Tulisan ini respon dari tanya jawab bu Laras saat posting Hamil di luar kandungan
Kendati dalam istilah medis tidak dikenal Hamil Anggur, ada baiknya kita bahas sekilas untuk tambahan sedikit pengetahuan. Nama penyakit tersebut sebenarnya adalah Mola Hidatidosa. Nama-nama lain lihat “kata kunci”.
Mengapa disebut Hamil Anggur ? Yah, itu kan kebiasaan manusia (indonesia?), mungkin mengaitkannya dengan bentuknya yang mirip anggur.
Kata kunci:
Mola hidatidosa, gestational trophoblastic disease, gestational trophoblastic tumors, hydatidiform mole, invasive mole, chorioadenoma destruens, choriocarcinoma, gestational trophoblastic neoplasia.
ilustrasi: Mari kita bayangkan segerombol buah anggur. Ambil satu persatu hingga habis, atau biarkan rontok dengan sendirinya. Apa yang terjadi ? Tidak ada. Tidak terjadi apapun selain habisnya buah anggur dan sisa tangkai serta dedaunan.
Penulis hanya ingin menekankan bahwa Hamil Anggur atau Mola Hidatidosa tidak seperti gambaran ilustrasi di atas. Jika ada cairan mirip anggur yang terlepas atau keluar dari rahim, maka akan ada resiko terjadinya perdarahan.
Apaan sih Hamil Anggur itu, apa seperti rahasia-rahasia sinetron di TV ?
Bagaimana bisa terjadi ? Apa penyebabnya ? Bagaimana mengobatinya ? Ganas apa tidak? Apa saja resikonya ?
Itulah mungkin pertanyaan yang ingin dilontarkan para pembaca tercinta.
Tenang, sabar, simpan dulu pertanyaan tersebut, nanti kita bahas pelan-pelan.
Sekilas pembahasan
Definisi:
Hamil anggur atau Mola hidatidosa adalah kehamilan abnormal berupa tumor jinak yang terjadi sebagai akibat kegagalan pembentukan “bakal janin”, sehingga terbentuk jaringan permukaan membran (vili) mirip gerombolan buah anggur.
Tumor jinak mirip anggur tersebut asalnya dari trofoblas, yakni sel bagian tepi ovum atau sel telur, yang telah dibuahi, yang nantinya melekat di dinding rahim dan menjadi plasenta (tembuni) serta membran yang memberi makan hasil pembuahan.
Bagaimana terjadinya ?
Hamil anggur atau Mola hidatidosa dapat terjadi karena:
- Tidak adanya buah kehamilan (agenesis) atau adanya perubahan (degenerasi) sistem aliran darah terhadap buah kehamilan, pada usia kehamilan minggu ke 3 sampai minggu ke 4.
- Aliran (sirkulasi) darah yang terus berlangsung tanpa bakal janin, akibatnya terjadi peningkatan produksi cairan sel trofoblas (bagian tepi sel telur yang telah dibuahi) .
- Kelainan substansi kromosom (kromatin) seks.
Ingat ya, yang di atas ini adalah perjalanan penyakit (dalam bahasa medis disebut patofisiologi)
P e n y e b a b
Penyebab pasti belum diketahui, tetapi diduga pencetusnya antara lain kekurangan gizi dan gangguan peredaran darah rahim (dr.Etisa Adi Murbawani)
G e j a l a
Layaknya orang hamil, tanda awal persis kehamilan biasa, misalnya terlambat haid, keluhan mual, muntah. Hanya saja keluhan tersebut lebih hebat. Jika diperiksa tes kehamilan, hasilnya positif juga.
Tapi bukan berarti kalo muntah-muntah hebat sampai lemes lantas tergopoh-gopoh takut bahwa itu hamil Anggur. Masih ada tanda lain dan pemeriksaan penunjang untuk memastikan diagnosa.
Selain gejala umum di atas, tanda-tanda lain diantaranya:
- Tidak ada tanda-tanda gerakan janin
- Rahim nampak lebih besar dari umur kehamilan, misalnya terlambat 2 bulan, rahim nampak seperti hamil 4 bulan
- Keluar gelembung cairan mirip buah anggur bersamaan dengan perdarahan
Pemeriksaan penunjang
Pada pemeriksaan radiologis atau rontgen, tidak terlihat gambaran tulang janin. Yang nampak justru gambaran mirip sarang lebah (honeycomb) atau gambaran mirip badai salju (snow storm)
Demikian pula pada pemeriksaan USG (ultrasonografi), ditemukan gambaran mirip badai salju, tidak adanya gambaran yang menunjukkan denyut jantung janin.
Pemeriksaan lain adalah dengan patologi anatomi, yakni pemeriksaan mikroskopis gelembung cairan mirip anggur.
Pemeriksaan penting lainnya, pengukuran kadar hormon korionik gonadotropin (HCG), yakni hormon untuk mengidentifikasi kehamilan. Pada Hamil Anggur kadar hormon ini (HCG) meningkat lebih tinggi dari kadar kehamilan normal.
Pengobatan
Pada dasarnya mola (hamil anggur) adalah tumor jinak, namun dapat berkembang menjadi ganas, kemungkinan menjadi ganas sekitar 20%.
Prinsip penatalaksanaan adalah:
- Pengeluaran mola (evakuasi). Pada wanita subur dan masih menginginkan anak, dapat dilakukan kuret atau kuret hisap. Kuret ulangan dilakukan sekitar seminggu setelah kuret pertama, untuk memastikan bahwa rahim benar-benar sudah bersih. Sedangkan bagi wanita usia lanjut atau yang sudah tidak menginginkan tambahan anak, dilakukan pengangkatan rahim (histerektomi)
- Follow up, yakni pengawasan lanjutan untuk monitor dan evaluasi pasca evakuasi. Langkah pengawasan dilakukan secara klinis, laboratorium dan radiologis. Pengawasan lanjutan dengan pemeriksaan kadar HCG. Pemeriksaan ini dilakukan 1 minggu sekali sampai kadar HCG menjadi negatif. Setelah itu masih diperiksa sampai tiga minggu berturut-turut kadar HCG tetap negatif.
Selanjutnya masih diperiksa setidaknya sebulan sekali selama 6 bulan.
Jika ternyata pemeriksaan HCG tidak sesuai harapan, atau dengan kata lain kadarnya tetap atau malah naik, perlu diberikan obat kemoterapi.
Cara pengawasan lain dengan pemeriksaan radiologis, dilakukan 6 bulan sekali.
Kapan boleh hamil lagi ?
Pada dasarnya penderita mola dianjurkan tidak hamil sampai pengawasan lengkap selesai dilakukan. (Sydney Gynaecological Oncology Group)
Bagi wanita yang belum punya anak, dianjurkan memakai alat kontrasepsi untuk menunda kehamilan selama 1 tahun, dan bagi yang sudah punya anak dianjurkan tidak hamil selama 2 tahun.
Angka kejadian
Berdasarkan referensi, angka kejadian mola ( hamil anggur) bervariasi.
Wanita asia umumnya memiliki kecenderungan lebih tinggi, yakni 1 dari 80-120 kehamilan, sedangkan wanita eropa 1 dari 1500-2000 kehamilan.
So, langkah bijak adalah kontrol teratur selama hamil. Bukan saja karena mola, namun untuk memastikan kehamilan tetap tumbuh normal, dan dapat diketahui secara dini bila menunjukkan adanya kelainan.
Semoga bermanfaat.
Download edisi baca (bergambar), file PDF 156 Kb, sila klik di sini
Edisi eBook standalone: file zip 272 Kb, download di sini
Bacaan:
- PDT Lab Ilmu kebidanan dan Penyakit Kandungan RSUD dr. Soetomo
- Sydney Cancer Center, dll
Link terkait:
BBC: Babies share womb with tumour
Oncolink
Mayo clinic




















![[Valid RSS]](http://i169.photobucket.com/albums/u238/cakmoki86/button/rss_valid.gif)





Saya tidak bisa komentar apa2, karena terus terang saya baru tau ada yang namanya Hamil Anggur. Terima kasih sekali atas informasinya.
Di tunggu tulisan2 yang lain.
Saya dulu ngira yang namanya hamil anggur itu, isinya buah anggur. Hehehe
@ prayogo,
Tulisan ini sebenarnya respon terhadap pertanyaan bu Laras yang nyinggung hamil anggur, waktu postingan “hamil di luar kandungan”.
Ok, beberapa informasi akan tayang, sabar ya
@ helgeduelbek,
Angka kejadiannya sedikit Pak, biasanya ibu-ibu yang tahu atau pernah denger kelainan ini.
Saya sendiri selama ini menemukan kasusnya baru 1 kali sekitar 12 tahun yang lalu.
Pak, wong2 ga tahu ndelok badai salju…sing koyok ngopo, lha kebetulan ndik kene lagi badai salju tak fotone po piye?
@ senyumsehat,
Yo, yo sip maturnuwun
Aku duwe gambar “badai salju” hasil USG gak jelas
Waduh cak wong aku guyon lho, badai salju temenan iku udah salju ga mandek2 mungkin karepe gambaran radio opaque totol2 ngono be’e yo
Iki ono link gambar apik cak, duweke elsevier tapi
http://www.netterimages.com/image/2995.htm
karo lecture, mayan gawe ngajar :
http://faculty.mc3.edu/Minterr/ppts/fluidelec/sld017.htm
Suwun
banyak ngga ya cak kasusnya disana?
lbh sering dtg terlambat (perdarahan)?
mrk yg terlambat biasanya blm kontrol ke dokter kebidanan kah (kl di kalimantan kan belakangnya sering pake ‘kah’ yaa..)?
@ Dani Iswara,
Maaf, kemarin seharian lampu mati
Selama ini “hanya” menemukan 2 kasus.
Yang satu nggak terlambat, setelah dirujuk, cukup curretage.
Satunya terpaksa histerektomi karena hasil PA ada tanda karsinoma.
Sekarang semua ibu hamil kontrol dini, sudah banyak bidan dan ada 7 ts praktek ke palaran.
Gimana di Jogja ?
di jogja numpang belajar aja cak..jd maap gak bs ngasi info valid..
@ Dani Iswara,
Iya deh, semoga cepat selesai
@ Evy,
Walah Mbak, komen link ditangkep akismet. Ono 2 link, sori yo njawabe dadi telat.
Maturnuwun, netterimages klik kanan metu pop up, gambar gedene login, mbayar.
Aku duwe image USG gambaran “badai salju”, sayange rodo kabur. Sing seri video guede, download suwe, maklum koneksi dial-up. hehehe
Terimakasih atas penulisannya mengenai hamil anggur. Mmm..(maanggut..manggut)..Mudeng saya sekarang.
Ada kawan saya yg katanya hamil anggur dan sudah dikuret tapi ternyata kumat lagi. Apa memang bisa tumbuh dan tumbuh lagi ya ..karena setahu saya dia sudah tiga kali kuret.
@ laras,
Kemungkinan berulang Hamil Anggur tetap ada. Karena itu, setelah kuret sampai bersih masih perlu follow up seperti langkah di atas.
Itupun jika hamil lagi, masih ada kemungkinan berulang. Setidaknya kalo mau hamil lagi sebaiknya konsultasi dengan dokter yang merawat.
Semoga sang teman tidak mengalami hamil anggur lagi
Terima kasih atas infonya… 2 minggu lalu sy baru divonis Mola alias hamil anggur, & minggu lalu baru dikuret. Iya sy lihat dr hasil USG terakhir memang kelihatan jelas sekali yaa bentuk butiran saljunya…
Waduh badan udah subur gini apanya yg kurang ya… ^_^
U/ kasus mola sepertinya sudah jarang sekali skr ini… makanya dr kemarin sempat stress jg mikir2 apa yg salah shg bisa mola dikehamilan pertama ini…
Setelah baca artikel ini kurang lebih jd ada gambaran, tp sy malah jd ga terima kl dikatakan ternyata disebabkan krn kurang gizi
@ key,
Gak ada yang salah koq, wong penyebab pasti belum diketahui. Adapun kurang gizi, hanya dugaan berdasarkan penelitian dr.Etisa Adi Murbawani, bukan saya lho. hehehe
Semoga hamil berikutnya sukses dan lancar
Terima kasih pak , info ini sangat berharga untuk saya dan keluarga…karena istri saya juga sedang terkena penyakit mola ini dan sedang diterapi kemo untuk penyembuhannya setelah di kuret. Dan mudah2an bisa berhasil di kehamilan berikutnya. cheerz…:)
saya masih bingung mengenai perjalanan penyakit(patofisiologis) mola hidatidosa ini atau yang lebih di kenal dengan hamil anggur. saya mohon ibu dapat memberikan penjelasan. terima kasih
@ Rizki,
Ok pak, tahapan ideal memang begitu adanya. Rangkaian pengobatan mulai kuret, kemo dan follow up adalah metode untuk mempersiapkan kehamilan berikutnya sekaligus sebagai monitor ke arah kesembuhan.
