Kode ICD. 10 : L91.0 : Keloid scar
Pernahkah diantara pembaca melihat tonjolan kulit (keloid) bekas luka seperti gambar ? Mungkin mengalami sendiri, mungkin melihat keloid teman, kerabat atau orang lain. Keloid timbul karena bekas luka, bisa luka operasi, luka bakar, luka apapun termasuk bekas jerawat atau bekas bisul. Bayangkan jika keloid nampak di wajah atau tempat terbuka bagian tubuh lainnya. Belum lagi rasa gatal dan clekit-clekit yang ditimbulkannya. Menggemaskan.
PENGERTIAN
Keloid adalah benjolan padat di kulit (berwarna kecoklatan, kemerahan) yang merupakan pertumbuhan berlebihan jaringan fibrosa setelah penyembuhan luka. Benjolan ini (keloid) makin luas melebihi batas luka dan sering terasa gatal.
ANGKA KEJADIAN
Keloid lebih sering terjadi pada kulit gelap (berwarna) dibanding kulit putih. Persentase kejadian sama antara pria dan wanita. Lebih sering terjadi pada usia anak-anak dan dewasa muda (10-30 tahun).
FAKTOR PENYEBAB
Penyebab pasti masih menjadi perdebatan. Diduga karena adanya proses peradangan pada kulit, bisa akibat luka, jerawat atau berbagai sebab yang menimbulkan peradangan.
Faktor-faktor yang berperan terhadap terjadinya keloid, antara lain:
- Faktor keturunan dan ras. Kulit gelap (berwarna) lebih sering dibanding kulit putih.
- Umur. Lebih sering terjadi pada usia muda.
- Jenis dan lokasi trauma (luka). Keloid lebih sering terjadi pada peradangan yang lama sembuh. Dan lebih mudah terjadi pada daerah dengan regangan kulit yang tinggi, misalnya: dada, bahu, leher, kepala dan tungkai.
TANDA-TANDA
Benjolan keras, tidak teratur, berbatas jelas, menonjol, berwarna kecoklatan, kemerahan. Awalnya kenyal seperti karet, licin dan acapkali terasa gatal. Lama kelamaan benjolan tersebut mengeras dan tidak terasa apa-apa.
PENGOBATAN
Berbagai cara pengobatan dapat dilakukan untuk meratakan tonjolan keloid, antara lain:
- Injeksi kortikosteroid (triamcinolone acetonide) intralesi (injeksi langsung pada permukaan keloid).
- Pembedahan. Cara ini justru menimbulkan keloid baru yang lebih luas dari sebelumnya. Ada sementara pendapat yang menyatakan bahwa pembedahan disertai perban tekan dan injeksi steroid intralesi memberikan hasil baik.
- Penekanan. Yakni penekanan dengan bahan berpori-pori sepanjang hari selama 12-24 bulan. Dapat juga menggunakan plester Haelan (mengandung flurandrenolone).
- Bedah beku (cryotherapy) menggunakan nitrogen cair. Lebih efektif jika dikombinasi dengan injeksi kortikosteroid intralesi.
- Laser karbondioksida.
Menurut penulis, pilihan terbaik adalah dengan injeksi langsung menyusur permukaan keloid dengan kortikosteroid (triamcinolone acetonide) setidaknya 1-4 minggu sekali hingga tonjolan keloid menjadi rata.
Untuk keloid yang besar, injeksi dapat dilakukan berulangkali (ada yang sampai belasan kali) hingga rata. Itupun masih ada kemungkinan pertumbuhan pada jaringan kecil yang sebelumnya tidak terinjeksi.
Untuk keloid kecil pada umumnya bisa rata setelah injeksi kortikosteroid 3-5 kali.
Injeksi terbaik adalah dengan jarum (needle) no.27G menyusur permukaan keloid. Pastikan keloid berwarna putih agak menggelembung karena masuknya obat. Sekali lagi menyusuri permukaan, bukan injeksi dalam menusuk keloid. Injeksi menusuk ke dalam keloid seringkali menuai kegagalan. Mengapa ? Mungkin terkait dengan jaringan keloid yang secara histopatologis menunjukkan pola seluler.
Injeksi kortikosteroid tidak bisa diberikan pada keloid yang luas, miaslnya karena luka bakar. Pada kasus demikian dapat dipertimbangkan pengobatan cara lain.
Perlu diketahui, bekas keloid tidak lantas hilang, meski sudah dapat diratakan.
Pada kasus yang melibatkan wajah (keloid di wajah), seyogyanya berkonsultasi kepada ahli kulit atau ahli bedah plastik agar didapatkan hasil optimal.
Semoga bermanfaat
Edisi baca: file PDF 111 Kb download di sini
Bacaan:
- Keloid and hypertrophic scar
- Keloid
- Ilmu Penyakit Kulit, Marwali Harahap, Prof. Dr.
- Ilustrasi Ilmu Bedah Minor, Michael Saleh, Vija K Sodera.



Dear Cak Moki,
Terus giat mengisi blog dengan info kesehatan yang bermanfaat yha.
Sukses terus.
Salam,
Erik Tapan
http://eriktapan.blogspot.com
@ Yth, dr. Erik,
Terimakasih, tambahan bahan bakarnya. Mohon dikoreksi kalau ada yang salah ya dok. Saya nunggu sambungan anti-aging medicine, asyik.
Salam
cak dokter harusnya bahas juga penyakit2 remeh tapi njengkelin..kaya panu, kapalan, ketombe,..dsb..haha…
@ starflake,
Panu sudah di sini, yang 2 itu belum. Trims sarannya
Waw..aku blom pernah kena keloid ..
aku putih sieh yah hohohohohthx 4 the info cak
Dulu paman saya sm sepupu saya pernah kena keloid cak. Terutama di bagian tangan sama kaki. Heran juga knp kok bisa spt itu…emang bekas luka katanya tp ya membekas gitu. Ternyata itu namanya keloid ya…baru tau. Sampe sekarang keloid itu masih ada…mungkin dirasa nggak mengganggu jd dibiarkan saja. Ok, makasih infonya cak
Pernah liat cak…
kk laki2 ku dulu pake tato di lengan kanannya, suatu hari dia menghilangkan tato tersebut. Entah di setrika atau bagaimana, pokoknya persis yang ada di gambar, tapi kayaknya di gambar lebih parah deh benjolannya… sampai sekarang masih ada bekasnya.
Ngomong2 bisa dikatakan keloid itu apa karena penyakit seperti dikatakan diatas atau setiap tonjolan kulit disebut sebagai koloid? Seperti kasusnya kk-ku misalnya!
