Masuk Angin, istilah beragam makna

Masuk angin, adalah terminologi yang masih kerap kita dengar dan biasa digunakan untuk menggambarkan “suatu kondisi tubuh”. Gejala ataupun beberapa kumpulan gejala (syndroma) sangat mudah dinamakan “masuk angin” ketika seseorang merasakan “keluhan tertentu”. Setiap orang berbeda-beda dalam mendiskripsikan masuk angin.

Istilah “masuk angin” tidak ada dalam terminologi kedokteran.
Menurut pendapat penulis, istilah tersebut kemungkinan merupakan warisan nenek moyang (khususnya suku Jawa) untuk menyebutkan suatu gejala dan bertahan hingga sekarang. Terlebih dengan adanya iklan-iklan memanfaatkan istilah “masuk angin” di media. Orang pintar minum -*@^+$ #%*&$- maka makin “pintar”-lah kita.

Informasi iklan (masuk angin) berulang dan terus menerus tersebut tanpa disadari mencekoki kita ibarat kabut “pintar” menyelimuti akal sehat. Bagi yang mempercayainya akan ngotot dan berujar: “buktinya dengan minum “iklan” ataupun ramuan tertentu, anginnya hilang”. :P
Sedangkan bagi yang memahami tentu tidak akan mempertaruhkan akal sehatnya untuk mempercayai fenomena masuk angin.

Di dalam praktek sehari-hari, seseorang menyebutkan masuk angin untuk berbagai macam keluhan. Beberapa contoh-contoh keluhan yang biasa dikaitkan dengan “masuk angin” adalah sebagai berikut:
Gak enak badan, perut kembung, mual, eneg ataupun muntah disebut masuk angin. Demikian pula keluhan sakit kepala, nggeliyeng, badan pegal, demam, pilek, gak suka makan, gak bisa kentutmasuk angin. Keringat dingin, lemas, perut pedih, diare… masuk angin. Bla bla bla … masuk angin.

Itu dulu. Dengan penjelasan simultan dan telaten, lambat laun khalayak akan paham bahwa salah satu atau lebih keluhan yang selama ini disebut masuk angin adalah tanda (gejala) dari suatu penyakit atau gangguan tubuh. Ketika berhadapan dengan pasien, penulis lebih memilih menjelaskan kaitan keluhan dengan penyakit dibanding mentolerir sebutan masuk angin. Ini penting untuk memberikan informasi yang benar, walaupun di sisi lain gelegar “masuk angin” ditawarkan iklan seolah sebuah pembenaran seputar fenomena masuk angin.

Kini, sudah amat jarang seorang pasien mengatakan masuk angin ketika menyampaikan keluhannya. Kalaupun ada biasanya seseorang yang pertama kali ke praktek atau simbah yang sudah sepuh. Itupun belum tentu ada dalam 6 bulan.
Menghadapi anggapan yang sudah meluas dan dianggap benar memang berat. Belum lagi tawaran iklan nan bertubi-tubi lengkap dengan asesori klaim-klaimnya yang saban hari dijejalkan ke hadapan khalayak, baik oleh media maupun pedagang keliling berdasi.

Bagi dokter, menghadapi gencarnya iklan pintar “masuk angin” tidak cukup dengan keluh kesah. tidak perlu menyalahkan masyarakat. Hanya diperlukan sedikit waktu ekstra dan kluyuran untuk woro-woro. Gak perlu dana anggaran, workshop dan sejenisnya. Pemborosan uang negara. Emangnya mau ngumpulken warga masyarakat di hotel ? Waks :P

Di dalam ruang praktek sedikit lebih mudah. Penyebaran dan penjelasan informasi cukup dengan cetak beberapa leaflet bergambar full color. Kalau perlu bikin brosur. Lebih asyik lagi pakai PDA *ngiklan* Syukur-syukur menggunakan laptop atau komputer sebagai alat bantu.
Dan yang penting gak perlu nambah biaya ekstra … *halah* :P
Bukankah tugas yang mengerti memberi tahu yang belum mengerti ?

technorati tags:, , ,

Blogged with Flock

About these ads

73 Responses to “Masuk Angin, istilah beragam makna”


  1. 1 almascatie Juli 20, 2007 pukul 3:08 am

    Kini, sudah amat jarang seorang pasien mengatakan masuk angin ketika menyampaikan keluhannya. Kalaupun ada biasanya seseorang yang pertama kali ke praktek atau simbah yang sudah sepuh.

    pertanda makin pintar orang indonesia-kah cak? ataukah karena korban iklan lagi :) tapi setidaknya dalam hal masuk angin ini sudah mempermudah para dokter untuk melakukan pengobatan yang tepat sesuai dengan sakit yang dialami penderita
    mudah2an besok2 kita semua sudah bisa mendeteksi kelainan ditubuh kita sendiri sebelum dibawa ke cakmoki dokter.

  2. 2 cK Juli 20, 2007 pukul 3:27 am

    kalau saya masuk angin, biasanya minum tolak angin. ntar kentut-kentut sendiri deh huehehehehe… :mrgreen:

  3. 3 mas adis Juli 20, 2007 pukul 7:54 am

    Jadi istilah yang sering disebut dengan masuk angin itu, kebanyakan sakit apa (menurut kedokteran) cak?

  4. 4 dani iswara Juli 20, 2007 pukul 8:02 am

    ada jg yg nyebut lumbago (= nyeri/pegal pinggang) sbg masuk angin..

    mumpung ttg masuk angin..ada lg yg punya pengalaman dgn terapi bekam?

  5. 5 Lita Juli 20, 2007 pukul 8:42 am

    Mmm… tadi malam waktu masuk sini, form komentarnya ndak ada. Makanya tanya (di posting lain) :p
    Di sini kok ngga terasa pengurangan jumlah/intensitas pengguna istilah masuk angin ya, cak? Hayuh keliling di sini, cak! :D

  6. 6 doeytea Juli 20, 2007 pukul 8:47 am

    Wah, selama ini saya juga agak bingung dengan istilah masuk angin itu. Akhirnya terjawab dengan tulisan ini. Terima kasih Cak.

  7. 7 Luthfi Juli 20, 2007 pukul 10:23 am

    saya koq sering bgt masuk angin akhir2 ini ya?
    apa gara2 kebanyakan blogwalking begadang?

    *komen ngasal*

  8. 8 Luna Moonfang Juli 20, 2007 pukul 12:13 pm

    saya juga lagi masuk angin neh kayanya … :lol:

  9. 9 Shinta Juli 20, 2007 pukul 12:54 pm

    Masuk angin dengan kerokan (kerikan)ada hubungannya nggak?

