Perempuan Hiper 0rgas-m-ê

SELINGAN AKHIR PEKAN
Peringatan: bagi yang merasa mual membaca judul postingan ini, mohon tidak melanjutkan membaca.

Bulan April lalu kita pernah membahas nyeri saat berhubungan intim dan menyinggung-nyinggung masalah puncak kenikmatan. Beberapa perempuan juga membahas seputar hubungan intim saat hamil, perlunya pengetahuan seks untuk menghindari para pelaku haus seks dan frigiditas, itu lho perempuan yang tidak suka berhubungan intim. Nah, setelah membaca beberapa komentar di postingan tetangga terkait soal nikmat-nikmatan kenikmatan, maka penulis terdorong untuk ikut *lagi* berpartisipasi dengan topik sejenis di gelombang yang sama.

Sebagian orang masih menganggap tabu membicarakan seks karena dianggap tidak mencerminkan kultur ketimuran. *mode bisik-bisik sambil cekikikan* Tak heran jika kemudian ada saja perempuan dewasa yang pura-pura tidak mengenal organ kelaminnya sendiri.
Apa iya? Gak tahu layauw ;) *belum ada yang ngaku sih*

Penulis beberapa kali diminta presentasi dialogis tentang “reproduksi remaja” di MTs (Madrasah Tsanawiyah=setingkat SLTP), SLTP dan SLTA. Isinya bukan adegan syur, melainkan pengenalan anatomi dan fungsi organ vital, misalnya proses menstruasi, dan sebagainya. Menurut penulis hal ini penting, selain sebagai pengetahuan, juga berkaitan erat dengan masalah peribadatan. Kurang afdhol rasanya ketika menjelaskan misalnya: wa yahrumu bil haid (hal-hal yang dilarang ketika hiad) *mohon dikoreksi Ustadz* tetapi para anak didik tidak mengerti haid. Paling-paling tahunya haid itu adalah bulanan atau menstruasi, sedangkan dimana dan bagaimana terjadinya mungkin tidak tahu. *dimananya dah tahu kali*

Bayangkan, jika seorang perempuan dewasa (atau bahkan yang sudah menikah) tidak mengenal letak dan tupoksi (tugas pokok dan fungsi) organ vitalnya sendiri, hiks … *artinya sedih ya*
Kalau letak dan tupoksi organ vital saja tidak tahu *apalagi yang tersembunyi*, gimana bisa memaksimalkan? Jangan-jangan masih ada yang tidak bisa mengenali 0rgasmê sebagai puncak kenikmatan. Yaaaa, piye?
Padahal yang namanya 0rgasmê itu adalah anugerah yang layak untuk dinikmati, kalau perlu diupayakan dengan teknik tertentu agar bisa menikmatinya. *maaf gak ada skrinsyut*

HIPER 0RGASMÊ
Berbeda dengan orgasmic disorder dimana perempuan kesulitan mencapai orgasmê, hiper 0rgasmê justru sebailknya.

Hiper 0rgasmê adalah kondisi dimana seorang perempuan sangat sensi sehingga sangat mudah mengalami 0rgasmê *gitu lho ah*
Colekan atau belaian sedikit saja di sekitar vag1na sudah dapat membuat si perempuan 0rgasmê *hebooh* Kadang seorang perempuan model begini tanpa sengaja nyentuh-nyentuh daerah sensi nya sudah bisa 0rgasmê *huek* :P
Adakalanya gesekan celana (string), getar di atas sadel motor, ngempit bantal sambil baca atau semburan air saat mandi mampu membuat seorang perempuan 0rgasmê ahhh !!! *namanya juga hiper 0rgasmê*
Hingga kini belum ketahuan insidens (angka kejadian) perempuan hiper 0rgasmê (mungkin gak ngomong-ngomong, diemmm aja).

Apakah hiper 0rgasmê suatu kelainan ?
Tenang mbak, tenang non, tenang diajeng … kendati ada perempuan yang mungkin merasa terganggu, menurut para pakar tidak perlu dirisaukan.
Nikmati, gitu aja kok repot.

Menurut penulis tidak masalah, walau kadang ada enak dan tidak enaknya.
Enaknya, bagi lelaki yang memiliki pangeran kecil™ mudah menggeliat seperti bisul mau pecah. Tak perlu repot, colek saja istri yang hiper 0rgasmê niscaya kesampaian hajatnya.
Enaknya lagi, si lelaki tidak perlu khawatir ditolak pasangan dengan kalimat: cepitkan pintu !!! *masukkan knalpot sekalian* ketika pangeran kecil ™ menggeliat minta sesajen. *ada yang mual nggak ya, saru ah* Lanjuts cak !!!
Sabaaar, tarik nafas.

Tidak enaknya apa hayo?
Bayangkan jika seorang lelaki mempunyai pasangan perempuan 0rgasmê ngeblog, enak-enaknya komen postingan si pasangan datang minta dibelai, kacaw, bakalan salah ketik tuh komentar di postingan tetangga, mana OOT lagi. *halah*
Tapi bukan berati komen salah ketik dan OOT trus didakwa sebagai korban perempuan 0rgasmê lho. Dan istilah 0rgasmê jangan dipakai untuk menjawab komen salah ketik dan OOT, bisa kacaw. Piss ah :)
Tidak enaknya lagi, ketika keringat belum kering, ngos-ngosan belum reda, pasangan yang 0rgasmê menubruk lagi. Rasain !!! :P

Istilah sejenis adalah Multi 0rgasmê dimana seorang perempuan mengalami 0rgasmê berulang-ulang dan berurutan karena gairah nan membara.
Bagaimana jika seorang perempuan hiper 0rgasmê sekaligus multi 0rgasmê ? Mbuh !!!