Semoga istri bapak segera sehat seperti semula, dan dapat tercapai keinginan bapak sekeluarga.
@ rina,
ya benar, semua artikel kesehatan di sini ditulis dalam gaya artikel populer dengan meminimalisir istilah medis yang “aneh” di mata khalayak. Inipun berdasarkan masaukan dan saran dari para pembaca agar dapat terjalin interaksi aktif.
Tujuan utama adalah memudahkan pemahaman. Bagi sebagain kalangan medis, tidak sulit mencari padananannya. Contoh, patofisiologi dalam artikel ini saya sederhanakan “bagaimana terjadinya”. Silahkan baca paragraf tersebut.
Ada sebagian artikel menggunakan kaidah penulisan medis di halaman download.
oya, maaf saya bukan wanita, tapi pria, sesuai foto di atas. Ada kumisnya koq, hehehe.
Moga gak bingung lagi.
Oh gtu.. *rolleyes*
Kebetulan aku sering denger istilah hamil anggur, Cak..
Malah saudara (jauh tapi..) ada yg pernah mengalaminya.
Hamil anggur ada hubungannya sama faktor genetis sehingga bisa menurun gak ya, Cak?
Trus..,
aku pernah denger lagi hamil yg gak jadi (apa ini yg maksudnya hamil anggur ya? ;p).
Janin tau2 hilang begitu aja..
Apa kasus ini memang ada dan mungkin terjadi atau aku yg kurang menyerap informasi jadinya kurang jelas (bahwa itu sebenarnya sama dengan hamil anggur.. ;p).
@ Lily,
iya genetik disebut sebagai salah satu faktor pencetus, adapun penyebab utama belum diketahui.
Saya pernah dengar soal itu, sayangnya belum pernah meriksa apa yg dimaksud dengan janin hilang. Bisa jadi salah satunya hamil anggur.
Pengalaman kami, hamil anggur juga bisa disebabkan oleh infeksi TORCH (Toxo, Rubella, CMV dan Herpes).
Kunjungi website kami: http://www.spesialis-torch.com
@ Khoirul Burhani:
Terimakasih tambahan informasinya
Ntar saya update dan link ke website spesialis.
Moga berguna untuk para pembaca dan khususnya saya sendiri.
Bravo
Assalamu’alaykum.
Buka tulisan Cak Moki satu ini, ya setelah istriku hamil anggur.
Anakku pertama dan kedua, semua lahir ‘polos’. Maksudnya via jasa
bidan saja. Ndak pernah masuk RS, apalagi musti disuntik macam2.
Nah, giliran kehamilan ketiga (yg kami harapkan menjadi anak ketiga)
mendadak kok ada yg aneh. Utamanya: mual berat dan ukuran perut yg
besar drpd biasanya. Setelah USG, lha ini … ‘dasar-e’ wong ndeso
(TM=Tenanan Mas) jadi agak ‘nggumon’ ditunjukkan badai salju di perut
istri. Langsung disarankan rawat inap dan kuret.
AlhamduliLLah, istri saat ini sdh di-kuret, tinggal tindakan
lanjutnya. Cuman sebelum kuret, sewaktu dirangsang dg obat (diberi
sebanyak 3x, pemacu lahir ?) istri sempat ke kamar mandi bersama saya. Nah, sewaktu ‘pipis’ keluar 2 ‘anggur’ (ukuran setengah
kepalan tangan). Apakah hal tsb menandakan sesuatu ?
Saya tertarik juga untuk membuat link Cak Moki di blog-ku, biar
nambahin wawasan. Mohon ijin-nya, trims’s atas ilmunya Cak
@ hadi_cml:
wa’alaikum salam,
iya…yang keluar itu adalah manifestasi hasil USG (gambaran badai salju). Dengan kuret dimaksudkan untuk membersihkan agar gak ada lagi sisa-sia *gambaran badai salju*
Monggo silahkan kalo tertarik nge-link.
Trims share-nya ya
BTW, koq link Blog njenengan gak diaktifkan ? … saya juga mau berkunjung
Tulisannya berguna banget mas,
kita yang ga’ tahu jagi ngeeh..
Tapi kalo yang udah jelas jelas hamil sampe 7 bulan
terus tiba tiba kempis tanpa keluar jabang bayinya
seperti yang sering terjadi di Balikpapan, Kaltim
apakah ada penjelasan medisnya Mas ?
Once again, thanks
@ obrien:
ya ada, puanjang banget … intinya pembentukan janin gak sempurna karena berbagai sebab, diantaranya masalah hormonal…kondisi tersebut dikenal sebagai “hamil kosong”…bukan hilang digondhol genderuwo lho …hehehe
Thanks
Maaf nih Cak Moki, saya baru kunjung lagi.
Agak jarang memang kunjung ke Blog Njenengan.
Tapi tetap menarik kok, soalnya nambah ilmu
Blog saya ada, tapi malu … blogger pemula.
Trus menulis Cak, tak dukung
Biar semua orang “melek” ttg kesehatan.
@ ahdi_cml:
Maaf … saya belum komen di Blog njenengan … hehehe, ntar saya link ya … boleh?
Penyebabnya apaan sech..penasaran dech..apa bs dari turunan
cak moki,lam kenal…aq suka mengakses blog cak soal info nya berguna buat aq yang masih awam tentang kesehatan,…
oh ya satu lagi,aq ne awam tentang dunia blog,..udah bikin blog tp belum diisi,..tolong ajarin aq ya cak moki,..alamat blog aq,www.alimail.wordpress.com thanks cak moki,sorry kalau aq msh melek teknologi…
@ lussy:
masih hipotesa sebagaimana tertulis di artikel
@ ali:
…makasih udah mampir.
Lam kenal juga
Ok ntar saya lihat ya ..
udah saya liat… isi aja sembarang or apapun yang ada di benak…tulis melalui dasbor trus luncurkan… dijamin ntar ketagihan … hehehe
met siang cak,…kalau aq mau link blognya cak boleh g?terus gmana caranya ya?tolong ajarin ya…thanks cak
@ ali:
boleh…
caranya, setelah log in:
masuk ke dasbor –> klik kelola –> lantas klik taut –> trus pada menu Kelola Taut, klik tambahkan baru.
Nah selanjutnya silahkan isi:
Nama, misalnya cakmoki
alamat web (blog) misalnya: http://cakmoki86.wordpress.com/
kemudian diskripsi, misalnya isi dengan: dokter ndeso (hehehehe)
Selanjutnya:
klik kategori lantas isi misalnya: teman
selanjutnya klik target, trus centang Blank, agar ketika di klik akan tampil di tab atau jendela baru
terakhir: klik simpan
selesai
met mencoba
Assalamu’alaykum.
Konsultasi lagi nih Cak.
Istriku sudah jalan perawatan 50 hari dari kuret hamil-anggur.
10 hari pertama, dikomentari : bagus, bersih.
10 hari kedua, dikomentari : bagus, kita lihat sebulan lagi.
Kemarin cek-ulang dan di-USG (setelah 1 bulan).
Dan diberi keterangan kalo kandungan kelihatan “agak besar”
(nada suara dokter kami dengar seperti ragu2).
Disarankan untuk periksa HCG bulan depan, sekaligus cek-ulang.
Walaupun keterangan ini terlalu singkat, tapi mungkin Cak Moki bisa menerangkan pandangan panjenengan ttg hal ini ?
Catatan: Istriku usia 37th. Saat ini minum jus-wortel 2x
seminggu untuk menambah asupan vitamin dan membantu
penyembuhan sakit. Hal ini diperbolehkan ?
Atau ada saran makanan tambahan, Cak ?
tks infonya ini sangat berarti buat say
@ hadi_cml:
Wa’alaikum salam, wr, wb,
Mohon maaf, saya bukan ahli di bidang ini.
namun dari uraian penjenengan, nampaknya dokter tersebut cukup cermat dan hat-hati dalam merawat istri bapak.
Hal ini dapat kita lihat saat beliau menyarankan untuk periksa HCG bulan depan, sekaligus cek-ulang.
Kita belum tahu, apakah kandungan “agak besar” tersebut merupakan penebalan (hiperplasi) dinding rahim ataukah ada hal lain. Ntar akan kita ketahui dari hasil pemeriksaan.
Tentang tambahan jus gak papa…gak mengganggu pengobatan.
Sekali lagi mohon maaf atas jawwaban saya yang tidak memuaskan.
Semoga istri bapak segera sembuh.
Terimakasih.
Wassalam.
@ dian:
Sama-sama
Ass Cak Moki….mau tanya, Saat ini saya sudah terlambat menstruasi selama 2 minggu…..Berarti walaupun terjadi kehamilan berarti sudah berumur 1,5 bulan. Nah yang saya mau tanyakan,,,mengapa setelah di cek di USG menurut dokter yang mencek ternyata tidak nampak apa2 baik bakal janin maupun kantungnya. padahal sebelum ke dokter saya sudah sempat tes urine melelui test kehamilan sebanyak 2x dan hasilnya positiv….Apakah ini dikarenakan over weight? sehingga janin tertutup lemak?Saat ini berat saya 72kg dan tinggi 157cm. terimakasih…mohon jawabannya, Cak….
@ shaquilla:
Wa’alaikum salam,
Bisa jadi karena faktor overweight, namun bisa pula karena sebab lain yang belum kita ketahui sehingga kehamilan belum nampak pada pemeriksaan USG.
Ntar ditunggu aja … kontrol berikutnya moga udah nampak.
Trims
Ass Cak…..mau tanya jika selama hamil mensuplai omega3,epa,dha terlalu banyak,apakah nantinya anak akan hiperaktif?selama ini saya minum supplement dan susu prenagen berbarengan. Oya cak, kalau beda omega 3,omega 6,omega 9?apakah saya boleh menambahkannya sbg asupan bagi kehamilan saya?thx ya Cak…..
@ Shaquila:
Ass,…
Anaknya ga akan hiperaktif, tapi pemakaian berlebihan tidak ada manfaatnya.
Susu cukup satu jenis aja, toh kandungannya mirip, sedangkan klaim keunggulan masing-masing produk adalah hal yang lumrah, namanya juga jualan … hehehe.
Yg penting adalah Multivitamin untuk ibu hamil yang saat ini kandungannya udah lengkap sebagai suplemen pada kehamilan.
Trims
baru tau juga…
makasi info nya
thx atas infonya ttg hamil anggur
@ loper & bluemochi:
Makasih kunjungannya
one of my bossess is in the icu in spore at this moment… she had mola preganancy.. and it’s metastasized to her brain & lungs. I hope she could make it.
@ triesti:
sejauh itu metastasenya ya …
iya.. sekrang di chemo & radiasi.. sudah bisa senyum, selama ini ngga sadar. makanya org suka meremehkan penyakit sih. kalo sudah parah, nanti dokternya dibilang tidak kompeten
@ triesti:
syukurlah kalo udah baikan.
Iya, umumnya gitu, dan maunya besok langsung sembuh walau sakitnya parah, hehehe
mau tanya
kemarin saya ke dokterkandungan untuk periksa kehamilan.. dokter bilang diprediksi klo saya sudah hamil 5 minggu dari penghitungan haid pertama terakhir yaitu tgl 9 november . tapi ketika di usg dan transvaginal, janinnya ga ada alias rahim saya masih kosong. kemudian dokter memberi saya obat penguat rahim dan disuruh kembali satu-du aminggu kemudian. Tapi yang bikin saya cemas dokter bilang ada 2 kemungkinan pertama janinya emang blm kelihatan atau yg kedua saya hamil diluar kandungan dan harus di operasi.
tapi dari itungan saya saya belum hamil salam itu karena pada tanggal 30 november saya tes pake testpack dan hasilnya negatif…kemudian pada tanggal 14 desember saya tes lagi hasilnya satu garisnya tipis dan samar bgt hampir tak terlihat, kemudian hari selasanya tgl 16 saya tes lagi san garis keduanya mulai tidak samar tapi tetap tipis.
hari sabtunya tgl 20 kemaren saya kedokter dan kata dokter seperti yg saya tulis diatas. yang mau saya tanyakan:
1. apa benar saya hamil diluar kandungan?
2. sebenarnya penghitungan usia kandungan itu bagaimana? apa benar patokannya salalu HPHT meskipun sudah diketahui kalau pada tanggal 30 itu saya negatif
3. apa kadar hcg dalam rahim juga mempengaruhi usia kandungan, mis: kalo garisnya tipis berarti hcgnya masih sedikit bgt dan berarti masih baru hamilnya…atau bagaimana?