Cak kenapa cenderung orang berkulit hitam yang kena keloid dibandingkan dengan kulit putih?
Terima kasih sebelumnya, maap merepotkan
ih keloid teh saya pikir cuman luka bekas kuris dok
Kalo kapalan itu termasuk keloid juga gak dok? Telapak tangan saya deket pergelangan jadi kapalan gara-gara sering kegesek-gesek meja waktu pake mouse. Saya juga punya bekas luka operasi sepanjang kelingking di paha tapi gak menonjol malah sedikit cekung. Gak gatel tapi saraf perasanya dah berkurang banget sensitifitasnya.
Cak Moko, di Sleman saya punya tetangga, sekeluarga pada punya keloid semua. Setiap luka pasti meninggalkan keloid. Yang ini masuk ke faktor keturunan ya.
Sekalian pengumuman, Cak.
Berhubung akun saya di WP.com disuspend oleh Matt karena SOK ikutan lomba ngadutrafik 2007 (sedang belajar SEO nih!) maka Kombor.com tidak bisa diupdate lagi sampai si Matt bertobat. Oleh karena itu, mulai saat ini sampai tobatnya si Matt, saya ngeblog di:
http://arif.widarto.net.
Numpang pengumuman ya, Cak.
Salam,
Kang Kombor
cak, komen saya yang satu dimoderasi dong.
Cak, faktor melanin spt nya megang peranan penting juga ya, klo operasi bule sering ga ada scar, tapi klo orang kulit hitam, ampun, bisa segede hohah… post opo di kasih kenacord ga ngaruh yaa cak?
Para rekan tercinta, mohon maaf ya, saya terlambat berdiskusi karena seharian listrik daerah kami padam.
@ chielicious,
Mudah-mudahan nggak bakat keloid. Kalau pernah luka trus tidak muncul benjolan seperti gambar di atas, aman tuh kulit putihnya
@ Lintang,
Mungkin karena nggak mengganggu sehingga dibiarkan. Sebenarnya bisa diratakan dengan suntikan langsung di keloidnya. Di tempat kami dulunya juga dibiarkan kalau ada keloid, soalnya nggak ngerti.
Setelah ngerti bisa diratakan, mereka (terutama wanita)minta diobati. hehehe, nggak promosi lho
@ xwoman,
Ya bekas tatto yang dihilangkan dengan irisan atau cara lain dapat menimbulkan luka dan peradangan kemudian menjadi keloid.
Tidak setiap tonjolan kulit disebut keloid. Keloid terbentuk karena sebelumnya ada luka, bekas jerawat, bekas bisul, bekas operasi, peradangan, dll. Itupun tidak selalu menjadi keloid walaupun seseorang berbakat keloid. Ada faktor lain yang masih diperdebatkan. Sebagai contoh, seseorang yang luka kecil muncul keloid ternyata waktu dikhitan tidak timbul keloid di bekas luka khitannya. Inilah mengapa para ahli cenderung memilih “peradangan” sebagai dugaan penyebabnya.
Jika keloid bekas tatto kk tersebut tidak mengganggu dan tidak bertambah besar, dibiarkan juga nggak apa-apa.
Tentang mengapa angka kejadian keloid lebih banyak pada kulit gelap, hingga kini para ahli belum menemukan jawabannya.
@ kangguru,
Maaf, kuris itu apa pak ? Bukan keris kan ?
@ deedhoet,
keloid berbeda dengan kapalan pak, kapalan karena proses generatif akibat gesekan berulang. Nggak apa, hanya terasa nggak nyaman.
Adapun bekas luka operasi menjadi cekung jika ada jaringan yang hilang, dan menjadi kurang sensitif jika ada saraf kecil yang ikut terpotong akibat luka.
@ Arif (Kang Kombor),
ya Kang, faktor keturunan. Saya juga gitu. Nenek, ibu, saya dan anak punya bakat keloid. Ndilalah “anak mertua” juga, klop wis. Untunge bisa nyubles sendiri. hehehe
Monggo, pengumumannya moga segera diketahui para fans.
Di blogroll sudah saya tambah dengan nama “Kang Kombor Baru”, yang lama saya biarkan karena banyak alasan dan pemberitahuan pada si Matt bahwa di kombor dot com telah terjalin interaksi harmonis.
@ Evy,
waduhh ketinggalan berita, ono blog anyar, hehehe. Ntar saya tambah link ah.
Dalam referensi, faktor-faktor yang dianggap sebagai penyebab pasti masih diperdebatkan. Sementara ini para ahli lebih memilih jalan “toleransi” dengan predisposisi.
Tentang preventif steroid intracutan saat operasi ternyata tidak memberi hasil sesuai harapan, keloid tetap muncul pada orang yang memiliki riwayat keloid.
Ada beberapa wanita di SC dan sudah injeksi intracutan saat operasi, masih juga keloid muncul. Contone ojobku. Soal kapan pemberian kenacort post op, ada beberapa pendapat. Malah ada yang berpendapat 12-18 bulan. Saya lebih memilih segera setelah keloid muncul. Pengaruh side effect kenacort bisa diminimalisir dengan pemberian dosis minimal memakai interval paling cepat 7-10 hari. Walaupun boleh 40 mg, saya cenderung 4-10 mg sekali injeksi. Golek amane
yg desktopjunk kayaknya nyepam dimana-mana ya…
» kang kombor:
kasus ng4dutr4fik 2oo7 vs wp.com gara2 ada yg ‘ngadu’ ke matt ya..
jd yg punya bakat keloid mesti ‘lapor’ ke dokternya..siapa tau dokternya lupa nanyain..
@kangguru
heuheuheu… bahasa Sukabumi kok dibawa-bawa sih. Orang ga ngerti pak
@Cakmoki
Terima kasih cak, memang sepertinya tidak mengganggu
alhamdulillah saya gak pernah dapet keloid walaupun saya pas kecil nakal dan punya banyak bekas luka. saya juga 3 kali operasi sambung tulang (weleh) dan bekas operasi hanya berupa codet dan tidak pernah jadi keloid.
@ Dani Iswara,
walah saya nggak peka, ntar saya hapus. Trims
Maturnuwun juga tambahannya
@ xwoman,
Sama-sama
Tambah bikin penasaran bahasa sukabumi, apa gerangan ?
Tanya tetangga ah
@ ndarualqaz,
Alhamdulillah.