  10. 10 rinni Juli 20, 2007 pukul 1:24 pm

    Datang tak diundang, pergi disyukuri…. Kan lega thoh??? kalo udah kentut???? HWehehe…

  11. 11 n0vri Juli 20, 2007 pukul 2:25 pm

    Sekarang pasien yang datang gak pernah bilang masuk angin ya Cak?
    abis, kalo cuman masuk angin kan sayang kalo ke dokter, mahal, he he he
    sebelum ke dokter ya kerokan dulu plus minum jamu ‘orang pintar’ itu lho cak… :D :D :D

  12. 12 kakilangit Juli 20, 2007 pukul 5:15 pm

    kalo angin duduk itu apa Cak, dulu tetanggaku ada yang mati karena divonis kena angin duduk, jadi habis mandi langsung meninggal dengan perut kembung dan keras :D (untung ga bilang kalo oarng itu disantet)

  13. 13 juliach Juli 20, 2007 pukul 6:29 pm

    Hei…Zo kenal juga istilah “MASUK ANGIN” dan “PANAS DALAM” dari guru bahasa inggrisnya di kantor yg orang australia.

    Jadi: istilah-istilah itu sudah berkeliling dunia dong!!!

  14. 14 sibermedik Juli 20, 2007 pukul 11:03 pm

    saya sering ditanya pasien” Mas..Masuk angin niku sami kale penyakit Angina Pectoris nggih??”

    salah jawab deh gara2 sok tau..”Sami Mas..”

    Pancen mbingungi Dok…tapi yen definisi angin duduk yg bisa mbuat orang sudden death emang biasanya pencetus angina pectoris yg onset tiba-tiba..ya gitu deh..maklum dulu masih Culun semester 3-4 an…nggak ngerasa dah ditinggal teman2 co-ass…SEMANGAT!!!!!

  15. 15 sibermedik Juli 20, 2007 pukul 11:04 pm

    Ralat Boz…maksudnya “pernah” bukan “Sering”

  16. 16 peyek Juli 20, 2007 pukul 11:13 pm

    masuk angin, kalo orang jawa kan kero’an terus jamu selo karang, dan kadang kata mereka lebih manjur dari resep dokter lho cak!

  17. 17 telmark Juli 20, 2007 pukul 11:25 pm

    istilah itu sudah ada sejak lama sekali cak. di Jepang (yg notabene lebih maju) juga, Orang mengistilahkannya dgn kata yg sama. (kaze hita – masuk angin). atau, jangan2 istilah masuk angin itu memang peninggalan kaum penjajah dulu ya cak Dok ?! :)

  18. 18 rumahkanker Juli 20, 2007 pukul 11:35 pm

    Istilah “masuk angin” tidak ada dalam terminologi kedokteran.

    Tapi kalau istilah “keluar angin” ada ya cak? Aneh.
    *geleng-geleng sambil tutup hidung*

  19. 19 triesti Juli 21, 2007 pukul 12:42 am

    kayaknya masuk angin itu fenomena asia.. krn biasanya trus dikerok/dikop, ada di vietnam, cina, dll.
    ini ada hubungannya dgn ‘chi’ yg ngga mengalir lancar yg dilancarkan dgn pemanasan dgn dikerok etc.

    coba deh ke dokter di luar negeri yg ngga pernah ketemu org abis kerokan.. bisa ditanya2.. itu sapa yg abused? atau.. jadi tontonan rame² bahwa ini lho.. cara org asia.

    sekarang terjemahkan masuk angin ke bule.. itu seru. kalo kata kamus sih verkoudheid=catch cold=masuk angin, selesma. padahal kan kalau diterjemahin letterlijk catch cold tuh kan ‘nangkep dingin’ makanya bule bingung( http://thejavajive.com/blog/?p=342 ).. enter wind?? gimana caranya??

  20. 20 cakmoki Juli 21, 2007 pukul 1:23 am

    @ almascatie,
    kayaknya makin pinter mas, soalnya sudah mampu menyampaikan keluhan spesifik. Iklan mulai kurang pengaruhnya, entah di daerah lain.

    mudah2an besok2 kita semua sudah bisa mendeteksi kelainan ditubuh kita sendiri sebelum dibawa ke dokter.

    Ya, harapan kami moga begitu … lebih cepat nyambung.

    @ cK,
    tambah satu keanehan:
    7. cK suka kentut :P *tutup hidung*

    @ mas adis,
    di tempat kami dah jarang yg nyebut itu sih, beberapa tahun lalu “masuk angin” kebanyakan dyspepsia (maag), disertai tanda spesifik ke arah itu tentunya.

    @ dani iswara,
    iya, gak sama tiap orang. kalo ditanya biasanya menjawab: katanya, katanya …
    Bekam ? sekitar setahun yg lalu daerah kami ada yg mencoba mensosialisasikan “bekam”, udah gak laku lagi. terapi jaman pertengahan (Romawi) kalo gak salah.

    @ Lita,
    Maaf Bu, saya gak sengaja buang centang kali.
    Mosok di kota gak kurang? kan udah pada pinter … atau kurang penyuluhan kali. Saya ke sana ? … tiketnya? hahaha, wakili Bu Lita ajah, sekalian honornya sila ambil *honor wedang kopi*

    @ doeytea,
    lewat blog kayaknya lebih mudah ya … kalo realisasi di tengah masyarakat perlu waktu panjang untuk bisa paham.

    @ Luthfi,
    Tul, sudah terjawab, salah satunya “begadang”. Kalo hanya ketegangan otot, kerokan gak pp koq, asal yg ngeroki bukan bintang sinetron, hehehe.

    @ Luna Moonfang,
    hehehe, trus diapain Teh ?

    @ Shinta,
    tergantung “masuk anginnya”. Kalo hanya seperti mas Luthfi, misalnya (tegang otot tubuh) gpp, sementara pendapat ahli fisiologi (fungsi tubuh) kerokan berfungsi melebarkan pembuluh darah sehingga bisa menghilangkan sisa metablolisme yg menyebabkan tegang otot. Jika yg dimaksud “masuk angin” karena penyakit infeksi disertai demam, kerokan gak ngaruh

    @ rinni,
    hehehe, jangan keras-keras ntar kedengeran dari sini lho

    @ n0vri,
    betul pak, kadang ada yg datang penuh bekas kerokan ditubuhnya, mungkin sudah minum jamu pintar juga, cuman gak bilang … hehehe

    @ kakilangit,
    istilah Angin duduk biasanya dipakai untuk Penyakit Jantung Koroner. Rasa nyeri perut atas dan dada yg menjalar ke lengan (kiri) secara mendadak trus meninggal disebabkan adanya penyumbatan di pembuluh darah jantung (gejalanya disebut angina pectoris).