Sebentar … sebentar, sebenarnya sudah pada tahu nggak sih soal 0rgasmê ? Udah terlanjur nerocos nulis sekian panjang je. Ada sih yang menggambarkan 0rgasmê itu identik dengan menggelinjang atau berkelejotan. *gak pakai link* ;)
Atau gini aja, bagi yang belum tahu apa dan bagaimana rasanya 0rgasmê sila tanya sambil bisik-bisik kepada wanita yang suka bicara terus terang dan ibu yang senang buka-buka *dokter gigi* mulut ini, atau sama ibu primadona kopdar.

Maaf kepada yang tidak berkenan dengan tulisan ini.
Semoga bermanfaat dan selamat berakhir pekan ;)

Peringatan 2:
Jika terlanjur membaca dan merasa risih, sekali lagi penulis mohon maaf, jangan lupa siapkan tissue agar tidak muntah di depan komputer (laptop).

About these ads

73 Responses to “Perempuan Hiper 0rgas-m-ê”


  1. 1 cK Mei 26, 2007 pukul 1:30 am

    *muntah-muntah*
    PERTAMAX!!!
    *minum susu*

  2. 2 Evy Mei 26, 2007 pukul 2:08 am

    bagaimana caranya hyperorgasme…hehehehe? Cak itu di pengaruhi keseimbangan hormonal ga sih? Klo estrogen ketinggian gitu… klo nonton film2 keknya perempuan yg ambisius ada kecenderungan kesana ya cak atau bahkan mungkin ada testoteronnya meski kecil? Aku kok nyalahin hormon jd maksudku apakah hormon juga bisa jd terapi untuk yg frigid dan untuk yg hyper spy seimbang termasuk untuk cowo juga ini klo si cowo ga ada kelaianan anatomis dan psikologis.

  3. 3 fertobhades Mei 26, 2007 pukul 2:10 am

    waduh, saya terlanjur membaca sampai habis :-)

    *ruar biasa* ;)
    *speechless*

  4. 4 faiq Mei 26, 2007 pukul 6:18 am

    Eits… masuk lima kali orgasme…, eh… salah… masuk lima besar komntator….

    Orgasme??? yang jelas nggak sama dengan organisme khan dok??…. :D :lol:

    **… nyaut sandal terus mlayu… takut kena lempar asbak**

  5. 5 jurig Mei 26, 2007 pukul 10:35 am

    waduh aku baru tahu kalo ada istilah hyper-hyper-an gitu … hehehehe

  6. 6 Lita Mei 26, 2007 pukul 12:00 pm

    Walah, ini toh ‘senggolan’ akhir pekan yang dibilang kemarin.

    Aku baca posting ini kok jadi bingung yo, cak. Entah untuk mengurangi nuansa ‘gairah’ atau untuk menimbulkan canda (supaya yang membaca tidak malu sendiri), timpalan celetukan cak Moki agak kebanyakan. Bikin aku kurang fokus. Kalo bahasa juri Indonesian Idol mah, “Kurang ‘dapet’ feel-nya” :p

    *Maap cak, malah ngritik. Hayo, saya nagih kritik buat tulisan saya juga*

    Soal orgasme. Suami pernah bilang, ibu-ibu di desa (atau perempuan ‘angkatan’ jaman dulu mungkin maksudnya) tidak semuanya ‘ngeh’ dengan yang namanya orgasme.
    Bahwa ‘puncak kenikmatan’ itu bernama orgasme sih bukan masalah. Tapi orgasme itu sendiri tidak pernah dirasakan. Tidak tahu kalau ada. Karena tidak tahu, ya tidak menuntut dari suami (gimana minta sesuatu yang kita tidak tahu toh?).
    Jadi urusan ranjang ya seputar melayani suami. Menikmati kegiatannya tanpa menggapai ‘ujung’.

    Walah…
    IMHO, seks tidak HARUS selalu berujung pada orgasme. Terserah masing-masing pelaku saja. Suami yang sedang ingin ‘quickie’ sementara istrinya lagi gak pengen, bisa saja ‘mencapai tujuan’ tanpa istri ‘ikut ke sana’.

    Rugi di istri? Belum tentu. Mood seks bisa dilatih dan dibiasakan, tapi tidak bisa dipaksakan.
    Saya pernah lihat episode Desperate Housewives, ketika si yang-punya-beberapa-anak itu suaminya tiba-tiba pulang karena lagi ‘pengen’. Dia sendiri sedang sibuk mengurus para jago loncat itu.

    Ditolakkah? Tidak. Lanjut? Tidak sampai ‘akhir’. Apa pasal? Suaminya ogah pake kondom :D “HEH! Ntar kalo gue hamil gimane?”, katanya. “Ya gak papa kan?” Plak! Acara ranjang bubar.

    Tentu beda masalah kalau istri memang sedari awalnya pengen ‘itu’. Karena ‘itu’ yang dipengen, ya ‘itu’ yang harus didapet. Kalo gak dapet? Minimal manyun. Kalau terulang? Mangkel. Kalau keseringan? Awas… hati-hati terhadap pelampiasan ‘ke tempat lain’.

    Saya? Kalau suami sedang ingin sedangkan saya -sebetulnya- ngga pengen tapi tetap ingin menyenangkan hatinya (dengan tulus dong ya, gak terpaksa), ya hayuh lanjut. ‘Dapet’ sukur, gak ‘dapet’ ya gak papa. Karena niatnya memang bukan untuk itu.

    Soal semburan air. Iya tuh cak, shower khusus untuk kloset seringkali setelan semburan airnya ada di maksimum. Kenceng banget. Pertama kali pake, super kaget saya. HADUH! (saya termasuk yang sensi :p ).

    Sejak itu, kalau menggunakan kloset dengan perlengkapan shower higinis seperti ini, semburan airnya selalu saya kecilkan dan dicoba semprotkan ke kloset dulu. Kira-kira semburannya sudah di level ‘aman’ (alias gak bikin saya ‘kenapa-kenapa’), baru deh acara dilanjut.

