Keloid: benjolan kulit menggemaskan

Kode ICD. 10 : L91.0 : Keloid scar

Keloid di lenganPernahkah diantara pembaca melihat tonjolan kulit (keloid) bekas luka seperti gambar ? Mungkin mengalami sendiri, mungkin melihat keloid teman, kerabat atau orang lain. Keloid timbul karena bekas luka, bisa luka operasi, luka bakar, luka apapun termasuk bekas jerawat atau bekas bisul. Bayangkan jika keloid nampak di wajah atau tempat terbuka bagian tubuh lainnya. Belum lagi rasa gatal dan clekit-clekit yang ditimbulkannya. Menggemaskan.

PENGERTIAN
Keloid adalah benjolan padat di kulit (berwarna kecoklatan, kemerahan) yang merupakan pertumbuhan berlebihan jaringan fibrosa setelah penyembuhan luka. Benjolan ini (keloid) makin luas melebihi batas luka dan sering terasa gatal.

ANGKA KEJADIAN
Keloid lebih sering terjadi pada kulit gelap (berwarna) dibanding kulit putih. Persentase kejadian sama antara pria dan wanita. Lebih sering terjadi pada usia anak-anak dan dewasa muda (10-30 tahun).

FAKTOR PENYEBAB
Penyebab pasti masih menjadi perdebatan. Diduga karena adanya proses peradangan pada kulit, bisa akibat luka, jerawat atau berbagai sebab yang menimbulkan peradangan.
Faktor-faktor yang berperan terhadap terjadinya keloid, antara lain:

  • Faktor keturunan dan ras. Kulit gelap (berwarna) lebih sering dibanding kulit putih.
  • Umur. Lebih sering terjadi pada usia muda.
  • Jenis dan lokasi trauma (luka). Keloid lebih sering terjadi pada peradangan yang lama sembuh. Dan lebih mudah terjadi pada daerah dengan regangan kulit yang tinggi, misalnya: dada, bahu, leher, kepala dan tungkai.

TANDA-TANDA
Benjolan keras, tidak teratur, berbatas jelas, menonjol, berwarna kecoklatan, kemerahan. Awalnya kenyal seperti karet, licin dan acapkali terasa gatal. Lama kelamaan benjolan tersebut mengeras dan tidak terasa apa-apa.

PENGOBATAN
Berbagai cara pengobatan dapat dilakukan untuk meratakan tonjolan keloid, antara lain:

  • Injeksi kortikosteroid (triamcinolone acetonide) intralesi (injeksi langsung pada permukaan keloid).
  • Pembedahan. Cara ini justru menimbulkan keloid baru yang lebih luas dari sebelumnya. Ada sementara pendapat yang menyatakan bahwa pembedahan disertai perban tekan dan injeksi steroid intralesi memberikan hasil baik.
  • Penekanan. Yakni penekanan dengan bahan berpori-pori sepanjang hari selama 12-24 bulan. Dapat juga menggunakan plester Haelan (mengandung flurandrenolone).
  • Bedah beku (cryotherapy) menggunakan nitrogen cair. Lebih efektif jika dikombinasi dengan injeksi kortikosteroid intralesi.
  • Laser karbondioksida.

Menurut penulis, pilihan terbaik adalah dengan injeksi langsung menyusur permukaan keloid dengan kortikosteroid (triamcinolone acetonide) setidaknya 1-4 minggu sekali hingga tonjolan keloid menjadi rata.

Untuk keloid yang besar, injeksi dapat dilakukan berulangkali (ada yang sampai belasan kali) hingga rata. Itupun masih ada kemungkinan pertumbuhan pada jaringan kecil yang sebelumnya tidak terinjeksi.

Untuk keloid kecil pada umumnya bisa rata setelah injeksi kortikosteroid 3-5 kali.
Injeksi terbaik adalah dengan jarum (needle) no.27G menyusur permukaan keloid. Pastikan keloid berwarna putih agak menggelembung karena masuknya obat. Sekali lagi menyusuri permukaan, bukan injeksi dalam menusuk keloid. Injeksi menusuk ke dalam keloid seringkali menuai kegagalan. Mengapa ? Mungkin terkait dengan jaringan keloid yang secara histopatologis menunjukkan pola seluler.
Injeksi kortikosteroid tidak bisa diberikan pada keloid yang luas, miaslnya karena luka bakar. Pada kasus demikian dapat dipertimbangkan pengobatan cara lain.

Perlu diketahui, bekas keloid tidak lantas hilang, meski sudah dapat diratakan.
Pada kasus yang melibatkan wajah (keloid di wajah), seyogyanya berkonsultasi kepada ahli kulit atau ahli bedah plastik agar didapatkan hasil optimal.

Semoga bermanfaat

Edisi baca: file PDF 111 Kb download di sini

Bacaan:

156 Tanggapan ke “Keloid: benjolan kulit menggemaskan”


  1. 1 Erik Tapan April 22, 2007 pukul 3:22 pm

    Dear Cak Moki,
    Terus giat mengisi blog dengan info kesehatan yang bermanfaat yha.
    Sukses terus.

    Salam,
    Erik Tapan
    http://eriktapan.blogspot.com

  2. 2 cakmoki April 22, 2007 pukul 4:33 pm

    @ Yth, dr. Erik,
    Terimakasih, tambahan bahan bakarnya. Mohon dikoreksi kalau ada yang salah ya dok. Saya nunggu sambungan anti-aging medicine, asyik.
    Salam

  3. 3 starflake April 22, 2007 pukul 5:10 pm

    cak dokter harusnya bahas juga penyakit2 remeh tapi njengkelin..kaya panu, kapalan, ketombe,..dsb..haha…

  4. 4 cakmoki April 22, 2007 pukul 8:00 pm

    @ starflake,
    Panu sudah di sini, yang 2 itu belum. Trims sarannya :)

  5. 5 chielicious April 23, 2007 pukul 12:29 pm

    Waw..aku blom pernah kena keloid ..aku putih sieh yah hohohohoh

    thx 4 the info cak :)

  6. 6 Lintang April 23, 2007 pukul 4:56 pm

    Dulu paman saya sm sepupu saya pernah kena keloid cak. Terutama di bagian tangan sama kaki. Heran juga knp kok bisa spt itu…emang bekas luka katanya tp ya membekas gitu. Ternyata itu namanya keloid ya…baru tau. Sampe sekarang keloid itu masih ada…mungkin dirasa nggak mengganggu jd dibiarkan saja. Ok, makasih infonya cak :)

  7. 7 xwoman April 23, 2007 pukul 5:15 pm

    Pernah liat cak…

    kk laki2 ku dulu pake tato di lengan kanannya, suatu hari dia menghilangkan tato tersebut. Entah di setrika atau bagaimana, pokoknya persis yang ada di gambar, tapi kayaknya di gambar lebih parah deh benjolannya… sampai sekarang masih ada bekasnya.

    Ngomong2 bisa dikatakan keloid itu apa karena penyakit seperti dikatakan diatas atau setiap tonjolan kulit disebut sebagai koloid? Seperti kasusnya kk-ku misalnya!

    Cak kenapa cenderung orang berkulit hitam yang kena keloid dibandingkan dengan kulit putih?

    Terima kasih sebelumnya, maap merepotkan :)

  8. 8 kangguru April 23, 2007 pukul 8:23 pm

    ih keloid teh saya pikir cuman luka bekas kuris dok

  9. 9 deedhoet April 23, 2007 pukul 10:10 pm

    Kalo kapalan itu termasuk keloid juga gak dok? Telapak tangan saya deket pergelangan jadi kapalan gara-gara sering kegesek-gesek meja waktu pake mouse. Saya juga punya bekas luka operasi sepanjang kelingking di paha tapi gak menonjol malah sedikit cekung. Gak gatel tapi saraf perasanya dah berkurang banget sensitifitasnya.

  10. 10 Arif April 23, 2007 pukul 10:46 pm

    Cak Moko, di Sleman saya punya tetangga, sekeluarga pada punya keloid semua. Setiap luka pasti meninggalkan keloid. Yang ini masuk ke faktor keturunan ya.

    Sekalian pengumuman, Cak.

    Berhubung akun saya di WP.com disuspend oleh Matt karena SOK ikutan lomba ngadutrafik 2007 (sedang belajar SEO nih!) maka Kombor.com tidak bisa diupdate lagi sampai si Matt bertobat. Oleh karena itu, mulai saat ini sampai tobatnya si Matt, saya ngeblog di:

    http://arif.widarto.net.

    Numpang pengumuman ya, Cak.

    Salam,
    Kang Kombor

  11. 11 Arif April 23, 2007 pukul 10:47 pm

    cak, komen saya yang satu dimoderasi dong.

  12. 12 Evy April 24, 2007 pukul 2:16 am

    Cak, faktor melanin spt nya megang peranan penting juga ya, klo operasi bule sering ga ada scar, tapi klo orang kulit hitam, ampun, bisa segede hohah… post opo di kasih kenacord ga ngaruh yaa cak?

  13. 13 cakmoki April 24, 2007 pukul 2:45 am

    Para rekan tercinta, mohon maaf ya, saya terlambat berdiskusi karena seharian listrik daerah kami padam.

    @ chielicious,
    Mudah-mudahan nggak bakat keloid. Kalau pernah luka trus tidak muncul benjolan seperti gambar di atas, aman tuh kulit putihnya :)

    @ Lintang,
    Mungkin karena nggak mengganggu sehingga dibiarkan. Sebenarnya bisa diratakan dengan suntikan langsung di keloidnya. Di tempat kami dulunya juga dibiarkan kalau ada keloid, soalnya nggak ngerti.
    Setelah ngerti bisa diratakan, mereka (terutama wanita)minta diobati. hehehe, nggak promosi lho

    @ xwoman,
    Ya bekas tatto yang dihilangkan dengan irisan atau cara lain dapat menimbulkan luka dan peradangan kemudian menjadi keloid.
    Tidak setiap tonjolan kulit disebut keloid. Keloid terbentuk karena sebelumnya ada luka, bekas jerawat, bekas bisul, bekas operasi, peradangan, dll. Itupun tidak selalu menjadi keloid walaupun seseorang berbakat keloid. Ada faktor lain yang masih diperdebatkan. Sebagai contoh, seseorang yang luka kecil muncul keloid ternyata waktu dikhitan tidak timbul keloid di bekas luka khitannya. Inilah mengapa para ahli cenderung memilih “peradangan” sebagai dugaan penyebabnya.

    Jika keloid bekas tatto kk tersebut tidak mengganggu dan tidak bertambah besar, dibiarkan juga nggak apa-apa.

    Tentang mengapa angka kejadian keloid lebih banyak pada kulit gelap, hingga kini para ahli belum menemukan jawabannya.

    @ kangguru,
    Maaf, kuris itu apa pak ? Bukan keris kan ?

    @ deedhoet,
    keloid berbeda dengan kapalan pak, kapalan karena proses generatif akibat gesekan berulang. Nggak apa, hanya terasa nggak nyaman.

    Adapun bekas luka operasi menjadi cekung jika ada jaringan yang hilang, dan menjadi kurang sensitif jika ada saraf kecil yang ikut terpotong akibat luka.

    @ Arif (Kang Kombor),
    ya Kang, faktor keturunan. Saya juga gitu. Nenek, ibu, saya dan anak punya bakat keloid. Ndilalah “anak mertua” juga, klop wis. Untunge bisa nyubles sendiri. hehehe

    Monggo, pengumumannya moga segera diketahui para fans.
    Di blogroll sudah saya tambah dengan nama “Kang Kombor Baru”, yang lama saya biarkan karena banyak alasan dan pemberitahuan pada si Matt bahwa di kombor dot com telah terjalin interaksi harmonis.

  14. 14 cakmoki April 24, 2007 pukul 3:09 am

    @ Evy,
    waduhh ketinggalan berita, ono blog anyar, hehehe. Ntar saya tambah link ah.

    Dalam referensi, faktor-faktor yang dianggap sebagai penyebab pasti masih diperdebatkan. Sementara ini para ahli lebih memilih jalan “toleransi” dengan predisposisi.

    Tentang preventif steroid intracutan saat operasi ternyata tidak memberi hasil sesuai harapan, keloid tetap muncul pada orang yang memiliki riwayat keloid.
    Ada beberapa wanita di SC dan sudah injeksi intracutan saat operasi, masih juga keloid muncul. Contone ojobku. Soal kapan pemberian kenacort post op, ada beberapa pendapat. Malah ada yang berpendapat 12-18 bulan. Saya lebih memilih segera setelah keloid muncul. Pengaruh side effect kenacort bisa diminimalisir dengan pemberian dosis minimal memakai interval paling cepat 7-10 hari. Walaupun boleh 40 mg, saya cenderung 4-10 mg sekali injeksi. Golek amane :D

  15. 15 dani iswara April 24, 2007 pukul 11:47 am

    yg desktopjunk kayaknya nyepam dimana-mana ya… :(

    » kang kombor:
    kasus ng4dutr4fik 2oo7 vs wp.com gara2 ada yg ‘ngadu’ ke matt ya.. :)

    jd yg punya bakat keloid mesti ‘lapor’ ke dokternya..siapa tau dokternya lupa nanyain..

  16. 16 xwoman April 24, 2007 pukul 11:56 am

    @kangguru

    heuheuheu… bahasa Sukabumi kok dibawa-bawa sih. Orang ga ngerti pak :D

    @Cakmoki

    Terima kasih cak, memang sepertinya tidak mengganggu :)

  17. 17 ndarualqaz April 24, 2007 pukul 12:20 pm

    alhamdulillah saya gak pernah dapet keloid walaupun saya pas kecil nakal dan punya banyak bekas luka. saya juga 3 kali operasi sambung tulang (weleh) dan bekas operasi hanya berupa codet dan tidak pernah jadi keloid.

  18. 18 cakmoki April 24, 2007 pukul 3:34 pm

    @ Dani Iswara,
    walah saya nggak peka, ntar saya hapus. Trims
    Maturnuwun juga tambahannya :)

    @ xwoman,
    Sama-sama
    Tambah bikin penasaran bahasa sukabumi, apa gerangan ? :?:
    Tanya tetangga ah

    @ ndarualqaz,
    Alhamdulillah.
    Codet kayak Rambo ya mas :D

  19. 19 superkecil April 24, 2007 pukul 7:30 pm

    cak, setau ya ng kecil tau… keloid juga dipengaruhi oleh faktor genetis ya? soalnya pernah ada kasus seseorang yang di operasi di bagian thorax, kemudian bekas jahitan operasi tersebut menimbulkan keloid, kemudian ketika dioperasi bagian abdomen, bekasnya tidak menimbulkan keloid… hal yang sama terjadi pula pada cucunya… apa bener ky gt y cak?

  20. 20 calonorangtenarsedunia April 24, 2007 pukul 8:45 pm

    cak, aku kan selalu menebar kerusuhan di postingan cakmoki,,kok di sini baru yg ini ya…
    produktivitasnyampahdaku berkurang ni,,

  21. 21 cakmoki April 24, 2007 pukul 10:56 pm

    @ superkecil,
    Betul, ada referensi yang menyebutkan faktor genetis (keturunan or herediter) berperan penting terbentuknya keloid.
    Pada kenyataannya, saya sering menemukan seperti yang disebutkan superkecil itu.

    @ calonorangtenarsedunia,
    Mungkin UTS-nya pas dapat bagus kali.
    Atau lagi nggak pms *ampuuunnn* :D

  22. 22 starflake April 24, 2007 pukul 11:11 pm

    ngisi absen dulu…

    hadir cak!

    o iya ya…yang soal panu pernah…hehe…

    hujan malam2…jadi males mau nglembur paper..enaknya ditinggal tidur aja…sembari nunggu postingan berikutnya..heheh…

  23. 23 cakmoki April 25, 2007 pukul 1:04 am

    @ starflake,
    Nggak ada hujan tuh. Bukannya malah enak ngelembur paper sembari colak-colek pisang rebus?
    Postingan berikut masih jum’at dinihari. Nonton bola ah

  24. 24 Kampret Nyasar April 25, 2007 pukul 5:04 pm

    Informasi kesehatannya menarik dan berguna sekali.. bisa ikut mbantu2 tim medis disini dong kalau gitu :D

  25. 25 cakmoki April 25, 2007 pukul 6:04 pm

    @ Kampret Nyasar,
    wow utusan PBB nih. Selamat bertugas, moga misi mulia cepat usai dan kembali ke tanah air :D

  26. 26 calonorangtenarsedunia April 30, 2007 pukul 10:43 pm

    cakkkkk…..
    pms neeehh……….

  27. 27 cakmoki Mei 1, 2007 pukul 1:44 am

    @ calonorangtenarsedunia,
    Hahhh, perasaan baru 2 minggu yang lalu. Ada hubungan dengan uts dan kejaran deadline kali *ngumpet ah* :D

  28. 28 bulleballi Mei 1, 2007 pukul 7:26 pm

    cak, hasil SC saya yg pertama meninggalkan keloid sebesar jari kelingking tangan (jari2nya kecil ko’..) sampe saya mo SC yg ke2 …dokter kandungannya ketawa ngakak katanya br liat keloid raksasa ..,eh ko ya skrg keloid lagi ( cape dee…) … suer loh padahal kulit saya ga item ?&*^??**

    *salam kenal cak …lg merantau di bali*

  29. 29 cakmoki Mei 2, 2007 pukul 5:58 am

    @ bulleballi,
    iya deh percaya gak item. Itu angka kejadian aja, artinya kulit seputih porselin juga bisa keloid pada bekas luka. Bekas sc lumayan panjang tuh. Kalo terasa gatal, masih bisa berkembang, hehehe nggak nakut-nakuti lho, nggak bahaya koq, nggak ada bahayanya, cuman mungkin risih. Kalo nggak merasa terganggu biarkan aja.
    Kalau ingin rata atau berkurang, suntik pakai obat kenacort. Biasanya luka bekas sc suntik lebih 5 kali, 7-10 hari sekali.

    Salam kenal juga, selamat merantau semoga krasan :D

  30. 31 akbar Agustus 24, 2007 pukul 7:37 pm

    cak,dl saya pernah operasi di paha karena patah kaki saat masih kecil, timbul keloid tp bekasnya gak gatel, skrg timbul keloid di punggung ttp koq malah gatel ya? kenapa koq bs begitu? saya punya bakat keloid, krn adek saya jg punya keloid di punggung.
    dr baerbagai jenis pengobatan yg paling murah yang mana?
    trus, ngilangi gatelnya gmn tuh?

    tq b4

  31. 32 cakmoki Agustus 25, 2007 pukul 11:43 pm

    @ robert,
    ok, sama-sama :)

    @ akbar,
    rasa gatel karena jaringan keloid-nya aktif dan tumbuh.
    pengobatan yg paling efektif pakai injeksi di permukaan keloid menggunakan kenacord-A beberapa kali dengan selang waktu seminggu atau 10 hari. 1 botol (10 cc) harganya sekitar 100 ribu, untuk beberapa kali suntikan tergantung luas tidaknya keloid.

    untuk ngilangi gatelnya ada sih obat antihistamin, tapi gak bisa ilang sama sekali selama masih tumbuh (walau gak nampak). So, sekalian aja diilangi keloidnya.

    Moga bermanfaat :)

  32. 33 dapi Nopember 14, 2007 pukul 5:58 pm

    kalo aku mo ngobatin keloid aku kemana yaaaa? alamat praktek nya dimana?

  33. 34 cakmoki Nopember 14, 2007 pukul 10:49 pm

    @ dapi,
    ke dokter terdekat …
    Saya ? di Palaran, Samarinda, Kalimantan Timur, hahaha …jauhhhhhh

  34. 35 tiara Desember 1, 2007 pukul 5:09 pm

    saya ada benjolan di tangan,3 tahun yang lalu saya tanya k dokter dan katanya itu keloid,,seperti bisul tapi benjolannya ada di dalam kulit,tidak timbul..lalu tumbuh di kuping,makin membesar dan akhirnya di operasi,dokter bilang itu karena yg di tangan tidak diangkat makanya tumbuh di kuping..tapi yg ditangan tidak membesar padahal sudah sejak umur 5 tahun ada .sekarang saya belum operasi keloid yg ditangan..sekarang keloid itu menjadi sering sakit tanpa sebab..apakah berbahaya bila tidak diangkat ? apa bisa menyebabkan kanker ? umur saya 14 tahun……..bagi yg tau tolong kirim email k tiaronk@yahoo.com
    trims

  35. 36 cakmoki Desember 2, 2007 pukul 2:50 am

    @ tiara,
    gini tiara, yang di kuping itu bukan karena yang ditangan gak diangkat. Keloid timbul karena bekas luka, luka iris, luka bakar, bekas operasi, bekas jerawat, bekas bisul dll dll.
    Keloid gak bahaya, gak menjadi kanker koq…
    kalo emang mengganggu sebaiknya segera diobati :)
    Apa bener kayak yang di gambar itu ?

  36. 37 angga Desember 19, 2007 pukul 4:09 pm

    pak saya ada juga keloid di tbh saya terutama tubuh bagian kiri,yang ingin saya tanyakan obat apa yang oaling tangguh mengatasi keloid?sebab saya juga sudah pernah operasi!!! tapi tidak mengalmi apa-apa? tlng ya jwb dan juga bagaimana pola makanan supaya koloid tidak bertumbuh kembang di tubuh kita?dan juga pak gara-gara keloid saya sulit tuk mencari pekerjaan mereka bilang itu bekas tato.umur saya 18 th.kirim ke email saya ya pak!!trimakasih sebelumnya….l1mp_b1sk1t@yahoo.co.id

  37. 38 cakmoki Desember 20, 2007 pukul 1:38 pm

    @ angga,
    hehehe, dah dibaca belum?
    Jawabannya ada pada artikel di atas, coba baca bab: pengobatan, nah urutan nomor 1 (injeksi kortikosteroid) itulah yg paling ampuh.
    Keloid gak ada hubungannya dengan makanan.

    Moga berguna :)

  38. 39 kang nur Desember 25, 2007 pukul 3:39 pm

    maap saya mau tanya saya ada benjolan didada.seinget saya awalnya gigitan nyamuk. tp lama2 membesar meski pembesarannya cukup lama sktr 5 tahunan baru sebesar kuku jari, apa gigitan nyamuk bs menyebabkan keloid? trus kl untuk pengobatannya sampai berapa yah? mengingat saya kaum elit(ekonomi sulit) jd kudu nabung dl

  39. 40 cakmoki Desember 25, 2007 pukul 4:23 pm

    @ kang nur,
    eit, ntar dulu … harus diliat, keloid apa bukan. Bisa jadi atherom, yakni benjolan berkantong yang diawali dengan abses.
    Kalaupun keloid, dan memilih pengobatan dengan injeksi berulang di keloidnya, harga obatnya kalo gak salah saat ini sekitar 100 ribu (beli sendiri) dan bisa dipakai berulang kali tergantung besar kecilnya keloid.
    Adapun ongkos dokternya gak sama setiap daerah.
    Saya biasanya 15 ribu sekali datang, itu sudah tarip jasa, spuit (suntikan) dan jarum kecil (needle ukuran 27 G) …hehehe … Kalo hanya sekitar 2 cm biasanya 4-5 kali suntikan denagn selang waktu seminggu sekali. Kemahalan gak ? ;)

  40. 41 kang nur Desember 27, 2007 pukul 12:41 am

    terimakasih bantuannya cak. moga sukses slalu

  41. 42 cakmoki Desember 27, 2007 pukul 6:51 pm

    @ kang nur,
    sama-sama :) trims

  42. 43 Rosa Maret 4, 2008 pukul 5:16 pm

    Cak, apakah tumbuhnya keloid ini dipengaruhi perubahan hormon? Beberapa luka yang terjadi saat saya sdg hamil akhirnya jadi keloid. Sementara saat saya tidak hamil sepertinya bekas luka tidak menjadi keloid. Apa betul begitu? Trims sebelumnya :-)

  43. 44 cakmoki Maret 5, 2008 pukul 1:42 am

    @ Rosa:
    Dalam referensi ga disebutkan bahwa keloid dipengaruhi oleh hormon. Namun demikian informasi ini dapt dijadikan tambahan informasi untuk ilmu medis. Trims share-nya ya :)

  44. 45 Endi April 3, 2008 pukul 12:36 am

    cak, saya mau tanya, saya ada bekas luka/keloid disekitar bawah hidung saya. kecil sih..
    cara hilanginnya gimana ya?
    keloidnya muncul gara2 jatuh dari motor, dulu lukanya bolong, trus dikasi obat+perban ma dokter.. setelah beberapa lama bernanah, trus lama2 jadi keloid kecil.
    gimana ya cara ilanginnya?
    tolong dibalas.. thanks..

  45. 46 cakmoki April 3, 2008 pukul 1:01 am

    @ Endi:
    ada tuh, di bagian pengobatan paragraf terbawah :)
    Menurut saya, pilihan terbaik adalah dengan injeksi langsung menyusur permukaan keloid dengan kortikosteroid or Kenacort-A (triamcinolone acetonide) setidaknya 1-4 minggu sekali hingga tonjolan keloid menjadi rata….dst…dst
    Biasanya perlu injeksi lebih sekali dengan rentang waktu 1 minggu.
    Thanks

  46. 47 Endi April 4, 2008 pukul 6:24 pm

    thanks yah cak..
    tapi.. lukanya udah lama. kira2 4 bulan yg lalu.
    trus, kata ortu dan teman2 saya kalo di laser bisa ilang..
    bener ga sih cak?
    trus kalo injeksi sakit ga?? dan apa bener2 bisa ilang??
    lukanya kecil kok cak..

  47. 48 Endi April 4, 2008 pukul 7:11 pm

    oiya cak, katanya ada teknik baru namanya suntik keloid supralesi. pake Suntikan steroid.
    saya liat dari
    http://www.indomedia.com/intisari/2000/nov/terapi-11.htm
    apa bener efektif??
    thanks yah ^^

  48. 49 cakmoki April 4, 2008 pukul 11:26 pm

    @ Endi:
    4 bulan masih termasuk baru…laser juga bisa. Dengan suntik bisa rata, gak terlalu sakit, hanya pertama suntik agak perih, setelahnya enggak sakit lagi.

    Tentang sunti steroid:
    itulah yang saya maksud, selama ini saya menggunakannya untuk pasien yg keloid, dan cukup efektif, hanya saja obatnya agak mahal, sekitar 100 ribu per vial, bisa untuk beberapa kali suntik.

  49. 50 Endi April 5, 2008 pukul 10:13 pm

    cak, kalo soal biaya dan keampuhannya mending suntik atau laser yah??
    denger2 kalo laser tuh setelah dilaser hilang, lalu nimbul lg keloid baru.. bener ga sih??
    saya masi takut jg sih.. soalnya lukanya di daerah wajah. tepat di bawah hidung..

    thanks cak ^^

  50. 51 Endi April 5, 2008 pukul 10:18 pm

    menurut cak klinik mana ya yg bagus utk suntik keloid & harganya relatif??
    saya dia daerah jakarta utara..

  51. 52 cakmoki April 6, 2008 pukul 12:41 am

    @ Endi:
    Keduanya ada resiko tumbuh di keloid yg tidak terkena laser or suntikan karena mepet kulit yg sehat, karenanya menurut saya enakan suntikan, ntar kalo tumbuh di tempat yg belum kena suntikan lebih mudah ngulang. Kalo yg udah disuntik dan rata dengan kulit biasanya ga tumbuh lagi.

    menurut cak klinik mana ya yg bagus utk suntik keloid & harganya relatif??
    saya dia daerah jakarta utara..

    waduhhh, maaf mas…ga tau, saya tinggal di ndeso , Samarinda. Mestinya setiap dokter umum bisa melakukan itu, so setiap klinik mestinya juga bisa … kalo di praktek sy sih yang bersangkutan bawa obatnya, trus suntik bermodal spuit dan jarum kecil no. 27 G, jasanya 15 ribu, itu aja, gak ada biaya lain lagi (soale cuman kerjaan ringan)…kalo Jkt kali tambah “0″ satu digit…hahahaha.

  52. 53 Endi April 6, 2008 pukul 1:17 am

    Thanks bgt yah cak atas infonya. saya coba saran dari cak.. trima kasih banyak ^^

  53. 54 Endi April 6, 2008 pukul 1:23 am

    cak, saya denger ada obat yg namanya Cica-Care. harganya 440 ribu di century.. bentuknya kaya koyo yg bisa dipotong trus ditempel di keloid seharian. bisa dicuci n dipake lg..
    lebi efektif mana ya sama suntik steroid??
    ^^

  54. 55 cakmoki April 6, 2008 pukul 6:10 pm

    @ Endi:
    Thanks juga :)

    Maaf, saya gak tahu efektifitas cica-care , so gak bisa membandingkan dengan suntikan steroid. Atau untuk mengetahui benar tidaknya efektifitas cica-care, coba tanya ke orang yang pernah menggunakannya.
    :)

  55. 56 marlina April 24, 2008 pukul 1:23 pm

    Dear Cakmoki,

    Aku juga ada keloid, kurang lebih sudah 10 tahunan deh , besarnya kira kira 3 cm tepatnya di belahan dada, jadi menggangu sih kalau harus berpakaian dengan potongan dada rendah seperti kebaya misalnya karena akan terlihat oleh orang lain. Sudah banyak yang kasih saran untuk di operasi, tapi setelah baca tulisan anda, saya jadi berpikir lagi untuk operasi, sebaiknya disuntik atau operasi, tapi sebenarnya sih jujur kalau boleh gak pilih dua duanya, karena saya tuh takut banget yang namanya harus ke dokter atau rumah sakit..gak tau kenapa deg degan… (apakah ada efeknya jika saya diamkan saja, tidak disuntik ataupun tidak juga dioperasi.Please advice. Thank you..ya

  56. 57 cakmoki April 27, 2008 pukul 5:27 pm

    @ marlina:
    Suntik aja … sakitnya saat pertama aja koq, selanjutnya gak begitu sakit lagi. Mungkin diperlukan beberapa kali injeksi untuk meratakan dengan kulit sekitarnya… Kalo dibiarkan bisa tambah besar, apalagi kalo saat tertentu gatal, berarti tumbuh :) Gak bahaya sih, cuman ngganggu kan?
    Kalo operasi saya kurang setuju soalnya ada beberapa pasien yg tumbuh makin besar setelah operasi. walaupun kejadian semacam ini bersifat individual, saya lebih memilih suntikan aja, gak beresiko kecuali sakit saat pertama suntik. Lebih irit juga …hehehe

    Thanks

  57. 58 marlina Juni 18, 2008 pukul 5:57 pm

    Dear Cak Moki,

    Thank you advicenya….BTW aku dengar kalo aku pakai insurance (untuk melakukan tindakan terhadap keloid) gak di cover ya, karena keloid masuknya kategori kecantikan, benar gak sih?

    Regards,

    Marlina

  58. 59 cakmoki Juni 19, 2008 pukul 3:50 am

    @ marlina:
    Thanks juga …
    Mohon maaf, saya tidak tahu ada aturan semacam itu, kali bergantung pada perjanjian awal pihak insurance dengan peserta.
    Pun demikian soal batasan kategori kecantikan atau bukan dan dicover atau enggak, suka-suka yang bikin MoU … Mana ada pedagang mau rugi ? hehehe
    Menurut sy, mending biaya sendiri aja deh, daripada ruwet :)

    Regards

  59. 60 matrix Juli 15, 2008 pukul 10:37 pm

    aku dah dapet keloid sejak SMP kelas 2 smpe q umur 26 skrg ada keloid tumbuhh kurng lebih 2 cm pernah q suntik tp tumbuh di bagian lain mengingat memang ada 6 titik keloid di siku kanan saya!!
    kenakort A ap ad efek samping??
    karena gatel tiap habis suntik!!
    makasih tanggapannya…

  60. 61 matrix Juli 15, 2008 pukul 10:51 pm

    apakah dengan suntik bisa 100% menghilangjan keloid “bandel” yg ada di siku saya??bekas suntik keloid yg menrata dg kulit pa sa ilang??
    saya jadi gak pede kalo pke lengan pendeek
    jadinya selalu pake lengan panjang….hu_uh !!!!!!
    mhn tanggapannya…makasih banyaaak!!

  61. 62 cakmoki Juli 16, 2008 pukul 12:07 am

    @ matrix:
    Suntikan Kenacort A harus dilakukan secara berkala dengan interval sekitar 1 minggu hingga keloid rata dengan kulit disekitarnya, gak bisa sekali. Bekas keloid gak bisa 100% ilang, tetep ada bekas kulit yang berwarna mengkilat.
    Efek samping: atrofi (pengkerutan kulit) ringan yang bersifat sementara, rasa gatal atau panas setelah suntikan, perubahan warna kulit …
    Moga penbjelasan singkat ini berguna, dan untuk lengkapnya silahkan baca ulang artikel di atas… :)
    Thanks

  62. 63 matrix Juli 17, 2008 pukul 10:42 pm

    makasih ya tanggapannya,sangat berartio bgt…
    hehehe..drpada ke dokter praktek dah kena 50rb…
    kita khan gol elit (ekonomi alit) hwakakak!!!

  63. 64 matrix Juli 17, 2008 pukul 10:50 pm

    oiaaa…cak!!
    keloid itu apa emang keturunan ato gmn ya???
    trus klo ada luka agk dalam biar g tumbuh keloid q hrs kasih apa??
    tengkyuuu…b4

  64. 65 cakmoki Juli 18, 2008 pukul 2:26 am

    @ matrix
    sama-sama, .. :)
    iya, salah satunya faktor keturunan.
    Kalo luka baru sembuh, untuk mencegah keloid biasanya dikasih kenacort-A yg bentuk salep, tapi ga selalu berhasil…
    Tengkyu juga

  65. 66 Antonyo Juli 18, 2008 pukul 3:49 am

    Halo Cak,yo’nopo kabare?

    Gini Cak, aku punya adek cew umur 9th. Dia punya keloid di dada atas sejak umur 7th. Awalnya krn gigitan nyamuk. Lama2 jadi keloid & sekarang sebesar kuku orang dewasa. Sampai sekarang udah 8X disuntik, tp gk ada perubahan. Yg ada, keloid itu malah bergeser agak k atas. Yg mau aku tanyain:
    -Ada gk pengobatan untuk menghilangkan keloid secara tuntas (benar2 hilang & gk akan muncul lagi)?
    -Pengobatan alternatif mungkin?
    -Apa ada salep khusus keloid yg bisa untuk mengecilkan/menghilangkan? Kalo ada, bisa minta informasi lengkapnya?
    -Apa benar dengan cara operasi, keloid itu bisa muncul lagi dengan ukuran yg lebih besar?

