Rencana tayang jam 07.00 wita gagal, akhirnya mundur hingga sore akibat listrik mati mulai pagi sampai jam 17.40 wita.
Kode ICD.10: N.39.0 (mohon koreksi)
Cuplikan episode di ruang praktek:
Episode 1:
Seorang pria masuk ruang praktek dengan wajah meringis menahan sakit, memegangi perut bagian samping sambil merintih. Kerabatnya memapah lalu membantunya naik ke tempat tidur periksa.
Menurut penuturan sang istri, sebelum ini suaminya mengeluh anyang-anyangen (bhs jawa, artinya: kencing sedikit-sedikit dan sering) disertai rasa nyeri saat kencing (dysuri) terutama pada akhir kencing. Kencing serasa tidak tuntas, dikencing-kencingkan tetap terasa ada sisa. Awalnya tidak begitu dirasakan, lantaran dianggap biasa, hanya diikat karet pada jempol kakinya. (kabar dari tetangga)
Sedang enak-enaknya nonton TV, tiba-tiba perut terasa sakit luar biasa hingga serasa tembus ke pinggang. Kencing tidak lancar, sedikit-sedikit mau kencing dan nyeri. Keringat dingin bercucuran, air mata ikut meleleh saking sakitnya.
Episode 1:
Seorang wanita dipapah 2 orang kerabatnya sembari memegang erat perutnya. Badan agak terbongkok, pucat, wajah memelas menahan sakit, seakan berkata: “cepat tolongin dong !”.
Menurut penuturannya: perut terasa kaku dan nyeri, makin lama makin nyeri serasa tembus, disertai anyang-anyangen (bhs jawa, artinya: kencing sedikit-sedikit dan sering). Pokoknya ™ nyeri sekali, sulit digambarkan saking nyerinya. Tak ayal, keringat dingin keluar, air matapun berlinang. Duhhhh
Kencing tidak lancar, kadang nyeri, kadang tidak.
Ilustrasi di atas dialami oleh seseorang saat menderita: Infeksi Saluran Kemih (ISK). Pada umumnya orang awam mengidentifikasi sebagai penyakit Ginjal. Nggak salah-salah amat sih, hanya perlu sedikit pelurusan.
Masa sih segitu menderitanya ? Jawabannya beragam. Ada yang tidak sesakit gambaran di atas, ada pula yang mirip-mirip episode di atas. Konon nyerinya seperti saat melahirkan. Ada lho yang sampai terguling-guling, merangkak menahan rasa nyeri alang kepalang.
Tindakan awal
menghadapi kondisi seperti di atas, diperlukan tindakan cepat dan kepekaan klinis seorang dokter.
Jika yakin infeksi saluran kencing (kemih) berdasarkan wawancara dan pemeriksaan fisik, maka tindakan awal adalah menanggulangi penderitaan pasien dengan injeksi analgetik (pereda nyeri) dan antispasmodik (mengurangi ketegangan otot polos, misalnya: saluran kencing, saluran cerna)
Bukannya periksa laboratorium, rontgen atau USG ? Ho-oh, itu nantilah, kelamaan, pasien sudah meringis kesakitan nih.
Nah, barulah setelah rasa nyeri berkurang dapat dilanjutkan pemeriksaan penunjang seperti laboratorium, rontgen atau USG, jika diperlukan.
Maaf, prolognya kepanjangan, bagi yang mau skip silahkan download artikel ISK format pdf di bagian akhir, atau silahkan baca offline.
INFEKSI SALURAN KEMIH ( ISK )
PENGERTIAN
Infeksi Saluran Kemih adalah adanya infeksi oleh mikro-organisme dalam saluran kemih. Mikro-organisme sebagai penyebab ISK kebanyakan bakteri aerob. Selain itu ISK dapat disebabkan oleh virus dan jamur.
ISK tidak pandang bulu, dapat menimpa semua umur, pria maupun wanita. Angka kesakitan pada wanita lebih banyak dibanding pria. Proporsinya variatif, tidak ada angka pasti yang menyatakan perbandingan antara wanita dan pria selain disebutkan bahwa wanita lebih banyak menderita ISK daripada pria.
Hal ini dapat dipahami mengingat saluran kencing wanita bagian bawah dihuni bakteri yang makin kurang jumlahnya ke arah kandung kemih.
David S Howes, MD (University of Chicago, 2005) memperkirakan sekitar 20% wanita mengalami masalah saluran kemih selama hidupnya.
Keberhasilan penatalaksanaan ISK bergantung kepada pemeriksaan dini para penderita, penilaian laboratorium, ketepatan pemilihan jenis antimikroba (termasuk dosis dan lama pemberian), faktor kondisi penderita dan follow up selama masa pengobatan.
Kendati ISK disyaratkan adanya bakteri dalam urine dalam jumlah bermakna, tidak menutup kemungkinan tanpa bakteri dalam urine. Hal ini dapat terjadi pada keadaan sebagai berikut:
- Tempat infeksi tidak dilalui urine sehingga bakteri tidak ditemukan dalam urine
- Adanya bendungan pada saluran yang terinfeksi
- Pemberian antibiotika, sehingga bakteri dalam urine tersamarkan.
Kondisi lain yang patut diperhatikan dan beberapa istilah yang juga digunakan dalam klinik antara lain:
- Asymptomatik Significant Bacteriuria, yakni ISK dengan bakteri dalam urine bermakna tanpa disertai gejala.
- Bacterial cystitis, yakni suatu kumpulan gejala yang terdiri dari: sakit waktu kencing dan sering kencing.
- Abacterial cystitis (urethra syndrome), yakni suatu kumpulan gejala yang terdiri dari: sakit waktu kencing dan sering kencing tanpa disertai bakteri dalam kandung kemih.
PENYEBAB
Mikro-organisme terbanyak sebagai penyebab ISK adalah Escherichia coli sebanyak 50-90%, lalu berturut-turut disusul Klebsiella atau Enterobacter, Proteus, Pseudomonas aeruginosa, Staphylococcus epidermidis, Enterococci, Candida albicans dan Staphylococcus aureus. ( L. Barth Ruller )
Adapun jenis virus yang dapat menyebabkan ISK adalah Adenivirus (diduga sebagai penyebab infeksi kandung kemih)
PERJALANAN PENYAKIT
Bagaimana mikro-organisme masuk ke saluran kencing hingga menimbulkan infeksi ? Kadang penderita ISK merasa heran, mengapa bisa terjangkit padahal dirinya bukan tipe jorok. Ok, mikro-organisme masuk ke saluran kencing melalui beberapa cara, yakni:
- Penyebaran langsung dari tempat infeksi terdekat.
- Penyebaran mikro-organisme melalui aliran darah (hematogen)
- Penyebaran mikro-organisme melalui saluran getah bening
- Dari luar, misalnya karena pemakaian kateter, dan lain-lain.
Faktor pencetus
Selain beberapa cara penyebaran di atas, ISK mudah terjadi karena kondisi-kondisi di bawah ini:
- Bendungan aliran urine
- Kembalinya urine dari kandung kemih ke saluran kencing bagian atas ( refluks vesiko-ureter)
- Adanya sisa urine dalam kandung kemih
- Gangguan metabolisme
- Peralatan medis, misalnya kateter
- Wanita hamil, karena bendungan dan ph urine yang tinggi.
G E J A L A
Tanda-tanda ISK tidak khas, sebagian diantaranya bahkan tanpa gejala. Biasanya, keluhan yang sering dijumpai antara lain:
- Nyeri saat kencing (disuria)
- Kencing sedikit-sedikit dan sering (polakisuria) *bhs jawa: anyang-anyangen*
- Nyeri di atas tulang kemaluan atau perut bagian bawah (suprapubik)
Tanda-tanda tersebut dapat dikelompokkan berdasarkan bagian saluran kencing yang terinfeksi.
- ISK bagian bawah: biasanya ditandai dengan keluhan nyeri atau rasa panas saat kencing, kencing sedikit-sedikit dan sering, rasa tidak nyaman di atas tulang kemaluan (suprapubik)
- ISK bagian atas: ditandai dengan keluhan nyeri atau rasa tidak nyaman di pinggang, mual, muntah, lemah, demam, menggigil, sakit kepala.
Catatan penulis:
Biasanya kalau membaca tanda atau gejala penyakit, pembaca ada kecenderungan mencocok-cocokkan. Tidak salah sih, sebagai langkah waspada. Di sisi lain tidak perlu terlalu risau jika mendapati ada salah satu gejala yang kebetulan dialaminya. Tidak lantas berpikiran “jangan-jangan” menderita ini dan itu.
Eit, ntar dulu. Catatan ini bukan berarti menutup pintu diskusi lho. Kita tetap terbuka dengan semangat berbagi.
PEMERIKSAAN
Bagi yang mampu (banyak uang cak), bisa jadi pemeriksaan lengkap tidak menjadi masalah berarti. (hiks, tetap masalah kalo terlampau mahal ya) Masalah besar jika ISK menimpa pasien tak mampu, mahal sih, alih-alih mau periksa nan lengkap dengan biaya aduhai, untuk makan saja sudah teramat berat.
Pemeriksaan laboratorium dan pemeriksaan penunjang lainnya adalah sebagai berikut:
- Analisa Urin (urinalisis)
- Pemeriksaan bakteri (bakteriologis)
- Pemeriksaan kimia
- Tes Dip slide
- Pemeriksaan penunjang lain meliputi: radiologis (rontgen), IVP (pielografi intra vena), USG dan Scanning. Pemeriksaan penunjang ini dimaksudkan untuk mengetahui ada tidaknya batu atau kelaianan lainnya.
Analisa Urin (urinalisis)
- Leukosuria (ditemukannya leukosit dalam urin). Dinyatakan positif jika terdapat 5 atau lebih leukosit (sel darah putih) per lapangan pandang dalam sedimen urine.
- Hematuria (ditemukannya eritrosit dalam urin). Merupakan petunjuk adanya ISK jika ditemukan eritrosit (sel darah merah) 5-10 per lapangan pandang sedimen urin. Hematuria bisa juga karena adanya kelainan atau penyakit lain, misalnya batu ginjal dan penyakit ginjal lainnya.
Pemeriksaan bakteri (bakteriologis)
Pemeriksaan ini meliputi pemeriksaan secara mikroskopis dan biakan bakteri.
- Mikroskopis. Bahan: urin segar (tanpa diputar, tanpa pewarnaan). Positif jika ditemukan 1 bakteri per lapangan pandang.
- Biakan bakteri. Ditujukan untuk memastikan diagnosa ISK.
Pemeriksaan kimia (tes kimiawi)
Tes ini dimaksudkan sebagai penyaring adanya bakteri dalam urin. Contoh, tes reduksi griess nitrate, untuk mendeteksi bakteri gram negatif. Tingkat kepekaannya mencapai 90 % dengan spesifisitas 99%.
Tes Dip slide (tes plat-celup)
Berguna untuk menentukan jumlah bakteri per cc urin. Kelemahan cara ini tidak mampu mengetahui jenis bakteri.
PENGOBATAN
Prinsip pengobatan adalah memberantas (eradikasi) bakteri dengan antibiotika dan koreksi terhadap kelainan organ.
Tujuan pengobatan:
- Menghilangkan bakteri penyebab ISK
- Menanggulangi keluhan (gejala)
- Mencegah kemungkinan gangguan organ (terutama ginjal)
- Upaya di atas dilakukan dengan menggunakan obat yang sensitif, murah, aman, dan efek samping minimal
Tatacara pengobatan:
- Menggunakan pengobatan dosis tunggal
- Menggunakan pengobatan jangka pendek antara 10-14 hari
- Menggunakan pengobatan jangka panjang, 4-6 minggu
- Menggunakan pengobatan pencegahan (profilaksis) dosis rendah
- Menggunakan pengobatan supresif, yakni pengobatan lanjutan jika pemberantasan (eradikasi) bakteri belum memberikan hasil, terutama pada kasus ISK yang disertai dengan sumbatan (obstruksi) saluran kencing.
Spesifikasi pengobatan terhadap berbagai jenis ISK: pre memori aja deh (maaf, kebanyakan dan terlalu medis). Jika diperlukan boleh juga (menyusul)
P E N Y U L I T
- Urolithiasis (batu saluran kemih)
- Infeksi jaringan ginjal
- ISK berulang (kambuhan)
- Obstruksi (sumbatan) dengan segala konsekwensinya
- Dan lain-lain
ANJURAN
Bagi penderita ISK berulang (kambuhan), hendaknya memeriksakan diri secara berkala, setidaknya 1-2 bulan sekali untuk mengetahui kepekaan bakteri terhadap antibiotika dan evaluasi fungsi ginjal.
Semoga bermanfaat
Bacaan:
- Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid II, hal 369-376, 2004
- The Family Practice Handbook, Mark A. Grabber, MD, 3 ed, 1997
- Urinary Tract Infection, Female, David S Howes, MD, University of Chicago, 2005
- Urinary Tract Infection, Male, David S Howes, MD, University of Chicago, 2005
Edisi Baca file PDF ukuran 99 kb, silahkan download di sini
Coming soon, seputar jerawat berjudul: “menghitung jerawat di depan cermin“.
Ada selingan lain juga dong



PERTAMAXXX….kalo nahap pipis bisa ISK ga??
yah…KEDUAAAXXXXXXXXX
itu ada pengaruhnya sama kualitas ‘rudal’ tidak pak?
dan juga minum air putih yang cukup dan teratur..apalagi banyak berkeringat..
Empaxxx..
di keluarga saya kalau ada yang “anyang-anyangen” biasanya dakasih minum air + garam , selang beberapa menit beres.. tradisional sih , tapi ampuh..??
Waktu hamil Daud, saya kena ISK. Tidak sakit waktu pipis, dan sekitar lokasi ginjal hanya sakit ketika ditekan. Keluhannya hanya demam tak jelas, dengan temperatur yang tidak tinggi.
Setelah tes urin rutin, ketahuan ada infeksi E. coli. Heee??? Dari belakang datang ke depan? Wah… sepertinya ada yang ngawur dengan cara saya bebersih kali ya. Kebanyakan mikirin bahan ujian komprehensif dan menyelesaikan TA, jadi selebor di sana-sini (termasuk gastritis yang kumat karena sering lupa/males makan, jatuh di tangga karena bengong, dll).
Kata DSOG (sekalian kontrolnya), lihat hasil hitung biakan dulu. Keluar hasil, pas di batas 100ribu. Diputuskan tak perlu pakai antibiotik. Dengan wanti-wanti keras, jangan nahan pipis dan perbanyak minum! Waks. Padahal… di Bandung kan dingin… males juga bolak-balik ke kamar mandi. Ya sudahlah. Seminggu kemudian beres
Eh curhat. Gak papa ya, cak
anyang-anyangan = tawar menawar… he he he becanda.. rasa anyang-anyangan pernah saya rasakan pas sakit flu minum obat flu tertentu… jadi muncul.. tapi begitu obat flu tersebut distop rasa anyang-anyangannya berhenti dengan sendirinya…
ngeri juga…
@ cK,
Dah dijawab oleh dr. Dani dan Bu Lita. Enak nih saya sudah ada yang membantu.