    *ya ampun, panjang bener yak komentarku*

  7. 7 ndarualqaz Mei 26, 2007 pukul 12:20 pm

    wah, cak, kok tumben nih ngomong yang ‘itu-itu’, bikin saya kepengen aja. emang kelihatanya yang bisa hyperorgasme itu cewek thok ya, soalnya kan wanita diberi napsu 9 dan laki2 cuma 1. (tapi anehnya kok biasanya yang gak bisa nahan malah cowok ya)

  8. 8 gies Mei 26, 2007 pukul 3:27 pm

    aduh masalah sex dmana-mana, hihihi

  9. 9 deking Mei 26, 2007 pukul 5:10 pm

    0rgasmê itu identik dengan menggelinjang atau berkelejotan. *gak pakai link*

    Yah sudah semangat mau ngeklik kok gak pakai link…
    Padahal kan pgn tahu apa itu orgasme…
    hehehe…

  10. 10 yusuf Solo Mei 26, 2007 pukul 5:22 pm

    setuju cak jangan tabu membahas masalah sex banyak lho wanita sudah punya anak 7 tapi ga pernah tahu apa orgasme dan tips mencapai orgasme

  11. 11 antobilang Mei 26, 2007 pukul 5:32 pm

    cak cak…mau tanya nih…ada definisi wikipedia tentang kelojotan dan menggelinjang nggak cak?

    *nahan tawa sampai orgasme*

  12. 12 cakmoki Mei 26, 2007 pukul 6:58 pm

    @ cK,
    *Nyiapin tissue, menampung muntahan cK*
    iya minum susu biar gak cegukan. Koq sampai muntah mbayangin apa sih ;)

    @ Evy,
    iya Mbak, ada ahli yg menghubungkan dg kadar hormon estrogen dan Testosteron. Perempuan yg kadar testosteronnya relatif tinggi ada kecenderungan seperti itu. Untuk masalah psikis soal fantasi, ada pak fertob tuh. Bagian beliau sebagai konsultan.

    Cowok hiper ? Biarin aja Mbak, kan ada intu untuk cepitan, atau knalpot sekalian. hahaha

    @ fertobhades,
    Mau gak mau nggak bisa speechless dong, masalah psikisnya kan urusan pak Fertob, hehehe *maksa*

    @ faiq,
    hahaha, lima kali ya? seremmm.
    Katanya sih ada yg mirip organisme “berkelejotan” hehehe *lari jua*

    @ jurig,
    Maaf Teh, ada yg maksa nulis ini … *bela diri*
    Mestinya week end diisi dzikrullah ya *jadi malu* ;)

    @ Lita,
    Duhhh, iya nih, baru nyadar kebanyakan “bumbu”. Terimakasih kritikannya. Gak usah update ya …
    Soal perempuan desa mungkin betul, gak mengenal orgasme, makanya gak minta. Wah kalo tahu, misa minta rapelan, hahaha *saru*

    oh gitu ya, perempuan, termasuk pengabdian kali, eh mbuh gak ngerti sih, soalnya kadang saya kumat polosnya :P

    Hah? Shower ? Seraaammm

    Bikin postingan lagi Bu, asyik tuh. Kalo Bu Lita yg bikin mungkin ibu-ibu muda dan para wanita gak segan nanya *maksa poll*

    @ ndarualqaz,
    Hehehe, bilangnya gitu, cuman wanita bisa nahan, nggak keliatan. Kalo pria ada yang menthol, makanya keliatan.
    Pria bisa juga hiper. Kompresss es batu !!!

    Pingin? Cepetan aja, wis tho … uenaaakkk tenan !!!

    @ gies,
    Maap maap, udah terlanjur je, nggak bisa dihapus :D

    @ deking,
    Dari kacamata perempuan ? Sama pak, nunggu yg rela nulis itu, atau tanya ibu-ibu di atas (bu Evy san Bu Lita). hehehe

    @ Yusuf Solo,
    iya Mas Yusuf, moga gak diprotes :)
    Ah kasian tuh, anak dah 7 belum pernah menikmati orgasme :(

    @ antobilang,
    Carikan dong … atau tanya pada … siapa yaa?

  13. 13 manusiasuper Mei 26, 2007 pukul 7:33 pm

    menggelinjang atau berkelejotan. *gak pakai link*

    Yah… *kecewa berat!*

  14. 14 Luthfi Mei 26, 2007 pukul 8:23 pm

    hmmm
    pokoke yen gak ada skrinsut urung sah

  15. 15 Dani Iswara Mei 27, 2007 pukul 1:55 am

    :D ada jg yg msh mrs bahwa orga5m3 mesti ‘ada s3mpr0tannya’

  16. 16 liliks Mei 27, 2007 pukul 2:30 am

    Wuaah buka-bukaan bener neh cak.
    Tau aja kalo ada yg asyik nge-net sering dijemput suruh iduh. Eh tidur…(bener salah ketik khan cak).huahuahua

  17. 17 cakmoki Mei 27, 2007 pukul 3:18 am

    @ manusiasuper,
    yeee, saya jugak kecewa je, soale ada semacam warning dari perempuan :(

    @ Luthfi,
    huaaa, teganya saya disemprot wanita kalo itu skrinsyut dipasang …;)
    Carinya dimana? *mode polos poll*

    @ Dani Iswara,
    hah? sampai kapanpun gak ketemu orga5m3. hehehe. Dikira sama kayak si “unyil” kali ya… dapet konsulan kayak gitu bisa ngempet ngguyu gak?

    @ liliks,
    huahaha, bahaya nih jam segini dijemput, nunggu prajurit tidur dulu ya?
    Monggo diaturi … kembul bujono andrawino, eh salah ding :D

  18. 18 omsulis Mei 27, 2007 pukul 5:57 am

    Cak, klo bikin wanita jadi hyper orgasme gmn caranya ya?? :D

  19. 19 telmark Mei 27, 2007 pukul 9:46 am

    orgasme yg ke 19. :) kalau semua bidadari yg menemani kita di surga kebetulan semuanya hyper, surga atau neraka itu namanya ya ? postingan yg berguna buat mereka yg belum pernah jalan2 ke puncak. atau mereka yg tau jalannya ke puncak, tapi belum pernah sampai beberapa kali menaiki dan menuruninya, dlm satu kali perjalanan.

  20. 20 Shan-in Lee Mei 27, 2007 pukul 12:04 pm

    Wah, wah… Nambah pengetahuan, nambah info.
    *nyatet di buku catatan kecil *****

  21. 21 fadil Mei 27, 2007 pukul 12:59 pm

    Cak, berarti bener da nyemprot ya cak?

    Trus yang biasanya saya liat di *ttiiiitttt* itu, palesu ya??

    Adduuhhh biyuunnggg… Mau membahagiakan saja kok bingung geneeee…

  22. 22 calonorangtenarsedunia Mei 27, 2007 pukul 4:22 pm

    pgn nanya yang sama kayak mansup,,
    emang kalo ce ga nyemprot ya, Cak?
    kok kata temen cowokku yg suka nonton film mejikuhiBIniu ada yg sampe nyemprot gt?
    jadi kayak cowok kalo ejakulasi gt,,
    jadi yg bener gmn tho?

  23. 23 cakmoki Mei 27, 2007 pukul 5:54 pm

    @ omsulis,
    sayangnya gak bisa dibikin Om. Dah dari sononya defaultnya masing-masing. Nikmati aja *halah*

    @ telmark,
    Seru, 19 kali kepuncak gunung :D
    iya tuh Pak, konon masih ada yang gak pernah mencicipi “puncak”. Gimana laporan pandangan mata soal “puncak” bagi wanita kota?
    soalnya selama ini ada anggapan bahwa “puncak” jarang dikenal oleh wanita pedesaan. Ternyata oh ternyata :(

    @ Shan-in Lee,
    Hehehe, catet yg rapi Shan. Supaya gak ketahuan, judulnya ganti: naik-naik ke puncak gunung ;)

    @ fadil,
    wanita gak nyemprot. Kalo basah kuyup iya, lubrikasi (pelumasan) beruta cairan, bukan nyemprot. Ahhh pura-pura nih :P

    @ calonorangtenarsedunia,
    Soal menggelinjang dan kelejotan ?
    Duhhh kacau … Tanya Bu Lita atau Bu Evy aja ya *bisik-2 aja*

    Soal nyemprot gak dialami cewek. Onderdilnya kan beda :P
    Ejakulasi emang nyemprot, kalo cewek keluar cairan doang. Masa sih ada pilm cewek nyemprot. Link nya ? ;) *bletak*

  24. 24 Rizma Adlia Mei 27, 2007 pukul 10:31 pm

    Ckckckckck,, musimnya berubah,, dari musib rambutan, durian,, jadi musim ngebahas seks,,

    yah,, buat info,, (Iya ga Shan-In,,)

    tapi Cak, kalo terganggu dengan itu, bisa di-normalin ga?? kayanya pernah liat di film Grey’s Anatomy,, kejadian kaya begitu,, (lupa episode mana,,)

  25. 25 peyek Mei 27, 2007 pukul 11:10 pm

    lengkap cak!, lha tak kira perempuan yang pengen terus, wah gimana suami melayaninya cak, apa nggak loyo ya…hehehehe

  26. 26 cakmoki Mei 27, 2007 pukul 11:23 pm

    @ Rizma Adlia,
    Maaf deh ;) jadi serba salah nih. Gak bisa lagi dihapus Ma, soalnya di koran lokal minggu, masuk kolom Medika. Saya tahunya dikabari temen-temen. Malah disuruh lebih banyak nulis hehehe *siyul-siyul*

    Di referensinya gak perlu diobati, biarkan saja. Gak masalah koq.

    @ peyek,
    Hehehe, enggak Cak … kali gak loyo, wong senggol dikit udah 0rga5m3 je ;)

  27. 27 junthit Mei 28, 2007 pukul 12:12 am

    sepertinya keren, sepertinya itu bukan kekurangan tapi kelebihan kok cak..

  28. 28 chielicious Mei 28, 2007 pukul 1:57 pm

    Heu~gak ngerti sama skali cak..belom pernah ngerasain mwahahha..dan lagi aku agak bingung klo cowo orgasme kan jelas yah ‘hasilnya’ ..klo cewe darimana kita taunya klo udah orgasme atau belum?

  29. 29 cakmoki Mei 28, 2007 pukul 2:12 pm

    @ junthit,
    iya, keren, asyiik, opomaneh yo … siiip

    @ chielicious,
    Hah ? *ngelus dagu*
    Gimana ya nerangkannya. Gini aja … cewek orgasme itu tandanya adalah … halah, nggak jadi ah,

    Halo ibu-ibu tolong terangkan dong :P

  30. 30 Lily Mei 28, 2007 pukul 4:23 pm

    Iya nih Cak, setuju sama Mbak Lita di atas,
    bahasa postingannya nyeleneh bgt neh Cak,
    beda bgt sama pas aku baca topik Ngidam tadi.. ;p

    Tapi gapapa kok, menurutky malah bagus, lumayan bikin ketawa-tawa pas baca di sela-sela jam serius kantor.. ;p
    Lagian kan topiknya emang soal seks, yang biasanya diobrolin sambil bisik2 di pojokan, jadi gak seru klo cara ceritanya jadi serius.. ;)

    Anyways, soal topiknya.. ;)
    Bantuin jawab yg soal orgasme kali ya.. *roll*

    Hmm..,
    klo seks itu diibaratkan jalanan, jalan yang lurus terus dan menanjak perlahan, orgasme itu adalah satu titik di mana jalanan mencapai puncaknya, rasanya nikmat sekali.. ;)
    Dan perlahan-lahan turun dengan seksama.
    Klo jalanannya malah menungkik tajam ke bawah, artinya malah ‘gagal orgasme’, dan perlu diselidiki siapa yg bermasalah,
    Anda atau sparring partnernya? ;)
    (baca di topik dyspareunia sebelum ini..

  31. 31 Lily Mei 28, 2007 pukul 4:28 pm

    Wah kayanya berhubung komenku kepanjangan jadi kepotong ya Cak.. :p
    Benernya ada lanjutannya lagi tuh.. :p

    Ciri2 fisik orgasme..,
    (menurut pasanganku..) vagina terasa lebih menjepit, (menurutku sendiri..) terjadinya getaran halus dan ketegangan yang luar bisa di sekujur tubuh (karena itu setelah orgasme suka berasa kesemutan.. ;p), terutama bagian perut.

    Segini dulu.. takutnya kepotong lagi.. ;p

  32. 32 Lily Mei 28, 2007 pukul 4:42 pm

    (Kayanya aku udah posting komen 3x, kok yg muncul cuma 2 ya? :p)
    Request dunk Cak:
    konfimasi lengkap tentang adegan wanita menyembur di film2 dewasa itu.. ;p
    Aku mikirnya itu cuma pipis (pake gaya.. :p), tapi temenku katanya pernah baca komen di internet (entah darimana..) yang menyatakan sebagian wanita memang bisa nyembur begitu.. :p

    Jadi apa itu sebenarnya? ;)
    (sebelum para suami berfantasi berlebihan dan cari WIL yang bisa nyembur..

  33. 33 Lily Mei 28, 2007 pukul 4:46 pm

    Btw Cak, jahatnya.. masa suami suruh jepit di pintu atau masukin knalpot.. auuu.. panas dunk! ;p

    Back to the topic..,
    aku pernah dengar Cak (lupa darimana..), katanya “wanita selalu bisa tapi belum tentu mau, pria selalu mau tapi belum tentu bisa..” ;)

    Klo dalam kasus wanita hyper, salah dunk ya Cak, huahaha.. ;p
    “wanita selalu bisa, selalu mau, pria belum tentu bisa..” Huahaha.. :p

    *maap buat pria2 yang (gak sengaja ikut..) tersinggung..” ;p

  34. 34 Kang Kombor Mei 28, 2007 pukul 5:53 pm

    Ada pasien Njenengan sing hyperorgasme nggak, Dok? Mbok aku dikenalih.
    :D

  35. 35 anas Mei 29, 2007 pukul 12:07 am

    Aku masih terlalu muda untuk baca yang ini *sambil senyum sendiri* SERIUS MODE=OFF ,halah.. ikut-ikutan pake’ mode.

  36. 36 Herdy Mei 29, 2007 pukul 2:21 am

    Semoga buat yang frigid, setelah membaca postingan cak Moki ini bisa langsung menjadi perempuan yang hiper orgasme.
    Pertanyaan saya, jika frigid itu kelainan apakah hiper orgasme itu kelainan juga dok?

  37. 37 cakmoki Mei 29, 2007 pukul 2:33 am

    @ Lily,
    Aha, terimakasih penjelasannya. Lugas dan jelas ;)
    Hayo temen-2 yang nanya tanda orgasme, sila simak penjelasan Mbak Lily. Kalo masih ada yang pura-pura tidak jelas, tanya lagi.

    Soal “wanita nyembur” kalo nggak pipis ya manipulasi gambar (pilm), mosok muncrat, hehehe.

    Jepit pintu sama masukin knalpot, hanya anu koq, guyonan :P
    Jimat satu-2 nya dieman-eman dong.

    Tentang kemampuan wanita, garis menuju puncak pelan tapi pasti (kecuali yg hiper), berbeda dengan pria yang cepet heboh tapi cepet lunglai ;)

    Thanks, tambahannya … *diperjelas lagi juga boleh, halah*

    @ Kang Kombor,
    Ada Kang, sayangnya gak punya email, hahaha

    @ anas,
    Yang bener ah ;) *tersenyum curiga*

  38. 38 cakmoki Mei 29, 2007 pukul 3:10 am

    @ Herdy,
    Semoga Hiper? hehehe, seraaammm.
    Hiper-0rgasme adalah istilah baru, oleh sebagian ahli dimasukkan kelainan, namun ditegaskan oleh para pakar bahwa kondisi tersebut tidak perlu dicemaskan.

  39. 39 alle Mei 29, 2007 pukul 7:43 am

    wah koq yg beginian aku ketingalan yah,.. hehehe ;)

  40. 40 Qee Mei 29, 2007 pukul 8:05 am

    Say nda sengaja baca koran Kaltim POst yg judulnya ya diatas itu, trus liat imagenya cewe cantik, sampe paragraf pertama, ko keknya kenal sama gaya bahasanya ya. Loncat deh liat kebawah..halahh…pak moki tho, pantesan….

    Gini..sy ga tau soal isinya…dinikmati aja. Tapi tulisannya ko persis plek sama di blog, gada edit sedikitpun. Bukannya minta diutak atik sih..tapi pada ngambang. Misalnya soal bulan april lalu udah bahas, atau kalimat di postingan tetangga… lha itu kan bahasa blog yg kita liat sehari hari krna ngikutin terus, kalo di koran kan nda. Siapa yg suply sih pak? ko ‘sejujur’ itu dan ga disesuaikan ama medianya. Sistemnya gimana sebenarnya…bapak yg suply atau mereka yg ambil?

  41. 41 cakmoki Mei 29, 2007 pukul 12:10 pm

    @ alle,
    hehehe, berati perlu woro-woro nih ;)

    @ Qee,
    Saya juga kaget waktu pagi-pagi hari minggu dapat sms dari ketua IDI, bahwa ada tulisan saya dimuat di koran 2 penerbitan (minggu sebelumnya juga ada). Sebelum saya baca (maklum datangnya agak siang) beliau malah nyuruh nulis lagi, padahal saya belum tahu apa yg dimuat.
    Eh, nggak taunya topik ini. Memang benar bukan untuk konsumsi media, melainkan konsumsi blog yg berbeda penyajian dan alur tulisannya. Kalo di Blog ada interaksi dialogis sedang di media jadi gak nyambung dan nampak aneh. Mana yang baca juga beragam.

    Andai sebelumnya pihak media menghubungi saya, tentu saya buatkan yang lebih pas untuk media.
    Saya sih gak keberatan diambil, cuman jadi aneh tuh, linknya hilang, gak ada interaksi. Dan jadi aneh, hehehe

  42. 42 Herdiyanto Mei 29, 2007 pukul 3:02 pm

    Semoga hiper??

    Ya iyalah lah pak, daripada frigid kan kasian… gak pernah ngerasain nikmatnya menggelinjang *kata cakmoki* itu kyk gimana. Hehehe….

  43. 43 Lita Mei 29, 2007 pukul 6:34 pm

    Iya tuh, kan nama saya jadi gak kesebut dong di sana hihihi…
    *narsis kronis*

  44. 44 Fa Mei 29, 2007 pukul 9:13 pm

    ah, akhirnya saya mbaca juga :D

  45. 45 cakmoki Mei 30, 2007 pukul 2:06 am

    @ Herdiyanto,
    Hahaha, menggelinjang tuh bukan istilah dari saya, itu usulan temen blogger yg gak bisa disebutkan namanya.

    @ Lita,
    Iya Bu, mestinya muncul linknya, gak bisa keluar link karena yang baca koran gak pakai mouse.

    @ Fa,
    Hmmmm, uurun rembug gak? ;)

  46. 46 dwi Mei 30, 2007 pukul 4:36 pm

    Tak heran jika kemudian ada saja perempuan dewasa yang pura-pura tidak mengenal organ kelaminnya sendiri.

    kemaren wi baru aja terheran2 ada temen wi yang ngakunya gitu..
    hellooooo…
    kalo menurut wi si tiap orang tu perlu banget tw!
    kl perlu wi pinjemin sobotta deh hehe..

  47. 47 Roffi Mei 31, 2007 pukul 1:27 am

    wahaha.. yang hiper gasm tidak dikategorikan orang yang sakit? Bahaya gak itu kalau keseringan org45m3

  48. 48 anas Mei 31, 2007 pukul 7:02 am

    Oh gitu toh kemaren baca cuma dikit nga’ berani jauh-jauh sekarang udahh baca semua. *senyum sendiri mbayangin punya yang hiper-multi gasmk*
    *kabur sebelum ditimpuk kulkas*

  49. 49 mei Mei 31, 2007 pukul 8:58 am

    mbayangin betapa capeknya tuh perempuan kalau terlalu sensi gt. orgasme sampe 4 kali dalam sehari aja bisa bikin turun 1 kg..kalau seharian orgasme karena misal, ketatap lawang, kesodok sudut meja, kesembur air…busyettt deh..bisa kurus kering dunk!!!

  50. 50 Rizma Adlia Mei 31, 2007 pukul 9:41 am

    @ mei

    gitu?? bisa turun berat badan,,?????

    *mulai mikir,,*

  51. 51 Lily Mei 31, 2007 pukul 11:36 am

    Masa, orgasme 4 kali turun berat badan 1 kg.. *roll*
    Pantes tiap abis ‘main’ bawaannya laper ya.. ;p

    Btw Cak..,
    setelah melakukan ‘perenungan’ selama beberapa hari ini,
    berdasarkan artikel ini,
    aku bisa mengkategorikan diriku sebagai wanita yg tidak termasuk hiper orgasme, hehehe.. ;p

    Soalnya klo hiper-orgame = mudah mendapatkan orgasme ya.. *roll*
    Aku ya mesti blusukan dulu baru bisa orgasme,
    gak ada pintu, flush toilet, ataupun meja yg bisa menggantikan fungsi ‘spare-part’ khusus punya pasangan tuh, huahaha.. ;p

  52. 52 cakmoki Mei 31, 2007 pukul 1:09 pm

    @ dwi,
    Dipinjemin Sobotta kayaknya gak cukup Wi, bahasanya kan aneh.
    Sekalian diterjemahkan, dijamin cekikikan deh *ikutan cekikikan*

    @ Roffi,
    Nggak bahaya Bos. Mana … mana yang hiper org45m3 ;)

    @ anas,
    hmmm sekarang dah ngerti beneran ? Bener-bener dah ngerti? :)

    @ mei,
    sehari 4 kali org45m3 ? wuihhh … *geleng-geleng kepala*
    Gak perlu diet dong mbak, cukup senggol tepi meja, hahaha

    @ Lily,
    Laper ? Maksudnya laper makanan gitu? *bletak*
    Setelah blusukan n gerilya, akhirnya mudah juga ya… ;)
    Wah kalo gak ada pengganti spare-part gak bisa berjauhan tuh.

  53. 53 astikirna Juni 12, 2007 pukul 6:13 pm

    hihi… cak, sumpah saya baca ampe abis dari awal-akhir resik wes… ga sisa sampe komentar2 nya… yang ada bikin ketawa cekikikan ampe perut sakit… habis komentar nya lucu²…

    Btw mo tanya nii… klo wanita firgid tu bener² ga doyan sex ya cak? Apa karena wanitanya itu ga bisa orgasm trus jadi firgid trus lama² jadi ga doyan sex? trus tanya lagi, klo ce’ hyperorgsm gitu klo dah manepouse (bener ga ya tulisane) gimana? wes ga hyperorgsm lagi?

    *pasang mode oon*

  54. 54 cakmoki Juni 13, 2007 pukul 3:02 am

    @ astikirna,
    sesama orang kesehatan mestine nambahi lho, mungkin hasil sharing atau apalah, pengalaman pribadi oleh koq *bletak*
    Lha, yo kuwi beberapa penyebab firgid, wis terjawab tho, hehehe.
    iya mbak, firgid pada umumnya disebabkan faktor psikis diantanya: nyeri saat hubungan intim (bahasa liyane opo yo), pengalaman masa lalu, rasa takut berhubungan intim (mungkin rudalnya 10 kg ;) ), dll.

    Menopause pada umumnya dianggap oleh sebagian wanita sebagai masa “tidak berdaya”, … salah dong. Justru sebagian wanita lebih bersemangat untuk behubungan intim setelah menopause karena gak takut hamil. 0rgasm3 gak terpengaruh, tetep bisa, tetep mataps. Kadang ada yang jadi aras-arasen, salah sendiri … wong pekerjaan mengasyikkan koq gak mau. Ya khan? :)

    Oya, soal ketidak nyamanan berhubungan intim silahkan baca tulisan sebelumnya di sini (jangan cekikikan ya)

    Btw, link friendster koq gak bisa sih, sengaja ndelik ya mbak?

  55. 55 Lita Juni 13, 2007 pukul 2:30 pm

    Kok fiRgid. Yang betul kan fRigid, toh?

  56. 56 cakmoki Juni 13, 2007 pukul 7:05 pm

    @ Lita,
    iya betul Bu, masih mengacu posting di atas koq. Adakalanya orang kesehatan suka plesetan, apalagi kalo pas memasuki babak diskusi, he9x
    Di lain pihak, harus ada wasitnya juga.
    Maturnuwun koreksinya ;) Nuwunsewu, saya biarkan sesuai “aslinya ya”

  57. 57 GuM Juni 24, 2007 pukul 7:02 pm

    ealah, pak. saya udah lama langganan rss njenegan, tapi baru baca postingan ini. nyesel telat ^^;

    btw, nanti kalo saya udah punya istri, mohon panduannya nasehatnya ya pak. kalo ‘jalan’-nya sih kira2 udah tau, bisa navigasi sendiri :D

  58. 58 cakmoki Juni 24, 2007 pukul 11:39 pm

    @ GuM,
    oh jadi belum punya tho?
    kalo sudah tahu “jalan” biasanya sih tinggal ngatur kecepatan, kapan bisa ngebut, kapan ngerem. kapan belok tergantung jeglongannya. :D
    oke, siap

  59. 59 jiung @ samidi April 27, 2008 pukul 11:13 pm

    gila banget deh ngebahas apa ngebikin gairah sihhhhhhhhhhh tapi asyik juga tuh namanya juga hukum alam yaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhh

  60. 60 KEMAS Agustus 13, 2008 pukul 9:25 am

    Ya….semuanya sudah pasti dialami setiap yang namanya manu
    sia artinya sangat manusiawi…..kalau sudah manusia siapa saja sudah pasti akan mengalaminya……

  61. 61 cakmoki Agustus 13, 2008 pukul 3:17 pm

    @ KEMAS:
    :)

  62. 62 kurtubi Agustus 24, 2008 pukul 8:55 pm

    Ada postifinya kok hipersex, diantaranya saya hiper comment nih… :D
    btw, sudah bener kok bahasa ngarabe Cak…

  63. 63 cakmoki Agustus 25, 2008 pukul 12:39 pm

    @ kurtubi:
    hehehe… maaf Ustadz :)
    syukur kalo udah bener, terimakasih…

  64. 64 av_hoppus Agustus 25, 2008 pukul 10:05 pm

    cakmoki. saya mau tanya,kalo wanita yg belum menikah (matsurbasi) lalu sering orgasme,apakah akan terjadi kemandulan? apakah berbahaya?

  65. 65 cakmoki Agustus 26, 2008 pukul 11:09 pm

    @ av_hoppus:
    gak papa dan gak bahaya asalkan gak pake alat-alat yg menimbulkan cedera *di situ* :)

  66. 66 av_hoppus Agustus 28, 2008 pukul 9:18 am

    apakah tidak akan menyebabkan kemandulan karna terlalu sering orgasme pada wanita?

  67. 67 innaz Agustus 28, 2008 pukul 9:52 am

    Marhaban ya ramadhan, mohon dimaafkan segala khilaf dan salah. Semoga ibadah ramadhan kita diterima oleh Allah SWT dan diampuni dosa2 kita semua. Amin.

    Wassalam,
    Herry alias Bambang

  68. 68 cakmoki Agustus 31, 2008 pukul 3:52 pm

    @ av_hoppus:
    engga… :)
    Orgasme gak ada hubungannya dengan kesuburan ato kemandulan…

    @ innaz:
    Amin… :)

  69. 69 mrpall Maret 27, 2009 pukul 2:53 am

    haloo cak salam knal yah…..lucu dan menghibur tu post nya

  70. 70 cakmoki Maret 27, 2009 pukul 9:53 pm

    @ mrpall:
    salam kenal juga. Makasih kunjunganya … wih, gambar ciri-2 wanita berlibido tinggi asyik :D

  71. 71 tatang suherman Agustus 11, 2009 pukul 2:35 am

    saya sih suka wanita yang hyper..asyik aja dengarnya..semua kan normal dan syah-aja..gk ada beda..krn itu udah apa per smuaanya..jd nikmati aja..pendapat blh beda..tp kan tiap org yg merasakan kbahagiaanya..jd klo sy maunya wanita hyper smuanya aja..jd laki2 amankan

  72. 72 cakmoki Agustus 11, 2009 pukul 2:04 pm

    @ tatang suherman:
    ya, bebas milih :D


  1. 1 Terimakasih kepada Kaltim Post « cakmoki Blog Lacak balik pada Juni 13, 2007 pukul 5:52 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Wong ndeso ™

cakmoki

Wordpress Indonesia

Silahkan baca

DISCLAIMER

web tracker

9 Desember 2009

SEMENTARA TUTUP

Maaf, sementara Blog istirahat hingga ada pemberitahuan

Harap maklum


MARI HENTIKAN KORUPSI

Jangan Korupsi Ah

No Korupsi

Internet Sehat

Warga Bicara

» Makasih PLN, listrik Samarinda dah membaik, moga gak byar-pet

» Waspada Demam Berdarah

» Jangan Gunduli Palaran

» Banjir...banjir. Kapan masalah ini teratasi ?

INGA INGA INGA

» Nyeri Urat or Tulang BUKAN berarti Penyakit Asam Urat.

» Sekali lagi: Pegal, Linu Tidak Identik dengan Penyakit Asam Urat

TEMANs

9racehime | A. Fatih Syuhud | Aditiawan Chandra | A.Tajib | Agung UD | aLe | alief | alle | almascatie | Amd | Anak Peri | Anak Sultan | Anang | Anang YP | Anas | Andalas | Anggara | Anjaz | Anti Pungli | Antobilang | Anung87 | Aribowo | Arif Kurniawan | Arul | Astikirna | awan965 | axireaxi | Bambang alias HR | BatakNews | Blog Pokoke? | Biho | CalonOrangTenar | Cay | Chandra | Chielicious | chiw imudz | cK-chika | Dalamhati | Deden Nugraha | deedhoet | deKing | Desti Utami | Didats | doeytea | dnial | Edy C | Eep | Elpalimbani | erander | Evi | Fa | Fa wp | Faiq | Fertobhades | Fetro | Fortynine | Freddy | Gadis | Gaussac | Gitablu | Grandiosa | GuhPraset | GuM | Helgeduelbek | Herdy | Indonesia Kita | Indra KH | ItikKecil | iway | Jejakpena | Jennie S. Bev | Joesath | Joko Taroeb | Julee | Juli | Juliach | Junthit | Jurig | Kakilangit | Kang Adhi | Kang Kombor | Kangguru | kawaichu | Kenji | Kenzt | kikie | koecing | Kumala | Kurtubi | Kw | Laras | liezmaya | Lilik Suryanto | Lily | Linker | Lintang | Lita | Lita wp | Luthfi | MaIDeN | Majalah Dewa Dewi | Manusiasuper | Master Li | Mathematicse | macanang | mbojo | Mei | Micokelana | Mr. Geddoe | Mufti | mybenjeng | My-za | Nayla Zahra | Nayz | Ndarualqaz | Neeya | Neo Forty-Nine | Neri | Ninoy | Nieke | Nomercy | n0vri | NuDe | Om Sulis | omaigat | Ooyi | Paijo | Panca | Pandu | Panduan WP | Papabonbon | Passya | Peyek | Pinkina | Pitik | Pralangga | Prayogo | Priyadi | Qee | Raja iblis | RenjanaBiru | rivafauziah | Rivermaya | Roffi | roisZ | Rujak | Sagung | Sahrudin | Saiful Adi | SaRa | Siu | Sofi | Sora9n | Suandana | Suluh | Susiloharjo | Telmark | Thamrin | tiesmin | Triesti | Tukang Sate | Venus | Wadehel | Wahyuansyah | Wandira | Wiku | WongMangli | Wulan | Yati | Yudhipras |

:: :: :: :: :: :: :: :: ::

Kesehatan

:: Ady Wirawan :: Agus Mutamakin :: Anis Fuad :: Anis Fuad wp :: Asri Tadda :: Astri Pramarini :: Astri Pramarini (awal) :: Astri Pramarini wp :: Blog Mahasiswa FKU 2003 :: Blog Rumah Kanker :: Dani Iswara :: Dani Iswara weblog :: Dokter arek cilik :: drAnak :: drarifianto :: Dwi wp :: Elyas :: Erik Tapan :: Evy HealhtySmile :: FK Unsri :: Gies :: Gies wp :: Ginna :: Grapz :: Hendar Sunandar :: HIV News :: Huda Thoriq :: IDI Samarinda :: imcw :: Imran Nito :: Iwan Handoko :: Jhonrido :: klikharry :: Kobal :: Laksmi Nawasasi :: Mashuri :: Mave Mina :: Mbah Dipo :: Mina :: My Blogspot :: Nur Martono :: PKM Palaran :: Rara :: Rizma Adlia :: Rudy Kwang :: SenyumSehat :: Sibermedik :: SimkesUGM :: SuperKecil :: Titah :: Tito :: Tonang Ardyanto :: Tukangkomentar :: Wi :: Vina Revi :: Vina Multiply :: Yusuf Alam R :: zulharman79 ::

:: :: :: :: :: :: :: :: :: :: ::

Institusi Kesehatan

:: Depkes RI :: WHO :: WHO Indonesia :: … nyusul

:: :: :: :: :: :: :: :: ::

Kolaborasi

:: Emedicine :: ICD 10 Wikipedia :: ICD 10 Wiki Indonesia :: OSWD :: OpenWebDesign :: Pakistan Times :: Rubab :: ntar ::

Kategori

BlogTour

Arsip

Komunitas Blog

blog-indonesia.com

PAGE RANK

Powered by  MyPagerank.Net

Add to Technorati Favorites

[Valid RSS]

Health Blogs - Blog Top Sites

Health

Blogs Topsites - TOP.ORG

Health Blogs - Blog Rankings

Blog directory

TopOfBlogs

Top 10 Award

Feed Burner

cakmoki Blog

Bloggerian Top Hits

My BlogCatalog BlogRank

Site Meter

Since 30 Nov 07

PENGUNJUNG

  • 4,942,566 pengintip

Asal Usul

Pebruari 2011

free counters


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 555 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: