PENGHORMATAN UNTUK SAHABAT
Hari itu saya terkejut ketika mendengar kabar matinya wadehel dari salah seorang karib, mbak cK *ngaku-ngaku boleh gak?*
Saat itu juga, saya langsung meluncur menuju blog beliau, dan alangkah kagetnya membaca posting terakhirnya. Lama tercenung di depan layar monitor membaca tulisan tersebut. Kalimat demi kalimat saya baca berulang, mencoba menemukan makna di baliknya. Seolah tak percaya. Betapa tidak, beberapa hari sebelumnya kami sempat ngobrol singkat di YM, biasalah obrolan ringan.
Alhasil, seperti sebagian teman, sayapun harus rela melepas kepergiannya. Kerinduan akan letupan ide-idenya, interaksi di setiap postingannya, tak pelak, menimbulkan rasa haru. Terlebih setelah mas mansup, mas anto, mbak cK, mbak Evy, Kang Roffi, Bung sora dan teman yang lain menuliskannya dalam bentuk postingan.
Sayapun bertanya dalam hati, siapa gerangan yang akan meneruskan keberanian beliau mengungkap bahasan yang selama ini masih dianggap tabu, memaparkan sisi-sisi wilayah sensitif dalam sendi kehidupan? Ah, pertanyaan naif.
Seperti halnya hukum alam, kehidupan akan terus berjalan, pun demikian dengan ide beliau. Walau tidak sama persis, setidaknya semangat tersebut cepat atau lambat akan muncul kembali.
Secercah harapan menyeruak dalam hati, ketika dalam salah satu kalimat perpisahan (point 5) tersirat kemungkinan kembalinya beliau di dunia maya, entah dalam bentuk dan ide seperti apa, sungguh saya tidak tahu.
Pro-kontra kepergian wadehel (tulisan-tulisannya) so tentu akan bermunculan. Hal yang sangat lazim sebagai resiko munculnya sebuah pemikiran dalam bentuk tulisan. Saya tidak mempermasalahkannya.
Kepada teman-teman yang memunculkan blog baru sebagai bentuk simpati dan upaya melanjutkan ide beliau secara keroyokan, saya ucapkan salut.
Selamat atas kelahiran omaigat.
Akhirnya, selamat jalan Mas Guh sahabatku, teriring do’a: semoga langkah sampeyan senantiasa mendapatkan limpahan rahmat dan ridho-Nya. Amin.
Tak lupa, saya ucapkan terimakasih atas sumbangsih sampeyan, khususnya di blog pribadi saya.
cakmoki



















![[Valid RSS]](http://i169.photobucket.com/albums/u238/cakmoki86/button/rss_valid.gif)






hiks hiks..wadehel memang tak tergantikan, oleh blog omaigat sekalipun…
yang tersisa cuma semangatnya cak!
ayo berjuang!
omg pertamax juga nih.. celingak celinguk, cepet cpte ngertk takut keduluan
halah tuh salah slah ngetik.. kecpetan
Semoga, kepergian Wadehel justru memberi ruang lebih kepada teman-temannya untuk bisa berkreasi dan menghasilkan pemikiran-pemikiran yang lebih brilian Cak.
mari kita bangkitkan semangat
kewadehelankemerdekaan!!! *ditimpuk**liat komen #2*
*tertawa*
Cakmoki juga merasakan duka yang dalam tho. Waduh klo semua berkabung gini, suasana jadi nga’ seru nih. Ayo donk bangkit.
halah Ck ga jadi pertamak
mungkin cak moki mau melanjutkan perjuangan om wadehel?…;)
salah satu kebiasaan penulis adalah tidak mau berhenti menulis… jadi pasti kembali dengan format baru…
Seperti kata Bang Fertob…manusia hanyalah media…
Ide akan tetap mengalir walaupun satu medianya mati…akan ada media lain yang meneruskan arus sang ide tsb…
Buktinya omaigat langsung lahir setelah kematian wadehel..
PERTAMAXXX….
*dilempar molotov sama orang sekampung*
Mengutip Kang Deking…. apa ya ? *bingung*
Iya Pak, ide nggak bisa mati walaupun orang dibalik ide telah mematikan dirinya sendiri atau dimatikan secara paksa oleh orang lain. Tidak ada yang bisa menggantikan wadehel (secara personal). Tetapi secara ide, banyak blogger yang juga mempunyai ide yang sama dengan wadehel, walaupun mempunyai cara berbeda dalam menyampaikan.
walopun saya belum pernah koment di blog om del, dan blog saya pun belum pernah dijamah sama om del, tapi saya ikutan sedih,karena tak ada lagi orang yang bisa bikin geger dunia wordpress ini lagi ……
hiks… aku sedih ga ada yg nanya apa adanya lagi meski bikin meringis.. tapi yg dia bilang itu kenyataan yg ada di dunia ini yg anak2 lain ga berani ngomong…
Senin depan nujuh harian di blog-nya omaigat ya…
Ruh wadehel akan menggentayangi omaigat… …
meskipun wadehel udah R.I.P … tapi semangatnya masih akan terus bergentayangan di blogosphere …
“wadehel is in da house” … *halah*
wadehl lagi…wadehel lagi…, beliau ini memang top
Wadehel juga, suatu hari nanti reinkarnasi lagi, kan…?
Belum ngucapin makasih nieh buat wadehel -__-
@ antobilang,
Ok, kita berjuang bersama.
@ Roffi,
hehehe, kelamaan ngetiknya.
@ n0vri,
ya pak, semoga begitu
@ cK,
Mari … mari … mari
@ anas,
udah bangkit koq, hap hap hap, nah bangkit kan
@ imcw,
hehehe, pendukung aja deh
@ kurt,
iya pak, moga begitu, lama-lama beliau kangen nulis.
@ deKing,
Sip, seperti kata pepatah: mati satu tumbuh seribu.
@ fertobhades,
Dengan kata lain kita tak perlu khawatir ya …
Moga idea tersebut tersambung walau dengan gaya dan baju berbeda,
@ ndarualqaz,
Emang seru Mas, justru “ramai”-nya itu yang bikin asyik
@ Evy,
Ntar ada yg berani ngomong mbak, setidaknya pakai bisik-bisik atau beda style.
@ manusiasuper,
Oke komandan, siap !!!
@ Master Li,
Hehehe, sambil ndorong semangat
@ jurig,
iya Teh, … koq gentayangan sih, bikin seremmm
“in da house” ? ehm ehm
@ anggara,
Asyiiikkk. Mau gantiin ngetop nggak…
@ Death Berry Ille-Bellisima,
Moga begitu, entah dalam bentuk seperti apa
@ chielicious,
Sama chie, saya juga gak sempat berterima kasih pada beliau …
waduh, nggak deh, sumpah nggak pengen ngetop, apalagi seperti wadehel…halah *kabuuuuur*
… wadehelisme, faham baru
http://wadehel.wordpress.com/2007/05/28/wadehel-sudah-mati/#comment-9281
(ma’af)
@ anggara,
Sumpah ™ , hehehe
@ MaIDeN,
Perlu dimasukkan wikipedia kali
@ siNung,
Aqiqah? Komen pertama? Ah, jadi banyak teka-teki
Maaf, saya ubrek gak nemu. Mungkin saya kurang telaten kali.
Numpang OOT.
Ya, seperti Reinkarnsi Master Li.
Teriring doa…
Teriring salut…
Teriring haru…
Teriring kematian..
Juga duka dan prahara…
Rest in peace… kini nisanmu adalah sisa tulisanmu…
@ Master Li,
Ok Master (Gun), kali semangatnya yg tetap hidup.
Dah baca Reinkarnasi, seruuu
Suluh,
Wah pinter puisi nih Mas Suluh.
Ya moga beliau tenang “di sana”.
1.aqiqah:kali.aja.pak.teguh.bikin.nama/alias.baru
2.komen1:seingatku,baru.ditopik.kematian.itu.saya.pertama.kali.ikut.komen.di.blog.wadehel.kalau.sampean.cari.di.topik.lain.yaaa.ndak(belum).ketemu.:)
3.sukses.slalu.tuk.bloher.indonesia.yg.hidup.maupun.yg.sdh.mati.
@ siNung,
( … kenah deh saya
huaaaaa,
ok trims supportnya.
Btw, tinggal dimana ? *kalo boleh tahu*
komen sebagai Telmark :
“Blogger senior tak pernah mati. Dia hanya bersembunyi jauh”.
Wdh `ga akan mati. setidaknya dari hati.
@ telanjang,
sebagai telmark ? Ini wajah lain ya ?
ok,semangat tetap sama, membara
ashes to ashes, dusts to dusts. may he rest in peace *komat-kamit baca doa*
@ venus,
iya Bu, hanya blog nya aja. Moga beliau tenang dengan tugas-tugasnya *berdo’a juga*