Penjelasannya begini:
Tempat menampung pipis dalam tubuh adalah kandung kemih (buli-buli). Kandung kemih berfungsi juga sebagai pembilas, sehingga jika ada mikro-organisme masuk akan dibilas dan dikeluarkan. Lha, kalo pipis di tahan, fungsi pembilasan tertahan, sama artinya dengan memberi kesempatan mikro-organisme berkembang biak jika ada yang kebetulan mampir di situ. Tidak selalu menimbulkan ISK sih, masih ada faktor lain. Karenanya usahakan nggak usah nahan pipis lagi.
@ antobilang,
Kalo murni ISK tanpa merambat ke jeroan rudal pengatur hormon kualitas rudal, aman. Rudal tetap afdhol !!!
Hiks, padahal lagi nyiapkan artikel “rudal loyo” alias disfungsi ereksi. Ehm
@ Dani Iswara,
Trims tambahannya
@ Junthit,
Ya, itu betul. Tanpa garam udah cukup koq.
@ Lita,
Maturnuwun tambahannya. Hebat tuh DSOG-nya. Biasanya main berondong antibiotik. Ya, indikasi pemberian antibiotika dengan tes reduksi lebih dari 100.000 bakteri. Adduuuhhh yang penting malah nggak saya tulis. Edisi bacanya belum upload. Hehehe, dimaapkeun ya
@ Yusuf wong Solo,
hiks, maaf, tidak tertulis efek obat simpatomimetik terkait anyang-anyangen. Tur nuwun mas Yusuf
@ alle,
Enggak ah, gak ngeri koq.
Tenang aja, pria lebih jarang kena ISK dibanding wanita …
Cak Oral sex juga bisa bikin ISK, mungkin karena ganti suasana bakteri ya, tertular bakteri dr mulut ke salurang kemih
@ Evy,
Sik, sik tak pikire. Iki nambah informasi opo nambah informasi …
Biar dikomentari yang lain aja ya. Hehehe
Alhamdulillah, akhirnya saya mengerti anyeng-anyengan itu apa. Makasih Cak atas bagi-bagi ilmunya.
Wah..bgs bgt!!! Detail lg???
Btw, mending dibuatin presentasinya format .PPT, jd bsa d dwnload buat penyuluhan..
Btw, Cak Moki tlg kunjungi blog saya juga ya???
Aku Yo Arek Suroboyo tapi nyasar Kuliah Nang Solo, Yek Opo iki???
waktu sma saya pernah kena ISK. aduuuuh, mau pingsan rasanya tiap kebelet pipis. saya udah ngeri, jangan2 sakit yg aneh2 padahal saya gak pernah aneh2. halah. wis, pokoke ngono. makasih banyak, cak. seneng kenal sampeyan, serasa punya dokter keluarga beneran. dan mudah2an nambah ilmu terutama buat yg ndeso2 seperti antobilang itu lho, cak…wahahahaha…
*cepet2 mluuuayuuuu…*
@ arifkurniawan,
ok pak, sama-sama.
Anyang-anyangen nggak sama dengan kisah Aceng vs Tince lho
@ sibermedik,
file presentasi ? ya deh, ntar kalo ada waktu tak link ke office online. Atau bikin sendiri aja, biar mak nyusss.
Lha link sampeyan endi ? Lali masang yo. hehehe
@ venus,
Lha waktu di kelas kalo kebelat-kebelet pipis ijinnya ke guru piye?
Ssssttt, gak ngompil kan ? *ampuuunnn*
Hahaha, ibu iki nyindir yo, saya ndeso je.
Tak ubeeerrrr
Cak, mbok ya file rehidrasi.swf diganti backgroundnya???
kesannya ‘Saru’ / Vulgar..
ndak enak di nggo presentasi klo audience-nya cewek.
Btw, coba download file saya ya?
http://sibermedik.wordpress.com
Maturnuwun
walah panjang banget postingannya cak!
ndak kena ISK, ditunggu “Rudal Loyo”-nya
@ sibermedik,
wahhh iyo, keliru upload. Ntar tak cari yang background pemandangan
@ dalamhati,
maaf, enaknya pakai edisi pendek ya. Hehehe, tempo hari ada yang minta puanjang. Tenang, selanjutnya dipertimbangkan pakai fasilitas download.
Atau dibaca dalamhati saja
@ peyek,
Sik eling ae rek, ok sabar
Ooo ternyata anyang-anyangen rada ngeri juga ya Cak?
Kalau di desa saya orang tua bilang kalau kita minum air setengah matang (air mentah yg direbus tetapi tdk sampai mendidih) maka bisa anyang-anyangen. Benarkah begitu Cak?
@ deking,
Anyang-anyangen nggak mesti ISK pak. Bisa juga karena kurang minum.
Tentang kepercayaan seperti itu sama dengan di daerah kami.
Mungkin sudah terlanjur salah kaprah.
dua puluh satux heheheehhe
pak kalo ditahan terus terusan ada efek yang lebih parah ga?
Maturnuwun, Cak, sudah dibuatkan artikel ini. Saya punya beberapa pertanyaan lagi:
1. Apa benar 1 dari 3 perempuan selama siklus hidupnya akan mengalami yang namanya ISK ini? Urolog RS Siloam mengemukakan hal itu.
2. Apa benar ada Infeksi primer dan infeksi sekunder? Infeksi primer karena adanya bakteri, dll di dalam saluran kemih. Infeksi sekunder, misal disebabkan sebagai efek dari adanya batu ginjal.
3. Kalau anyang-anyangen, apa itu pasti ISK? Orang Jawa bilang kalau minum air yang direbus tidak sampai umub (mendidih) akan menyebabkan anyang-anyangen.
Maturnuwun.
cakmoki, isk sama psk beda dong yaa… tapi ada persamaanya yaitu sakitnya ke situ2 juga… nice article.. mohon izin artikelnya untuk di submit ke webnya para santri cireobn ya Cak… matur kesuwun Cak… salam
@ ndarualqaz,
Kalo nggak sampai ISK, nggak ada efek. Paling efeknya senep nahan kencing dari Solo-Ponorogo. hahaha
@ Kang Kombor,
Sama-sama Kang, maaf terlambat upload.
1. Tentang angka kejadian ISK secara Nasional belum ada, biasanya masing-masing RS di Indonesia punya datanya, saya salut tuh urolog di RS Siloam punya datanya. Untuk WHO datanya 1:5, artinya 1 dari 5 wanita mengalami ISK selam hidupnya. Di negara kita bisa lebih tinggi sesuai angka RS Siloam mungkin karena kebanyakan wanita indonesia kurang banyak minum atau sebab lain.
2. Betul sekali
3. Anyang-anyangen, belum tentu ISK. Bisa produksi urin yang kurang karena kurang minum atau pas ngempet kencing. Minum panas tidak serta merta jadi anyang-anyangen. Kalo misalnya minum kopi panas, disamping itu juga minum air putih banyak, tidak akan anyang-anyangen. Kebutuhan air tubuh kita minimal 1,5-2 liter per hari. Jika udara panas dan banyak berkeringat, perlu 2,5 liter air minum. Kalo di tempat saya, orang yang anyang-anyangen malah takut minum karena takut sering kencing, nah ini terbalik. Tapi menjelaskannya mudah. Saya biasa mengibaratkan parit, jika parit ada sampahnya maka untuk membersihkannya harus diguyur air banyak, kalo guyurnya (minum) sedikit maka alirannya kecil dan sampahnya nggak hanyut. Biasanya pasien ngerti sambil tertawa.