4. apa sakit di bawah perut/keram normal (itu terjadi klo jalan terlalu lama dan kecapean)
terima kasih sebelumnya
tambahan
klo sakitnya (bukan sakit di cubit tapi kaya kaku/keram/tegang agak ga nyaman gt ^_^) kadang sebelah kiri atau kanan perut, apa itu tanda hamil diluar kandungan seperti yg dokter saya bilang?
terima kasih
@ yati:
Maaf, jawaban terlambat karena sy konsulkan ke temen DSOG via email dan baru pagi tadi dijawab.
Jawaban beliau adalah sebagai berikut:
Maaf, saya salin sesuai aslinya, jawaban dari DR. dr. Adityawarman Sp.OG …
Andai ada yang belum jelas dapat ditanyakan lagi, ntar sy konsulkan lagi… Trima
kok jawabannya malah bikin tambah serem ya
…saya yakin kok klo hais terakhir itu tgl 9 … ya sudah lag gpp..makasih banyak atas jawabannya..maaf klo harus sampai ngambil waktu dokterlain juga
@ yati:
Tenang dulu
Ntar malem sy jelaskan makna dari bahasa beliau ya….
@ yati:
Jawaban (sesuai janji) saya:
Pertama saya ingin meluruskan bahwa jika haid terakhir tanggal 9 Nopember maka test pack dapat diketahui hasilnya setelah sekitar 1 minggu sejak terlambat haid. Karenanya testpack pada tanggal 30 Nopember terlalu terburu-buru mengingat masa ovulasi sekitar 14 hari sebelum haid yang akan datang dengan bias sekitar 2-5 hari. Katakanlah siklus haid 30 hari, maka testpack dapat diketahui hasilnya sekitar tanggal 16 Desember (seminggu dari prakiraan haid 9 Desember), itupun kadang hasilnya masih samar.
Hasil terbaik tentu dengan USG. Tapi USG juga dipengaruhi oleh posisi rahim dan janin. Pada rahim dengan posisi retrofleksi (menghadap ke belakang), ada kemungkinan janin sulit terdeteksi, karena USG menggunakan pantulan gelombang suara (walaupun menggunakan transvaginal).
Kalo kita pake hitungan kasar dengan mengacu pada prakiraan masa ovulasi sekitar tanggal 23-25 Nopember (berdasarkan haid terakhir tanggal 9 Nopember), maka usia kehamilan sekitar 4 minggu.
Keduanya (USG dan hitungan masa ovulasi) adalah prakiraan, bukan nilai absolut. So, selisih waktu tidak perlu diperdebatkan lantaran okulasi (pembuahan) tidak bisa diketahui dengan pasti kapan terjadinya.
1) Jika DSOG mengatakan kemungkinan hamil di luar kandungan, tentu berdasarkan hasil pemeriksaan beliau. Namun perlu diingat bahwa yg beliau katakan hanya kemungkinan. Mungkin saja bukan hamil di luar kandungan, tapi hanya belum jelas terlihat melalui USG. Karena itulah DSOG memberikan obat penguat kandungan dan akan difollow up setelah 1-2 minggu.
Jawaban temen saya juga meragukan adanya hamil di luar kandungan, karenanya dia menganjurkan cek uang 2 minggu kemudian untuk meyakinkan kehamilan tersebut.
Tanpa mengurangi rasa hormat pada DSOG yg meriksa, saya belum yakin bahwa ibu mengalami hamil di luar kandungan (moga enggak).
2) Perhitungan usia kehamilan sudah saya jelaskan di atas.
3) Kadar hcg bukan mempengaruhi usia kehamilan, tapi salah satu deteksi untuk menggambarkan kehamilan. Sebenernya pemeriksaan hcg diperlukan jika curiga terhadap penyakit terkait kehamilan, misalnya hamil anggur dimana hcg meningkat tajam, jauh melebihi ukuran normal.
4) Tentang nyeri perut bagian bawah saat hamil, normal kalo timbulnya insidental, misalnya kelelahan. Namun perlu pemeriksaan jika ada keluhan lain misalnya: perdarahan atau nyeri hebat disertai tanda-tanda syok.
Tentang hamil di luar kandungan, silahkan baca artikelnya di sini
Trims
terima kasih atas jawabannya pak cak moki…sedikit membuat saya tenang
… sebenarnya saya cuma ingin tau apa ada kemungkinan lain sebelum hasilnya 1-2 minggu mendatang.memang akan ada jawaban pasti dlm 1-2 minngu tersebut. ya namanya juga manusia saya ingin “siapa tau” ada penjelasan lain yg bikin saya tenang selama 1-2 minggu ini. karena menunggu sesyatu yg ada kemungkinan buruk itu sangat bikin stress dan tidak tenang ngapa-gapain. terima kasih atas jawabannya.
@ yati:
sama-sama, terimaksih juga share-nya
Saya salut mbak berusaha mencari info tentang informasi kesehatan terkait kondisi saat ini, setidaknya kita bisa saling menambah sedikit pengetahuan.
Moga sehat selalu.
Dear dr.cak moki.. Mo tau cak, pasca kuret hamil anggur/kosong ada yg bisa hamil normal ga’ ya? Apa ada yg punya pengalaman spt ini. Saya udh hampir 4 bln di kuret (hamil kosong) tp sampai skrg blm jg ada tanda2 hamil kembali.. Knp ya cak? Mhn pencerahannya.. Saya 25th & ingin segera punya mo2ngan.. Trima ksh..
@ Anna:
Bisa.
Sejauh gak ada gangguan lain, pasca kuret hamil anggur/kosong bisa hamil lagi.
Silahkan periksa ke DSOG untuk follow up sekaligus menjalani program kehamilan. Biasanya akan diberikan obat hormonal untuk stimulasi kehamilan…. Terimakasih
cak moki…ni mau konsul nih…
aku pernah keguguran ( Oktober 2008 (diagnosanya kena MOLA) kita sih dah berusaha agar gak hamil dulu, jane manut dokter nih…tapi gimana, rasanya aku curiga hamil lagi, aku takut, bingung nih ada pengaruhnya gak, dulu habis di kuret diterapi MTX gimana nih aku mesti ngapain……….tolong ya cak dijawab………makasih
@ heni:
Maaf, pertanyaan ini sy teruskan ke temen SPOG melalui milis. Jawaban DR. dr. Aditiawarman, SpOG (K) adalah sebagai berikut:
kalo sdh hamil, ya wis dimonitor aja … (ke SPOG:pen)
Orang dng riwayat Mola yg dimonitor adalah kemungkinan belum sembuh komplit, shg dianjurkan tidak hamil dulu (dng KB), krn gejala Mola (yg tidak sembuh komplit) dan hamil sama/mirip (misal, sama2 telat, sama mual2). Hal ini akan menyulitkan monitoring perjalanan kesembuhan Mola tsb.
Nah, kalo udah terlanjur telat bgmn?
Ya sedapat mungkin segera memeriksa sehingga dapat ditentukan apa betul2 hamil (misalnya dengan USG ada janinnya) atawa Mola residif/belum sembuh dari Mola yg lama. Bisa juga dilengkapi pemeriksaan HCG.
Kenapa disuruh KB? Karena kita bisa tahu kalau ada telat kemungkinan ya molla yg belum sembuh dan bukan gara2 hamil.
Suwun.
Aditiawarman.
Kesimpulan:
Berdasarkan jawaban di atas, maka yg harus dilakukan:
1) Periksa ke SPOG untuk menentukan hamil ato enggak.
2) Jika benar hamil, seyogyanya kontrol secara teratur untuk monitor perkembangan janin.
Selebihnya, gak perlu terlalu risau sejauh dalam penanganan oleh SPOG selama kehamilan.
Trims ^^
cak moki……….makasih buanyak masukannya……
ternyata aku nggak jadi hamil…… iya nih…. saya harus ekstra hati-hati lagi……suami tenang-tenang aja tuh sebel jadinya….Tapi membaca penjelasan cak Moki dan dokter-SPOG-nya gak jadi was-was, mungkin cuma telat haid aja katanya. Sekali lagi makasih cak moki, buat jawaban dan infonya, ntar kalo butuh penjelasan ke Cak Moki aja dulu, lumayan buat referensi sebelum ke dokter ……….makasih….makasih……makasih
@ heni:
moga sekarang udah ga sebel sama suami … hehehe.
makasih juga share-nya … kita berharap bermanfaat juga bagi yg lain.
klo yang satu ini saya belum pernah dengar….tapi klo diabetes pada masa kehamilan saya tahu
Halo dok..
Belum lama ini teman saya harus dikuret karena didiagnosa mengalami blind ovum (tulisannya bener gak,ya?).
Apa sih,blind ovum itu?
Apa bedanya dengan hamil anggur?
Trims sekali utk jawabannya
malam dok..
Belum lama ini teman saya harus dikuret karena mengalami kehamilan blind ovum (tulisannya bener ga,ya?)
Apa sih blind ovum itu?
Apa bedanya dengan kehamilan anggur?
Terima kasih utk informasinya,dok..
@ ruri:
Malam,
Beda. Blind ovum artinya kehamilan tanpa janin karena pembuahan tidak menghasilkan janin sebagai hasil konsepsi. Gak bahaya, wong udah dikuret
Sedangkan hamil anggur seprti definisi di atas.
Trims
dEAR CAK………
Ni mau konsul lagi………..
Aku kan di kuret (karena Mola) udah 7 bulan-an, kalo nunggu masa jeda 1 tahun berarti kan kurang 5 bulan lagi…….Menurut cak Moki, kapan aku bisa mempersiapkan program kehamilan lagi, ini sudah pengen banget, tapi kok masih lama.
Trus aku mesti gimana, untuk persiapan kehamilan ini aku mesti meningkatkan asupan apa aja, kalo divonis kurang gizi emang memalukan banget………makasih Cak Moki buat advisnya n ditunggu jawabannya……moga sukses jadi dokternya ya………
@ heni:
Gak ada program khusus untuk mempersiapkan kehamilan. Yang penting jaga kondisi seperti halnya orang gak hamil …
Dan tentu follow up dengan kontrol ke dokter sesuai saran beliau.
Gak perlu buru-2, kalo emang saran dokternya nunggu setahun, ntar gak terasa tahu-2 udah setahun, enjoy aja.
Moga sehat selalu … Trims
malam cak.. mo sharing & mo ngobrol2 nih..
( DSOG maksa2 kuret tanpa kasih solusi obat. (matre.com deh lu!!!) Wis mangkel, pulang wae cak..
minggu terakhir april, saat kehamilan 12 minggu aku bleeding tp gak banyak2 banget kok & krn panik nyari DSOG yang masih praktek krn hari sudah larut malam lalu ditest pake transvaginal 2 x. Dikatakan bahwa detak jantung sudah tidak ada a.k.a mati.
keesokan harinya malah keguguran cak.. Apa transvaginal menyebabkan seperti itu?
USG ulang di DSOG ke-2 katanya masih ada sisa placenta & menyarankan kuret. Memang placenta itu ada sejak kehamilan berapa minggu? kata temanku placenta itu ada pas hamil 3 bulan..
Aku sempet USG lagi di DSOG ke-3, memang dari layar masih ada bayangan hitam kecil kurleb 1,5cm & diberi obat noprostol, hasilnya cuma mules, pendarahan sedikit saja & brenti.
Kontrol lagi USG luar masih terlihat bayangan hitam itu, untuk lebih meyakinkan dilakukan USG transvaginal tetapi tidak ditemukan apapun alias di layar bayangan itu tidak terlihat.
Karena DSOG-nya kurang yakin, aku diberi obat pospargin.
Fungsi obat2 ini buat apa ya?
Terus terang aja cak, dari awal aku sudah jiper disuruh kuret, udah daftar begitu mendekati jam-nya, yang terjadi kepala pusing sekali yang menyebabkan batal kuret & begitu jauh dari RS-nya aku sehat kembali.
Dan hal ini sudah 2 x terjadi
. Makanya aku ganti DSOG yang bisa memberikan obat saja untuk mengeluarkan sisa jaringan keguguran itu.
Apakah dengan hanya minum obat2 itu saja bisa meniadakan/membatalkan tindakan kuret?
Pokoknya selama masih bisa mengeluarkan sisanya dengan obat pasti aku pilih daripada harus dikuret…
Terima kasih mau mbaca & mau menjawabnya..
@ Sierra:
met malam
Maaf, sy akan menjawab apa adanya ya …
Menurut saya, mungkin DSOG pertama bener, saat bleeding merupakan bleeding keguguran. Karenanya detak jantung janin gak ada lagi. Dan menurut indikasi medis, kuret merupakan pilihan terbaik. Hal ini didasarkan pada kesehatan si ibu dalam jangka panjang dan kesehatan kandungan. Yg dikhawatirkan adalah adanya sisa konsepsi (sisa plasenta dan jaringan hasil konsepsi lainnya), dimana sisa-sisa tersebut berpotensi menimbulkan perdarahan dan gangguan reproduksi lain di kemudian hari.
Jadi, kuret yg dianjurkan DSOG pertama merupakan indikasi medis dan merupakan pilihan terbaik. Adapun USG-Transvaginal tidak menyebabkan keguguran.
Perlu diketahui bahwa keguguran (abortus) terdiri dari beberapa tingkatan, yakni: abortus imminens, insipien, incomplet dan complets. Pada abourtus imminens dan incipiens, darah yg keluar cuma sedikit. Nah pada kondisi ini perlu USG untuk melihat apakah masih bisa dipertahanlan ato engga. Jika pada pemeriksaan USG ga ada lagi detak jantung janin, maka dianjurkan kuret. Begitu bunyi Pedoman Penatalaksanaan pada kejadian di atas.
Namun, pilihan terakhir ada pada yang bersangkutan, apakah bersedia kuret atau enggak.
Tentang plasenta, sebenernya udah terbentuk sejak hasil konsepsi ber-nidasi ke dalam rahim. Plasenta tersebut tumbuh dan berkembang seiring dengan perkembangan janin. Hanya saja pada tahap awal, bentuknya gak seperti plasenta pada usia kehamilan 3 bulan dan seterusnya.
Mengenai bisa tidaknya obat-obat meniadakan tindakan kuret, sejujurnya saya gak bisa memastikan.
Sekali lagi, keputusan kuret atau enggak bagi seorang dokter adalah berdasarkan indikasi medis.
Semoga sehat selalu … Maturnuwun
matur nuwun sanget gih cak..


cak, praktek di mana? kalo di jkt, mau jadi pasien no.1- nya neh..
pasti.
it helps me so much..
keep in tiuch & jangan bosen2 kl aku tanyain ya..
Thank you & GBU.
@ Sierra:
… kali gak ada di peta … hahaha.
Sami-sami, maturnuwun juga telah berbagi.
Sy praktek dan tinggal nun jauh di Ndeso ™Palaran di pinggiran Samarinda
Thanks
dear cak dokter yang Moki abiz…
Makasih udah kasih jawaban atas pertanyaan ku kemaren, nih aku baru ingat…….waktu aku kena mola kemaren kata dokter sakah satu penyebabnya karena aku kekurangan asam Folat, itu betul gak ya, padahal aku dah minum susu untuk ibu hamil lho. Trus sekarang aku mulai minum susu untuk ibu hamil lagi, katanya untuk persiapan mempersiapkan kehamilan. Menurut cak Moki gimana?
Cak Moki, ternyata praktiknya deket om-ku donk, tapi om-ku guru, di Palaran juga……….ternyata ya ternyata…….kalo ketemu omku salam ya….(kalo kenal hehehehehe)
Cak ditunggu ya jawabannya, makasih buanyak moga lancar jadi dokternya, n salut soalnya mau praktik di luar jawa…….tp Palaran gimana sekarang, rame kan……….
@ heni:
Penyebab pasti belum diketahui, tetapi diduga pencetusnya antara lain kekurangan gizi dan gangguan peredaran darah rahim (dr.Etisa Adi Murbawani).
Jadi, semuanya masih dugaan-dugaan …
Kalo soal susu, pada dasarnya sama aja. Begitu juga untuk kehamilan maupun persiapan kehamilan, bedanya hanya sedikit perubahan pada kandungan mineral terutama zat besi dan kalsium.
Emangnya punya om di Palaran ya … rasanya saya kenal semua guru di sini. Ya gak bisa kirim salam dong, lha nama beliau aja gak tahu, yeeeeeeeee
Alhamdulillah, di sini sekarang udah rame.
OK Matur tengkyu ya cak, infonya sangat membantu, mohon do’anya juga aku bisa hamil lagi (cepet) soalnya udah ngebet punya momongan nih. Oh ya, jadi konsumsi susu hamil pengaruhnya cuma dikit, tapi gak apalah, namanya juga usaha ya gak. alam buat teman-teman cak moki juga yang udah kasih masukan(jawaban) moga sukses, and salam buat smua yang ada di Palaran.
@ heni:
maturnuwun juga, moga segera dapat momongan
salam kenal cak moki…
berdasar latar belakang istriku yg kena hamil “anggur” ku mencoba cari tau mbah gugel…apa sih sebenarnya hamil “anggur” itu…ternyata dan ternyata ku menemukan wordpressnya cak moki…wuih..komplik tenan penjelasane.
critanya begini…istriku divonis dokter..klo hamilnya hamil “anggur” dan disarankan untuk kuret…akhirnya di kuret juga untuk kuret pertama kali tanggal las-lasan bulan juni ini.
setelah kuret pertama…istriku masih merasakan rasa nyeri di perut n sekitar kema*uan.ini disebabkan apa yah??FYI…setelah kuret..istriku sering over aktifitas.
tindakan apa yg harus kmi lakukan, biar hamil “anggur” ini bisa tuntas [baca: gak kambuh lagi] dari rahim istriku??sejauh ini istriku sering kontrol per 2 minggu.
aktifitas apa yg harus dihindari biar gak kambuh??makanan apa yg baek dikonsumsi biar gak kumat lagi tuh “anggur” bila kami ingin punya momongan lagi??
matur tengyu…mangap bila tulisannya buuuuaaannyyyaakkk.
@ conserius:
Langkah yg dilakukan selama ini udah oke…
Kalaupun masih nyeri, dpat menggunakan pereda nyeri, misalnya asam mefenamat 500 mg (merk dagang bebas meilih), diminum 3×1 sesudah makan, hanya sat nyeri saja. Keluhan nyeri tersebut bisa jadi karena spasme (regangan) otot perut bagian bawah yg dipicu oleh aktifitas sehari-hari.
Tindakan selanjutnya silahkan baca bab Penatalaksanaan.
Yang penting rajin kontrol untuk monitor kadar HCG dan kondisi rahim.
Kapan boleh hamil lagi ?
Bagi wanita yang belum punya anak, dianjurkan memakai alat kontrasepsi untuk menunda kehamilan selama 1 tahun, dan bagi yang sudah punya anak dianjurkan tidak hamil selama 2 tahun.
Matur tengkyu juga
lam kenal ya cakmoki
sy berusia 25 thn,3 bln yang lalu sy dikuret karena kena “mola partialis” baru hari senin kemarin sy kontrol lagi ke dokter kandungan sy dan dinyatakan rahim sy sehat (Alhamdulillah)tapi masih harus KB selama 3 bln kedepan,mau tau dong apa sih mola partialis itu??makasih ya sebelumnya
@ yulia:
lam kenal juga
ya, emang harus menunda kehamilan sambil monitor pasca kuret.
Mola partialis maksudnya mola yang ringan dan mudah diobati dan gak perlu menunda kehamilan hingga 1 tahun.
Moga sehat selalu … Makasih
matur thanks..atas jawaban yg dulu cak
sekrang kondisi istri saya sudah membaik..kada B-HCGnya udh turun banyak [kata dokter kami] tapi tetep aja masih positif hamil…ini maksudnya gmn yah??
biar bener2 bersih dan negatif..langkah apa yg harus kami tempuh??
matur thanks lagi…:-)
hamil anggur tu berbahaya gak kalo untuk penderita hypertensi???
@ conserius:
Maaf kelewatan
ah sy juga gak ngerti maksud kalimat “masih positif hamil”. Mungkin maksudnya kadar HCG masih postif (walaupun rendah) seperti layaknya orang hamil.
Agar bener-bener negatif, diperlukan follow up dan evaluasi hingga sedikitnya 6 bulan.
Trims
@ tata’:
Enggak
assalamuallaikum…
saya anak SMA kelas XI,saya ingin tanya soal hamil anggur,,
jadi,saya punya teman belum lama ini orang tuanya hamil anggur tapi katanya sudah di operasi, dan katanya ibunya gejalanya timbul lagi sekarang-sekarang ini…
hamil anggur itu bisa menyebabkan kematian gak sich..???
dan apa bisa tumbuh lagi…???
tolong jawabannya ya..!!!
makasih sebelumnya
@ tri:
wa’alaikum salam,
Enggak. Tidak menyebabkan kematian jika diobati sesuai prosedur dan sesuai saran dokter yang merawat.
Adapun perubahan kearah keganasan sangat jarang terjadi.
Trims…wass
Aslm Cakmoki…
Saya boleh ikutan nanya juga kan,,
Februari 2009 saya sudah di kurek dari mola di badan saya yg tlh berumur kira2 2′5 bln. Berturut2 hingga 2 bln kemudian kadar HCG di darah saya pun terus menurun. 4 bln stlh kurek hingga bln ini( september) haid saya pun kembali lancar,,
awal bln okt kami(saat berhubungan) tidak menggunakan alat kontrasepsi (kondom) spt biasany, dan hari itu bertepatan hari kemarinny saya selesai mens,,
Apakah kami berhubungan di masa subur saya yg akan mengakibatkan kehamilan?
Apakah aman bila saya hamil kembali sedangkan saya di kurek belum setahun lamanya??
Dan akhir2 ini saya sering mengalami rasa nyeri di perut saya, darimanakah rasa nyeri itu berasal, apakah sedang ada masalah di perut saya pasca hubungan kami 2 minggu yg lalu?
dan sebagai tambahan, telah 2 minggu ini saya juga rutin mengkonsumsi susu kedelai organik,, apakah ada pengaruhny thd yg sedang saya alami?
Mohon jawabany,, sebelumny saya ucapkan terimakasih ^_^
@ Dian Noviani:
Ass, wr, wb…
Jika berhubungan intim sehari setelah mens bersih, pada umumnya gak menimbulkan kehamilan.
Pasca hamil anggur dianjurkan menunda kehamilan selama 1 tahun bagi yang belum punya anak dan 2 tahun bagi yang sudah punya anak.
Adapun masalah nyeri perut bagian bawah yg dialami, sebaiknya periksa ke dokter untuk memastikan penyebabnya.
Mohon maaf, sy gak komen soal susu kedelai organik …
Makasih … Wass
Makasi bgt jawabanny Cakmoki ^^
Setelah saya USG ke Dokter,, spt yg Cakmoki saranin,, lalu hasilny rahim saya telah kosong ^_^ Rasa nyari yg saya alami itu akibat saya kurang minum.. (apa iya? perasaan saya sudah cukup minum air putih)
lalu kata Dokternya saya sudah boleh langsung hamil lagi. Apalagi siklus mens saya sudah teratur,, sedangkan di banyak artikel disebutkan bahwa sebaikny menunda kehamilan dulu,, saya jadi bingung mana yg benar,,
Anak pertama saya sudah berumur 8 th,, jadi wajar saja rasanya kami ingin cepat2 menambah momongan lagi ^^ Tapi kami juga ingin yg aman…dan masih saya ada rasa takut. Trims..
@ Dian Noviani:
Sy juga ikut bersyukur hasil USG-nya menunjukkan ga ada apa-2.
Tentang kapan boleh hamil, semuanya bener… panduan pada artikel, termasuk pada artikel ini, adalah panduan yg bersifat umum, sedangkan keputusan kapan boleh hamil (secara medis) dapat ditentukan oleh dokter yg memeriksa secara langsung berdasarkan hasil pemeriksaan dan riwayat penyakit. Adapun keputusan akhir sepenuhnya diserahkan kepada yang bersangkutan.
Trims
Hmmm… Terimakasih Cakmoki atas infony yang telah membuat saya lega ^_^
Kapan2 saya boleh nanya2 lagi kan? jgn bosen lho sama saya ^_^
Sukses selalu ya Cakmoki,, Wassalam …
@ Dian Noviani:
Sama-sama, terimakasih pula telah berbagi ^_^
Moga sehat selalu … Wass
gile sadis juga nih penyakit… kalo cowo ga ada penyakit yang sadis2 gini yah.. kalo cewe ada keputihanlah, hamil anggurlah, kanker payudaralah, kanker rahimlah, kista dan lain lain… tapi kalo cowo penyakitnya ya itu.. suka lirik sana sini.. wkwkwkkwkw..
@ aprillins:
ga sadis tuh, kan bisa diobati… Sapa bilang cowo ga ada penyakit yg sadis-2, ada juga lah …. yang Disfungsi Ereksi lah … yang Penyakit Prostat lah …. dan yang lebih serem lagi, menurut statistik cowo lebih cepat mati … hahaha.
hehehe… bener kaleee …. kalo cewe engga gitu jg ya ?