    Mohon bantuannya Cak… Thx a lot before… Seng Kuoso seng mbales… Hehe…

  66. 67 toetoet Juli 18, 2008 pukul 6:02 pm

    cak… akyu ternyata keloid…huhuhuhu
    thx infonya yaa

  67. 68 cakmoki Juli 19, 2008 pukul 12:06 am

    @ Antonyo:
    Halo, kabar baik :)

    1. Gak ada, selalu menyisakan bekas… walaupun nantinya rata, tetep kulitnya ga sama dengan kulit lainnya, lebih mengkilat…kadang nampak kadang samar

    2. Maaf, saya gak tahu tentang pengobatan alternatif

    3. Ada… Kenacort A salep dan sejenisnya, tapi gak efektif

    4. Iya bener … operasi beresiko tumbuh keloid yg lebih besar

    Thanks :)

    @ toetoet:
    sama-sama…
    cup cup cu, jangan nangis…ntar air matanya abis *becanda*

  68. 69 Nivea Juli 24, 2008 pukul 9:34 pm

    Halo cak,

    aku dapat keloid setelah dapat cacar air 2 tahun lalu.
    letaknya di belahan dada, dan sangat mengganggu penampilan
    besarnya 2 kali jagung dan berwarna coklat mengkilat

    sudah tanya dokter kulit dan memang disarankan disuntik steroid seperti artikel cak itu…

    tapi..
    karena saat ini aku sedang hamil 8 bulan, diminta untuk melahirkan dulu baru disuntik.

    Mau tanya, apakah 1 bulan setelah melahirkan, sudah diperbolehkan untuk suntik steroid tsb ? tidak berbahayakah dengan ASI nya nanti.

    Mohon saran ya cak, soalnya aku risih banget dengan keloid ini tapi juga gk mau membahayakan kualitas ASI.

    Terima kasih sebelumnya.

  69. 70 cakmoki Juli 25, 2008 pukul 1:29 am

    @ Nivea:,
    Halo,
    Sebenernya ga papa digunakan saat kehamilan, sebaliknya suntikan saat menyusui perlu kecermatan. Namun jika dokter kulit menganjurkan setelah melahirkan, ga papa… dalam arti dokter kulit udah mempertimbangkan keamanannya berdasarkan besarnya keloid dan dosis yang akan digunakan setiap kali serial suntikan.
    Obat tersebut ga membahayakan kualitas ASI.

    Trims

  70. 71 Andrian Juli 26, 2008 pukul 9:27 am

    Saya punya keloid di belakang kelopak mata, tp bukan di matanya. Prna dioperasi namun 2 thn kmudian tmbuh lg, trz mau operasi ke dua ga jadi soalnya takut. Lama lama keloid itu kecil sndiri. Apa ada kaitannya keloid dg alergi makanan? Misalnya seperti alergi makan telur?

    Thanks

  71. 72 cakmoki Juli 26, 2008 pukul 4:26 pm

    @ Adrian:,
    Secara langsung ga ada kaitannya, kalo secara ga langsung bisa jadi ada kaitannya jika alergi tersebut mengakibatkan terjadinya infeksi sekunder yang kemudian timbul keloid saat sembuh…
    Thanks :)

  72. 73 lulu Juli 28, 2008 pukul 8:16 pm

    Sy 17 th, mengalami luka bakar di lengan atas. Sempat konsul ke dktr spesialis kulit, ktnya lukanya cukup dalam sampai ke jaringan lemak. Setelah tiga bln luka nya akhirnya sembuh dan mulanya permukaan kulit baru tidak bermasalah.Hanya permukaan kulit baru itu setelah sebulan, bukannya membaik, malah menonjol dan warnanya kemerahan. Baru saat itu saya kembali ke dokter tsb dan diberi suntik dan obat oles, dengan biaya total 400rb.yg sy mw tanyakan :
    1. Terus terang biaya segitu sangat memberatkan buat saya. Apakah ini harga yg standar atau sebenarnya ada alternatif yang lebih murah?
    2. Saya pernah membaca di forum lain tentang orang yang menyuntikkan sendiri kortikosteroid ke keloidnya.Seminggu sekali, tidak jelas selama berapa lama. Apakah hal ini dapat sy lakukan sendiri?Saya bkn mhasiswa kedokteran hehe..
    3. Sebenarnya tonjolan itu tidak melebar.APakah tonjolan ini keloid atau hipertropik?Apakah pengobatan keloid dan hipertropik sama ?
    4. Warna tonjolan itu sekarang merah agak pink. Apakah akan sama menjadi warna kulit?Butuh waktu berapa lama?
    Mohon jawabannya..Terimakasih

  73. 74 cakmoki Juli 28, 2008 pukul 11:51 pm

    @ lulu:
    1. Saya salinkan jawaban atas pertanyaan yg sama yaa…
    pengobatan yg paling efektif pakai injeksi di permukaan keloid menggunakan kenacort-A beberapa kali dengan selang waktu seminggu atau 10 hari. 1 botol (10 cc) harganya sekitar 100-120 ribu, untuk beberapa kali suntikan tergantung luas tidaknya keloid. … dan respon masing-2 orang terhadap suntikan Kenacort-A.

    2. Bisa, kalo dokter yang merawat emang mengijinkan, so silahkan minta ijin dan minta diajari cara menyuntik keloid, mengingat cara suntikan keloid berbeda dengan suntik lainnya.

    3. Keloid ada yg melebar dan tumbuh ada pula yang tumbuh lantas statis. Keloid disebut juga dengan hypertropic scar, yakni hipertropi jaringan kulit karena bekas luka atau trauma.

    4. Setelah suntikan dan rata dengan kulit sekitarnya, biasanya warna kulit ga bisa sama persis, ini karena ada perbedaan tekstur kulit.

    Terimakasih.

  74. 75 anggiet Juli 31, 2008 pukul 12:39 pm

    aku keloid jg, bekas operasi usus buntu n laparoskopi. huhu.. memang ada turunan sih :)
    selama ini cuma pake salep mederma aja, tapi kayanya ga terlalu ada pengaruuhnya :P …. jelek banget *sigh*

  75. 76 cakmoki Juli 31, 2008 pukul 3:07 pm

    @ anggiet:
    suntik aja supaya rata … kalo keloid ga sampai sejari kelingking, paling sekitar 3-4 kali suntikan (jarak seminggu), biasanya udah rata … hehehe

  76. 77 Budyarto Agustus 2, 2008 pukul 11:26 am

    Cak Moki,
    saya ada keloid dah sejak lulus kuliah thn ‘99, ada 3 benjolan/keloid didada dan terlihat ada tumbuh kecil-kecil yang lain, kalo yang masih kecil saya beri lana keloid biasanya gak semakin membesar, tapi yang dah terlanjur membesar ini duh bikin sakit dan gatal banget, pernah saya suntik dengan kenacort, tapi beberapa menit setelah suntik, sakit nyeri banget mungkin karena gak langsung minum obat penghilang nyeri. saya mau tanya, kira-kira selain disuntik ada cara lain yang gak bikin nyeri banget gitu atau apa sebaiknya setelah disuntik langsung minum penghilang nyeri seperti mefinal atau lainnya?waktu injeksi pertama dilakukan sendiri, satu keloid dua injeksi.untuk plester haelan, dimana bisa didapatkan?apotik umum kayaknya gak ada cak, kalo emang dengan cara disuntik lebih cepat entar via cak moki saja, dipalaran ya cak…. sebenarnya sakir gak sih waktu injeksi atau cara saya yang salah ya… thanks loh cak sebelumnya.

  77. 78 cakmoki Agustus 2, 2008 pukul 11:47 am

    @ Budyarto:
    Sejauh ini, suntikan adalah cara yang cukup efektif dan murah dibanding operasi yg mahal dan beresiko tumbuh lebih besar.

    iya, nyeri pasca suntik biasanya hanya pada suntikan pertama,…so sebaiknya langsung minum pereda nyeri misalnya: asam mefenamat 500 mg (ponstan, stanza, mefinal, opistan, dll). Suntikan berikutnya gak begitu sakit. Setelah suntik gak perlu plester, cukup tekan dengan kasa steril atau kalaupun ingin diplester bisa pake plester apa saja, misalnya handyplast …
    Makasih

  78. 79 km.sri Agustus 2, 2008 pukul 6:29 pm

    dulu saya pernah jatuh di bagian tangan atas samping leher luka, lama sembuh. lama- lama timbul benjolan, ternyata sy br tahu kalau itu keloid. saya ingin tanya apakah keloid itu mempunyai efek negatif terhadap tubuh? apakah keloid itu bisa di sembuhkan dengan cara tradisional? dan apa yang menyebabkaN keloid bertambah besar?
    atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih

  79. 80 Lilyana Agustus 2, 2008 pukul 10:59 pm

    Met mlm Dok…^^ mo nanya donk.
    AQ usia 21 saat ni, waktu XMP prnh kecelakaan motor.
    Trus dapet jahitan dibagian bawah hidung, & ninggalin bekas luka dibagian pipi yang istilah orang bilang sih namanya codet.
    Lukanya sih tdk bgtu besar, namun cukup mengganggu.
    Kira2 klw aQ mo operasi plastik bisa ga ya Dok..??
    Trus perincian biayanya brapa & bahaya ga Dok??
    Itu aja deh pertanyaan Q, tolong dijawab ya Dok >_<
    mUakaciH….

  80. 81 cakmoki Agustus 3, 2008 pukul 3:23 am

    @ km.sri:
    1. Keloid gak mempunyai efek negatif, hanya gak sedap dipandang.
    2. Maaf, saya belum pernah denger kalo keloid bisa disembuhkan dengan cara tradisional.
    3. Keloid bertambah besar karena hipertrofi or sel-sel kulit dan jaringan ikat yang tumbuh berlebihan.
    Thanks

    @ Lyliana:

    Kira2 klw aQ mo operasi plastik bisa ga ya Dok..??
    Trus perincian biayanya brapa & bahaya ga Dok??

    Bisa, silahkan periksa ke dokter bedah plastik setempat sekaligus menanyakan bianyanya … :)
    Makasih

  81. 82 Lilyana Agustus 7, 2008 pukul 4:34 pm

    Dear Cakmoki…
    Ktemu lg nie, jwbnya kmaren singkat bgt deh hehehe..
    aQ skrg tgl di daerah Telug-gong, trus da cb cr Dr. bedah plastik
    tp ga ada tuh.. ehmm cakmoki bs bantu aQ ga bwt ksh saran kira** Dr. mana yg bisa aQ datangi.
    aQ jg mw nanya nie, klw org yg hbs melakukan operasi plastik biasanya
    kulitnya akn terlihat seperti apa?
    Apkh licin mengkilat, merah, atau kering?
    oh iya skalian nie aQ jg m0 tanya bWt tmQ,ga sengaja td kepikiran
    sm tu anx. Gini lo Cak… tmnQ duluna prnh cacar trus skrg tinggalin
    bekas bolong** di kaki yg lumayan banyak…
    Klw seandainya dia m0 kulit kakinya mulus lg dgn cara operasi plastik, bisa ga tu Cak..?? Muup ya dah nanya bnyk2, khan sekalian….
    hehehehehe :)
    Muakacih..^^

  82. 83 cakmoki Agustus 8, 2008 pukul 4:07 pm

    @ Lilyana:
    maaf jawaban kemaren emang singkat banget soalnya gak tau bekas lukanya seperti apa.
    Kalo misalnya Keloid, jawabannya sama persis dengan di atas, artinya tetep akan beresiko meningglkan bekas baru pasca operasi (ini kalo keloid lho)…
    Maaf, Telug-gong itu mana ya ??? apa maksudnya Tulungagung?

    Pasca operasi plastik, secara umum mestinya mulus.
    Tapi bergantung kepada tempat yg dioperasi plastik, luasnya kulit yg mo dioperasi, asal kulit untuk “nambal” (implant kalo diperlukan) …dll …dll.
    Masalah kulit sebaiknya menyertakan foto via email (seperti lainnya), sehingga kita mengetahui masalah tersebut dengan lebih mendekati kebenaran ketimbang hanya dengan diskripsi lewat tulisan yang seringkali menimbulkan salah persepsi.

    Untuk bekas cacar bisa diobati dengan obat tertentu, setidaknya menyamarkan, …gak harus operasi plastik.
    wah…rupanya lagi seneng banget ama operasi plastik ya…hehehe.
    Mohon dipertimbangkan bahwa operasi plastik bukan segalanya, harapannya mungkin lebih menawan … tapi adakalanya berakhir dengan kekecewaan dan penyesalan manakala hasilnya tidak sesuai harapan…ini bergantung pada banyak hal setelah dilakukan pemeriksaan langsung oleh dokter bedah plastik untuk mengetahui jenis kulit, kelenturannya ..dll.
    Thanks :)

  83. 84 vega Agustus 24, 2008 pukul 11:05 pm

    cak moki, apakah pengobatan pada keloid bisa digunakan juga terhadap kutil? Maksud sy baik suntik, laser, pembekuan dgn nitrogen, salep, dsb? Sy pernah baca bahwa kutil bisa diobati dgn kapur sirih + sabun yg ditempelkan pd kutil, yg katanya bisa memberantas kutil 100 % dan sdh byk terbukti, apkh ada efek sampingnya pengobatan dgn cara demikian? Bisakah keloid diobati dgn cara demikian juga. Thanks berat.

  84. 85 cakmoki Agustus 25, 2008 pukul 12:44 pm

    @ vega:
    kalo kutil bisa dibedah (ringan), laser, bedah beku (nitrogen), tapi gak bisa disuntik kayak keloid…

    Dengan cara tersebut kadang kutil bisa mrotoli tapi beresiko infeksi…
    Kalo keloid jangan pake cara tersebut, selama ini yang pake cara itu gak berhasil dan akhirnya minta suntik…
    Trims

  85. 86 vega Agustus 25, 2008 pukul 9:22 pm

    Yth. Cak Moki,
    Cak Moki, apakah titrated extract of centella asiatica yg terkandung dlm salep Madecassol itu sama dengan getah kayu mlanding/ getah kayu petai cina? Katanya bisa mengobati keloid
    dgn cara membakarnya shg keluar getahnya, apkh bisa menyembuhkan keloid? Keloid sy ada di tengah dada yg terjadi krn cacar air 5 thn yg lalu. Saat ini keadaannya masih lembek/blm mengeras,sebesar 1 cm diameternya.s
    Msh bisakah bila sy obati obati dgn salep madecasol/mederma mengingat kejadian itu 5 thn yg lalu, sebab sy takut dgn jarum suntik? Trims berat.

  86. 87 Nitha Agustus 26, 2008 pukul 1:05 am

    Malam..
    Suami saya menderita keloid yang banyak, dan itu menurun ke anak saya, dan mereka sudah mejalani penyuntikan selama kurang lebih 3 bulan, tetapi keloid nya mungkin terlalu banyak dan menghabiskan waktu dan uang yang banyak pula, sehingga suami memberhentikan proses penyuntikan (karena tidak enak harus sering izin kantor 1/2 hari akibat ke rumah sakit terus).
    Sekarang suami sering merasa gatal-gatal yang amat hebat pada keloidnya, apakah ini akibat penyuntikan yang terhenti?
    Kami sepakat untuk mencari jalan lain yang lebih cepat, misalnya dengan laser atau yang lain. (kami sudah diskusi dengan dokter M dirumah sakit MK di Bekasi dan beliau mengizinkan u mejalani pengobatan dengan laser) tapi sayang di RS MK tersebut tidak ada fasilitas laser dan kami harus mencari sendiri.
    Mohon pencerahannya untuk memberi rekomen tentang alternatif lain dan RS yang mempunyai fasilitas tsb?
    Sebagai informasi kami di Jakarta Selatan.
    amankan pengobatan dengan laser?
    Dan berapakan kira2 biayanya?
    Makasi banyak sebelumnya

  87. 88 ryuzaki Agustus 26, 2008 pukul 10:27 pm

    Cak Moki,

    saya jg pny keloid di bagian wajah tptnya di rahang saya sudah mnjalani pengobatan lwt suntikan kira sdh 2 bln ini (2 minggu sekali) tpi blm mnunjukan hasil yg memuaskan…
    keloid itu sngt mengganggu penampilan, saya merasa kurang PD krn keloid d wajah tersebut. apalagi aktivitas saya sbagai mahasiswa dan pemain musik :D
    yg saya mau tanyakan
    1. apkh dengan suntikan itu bisa efektif (berapa lama)?
    2. apkh cica care bisa membantu?

    Terima Kasih banyak…^^

  88. 89 cakmoki Agustus 28, 2008 pukul 1:19 am

    @ vega:
    Kalo udah 5 tahun kayaknya gak akan berhasil dengan madecassol. Maaf, saya gak tahu kandungan getah kayu-kayu tersebut. Lagipula, kalaupun ada kandungan yang sama, getah tersebut juga mengandung komponen lain yang kita gak tahu keamanannya.
    Daripada pake jurus untung-untungan, menurut saya lebih baik pake yang udah terbukti secara ilmiah. Thanks :)

    @ Nitha:
    Malam,
    Gatal pada keloid mengindikasikan bahwa jaringan keloid sedang berkembang sedikit demi sedikit sehingga menimbulkan gatal.
    Kalo dokter udah merekomendasikan laser, tentu beliau udah mempertimbangkannya dengan matang berdasarkan pemeriksaan dokter tersebut mengingat keloidnya banyak.

    Laser merupakan salah satu cara untuk menanggulangi keloid (terutama yang luas ato banyak) dan aman.

    Mohon maaf, saya gak tahu RS yang memiliki fasilitas Laser di Jaksel, lha saya di pinggiran Samarinda nun jauh di Ndeso ™ :) … biayanya juga gak tahu … sekali lagi mohon maaf.

    Makasih

    @ ryuzaki:
    1. Dengan suntikan sejauh ini efektif, kecuali kalo keloidnya luas maka memerlukan tindkan khusus. Idealnya, interval suntikan 7-10 hari dengan teknik seperti tatacara di atas (kalo suntikan terlalu dalam, gak akan berhasil). Adapun lama tidaknya menipisnya keloid bergantung pada bagus tidaknya respon keloid terhadap suntikan dan kepadatan keloid. Pernah ada pasien yang keloidnya menjadi rata setelah belasan kali suntik hingga perlu 3 vial obat. Emang disebutkan dalam referensi bahwa lamanya proses penipisan keloid (dengan suntikan) sangat individual, artinya gak sama setiap orang walau katakanlah ukuran keloidnya sama.

    2. Maaf, saya belum mendapatkan bukti tentang efektifitas cara tersebut.

    Trims

  89. 90 matrix_JATIM September 24, 2008 pukul 5:46 pm

    wah cz ad forum kaya gni jadi g begitu bgt ke dokter pribadi dok..
    heheh mahal sih disini cm byr seribu or malah gratis dah dapet konsultasi gratis
    yg seribu td klo mw ngenet ya
    yg gratisan ko hotspot gt,hehhe

    mw ty:
    q ada nih KELOID yg bnr bt q malez pke baju lengan pendek gt!!kmrn saran dr cak moki di inject….nah tuh dah q suntik dok,tp ya gt ada BEKAS hitam cz kulit yang mengendur..duh caranya ngilangin bekas tuh gmn ya biar sama warna kulit gt?!!
    pke obat pa??brp y??

    tolong dunk di respon….
    tengkyuu…
    MET LEBARAN YA..
    MHN MAAF LAHIR BATIN

  90. 91 matrix_JATIM September 25, 2008 pukul 5:55 pm

    lhooo…kok ga di respon toh cak??masa g da jaringan di sana..hehehe
    mg2 tetep seger waras yow…

    matur suwun

  91. 92 cakmoki September 27, 2008 pukul 10:41 pm

    @ matrix_JATIM:
    Maaf nih telat ngejawabnya, soale lagi mudik di surabaya ..koneksi 3G pas lemot pula
    Untuk menyamarkan bekas hitam lazimnya digunakan obat oles golongan Hydroquinone 5% dan kombinasi obat lain. Namun pemakaiannya sebaiknya nunggu 3 bulan setelah suntikan keloid yg terakhir untuk menghindari reaksi hipersensitif. Kalo warna yang mengkilap kayaknya gak bisa dihilangkan.
    Maaf, saya gak berani ngasih rekomendasi merk obat tertentu karena kadarnya harus sesuai dengan tekstur kulit setelah dilihat secara langsung…hehehe

    Met Lebaran juga yaaa
    Maaf Lahir Batin

  92. 93 matrix_JATIM September 28, 2008 pukul 4:47 pm

    makasih dwehh responnya
    wah berguna bgt ney…kadang tanya ma dokter aj mbayarnya 50rb,duhhh…
    temnen2q q ajak kesini aj ya cak buaat konsultasi gratong gitu alis gratissss…!!!
    suwun….suwun…..

  93. 94 cakmoki September 30, 2008 pukul 12:00 pm

    @ matrix_JATIM:
    sama-sama, makasih juga share-nya :)

  94. 95 matrix Oktober 7, 2008 pukul 4:04 pm

    knp ya cak..
    kok habis di inject gt kulit jadi ky gosong gt??
    apa keloidnya dah mati g sa tumbuh gi??ap masih aktif?!!
    meski keloid di siku aq dah di inject tp bekas hitam ky gosong tuh sih ada…!
    NYUUUEEBELIINN!!!

  95. 96 cakmoki Oktober 8, 2008 pukul 1:11 am

    @ matrix:
    iya, jadi item dan gosong … ntar setelah sekitar 7-10 hari injeksi lagi hingga rata. Kalo masih gatal, berarti masih aktif.
    Ntar kalo udah bener-bener gak aktif lagi, dapat minta pengobatan untuk pemulihan warna kulit ke dokter spesialis kulit…. sabarrrr ya… :)
    Trims

  96. 97 voletta Oktober 9, 2008 pukul 3:21 pm

    Salam kenal Cak..
    Hehe, sy mo tanya..sy berumur 22 thn dan menderita keloid..di bagian dada, paha n punggung..Itu semua bekas cacar..Kt dokter keloidny timbul akibat penyembuhan cacaryang kurang sempurna.. Sekarang sy sudah 3 tahun menderita keloid..Besarnya bervariasi ada yang kecil dan besar.. Sy sudah disuntik menggunakan Kenacort sampai habis 3 vial namun tidak sembuh.. Ada yang mengecil, namun sekarang tumbuh lagi.. Sy juga sdh mencoba bedah beku berkali-kali, namun hasilnya sama..Sehingga sekarang saya menghentikan pengobatan karena biaya yang dikeluarkan sudah banyak.. Yang ingin saya tanyakan pengobatan apalagi yang harus sy lakukan??karena keloid itu kadang terasa gatal dan mengganggu penampilan..Mengapa keloid yang sudah mengecil bisa tumbuh kembali??Apakah kasus sy bs dioperasi atau dilaser??Thx..

  97. 98 cakmoki Oktober 10, 2008 pukul 1:31 am

    @ voletta:
    Salam kenal :)
    Keloid timbul karena “bakat”, yakni terjadi pertumbuhan yg berlebihan pada bekas luka atau bekas cacar, bukan karena penyembuhan gak sempurna.

    Kalo keloid luas dan banyak, mungkin gak cukup dengan kenacort 3 vial. Sebagai gambaran, satu keloid bekas cacar seluas 1×1 cm, setidaknya perlu 3-5 kali injeksi, itupun masih bisa tumbuh lagi jika ada bagian keloid yg belum diinjeksi. Kalo ada yg mulai tumbuh lagi seyogyanya segera diinjeksi selagi masih kecil.
    Itu baru satu (1) keloid lho… bayangin kalo banyak … :)
    Menurut saya, injeksi lebih efektif ketimbang operasi dan laser yang justru bisa beresiko menyebabkan keloid makin besar.
    Tapi ini pendapat saya lho, mohon maaf jika ternyata saya salah.
    Ato, mau nyoba operasi? *saya tetep gak nganjurkan* … hehehe

    Sy pernah punya pasien dengan keloid di dada (luas sekitar 3×6 cm) yang menghabiskan kenacort 4 vial hingga benar-benar rata. Ini rekor pemakaian kenacort terbanyak yg pernah sy alami. Lainnya sih gak sampe segitu udah rata. Dalam referensi disebutkan bahwa reaksi ato kepekaan terhadap injeksi kenacort bersifat individual, artinya gak sama setiap orang, ada yang sekali injeksi udah rata ada yg berulangkali dan masih tumbuh walau udah mengecil. Dalam kenyataannyapun demikian … so, kalo bisa yang tumbuh lagi disuntik ulang hingga benar-benar rata.
    Thanks

  98. 99 voletta Oktober 10, 2008 pukul 8:29 pm

    Hehe, cak, sy tuh dah diitung2 sm dokternya dah 30 kali dtg, n tiap dtg disuntik beberapa kali d masing-masing keloid.. so,sudah ga keitung bykny disuntik:) dokterny sdr sampe bingung koq ga mao rata.. makanya dy menganjurkan bedah beku..tp ternyata setelah bbrp kali pun hasilny tetap sama..mengecil sebentar trus membesar lagi..sy sdr jg sampe bosen n kesal:p sy mo tanya lg, knapa koq keloid sy membandel bgt?faktor apa yg membuat bandel tersebut? apakah ada efek samping klo disuntik dengan kenacort terlalu byk??klo keloidny diabiarkan apakah tidak akan menimbulkan penyakit lain?? makasih byk y cak:)

  99. 100 cakmoki Oktober 11, 2008 pukul 1:22 am

    @ voletta:
    waaaa, banyak tuh :)
    maaf, saya tidak bisa memastikan tentang kenapa keloid masih membandel. Memang kadangkala suntikan mengalami kegagalan walau sangat jarang dimana efek obat tidak mampu membendung laju hiperplasi keloid.
    Pada kondisi demikian, jalan lain yang dianjurkan adalah pengobatan Laser. Jujur saja, hasilnya belum tentu sesuai harapan, namun cara tersebut dapat dipertimbangkan.
    Trims

  100. 101 vega Oktober 17, 2008 pukul 8:49 am

    cak Moki,
    Mau tanya ttg hiperpigmentasi boleh ya..
    Gini nih, di bawah mata sy warna kulitnya menghitam. Mungkin akibat sunburn krn klo siang sll keluar rumah n warna tsb gak bisa ilang2, padahal makan,minum,tidur sdh ckp.
    1. Apakah ini termasuk hiperpigmentasi?
    2. Apkh ini bisa disembuhkan dengan pemakaian crem hidroquinon yg 5%?
    3. Bolehkah jika crem tsb dioleskan di bawah/area mata? Ada efek sampingnya thd mata gak ya sebab sy punya glaukoma sudut terbuka.
    4. Anak sy (13 thn) punya luka bekas knalpot yg menghitam di betisnya (sdh 5 thn). Masih efektifkah bila sy obati dgn crem hidroquinon?
    5. Apakah pemakaian sunblock yg SPFnya 15 efektif utk menghilangkan wrn hitam n melindungi kulit muka dr sunburn?
    Atas jawabannya Makasih banyak ya Cak, Salam..

  101. 102 Vega Oktober 17, 2008 pukul 2:27 pm

    Siang Cak,
    Maaf ada yang ketinggalan nih.
    Sy baca di http://www.perempuan.com/?ar_id=14487 tentang rucinol yang katanya berfungsi sbg obat hiperpigmentasi juga. Pertanyaan sy :
    1. Apakah Rucinol jg dapat dibeli bebas di apotik sama halnya dgn Hidroquinon? Apakah efeknya benar jauh lebih kecil dibanding Hidroquinon?
    2. Benarkah hidroquinon hanya dapat dipakai di malam hari?
    Maaf ya Cak kalau pertanyaan sy banyak banget. Semoga pertanyaan sy dan jawaban Cak Moki bermanfaat bagi pembaca yg lainnya.
    Trims.

  102. 103 cakmoki Oktober 17, 2008 pukul 2:27 pm

    @ vega:
    boleh …
    1. iya, bener…hiperpigmentasi dengan berbagai penyebab.
    2. Insya Allah bisa disembuhkan, salah satunya pake hydroquinone dan persentasenya bergantung pada hasil pemeriksaan, kita gak bisa nentukan sendiri karena dikhawatirkan terjadi iritasi kulit. Selain itu bisa jadi memerlukan obat lain, lagi-lagi bergantung pada pemeriksaan oleh dokter spesialis kulit.
    3. Boleh, atas saran dokter yang meriksa dan gak ada efek terhadap glaukoma.
    4. Menurut sy gak perlu buru-2 pake hydroquinone, nunggu hingga dewasa> Kalaupun ingin segera diobati hendaknya atas saran dokter yang meriksa.
    5. Untuk melindungi cukup efektif tapi tidak untuk menghilangkan bercak hitam.

    Thanks

  103. 104 Canis Oktober 27, 2008 pukul 4:07 am

    Cak Moki… Sy d operasi cesar sebulan yg lalu, tp kok blum kering. Lima hari yg lalu d bekas operasi hanya menyisakan luka setitik sj. DSOG blg sy bsa buka perbn sndiri stlah 5 hr n lukax sdh kering. Tp stlah kmrin sy bka perban, ada muncul sprti daging tumbuh brwarna pink n d atasx ada luka yg mengeluarkn darah. Apakh daging itu trmsuk keloid (sblmx sy tdk tau keloid itu apa coz d bkas jrwat n cacar tdk trjdi apa2). Klo mo suntik bsa k dokter SOG yg mngoperasi sy ato hrs k dkter kulit?
    Terima kasih

  104. 105 cakmoki Oktober 28, 2008 pukul 2:21 pm

    @ canis:
    Kayaknya bukan keloid..mungkin jaringan granulasi, yakni jaringan kayak daging yang muncul di sela kulit yg ga nutup sempurna (maaf, ini hanya kemungkinan).
    Ga bahaya sih, namun sebaiknya kembali ke dokter kandungan untuk menghilangkan jaringan tersebut.
    Moga segera pulih kembali.
    Trims

  105. 106 anti73 Nopember 5, 2008 pukul 1:10 am

    Cak, mau tanya…saya punya saudara ,saat ini sedang hamil .boleh gak disuntik kenakort A selama kehamilan?apakah akan menyebabkan kecacatan pada bayi? Selama sebelum hamil saudara saya tsb selalu disuntik kenakort A seminggu 1x u/ mengatasi pembengkakan di wajahnya…Mohon penjelasannya..Terimakasih….

  106. 107 cakmoki Nopember 5, 2008 pukul 11:49 am

    @ anti73:
    Pada kehamilan, kenacort termasuk kategori C-D pada trimester (3 bulan) pertama, karenanya sebaiknya ditunda hingga lewat trimester pertama.
    Namun jika masih ragu-ragu boleh ditunda hingga pasca melahirkan untuk melanjutkan suntikan kenacort.
    Saya cenderung menunda hingga melahirkan.
    Trims

  107. 108 ana Nopember 7, 2008 pukul 11:31 am

    ada gak cara baek untuk menghilangkan keloid
    soalnya gak berani di suntik apalagi di operasi
    kolo ada saran kirim aja ke email
    ana_mnzz@yahoo.com

  108. 109 cakmoki Nopember 8, 2008 pukul 1:52 am

    @ ana:
    maaf, ga ada …
    Salep yang biasa digunakan untuk keloid gak bisa meratakan keloid :)

  109. 110 Tiesmin Nopember 10, 2008 pukul 4:14 pm

    Kalau untuk penanganan baby 1 tahun 1 bulan apa ya Cak? Jeo anak saya yang ke-2, baru saja operasi hernia. Bekasnya menebal, sepertinya keloid tapi blum jadi.

    Saya juga keloid Cak-Mok, melahirkan 2x SC sudah suntik kenacort tetep aja jadinya spt lintah jelek, gemeess bgt.

    Supaya Jeo gak keloid gimana caranya ya Cak? mumpung masih ’seger’ dan blum jadi Dok maksudnya..;D

    Oia Dok satu lagi mohon penjelasannya donk Dok , kalau gegar otak penanganannya gimana ya Cak? RS mana yang kompeten, or dokter mana yang bagus, kk ipar saya 2 tahun lalu kepeleset, diobati namun tdk tuntas, skr sdg kumat, bahkan jika dilihat belakang kepalanya memar merah begitu, bahayakah Cak? kasian anaknya masih kecil2, mana sedang gak ada asisten rumah tangga alias prt dirumahnya, semua diurus sendiri …mohon sarannya, wangsit ajaib seperti biasa donk Cak hehehe..arispmu sering kubongkar-bongkar mohon izin ya :>

    Sukses dan Sehat2 selalu ya Cakk!!!
    Thanks a bunch Cak Moki…

    Regards,

    Tiesmin

  110. 111 cakmoki Nopember 11, 2008 pukul 12:07 pm

    @ Tiesmin:
    Pada anak (Dede Jeo) dapat menggunakan Lnakeloid-E cream atau Madecassol cream, dioleskan 1-2 kali sehari.
    Untuk ibunya Marvel dan Jeo, kadang keloid yg terbantuk pasca SC mengalami pengerasan sehingga sulit diatasi dengan suntikan kenacort. Biasanya memerlukan suntikan lebih 10 kali (hihihi, banyak ya…) karena panjang.

    Tentang gegar otak.
    Pada gegar otak (ringan ataupun berat) dapat terjadi sequelae (gejala sisa) di kemudian hari (bertahun-tahun kemudian) walaupun misalnya tidak ada kelainan apapun di otak. Hal ini disebabkan oleh efek benturan.
    Sequelae yang muncul bisa dalam berbagai bentuk keluhan kepala, misalnya: vertigo, headache, migrain, dll. Terlebih jika kepanasan oleh terik matahari atau faktor kelelahan fisik maupun psikis yang berperan sebagai pemicu.

    Menurut saya sebaiknya kontrol ulang ke dokter yang merawat saat gegar otak atau ke dokter spesialis neurologi untuk mendapatkan pemeriksaan lengkap (CT-Scan, MRI, EEG, dll) sebagai follow up.
    Mohon maaf, saya tidak tahu RS dan dokter yang terkenal dan bagus. *maklum, sy tinggal di ndeso ™* :)
    Biasanya di kota-kota besar sudah ada klinik atau RS “trauma center”, hanya saja saya gak tahu Trauma Center di setiap kota.

    Terimakasih support dan do’anya, demikian pula sebaliknya…moga mbak sekeluarga senantiasa sehat selalu.

  111. 112 Tiesmin Nopember 11, 2008 pukul 6:20 pm

    Terima kasih banyak dokter favorit mayaku…:>
    Senang sekali mendapat penjelasannyaa….
    10x suntikan di area keloid? alamaak…di toel aja sakit apalagi ditusuk pake jarum, huwaaaa… :

  112. 113 cakmoki Nopember 13, 2008 pukul 11:48 am

    @ Tiesmin:
    oalah, berarti hanya beberapa suntikan trus mandheg kayaknya ya :)
    Terimakasih juga atas share-nya, mbak

  113. 114 cyla Januari 19, 2009 pukul 12:14 pm

    knp klo kulit putih jarang ada keloid? kan bisa aj klo ad luka gitu? atw dy perna jatoh terbentur benda keras misalnya? apa bekasnya bisa jd keloid, walaupun dy berkulit putih Doq???
    Tlg dibantu Doq.Tq^^

  114. 115 cyla Januari 19, 2009 pukul 2:10 pm

    Cak,Help donk,…
    Waktu itu pernah ditabrak motor nic cak,..lukanya lumayan dalem,..skarang ud 1/2 kring,..tp BENTOL,..
    apa bekasnya bisa jd keloid, walaupun aku kulitnya putih?(coz td katanya klo kulit putih, jarank kna keloid,..)
    Tlg dibantu Doq.Tq^^

  115. 116 cakmoki Januari 19, 2009 pukul 3:35 pm

    @ cyla:
    Semua warna kulit bisa kena kalo emang ada bakat dan ada bekas luka yg berpotensi jadi keloid.