Oya air yang tidak sampai umub bukan menyebabkan anyang-anyangen tapi beresiko penyakit pencernaan misalnya diare karena beresiko ada mikroorganisme yang masih hidup masuk ke perut.
@ santribuntet,
iya beda. Betul, sakitnya sama, melernya beda, yang psk ngiler. Sudah saya tulis di Sakit kencing nanah diantar istri.
Monggo di download kalo berkenan. Moga bermanfaat
pak dokter, penjelasannya ko panjang banget ya udah gtu cukup mengerikan…
kebetulan seminggu yang lalu saya didakwa menderita ISK ini…. katan dokter yang saya tengok, gara2 ini kondisi saya jadi drop. nah, waktu saya tanya kira2 apa penyebab ISK itu, dokternya cuman bilang gini “paling kamu kecapean”.penjelasannya koq simple banget. udah gtu g’dikasi obat2 aneh. cuma disuruh lanjutin minum obat yang sebelumnya dikasi(sebelum cek lab gtu d..)
tapi gpp d.. yang penting skrng udah sehat lg.. ^_^
hihihi.. apa perlu cerita rincinya dok? mule dr awal kluhan saya?
@ koecing,
Syukurlah sudah sehat lagi. Sebenarnya, berobat boleh nanya penyakitnya sampai jelas koq.
Kalo berkenan, boleh dong cerita-cerita. Blog ini memang untuk berbagi, untuk nambah pengetahuan, terutama bagi saya
@ Mbak Evy, setuju tuh kalau oral sex juga bisa menularkan..hihi
mirip penyakit jengkoleun kah??? efek dari makan jengkol???
bner nih pak boleh cerita lengkap? nti ktauan cerewetnya nih… lgan suka cerewet naya ini itu k dokternya..:D
jadi awalnya, saya kira pnyakit maag saya kambuh. krn tanda2nya emang seperti itu. maag trasa perih, diare dan muntah2. tdnya mau pake obat yang biasa saya konsumsi. tp mlihat tanda2 yang g’biasanya(rasanya sedikit berlebihan dari biasanya) akhirnya saya k dokter.
dokternya bingung. krn wktu pemeriksaan sebelumnya, menurut dokter maag saya g’bakal kambuh lg. tp ternyata kambuh lg dan lebih parah. trus dokternya kasi obat(ingetnya yang antibiotik, baquinor) trus disuruh priksa urine+darah. klo bisa, besoknya langsung kontrol lg.
akhirnya, besoknya saya priksa lab dan langsung k dokter lg. ternyata dari hasil lab itu.. saya didakwa kna ISK. kta dokter, gara2 ISK itu, kondisi saya jd drop. trus cuma disuruh istirahat dan abisin obat yang sehari sebelumnya dikasi.
udah.. gtu d.. ceritanya. oya, memang sebelum kondisi saya drop, saya sering ngerasain yang namanya anyang-anyan itu. tp krn saya di kampus, dan klo make toilet sll milih2, saya sering nahan buat ke blakang. gtu ceritanya… (apa gara2 itu juga ya saya jd kna ISK?)
abis dr dokter, saya bener2 menjalani istirahat total d kos.. g’bisa kmn2. tp alhamdulillah, setelah seminggu sudah fit kembali…
@ kangguru,
Beda pak, yang itu intoksikasi jengkol
Wuih, kejengkolan jalan bisa kayak orang baru khitan
@ koecing,
Berarti waktu dibilang maag kambuh, udah dicugai ISK (mungkin juga sudah ditanya atau disampaikan soal anyang-anyangen), karena kalo sakit maag nggak mungkin diberi Baquinor (isinya: siprofloksasin).
Sering menahan kencing memang bisa sebagai pencetus ISK sesuai penjelasan sebelumnya. (yang untuk mbak cK)
Tempat menampung pipis dalam tubuh adalah kandung kemih (buli-buli). Kandung kemih berfungsi juga sebagai pembilas, sehingga jika ada mikro-organisme masuk akan dibilas dan dikeluarkan. Lha, kalo pipis di tahan, fungsi pembilasan tertahan, sama artinya dengan memberi kesempatan mikro-organisme berkembang biak jika ada yang kebetulan mampir di situ.
Semoga nggak ISK lagi, dan kalo mau pipis angkat tangan lalu lari ke kamar kecil. Nggak usah lari ding, hehehe
hmm…klo sering2 ke sini saya bisa makin pinter deh
matur nuwun yo Cak 
@ Fa,
monggo, saling berbagi, Diaturi mampir dan suguhannya bawa sendiri
dah diganti belum cak rehidrasinya???
@ sibermedik,
Belum ntar tak kabari ya, sabar
wadaw, cukup sekali kena ISK. suakitnya ampun-ampunan. demam tinggi sampe 41 C. pake acara darah pulak. terasa lebih seram karena infeksi 3 bulan sebelum nikah.
susahnya kalo berbagi toilet. kalo pake semprotan buat dudukan toilet, bisa nurunin resiko infeksi ga?
@ nYam,
hehehe, gak bisa mbayangkan 3 bulan sebelum nikah kena ISK, padahal biasanya sampai mringis saking sakitnya. Moga nggak kena lagi ah.
Jika ragu-ragu memakai toilet “rombongan”, nggak perlu pakai semprotan, sebaiknya posisi jongkok saja, agar badan kita tidak kontak dengan toilet. Toh mikro-organisme tidak masuk melelui ai seni yang sedang mengucur.
halo pak dokter, waduh, kok pas banget saya nemuin artikel bapak ini, kebetulan saat ini saya lagi ‘gundah gulana’ pak. Pasalnya, tadi malam, tanpa ada angin atau hujan (maksutnya gak tau kenapa) tiba2 saya merasa kesakitan saat pipis, pertama sih pipisnya normal (banyak) tapi kok serasa nggak tuntas, lalu nggak sampe 3 menit udah kebelet lagi, tapi pas ke kmr mandi pipisnya cuman dikittt (cuman setes2 gituh) dan rasanya sakiittt banget, saya bingung (panik juga), apalagi saat ke kmr mandi yg ke sekian kali ada setetes darah yg keluar, lalu ketika ke kmr mandi berikutnya malah ada serpihan kuecil berwarna kemerahan (dan sakitnya luar biasa). Dari jam 11 malam sampe sekitar jam setengah 5 pagi, hampir tiap 10 menit saya bolak balik ke kmr mandi, nyiksa banget deh pokoknya… hiks. Skrg sih udah nggak sesering tadi mlm (sktr 2 jam sekali kebeletnya) tapi di akhir acara pipis masih terasa agak sakit.
mohon petunjuk ya pak dokter, kalau saya ingin periksa, sebaiknya saya periksa ke mana? dokter umum, dokter kandungan atau dokter kelamin? Ohya, saya wanita berumur 28 tahun dan sudah menikah tapi belum punya anak, beberapa bulan terakhir ini saya juga menderita keputihan (sampe keluar serpihan2 putih gitu). Terus, kalau periksa saya juga pengen diperiksa bener2 (pake tes lab dll itu), soalnya saya dulu pernah periksa utk keputihan saya (beberapa kali), dokternya cuman ngasih obat2an, klo nggak sembuh obatnya diganti, begitu terus sampe saya merasa kok jadi percobaan obat (makanya saya jadi berhenti berobat), gimana cara ngomong ke dokternya biar saya diperiksa di lab spt yg diuraikan pak dokter di atas? soalnya selama ini saya nggak terlalu berani usul macem2 klo pas periksa (takut dokternya tersinggung dan mengira saya ‘keminter’). Tolong jawabannya ya dok, saya mau periksa setelah ada penjelasan dr pak dokter moki. Sekalian deh, saya berdomisili di Malang, apa pak dokter bisa merekomendasikan dokter yg bisa saya datangi?
Ohya (lagi), selama ini saya merasa nggak punya masalah berarti dg ‘dunia perpipisan’, pernah sih anyang-anyangen tapi biasanya terjadi klo udara lagi bener2 dingin dan nggak berlangsung lama. Terima kasih sebelumnya ya pak dokter, maaf kalau tulisan saya kepanjangen…
@ Nany,
Dear, Ibu yang lagi gundah gulana,
Saya memahami derita ibu. Sudah semestinya para pasien ingin mendapatkan informasi yang sejelas-jelasnya tentang penyakitnya.
Saran saya, monggo periksa ke dokter Kandungan atau ke dokter Penyakit Dalam. (maaf tidak punya kenalan dokter kandungan di Malang, kalo Surabaya ada teman dan para guru saya)
Saya lebih cenderung ke dokter Kandungan dengan pertimbangan sekalian konsultasi persiapan hamil (jika nanti menginginkannya).
Sebaiknya ibu minta saja pemeriksaan lengkap agar penyakit tersebut dapat tuntas, dan jika karena berbagai hal kemudian mengalami keluhan seperti itu (moga tidak), data sudah terekam, jadi tidak bolak-balik periksa lab kecuali untuk follow up hasil pengobatan.
Nggak papa koq minta pemeriksaan lengkap. Bisa saja dokter nanti menyaring urutan pemeriksaan lab berdasarkan hasil pemeriksaan fisik.
Sepengetahuan saya di Malang sarana tersebut ada karena Malang memiliki RS Pendidikan (maksudnya RS yang ada fak. kedokterannya).
Jangan lupa untuk bertanya sejelas-jelasnya seputar penyakit yang diderita. Mosok sih dokter tersinggung, bukankah itu hak pasien ?
Kalau dokternya marah, ganti diomeli aja. hehehe *guyon*
*serius lagi* Jika dokternya tersinggungan, terpaksa deh ganti dokter yang sabar dan telaten.
Semoga cepat sembuh
Aduhhhhhhhhhhh….. aku iseng2 browsing nyari ISK.
saya lagi mengalami keluhan sakit di bagian pangkal paha kiri, perut bagian bawah, dan tulang kemaluan. apa iya saya ISK?
duh… ke dokter takut? gmn nih pak dokter???
pipisnya sih lancar, n tdk sakit pas pipis. udh 2 minggu nih kyk gini. gak nyaman banget.
kirain masuk angin, tp selama inikah
@ Rika,

Berdasarkan keluhan yg dialami, sepertinya bukan ISK. Mohon maaf, keluhan tersebut masih bersifat umum, bisa karena memang ada gangguan, bisa pula tidak berhubungan dengan penyakit.
Untuk memastikan, menurut saya sebaiknya periksa ke dokter terdekat. Nggak perlu takut deh, dokter nggak ada yg nggigit koq
Tahap pertama bisa ke dokter umum. Jika diperlukan, dapat juga ke dokter spesialis penyakit dalam atau spesialis kandungan.
Sekali lagi, ini untuk mencari penyebab keluhan tersebut. Lebih baik mengetahui daripada gelisah bukan ?
Moga keluhan ibu dapat segera teratasi
Saya juga kena ISK. Emang ngak enak bolak balik toilet sehari bisa 20 kali mungkin. Sampai drop banget badan rasanya seperti kata Ibu Nani. Gimana sih biar bisa sembuh? Thanks atas dijawabnya email ini.
Hallo, Bapak Dokter. Saya juga ingin berbagi cerita dan lebih tepatnya lagi bertanya. Mohon dijawab sebisa mungkin ya Dok. Begini, biar saya cerita lebih lengkap sedikit. Beberapa bulan yang lalu, saya mulai kencing2 terus2an. Biasanya sih cuma waktu dingin saja kencing terus2an gitu. Lalu lama2 jadi yang anyang2 itu. Jadi kadang2 mesti di toilet 1/2 jam-an karena begitu mau selesai ada lagi, ada lagi. Beberapa minggu terakhir kencing sudah tidak bisa ditahan lagi, dan sering sekali. Minum ataupun tidak, kencing juga jalan terus. Tapi yang saya baca di sini rata2 sakit atau kesakitan waktu kencing, sedangkan saya tidak. Cuma ada nyeri di bagian kiri perut bawah, seperti ada luka di dalam. Trus, mual, agak pusing sedikit. Saya rasa tidak mungkin hamil karena sudah berjalan 8 bulan sejak saya menikah belum hamil2 juga. Jadi tadi malam saya ke dokter tidak sempat bertanya macam2 juga. Saya sempat cek darah untuk liver karena merasa capek luar biasa 2 tahun terakhir ini, juga cek diabetes. Juga tes infeksi saluran kencing tadi. Hasil lab keluar dokter bilang saya kena infeksi. Saya dikasih CIPROFLOXACIN ukuran 500mg untuk 2 x sehari. Ada satu obat buat nyeri lagi yang saya lupa bawa karena saya ingin meminimalkan minum obat kalau bisa.
Pertanyaan saya:
1. Apa saya juga kena ISK atau yang lain, karena dokter bilang infeksi tapi kok saya ngak sakit seperti yang lain?
Mohon dijelaskan sedikit Dok.
2. Apa ISK bisa menyebabkan tidak bisa hamil atau saya tidak bisa hamil karena masalah lain, seperti ada masalah di kandungan atau kecapean mungkin?
3. Apa ISK bisa menyebabkan berat badan turun dan menjadi lemah, capek luar biasa dsb nya?
Thanks atas dimuatnya dan dijawabnya email saya ini.
:((
@ Alexandra,
Maaf Bu, jawaban saya tunda ntar malam ya, mau persiapan praktek soalnya…
@ Alexandra,
Dari cerita ibu di atas, kemungkinan yang dimaksud dokter adalah ISK.
ISK pada wanita memang cenderung berlangsung lama (tidak selalu). Adapun keluhannya bisa seperti yang tertulis di artikel bisa pula @ asimptomatis, artinya tanpa keluhan atau keluhannya ringan.
1. ISK ataukah yang lain?
Melihat keluhan dan obat yang diberikan, kemungkinan besar ISK. Keluhan ISK tidak selalu sama setiap orang, bergantung kepada banyak hal, jenis mikroorganisme penyebab infeksi, berat ringannya infeksi, penyebaran infeksi, dll. Bisa saja seseorang mengalami nyeri saat kencing, bisa pula tidak. Bahkan bisa juga tidak mengalami keluhan (asimptomatis). Adapun keluhan lain dapat menyertai ISK misalnya, mual dll. Inipun tidak selalu sama setiap orang.
2. Apakah ISK menyebabkan tidak hamil?
Pada kasus ibu, tidak. Jika menikah 8 bulan yang lalu sedangkan tanda kemungkinan ISK beberapa bulan yang lalu (setelah menikah), berarti tidak ada hubungannya. Kehamilan ditentukan oleh spermatozoa, sel telur dan kondisi rahim serta faktor-faktor lain. Sedangkan ISK berada di saluran yang berbeda. Kalaupun misalnya ada penyebaran infeksi dari saluran kencing ke organ reproduksi, belum tentu menyebabkan seseorang tidak hamil.
Masalah belum hamil, sabar ya Bu … toh masih pengantin baru kan (baru sekitar 1 tahun)
3. Apa ISK bisa menyebabkan berat badan turun dan menjadi lemah, capek luar biasa dsb nya?
Efek secara langsung tidak. Secara gak langsung bisa jadi, terutama jika kesal karena penyakitnya tak kunjung hilang. Rasa cemas juga dapat menyababkan lelah, lemas, mual, nafsu makan menurun, dll.
Mengenai Obat, sebaiknya diminum sampai habis untuk antibiotika (CIPROFLOXACIN), ini untuk menghindari resitensi (kekebalan), sedangkan anti nyeri boleh tidak diminum jika tidak nyeri.
Dan sebaiknya diobati sampai tuntas.
Demikian penjelasan singkat ini moga membantu dan semoga segera sembuh.
Trims
Waduh…ngak nyangka dibalas cepat juga…he..he…
Tapi setelah saya baca2, sepertinya tidak ada dikasih tahu penyembuhannya deh Dok untuk masalah ISK ini. He2. Habis dokternya yang di rumah sakit cuma suruh banyak minum. Sedangkan kalau banyak minum pastinya banyak sekali kencing atau sering kencing. Baru minum ngak sampai 5 menit udah kencing banyak. Rasa2nya tidak ada air yang menetap di tubuh deh jadinya. Malah capek karena bolak balik toilet aja kerjaannya seharian, sampai malam juga.
Oh, ya, Dok, pagi ini saya merasakan sakit nyut2an di bagian kanan sekarang. Apa itu masih bagian dari ISK ini? Apa anda pun mengasuh atau punya artikel buat yang hamil juga?
Sekali lagi maaf karena banyak bertanya, he2…
Thanks,
Alexandra
@ Alexandra,
maaf, kalo berkenan, saya biasa dipanggil cak (bahasa jawa timuran: artinya mas) … hehehe, lebih friendly soalnya.
Ya, mungkin beliau gak sempat ngasih tahu. sesuai artikel di atas, adakalanya bisa lebih seminggu, 2 minggu bahkan lebih.
sedangkan minum banyak, yang dimaksud adalah minum melebihi kebutuhan sehari-hari, yakni lebih 2,5 liter per hari. Ahli penyakit dalam lain menyebutkan lebih 3 liter, … soal ini gak masalah yang penting lebih 2,5 liter perhari. Minumnya sedikit-sedikit dan sering. Dampaknya sering kencing (asal gak ngompil, maaf, hehehe). Ini dimaksudkan untuk membilas kandung kemih agar bersih dari mikroorganisme.
Idealnya sih periksa kultur kuman dan sensitivitas mikroorganisme agar dapat diketahui secara pasti penyebab dan obat yang tepat untuk mengobatinya. Hanya saja di Indonesia memerlukan waktu sekitar 1-2 minggu dan bianya mahal (sekitar 200 ribu)
sakit nyut2an di bagian kanan sekarang. Apa itu masih bagian dari ISK ini?
Iya, bisa jadi bagian keluhan ISK.
Artikel tentang kehamilan ada saya tulis, belum menyeluruh, … tempatnya lupa. Coba menggunakan fasilitas search di sidebar kanan.
Kalo perawatan kehamilan hingga melahirkan sudah saya buat prosedur tetapnya, sayangnya ebook itu untuk kalangan medis atau bidan.
Namun siapapun bolejh membacanya, ebook tentang Protap perawatan ada di halaman download. Monggo di donlot jika berkenan.
oh ya saya bukan pengasuh rubrik, namun demikian saya menyediakan waktu untuk berdiskusi di halaman tanya jawab atau bisa juga berdasarkan artikel posting seperti ISK ini.
Banyak tanya boleh koq, saya lebih suka ditanya ketimbang pakai bahasa kebatinan, hehehe Hanya saja sy mohon maaf, adakalanya jawaban terlambat 1-2 hari karena di daerah kami listrik padam 2 hari sekali, maklum … ndeso ™.
Makasih
Halo, Pak Dokter..
Saya semalaman tidak bisa tidur gara2 kencing terus-menerus. Pagi ini saya sedang browsing2 ttg gejala yang saya alami lalu menemukan situs ini. Gejalanya ternyata sama tetapi air kencing saya jernih (tidak keruh). Baru pertama kali ini saya mengalami seperti ini. Saya sudah berusaha banyak minum air semalaman, tetapi tidak menyelesaikan masalah . Yang ingin saya tanyakan, apa yg harus saya lakukan? apakah tetap minum air sebanyak2nya?Mohon di jawab ya Pak Dok.. Terima Kasih
@ resti,
halo juga ….
usul: panggil cak aja ya
Jika kencingnya dikit-dikit (tidak selalu keruh), sering atau disertai tanda lain seperti dalam artikel, maka untuk tahap pertama udah bener, yakni minum banyak, sedikitnya 2,5 liter perhari.
Bila dalam 2-3 hari keluhan masih tetap, sebaiknya periksa ke dokter terdekat untuk memastikan apakah ISK atau ada yg lain.
Sementara ini dulu ya, ntar kita lihat perkembangannya
Cak, hari ini aku alami ISK hiks…trus nemu webnya cakmoki berguna banget infonya. seharian bolak balik ke toilet tp yg keluar hanya bbrp tetes yg bikin sebel endingnya tuh nyeriii bgt :(( . Mo tanya nih , aku dapet info obat impresial 400mg bisa utk obat ISK ini. Mohon pencerahannya ya.
@ Rina,
ya … Impresial 400 mg bisa dipakai kalo emang dari dokter. Diminum 2×1 selama 10 hari. Tentu ada obat lain kan ?
Moga segera sembuh ya
Hi Cak Moki,
Salam Kenal
Boleh naya dikit ya?
Gini sekarang aku udah telat mens 2 minggu,pas aku cek pakai test kehamilan ternyata positif. Tapi sudah 2 minggu juga , kalo buang air kecil terasa sakit.panas.Tadi pagi sakitnya terasa banget dan akhirnya ama suami aku dibawa ke dokter. setelah di cek urine ternyata mormal, tidak ada bakteri atau kelainan. Kata dokter, mungkin disebabkan hamil.dan disuruh minum air putih yang banyak aja.
Tapi kok aku kurang yakin ya?soalnya anyang anyangannya sakit banget.walaupun terasanya kadang2 tapi sakit..
Gimana ya Cak ya?apa harus periksa lagi ya?aku takut akan berpengaruh ke kehamilan..
Tolong sarannya
REgards,
Nurul
Cak mau nanya terkait ISK. terutama silent isk pada bayi.
jika hanya tes urun rutin apakah bisa jadi screening awal silent isk? atau harus urin kultur.
saya sedang menyingkirkan kemungkinan ISK pada anak saya.
hasil lab urin rutin semua negatif (tmasuk silinder, kristal, lain2) kec leukosit.
tks infonya
@ Noora:
test urine bisa untuk screening awal silent ISK …jika klinis masih curiga ISK (misalnya yg lain normal dan leukosit menunjukkan infeksi) sebaiknya kultur sekalian test sensitivitas.
Trims
Stelah malam pengantin kmrn saya anyang-anyangan. Buang air kecil berjuta kali rasanya, perut bawah nyeri, sakit gila2an pada akhir buang air kecil dan ternyata tadi setelah buang air kecil sempat ada darah pada kemaluan saya. Knp ya? Trus ngobatinya gmn?
Makasih.
@ Stefie
ISK, Infeksi Saluran Kemih, kemungkinan karena iritasi (saat pengantin baruan), so silahkan periksa ke dokter terdekat untuk mendapatkan obat yang sesuai.
Trims
Cak Moki, salam kenal..
Ijin mau mengcopy tulisan tentang ISK untuk diposting di blog saya ya.. soalnya tulisan ini sempat saya jadikan referensi pada saat saya terkena ISK beberapa waktu yang lalu. Daripada tercecer di file komputer, mending saya simpen di blog saja. Thanks.
@ bundanisa:
Salam kenal mbak
Iya, monggo dipersilahkan kalo emang dianggap layak, dan terimakasih telah berkenan menyebar luaskan informasi ini…
Cak, mau tanya, baru2 ini saya buang air kecil& mengeluarkan darah sedikit. Kalau baca2 hasil googling internet,itu namanya hematuria,tipe yg mikro… (betul ga?)
waktu dulu,sekitar 4bln yg lalu,seinget sy jg pernah seperti itu.Sy pikir itu bercak darah datang bulan. Tapi setelah sy pakai pmbalut,ternyata bkn datang bulan,krn tdk ada darah lg.Karena saya tdk merasakan keluhan apa2,sy tdk tindak lanjuti ke dokter.
Dan baru2ini kejadian itu terjadi lagi. Kali ini jam 2 pagi sy terbangun, dan sy lihat kencingnya mengeluarkan darah. Lalu sy langsung cari di internet mengenai kencing darah, dan setelah tau istilahnya hematuria, sy menemukan blog ini.
Yg ingin sy tanyakan, apa hematuria adalah gejala isk atau malah merupakan gejala penyakit lain? Berbahayakah?
Apa yg harus dilakukan?
Dptkah sembuh, bila saya minum air putih sebanyak2nya,sebelum saya periksa ke dokter?
Karena kalau memang dg minum air putih bs sembuh, stdknya sy tdk prlu ke dokter..
Ohya, 1hari setelah kencing darah, saya datang bulan, sehingga, sy tdk dpt memastikan apa nyeri ini karena kencing darah, atau karena datang bulan.
Sy sgt mengharapkan penjelasan dari Cak, jika berkenan. Terima kasih.
@ Sher:
iya, hematuri artinya adanya darah dalam air seni (hema or haem or hemato=darah, sedangkan uri=urine).
Kemungkinan terbanyak hematuri adalah ISK. Tidak berbahaya jika segera diatasi dan tidak ada penyakit lain yang menyertainya.
Penanggulangan sementara, dengan minum minimal 2,5 liter sehari-semalam.
Jika dalam 3 hari masih terjadi hematuri atau keluhan lain, misalnya: nyeri saat kencing…dll, sebaiknya periksa ke dokter..
Moga masalah tersebut segera berlalu… Trims
cakmoki..
aku mau tanya..
2-3 hari ini aku suka anyang-anyangen..
kemudian setelah pipis,mulai terasa sakit nya..
tp aku tidak merasakan sakit yg di bawah perut itu..
yg aku rasakan hanya sakit setelah pipis..
mungkin awalnya gara2 aku sering nahan pipis..
aku belum tau,apakah ini sekedar anyang-anyangen yg nanti nya akan hilang sendiri atau aku sudah pasti kena ISK..
yg mau aku tanyakan,apakan perlu aku ke dokter untuk memeriksakan ini? apakah tidak apa2 jika dipriksakan ke dokter umum?ketika di priksa oleh dokter,apakah vagina saya akan di priksa pula oleh si dokter itu?
trimakasih unTuk info nya..
@ Panda lucu:
Anyang-anyangen dan neryi pada akhir kencing merupakan tanda ISK dari beberapa tanda (gak mesti semua). Untuk memastikannya, silahkan periksa ke dokter (dokter umum boleh, dokter tidak umum juga boleh …:) )
gak usah khawatir, dokter gak akan meriksa bagian tersebut..
Untuk sementara minum sedikitnya 2,5 liter per hari…ntar kalo dalam 2-3 hr udah baikan, gak perlu ke dokter
Thanks
cakmokiii..

makasi’ byk yah sarannya..
aku jadi brani langsung ke dokter..
td nya malah takut..
hoho..
wakTu aku ke dokter td,aku dikasih obat amoxicillin yg 500 mg sama mefenamic acid 500 mg (analgetik - antiinflamasi)..
*sekedar informasi*
huehehe..
^_^
oia,boleh nanya lg kaaaan..
obat yg aku minum itu sudah betul apa bLum,!?
=)
oia,td dokter jg bilang aku ga boleh banyak minum teh sama kopi..
apa benar itu berpengaruh,!?
padahal aku tu’ susah bgt ngilangin kbiasaan minum teh ato kopi..
T_T
@ Panda lucu:
Obatnya dah oke …
Teh ama kopi bolehhhhhhh …. yang dimaksud gak boleh “banyak” oleh dokter, kali kalo minum kopinya banyak banget, misalnya lebih 4 gelas karena dikhawatirkan menimbuulkan mual dan mengurangi mengurangi air putih … Moga cepet sembuh ya
Dok,tanda silent isk pada bayi apa ya?Akhtar dah beberapa hari ini bak cuma 4-5x sehari.Pipisnya berbau menyengat.Tapi dia ga demam ni..Cuma makannya agak rewel,lg gerakan tutup mulut.Tapi dikasi pisang n biskuit mau.
Tolong ya dok..
@ lenamaya:
ISK pada bayi sama dengan dewasa, yakni pipis sering tapi dikit-dikit. Selain itu acapkali USK terjadi karena refluks (aliran balik) air seni akibat adanya hambatan pada kulup (pada bayi laki). Coba dilihat apakah lubang kulupnya menyempit atu enggak…
Sebenarnya 4-5 kali pipis bukan ukuran sih. Rewel and pipis bau menyengat bisa karena sebab lainnya…
Trims
Kayaknya ga menyempit cak.Sekarang malah sy yg kena gejala isk.Pipis dikit n suakit bgt..Hiks..
@ lenamaya:
lho, koq jadi ibunya yang kena isk nih …
Sementara coba diatasi dulu dengan minum sedikitnya 2,5 liter sehari. Kalo dalam 2-3 hari masih tetep, terpaksa pake obat.
Moga segera sembuh ya
Cak mau nanya dunk..
Aku mengalami gejala2 dari ISK bagian bawah: biasanya ditandai dengan keluhan nyeri atau rasa panas saat kencing, kencing sedikit-sedikit dan sering, rasa tidak nyaman di atas tulang kemaluan (suprapubik).
Hal ini terjadi sejak aku dua hari setelah aku berenang. Ada 2 kolam tmpt saya berenang saat itu, yang satu kolamnya agak kotor dan kamar mandinya sangat kotor, dan yang satunya lagi bersih.
Lalu lama saya berenang di kolam pertama sekitar dua setengah jam dan berlanjut di kolam kedua selama sekitar 3jam.
Pertanyaan saya:
1.Apabila saya terkena ISK, apa dokter umum bisa memberikan obat tanpa pemeriksaan laboratorium yang mahal2?
2.Apa ada kemungkinan saya terkena ISK saat berenang di kolam renang pertama?
3.Atau mgkn di kamar mandi di kolam renang pertama?
(sbg info: saya hanya berganti pakaian saja tidak ada BAK atau BAB disana)
Terima Kasih
@ Michael:
(1) Bisa. Dengan wawancara (anamnesa) dan tanda-tanda klinis seperti disebutkan di atas serta pemeriksaan fisik, udah cukup untuk menegakkan diagnosa dan memberikan obat yang tepat.
(2) Iya, bisa jadi berhubungan dengan itu.
(3) kalo di kamar ganti hanya ganti pakaian sih gak akan menyebabkan ISK.
Thanks
Thanks, cak. Terhitung sudah 1 minggu dan 1 hari sejak pertama kli kencing terasa panas dan perih. Sampai sekarang blm sempat ke dokter.
Btw, g ada rasa sakit atau gejala2 itu lagi loh.
MASALAHNYA cuma muncul bila di hari sebelumnya aku kurang minum air. Masalah yg munculpun hanya sekali dan di pagi2 hari saat bangun.
Apa ini kambuhan?
Thanks
@ Michael:
Siiip …
Untuk keluhan ringan cukup dengan minum air minimal 2,5 liter sehari. Kalo kurang minum lantas muncul keluhan lagi bisa kambuhan, bisa pula reinfeksi.
Thanks
Btw, cak. Knp di edisi PDF lebih lengkap. Ada Cara2 pengobatan dosis tunggal utk kasus tertentu. Knp g ditulis disini juga?
pak dokter ikut tanya ya.saya 32 tahun, menikah, belum pernah hamil sekarang sedang terapi PLI ( antibody antisperma tinggi di andrologi dan konsul dokter kandungan)
1 hari kemarin saya mengalam gejala isk, anyang-anyangen dan sakit pas ending pipis. semalaman bolak balik ke toilet, akhirnya hari ini saya putuskan ke dokter umum dulu. sama dokternya suruh tes urin dan darah, (maaf detail ya dok)
hasilnya dalam darah ada leukosit 14.200, di urin bj 1.025, ph 7, protein pos 2, blood pos 2, urobilin 0.2, sedangkan glukosa, billirubin, keton, nitrit, negatif.
urine sedimen epitel pos 1, lekosit 15-20, eritrosit 20-30,untuk silinder,kristal, jamur, bakteri semua negatif.
dari dokternya dikasih terapi ciprofloxacin 500 mg (2 x1 tablet) dan mefenamic acid 500 mg (3 x 1 tablet)
Pak dokter, saya belum konsulkan ini ke dokter kandungan (karena tempatnya agak jauh), yang saya tanyakan,
dari test lab, kok jamur dan bakteri negatif, apa ini berarti penyebabnya bukan mikroorganism
perlukan saya test lab yang beruhubungan dengan kondisi ginjal?? test apa ya
bagaimana dengan terapi antibiotika yang diberikan oleh dokter umum??
mohon sarannya ya dok. malamk ini pipis sudah lumayan gak sakit (ada tapi dikit),dan sudah gak sesering hari sebelumnya.
terima kasih dan maaf detail dan banyak tannyanya.
@ Michael:
Maaf, pada posting sebelumnya yg berhubungan dengan penyakit, tertulis agak lengkap, disertai dengan pengobatan. Trus ada masukan agar yang lengkap disediakan dalam bentuk PDF sedangkan yg diposting cukup dengan gambaran umum dan berhubungan dengan keseharian dan bersifat umum, karena kalo lengkap dianggap kepanjangan…hehehe
Enaknya gimana ?
@ petra:
Keluhan dan hasil menunjukkan “kecocokan” bahwa ada ISK. Ini dibuktikan dengan jumlah leukosit (menandakan infeksi) dan eritrosit dalam jumlah banyak di urine (menandakan adanya iritasi).
Adapun mikroorganisme(bakteri, virus, jamur, parasit) tidak selalu dapat terdeteksi dengan pemeriksaan urine, kecuali jika udah berlangsung lama dan gak diobati.
Obat dah oke.
Menurut saya perlu tambahan spasmolitik (melebarkan saluran kencing) misalnya: buscopan atau sesden dan antiseptik, misalnya nephrolit.
Jadi, komposisi nya sebagai berikut:
1. Cyprofloxacin 500 mg 2×1
2. Mefenamic acid 500 mg 3×1
3. Buscopan 3×1
4. Nephrolit 3×2
Setidaknya diminum 5 hari.
Selain itu perlu minum minimal 2,5 liter perhari.
Sebagai catatan, masalah antibiotika sebaiknya minta pendapat dokter kandungan atau dokter andrologi agar bisa sejalan dengan PLI.
Trims
terimaksih banget dok, gak nyangka jawabannya cepet banget. Pak Dokter satu ini emang beda teope begete…
hari ini saya akan konsul ke dokter kandungan..sebelumnya pagi ini ambil evaluasi PLI….semoga semua oke…
dokter apa isk akan mempengaruhi infertilitas dan kambuhan gak sich?? (maaf nanya lagi)
rgrds
@ petra:
Maaf, telat ngejawab soalnya saya lagi mudik
ISK adakalanya bisa kambuh terutama kalo kurang minum.
Kalo gak ada penyulit (misalnya penyebaran infeksi) or komplikasi ke organ reproduksi, maka gak akan mempengaruhi kesuburan.
Trims
pak dokter saya juga ingin bertanya mengenai ISK yang disebabkan oleh Candida albicans pada pria. Saya sebelumnya mengalami gejala ISK persis seperti yang dibahas pada episode 1 skenario 1 diatas. Tetapi setelah mengobati diri dengan Fluconazole (merk. Diflucan) 150mg, perlahan bagian otot kemih sudah tidak perih/sakit. Tetapi rasa sakit/perih masih terasa pada saluran yang menuju kepala penis.
Mengapa saya yakin itu candida, karena istri saya sebelumnya terserang candida dan saya mungkin tertular melalui hubungan suami istri. Tetapi istri saya sembuh hanya dengan 1 kali konsumsi kapsul Diflucan 150mg (gejala jamurnya tidak terlihat lagi). Tetapi mengapa masalah pada saya tidak kunjung sembuh(tuntas), sudah 5 kapsul Fluconazole 150mg saya konsumsi.
Yang ingin saya tanyakan dok, berapa mg normalnya kapsul Fluconazole (diflucan) yang harus saya konsumsi untuk jenis infeksi seperti yang saya alami, mengingat harga obat jenis ini sungguh tergolong mahal bagi saya. Apakah boleh saya berhenti mengonsumsi Fluconazole melihat sakit saya sudah membaik dari sebelumnya.
thx…
@ gun:
Logikanya udah bener. Mestinya dengan Fluconazole dosis tunggal, Candida di organ genital udah bisa sembuh.
Menurut saya sebaiknya test urine untuk memastikan penyebab ISK mengingat bahwa ISK bisa juga disebabkan oleh mikroorganisme lain.
Selanjutnya, pemilihan obat disesuaikan dengan hasil pemeriksaan urine… Trims
Dok, mau tanya, kalau dikulturkan dan test sensitive di RS itu cukup dng air seni(urin) aja, atau gimana cara ngambilnya dok ?. Terus berapa lama tunggu hasil pembiakan dan test sensitivenya dok, thx.
@ Budi:
Cukup pake sampel air seni (urine) pagi hari (bangun tidur) supaya hasil pemeriksaan lebih akurat.
Hasilnya dapat kita ketahui sekitar 1 minggu. Thx.