    @ juliach,
    wah, berarti wong jowo hebat dong. Emang ada situs berbahasa Inggris yg menjelaskan fenomena tersebut. Mungkin juga guru Zo pernah kerokan di indonesia, hehehe

    @ sibermedik,
    iya, kalo “angin duduk” kadang masih dipakai khalayak, mungkin sulit mengatakan “angina pectoris”.
    He, ditinggal ya … kejarrr, semangat !!!

    @ peyek,
    ya cak, tergantung diskripsi “masuk anginnya”. Kalo “masuk angin” kembung karena gangguan pencernaan ringan, gak perlu ke dokter. Asalkan bisa ngentut, ilang kembungnya. Beda jika misalnya orang diare disebut “masuk angin”, kerokannya gak ngaruh, hehehe

    @ telmark,
    saya punya dokumen bergambar, istilah tersebut ada di berbagai belahan dunia dengan nama berbeda. Kalo gak salah malah sudah dikenal sejak sebelum masehi, seperti halnya diabet. Kemajuan pengetahuan masyarakat di setiap negara yang mungkin membedakan pemahamannya.

    @ rumahkanker,
    itulah Mbak, gak ada yg masuk koq ada yg keluar *ikutan nutup hidung* :D

  21. 21 cakmoki Juli 21, 2007 pukul 2:04 am

    @ triesti,
    Asal usul “istilah” itu sy gak tahu persis …
    hehehe, … jadi tontonan dikira musim karnaval kali ya …

    Menjelaskan kepada masarakat di daerah tidak mudah menggunakan pendekatan logika, mereka lebih percaya kepada “katanya” ketimbang menggunakan akal sehat.
    Saya lebih suka menjelaskan kasus perkasus sekaligus memperkenalkan penyakitnya dan biasanya informasi akan menyebar secara perlahan. perlu waktu tahunan memang, namun cukup efektif.
    Kalo masih ada yg nyebut begitu, sy suka menimpali sambil guyon: lha anginnya lewat mana ? :D
    Itulah seninya hidup di tengah masyarakat …

  22. 22 Yari NK Juli 22, 2007 pukul 12:39 pm

    Padahal ‘masuk angin’ tiap detik juga orang ‘kemasukan angin’ kalo menghirup O2 juga namanya kemasukan ‘angin’ ‘kan? Hehehehe…. :D

  23. 23 cakmoki Juli 22, 2007 pukul 1:10 pm

    @ Yari NK,
    hahaha, ya benar, macem-macem angin masuk setiap saat :)

  24. 24 Fa Juli 22, 2007 pukul 9:40 pm

    omigod!! Cak, apa sampeyan bisa mbaca pikiran saya? *hihihi* terus terang nih, saya baru mau ngimel Cak Moki buat rekues soal masuk angin ini, soalnya saya kok ndak yakin ada angin masuk bisa bikin org jadi pusing, mual, muntah dll *lha kan emang kita tiap saat memasukkan angin lewat ambekan*
    trus, ibu saya *mertua* juga sukanya minta dikerokin sama sepupu, ntar klo udah glegeken, katanya anginnya udah keluar *halah, saya makin bingung*
    trus, saya juga mau nanya ini Cak, org klo naik motor suka ngasih sesuatu di bagian dada spt tameng gitu deh, bisa dr koran ato bahan kulit sintetis yg emang dirancang buat pengendara motor, katanya juga biar nggak masuk angin, piye to Cak yang sebenernya menurut ilmu medis?
    makasih sebelumnya ya Cak… :)

  25. 25 cakmoki Juli 22, 2007 pukul 10:33 pm

    @ Fa,
    *hihihi* sampeyan iki mbak, mosok bisa baca pikiran, ya enggaklah, wong pikiran gak ada tulisannya :P

    Kalo mual, kembung … berarti ada gas berlebih dalam pencernaan, bisa karena berbagai sebab. Keluarnya gas melalui 2 cara, lewat atas berupa “glegeken” dan lewat bawah berupa “bom napalm”. Walaupun gak dikeroki, asalkan gas keluar, lego, ilang kembungnya, mual, dll. Njengking-pun bisa, keluarnya gas lewat “dut-dut-dut”. Ini dengan catatan kalo gak ada gangguan lain lho. Dikeroki juga gak pp koq …

    Pada dasarnya, setiap orang kalo dikeroki tetep merah walaupun dalam keadaan sehat, coba aja nyuwun kerokan sama misua, asal gak merambat kemana-mana, hahaha

    Penutup dada saat naik motor bukan supaya gak masuk angin, tepatnya supaya gak diterpa angin. Karena kalo kena angin langsung, suhu di dada relatif lebih rendah sehingga dikhawatirkan mengganggu peredaran darah ke permukaan daerah tersebut. Jika itu terjadi, maka metabolit (sisa metabolisme) yg mestinya dibuang melalui peredaran darah, pembuangannya jadi gak lancar. Adakalanya menyebabkan rasa gak nyaman di daerah tersebut.

    Btw, angin gak bisa masuk lewat kulit :)
    Piye? Bisa diroger gitu ganti …

  26. 26 chielicious Juli 23, 2007 pukul 1:42 pm

    Ho~ gitu towh.. trus si gejala2 ini jadi penyakit apa donk? tapi klo aku ya cak.. klo masup asngin *teuteup..heheh maap cak* malah kentut terus2an hi3.. *blush* soalnya aku gak bisa sendawa .. jadi gak keluar lewat atas.bawah pun jadi *ini koq malah tebar aib sie*

  27. 27 Fa Juli 23, 2007 pukul 8:44 pm

    nah…skrg sudah terang benderang *maksutnya nggak bingung lagi* dan yang lebih penting lagi, saya skrg sudah punya DALIL KUAT untuk memaksa suami mengenakan jaket setiap naik motor, hehehe… makasih banyak ya Cak :)

  28. 28 mina Juli 23, 2007 pukul 8:52 pm

    di sini ada istilah masuk angin, ada juga yang bilang menyamak. kok bisa ya kalo di-“cabut angin”-nya oleh tukang pijit, katanya sembuh? apa itu sugesti ya?

