfaat.
:: :: :: posting menggunakan WLW :: :: ::





![[Valid RSS]](http://i169.photobucket.com/albums/u238/cakmoki86/button/rss_valid.gif)

Di puskesmas PALARAN servis ANC(ANTE NATAL CARE) yg megang Sp.OG,dr.umum,atau Bidan dok? ANC kan bisa jadi media BuMil (iBu haMil) mendapat informasi tentang kehamilannya..saran: buat FAQ(Frequently Asked Question) tentang kehamilan (brdasar trimester) berupa leaflet,pye Cak?
btw,OOT..kok obat diatas banyak ya jenisnya?dapet bonus g?*sambil nglirik detailer*
Mereka bukan takut pada obatnya, tapi takut pada biayanya.
Penyakit yang sering terjadi pada ibu hamil: jamuran, mereka masih enggan buka-bukaan di depan dokter/pekerja lab. Jadi mereka obatin sendiri.
Aku pernah membaca sebuah novel (Strong Medicine), yang pada intinya menganjurkan dengan keras supaya ibu hamil jangan mengkonsumsi obat apapun, kecuali atas anjuran dokter kebidanan.
Benarkah aturan itu dok ?
Terima kasih
@ sibermedik:
sepengengathuan saya hingga saat ini masih tetap seperti dulu, ANC oleh dokter dan bidan.
FAQ tentang program Kesga (Kesehatan Keluarga) *dulu Kesehatan Ibu dan Anak* udah ada lembar balik di setiap Puskesmas seluruh Indonesia, hanya saja mungkin ga dipakai. Sebagian Bidan masih mencampuradukkan antara pengetahuan kesehatan dengan memory masa kecil, misalnya: klo ibu hamil sambat gatal, masih juga secara spontan melarang makan telor, ayam dll … hahaha.
Andaikata ada angket 1 pertanyaan: ” berapa kali dalam seminggu anda membaca (belajar lagi) buku kebidanan atau pedoman penatalaksanaan kesehatan ibu hamil ?”
Saya yakin, lebih 80% bidan kita di Puskesmas akan menjawab gak pernah … kalo ada yang protes, buktikan sendiri
Mo maju ??? … impossible om
generik tuh … gak ada satupun nama dagang.
… detailer di sini tahu itu karena sudah saya kasih tahu duluan … dan sy tidak mengijinkan detailer datang saat jam praktek, menurut saya pasien lebih patut dihormati walaupun wong ndeso™ ndesit and duit mung sethithik.
Saya tidak pernah mau menerima bonus walaupun diantar ke rumah, walaupun pakai istilah “ucapan terima kasih” atau “tali asih” atau apapun istilah yg berujung duit
so, jangankan minta, lha dianter berkat aja gak mau … hehehe … berani ikut ga?
@ juliach:
hehehe, iya kali mbak … dan mungkin juga takut pada wajah-wajah seram tak bersahabat … ga semua sih, tapi sebagian para ibu hamil mengatakan begitu.
@ tobadreams:
di luar negeri (negara maju) mungkin benar, mengingat mereka sudah menganut sistem dokter keluarga yang mapan. Tepatnya bukan aturan medis, namun lebih ke arah sistem layanan medis.
Di Indonesia, pemberian obat bagi ibu hamil dapat dilakukan di Puskesmas, Puskesmas Pembantu bahkan di Posyandu sebagai program pemerintah untuk mencegah anemia kurang besi dan penanggulangan keluhan ringan pada ibu hamil, misalnya: pemberian Tablet Fe, Vitamin, obat mual dan muntah … jika ada keluhan or gangguan lebih berat, maka akan dirujuk ke RS sesuai hirarki sistem rujukan yang sudah baku.