Codet kayak Rambo ya mas
cak, setau ya ng kecil tau… keloid juga dipengaruhi oleh faktor genetis ya? soalnya pernah ada kasus seseorang yang di operasi di bagian thorax, kemudian bekas jahitan operasi tersebut menimbulkan keloid, kemudian ketika dioperasi bagian abdomen, bekasnya tidak menimbulkan keloid… hal yang sama terjadi pula pada cucunya… apa bener ky gt y cak?
cak, aku kan selalu menebar kerusuhan di postingan cakmoki,,kok di sini baru yg ini ya…
produktivitas
nyampahdaku berkurang ni,,@ superkecil,
Betul, ada referensi yang menyebutkan faktor genetis (keturunan or herediter) berperan penting terbentuknya keloid.
Pada kenyataannya, saya sering menemukan seperti yang disebutkan superkecil itu.
@ calonorangtenarsedunia,
Mungkin UTS-nya pas dapat bagus kali.
Atau lagi nggak pms *ampuuunnn*
ngisi absen dulu…
hadir cak!
o iya ya…yang soal panu pernah…hehe…
hujan malam2…jadi males mau nglembur paper..enaknya ditinggal tidur aja…sembari nunggu postingan berikutnya..heheh…
@ starflake,
Nggak ada hujan tuh. Bukannya malah enak ngelembur paper sembari colak-colek pisang rebus?
Postingan berikut masih jum’at dinihari. Nonton bola ah
Informasi kesehatannya menarik dan berguna sekali.. bisa ikut mbantu2 tim medis disini dong kalau gitu
@ Kampret Nyasar,
wow utusan PBB nih. Selamat bertugas, moga misi mulia cepat usai dan kembali ke tanah air
cakkkkk…..
pms neeehh……….
@ calonorangtenarsedunia,
Hahhh, perasaan baru 2 minggu yang lalu. Ada hubungan dengan uts dan kejaran deadline kali *ngumpet ah*
cak, hasil SC saya yg pertama meninggalkan keloid sebesar jari kelingking tangan (jari2nya kecil ko’..) sampe saya mo SC yg ke2 …dokter kandungannya ketawa ngakak katanya br liat keloid raksasa ..,eh ko ya skrg keloid lagi ( cape dee…) … suer loh padahal kulit saya ga item ?&*^??**
*salam kenal cak …lg merantau di bali*
@ bulleballi,
iya deh percaya gak item. Itu angka kejadian aja, artinya kulit seputih porselin juga bisa keloid pada bekas luka. Bekas sc lumayan panjang tuh. Kalo terasa gatal, masih bisa berkembang, hehehe nggak nakut-nakuti lho, nggak bahaya koq, nggak ada bahayanya, cuman mungkin risih. Kalo nggak merasa terganggu biarkan aja.
Kalau ingin rata atau berkurang, suntik pakai obat kenacort. Biasanya luka bekas sc suntik lebih 5 kali, 7-10 hari sekali.
Salam kenal juga, selamat merantau semoga krasan
makasih buat infonya
cak,dl saya pernah operasi di paha karena patah kaki saat masih kecil, timbul keloid tp bekasnya gak gatel, skrg timbul keloid di punggung ttp koq malah gatel ya? kenapa koq bs begitu? saya punya bakat keloid, krn adek saya jg punya keloid di punggung.
dr baerbagai jenis pengobatan yg paling murah yang mana?
trus, ngilangi gatelnya gmn tuh?
tq b4
@ robert,
ok, sama-sama
@ akbar,
rasa gatel karena jaringan keloid-nya aktif dan tumbuh.
pengobatan yg paling efektif pakai injeksi di permukaan keloid menggunakan kenacord-A beberapa kali dengan selang waktu seminggu atau 10 hari. 1 botol (10 cc) harganya sekitar 100 ribu, untuk beberapa kali suntikan tergantung luas tidaknya keloid.
untuk ngilangi gatelnya ada sih obat antihistamin, tapi gak bisa ilang sama sekali selama masih tumbuh (walau gak nampak). So, sekalian aja diilangi keloidnya.
Moga bermanfaat
kalo aku mo ngobatin keloid aku kemana yaaaa? alamat praktek nya dimana?
@ dapi,
ke dokter terdekat …
Saya ? di Palaran, Samarinda, Kalimantan Timur, hahaha …jauhhhhhh
saya ada benjolan di tangan,3 tahun yang lalu saya tanya k dokter dan katanya itu keloid,,seperti bisul tapi benjolannya ada di dalam kulit,tidak timbul..lalu tumbuh di kuping,makin membesar dan akhirnya di operasi,dokter bilang itu karena yg di tangan tidak diangkat makanya tumbuh di kuping..tapi yg ditangan tidak membesar padahal sudah sejak umur 5 tahun ada .sekarang saya belum operasi keloid yg ditangan..sekarang keloid itu menjadi sering sakit tanpa sebab..apakah berbahaya bila tidak diangkat ? apa bisa menyebabkan kanker ? umur saya 14 tahun……..bagi yg tau tolong kirim email k tiaronk@yahoo.com
trims
@ tiara,
gini tiara, yang di kuping itu bukan karena yang ditangan gak diangkat. Keloid timbul karena bekas luka, luka iris, luka bakar, bekas operasi, bekas jerawat, bekas bisul dll dll.
Keloid gak bahaya, gak menjadi kanker koq…
kalo emang mengganggu sebaiknya segera diobati
Apa bener kayak yang di gambar itu ?
pak saya ada juga keloid di tbh saya terutama tubuh bagian kiri,yang ingin saya tanyakan obat apa yang oaling tangguh mengatasi keloid?sebab saya juga sudah pernah operasi!!! tapi tidak mengalmi apa-apa? tlng ya jwb dan juga bagaimana pola makanan supaya koloid tidak bertumbuh kembang di tubuh kita?dan juga pak gara-gara keloid saya sulit tuk mencari pekerjaan mereka bilang itu bekas tato.umur saya 18 th.kirim ke email saya ya pak!!trimakasih sebelumnya….l1mp_b1sk1t@yahoo.co.id
@ angga,
hehehe, dah dibaca belum?
Jawabannya ada pada artikel di atas, coba baca bab: pengobatan, nah urutan nomor 1 (injeksi kortikosteroid) itulah yg paling ampuh.
Keloid gak ada hubungannya dengan makanan.
Moga berguna
maap saya mau tanya saya ada benjolan didada.seinget saya awalnya gigitan nyamuk. tp lama2 membesar meski pembesarannya cukup lama sktr 5 tahunan baru sebesar kuku jari, apa gigitan nyamuk bs menyebabkan keloid? trus kl untuk pengobatannya sampai berapa yah? mengingat saya kaum elit(ekonomi sulit) jd kudu nabung dl
@ kang nur,
eit, ntar dulu … harus diliat, keloid apa bukan. Bisa jadi atherom, yakni benjolan berkantong yang diawali dengan abses.
Kalaupun keloid, dan memilih pengobatan dengan injeksi berulang di keloidnya, harga obatnya kalo gak salah saat ini sekitar 100 ribu (beli sendiri) dan bisa dipakai berulang kali tergantung besar kecilnya keloid.
Adapun ongkos dokternya gak sama setiap daerah.
Saya biasanya 15 ribu sekali datang, itu sudah tarip jasa, spuit (suntikan) dan jarum kecil (needle ukuran 27 G) …hehehe … Kalo hanya sekitar 2 cm biasanya 4-5 kali suntikan denagn selang waktu seminggu sekali. Kemahalan gak ?
terimakasih bantuannya cak. moga sukses slalu
@ kang nur,
trims
sama-sama
Cak, apakah tumbuhnya keloid ini dipengaruhi perubahan hormon? Beberapa luka yang terjadi saat saya sdg hamil akhirnya jadi keloid. Sementara saat saya tidak hamil sepertinya bekas luka tidak menjadi keloid. Apa betul begitu? Trims sebelumnya
@ Rosa:
Dalam referensi ga disebutkan bahwa keloid dipengaruhi oleh hormon. Namun demikian informasi ini dapt dijadikan tambahan informasi untuk ilmu medis. Trims share-nya ya
cak, saya mau tanya, saya ada bekas luka/keloid disekitar bawah hidung saya. kecil sih..
cara hilanginnya gimana ya?
keloidnya muncul gara2 jatuh dari motor, dulu lukanya bolong, trus dikasi obat+perban ma dokter.. setelah beberapa lama bernanah, trus lama2 jadi keloid kecil.
gimana ya cara ilanginnya?
tolong dibalas.. thanks..
@ Endi:
ada tuh, di bagian pengobatan paragraf terbawah
Menurut saya, pilihan terbaik adalah dengan injeksi langsung menyusur permukaan keloid dengan kortikosteroid or Kenacort-A (triamcinolone acetonide) setidaknya 1-4 minggu sekali hingga tonjolan keloid menjadi rata….dst…dst
Biasanya perlu injeksi lebih sekali dengan rentang waktu 1 minggu.
Thanks
thanks yah cak..
tapi.. lukanya udah lama. kira2 4 bulan yg lalu.
trus, kata ortu dan teman2 saya kalo di laser bisa ilang..
bener ga sih cak?
trus kalo injeksi sakit ga?? dan apa bener2 bisa ilang??
lukanya kecil kok cak..
oiya cak, katanya ada teknik baru namanya suntik keloid supralesi. pake Suntikan steroid.
saya liat dari
http://www.indomedia.com/intisari/2000/nov/terapi-11.htm
apa bener efektif??
thanks yah ^^
@ Endi:
4 bulan masih termasuk baru…laser juga bisa. Dengan suntik bisa rata, gak terlalu sakit, hanya pertama suntik agak perih, setelahnya enggak sakit lagi.
Tentang sunti steroid:
itulah yang saya maksud, selama ini saya menggunakannya untuk pasien yg keloid, dan cukup efektif, hanya saja obatnya agak mahal, sekitar 100 ribu per vial, bisa untuk beberapa kali suntik.
cak, kalo soal biaya dan keampuhannya mending suntik atau laser yah??
denger2 kalo laser tuh setelah dilaser hilang, lalu nimbul lg keloid baru.. bener ga sih??
saya masi takut jg sih.. soalnya lukanya di daerah wajah. tepat di bawah hidung..
thanks cak ^^
menurut cak klinik mana ya yg bagus utk suntik keloid & harganya relatif??
saya dia daerah jakarta utara..
@ Endi:
Keduanya ada resiko tumbuh di keloid yg tidak terkena laser or suntikan karena mepet kulit yg sehat, karenanya menurut saya enakan suntikan, ntar kalo tumbuh di tempat yg belum kena suntikan lebih mudah ngulang. Kalo yg udah disuntik dan rata dengan kulit biasanya ga tumbuh lagi.
waduhhh, maaf mas…ga tau, saya tinggal di ndeso , Samarinda. Mestinya setiap dokter umum bisa melakukan itu, so setiap klinik mestinya juga bisa … kalo di praktek sy sih yang bersangkutan bawa obatnya, trus suntik bermodal spuit dan jarum kecil no. 27 G, jasanya 15 ribu, itu aja, gak ada biaya lain lagi (soale cuman kerjaan ringan)…kalo Jkt kali tambah “0″ satu digit…hahahaha.
Thanks bgt yah cak atas infonya. saya coba saran dari cak.. trima kasih banyak ^^
cak, saya denger ada obat yg namanya Cica-Care. harganya 440 ribu di century.. bentuknya kaya koyo yg bisa dipotong trus ditempel di keloid seharian. bisa dicuci n dipake lg..
lebi efektif mana ya sama suntik steroid??
^^
@ Endi:
Thanks juga
Maaf, saya gak tahu efektifitas cica-care , so gak bisa membandingkan dengan suntikan steroid. Atau untuk mengetahui benar tidaknya efektifitas cica-care, coba tanya ke orang yang pernah menggunakannya.

Dear Cakmoki,
Aku juga ada keloid, kurang lebih sudah 10 tahunan deh , besarnya kira kira 3 cm tepatnya di belahan dada, jadi menggangu sih kalau harus berpakaian dengan potongan dada rendah seperti kebaya misalnya karena akan terlihat oleh orang lain. Sudah banyak yang kasih saran untuk di operasi, tapi setelah baca tulisan anda, saya jadi berpikir lagi untuk operasi, sebaiknya disuntik atau operasi, tapi sebenarnya sih jujur kalau boleh gak pilih dua duanya, karena saya tuh takut banget yang namanya harus ke dokter atau rumah sakit..gak tau kenapa deg degan… (apakah ada efeknya jika saya diamkan saja, tidak disuntik ataupun tidak juga dioperasi.Please advice. Thank you..ya
@ marlina:
Gak bahaya sih, cuman ngganggu kan?
Suntik aja … sakitnya saat pertama aja koq, selanjutnya gak begitu sakit lagi. Mungkin diperlukan beberapa kali injeksi untuk meratakan dengan kulit sekitarnya… Kalo dibiarkan bisa tambah besar, apalagi kalo saat tertentu gatal, berarti tumbuh
Kalo operasi saya kurang setuju soalnya ada beberapa pasien yg tumbuh makin besar setelah operasi. walaupun kejadian semacam ini bersifat individual, saya lebih memilih suntikan aja, gak beresiko kecuali sakit saat pertama suntik. Lebih irit juga …hehehe
Thanks
Dear Cak Moki,
Thank you advicenya….BTW aku dengar kalo aku pakai insurance (untuk melakukan tindakan terhadap keloid) gak di cover ya, karena keloid masuknya kategori kecantikan, benar gak sih?
Regards,
Marlina
@ marlina:
Thanks juga …
Mohon maaf, saya tidak tahu ada aturan semacam itu, kali bergantung pada perjanjian awal pihak insurance dengan peserta.
Pun demikian soal batasan kategori kecantikan atau bukan dan dicover atau enggak, suka-suka yang bikin MoU … Mana ada pedagang mau rugi ? hehehe
Menurut sy, mending biaya sendiri aja deh, daripada ruwet
Regards
aku dah dapet keloid sejak SMP kelas 2 smpe q umur 26 skrg ada keloid tumbuhh kurng lebih 2 cm pernah q suntik tp tumbuh di bagian lain mengingat memang ada 6 titik keloid di siku kanan saya!!
kenakort A ap ad efek samping??
karena gatel tiap habis suntik!!
makasih tanggapannya…
apakah dengan suntik bisa 100% menghilangjan keloid “bandel” yg ada di siku saya??bekas suntik keloid yg menrata dg kulit pa sa ilang??
saya jadi gak pede kalo pke lengan pendeek
jadinya selalu pake lengan panjang….hu_uh !!!!!!
mhn tanggapannya…makasih banyaaak!!
@ matrix:
Suntikan Kenacort A harus dilakukan secara berkala dengan interval sekitar 1 minggu hingga keloid rata dengan kulit disekitarnya, gak bisa sekali. Bekas keloid gak bisa 100% ilang, tetep ada bekas kulit yang berwarna mengkilat.
Efek samping: atrofi (pengkerutan kulit) ringan yang bersifat sementara, rasa gatal atau panas setelah suntikan, perubahan warna kulit …
Moga penbjelasan singkat ini berguna, dan untuk lengkapnya silahkan baca ulang artikel di atas…
Thanks
makasih ya tanggapannya,sangat berartio bgt…
hehehe..drpada ke dokter praktek dah kena 50rb…
kita khan gol elit (ekonomi alit) hwakakak!!!
oiaaa…cak!!
keloid itu apa emang keturunan ato gmn ya???
trus klo ada luka agk dalam biar g tumbuh keloid q hrs kasih apa??
tengkyuuu…b4
@ matrix
sama-sama, ..
iya, salah satunya faktor keturunan.
Kalo luka baru sembuh, untuk mencegah keloid biasanya dikasih kenacort-A yg bentuk salep, tapi ga selalu berhasil…
Tengkyu juga
Halo Cak,yo’nopo kabare?
Gini Cak, aku punya adek cew umur 9th. Dia punya keloid di dada atas sejak umur 7th. Awalnya krn gigitan nyamuk. Lama2 jadi keloid & sekarang sebesar kuku orang dewasa. Sampai sekarang udah 8X disuntik, tp gk ada perubahan. Yg ada, keloid itu malah bergeser agak k atas. Yg mau aku tanyain:
-Ada gk pengobatan untuk menghilangkan keloid secara tuntas (benar2 hilang & gk akan muncul lagi)?
-Pengobatan alternatif mungkin?
-Apa ada salep khusus keloid yg bisa untuk mengecilkan/menghilangkan? Kalo ada, bisa minta informasi lengkapnya?
-Apa benar dengan cara operasi, keloid itu bisa muncul lagi dengan ukuran yg lebih besar?
Mohon bantuannya Cak… Thx a lot before… Seng Kuoso seng mbales… Hehe…
cak… akyu ternyata keloid…huhuhuhu
thx infonya yaa
@ Antonyo:
Halo, kabar baik
1. Gak ada, selalu menyisakan bekas… walaupun nantinya rata, tetep kulitnya ga sama dengan kulit lainnya, lebih mengkilat…kadang nampak kadang samar
2. Maaf, saya gak tahu tentang pengobatan alternatif
3. Ada… Kenacort A salep dan sejenisnya, tapi gak efektif
4. Iya bener … operasi beresiko tumbuh keloid yg lebih besar
Thanks
@ toetoet:
sama-sama…
cup cup cu, jangan nangis…ntar air matanya abis *becanda*
Halo cak,
aku dapat keloid setelah dapat cacar air 2 tahun lalu.
letaknya di belahan dada, dan sangat mengganggu penampilan
besarnya 2 kali jagung dan berwarna coklat mengkilat
sudah tanya dokter kulit dan memang disarankan disuntik steroid seperti artikel cak itu…
tapi..
karena saat ini aku sedang hamil 8 bulan, diminta untuk melahirkan dulu baru disuntik.
Mau tanya, apakah 1 bulan setelah melahirkan, sudah diperbolehkan untuk suntik steroid tsb ? tidak berbahayakah dengan ASI nya nanti.
Mohon saran ya cak, soalnya aku risih banget dengan keloid ini tapi juga gk mau membahayakan kualitas ASI.
Terima kasih sebelumnya.
@ Nivea:,
Halo,
Sebenernya ga papa digunakan saat kehamilan, sebaliknya suntikan saat menyusui perlu kecermatan. Namun jika dokter kulit menganjurkan setelah melahirkan, ga papa… dalam arti dokter kulit udah mempertimbangkan keamanannya berdasarkan besarnya keloid dan dosis yang akan digunakan setiap kali serial suntikan.
Obat tersebut ga membahayakan kualitas ASI.
Trims
Saya punya keloid di belakang kelopak mata, tp bukan di matanya. Prna dioperasi namun 2 thn kmudian tmbuh lg, trz mau operasi ke dua ga jadi soalnya takut. Lama lama keloid itu kecil sndiri. Apa ada kaitannya keloid dg alergi makanan? Misalnya seperti alergi makan telur?
Thanks
@ Adrian:,
Secara langsung ga ada kaitannya, kalo secara ga langsung bisa jadi ada kaitannya jika alergi tersebut mengakibatkan terjadinya infeksi sekunder yang kemudian timbul keloid saat sembuh…
Thanks
Sy 17 th, mengalami luka bakar di lengan atas. Sempat konsul ke dktr spesialis kulit, ktnya lukanya cukup dalam sampai ke jaringan lemak. Setelah tiga bln luka nya akhirnya sembuh dan mulanya permukaan kulit baru tidak bermasalah.Hanya permukaan kulit baru itu setelah sebulan, bukannya membaik, malah menonjol dan warnanya kemerahan. Baru saat itu saya kembali ke dokter tsb dan diberi suntik dan obat oles, dengan biaya total 400rb.yg sy mw tanyakan :
1. Terus terang biaya segitu sangat memberatkan buat saya. Apakah ini harga yg standar atau sebenarnya ada alternatif yang lebih murah?
2. Saya pernah membaca di forum lain tentang orang yang menyuntikkan sendiri kortikosteroid ke keloidnya.Seminggu sekali, tidak jelas selama berapa lama. Apakah hal ini dapat sy lakukan sendiri?Saya bkn mhasiswa kedokteran hehe..
3. Sebenarnya tonjolan itu tidak melebar.APakah tonjolan ini keloid atau hipertropik?Apakah pengobatan keloid dan hipertropik sama ?
4. Warna tonjolan itu sekarang merah agak pink. Apakah akan sama menjadi warna kulit?Butuh waktu berapa lama?
Mohon jawabannya..Terimakasih
@ lulu:
1. Saya salinkan jawaban atas pertanyaan yg sama yaa…
pengobatan yg paling efektif pakai injeksi di permukaan keloid menggunakan kenacort-A beberapa kali dengan selang waktu seminggu atau 10 hari. 1 botol (10 cc) harganya sekitar 100-120 ribu, untuk beberapa kali suntikan tergantung luas tidaknya keloid. … dan respon masing-2 orang terhadap suntikan Kenacort-A.
2. Bisa, kalo dokter yang merawat emang mengijinkan, so silahkan minta ijin dan minta diajari cara menyuntik keloid, mengingat cara suntikan keloid berbeda dengan suntik lainnya.
3. Keloid ada yg melebar dan tumbuh ada pula yang tumbuh lantas statis. Keloid disebut juga dengan hypertropic scar, yakni hipertropi jaringan kulit karena bekas luka atau trauma.
4. Setelah suntikan dan rata dengan kulit sekitarnya, biasanya warna kulit ga bisa sama persis, ini karena ada perbedaan tekstur kulit.
Terimakasih.
aku keloid jg, bekas operasi usus buntu n laparoskopi. huhu.. memang ada turunan sih
…. jelek banget *sigh*
selama ini cuma pake salep mederma aja, tapi kayanya ga terlalu ada pengaruuhnya
@ anggiet:
suntik aja supaya rata … kalo keloid ga sampai sejari kelingking, paling sekitar 3-4 kali suntikan (jarak seminggu), biasanya udah rata … hehehe
Cak Moki,
saya ada keloid dah sejak lulus kuliah thn ‘99, ada 3 benjolan/keloid didada dan terlihat ada tumbuh kecil-kecil yang lain, kalo yang masih kecil saya beri lana keloid biasanya gak semakin membesar, tapi yang dah terlanjur membesar ini duh bikin sakit dan gatal banget, pernah saya suntik dengan kenacort, tapi beberapa menit setelah suntik, sakit nyeri banget mungkin karena gak langsung minum obat penghilang nyeri. saya mau tanya, kira-kira selain disuntik ada cara lain yang gak bikin nyeri banget gitu atau apa sebaiknya setelah disuntik langsung minum penghilang nyeri seperti mefinal atau lainnya?waktu injeksi pertama dilakukan sendiri, satu keloid dua injeksi.untuk plester haelan, dimana bisa didapatkan?apotik umum kayaknya gak ada cak, kalo emang dengan cara disuntik lebih cepat entar via cak moki saja, dipalaran ya cak…. sebenarnya sakir gak sih waktu injeksi atau cara saya yang salah ya… thanks loh cak sebelumnya.
@ Budyarto:
Sejauh ini, suntikan adalah cara yang cukup efektif dan murah dibanding operasi yg mahal dan beresiko tumbuh lebih besar.
iya, nyeri pasca suntik biasanya hanya pada suntikan pertama,…so sebaiknya langsung minum pereda nyeri misalnya: asam mefenamat 500 mg (ponstan, stanza, mefinal, opistan, dll). Suntikan berikutnya gak begitu sakit. Setelah suntik gak perlu plester, cukup tekan dengan kasa steril atau kalaupun ingin diplester bisa pake plester apa saja, misalnya handyplast …
Makasih
dulu saya pernah jatuh di bagian tangan atas samping leher luka, lama sembuh. lama- lama timbul benjolan, ternyata sy br tahu kalau itu keloid. saya ingin tanya apakah keloid itu mempunyai efek negatif terhadap tubuh? apakah keloid itu bisa di sembuhkan dengan cara tradisional? dan apa yang menyebabkaN keloid bertambah besar?
atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih
Met mlm Dok…^^ mo nanya donk.
AQ usia 21 saat ni, waktu XMP prnh kecelakaan motor.
Trus dapet jahitan dibagian bawah hidung, & ninggalin bekas luka dibagian pipi yang istilah orang bilang sih namanya codet.
Lukanya sih tdk bgtu besar, namun cukup mengganggu.
Kira2 klw aQ mo operasi plastik bisa ga ya Dok..??
Trus perincian biayanya brapa & bahaya ga Dok??
Itu aja deh pertanyaan Q, tolong dijawab ya Dok >_<
mUakaciH….
@ km.sri:
1. Keloid gak mempunyai efek negatif, hanya gak sedap dipandang.
2. Maaf, saya belum pernah denger kalo keloid bisa disembuhkan dengan cara tradisional.
3. Keloid bertambah besar karena hipertrofi or sel-sel kulit dan jaringan ikat yang tumbuh berlebihan.
Thanks
@ Lyliana:
Bisa, silahkan periksa ke dokter bedah plastik setempat sekaligus menanyakan bianyanya …
Makasih
Dear Cakmoki…
Ktemu lg nie, jwbnya kmaren singkat bgt deh hehehe..
aQ skrg tgl di daerah Telug-gong, trus da cb cr Dr. bedah plastik
tp ga ada tuh.. ehmm cakmoki bs bantu aQ ga bwt ksh saran kira** Dr. mana yg bisa aQ datangi.
aQ jg mw nanya nie, klw org yg hbs melakukan operasi plastik biasanya
kulitnya akn terlihat seperti apa?
Apkh licin mengkilat, merah, atau kering?
oh iya skalian nie aQ jg m0 tanya bWt tmQ,ga sengaja td kepikiran
sm tu anx. Gini lo Cak… tmnQ duluna prnh cacar trus skrg tinggalin
bekas bolong** di kaki yg lumayan banyak…
Klw seandainya dia m0 kulit kakinya mulus lg dgn cara operasi plastik, bisa ga tu Cak..?? Muup ya dah nanya bnyk2, khan sekalian….
hehehehehe
Muakacih..^^
@ Lilyana:
maaf jawaban kemaren emang singkat banget soalnya gak tau bekas lukanya seperti apa.
Kalo misalnya Keloid, jawabannya sama persis dengan di atas, artinya tetep akan beresiko meningglkan bekas baru pasca operasi (ini kalo keloid lho)…
Maaf, Telug-gong itu mana ya ??? apa maksudnya Tulungagung?
Pasca operasi plastik, secara umum mestinya mulus.
Tapi bergantung kepada tempat yg dioperasi plastik, luasnya kulit yg mo dioperasi, asal kulit untuk “nambal” (implant kalo diperlukan) …dll …dll.
Masalah kulit sebaiknya menyertakan foto via email (seperti lainnya), sehingga kita mengetahui masalah tersebut dengan lebih mendekati kebenaran ketimbang hanya dengan diskripsi lewat tulisan yang seringkali menimbulkan salah persepsi.
Untuk bekas cacar bisa diobati dengan obat tertentu, setidaknya menyamarkan, …gak harus operasi plastik.
wah…rupanya lagi seneng banget ama operasi plastik ya…hehehe.
Mohon dipertimbangkan bahwa operasi plastik bukan segalanya, harapannya mungkin lebih menawan … tapi adakalanya berakhir dengan kekecewaan dan penyesalan manakala hasilnya tidak sesuai harapan…ini bergantung pada banyak hal setelah dilakukan pemeriksaan langsung oleh dokter bedah plastik untuk mengetahui jenis kulit, kelenturannya ..dll.
Thanks
cak moki, apakah pengobatan pada keloid bisa digunakan juga terhadap kutil? Maksud sy baik suntik, laser, pembekuan dgn nitrogen, salep, dsb? Sy pernah baca bahwa kutil bisa diobati dgn kapur sirih + sabun yg ditempelkan pd kutil, yg katanya bisa memberantas kutil 100 % dan sdh byk terbukti, apkh ada efek sampingnya pengobatan dgn cara demikian? Bisakah keloid diobati dgn cara demikian juga. Thanks berat.
@ vega:
kalo kutil bisa dibedah (ringan), laser, bedah beku (nitrogen), tapi gak bisa disuntik kayak keloid…
Dengan cara tersebut kadang kutil bisa mrotoli tapi beresiko infeksi…
Kalo keloid jangan pake cara tersebut, selama ini yang pake cara itu gak berhasil dan akhirnya minta suntik…
Trims
Yth. Cak Moki,
Cak Moki, apakah titrated extract of centella asiatica yg terkandung dlm salep Madecassol itu sama dengan getah kayu mlanding/ getah kayu petai cina? Katanya bisa mengobati keloid
dgn cara membakarnya shg keluar getahnya, apkh bisa menyembuhkan keloid? Keloid sy ada di tengah dada yg terjadi krn cacar air 5 thn yg lalu. Saat ini keadaannya masih lembek/blm mengeras,sebesar 1 cm diameternya.s
Msh bisakah bila sy obati obati dgn salep madecasol/mederma mengingat kejadian itu 5 thn yg lalu, sebab sy takut dgn jarum suntik? Trims berat.
Malam..
Suami saya menderita keloid yang banyak, dan itu menurun ke anak saya, dan mereka sudah mejalani penyuntikan selama kurang lebih 3 bulan, tetapi keloid nya mungkin terlalu banyak dan menghabiskan waktu dan uang yang banyak pula, sehingga suami memberhentikan proses penyuntikan (karena tidak enak harus sering izin kantor 1/2 hari akibat ke rumah sakit terus).
Sekarang suami sering merasa gatal-gatal yang amat hebat pada keloidnya, apakah ini akibat penyuntikan yang terhenti?
Kami sepakat untuk mencari jalan lain yang lebih cepat, misalnya dengan laser atau yang lain. (kami sudah diskusi dengan dokter M dirumah sakit MK di Bekasi dan beliau mengizinkan u mejalani pengobatan dengan laser) tapi sayang di RS MK tersebut tidak ada fasilitas laser dan kami harus mencari sendiri.
Mohon pencerahannya untuk memberi rekomen tentang alternatif lain dan RS yang mempunyai fasilitas tsb?
Sebagai informasi kami di Jakarta Selatan.
amankan pengobatan dengan laser?
Dan berapakan kira2 biayanya?
Makasi banyak sebelumnya
Cak Moki,
saya jg pny keloid di bagian wajah tptnya di rahang saya sudah mnjalani pengobatan lwt suntikan kira sdh 2 bln ini (2 minggu sekali) tpi blm mnunjukan hasil yg memuaskan…
keloid itu sngt mengganggu penampilan, saya merasa kurang PD krn keloid d wajah tersebut. apalagi aktivitas saya sbagai mahasiswa dan pemain musik
yg saya mau tanyakan
1. apkh dengan suntikan itu bisa efektif (berapa lama)?
2. apkh cica care bisa membantu?
Terima Kasih banyak…^^
@ vega:
Kalo udah 5 tahun kayaknya gak akan berhasil dengan madecassol. Maaf, saya gak tahu kandungan getah kayu-kayu tersebut. Lagipula, kalaupun ada kandungan yang sama, getah tersebut juga mengandung komponen lain yang kita gak tahu keamanannya.
Daripada pake jurus untung-untungan, menurut saya lebih baik pake yang udah terbukti secara ilmiah. Thanks
@ Nitha:
Malam,
Gatal pada keloid mengindikasikan bahwa jaringan keloid sedang berkembang sedikit demi sedikit sehingga menimbulkan gatal.
Kalo dokter udah merekomendasikan laser, tentu beliau udah mempertimbangkannya dengan matang berdasarkan pemeriksaan dokter tersebut mengingat keloidnya banyak.
Laser merupakan salah satu cara untuk menanggulangi keloid (terutama yang luas ato banyak) dan aman.
Mohon maaf, saya gak tahu RS yang memiliki fasilitas Laser di Jaksel, lha saya di pinggiran Samarinda nun jauh di Ndeso ™
… biayanya juga gak tahu … sekali lagi mohon maaf.
Makasih
@ ryuzaki:
1. Dengan suntikan sejauh ini efektif, kecuali kalo keloidnya luas maka memerlukan tindkan khusus. Idealnya, interval suntikan 7-10 hari dengan teknik seperti tatacara di atas (kalo suntikan terlalu dalam, gak akan berhasil). Adapun lama tidaknya menipisnya keloid bergantung pada bagus tidaknya respon keloid terhadap suntikan dan kepadatan keloid. Pernah ada pasien yang keloidnya menjadi rata setelah belasan kali suntik hingga perlu 3 vial obat. Emang disebutkan dalam referensi bahwa lamanya proses penipisan keloid (dengan suntikan) sangat individual, artinya gak sama setiap orang walau katakanlah ukuran keloidnya sama.
2. Maaf, saya belum mendapatkan bukti tentang efektifitas cara tersebut.
Trims
wah cz ad forum kaya gni jadi g begitu bgt ke dokter pribadi dok..
heheh mahal sih disini cm byr seribu or malah gratis dah dapet konsultasi gratis
yg seribu td klo mw ngenet ya
yg gratisan ko hotspot gt,hehhe
mw ty:
q ada nih KELOID yg bnr bt q malez pke baju lengan pendek gt!!kmrn saran dr cak moki di inject….nah tuh dah q suntik dok,tp ya gt ada BEKAS hitam cz kulit yang mengendur..duh caranya ngilangin bekas tuh gmn ya biar sama warna kulit gt?!!
pke obat pa??brp y??
tolong dunk di respon….
tengkyuu…
MET LEBARAN YA..
MHN MAAF LAHIR BATIN
lhooo…kok ga di respon toh cak??masa g da jaringan di sana..hehehe
mg2 tetep seger waras yow…
matur suwun
@ matrix_JATIM:
Maaf nih telat ngejawabnya, soale lagi mudik di surabaya ..koneksi 3G pas lemot pula
Untuk menyamarkan bekas hitam lazimnya digunakan obat oles golongan Hydroquinone 5% dan kombinasi obat lain. Namun pemakaiannya sebaiknya nunggu 3 bulan setelah suntikan keloid yg terakhir untuk menghindari reaksi hipersensitif. Kalo warna yang mengkilap kayaknya gak bisa dihilangkan.
Maaf, saya gak berani ngasih rekomendasi merk obat tertentu karena kadarnya harus sesuai dengan tekstur kulit setelah dilihat secara langsung…hehehe
Met Lebaran juga yaaa
Maaf Lahir Batin
makasih dwehh responnya
wah berguna bgt ney…kadang tanya ma dokter aj mbayarnya 50rb,duhhh…
temnen2q q ajak kesini aj ya cak buaat konsultasi gratong gitu alis gratissss…!!!
suwun….suwun…..
@ matrix_JATIM:
sama-sama, makasih juga share-nya
knp ya cak..
kok habis di inject gt kulit jadi ky gosong gt??
apa keloidnya dah mati g sa tumbuh gi??ap masih aktif?!!
meski keloid di siku aq dah di inject tp bekas hitam ky gosong tuh sih ada…!
NYUUUEEBELIINN!!!
@ matrix:
iya, jadi item dan gosong … ntar setelah sekitar 7-10 hari injeksi lagi hingga rata. Kalo masih gatal, berarti masih aktif.
Ntar kalo udah bener-bener gak aktif lagi, dapat minta pengobatan untuk pemulihan warna kulit ke dokter spesialis kulit…. sabarrrr ya…
Trims
Salam kenal Cak..
Hehe, sy mo tanya..sy berumur 22 thn dan menderita keloid..di bagian dada, paha n punggung..Itu semua bekas cacar..Kt dokter keloidny timbul akibat penyembuhan cacaryang kurang sempurna.. Sekarang sy sudah 3 tahun menderita keloid..Besarnya bervariasi ada yang kecil dan besar.. Sy sudah disuntik menggunakan Kenacort sampai habis 3 vial namun tidak sembuh.. Ada yang mengecil, namun sekarang tumbuh lagi.. Sy juga sdh mencoba bedah beku berkali-kali, namun hasilnya sama..Sehingga sekarang saya menghentikan pengobatan karena biaya yang dikeluarkan sudah banyak.. Yang ingin saya tanyakan pengobatan apalagi yang harus sy lakukan??karena keloid itu kadang terasa gatal dan mengganggu penampilan..Mengapa keloid yang sudah mengecil bisa tumbuh kembali??Apakah kasus sy bs dioperasi atau dilaser??Thx..
@ voletta:
Salam kenal
Keloid timbul karena “bakat”, yakni terjadi pertumbuhan yg berlebihan pada bekas luka atau bekas cacar, bukan karena penyembuhan gak sempurna.
Kalo keloid luas dan banyak, mungkin gak cukup dengan kenacort 3 vial. Sebagai gambaran, satu keloid bekas cacar seluas 1×1 cm, setidaknya perlu 3-5 kali injeksi, itupun masih bisa tumbuh lagi jika ada bagian keloid yg belum diinjeksi. Kalo ada yg mulai tumbuh lagi seyogyanya segera diinjeksi selagi masih kecil.
Itu baru satu (1) keloid lho… bayangin kalo banyak …
Menurut saya, injeksi lebih efektif ketimbang operasi dan laser yang justru bisa beresiko menyebabkan keloid makin besar.
Tapi ini pendapat saya lho, mohon maaf jika ternyata saya salah.
Ato, mau nyoba operasi? *saya tetep gak nganjurkan* … hehehe
Sy pernah punya pasien dengan keloid di dada (luas sekitar 3×6 cm) yang menghabiskan kenacort 4 vial hingga benar-benar rata. Ini rekor pemakaian kenacort terbanyak yg pernah sy alami. Lainnya sih gak sampe segitu udah rata. Dalam referensi disebutkan bahwa reaksi ato kepekaan terhadap injeksi kenacort bersifat individual, artinya gak sama setiap orang, ada yang sekali injeksi udah rata ada yg berulangkali dan masih tumbuh walau udah mengecil. Dalam kenyataannyapun demikian … so, kalo bisa yang tumbuh lagi disuntik ulang hingga benar-benar rata.
Thanks
Hehe, cak, sy tuh dah diitung2 sm dokternya dah 30 kali dtg, n tiap dtg disuntik beberapa kali d masing-masing keloid.. so,sudah ga keitung bykny disuntik:) dokterny sdr sampe bingung koq ga mao rata.. makanya dy menganjurkan bedah beku..tp ternyata setelah bbrp kali pun hasilny tetap sama..mengecil sebentar trus membesar lagi..sy sdr jg sampe bosen n kesal:p sy mo tanya lg, knapa koq keloid sy membandel bgt?faktor apa yg membuat bandel tersebut? apakah ada efek samping klo disuntik dengan kenacort terlalu byk??klo keloidny diabiarkan apakah tidak akan menimbulkan penyakit lain?? makasih byk y cak:)
@ voletta:
waaaa, banyak tuh
maaf, saya tidak bisa memastikan tentang kenapa keloid masih membandel. Memang kadangkala suntikan mengalami kegagalan walau sangat jarang dimana efek obat tidak mampu membendung laju hiperplasi keloid.
Pada kondisi demikian, jalan lain yang dianjurkan adalah pengobatan Laser. Jujur saja, hasilnya belum tentu sesuai harapan, namun cara tersebut dapat dipertimbangkan.
Trims