  29. 29 cakmoki Juli 24, 2007 pukul 6:17 am

    @ chielicious,
    Penyakit tergantung keluhan mansup asnginnya Chie, soalnya setiap orang gak sama dalam mendiskripsikan keluhannya (gejala). Contohnya, seseorang dg keluhan diare, mual dan kembung, dia menyebut masuk angin mungkin karena merasa kembung, padahal penyakit utamanya diare kan?

    Eh, kentut bukan aib koq, … kalo nahan trus gak bisa kentut gimana coba. Makanya ada guyonan, kesehatan lebih baik daripada kesopanan (dalam hal menebar angin) :P
    @ Fa,
    hahaha, maksanya sambil colak-colek kan mbak ? hayo ngaku …

    @ mina,
    kalo dispepsia ringan, sugesti kali mbak. Yg gak sembuh ke mbak mina kan …, bilang aja “anginnya ulun cabut bu ai”, sambil nepuk perut, hehehe. Sy biasa guyon gitu soalnya, … iih

  30. 30 Dewahyoe Juli 25, 2007 pukul 3:13 pm

    Wadoh, slama ini saya sudah tersugesti dengan iklan pintar itu.
    Kalau merasa perut kembung atau habis melek, saya langsung minum jamu pintar tersebut atau minum sebotol soda yang katanya harus dalam dua tarikan nafas…

    Walah…
    Terima kasih atas pencerahannya, Pak Dokter

  31. 31 cakmoki Juli 25, 2007 pukul 3:44 pm

    @ Dewahyoe,
    sama-sama mas …
    saking pinternya yg bikin iklan kali ya … :)

  32. 32 Qeong Ungu Juli 25, 2007 pukul 10:34 pm

    Berdasarkan kesimpulan saya yg sudah bapak ‘iyakan’ akhirnya sekarang bisa berani ‘ngoreksi’ kalimat masuk angin…bahkan sama penjual obat tempat saya biasa beli mylanta hehehe.

  33. 33 sylvia Juli 25, 2007 pukul 10:41 pm

    masuk angin sih masuk angin tapi asal jangan buang angin sembarangan, soalnya kalu ada yang kentut, dia sih enak, keluar angin, tapi kita-kita yang dikentutin malah……………………. masuk angin deh.

  34. 34 cakmoki Juli 26, 2007 pukul 2:31 am

    @ Qeong Ungu,
    Bener Qee, kadang tidak mudah merubah mitos turun temurun. Namun dengan penjelasan berulang-ulang diharapkan bisa berubah…

    @ sylvia,
    Kentut sih kentut asal tidak berbunyi dan tidak berbau. Ada lho yang kentut sambil mengangkat pantat sedikit maunya gak bunyi, eh nggak taunya malah bunyi : tuiiiittt :lol:

  35. 35 Qeong Ungu Juli 27, 2007 pukul 3:34 pm

    Paling nda enak lagi pak, sekarang ini iklan ramuan penolak angin itu diiklankan dokter (misalnya Lula Kamal, yah meskipun lbh sering masuk tivi ketimbang masuk ruang praktek), tapi kan dia pernah belajar apa itu dyspepsia dan apa itu masuk angin. Mbodohi bangsa bareng bareng itu namanya. -_-

  36. 36 nayla zahra Juli 27, 2007 pukul 4:25 pm

    Hmm baru mampir lagi nih.. :)
    Wah sejak nikah saya gampang banget “masuk angin” (ga ada hubungannya yah??)

    Ampe nangis2 deh kalo udah begono..

    Jadi ga ada yah Pak istilah masuk angin… :P

  37. 37 cakmoki Juli 28, 2007 pukul 2:46 am

    @ Qeong Ungu,
    hahaha, duit berkuasa Qee … dia akan banyak alasan untuk membela diri. mungkin akan mengatakan profesionalisme dari sisi selebritasnya

    @ nayla zahra,
    istilahnya ada, lha buktinya masih banyak yg menyebut masuk angin, … penyakit masuk angin itu yg gak ada, hehehe

    Mungkin dyspepsi atau maag. Yg ini kebanyakan karena faktor kecemasan, super sibuk dll. Gak ada hubungannya dengan menikah :)
    Hubungan gak langsung mungkin ada, misalnya: merasa dikejar-kejar waktu untuk melayani suami (nyiapkan makanan, dll) … nah kecemasan (tanpa terasa) untuk menyelesaikan tugas-2 rumah tangga inilah bisa jadi pemicu keluhan di lambung. Kadang sakit banget sampai nagis, nyesak atau bahkan semaput.

  38. 38 neen Juli 30, 2007 pukul 2:11 pm

    Lho Cak, trus keluhan2 yg seperti disebutkan di atas dlm dunia medis di sebut apa?

  39. 39 cakmoki Juli 30, 2007 pukul 4:26 pm

    @ neen,
    tergantung keluhan dan hasil pemeriksaan.
    Misalnya seseorang kembung, mual, perut penuh, kemudian setelah diperiksa gak ada keluhan lain, kemungkinan : dispepsia.
    Misalnya sakit perut, diare lebih 3 kali, kembung dll, bisa jadi: gastro enteritis.
    Badan pegal, terasa kaku, nyeri, kemungkinan: myalgia.

    Nah, karena warga kita belum mengenal istilah medis dengan benar, maka hampir semua keluhan di atas disebut: masuk angin. Padahal obatnya berbeda sesuai dengan penyakitnya. Adakalanya tidak perlu obat apapun jika ternyata. misalnya: hanya karena lelah akibat perjalanan jauh. hehehehe.

    Memang yang beginian ini tanggung jawab kami untuk meyampaikan informasi. Kalaupun selama ini belum optimal, kami mohon maaf.
    Kalo di daerah kami, sy agak rajin keluyuran woro-woro melalui pengajian, kumpulan warga, dll … asyik, disuguhi jajan :D

  40. 40 erma Agustus 9, 2007 pukul 10:57 am

    Jadi ga ada tuh masuk angin ya cak? Saya muntah trus mual 2 hari ini. Jadi ga napsuh makan. Itu namanya apa? Apa perlu ke dokter gitu roger?
    Soalnya, kita kan nda kenal tuh dispepsia, gastro, myalgia. Apalagi obatnya.
    Dulu saya punya keluhan yang sama, ditambah lemes. Ke dokter dikasi berbagai obat, dia bilang, “ini buat mualnya, ini buat pening nya, ini buat lemes nya. Kalo besok belum enakan, cek darah aja”. Ga ada tuh disebut dispepsia, gastro, myalgia.
    Kepiye iki?

