Sekitar seminggu yang lalu ada saran bagus untuk para dokter, khususnya bagi institusi (pemerintah dan swasta) yang membawahi dokter maupun organisasi profesi dokter (IDI), yakni perlunya daftar dokter praktek di Indonesia.
Barangkali institusi pemerintah seperti Depkes hingga Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit serta jajarannya perlu menindak lanjuti usulan tersebut. Setidaknya ada yang memulainya di setiap daerah tingkat II (kabupaten, kota)..IDI Cabang ataupun Dinas Kesehatan Tingkat II. *udah ada ?*
Atau boleh jadi ada diantara sejawat dokter ( atau beberapa dokter ) yang berkenan memelopori untuk bersibuk ria membuat semacam portal khusus or Blog yang menampilkan ” Daftar Dokter Praktek ” lengkap dengan tarifnya spesialisasi, alamat praktek (kalo pindah bilang lho), jam praktek, no hp, pakai janji apa enggak, email dan blog (kalo ada).
MUNGKIN GAK YA ?
Mungkin sih mungkin aja, kenapa tidak ? Mbak Astri udah memulainya dengan membuat blog khusus acara kedokteran, so berarti untuk membuat Blog khusus Daftar Dokter Praktek mestinya bisa. (gak pakai fee lho rek … guyon mode:on*
Atau bisa pula untuk sementara Blog tersebut nge-link ke IDI yang udah bikin daftar dokter praktek para anggotanya. Kalo dah ada yang bikin tolong kasih tahu ya.
Masalahnya, apakah menampilkan daftar dokter praktek di internet bukan termasuk promosi ? Nah, ini perlu kita pandang dari berbagai sudut yang mengacu pada manfaat ( terutama bagi khalayak ) dan etika, mengingat dokter tidak diperkenankan mempromosikan dirinya (dalam hal praktek).
Bagaimana menurut pembaca dan bagaimana pula menurut para dokter serta Majelis Kode Etik Kedokteran (MKEK) ? Mohon kiranya dapat memberikan pandangan.
Thanks
:: :: :: posting menggunakan wlw :: :: ::




















![[Valid RSS]](http://i169.photobucket.com/albums/u238/cakmoki86/button/rss_valid.gif)





Sebenarnya cukup membantu sih kalo ada daftar dokter praktek, cuman mungkin mesti minta ijin dengan ybs sehubungan namanya di online kan. Tidak semua mau, kecuali “paksaan” dari IDI
Seingatku, ada kan list dokter paling ngga di jakarta, walau ngga semua prakteknya dimasukin, tapi paling ngga, ada kerja dimananya. Masalahnya down atau ngga sitenya?
Satu hal yg harus dipikirkan adalah privacy. Contohnya telp. di rumah nomornya rahasia, tapi suster sering dengan cueknya ngasih ke pasien yang akhirnya ganggu orang serumah kalau pasiennya telp tengah malam. Di sini mana ada pasien telp ke rumah dokter, kalo bukan jam praktek ya telp dokter jaga.
Wah nama saya disebut-sebut nih
Paling gak bisa dimulai dari situs RS, bisa lengkap dengan spesialisasi dan jam prakteknya atau ya lewat IDI berdasarkan SIP yang diterbitkan.
IDI Samarinda mau jadi pelopor?
ndak apa2 cak,kan promosinya rame-rame?justru kompetensi dokter diuji disini dalam hal patient satisfaction, mana dokter yang interpersonalnya bagus *kayak cak moki* ato mana yg asal2an?fair2 aja cak,kalo d anggep promosi berarti cak moki dah promosi via blog duluan dong?*curi start area samarinda :p* he5x.
Ya jelas bisa. Tapi yang sepertinya belum terlalu dibutuhkan di Indonesia, masyarakat Indonesia belum melek IT
(
Dulu aku juga pengen buat catatan medis online, tapi gak jadi mengingat sulit banget aplikasinya. DOkternya juga pada gaptek
itu dl yg saya maksud pemasaran otomatis blog dokter via SEO, google dan t3t3k bengeknya..walaupun maksudnya bukan promosi, tp kan dokter online jd relatif terjangkau via mesin pencari..yg kemudian lanjut ke dunia nyata..
krn itu akhirnya praktikdokter di blogspot.com terparkir manis.. (dl dipake utk trial..)
kl ngga salah di buku kuning telkom ada jg nama dokter dan praktik..itu beriklan jg kan..
he5x..skalian aja praktek dokter online berlangganan..jadi pasien-dokter teleconfrence lalu pasien nyolok(baca:plug n play) manset tensi ke USB port sak membran stetoskp juga..mbayar pake e-banking..*khayalan tingkat tinggi..sibermedik sedang euforia*
Idenya bagus juga. Hayoo kita buat bersama sama.
@ dokterearekcilik:
Nampaknya IDI harus mulai tanggap sehubungan dengan layanan informasi semacam ini, asal gak ditarik tambahan iuran IDI *lirak-lirik bendahara IDI*. Soal ijin yang bersangkutan, saya sependapat. Maturnuwun
@ triesti:
* …artinya dokter perlu punya HP khusus untuk urusan praktek. Kadang ada pasien yg fanatik, ga peduli jam berapapun pokoke minta dicolek dokter anu, soal nantinya dirujuk urusan belakang. Pernah nemui yg begitu ga ?
hmmm, privacy *nyaris tidak saya miliki soale di ndeso™
@ Astri:
Sori mbak, analog soale
Andai ada beberapa RS yg memulai, biasanya diikuti yang lain *mode studi banding: on*
udah, …judule Daftar anggota IDI Cabang Samarinda (yang di blogspot). Ntar tak tanya Bos IDI Samarinda. Turnuwun
@ sibermedik:
he3x iya ya…untunge wong Palaran belum biasa buka internet, sedangkan dari samarinda Kota ke Palaran sekitar 20 km ngelewati bukit gelap, dan di sana dah buanyak dokter, jadi gak banget-banget promosine
@ Rosyidi:
iya, mungkin belum begitu mendesak kalo mengacu pada melek tidaknya IT, sebaliknya mungkin dianggap perlu bagi yang kesulitan mencari lewat search engine.
Bisa jadi langkah ini *kalo emang dimulai* justru memicu insan medis agar lebih melek teknologi, khususnya internet. Piye ?
@ dani:
dari sisi masyarakat *yang biasa berinternet* sepertinya ga ada resistensi, ..sedangkan dari sisi ketakutan dianggap pelanggaran promo, mungkin kontrol oleh MKEK diperlukan untuk memberikan batasan-batasan, misalnya kalo di dunia nyata papan nama 40-60 cm trus di dunia maya kali 40×60 pixel …dan t3t3k bengeknya *opo sih iki*
@ sibermedik:
*manggut-manggut”..lha kalo VT piye ?
@ BlogDokter:
Go ahead Om Cok
Saya setuju sekali dengan pendapat di atas adanya jadwal dan tempat praktek dokter melalui internet ini
apa kabar boss….?
Baik?
lama gak mampir dok, ini blogku ganti nama…
wassalam,
maturnuwun.
@ rosie79:
Trims
@ herry:
Kabar baik, Bos !
wah … ganti nama lagi ya, siip
wass, maturnuwun
menarik nih cak idenya, insya allah saya coba membuat prototipe-nya hanya saja jika nanti dah jadi tulong dibantuin soalnya dah ngurus 5 web kalo nambah atu lagi gpp sih hanya saja jam tidur jadi berkurang jadi 4 jam doang sehari hiks hiks
segera saya beri kabar kalo dah jadi
tambahan cak, kapan nih para bloggers dokter dan paramedis bisa gathering-an hehehehehe
@ Elyas:
asyiiiikkk, ntar kabari ya …
Gak papa, ngurus satu lagi, pahalanya tambah..hehehe
saya juga nunggu gathering nih, bagian penggembira aja deh
yth ts dr. hatmoko / cak moki (maaf kalo saya salah)
mohon ijin untuk me-link blog anda,
btk
Best Regards,
Alloen Endonesia
@ Alloen Endonesia:
hahaha…ya, monggo silahkan
Ntar saya link juga ya
Trims
Bagus pak. Idenya, agar memberi kesempatan pada para dokter yang kurang terkenal. Jadi masyarakat bisa tau kelo di sekitar rumahnya juga ada dokter praktek, tidak perlu jauh2 ke dokter lain. Kalau perlu juga dibuat katalog onlinenya semacam yellow pages
@ necel:
Thanks sarannya…ntar bisa kita pikirkan bersama-sama.
Bagusnya sih setiap dokter yang udah lama (senior) memberitahukan ke masyarakat atau pasiennya tentang keberadaan sejawatnya yang baru buka praktek agar dikenal, toh nantinya masyarakat pengguna jasa pelayanan medis yang akan menentukan ilihannya …hehehe, terlalu muluk-muluk gak ya ?
Moga yang senior gak merasa tersaingi.
Salam kenal, saya bukan pekerja ato profesional di dunia medis, tapi saya sering mengalami kesulitan mencari info alamat dokter praktek disuatu kota pas tugas luar kota. Saya juga pendatang di Kota Solo sekarang, binggung cari dokter yang buka hari minggu pas anak saya sakit kemarin.
Untuk itu saya sudah mulai membuat portal khusus info dokter praktek yang ada disetiap kota, spesialisasi dan alamat. saat ini sudah saya dapatkan domainnya di http://www.dokterpraktek.com tapi belum launch karena saya kesulitan mendapatkan data tersebut. Depkes msh penuh sulit berbagi data itu. Apabila yang membaca ini bisa membatu saya agar web tersebut betul2 bisa berguna bagi masyarakat bisa mengirim email data ke (fadillah.putera@yahoo.co.id) terimaksih.
@ fadillah:
sulitttttt…
salam kenal
Thanks infonya … ntar akan saya pasang di sidebar (kalo udah launch) agar temen-temen bisa berbagi info…
Gak usah mengharap depkes deh…
Mending share data ama IDI, kali lebih bagus.
Direktori Medis Anda!
Kami mengundang untuk menjadi penulis artikel medis di ruang kami.
Administrator!
@ Dokterku:
Makasih
Ya … kalo sempat
wah ide bagus itu, bagi para dokter praktek saya punya program praktek dokter lho, programnya bagus kok, mencakup mulai data pasien hingga rekam medik, tapi gak gratis….
@ santoso:
oba ditawarkan ke dokter setempat, siapa tahu ada yang mau menggunakan program tersebut
cak moki prakteknya di mana?
@ kirsa:
nun jauh di ndeso ™ pinggiran Samarinda
aq ingin jadi seorang dokter yang selalu jujur….!!!! pada pasien.
bagaimana untuk jadi seorang dokter……????