    Keloid lebih sering terjadi pada kulit gelap (berwarna) dibanding kulit putih

    Nah, kalimat ini menunjukkan bahwa kulit putih (ras putih) bisa kena juga tapi lebih sering pada kuit berwarna (ras kulit berwarna). Tidak disebutkan bahwa ras kulit putih jarang.
    So, ditunggu aja sampai sembuh. Ntar akan ketahuan apakah jadi keloid apa enggak setelah luka sembuh. :)
    Trims

  116. 117 cyla Januari 20, 2009 pukul 3:36 pm

    ooo,..gitu tho cak,..Tq.
    tp,daripad nunggu lukanya kering, n bisa jd keloid,..pencegahan apa yg bisa dilakukan dulu cak,..??? Jgn sampe Nasi jd bubur,..T.T hiks3x,..

  117. 118 cakmoki Januari 21, 2009 pukul 11:34 am

    @ cyla:
    Biasanya, kalo emang ada bakat keloid, pencegahan tidak banyak membantu. Namun demikian gak ada salahnya menggunakan obat pencegah keloid, misalnya: Fitocasso; krim ato Mederma Gel, dioleskan 2 kali sehari.
    Trims

  118. 119 cyla Januari 21, 2009 pukul 2:48 pm

    Thx Infonya Cak,..D’TEZ LU ah,..hehehe

  119. 120 cakmoki Januari 21, 2009 pukul 11:26 pm

    @ cyla:
    Thx juga :)

  120. 121 Diana Februari 6, 2009 pukul 4:17 pm

    Cak, nanya lagi, hihi..

    Aku kan melahirkan thn 2004 dgn cesar. Krn ada bakat keloid, aku disuntik waktu itu (lupa namanya, pokoknya utk anti keloid), tp sekarang permukaan perut yg ada jahitannya itu menipis. Kata dokter kulit sih scretchmark, yg terus melebar jadi *seakan-akan* menipis.

    Gimana saran dokter yg baik hati ? Apa harus di-laser ?

  121. 122 cakmoki Februari 6, 2009 pukul 9:01 pm

    @ Diana:
    Menurut saya, kalo lebarnya kurang dari 1 cm gak perlu laser.
    Bekas operasi tersebut adakalanya cenderung melebar (dengan warna kulit lebih terang) karena regangan. Gak papa, hanya mungkin gak nyaman dilihat … :D … Trims

  122. 123 satrio Februari 17, 2009 pukul 8:58 pm

    slm kenal cak..gn cak,sy pria berumur 30 thn,mengalami keloid sjak umur 13thn..koloid sy didaerah tengah2 da2,diakibatkan krna bekas jerawat..skarang ukuran masing2 keloid sy kira2 2×2cm..dan 3 thn terakhir ini ada satu keloid sy yg infeksi sshingga mengeluarkan na2h..smenjaak sy trkena keloid sy blm prnah sm se x konsultasi ke dr..akhir2 ini krna dah merasa sngat trganggu sy br berniat untk ke dr..pertanyaan sy kira2 pengobataan dgn cr apa ya cak yg efektip bwt keloid sy ini..trimaksh

  123. 124 cakmoki Februari 17, 2009 pukul 11:06 pm

    @ satrio:
    Cara paling efektif yang biasa saya lakukan adalah dengan:
    Injeksi kortikosteroid (triamcinolone acetonide=kenacort ID) intralesi (injeksi langsung pada permukaan keloid).
    Tatacaranya seperti tertulis di artikel.
    Interval penyuntikan 7-10 hari sekali hingga keloid rata dengan kulit sekitarnya.
    Trims

  124. 125 wira Februari 19, 2009 pukul 1:34 pm

    siang cak..slm kenal!! maaf sy mau tnya neh cak,untuk pembelian kenacort to dmana ya cak? trus kira2 harganya brp? mslahnya sy dah cb cr ke be2rapa apotik di daerah sy ga ada..trimakasih

  125. 126 wira Februari 19, 2009 pukul 1:44 pm

    oiya cak..sy jg da satu keloid sy dibagian da2 yg bernanah,apa to bs jg di injeksi kenacort? untuk injeksinya sendiri apa sy hrs pk tnaga dr specialis kulit atw bs pk dr umum??trimakasih

  126. 127 cakmoki Februari 19, 2009 pukul 3:42 pm

    @ wira:
    salam kenal…met siang :)
    Kenacort-A, 5 ml dapat dibeli di apotik.
    Harganya sekitar 100.000-125.000 rupiah per vial
    Trims

  127. 128 wira Februari 20, 2009 pukul 3:25 pm

    sory cak ganggu lg neh..trus klw keloid sy yg berna2h apa bs jg sy inject kenacort?? trims

  128. 129 cakmoki Februari 20, 2009 pukul 4:59 pm

    @ wira:
    Bisa… caranya ada di versi PDF.
    Sebaiknya minta tolong dokter terdekat untuk injeksi karena tekniknya agak khusus (intradermal), kaloo kedaleman malah gak kempes.
    trims

  129. 130 darwinn Februari 25, 2009 pukul 11:19 pm

    wah.. artikel dibuat dari april 2007 n sampe detik ini masih aktif dibalas.. kalo diitung2, kebaikan Cak Moki udah mkenggunung kaya keloid! hahaahaha… semoga terbalas dengan cepat karma baik nya :)

    mau tanya, untuk injeksi sendiri, jarum suntiknya boleh dikape berulang ato ga ya?

  130. 131 cakmoki Februari 26, 2009 pukul 1:02 am

    @ darwinn:
    Spuit dan jarum hanya dapat dignakan sekali pakai
    Trims do’a dan supportnya …demikian pula sebaliknya :)

  131. 132 darwinn Februari 26, 2009 pukul 11:17 pm

    malam cak moki, thx atas balasaannya :)

    mau laporan aja, tadi tanya2 di apotik di kawasan kelapa gading, jakarta utara, untuk obat injeksi KENACORT ID harganya 110-116rb untuk yang 5 ml.

    ohya, saya punya banyak jerawat n beberapa bisul besar di wajah, waktu itu saya tanya dokter yang suntik, katanya pake injeksi ‘trilea’. -kalo ada bisul besar di wajah, saya minta disuntik sama dokter itu.

    apakah KENACORT bisa dipakai untuk bisul juga?

  132. 133 cakmoki Februari 27, 2009 pukul 5:02 pm

    @ darwinn:
    Iya, harganya sekitar itu. Satu vial dapat digunakan beberapa kali suntik dengan interval 7-10 hari.
    Kalo bisul aktif jangan suntik pake Kenacort.
    Trims

  133. 134 erna Februari 27, 2009 pukul 6:24 pm

    saya udah nyoba suntik, tapi tumbuh lagi
    gimana ya?

  134. 135 ridha Februari 28, 2009 pukul 1:22 pm

    sian cak mau gabung neh…
    aq mau nanya dunks…
    q dah ngobatin keloid aiku dgn cara oprasi tapi bekas oprasinya itu malah bikin bnyak bekas luka and bertambah keloidnya…
    dengan cara apa keloid itu bsa ilang atau gk terlalu nampak atu bsa ilang

    trms

  135. 136 cakmoki Maret 2, 2009 pukul 12:36 am

    @ erna:
    Suntiknya berulang setiap 7-10 hari.
    Ada yang lebih 5 kali bahkan sampe belasan kali terutama kalo luas dan mudah tumbuh lagi.
    Sebaiknya suntik lagi ketika mulai tumbuh lagi supaya gak keburu membesar.

    @ ridha:
    hahaha, belum baca ya…
    Ok, saya salinkan salah satu paragraf di atas:
    Menurut penulis, pilihan terbaik adalah dengan injeksi langsung menyusur permukaan keloid dengan kortikosteroid (triamcinolone acetonide) setidaknya 1-4 minggu sekali hingga tonjolan keloid menjadi rata.
    Kalo operasi mah akan tumbuh lagi dengan area lebih luas dan makin besar.
    Silahkan baca di bab pengobatan pada artikel di atas ya..
    Ntar kalo belum ngerti boleh tanya lagi.
    Trims

  136. 137 yunda Maret 14, 2009 pukul 12:40 pm

    met siang cak…

    wah…terimakasih infonya cak…
    aku punya keluhan yang sama dengan yang lainnya. aku punya beberapa keloid tapi yang paling menganggu di bagian wajah. dulu, pernah disuntik tapi nggak ada reaksi apa2. waktu itu, aku disuntik di klinik kecantikan tapi memang agak aneh soalnya sekali suntik dengan obatnya, semua biayanya hanya 20 ribu saja. sebelum ke klinik kecantikan itu, saya pernah mendapat resep dari dokter (tanggungan perusahan papa) lalu menyuntikkan obatnya ke keloid saya dengan meminta bantuan dokter umum, hasilnya kelod saya mengempes tapi itu yang dibagian kaki karena waktu itu saya pikir dikaki saja sakitnya bukan main apalagi kalau diwajah.

    sekarang saya akan mencoba melakukan yang cak sarankan tapi cak ada info gak bagaimana menghilangkan noda menghitam dibagian keloidnya. o,ya diwajah saya sebenarnya hanya berupa garis yang tidak terlalu panjang.

    terimakasih ya cak…

  137. 138 cakmoki Maret 14, 2009 pukul 4:21 pm

    @ yunda:
    met siang :)
    Ya, moga mengempis.
    Tentang bekasnya, biasanya diberikan obat yang mengandung hydroquinone oleh dokter kulit yang kadarnya (dan kombinasi yang diperlukan) disesuaikan dengan bekas hitam tersebut dan tekstur kulit supaya hasilnya optimal.
    Trims

  138. 139 ruli Maret 19, 2009 pukul 9:54 am

    minta tolong dijelaskan cara suntik kenacort!!!thanks

  139. 140 cakmoki Maret 20, 2009 pukul 1:59 pm

    @ ruli:
    sebaiknya jangan suntik sendiri. Adapun pentunjuk tentang cara penyuntikan pada versi download adalah untuk dokter dan paramedis.
    Trims

  140. 141 mira Maret 30, 2009 pukul 4:08 am

    dok, saya penderita keloid…
    ini dah 6 bulan saya alami di dengkul kiri saya..
    pengobatan pun dah saya lakuin di dokter kulit,,
    tapi gak berhasil..
    akhirnya saya mutusi melakukan pengobatan secara suntik..
    obat suntik yang saya gunakan injeksi KENACORT -A.
    Saya udah 6x suntik…
    Tapi kok lama y dok kempisnya…
    Malah saya merasa 3 suntikan terakhir gak efek pa2 buat keloid saya..
    Pertanyaan saya,, apakah berbahaya jika kaki saya disuntikkan KENACORT terus-menerus?
    Kedua, apakah ada alternatif pengobatan lain yang bisa dengan cepat menyembuhkan keloid saya?
    Panjang keloid saya 5.5 cm dan lebar 2.5 cm.
    Trims dan harap dibalas..

  141. 142 cakmoki Maret 30, 2009 pukul 6:28 pm

    @ Mira:
    Keberhasilan respon pengobatan keloid bergantung pada beberapa faktor, diantaranya: ukuran (luasnya) keloid, konsistensi (keras tidaknya) keloid, letak keloid, dll.
    Dengan ukuran 5,5 x 2,5 cm, keloid tersebut termasuk cukup lebar sehingga memerlukan banyak suntikan (di beberapa tempat) sekali suntik lantas diulang. Kemungkinan bisa lebih 10 kali suntikan.
    Gak papa menggunakan kenacort A untuk jangka panjang.

    Rekor terbanyak yg pernah sy suntik adalah sekitar 40 kali baru bisa rata karena luas dan letaknya di dada dimana jaringannya lunak dan orangnya emang mudah sekali timbul keloid. Ini artinya respon keberhasilan suntikan bersifat individual, dimana orang satu memerlukan suntikan lebih banyak dibanding yg lain walaupun ukuran dan tempatnya sama.

    Mohon maaf, sy gak tahu tentang obat alternatif, mending pakai cara yang udah pasti ketimbang busang-buang waktu dan biaya.
    tapi pilihan bergantung pada masing-masing orang
    Trims

  142. 143 darwinn Maret 31, 2009 pukul 11:05 pm

    dear cakmoki, setelah saya suntik dengan kenacort -A, kok keloidnya jadi tambah menggelembung ya? bukannya harusnya kempes ya? huhuhuhuuhu…

    ada saran agar cepet mengempesnya?

  143. 144 cakmoki April 1, 2009 pukul 1:17 pm

    @ darwinn:
    Menggelembung setelah suntik, kemudian akan mengempis dalam beberapa hari.
    Selanjutnya diulang setiap 7-10 hari dan seterusnya hingga keloid rata dengan kulit sekitarnya.
    Seperti tertulis pada tata cara penyuntikan keloid, berikut copy paste salah satu paragraf di atas:
    Injeksi terbaik adalah dengan jarum (needle) no.27G menyusur permukaan keloid. Pastikan keloid berwarna putih agak menggelembung karena masuknya obat. Sekali lagi menyusuri permukaan, bukan injeksi dalam menusuk keloid. Injeksi menusuk ke dalam keloid seringkali menuai kegagalan. Mengapa ? Mungkin terkait dengan jaringan keloid yang secara histopatologis menunjukkan pola seluler.

    Trims

  144. 145 darwinn April 1, 2009 pukul 3:50 pm

    wah, terima kasih dok… sangat bermanfaat infonya.. semoga karma baik anda berbuah dengan cepat :)

  145. 146 cakmoki April 2, 2009 pukul 11:53 am

    @ darwinn:
    Makasih juga support dan do’a-nya :)

  146. 147 rheumatoid Mei 5, 2009 pukul 4:13 pm

    terima kasih, bahasanya mudah dimengerti……enak dibaca

  147. 148 cakmoki Mei 6, 2009 pukul 5:57 pm

    @ rheumatoid:
    Makasih juga :)

  148. 149 siriu Mei 14, 2009 pukul 12:35 pm

    cak,
    dulu saya perneh kena koloid. selama 6 bulan saya bulak – balik rumah sakit buat suntik.
    ya sih sekarang dah mulai kempes walaupun ga hilang. tapi yang bikin saya heran ko di sekitarnya, kulit saya jadi putih ga puguh gitu.
    bahkan ada yang putihnya itu seperti mengikuti jalur urat atau apalah yang pasti bercabang cabang gitu. di tambah lagi daerah yang berwarna putih tersebut cenderung lebih kedalam.
    menurut cak gmn ???

  149. 150 cakmoki Mei 14, 2009 pukul 3:17 pm

    @ siriu:
    Biasanya bekas keloid berwarna lebih mengkilat. Adapun warna putih mirip jalur urat, kemungkinan bekas jaringan ikat di sekitar keloid. Ga papa, cuma dari segi penampakan jadi gak nyaman. :)
    Trims share-nya

  150. 151 Tyo Juni 26, 2009 pukul 4:06 pm

    saya punya keloid di beberapa tempat: dada, lengan bagian atas dan punggung. yang di lengn mirip sekali dengan gambar. sangat menyusahkan dan membuat saya tidk PD. saya tak pernah ‘telanjang dada’ di mana pun dan pada siapa pun. padahal saya pengin renang, tapi gara2 malu keloid saya ntar diliat, saya tak pernah bisa renang…saya juga pernah berobat ke dokter spesialis kulit, disarankan disuntik. baru 2 minggu, saya hentikan karena sakit luar biasa waktu disuntik (tidak cuma 1 kali tiap sesi, namun berkali2 tergantung ukuran keloidnya. dan saya juga mengalami penambhan berat badan sampai 5kg dalam waktu 3 minggu selama sesi injeksi….nyerah deh….padahal sudah terlanjur beli paket injeksi untuk 5x sesi(5 minggu)……..ada gak si solusi laen??? kata juru pengobatan alternatif bisa, tapi biayanya relati mahal: 750rb! untuk sekali sesi….

  151. 152 cakmoki Juni 27, 2009 pukul 3:45 pm

    @ Tyo:
    Biasanya, rasa nyri hanya saat pertama suntik pada satu tempat… setelah itu relatif mudah…
    Cara lain diantaranya dengan cauter, tapi tetep ada kemungkinan tumbuh keloid baru di tempat cauter..
    Adapun salep-2 antikeloid rasanya gak bisa mengecilkan keloid.
    Mohon maaf, saya gak tahu tentang cara-2 selain tindakan medis…
    Trims :)

  152. 153 ian Juni 30, 2009 pukul 2:48 am

    saya ada keloid di wajah,dada dan lengan. setelah treatment 7 kali yg di tangan agak lumayan kempes tapi yg diwajahdekat leher kelihatanya agak bandel.

    Mengingat biaya yg tidak sedikit ( habis 700 – 800 ribuan) sekali treatment, saya ingin bertanya kira2 berapa kali lagi yg harus saya jalani.

    Bagaimana dengan metode Laser dari segi biaya dan waktu penghilangan/penyembuhannya.

    Saya belum menemukan testimoni dari pasien yg sudah berhasil disni.

    Terima kasih.

  153. 154 cakmoki Juli 1, 2009 pukul 11:44 am

    @ ian:
    wih… mahal banget.
    Jumlah suntikan bergantung pada besar dan luasnya keloid dan respon masing-2 keloid terhadap obat yg diberikan.
    Keloid dg diameter 2-3 cm biasanya akan mengempes setelah 4-5 kali suntikan.
    Untuk metode laser sy tidak tahu seberapa jauh tingkat keberhasilan dan biayanya.

    Saya belum menemukan testimoni dari pasien yg sudah berhasil disni.

    ya, yg komen rata-rata yg gak berhasil atau belum tuntas.
    Sejauh ini, pengalaman di praktek cukup berhasil. Yg gagal hanya 3 orang (tidak melanjutkan) karena merasa bosan dan kesakitan, selebihnya bagus.

    Trims


  1. 1 Keloid: benjolan kulit menggemaskan « Kuliah Bidan Lacak balik pada Juli 19, 2008 pukul 1:41 pm
  2. 2 Whitening Injection « une note du noir et blanc Lacak balik pada April 8, 2009 pukul 10:22 pm

Tinggalkan Balasan




Wong ndeso ™

Wordpress Indonesia

Silahkan baca

DISCLAIMER

web tracker

Jangan Korupsi Ah

No Korupsi

Internet Sehat

Speedy Udah Kembali Normal, setelah ngadat sejak 28 Mei s/d 31 Mei ... Makasih ya

Warga Bicara

Makasih PLN, listrik Samarinda dah membaik, moga gak byar-pet

Waspada Demam Berdarah

Jangan Gunduli Palaran

INGA INGA INGA

Nyeri Urat or Tulang BUKAN berarti Penyakit Asam Urat.

Sekali lagi: Pegal, Linu Tidak Identik dengan Penyakit Asam Urat

TEMANs

9racehime | A. Fatih Syuhud | Aditiawan Chandra | A.Tajib | Agung UD | aLe | alief | alle | almascatie | Amd | Anak Peri | Anak Sultan | Anang | Anang YP | Anas | Andalas | Anggara | Anjaz | Anti Pungli | Antobilang | Anung87 | Aribowo | Arif Kurniawan | Arul | Astikirna | awan965 | axireaxi | Bambang alias HR | BatakNews | Blog Pokoke? | Biho | CalonOrangTenar | Cay | Chandra | Chielicious | chiw imudz | cK-chika | Dalamhati | Deden Nugraha | deedhoet | deKing | Desti Utami | Didats | doeytea | dnial | Edy C | Eep | Elpalimbani | erander | Evi | Fa | Fa wp | Faiq | Fertobhades | Fetro | Fortynine | Freddy | Gadis | Gaussac | Gitablu | Grandiosa | GuhPraset | GuM | Helgeduelbek | Herdy | Indonesia Kita | Indra KH | ItikKecil | iway | Jejakpena | Jennie S. Bev | Joesath | Joko Taroeb | Julee | Juli | Juliach | Junthit | Jurig | Kakilangit | Kang Adhi | Kang Kombor | Kangguru | kawaichu | Kenji | Kenzt | kikie | koecing | Kumala | Kurtubi | Kw | Laras | liezmaya | Lilik Suryanto | Lily | Linker | Lintang | Lita | Lita wp | Luthfi | MaIDeN | Majalah Dewa Dewi | Manusiasuper | Master Li | Mathematicse | macanang | mbojo | Mei | Micokelana | Mr. Geddoe | Mufti | mybenjeng | My-za | Nayla Zahra | Nayz | Ndarualqaz | Neeya | Neo Forty-Nine | Neri | Ninoy | Nieke | Nomercy | n0vri | NuDe | Om Sulis | omaigat | Ooyi | Paijo | Panca | Pandu | Panduan WP | Papabonbon | Passya | Peyek | Pinkina | Pitik | Pralangga | Prayogo | Priyadi | Qee | Raja iblis | RenjanaBiru | rivafauziah | Rivermaya | Roffi | roisZ | Rujak | Sagung | Sahrudin | Saiful Adi | SaRa | Siu | Sofi | Sora9n | Suandana | Suluh | Susiloharjo | Telmark | Thamrin | tiesmin | Triesti | Tukang Sate | Venus | Wadehel | Wahyuansyah | Wandira | Wiku | WongMangli | Wulan | Yati | Yudhipras |

:: :: :: :: :: :: :: :: ::

Kesehatan

:: Ady Wirawan :: Agus Mutamakin :: Anis Fuad :: Anis Fuad wp :: Asri Tadda :: Astri Pramarini :: Astri Pramarini (awal) :: Astri Pramarini wp :: Blog Mahasiswa FKU 2003 :: Blog Rumah Kanker :: Dani Iswara :: Dani Iswara weblog :: Dokter arek cilik :: drAnak :: drarifianto :: Dwi wp :: Elyas :: Erik Tapan :: Evy HealhtySmile :: FK Unsri :: Gies :: Gies wp :: Ginna :: Grapz :: Hendar Sunandar :: HIV News :: Huda Thoriq :: IDI Samarinda :: imcw :: Imran Nito :: Iwan Handoko :: Jhonrido :: klikharry :: Kobal :: Laksmi Nawasasi :: Mashuri :: Mave Mina :: Mbah Dipo :: Mina :: My Blogspot :: Nur Martono :: PKM Palaran :: Rara :: Rizma Adlia :: Rudy Kwang :: SenyumSehat :: Sibermedik :: SimkesUGM :: SuperKecil :: Titah :: Tito :: Tonang Ardyanto :: Tukangkomentar :: Wi :: Vina Revi :: Vina Multiply :: Yusuf Alam R :: zulharman79 ::

:: :: :: :: :: :: :: :: :: :: ::

Institusi Kesehatan

:: Depkes RI :: WHO :: WHO Indonesia :: … nyusul

:: :: :: :: :: :: :: :: ::

Kolaborasi

:: Emedicine :: ICD 10 Wikipedia :: ICD 10 Wiki Indonesia :: OSWD :: OpenWebDesign :: Pakistan Times :: Rubab :: ntar ::

Kategori

BlogTour

Arsip

Komunitas Blog

Blog Indonesian

PAGE RANK

Powered by  MyPagerank.Net

My Google PR

Add to Technorati Favorites

[Valid RSS]

Health Blogs - Blog Top Sites

TopOfBlogs

Health
webb hotell

DigNow.org

Health Blogs

Health blogs

Blog directory

Search Engine Marketing, Search Marketing

Feed Burner

cakmoki Blog

Bloggerian Top Hits

Indonesia To Blog -Top Site

My BlogCatalog BlogRank

Site Meter

Since 30 Nov 07

PENGUNJUNG

  • 636,079 pengintip

Asal Usul

100 Blog Indonesia Terbaik