  41. 41 cakmoki Agustus 10, 2007 pukul 1:16 am

    @ erma,
    ya, gak ada.
    Kalo muntah n mual dan gak nafsu makan tanpa keluhan lain, cukup diberi obat antimual-muntah, misalnya: domperidon atau dimenhidrinat dan sejenisnya, diminum 3×1 sebelum makan atau dalam keadaan perut kosong.
    Kalo perut terasa perih atau terasa penuh bisa ditambahkan obat maag.

    Jika keluhan belum reda, emang sebaiknya ke dokter. Jangan segan menanyakan penyakitnya. Jadi, kalo dokter gak ngomong penyakitnya, pasien berhak bertanya, lha wong dokternya yg meriksa. Mbayar gak nanya rugi lho :)
    Semua penyakit ada namanya … hehehe

  42. 42 erma Agustus 10, 2007 pukul 1:28 pm

    Terima kasih banyak pak cakmoki :D

  43. 43 cakmoki Agustus 10, 2007 pukul 3:25 pm

    @ erma,
    ok, sama-sama :)

  44. 44 masa sih? Desember 29, 2007 pukul 7:37 am

    Wah…jgn mentang2 tak ada di istilah kedokteran, lalu “masuk angin” itu tak ada, bos. Saya jadi inget, definisi “perawan” menurut kedokteran adalah belum pernah melakukan coitus dengan pria, selain itu masih perawan. Bayangkan, menurut kedokteran cewe pake sex toys sampai dalem aja masih dianggap perawan. :D

    Nah, sekarang bagaimana menjelaskan, beberapa treatment tradisional ternyata bisa membuat orang yg masuk angin menjadi sembuh. Perut kembungnya hilang, pegel2nya abis, dll.

  45. 45 cakmoki Desember 29, 2007 pukul 3:30 pm

    @ masa sih,

    menurut kedokteran adalah belum pernah melakukan coitus dengan pria, selain itu masih perawan.

    hehehe, yg bilang gitu siapa ? hayo :P

    hahaha, berarti belum baca lengkap nih, maksudnya treatment tradisional itu apa, sebutkan dulu dong, ntar baru dibahas, apakah masih dalam wilayah medis apa bukan, gito lho …

  46. 46 masa sih Desember 29, 2007 pukul 3:45 pm

    mslh perawan, sy pnh denger di radio acara kesehatan, tp tak usah dibahas lah

    treatmentnya dengan kerokan, wlw memang pembuluh darah katanya pecah, tapi toh sembuh, walau tak semua, tapi banyak. yg lain dengan minum jahe, kunyit dlsb, bisa aja perut kembungnya ilang, fresh lagi seperti semula.

    Oiya, yg aneh & sering sy alami, kok bisa yah “masuk angin” itu tumbuh saat dingin, bagaimana gas2 menjadi semakin bertambah dalam perut, walau sudah dikeluarkan lewat kentut or apalah? Kalau perut anda jadi kembung, tempelkan saja perut anda ke dinding, dijamin makin masuk angin deh.

  47. 47 cakmoki Desember 29, 2007 pukul 4:18 pm

    @ masa sih,
    kerokan, di dunia medis dibahas dalam bab fisiologi, pembuluh darahnya gak pecah, hanya melebar (vaso dilatasi) karena adanya tekanan fisik saat dikerok, karenanya gangguan fisik ringan bisa hilang dengan pelebaran pembuluh darah tepi (vasodilatsi perifer) sehingga dapat mempercepat pengeluaran metabolit (zat sisa yg tak guna) keluar tubuh melalui aliran darah. Mekanisme lain dari kerokan adalah pemindahan sensoris nyeri. :)
    Makanya, dalam tulisan di atas, kita harus fokus pada keluhan, apakah keluhan tersebut berdiri sendiri ataukah merupakan keluhan ikutan dari penyakit. Lha, di praktek banyak tuh badan dikerok sampai kehitaman, toh berobat … so lihat kasus per kasus. Dan tulisan ini merupakan diseminasi informasi agar wawasan kita tambah luas seperti bangsa lain.

    Tentang dingin trus kembung, emang ada sebagian orang yg mengalami seperti itu karena adanya peningkatan produksi asam lambung di sistem pencernaan yang mengakibatkan peningkatan gerakan usus, sehingga terbentuk gas, itulah yang terjadinya kembung pada saat dingin.
    Trims share nya :)

  48. 48 q Desember 30, 2007 pukul 11:57 am

    cak, akhir2 ini badan saya sering banget meriang n kedinginan. tapi setiap terasa sperti itu, suhu tubuh tetap normal (sy cek pake termometer 36,7-36,8C), tapi telapak tangan sy yg panas (sering saya ukur 36,5 C). trus kalo pas kedinginan n meriang itu sy minumin air hangat jd enak n kdng2 keringetan, tapi sbentar trus kdinginan lg. nha seperti itu biasanya bertahan sampe 2 mingguan.

    Sering bgt sy sperti itu, pdhal dulu gak pernah. knapa ya?

  49. 49 cakmoki Desember 30, 2007 pukul 7:00 pm

    @ q,
    udah periksa ke dokter, or periksa juga laboratorium?
    Selain keluhan di atas, ada keluhan lain gak ? misalnya: berkurangnya nafsu makan, mual, or lainnya.
    Keluhan di atas belum tentu menunjukkan adanya penyakit tertentu, bisa jadi pengaruh aktifitas fisik atau faktor lain yg bukan penyakit.
    So, sekali lagi kalo emang sering dan dirasa mengganggu sebaiknya periksa ke dokter. Ntar akan ketahuan setelah dilakukan pemeriksaan fisik atau kalo perlu pemeriksaan laboratorium.

  50. 50 q Desember 31, 2007 pukul 1:40 pm

    sy udah ke pak-pak dokter cak(karena banyak). udah cek darah rutin jg minggu lalu hasilnya smua normal kecuali: MCV : 83 nilai normal 92 – 121
    MCH : 28,10 nilai normal 29 – 36
    Tapi kata dokternya gak papa itu cuma perbandingan antara apa dengan apa gitu (maaf lupa, mungkin cakmoki lbh tau).
    Fungsi hati normal, pankreas normal, urin negatif, glukosa sewaktu agak tinggi dikit masalahnya sejam sbelum di tes baru aja makan semur ayam (enak tenan).
    Nha cem mane itu cak?
    Iya, emang perut agak mual n agak sebah dibawah uluhati.
    untuk aktifitas fisik beberapa bulan terakhir ini saya ngendon aja di rumah, gak kmana2 dan gak ngapa-ngapain krn ngerasa bdn kurang sehat. Trus nafsu makan jg biasa aja (mual ndak mual pokoknya makan).
    Smua berawal dr kena malaria n tipus 5 bln yg lalu.
    stelah itu tiap ke dokter selalu diberi antimual, antidepresan dan antasida tapi gak ngaruh. Tolong cak, selamatkan ak dari penderitaan yg belum berakhir ini.