Terimakasih
iyo cak,saya tau itu generik..kamsud’e guyon kok?:(
Btw,juli ini ada Kongres POGI di BALIKPAPAN kan?keluarn disitu aja cak uneg2 nya tentang obat2 yg g blh buat ibu hamil supaya jadi Protap.
btw,Bidannya dipegangi LAPTOP pye?jadi njelasin ke BuMil secara audiovisual interaktif. *jangan2 malah dpakai ngeblog?*
Masalahnya hampir semua obat itu bisa dibeli di apotik di hampir seluruh penjuru Indonesia tanpa memakai resep dokter. Jadi …. hmmmm gimana ya mau komentarnya, jadi bingung. Sebagian pasien masih memilih membeli obat tersebut tanpa petunjuk dokter, apotik memilih malayani mereka supaya omzet lebih besar. Dokternya ngapain ??? dokternya ngeblog melulu …. wakakakak….
nyambung ama dokter arekcilik, sering juga kalo pasien dan pernah berobat terus sembuuh serta punya kopi resepnya besok-besok kalo dia sakit serupa tinggal datang aja ke apotik beli obat yang sama nah untung-untung dia sembuh kalo gak sembuh brabe…
lalu akan lebih parah lagi kalo tuh obat dikasih ke orang laen bisa keluarganya ato tetangganya alasannya sih klasik maren minum obat ini dan ini sembuh aku …. nah jadi lingkaran setan dah…
ups sory jadi bleber keluar jalur
@ sibermedik:
halah
lewat POGI? paling gak payu … soale sing ngomong “dokter umum”.. kecuali lek sing ngomong podho-podho “dokter ra umum” … *nglirik Mas Rizal* … hahaha
Bener, mestinya wis jaman audiovisual namun apa daya … ada guyonan tapi benar-benar terjadi, …di sebuah Dinas Kesehatan, kepala dinas mengusulan pengadaan komputer… kabeh pentium IV terbaru… ndhilalah ada beberapa pegawai mbukak excell di atas meja kerjanya di saat bersamaan ngitung rekapitulasi pakai kalkulator … piye? …hahahaha
@ dokterearekcilik:
Mungkin karena lambaian rupiah Mas, ada ga ada resep, obat apapun bisa keluar … Ada kejadian (mungkin malah banyak), seorang dokter spesialis meriksa ngantek ngeden ongkosnya 50-75 ribu, lha apotik malah ambil keuntungan lebih satus ewu … gimana di sidoarjo? saya ga tahu begituan soale kelas dispensing
dokter nge Blog ???? … hahahaha …tosss !!!
@ Elyas:
hehehe, ternyata yang seperti itu merata sak Indonesia, termasuk di pedesaan … malah ada yang beranggapan setiap penyakit cukup menelan amoksisilin 1 biji, ..mbuh ini linkaran apa namanya
Kapan-kapan kayaknya perlu nulis fenomena semacam ini.
Hahaha.. aku keduluan cak moki, rek, asalnya aku mau bikin pregnancy safety index buat didownload tapi kok ya agak2 males …
Akur ma misua, kalo pasien beli sendiri di apotik dan diladenin ya mau apa lagi..
Dokter mulu yang disemprit
Dok, praktek di mana? di warnet sebagai blogger bukan dokter (wakakak…..).
Cak, tgl 7-8 juni bisa Kopdar dak? Rekan2 dari RS Pertamina balikpapan ada 4 orang ke Samarinda. Cacak panitia PETRI kan?
@ Astri:
Bikin aja mbak…sing lengkap yooo
iyo, gap papa disemprit or menyemprit diri sendiri, ntar giliran nyemprit … hahaha
@ FajarQimi:
hahaha, iya… praktek utama sebagai blogger, lainnya sampingan
mungkin bisa, mungkin engga..soalnya lagi wira-wiri ke jogja ngurus sesuatu … mas Fajar ikut ga?
Paling takut euy ngasi obat ke Ibu Hamil…
Apalagi yah hamilnya masih trimester 1…ga terlalu kelihatan soalnya..dan bahayanya suka lupa nanya: ‘lagi hamil apa kaga?’
Parahnya lagi, ada yang hamil tapi ga ngaku hamil…
susah deh…
dosa tanggung sendiri lo ya…he..he..
@ Yudhi H.Gejali:
hehehe, iya tuh … yang pingin hamil nunggunya setengah mati, yang hamil ga mau ngaku
Cak Moki jadi ke Yogya ya…
Yah dak ketemu di Samarinda donk. lain kali ,Insya Allah bertemu ya…..
Bagus Cak acaranya, tapi ada kurangnya. softcopy dak dikasih panitia. Katanya suruh ke pembicara sendiri. ya terpaksa hunting sendiri nich ke pembicara. Jadinya dak komplet. padahal banyak isue baru yang bagus diterapkan untuk Kaltim.
Alhamdulillah, sejak seblm menikah sudah sering mendengar informasi ttg ini, jadi selama hamil pantang minum obat sembarangan. Kalau tablet/bubuk Fe sih selalu setiap hamil(masuk 7 bln), soale selalu anemia…pdhl udh berusaha konsumsi sayur2 an yg banyak mengandung Fe. Kenapa ya pak? apa bawaan lahir ya;)
@ FajarQimi:
jadi Mas, malah Rabo mo ke Surabaya (lagi) sampai minggu … insya Allah lain kali ketemu.
iya, sayangnya ga ada softcopy, ini terulang saban tahun … saya sendiri dah mengusulkan agar sofcopy di burning di CD (dalam format baca *misalnya PDF* dan format publishing)…jauh sebelum acara.
Kayaknya seksi ilmiah kurang berani “memaksa” para pembicara untuk setor makalah jauh sebelum acara.
Menurut saya, bagusnya sekitar 2 minggu sebelum hari H semua makalah udah masuk ke panitia agar dapat di siapkan, dan peserta *yg udah bayar mahal dan datang dari jauh* mendapatkan CD-nya.
@ wulan:
menurut Depkes sekitar 42% ibu hamil di Indonesia mengalami anemia kurang besi, … mungkin karena ga mau makan saat hamil or marena ga suka makan makanan yg mengandung Fe dari hewani, misalnya : ikan, daging, hati *wahhh mahal…* … dari sayur aja ga cukup mbak
boleh gak dok, wanita baru hamil sering2 melakukan USG?
DAMPAKNYA APA?
BERAPA KALI usG SEwajarnya dilakukan?
makasih
GENDHENG! Banyak amat yak obat2an…
Itu apal semua, Cak? Di luar kepala? Ck ck ck… luar biasa emang para dokter… pantesan mahal.. hehehe, kecuali Cak Moki ding…
@ bara:
kalo emang ada indkasi, boleh … ga papa
Ga ada batasan tentang jumlah USG, mengingat USG adalah pemeriksan dengan menggunakan gelombang suara.
@ donnieyodha:
hahaha, kalo nuruti Farmako, buanyaak… belum lagi cabang-cabangnya.
Ahamdulillah ga apal semua
… hahahaha, lha apotik yg tempatnya obat aja masih mencontek je
Wah, sayang saya udah selesai hamilnya
. Padahal waktu hamil saya sering sakit, termasuk sakit asma, dan sangat menghindari minum obat.
Oya, Chuck. Pengumuman…saya pindah ‘rumah’ nih. http://ratnarespati.com
@ Ratna:
Alhamdulillah udah selesai … ntar kan bisa nambah lagi …hehehe.
kalo asma seharusnya malah “harus” segera diobati untuk menghindari terjadinya efek pada janin karena sesak yg dialami ibunya
Rumah barunya canggih banget
… saya suka warna dasarnya yang hijau tua, b’rasa adem
sebagai pegawai apotik yg baik dan benar, saya ndak berani ngasih obat sembarangan, apa lagi klo keluhannya banyak, mendingan tak suruh ke dokter dulu, baru dtg lg ke apt….
@ apt_staf:
salut … moga ditiru yang lain *tossss*
Barang Duluan Bayar Belakangan
Malang, Senin 05-05-2008
Perihal: CD New Version 697MB/573Files (ISO, 5S, GMP, SM-K3, Hospital, Plastics, Sanitation Dan HVAC)
Jika perusahaan Anda memiliki kebutuhan yang berkaitan dengan ISO (International Standard Organization), 5S (Dasar dasar tentang Rapi, Bersih dan Tertata), GMP (Good Manufacturing Practice), SM-K3 (Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja), Hospital, Plastics (Dasar dasar Plastics), Sanitation (Kebersihan Sebenarnya) dan HVAC (Penyediaan AC Central yang Memenuhi Standard); akan tetapi mungkin perusahaan dimana Anda bekerja memiliki budget yang terbatas, waktu yang sempit, dan berbagai kendala faktor lainnya untuk mengikuti seminar atau training dengan topik tersebut di atas yang rata-rata kisaran harganya 1,5 - 2,5 juta per orang.
Maka berikut ini adalah salah satu solusi terbaik yaitu kumpulan presentasi untuk kebutuhan perusahaan Anda atau bahkan untuk Anda pribadi yang dikemas dalam 1 (satu) CD yang berisi 697 MB/573 Files. Dengan isi sebagai berikut, dengan format semuanya powerpoint :
I. 5S-5R-5P :
1. Peningkatan Kualitas
2. 5S5K di Progress
3. 5S TPM Activity
4. 5S Modul
5. 5S PRODUKTIVITAS, KETENAGAKERJAAN DAN PERTUMBUHAN EKONOMI
6. 5S Training Modul
7. Penerapan 5S
8. Presentasi 5S
9. Sosialisasi Lomba 5S
10. Tatapan yang Baik
II. CPOB-GMP :
1. Contoh Pemahaman Global
2. Gbr Cuci Tangan
3. GMP Training
4. Pelatihan Internal Auditor CPOB
5. Training GMP K3 & SMK3
III. Hospital :
1. Bumi 2070 Tanpa Air
2. Contoh Kasus AIDS
3. HIVAIDS serta Dimensi Gender
4. Keracunan Makanan (Trainee Vendor)
5. Konseling Dan Tes Sukarela
6. Pengatahuan Dasar HIV AIDS
7. Pest Control Pabrik
8. Pestisida
9. Pocari
10. Program Pencegahan dan Penanggulangan HIV AIDS
11. Prosedur K3 Khusus HIV AIDS
12. Terapi Cairan Rasional
13. Terapi Cairan untuk Anak
IV. HVAC :
1. Clean Room Seminar-Training
2. Clean Room Std
3. HVAC & CR Air Filtration
4. HVAC Concept & Design for Cleanroom
5. Introduction to LPM & CF
6. Why Air Filter
V. ISO 9001 :
1. Audit Internal_Trainer
2. ISO Presentation umum
3. Ketentuan Penggandaan dokumen
4. M7-Risk-Analysis-FMEA-HACCP
5. MANAJEMEN PERSEDIAAN
6. Materi Internal Audit 19011
7. Pengenalan ISO 9001 & Dokumentasi
8. Presentasi ISO 9001-2000
9. Presentasi SNI 19-9001-2000
10. Process FMEA
11. Strategi Manajemen Pembelian dan Supply Chain
VI. ISO 14001 :
1. 1400 Certification
2. Hazard Communication
3. Internal Audit Training
4. ISO 14001
5. ISO 14001- OHSAS - SMK3 - Audit modifikasi
6. OGSM pelatihan ISO 14001
7. OHSAS 18000
8. Pelatihan Internal Auditor
9. Penanganan Limbah B3
10. Pencapaian PROPER New
11. Pengelolaan LK3
12. Perbandingan Penawaran ISO 14001 2004
VII. Others :
Sebagai bonus (pengetahuan ringan), terdiri lebih dari 30 files
VIII. Plastics :
1. 2_Elements of the mold
2. Applications
3. Basic Design Issues With Copolyesters
4. Basic Molding Issues With Copolyesters
5. Chem Eng Plastic
6. EBM Mkt Tech Presentation
7. ESPBU General
8. General Medical
9. Hot & Cold Runner
10. Keys to Successful Molding
11. MOLDING
12. MOULD MATERIAL DOLPHIN
IX. Sanitation :
1. Calmic & sanitact product
2. Discreet presentation
3. Food Medixair
4. Initial Healthcare
5. Medical - Medixair
6. Presentation DCM
7. Presentation for Caltex
8. SARS For Medixair
X. SM-K3 :
1. 18001_OHSAS
2. Acccident & Behaviour
3. B-3 Training
4. Bapedalda Emisi B3
5. Biomechanics of Spine
6. Defensif Driving
7. Drive Safe1
8. ERGONOMI
9. Evaluasi Potensi Bahaya
10. FIRE PROTECTION FACILITIES
11. Fire Safety Management
12. H 2 S
13. Handling B-3
14. Hazard Communication ( MSDS )
15. Identifikasi Bahaya
16. IR Inspection
17. Irish Towtruckteam
18. K3 di Industri Farmasi
19. K3 Listrik
20. Kesalahan Dalam Bekerja
21. Keselamatan & keamanan kerja
22. Konsep Emergency Response
23. Modul A-02 Proteksi Bahaya Peledakan
24. Modul A-03 Sistem Pengendalian Asap
25. Modul A-06A Pengujian Sifat Bahan
26. Modul A-08 Evaluasi Sistem Proteksi Kebakaran
27. Modul A-09 Performance Based Design
28. Modul AK3 Pengenalan SMK3___slide_6_20
29. Modul Forklift Linde Yang Rusak
30. Organisasi Tanggap Darurat
31. P2K3
32. Paradigma Baru Safety
33. Pelatihan Anggota BK-3 MODIFIKASI
34. Pencapaian Proper New
35. PENGOLAHAN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN
36. Perilaku Manusia Menghadapi Kebakaran
37. POLWIL Malang
38. Presentasi PENANGANAN BAHAN BERBAHAYA1
39. Presentation Penyebab kecelakaan
40. Prinsip-Prinsip Ergonomi
41. Refresh K3L (Sifht Paradigm)
42. Rencana Tanggap Darurat
43. Rapat Tinjauan Management SMK3 & ISO
44. Safety Training for family
45. Seminar_safety
46. Sistem Pelaporan Kecelakaan
47. Sistem Pengawasan K3
48. SMK3 - Manajemen Resiko (IBPR)
49. Tabrakan Forklift
50. OHSM (Fenomena Kebakaran)
51. OHSM _Accident & Insident Investigation
52. Upaya Management K-3
Khusus bagi yang berminat kami menawarkan untuk mengirimkan 1 keping CD tersebut, dengan menggantikan biaya pembuatan dan biaya pengiriman (khusus untuk pulau Jawa) dengan biaya sejumlah Rp. 125.000,- (#seratus dua puluh lima ribu rupiah#) included, sedangkan untuk diluar pulau Jawa dengan biaya sejumlah Rp. 175.000,- (#seratus tujuh puluh lima puluh ribu rupiah#) included
Bila bapak ibu telah melakukan transfer dari bank dibawah ini :
Sebagai alternatif Bank, kami sampaikan 3 alternatif yang bisa dipilih salah satu untuk memudahkan dalam transfernya :
1. Buku : Tabungan Mandiri,
Kantor Cabang : Surabaya, Gentengkali,
Nama : Silvia Eko Sri Setioningsih,
No. Rekening : 141 000 456 8127
2. Buku : Tahapan BCA,
No. Rekening : 331 020 8018,
KCP : Jl. Ahmad Yani No. 183, Blimbing - Malang,
Atas Nama : Silvia Eka Sri Setioningsih.
3. Buku : Tabungan Syariah Plus, BNI 46 Syariah,
Kacab Syariah Malang : Jaksa Agung Suprapto,
No. Rekening : 01 2501 4127,
Atas Nama : Agus Setiyawan Mulyono
Mohon untuk segera mengirimkan data alamat selengkap lengkapnya dan nama yang tercantum direkening yang melakukan transfer (untuk memudahkan kami dalam tracingnya di internet banking), ke email : agus@fact.otsuka.co.id Demikian yang kami sampaikan, semoga bisa memberikan manfaat dan menjadikan ilmu yang berguna. Terima kasih banyak, dan sekali lagi mohon maaf bila tidak berkenan.
Hormat Kami,
INDEPENDENT “TRAINING-DEVELOPING-CONSULTING”
Ir. Agus Setiyawan MM, Chem. Eng
http://www.agusotsuka.wordpress.com
HP : 081 333 841183, 0341 5455330 (24 Jam)
(TBR) The Balearjosari Residence B - 41, Jl. Pahlawan - Balearjosari, Malang 65126
Telp. 0341 - 426 244 ext 100 (bisa tinggalkan nomer telp, nanti kami call back) Fax. 0341 - 426 644 (direct)
experidated penawaran 05-08-2008
Catatan : Jika Bapak dan Ibu menginginkan copy cd untuk dikirimkan terlebih dahulu, mohon untuk segera mengirimkan alamat lengkap pengiriman tempat Bapak dan Ibu bekerja dengan nomer telepon, nomer facsimile serta No. HP (untuk memudahkan pihak Pandu Siwi dan Indo logistic maupun tracing kami baik pengiriman maupun transfernya), baru dilakukan transfer setelah copy cd diterima Bapak dan Ibu, paling lambat 3 hari setelah penerimaan copy cd.