  51. 51 cakmoki Desember 31, 2007 pukul 1:55 pm

    @ g,
    ya, hasil lab Normal, bias dikit gak papa, itu biasa karena nilai normal Lab tersebut adalah “nilai median” dari kumpulan nilai lab.
    Bisa saja efek dari Malaria dan Typhus (sayang gak disertakan nilainya) yang mungkin saja saat menderita penyakit tersebut terlalu ketat soal makanan (misalnya larangan ini itu atau malah ada yg makan bubur berkepanjangan yg tentu bikin lemes).

    kemungkinan lain : dispepsia. Obatnya udah disebutkan: antasida dll, dan menurut saya, jika dokter mendiagnosa seperti itu, masih perlu ditambah Famotidin 40 mg or ranitidin untuk menurunkan produksi asam lambung yg bikin gak nyaman di ulu hati. Kalupun udah dikasih, jangan lupa jaraknya 2 jam dengan pemakaian antasida.

    Moga tambahan info ini bermanfaat.

  52. 52 tukangkomentar Desember 31, 2007 pukul 5:52 pm

    Dulu saya pernah mikir untuk buat PhD dengan tema itu dalam bidang medical antrophology (perbedaan persepsi penyakit dan pengobatannya dengan contoh: “masuk angin”).
    Wah, sayang nggak jadi, takut informannya kentut melulu kalau sudah dikeroki atau sesudah minum obat anti-angin.

  53. 53 q Desember 31, 2007 pukul 7:49 pm

    ok, tenk kyu…tenk kyu cak. btw sugeng warso enggal. smoga smakil setil dalam berinformasi. sukses cak.

  54. 54 cakmoki Desember 31, 2007 pukul 9:29 pm

    @ tukangkomentar,
    hehehe, iya… kalo pas “bas-bus-prot-pruttt ” malah repot

    @ q,
    teng kyu juga ya :)

  55. 55 nurbiyanto Februari 10, 2009 pukul 5:12 pm

    sore cak,
    saya baca yg semua tanya masalah kesehatan, hampir kebanyakan mengalami sakit seperti masuk angin, yang berkepanjangan. Yang hampir sebagian setelah sakit tipes. Bisa 2, 3 , 5 bulan setelah sembuh . Badan tetap tidak merasa nyaman. Masih ada keluhan seperti orang awam bilang masuk angin. (mual,meriang , lemas dsb) . Kalau seandainya di test widal lagi pasti masih tinggi. Kalau dokternya kurang teliti pasti dikasih antibiotik lagi, yg justru malah punya efek samping ke lambung. Kenapa gitu cak. Apa yg namanya salmonela itu usus memang benar luka/borok dsb. yang tentu untuk bisa normal kembali butuh waktu yg lama. Karena makanan tidak bisa tercerna sempurna sehingga penyerapan makanan terganggu. Jadinya badan kekurangan nutrisi.

  56. 56 cakmoki Februari 11, 2009 pukul 12:29 am

    @ nurbiyanto:
    Sebenernya Salmonella typhi gak sampai meluaki usus, kecuali kasus yang sangat berat dimana terjadi perforasi (usus luka), tapi saat ini gak ada yang gitu, karena kalo sampe perforasi usus, yg bersangkutan gak sadarkan diri.
    Keluhan lambung tersebut lebih karena endotoxin yg diproduksi oleh Salmonella. Walaupun si Salmonella udah hilang dari peredaran adakalanya masih ada keluhan. Bisa jadi karena waktu sakit makan gak teratur. Karena itu, pola makan penderita typhus semestinya tinggi kalori dan tinggi protein seperti anjuran para ahli.

  57. 57 lea April 20, 2009 pukul 1:32 pm

    salam kenal cakmoki, saya kebetulan melihat situs cak saya jadi tertarik untuk bertanya. cak sebulan yg lalu saya terkena sakit demam typoid. pada hr ke 4 demam saya lgs cek darah dan positif typoid bahkan saya sempet rawat inap 4 hr di rs dan di infus. setelah keluar dr RS saya diberikan antibiotik 2 (katanya ini sisa antibiotik yg hrs dihabiskan)dan diberi obat lambung. setelah keluar RS saya konsultasi dgn dokter pribadi krn saya mengalami susah BAB (tinja keras susah keluar) bahkan selama di RS.dan dokter mengatakan obt lambung bisa membuat tinja keras jd saya tidak minum obat lambungnya sampai habis, dan setelah itu tinja menjadi biasa lg. sekarang setelah 1 bln sejak saya sakit saya masih merasakan perut masih tidak enak spt kelebihan asam lambung. dan saya jd sering bersendawa….apa itu normal cak? apa saya jd terkena maag krn typoid? oya cak seminggu yg lalu saya BAB agak keras (walau tidak separah sewaktu di RS) saya merasakan panas/gatal di dubur setelah BAB. apa ini gejala wasir? karena saya sempet ngeden hebat pas di rs utk mengeluarkan tinjanya.dan setelah sembuh saya lgs bekerja dimana pekerjaan saya juga menuntut banyak duduk.akibatnya saya takut kl BAB keras saya ampe minum Laxa**** setiap malam. satu lagi cak yg ingin saya tanyakan apa virus typoid dlm tubuh saya masih ada? bagaimana cara memastikannya krn saya takut kalau kambuh lg typoidnya. cak orang bilang typoid gejalanya itu diare tp koq saya malah sembelit y? saya ampe ga di kasih makan serat di RS. minta pepaya aja ampe merengek-rengek…. makasih cak… maaf kalau pertanyaannya banyak :)

  58. 58 cakmoki April 20, 2009 pukul 10:11 pm

    @ lea:
    Keluhan perut tidak enak dan bersendawa merupakan tanda dari sekian banyak tanda dispepsia (maag), yg sebagian besar (lebih 80%) dipicu oleh “kecemasan”.

    eminggu yg lalu saya BAB agak keras (walau tidak separah sewaktu di RS) saya merasakan panas/gatal di dubur setelah BAB. apa ini gejala wasir? karena saya sempet ngeden hebat pas di rs utk mengeluarkan tinjanya

    Kemungkinan besar: iya.

    satu lagi cak yg ingin saya tanyakan apa virus typoid dlm tubuh saya masih ada?

    Penyebab Typoid bukan virus, tapi kuman Salmonella typhii.
    Dengan pengobatan yg tepat (jika emang bener typoid), maka penyakit tersebut akan hilang dari peredaran. Kecuali pada pasien yang carrier, tapi persentasenya sangat kecil.

    Untuk mendapatkan gambaran yg lebih jelas tentang Typoid dan Wasir (beserta diskusi dg pembaca lainnya), silahkan baca artikel-2 di Blog ini, pada link berikut:
    1) Tifus tidak harus makan bubur
    2) dok, saya punya gejala tifus
    3) Pemeriksaan Demam Tifoid Terkini
    4) Tips mengatasi Wasir

    Terimakasih :)

  59. 60 cakmoki Juli 12, 2009 pukul 1:29 pm

    @ pia: :)

  60. 61 anak_bdg Juli 27, 2009 pukul 10:26 am

    Istilah masuk angin itu sebenarnya bisa dijelaskan secara “medis anatomis/fisiologis” lo (halah.. sok ilmiah padahal ndeso banget hehehe..).
    Biasanya gejala masuk angin ini diderita oleh orang2 yang memang gak kuat dingin atau rentan terhadap pergerakan udara (hembusan angin)
    Dengan kondisi ini maka pori2 kulit kita akan mengkerut bahkan menutup sehingga tubuh kita bagian dalam yang biasanya bisa berhubungan bebas dengan udara luar akan kekurangan udara dari luar tsb (istilahnya “terjadi ketidak seimbangan”). Akibatnya akan terjadi peningkatan produksi udara di dalam tubuh kita yang berakibat perut jadi gembung (kok bisa ya ??)
    Untuk mengatasinya ya terpaksa nonton TV dulu sambil kerokan, liat2 iklan minyak kayu putih atau minyak telon yang mana yang paling manjur dan murah meriah, dan ya itu tadi jadinya terkena iklan “wesewes ..bablas angine” yang semuanya pasti mengadung bahan yang anget2 atau yang bikin anget tubuh.
    Kesemua terapi itu termasuk kerokan tujuannya untuk mengembalikan pori2 kita yang menutup menjadi terbuka kembali, sehingga akhirnya kalau manjur ya badan merasa segar, dan paling akhir.. itu angin2 yang mbahurekso di dalam tubuh kita langsung keluar dengan sendirinya…. leegaaaa…
    Barabgkali itu ya pendapat sok tahu dari saya. Kalau salah ya mohon dimaafkan, ini cuma sharing aja kok.

  61. 62 cakmoki Juli 28, 2009 pukul 3:14 pm

    @ anak_bdg:
    hehehe… gakpapa, di sini bebas berpendapat koq :)
    Sebagian orang memang berlogika bahwa kerokan berkaitan dengan pori-pori. Dengan berat hati perlu saya sampaikan bahwa logika tersebut tidak benar, karena pori-2 kita sangat fleksible…dan angin gak bisa keluar masuk lewat pori-2 … :D

    Kerokan di dalam fisiologi dijelaskan dengan stimulasi peningkatan aliran darah (blood flow) ke area yg dikeroki. Selain itu juga ada penjelasan lain, yakni pain replacement.
    Trims

  62. 63 mans Juli 26, 2010 pukul 10:59 am

    bener bener sakit dadaku … setiap gerakk resa sakit itu terasa.
    apa bener itu gejala masuk Angin?

  63. 64 cakmoki Juli 26, 2010 pukul 3:41 pm

    @ mans:
    silahkan baca lagi :) artikel di atas dan diskusi-2 sebelumnya… istilah masuk angin adalah istilah yg digunakan mbah-mbah kita jaman dulu ketika belum ada atau jarang dokter…sehingga hampir semua keluhan dikatakan masuk angin… untuk mengetahui jenis penyakit, sebaiknya periksa ke dokter terdekat.
    Makasih

  64. 65 agus November 13, 2010 pukul 11:58 am

    klau yg pernah saya baca,terjadinya masuk angin itu karena Udara dingin yang mengenai tubuh kita akan menyebabkan penyempitan pembuluh darah kapiler (vasokontriksi) didaerah kulit sampai otot akibatnya suply oksigen menurun yang menyebabkan peningkatan asam lactat —> timbul rasa nyeri dan pegal2.
    sehingga ada orang kalau bepergian jauh naik motor,ia menutupi dadanya dg jaket spy tdk masuk angin.jadi angggapan orang2 itu memang betul, tdk salah.

  65. 66 agus November 13, 2010 pukul 12:08 pm

    Udara dingin yang mengenai tubuh kita akan menyebabkan penyempitan pembuluh darah kapiler (vasokontriksi) didaerah kulit sampai otot akibatnya suply oksigen menurun yang menyebabkan peningkatan asam lactat —> timbul rasa nyeri dan pegal2.
    Sakit dengan gejala2 diatas di kedokteran disebut “Common Cold”.atau kalau istilah awam “masuk angin”.
    kesimpulannya,bahwa udara dingin/angin itu bisa masuk melalui jaringan kulit.

  66. 67 cakmoki November 13, 2010 pukul 4:47 pm

    @ agus:
    Monggo, beda pendapat tidak dilarang :)

  67. 68 Nita Februari 28, 2011 pukul 10:50 pm

    Salam kenal dok… Seneng deh baca artikel2nya. Klo khatam semua artikel disini, sapa tau bisa jd dokter2an hehe..

  68. 69 meme Februari 28, 2011 pukul 11:08 pm

    makasi banyak loh cak atas jawaban nya….
    anak saya skrg uda keluar dari rumah sakit dengan dokter nya di buat resep obat sirup 1 macam namanya BIOTHICOL/THIAMPHENICOL DRY SYRUP obat untuk apa itu ya caki…???
    oh ya cak…anak saya yg pertama punya riwayat amandel sekarang dia kelas 2 SMP usia nya 14 th,belum di buang amandel nya…, apakah harus dilakukan operasi amandel ya cak MOKi…?? dan paling lambat usia berapa operasi itu sebaiknya di lakukan…
    terimakasi loh cak….,jawaban anda sangat membantu sekali….

  69. 70 cakmoki Februari 28, 2011 pukul 11:44 pm

    @ Nita:
    Salam kenal… ya, semoga jadi dokter…amiiin, amiiin :D

    @ meme:
    Alhamdulillah :)
    Thiamphenicol (Biothycol) adalah salah satu golongan antibiotika, terutama untuk memberantas kuman anaerob.

    Tentang infeksi amandel, gak selalu harus operasi.. Kalaupun operasi, gak ada batasan umur.
    Ada beberapa syarat untuk operasi amandel. Selengkapnya silahkan baca (kalo sempat) artikelnya di Blog ini pada link berikut:

    http://cakmoki86.wordpress.com/2009/05/06/infeksi-amandel/

    Makasih

  70. 71 sukanta Maret 15, 2011 pukul 4:58 pm

    sy sering masuk angin apa sebenar nya penyakit sy dan tolong apa obat yg harus sy cari trimakasih

  71. 72 cakmoki Maret 15, 2011 pukul 11:32 pm

    @ sukanta:
    kalo yg dimaksud suka kembung, cukup diatasi dengan obat maag


  1. 1 Nama Penyakit yang Rancu « cakmoki Blog Lacak balik pada November 30, 2007 pukul 12:56 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Wong ndeso ™

cakmoki

Wordpress Indonesia

Silahkan baca

DISCLAIMER

web tracker

9 Desember 2009

SEMENTARA TUTUP

Maaf, sementara Blog istirahat hingga ada pemberitahuan

Harap maklum


MARI HENTIKAN KORUPSI

Jangan Korupsi Ah

No Korupsi

Internet Sehat

Warga Bicara

» Makasih PLN, listrik Samarinda dah membaik, moga gak byar-pet

» Waspada Demam Berdarah

» Jangan Gunduli Palaran

» Banjir...banjir. Kapan masalah ini teratasi ?

INGA INGA INGA

» Nyeri Urat or Tulang BUKAN berarti Penyakit Asam Urat.

» Sekali lagi: Pegal, Linu Tidak Identik dengan Penyakit Asam Urat

TEMANs

9racehime | A. Fatih Syuhud | Aditiawan Chandra | A.Tajib | Agung UD | aLe | alief | alle | almascatie | Amd | Anak Peri | Anak Sultan | Anang | Anang YP | Anas | Andalas | Anggara | Anjaz | Anti Pungli | Antobilang | Anung87 | Aribowo | Arif Kurniawan | Arul | Astikirna | awan965 | axireaxi | Bambang alias HR | BatakNews | Blog Pokoke? | Biho | CalonOrangTenar | Cay | Chandra | Chielicious | chiw imudz | cK-chika | Dalamhati | Deden Nugraha | deedhoet | deKing | Desti Utami | Didats | doeytea | dnial | Edy C | Eep | Elpalimbani | erander | Evi | Fa | Fa wp | Faiq | Fertobhades | Fetro | Fortynine | Freddy | Gadis | Gaussac | Gitablu | Grandiosa | GuhPraset | GuM | Helgeduelbek | Herdy | Indonesia Kita | Indra KH | ItikKecil | iway | Jejakpena | Jennie S. Bev | Joesath | Joko Taroeb | Julee | Juli | Juliach | Junthit | Jurig | Kakilangit | Kang Adhi | Kang Kombor | Kangguru | kawaichu | Kenji | Kenzt | kikie | koecing | Kumala | Kurtubi | Kw | Laras | liezmaya | Lilik Suryanto | Lily | Linker | Lintang | Lita | Lita wp | Luthfi | MaIDeN | Majalah Dewa Dewi | Manusiasuper | Master Li | Mathematicse | macanang | mbojo | Mei | Micokelana | Mr. Geddoe | Mufti | mybenjeng | My-za | Nayla Zahra | Nayz | Ndarualqaz | Neeya | Neo Forty-Nine | Neri | Ninoy | Nieke | Nomercy | n0vri | NuDe | Om Sulis | omaigat | Ooyi | Paijo | Panca | Pandu | Panduan WP | Papabonbon | Passya | Peyek | Pinkina | Pitik | Pralangga | Prayogo | Priyadi | Qee | Raja iblis | RenjanaBiru | rivafauziah | Rivermaya | Roffi | roisZ | Rujak | Sagung | Sahrudin | Saiful Adi | SaRa | Siu | Sofi | Sora9n | Suandana | Suluh | Susiloharjo | Telmark | Thamrin | tiesmin | Triesti | Tukang Sate | Venus | Wadehel | Wahyuansyah | Wandira | Wiku | WongMangli | Wulan | Yati | Yudhipras |

:: :: :: :: :: :: :: :: ::

Kesehatan

:: Ady Wirawan :: Agus Mutamakin :: Anis Fuad :: Anis Fuad wp :: Asri Tadda :: Astri Pramarini :: Astri Pramarini (awal) :: Astri Pramarini wp :: Blog Mahasiswa FKU 2003 :: Blog Rumah Kanker :: Dani Iswara :: Dani Iswara weblog :: Dokter arek cilik :: drAnak :: drarifianto :: Dwi wp :: Elyas :: Erik Tapan :: Evy HealhtySmile :: FK Unsri :: Gies :: Gies wp :: Ginna :: Grapz :: Hendar Sunandar :: HIV News :: Huda Thoriq :: IDI Samarinda :: imcw :: Imran Nito :: Iwan Handoko :: Jhonrido :: klikharry :: Kobal :: Laksmi Nawasasi :: Mashuri :: Mave Mina :: Mbah Dipo :: Mina :: My Blogspot :: Nur Martono :: PKM Palaran :: Rara :: Rizma Adlia :: Rudy Kwang :: SenyumSehat :: Sibermedik :: SimkesUGM :: SuperKecil :: Titah :: Tito :: Tonang Ardyanto :: Tukangkomentar :: Wi :: Vina Revi :: Vina Multiply :: Yusuf Alam R :: zulharman79 ::

:: :: :: :: :: :: :: :: :: :: ::

Institusi Kesehatan

:: Depkes RI :: WHO :: WHO Indonesia :: … nyusul

:: :: :: :: :: :: :: :: ::

Kolaborasi

:: Emedicine :: ICD 10 Wikipedia :: ICD 10 Wiki Indonesia :: OSWD :: OpenWebDesign :: Pakistan Times :: Rubab :: ntar ::

Kategori

BlogTour

Arsip

Komunitas Blog

blog-indonesia.com

PAGE RANK

Powered by  MyPagerank.Net

Add to Technorati Favorites

[Valid RSS]

Health Blogs - Blog Top Sites

Health

Blogs Topsites - TOP.ORG

Health Blogs - Blog Rankings

Blog directory

TopOfBlogs

Top 10 Award

Feed Burner

cakmoki Blog

Bloggerian Top Hits

My BlogCatalog BlogRank

Site Meter

Since 30 Nov 07

PENGUNJUNG

  • 4,953,944 pengintip

Asal Usul

Pebruari 2011

free counters


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 558 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: