Sakit kencing nanah, diantar istri

Yang saya maksud di sini adalah penyakit GO atau Gonore atau Kencing Nanah.
Sudah tahu kan ? Itu tuh, penyakit terkenal yang saya istilahkan sebagai padanan cucakrowo ngiler (berliur).
Mengapa penyakit yang boleh dikata sudah sangat dikenal ini saya angkat kembali, tak lain karena ada sisi menarik terkait si cucakrowo ngiler.

Biasanya, penderita cucakrowo berliur datang sendirian malam hari, atau minta masuk belakangan. Sekilas tak nampak sakit, segar bugar dari luar. jika ditanya sesama penderita biasanya mengatakan sakit pilek atau penyakit lain.
Demikian pula saat sudah di dalam, pemilik cucakrowo berliur minta bicara dengan saya, saat ditanya istri (kami praktek bareng) ngga mau ngomong. Ada juga sih yang ngomong langsung di depan kami berdua, tapi jarang.

Ternyata ada juga yang tidak biasa, tidak umum.
Beberapa kali seorang suami sakit Kencing Nanah diantar istri tercinta untuk berobat penyakit tua tersebut. Kasus datang berdua begini sudah tidak milih-milih lagi. Maksudnya mereka menceritakannya kepada kami berdua.
Ekspresi sang istri macam-macam dong. Ada yang tetap bertutur lemah lembut sambil senyum (kecut), menceritakan penyakit suaminya.
Lainnya, bergitu masuk langsung nyas nyis nyus, sambil menumpahkan rasa kesal, marah. Rasakan !!!
Uniknya, pada kasus suami diantar istri ini tidak satupun si suami menceritakan penyakitnya. selalu istri yang bercerita.
Barulah ketika di kamar periksa si suami cerita sambil berbisik.

Di daerah kami, ada salah kaprah dalam menamakan penyakit kencing nanah. Mereka mengatakan Sifilis, padahal Gonore, ingat sekali lagi Gonore. Rupanya sudah kompak diantara sesama penikmat PSK.
Ada juga yang datang tidak sekali, mereka tahu Gonore, bukan Sifilis karena sudah diberi tahu, pakai PDA *promosi* (Sebelum punya PDA, pakai gambar laminating)

Kembali pada kasus suami gonore diantar istri.
Mereka pada umumnya terbuka perihal hubungan intim. Adakalanya istri mengetahui sebelum berhubungan intim dengan suami yang sakit GO, lalu berobat, mungkin di rumah sudah perang duluan sebelum berobat.
Adapula istri tak tahu, menjadi curiga dan akhirnya tahu ketika istri merasa tertular karena ada keluhan nyeri kencing dan keputihan.
Kasus demikian dua-duanya harus diobati supaya tidak terjadi fenomena “ping-pong”. Istilah apalagi ?
Fenomena ping-pong maksudnya terjadinya penularan imbal balik suami istri.
Contohnya begini:
Misalnya seorang suami hari Sabtu malam Minggu pamit rapat, lalu me-rapat-lah suami kepelukan PSK, dan seterusnya *sensor*. Minggu pagi suami pura-pura cerita urusan “rapat-rapatan” sambil bawa oleh-oleh. Malamnya berhubungan intim dengan istrinya,
Jika suami sudah tertular waktu “rapat” dengan PSK, ( Sabtu malam Minggu) berarti sudah kemasukan kuman Neisseria gonorrhoeae. Nah ketika esok malamnya (Minggu malam Senin) mereka berhubungan intim, maka suami sudah menyumbangkan kuman tersebut kepada istrinya.
Bila beberapa hari kemudian suami menderita kencing nanah lalu berobat, maka suami akan sembuh, tapi istri masih menyimpan kuman tersebut. Jika suami yang sudah sembuh lalu berhubungan intim lagi dengan istri yang notabene menyimpan kuman GO, maka suami ketularan lagi, beberapa hari kemudian nyeri kencing lagi, keluar nanah lagi.
Bila tidak diobati dua-duanya (suami-istri) kejadian tersebut berulang dan berulang.
Inilah yang disebut “fenomena ping-pong”. Jelas ? *hih panjang banget prolognya*
Belum gamblang ya, oke kita kupas dikit demi dikit.

GONORE ( KENCING NANAH )

Ringkasan:
(maaf untuk menghindari kesan vulgar, gambar tidah disertakan, yang bergambar ada di edisi cetak, di bagian akhir tulisan)

Definisi:
Gonore atau Kencing Nanah adalah salah satu penyakit menular seksual (PMS) yang berlangsung dalam tempo singkat (akut). Penyakit ini disebabkan oleh kuman Neisseria gonorrhoeae, yakni kuman berbentuk mirip kopi (diplococcus).

Penularan:
Gonore ditularkan melalui hubungan seksual, termasuk lewat anal (dubur) dan oral (mulut).
Jadi bila seorang pria mengatakan kepada pasangannya bahwa ketularan saat kencing di toilet tempat umum atau melalui handuk temannya, bohong tuh.
Alasan tersering para penderita datang ke PSK sehingga terjangkit Gonore, katanya sih karena diajak teman-nya. Hampir selalu begitu, betul tidaknya belum ada penelitian.

GEJALA dan TANDA

Gonore pada Pria.
Seorang pria dapat tertular melalui hubungan (seksual) dengan wanita penderita gonore (coitus suspektus). Masa tunas berlangsung antara 2-10 hari dengan rata-rata 3 hari.

Gejala uretritis (gonore):

  • Nyeri waktu kencing, terutama saat awal kencing.
  • Permukaan saluran kencing bawah (orifisium uretra) membengkak (oedema) dan kemerahan (eritematus).
  • Keluar cairan (sekret) nanah (purulen) dari saluran kencing.

Penulis pernah menemukan (di praktek) penderita termuda 16 tahun dengan nanah yang menetes-netes, kuning kehijauan dan berjalan seperti orang disunat. Adapun penderita tertua usia sekitar 60 tahun (hebat ya).

Komplikasi atau penyulit pada gonore pria, antara lain:

  • Infeksi kelenjar cowperi (cowperitis), kelenjar di bawah saluran kencing pangkal penis.
  • Infeksi prostat (prostatitis), kelenjar di bagian paling ujung saluran kencing berbatasan dengan kandung kemih.
  • Infeksi kelenjar epidedimis (epididimitis), dan lain-lain.

Gonore pada Wanita.
Pada umumnya penderita gonore wanita tidak menimbulkan gejala, disebut asimtomatis. Paling sering mengenai leher rahim (serviks), dengan gejala keputihan. Jika mengenai saluran kencing, maka dapat terjadi keluhan nyeri kencing (disuri) ringan, dan dapat juga mengenai kandung kemih, ditandai dengan sering kencing (jawa: anyang-anyangen), nyeri perut bagian bawah dan adakalanya nampak darah bersamaan dengan kencing (hematuri)

Komplikasi atau penyulit pada gonore wanita, antara lain:

  • Infeksi kelenjar Bartolin (bartolinitis), kelenjar di seputar bibir kemaluan. Rasanya amat nyeri, so si penderita jadi sulit jalan. Terjadi pembengkakan di bibir luar vagina (labium mayus), bisa bernanah, timbul abses dan jika sampai pecah, duhhh, bisa menimbulkan krowok (ulkus)
  • Infeksi jaringan pelvis ( Pelvic Inflamatory Diseases), radang rahim, indung telur dan sekitarnya.
    Ditandai dengan rasa nyeri saat menstruasi, saat berhubungan intim, dan umumnya menampakkan gejala ringan, sehingga kurang begitu diperhatikan.

Gonore di luar genital (ekstra genital)

  • Gonore rongga mulut (oropharyngeal gonore), sebagai akibat oral seks. tandanya mirip radang tenggorokan.
  • Gonore rektum (proktitis gonore), yakni infeksi gonore di rongga rektum (bagian dalam anus), sebagai akibat hubungan intim lewat anus. (ceritakan rasanya dong)
  • Gonore mata (gonoblenore), diderita bayi baru lahir karena si ibu menderita gonore. Penularannya saat persalinan. Beberapa hari setelah melahirkan, mata si bayi membengkak, saat dibuka keluarlah nanah. Hiyyyy kasian.
    Dapat juga terjadi pada dewasa jika penderita ngucek-ngucek mata sehabis megang organ kelaminnya yang sedang terinfeksi gonore. (huek, jorok ah).

Pemeriksaan Laboratorium

Merupakan salah satu pemeriksaan penunjang di dunia medis. Jenis pemeriksaan didasarkan atas indikasi. (nggak semua diperiksa dong)

Bahan pemeriksaan kasus gonore diambil dari:
Pria: nanah dari saluran kencing bawah (uretra) atau diplotot (pijat) batang pinesnya (eh maksudnya penis) untuk mengeluarkan cairan atau nanah.
Dapat pula dengan memeriksa urin (sedimen urine) atau cairan yang dikeluarkan dengan pijat prostat (siapa yang mijet, hayo)

Wanita: dari muara saluran kencing bawah (uretra). Ssst, tahu tempatnya belum ?
Dapat juga diambil cairan dari muara kelenjar Bartolin, leher rahim atau rektum.

Mata: dari cairan nanah mata.

Singkat cerita, semua bahan tersebut dioleskan pada gelas kaca lalu dilakukan pengecatan dengan pewarnaan Gram (cara atau metode pewarnaan), diintip melalui mikroskop dengan pembesaran 100 kali.
Nah, bila ditemukan kuman berbentuk seperti biji kopi (diplococcus) Gram negatif, di dalam ataupun di luar sel darah putih, maka hasil pemeriksaan POSITIF.

Metode pengecatan Gram:
(sekalian aja, siapa tahu dibaca bagian laborat atau ahli kimia untuk dikoreksi)
Langkah-langkah singkat, sebagai berikut:
Setelah bahan siap, fiksasi dengan pengeringan (api), lalu dilakukan pewarnaan dengan:
Pewarnaan Gram pertama, yaitu:

  • Karbol gentian violet (30 detik), lalu bilas dengan air.
  • Lugol selama 30 detik, bilas lagi.
  • Aseton alkohol selama 2-3 detik, lalu bilas dengan air.

Berikutnya pewarnaan Gram kedua, dengan;
Larutan safranin selama 30 detik, bilas lalu keringkan. Siap diperiksa.
Gram positif bila warnanya ungu dan negatif bila hasil pemeriksaan berwarna merah.

Biaya Pemeriksaan di Rawat Inap Palaran: Rp 22.000,- (dua puluh dua ribu rupiah).
Mahal ngga ya. Soale swakelola sih.
Di Kota lain berapa ? Serius lho ini, bukan mancing-mancing.

Halo laborat dan ahli kimia, tolong dibetulin bila salah.

Cara lain adalah dengan pembiakan kuman (biaya mahal) menggunakan media selektif.

DIAGNOSA

Wawancara (anamnesa)
Rangkaian “pengobatan” diawali dengan wawancara atau dalam bahasa medis disebut anamnesa. (diingat-ingat ya, anamnesa)
Pada umumnya, penderita gonore nggak usah digali sudah ngomong sendiri penyakitnya. Namun perlu juga ditanya hubungan intim sebelumnya.
Bila sudah berkeluarga, pertanyaan ini penting untuk mengetahui apakah sudah terjadi penularan pada pasangan atau tidak.
Bila ada dugaan gonore rongga mulut (oropharyngeal gonore) perlu juga nanya “ngoral” … hehehe ngerti tho. Ho-oh.
Demikian pula jika dugaan proktitis gonore (gonore rektum), perlu ditanya aktifitas “nganal’.

Pemeriksaan (fisik diagnostik)
Oke kita kenalan dengan rangkaian “pemeriksaan” medis yuk.

Inspeksi (melihat)
Pada kasus ini kebanyakan sudah dapat mendiagnosa dengan melihat (inspeksi), tentunya setelah wawancara (anamnesa).
So, yang dilihat adalah ada tidaknya bercak cairan nanah di celana dalam tepat di tempat cucakrowo. Biasanya ada bercak disitu. Atau melihat tanda peradangan di ujung kemaluan, ada tidaknya cairan nanah, bila perlu disuruh mijat si cucakrowo.
Lha terus gimana jika wanita ?
Agak sulit memang, namun bisa dilihat atau mencocokkan keluhan dengan tanda peradangan pada kemaluan. Jika masih meragukan, ya periksa laboratorium.

Palpasi (memegang)
Untuk kasus gonore tidak begitu banyak diperlukan kecuali bila ada penyulit atau dugaan komplikasi.
Siapa mau megang-megang cucakrowo berliuran nanah, hayo.

Perkusi (menepuk)
Gak perlu dilakukan. Ini hanya perkenalan lho, mengenalkan rangkaian pemeriksaan medis. Nggak mungkin kan, nepuk-nepuk cucakrowo.

Auskultasi (mendengarkan dengan stetoskop)
Blas tidak perlu. Emangnya untuk apa nempelkan stetoskop di kepala cucakrowo berliur nanah? Nggak mungkin kan.

Nah, sudah tahu kan rangkaian pemeriksaan medis yang disebut diagnosa fisik ?
Untuk mendiagnosa penyakit, tidak semua pemeriksaan dilakukan. Misalnya penyakit kulit bongso Cutaneus larva migrans, cukup dengan melihat (inspeksi).
Kalo meriksa keluhan sesak nafas, perlu mendengarkan dengan stetoskop (auskultasi).
Artinya, pemeriksaan bisa hanya salah satu dari di atas, salah dua, atau semua perlu dilakukan.
Dah paham kan, pahammmm.

PENGOBATAN

Ini dia yang ditunggu-tunggu.
Biasanya para penderita sudah minum obat duluan, obatnya macem-macem, dari mulut ke mulut antar penikmat PSK.
Jarang sih yang langsung ke dokter, ini di tempat penulis lho, entah di tempat lain.
Mereka (penderita gonore) pergi ke dokter jika dengan obat yang diminum tidak kunjung sembuh.
Adakalanya seperti yang penulis ceritakan diatas, berobat saat ketahuan istri.

Dulu di Indonesia, umumnya sudah bisa disembuhkan dengan:
Penisilin prokain dikombinasi probenecid injeksi, atau ampisilin injeksi dikombinasi probenecid atau tiamfenikol 3,5 gram diminum (per-oral) dosis tunggal (artinya sekali minum saja)
Jika ada komplikasi, selain obat di atas masih ditambah dengan obat minum selama 7 hari.

Sedangkan untuk kuman kebal (resisten) terhadap penisilin, diberi obat lain, contohnya:
injeksi Kanamisin.

Dalam perkembangannya, pengobatan saat ini menggunakan golongan quinolon atau turunannya misalkan ciprofloxacin, contohnya : enggak usah ah, nanti dikira promosi obat. Pengobatan lain dengan menggunakan golongan Doksisiklin.
Ada pula golongan sefalosporin misalnya ceftriaxone.
Maaf ya, semua obat ditulis dengan nama generik bukan nama paten (nama dagang).
Oh ya sekalian aja, yang disebut nama paten bukan berarti obatnya hebat, bukan. Maksud nama paten adalah nama dagang.

Contoh:
Andai penulis memiliki pabrik obat, lalu ingin memasarkan obat golongan amoksisilin dalam bentuk kaplet 500 mg, penulis misalnya (atas pertimbangan market) membuatnya dengan merk cakmokisilin atau misalnya cakmokimox.
Nah, nama generik obat tersebut amoksisilin sedangkan cakmokisilin atau cakmokimox adalah nama paten. Oke ?

Lanjuttttt.

Perlu diketahui, bahwa dibeberapa daerah kuman penyebab gonore sudah resisten atau kebal atau gak mempan lagi dengan obat-obat di atas.

Sebuah jurnal Indian J Med Res 123, May 2006 ( Sunil Sethi, Dharmendra Sharma, S.D. Mehta, Bhupinder Singh, Manu Smriti, Bhushan Kumar & Meera Sharma: Departments of Medical Microbiology, STD Polyclinic,Department of Dermatology & Venerology Postgraduate Institute of Medical Education & Research, Chandigarh, India) menyebutkan bahwa pemakaian ciprofloxacin pada kasus gonore mengalami resistensi 77,8 %. (35 dari 45 kasus)
Sedangkan pemakaian penisilin mengalami resistensi 47 %, tetrasiklin 51 % dan ceftriaxone 0 %.
Wah, bisa makin mahal nih pengobatan Kencing Nanah.

Canadian Medical Association or its licensors, melaporkan bahwa dari tahun ke tahun resistensi terhadap ciprofloxacin makin meningkat berdasarkan penelitian sejak 1991 hingga 2001. (lihat edisi cetak)

East of England Regional Epidemiology Unit melaporkan bahwa resistensi terhadap ciprofloxacin pada tahun 2001 sebesar 11,19 % dan tahun 2005 menunjukkan resistensi 28,12 %.

Bagaimana di Indonesia ?
Mungkin lebih parah. Betapa tidak, dokter sendiri begitu senangnya memberikan ciprofloxacin kepada pasiennya untuk beragam penyakit. Booming ciprofloxacin seolah bukan ancaman. Hal ini diperparah dengan perilaku pemberian Antibiotika yang membabi buta. Paramedis samimawon dan masyarakat juga tidak berbeda.

Lalu, bagaimana nanti pengobatan Gonore bila terjadi resistensi (gak mempan) ?

Semoga bermanfaat.

edisi cetak PDF bergambar (197 Kb) klik di sini

Topik terkait:

Gonococcal Infections
San Diego ( Fluoroquinolone-Resistant )

127 Tanggapan ke “Sakit kencing nanah, diantar istri”


  1. 1 tito Februari 12, 2007 pukul 2:52 am

    horee..ada blog asik. lengkap dengan obatnya. Walaupun saya dokter hewan, tapi seperti begini ini penting. Salam kenal pak

  2. 2 cakmoki Februari 12, 2007 pukul 3:21 am

    @ tito,
    Horee, bolo-bolo bisa ketemu.
    Salam kenal juga Mas.
    Terimakasih telah berkunjung.

  3. 3 Dani Iswara Februari 12, 2007 pukul 6:32 am

    ada dokter hewan komik (urutannya gemana ya..) terkenal (tito) mampir.. :D

    kawasan PSK di daerah cakmoki ada pengawasan rutin dokter jg ya cak..pernah maen (eh visite) kesana ngga cak..

    di jogja, residen kulit-kelamin yg nge-post rutin di kawasan nikmat tsb..

  4. 4 helgeduelbek Februari 12, 2007 pukul 7:45 am

    Suwon cak, nambah 1 pengetahuan lagi. Kalau di tempat saya PSK malah gentanyangan mulai subuh hingga jam 11 siang, anehnya itu selalu ditunggu ibu-ibu. Penjaja Sayur Keliling. :D

  5. 5 cakmoki Februari 12, 2007 pukul 11:36 am

    @ Dani Iswara,
    Beliaunya (tito komik) pinter nggambar.
    Di kec kami dulu pernah ada, saya tahunya setelah bubar.
    Gak sampe 2 bulan dibongkar sama warga, jadi nggak sempat visite.
    Untung juga telat tahu, kalo sampai visite omongannya di luar: “pak dokter ke sono”, bisa dikira pelanggan. hehehe
    Di tempat lain ada, terkenal dengan nama SMA 10 karena letaknya di km 10. TS yang ngurusi tempat tsb saya juluki “papi” :D

    @ helgeduelbek,
    Untung tulisan pendek, kalau agak panjang bisa tertipu, dikira PSK mewabah koq sampai siang.
    Aman dong Pak :)

  6. 6 senyumsehat Februari 12, 2007 pukul 1:22 pm

    Pasiennya di anter istri …masa dokternya aja yg praktek berdua istri :-)

    Diajak temen..>>> alasan tukang nuding 1 jari nuding temen 4 jari nuding diri sendiri, ga gentle (muarah…)

    Yang aku heran si PSK cak, udah sakit pelvis dan jd sumber penyakit kok ya masih bisa praktek…itu langganan suntik cak?

    Cakmokisilin…? wakakakakak…sanbe kalah ntar ada pesaing…

  7. 7 passya Februari 12, 2007 pukul 2:16 pm

    aduh…mbacanya lebih masuk daripada baca buku…
    makasih dok…btw, kenapa sih dokter spesialis kelamin selalu bareng dengan kulit?

  8. 8 cakmoki Februari 13, 2007 pukul 2:55 am

    @ senyumsehat,
    Praktek berdua uenak lho, bisa nggol-senggolan, ya nggak ya nggak. Bendahara harus cewek biar rapi. hehehe. *rahasia, rahasia*

    Sabar Mbak, sabaaarrrrr, waduh toleransi sesama para istri.
    PSK ngga ada yang ke praktek, mbuh sih, wong gak pernah nanya.
    Lha nanyaknya piye hayo.
    cakmokisilin hihi, aku dewe kudu ngguyu.

    @ passya,
    kenapa sih dokter spesialis kelamin selalu bareng dengan kulit?
    itulah saya juga nggak tahu pak.

    Tapi kalo kami reuni, yang spesialis kulit dan kelamin suka jadi bahan guyonan.
    Bilangnya temen-temen, kalau spesialis kulit saja nanti kelamin jadi iri karena juga punya kulit. Sementara kalo kelamin saja terlalu sempit, karena hanya ngurusi di balik “resluiting” bawah doang.
    Mungkin ini jawaban yang agak tepat.
    Ada jawaban lain ?
    :D

  9. 9 Dani Iswara Februari 13, 2007 pukul 2:59 am

    » to passya:

    kl kelamin aja..’jatahnya’ kurang pak.. :D

  10. 10 Arif Kurniawan Februari 13, 2007 pukul 4:57 am

    Yaa ampun, kasian banget eta teh ibu-ibu yang ketularan suaminya, gara-gara sang suami tercinta yang dicintai-dipuja-dihamba ternyata doyan ‘jajan’ yang tidak sehat.

    Cak… kasusnya banyak nih di daerah anda? Saya mbaca klasifikasi berdasarkan usia saja.

  11. 11 cakmoki Februari 13, 2007 pukul 5:46 am

    @ Arif Kurniawan,
    Di daerah saya jarang pak, mungkin malu, sebagian besar saya kenal karena penduduknya hanya sekitar 43 ribu.
    Kebanyakan yang berobat dari daerah lain (kecamatan lain or perbatasan kota). Itupun mungkin pakai nick name. Soalnya pernah ada yang berobat pakai nama “x” berikutnya dia pakai nama “z”. hehehe

  12. 12 laras Februari 13, 2007 pukul 9:38 am

    dr.spesialis kulit kelamin…, dulu waktu kecil tak pikir dokter spesialis kulitnya kelamin lho…hi..hi..

    Saya heran lho kenapa ya kalo di tempat dugemnya PSK kummannya begitu banyak shg mudah sekali tertular, apa karena masalah ganti2 pasangannya itu aatau kenapa…
    Padahal orang yang gonta ganti pasangan dng “wanita baik2″ juga seabreg,tapi kok nggak timbul penyakit tersebut…atau saya nggak dilapori yak?

    btw istilahnya nggilani..cucakrowo ngiler..:D

  13. 13 mei Februari 13, 2007 pukul 10:12 am

    booming-cyprofloxacin, sepertinya emang bener deh kang…ak pernah berobat karena keputihan dan d obatinya juga itu…hm tapi dulu cuman d kasih selama 3 hari, dan karena belum sembuh juga, tak teruske dewe selama 3 hari lagi*lha antibiotik boleh sampai seminggu khan??..dan ya sembuh..hihi

    suami senang, sayapun senang..keh keh

  14. 14 kangguru Februari 13, 2007 pukul 12:04 pm

    walah kudu di intip nih, ikutan ngintip pak dokter

  15. 15 mina Februari 13, 2007 pukul 4:39 pm

    huahahaha, pernah saya jaga, kebetulan seluruh garda perawat hari itu perempuan semua. yang datang cowok 2 orang dengan gaya salah tingkah pas lihat saya. lah saya sudah bisa duga macam yang gini-gini. karena saya sebal dengan yang gini-gini (karena biasanya pasien bolak-balik gak nyesal-nyesal, sama kayak yang datang sakit dada habis pake ecstasy), saya suka gangguin dulu sebelum kasi obat :D obatnya juga saya kasi mahal, wong dia minta yang mahal kok. gitu aja masih dilakukan. ada juga suami yang katanya punya cewek di sini karena istri jauh. ah, dokter masak gitu aja gak ngerti, waktu saya pura2 bego pas dia bilang sakit itu tu nah dok, katanya sambil mengedip2 pada saya, huh menyebalkan.

    mengenai booming siprofloksasin ini, saya teringat ngobrol saya sama teman saya waktu tahun 2001 kalo gak salah, pas habis ikut simposium bersama permi, dan perkumpulan lain di jogja. waktu itu kita pindah2 ruang simposium kecil, dan semua bawa nama obat yang sama. Tifoid: siprofloksasin. TBC: siprofloksasin. Pneumonia: siprofloksasin. ISK: siprofloksasin. GO: siprofloksasin. kami ketawa2 pas pulang, kalo gitu semua penyakit kita obati sipro aja, gak usah mikir2 mendiagnosis hehehehe….

    OT: wah pak dokter tito muncul juga!

  16. 16 cakmoki Februari 13, 2007 pukul 5:20 pm

    @ laras,
    PSK mungkin memang sarangnya kuman GO, lha kalo 1 hari seorang PSK dapat mangsa 3 pria berarti kalo 6 hari kerja (ada liburnya nggak ya) seminggu 18, berapa sebulan dan setahun ? hiyyy.
    Kecuali kalo dilakukan pengobatan rutin oleh Dinas Kesehatan di tempat tersebut.
    Kalo yang kedua, satu lelaki beberapa wanita gitu ya. Sebetulnya ada resiko juga jika salah satunya punya tabungan kuman GO.
    Yang ini jelas gak laporan Bu.
    Cucakrowo ngiler, hehehe. Silahkan download aja deh, ada kontes cucakrowo ngiler.

    @ mei,
    Padahal keputihan belum tentu infeksi lho, ada koq di halaman download, sila baca deh.
    Kalaupun infeksi, idealnya periksa keputihannya dulu, gak sampai satu jam ketemu penyebabnya. Lha kalo jamur obatnya anti jamur dong.
    So, di “sono” juga bisa jamuren lho :D

    @ kangguru,
    Boleh, boleh ngintip. Download aja pak, ada yang mgiler, tapi jangan tunjukkan murid lho
    Maaf belum sowan ke “Catatan Kecil Seorang Guru”.
    Trims telah sudi mengintip :D

    @ mina,
    Ehm ehm, ngedipnya sambil senyum nggak. Gitu ya diplorot juga mbak?
    *halah gini koq ditanyakan, jelas dong, jelassss*
    Sipro, sipro, sipro monggo sak keping gak sampai 4 ribu diskon-diskon. Seperti jualan jajan waktu numpak sepur yo.
    Sama pengalamannya, tonsilitis=sipro, faringitis=sipro.
    Pas ngobrol dengan ts, akhirnya gak betah saya bilang:”sinau tah rek”
    Hahaha berarti booming sak Indonesia, semoga cepat resisten kayak di kamboja.

  17. 17 senyumsehat Februari 13, 2007 pukul 6:06 pm

    Dulu waktu kuliah SP jadi inget ada temen residen IPD, abes gara2 geraham bungsu bengkak, minum sipro ga sembuh2 katanya, ya jelas aja wong bukan drug of choice…

  18. 18 cakmoki Februari 13, 2007 pukul 6:41 pm

    @ senyumsehat,
    Lho, berarti merata ya.
    Tempo hari ada bidan minta sipro, saya tanya untuk apa, dia menjawab:” boyok pegel “, walah tambah parah nih.

  19. 19 prayogo Februari 14, 2007 pukul 9:09 am

    Cak, ditunggu tulisan-2 yang lain seputar kesehatan.
    Karena ini sangat berguna sekali. Makasih…

  20. 20 cakmoki Februari 15, 2007 pukul 8:20 am

    @ prayogo,
    Oke, sudah siap tayang, sabar ya

  21. 21 Nananging Jagad Februari 15, 2007 pukul 4:23 pm

    Ini mungkin virus leluhure Plu manuk itu yo Dok?

    Berarti paling banyak ya di Tangerang itu yo, hingga ada Kebun Nanah segala….

    Numpang lewat, nuwun…..

  22. 22 oon Februari 15, 2007 pukul 4:28 pm

    kalo diobatin wis gak mempan yo di amputasi wae dok!…lidahnya sekaliyan ben kuapok…
    tapi gonore gak menyerang jari kan cak dok? wakakakakakaka….

  23. 23 juliach Februari 16, 2007 pukul 2:36 am

    Waktu pertama dgn ex-suami & partnerku sekarang ini, aku minta mereka ke dokter utk minta pengantar test laboratorium lengkap termasuk AIDS. Sebelum hamil pun kami berdua juga sama-sama test.

    Kalau aku aplikasi di Indonesia, kali semua cowok pada kabur, ya? Resek nih cewek satu ini.

  24. 24 juliach Februari 16, 2007 pukul 2:37 am

    Omong-omong, pemakaian kondom bisa ngak ya mencegah penularan penyakit ini?

  25. 25 cakmoki Februari 16, 2007 pukul 9:50 am

    @ oon,
    Hehehe, kalo amputasi, ntar gantinya beli dimana ?
    Gak ada yang jual “cucakrowo”.
    Jari, amannnnnn :D

    @ juliach,
    Ya mestinya begitu, di Indonesia sudah ada kampanye untuk cek semacam itu, tapi masih sebatas kampanye. Ada sih yang karena kesadaran sendiri minta pemeriksaan seperti yang disampaikan ibu, tapi masih sedikit.
    Entah karena nggak biasa, … atau mendingan kaburrrr :)

    Kondom bisa mencegah Bu.
    Asalkan kalo selesai segera “dicabut” (maaf), kalo keburu “mengkeret” (maaf lagi), masih ada kemungkinan kumannya masuk di sela kondom yang kendor :D

  26. 26 Mbah Dipo Februari 16, 2007 pukul 10:11 am

    Simbah punya pengalaman dengan pasien GO di sini dan juga di sini . Tapi yang jelek jangan dicontoh ya… hehehehe… :D

  27. 27 cakmoki Februari 17, 2007 pukul 3:43 am

    @ Nananging Jagad,
    Wah maaf Mas, ketangkep akismet.
    Bukan koq, nggak ada hubungan silsilah sama si plu burung walaupun sama-sama burungnya.
    Di Tangerang banjir nanah to :D

    @ Mbah Dipo,
    Sudah saya baca postingannya Mbah. Hiyyy :D

  28. 28 birulaut Februari 21, 2007 pukul 9:25 am

    menarik juga baca artikelnya the cak. pake bahasa yg begini nih yang gampang disimak. Skalian mo nanya donk cak, klo pembengkakan kelenjar bartolin itu, emang krn ketularan misua juga? or mungkin ga, terjadinya krn ada jamur juga (trus ke’white’an gitu)..
    Jelasin dooonk..sejelas-jelasnya gitu..
    matur nuwuuuunn…

  29. 29 cakmoki Februari 21, 2007 pukul 11:20 am

    birulaut,
    Oke, kita bahas ringkasannya ya.
    Bartholinitis (bartolinitis) atau infeksi kelenjar bartolin dapat ditimbulkan oleh berbagai sebab. Menurut salah satu penelitian terhadap 220 pasien disebutkan bahwa infeksi tersebut dapat disebabkan oleh 5 kelompok mikro-organisme yang melibatkan 35 jenis mikro-organisme. (banyak juga ya)
    Hasil isolasi menunjukkan bahwa penyebab terbanyak adalah kuman Escherichia coli (E. coli)= 77 kasus, dst.
    Penyakit tersebut dapat juga karena ketularan misua secara tidak langsung. Maksudnya ke-white-annya di vagina lalu jalan-jalan ke kelenjar bartholin, terjadilah Bartholinitis hingga abses. Jumlah kasus tersebut hanya 4 dari 220 pasien.
    Jamur begitu juga, selain menimbulkan ke-white-an, dapat menjalar menuju kelenjar bartholin, kemudian menumbulkan infeksi sekunder, maka terjadilah bartholinitis. Kasusnya 3 dari 220 pasien bartholinitis.
    Oya variasi angka kejadian atau persentase sangat bervariasi. Namun ada kesamaan benang merah, bahwa yang ditanyakan tersebut dapat menyebabkan bartholinitis hingga timbul abses kelenjar bartholin.
    Obatnya tidak sulit koq, tinggal menyesuaikan dengan penyebabnya.

    Selain penyebab di atas dapat juga karena lecet waktu hubungan intim (misalnya terburu-buru atau lama tak jumpa), kemudian lecet kecil tersebut dapat juga menimbulkan infeksi dan menjalar ke kelenjar bartholin.
    Sekali lagi banyak penyebab. Jika seorang wanita mengalami bartholinitis tidak serta merta ketularan misua.
    Semoga agak jelas :D

  30. 30 birulaut Februari 21, 2007 pukul 1:52 pm

    Alhamdulillah..ternyata ‘bukan karena bawaan misua aja’ yah, penyebab terjadinya bartholinitis. Soale beberapa bulan yl, saya pernah ngalamin itu, dan akhirnya kudu dibedah dan dibuang oleh dokter. Sesaat stlh baca artikel nya the cak di atas, saya langsung dag dig dug, n ber??, apa beneeeerr ketularan dari ‘misua yg abis jajan’..soale misua saya tuh ga mungkin banget begitu..rada2 kuper sama yg kyk2 gitu.

    N stlh baca penjelasan barusan ini, wah luuueeeggaaa pisaaannnn.. kyk nya soal ‘lecet2′ itu yg pernah saya alamin..trus ga lama jadi membengkak gitu deh. Tengs banget penjelasannya nih dokter cak.

    Sebenernya sih ada lagi yg mo saya tanyain, ya mungkin penjelasannya juga secara general kali yah, soale kan ga periksa langsung.

    Gini, bulan mei 2006, saya keguguran waktu umur kandungan 7 minggu. N dokter di RS ‘anu’ di Kelapa Gading, menyarankan kuret. Ya kuret lah saya (dramatis n komersil banget deh pokoknya mah)… trus, slesai..

    Nop 2006 (3 bulan stlh saya ‘diserang’ si ‘bertran antolin alias bartolin), saya hamil lagi. trus 30 dec 2006 pada saat usia 9 minggu, saya keguguran lagi. Duh gusti.. rasanya sedih ga karuan ( :) jadi curhat deh)..

    Apa ini ada hub sama si bertran antolin itu ya dokter cak?

    Sampe saat ini sih, saya n misua blom cek soal darah2an and penyebab lainnya apa. Soale saya udah sempet ngerasa putus asa n kuciwa beraaattt…

    Tengs lagi yaaak..
    :)
    N ditunggu juga sharingnya dari rekan2 netter… ciiiaaaooo…

  31. 31 cakmoki Februari 21, 2007 pukul 3:04 pm

    birulaut,
    Maaf ya, postingannya kurang lengkap hingga bikin deg-deg serrr.
    Tentang keguguran sepertinya tidak berhubungan dengan si bartholin jika melihat riwayat kehamilan (mei 2006 keguguran, sekitar agustus bartolin, nop hamil lagi, 30 dec 2006 keguguran kedua). Terlebih saat dokter ngambil si bartolin nggak ada bilang apa-apa kan. Dan tentunya sudah periksa laboratorium.
    Biasanya jika mengalami keguguran berulang dianjurkan hamil lagi sekitar 6 bulan agar rahim cukup kuat saat hamil berikutnya. Selain itu juga diberi obat penguat kandungan sejak dini.
    Bagus juga bila cek up berdua untuk melihat kondisi fisik.
    Menurut saya sebaiknya konsul ke dokter kandungan sejak sebelum hamil berikutnya. Jika dokter mengatakan boleh hamil 3 bulan setelah keguguran, monggo dijalani. Yang tak kalah penting adalah faktor fisik dan psikis, maksudnya tidak kerja berat dan diusahakan enjoy.

    Semoga berhasil sesuai harapan berdua. Amin
    ciiiaaaooo :)

  32. 32 amel Juli 4, 2007 pukul 11:53 am

    cak,,,,,,pemeriksaan PMS itu sharusnya dilakukan berapa bulan skali seh?.ada sumber bukunya ga???????

  33. 33 cakmoki Juli 4, 2007 pukul 12:36 pm

    @ amel,
    Kalo gak pernah sakit dan gak resiko tertular, gak perlu periksa.
    Untuk yang memiliki resiko tertular PMS, dianjurkan periksa setidaknya sebulan sekali.
    Bukunya banyak, Ilmu penyakit Kulit dan Kelamin, tebal-tebal tuh bukunya. Atau bisa download artikel tentang Pedoman Penatalaksanaan PMS di www [dot] dekpes [dot] go [dot] id.

  34. 34 telmark Juli 4, 2007 pukul 11:10 pm

    kumannya mirip kopi ? itu sih cucakrowonya nyeruput kopi sembarangan. :)
    amit2, baru kenal ama nama penyakit ini, sudah dibilangin penyakit ini telah mengebal. (yg saya tahu di kalangan psk, ya sip(F?)ilis itu cak).

  35. 35 cakmoki Juli 5, 2007 pukul 1:32 am

    @ telmark,
    hihihi, kopi susu kali ya ;)
    Bagi kalangan pelanggan (bukan pelanggan juga) penyalik kencing nanah atau GO dianggap s1filis. Mungkin tahunya hanya itu berdasarkan cerita dari mulut ke mulut :P

  36. 36 Yadiee September 9, 2007 pukul 12:54 am

    mau tanya nih..
    klo’ penyakit kencing nanah…
    ada efek berkepanjangan ga???
    misalkan kita prnh ngalamin itu setahun yg lalu..
    dan sekarang ngerasa sembuh krn ga pernah “jajan”,
    trus tahun ini kita baru menikah…
    kira2 ada efek berkepanjangan terhadap istri kita dan anak kita
    yang lahir nanti??? misalnya cacat fisik atau lainnya???
    atau penyakit ini ga sembuh total??
    maksasih

  37. 37 cakmoki September 9, 2007 pukul 9:16 am

    @ Yadiee,
    penyakit ini (kencing nanah/gonore) akan sembuh total jika udah diobati dan tidak akan menyebabkan efek apapun pada pasangan maupun anak nanti.
    So, tenang aja deh :)

  38. 38 zun Februari 6, 2008 pukul 8:55 pm

    menarik juga artikel nya…tapi asal muasal nya itu dari apakah psk ada yang tertinggal spermnya trus dipake lagi ma cowo lain ato gimana?????balasan ditunggu sejelas jelasnya zeny_purnama@yahoo.com terima kasih banyak

  39. 39 cakmoki Februari 7, 2008 pukul 3:55 am

    @ zun:
    sperma selalu tertinggal kecuali ditumpahin di luar saat akan ejakulasi.
    Yang jadi biang adalah: mikro-organisme, dalam hal ini bakteri atau kuman. Bakteri itulah yang tersebar (menular) melalui hubungan seksual :)

  40. 40 sigit angriawan Februari 22, 2008 pukul 2:50 pm

    Kereeeennnn….
    artikelx kerennn banget, bahasanya mudah dipahami
    makashi ya dok.
    Tp, yg ingin sy tanyakan adlh: apa sih hubungannya gonore dg
    porin protein????

  41. 41 zaini Mei 24, 2008 pukul 11:50 pm

    kalo kita terserng penyakit tersebut, yang kita lakukan ntuk pertama kalinya apa pak dokter???

    @ zaini:
    Yang pertama harus dilakukan adalah segera berobat ke dokter dan menyampaikan terus terang agar dapat diberikan obat yang tepat dan cepat sembuh, sehingga tidak nular ke pasangan (jika udah berkeluarga)

  42. 42 cakmoki Mei 25, 2008 pukul 5:53 pm

    @ sigit angriawan:
    wah sori…kelewatan ..
    Gak ada hubungannya.

    @ zaini:
    Yang pertama harus dilakukan adalah segera berobat ke dokter dan menyampaikan terus terang agar dapat diberikan obat yang tepat dan cepat sembuh, sehingga tidak nular ke pasangan (jika udah berkeluarga)

  43. 43 zacx Desember 5, 2008 pukul 12:50 am

    dok sya terkna kncing nanah
    trus langkah prtma sya hrs gm dok?
    mnum obt ap dlu?
    nanah nya kluer sdik2 dok, trus skit pas sya buang air kcil,
    sy takut dok, tolong sya donk, sya hrus mnum obt ap
    klo k dokter sy siap dok

  44. 44 cakmoki Desember 5, 2008 pukul 1:02 am

    @ zacx:
    Mestinya injeksi kanamycin 2 gram dan obat minum cyprofloxacin 500 mg.
    Langkah pertama dapat menggunakan cyprofloxacin 500 mg diminum 2×1 sesudah makan sedikitnya selama 3-5 hari. Adapun untuk mengurangi sakit, dapat digunakan asam mefenamat 500 mg, diminum 3×1 sesudah makan hingga nyeri hilang.
    Moga segera sembuh.
    Trims

  45. 45 Ben Desember 14, 2008 pukul 4:06 pm

    Cak, blog nya keren.
    Saya juga lagi kena apes nih. Karena ’sesuatu sebab’ cucakrowo saya ngiler, sekitar 10 tetes setiap 6 jam. Udah pake Cipro 3X500mg empat hari terus berenti. eh 2 hari kemudian ngiler lagi. Saya terusin 4X500mg 4 hari belum berenti juga. setelah 2 hari istirahat obat, saya bom pake amox 3 gram sekali minum. Masih saya lanjutin pake cipro 4X500mg plus urotractin setiap 12 jam sekali. rencana sih maunya sampai 1 minggu. Ini masih hari ke 2.
    Sebetulnya sih di setiap akhir 4 hari pake cipro, sudah mendingan, tapi karena masturbasi, ngilernya jadi banyak lagi. Minta saran pengobatan dong cak, sekarang saya kuapok nggak mau jalan2 sama purel karaoke. :(

  46. 46 Ben Desember 15, 2008 pukul 3:44 pm

    waa..cakmoki kesuwen..
    gakpopo wis, tak update wae. sekarang hari ketiga, ngilernya udah mampet. Mungkin karena bom amox plus cipro plus urotractin yang saya ceritain kemaren (iki ambek tanganku nduding mendhuwur..post nang ndhuwure post iki maksude..) oh iya, urotractin isinya asam pipemidat (iyo ta cak? tulisane pipemidic acid..lha mosok aku ngerti). Kayaknya itu yang membantu kesembuhan juga. Plus sekarang cucakrowone takbunthel perban, jadi kemana2 nggembol perban. Tapi gak papa masih lebih efisien dan ‘bersihan’ dibanding ganti2 CD sehari 5 kali..ribet bok..tiap habis pipis dibuang, ganti baru. beres. Oke begitu Cakmoki dan kawan2 pembaca blog ini. You are encouraged to post any comments lohh…
    Regards,
    Ben.

  47. 47 cakmoki Desember 15, 2008 pukul 7:12 pm

    @ Ben:
    Maaf,seharian sibuk banget … gak sempat buka blog.
    Idealnya, pengobatan cucakrowo ngiler (GO) adalah:
    1) injeksi Kanamicin 2 gram.
    2) obat minum:
    > Quinolone, berarti udah bener pake cypro 3×500 mg. Kalo dengan cypro gak berkurang dalam 5-7 hari, dapt digunakan golongan quinolone jenis lain.
    Pipedemic acid juga salah satu jenis golongan quinolone yang paling awal ditemukan, sebenarnya gak dipake lagi untuk GO. Pun dengan cara booming amok 3,5 gram atau thiamphenicol 3,5 gram udah gak dipake. Kalopun diduga resisten, kombinasi untuk mendampingi cypro biasanya doxycycline 100 mg 2×1 selama 5-7 hari.
    > Golongan sefalosporin. Digunakan jika dengan quinolone gak ada respon, tapi sebaiknya tes lab dan sensitivitas dulu agar dapat diketahui antibiotika yg tepat.

    Moga cucakrowo gak ngiler lagi :D … sehingga gak harus dibunthel perban koyok lemper … *guyon* hahahaha
    Tur nuwun

  48. 48 dee Desember 18, 2008 pukul 10:53 am

    Cak, aku kena CN (cucakrowo ngiler)…
    nekat ke dokter, pas dokternya itu dokter cew…wuih…malu banget…

    aku di kasih ciprofloxacin 500 mg, mesol 4, ama nonflamin….
    bener gak seh dok….

    secara medis, kalau saya teratur minum obat itu, terjadi perubahan (cucakrowo udah gak ngiler…) itu kira2 berapa hari??

    ini masih hari pertama, cuma agak pusing….
    efek sampingnya apa seh dok?

    matur nuwun dok….

  49. 49 cakmoki Desember 18, 2008 pukul 2:51 pm

    @ dee:
    Bener … lebih sip kalo kombinasi dengan injeksi kanamicin 2 gram.
    Biasanya 3-5 hari udah sembuh, kecuali ngiler yang berulang, bisa sampai 5-7 hari.
    Efek samping cipro: mual, muntah, kembung, gak nyaman di peut, pusing, sakit kepala, sulit tidur, dll.
    Maturnuwun

  50. 50 dee Desember 18, 2008 pukul 6:10 pm

    thanx cak…
    aku salut sama dokter online kayak gini…
    coz terkadang, kita malu utk ke dokter tuk urusan ini….

    berkat cak moki, aku bisa lega…

    kemaren tuh, kata dokternya juga mau di injeksi…
    tapi harus ada tes kulit ato apalah
    jadi sama dokternya gak di suntik…

    kalo pengobatan oral aja, bisa sembuh kan dok…

    satu lagi, selama 3-5 hari itu, gak bisa beraktifitas uh-ah itu gak dok?

    matursembahnuwun….

  51. 51 cakmoki Desember 18, 2008 pukul 11:34 pm

    @ dee:
    Dengan pengobatan oral aja bisa sembuh juga … Kalo misalnya belum sembuh, dapat digunakan obat golongan quinolone jenis lain.

    satu lagi, selama 3-5 hari itu, gak bisa beraktifitas uh-ah itu gak?

    selama si cucakrowo masih ngiler, dengan berat hati … gak boleh uh-ah maupun hohohihe :D … so, nunggu sampe bener-bener sembuh supaya gak nular … sabar aja deh.

    Maturnuwun

  52. 52 YO Januari 1, 2009 pukul 4:47 pm

    CAK Saya kena si cicak ngeces ud ampir 1 bulan n dokter cuma kasih ofloxacin 200 MG sama Urispas 200 MG tapi sampe sekarang ga sembuh2 si cicak ngecesnya.. tolong ksh tau resep manjur nya donk cak n klo bisa nm obatnya ga singkatan biar aq bisa beli d apotik,,kapokkk tenan cicak ku nemplok d dinding…

  53. 53 cakmoki Januari 1, 2009 pukul 10:17 pm

    @ YO:
    Wah kelamaan tuh ngecesnya :D
    Sebaiknya ke dokter untuk diperiksa Lab sekaligus tes sensitivitas agar diketahui penyebabnya sekaligus antibiotik yg paling sensitif terhadap mikro-organisme penyebabnya.
    Biasanya dengan injeksi Kanamicin 2 gram dan obat minum ofloxacin 2×200 mg ato cyprofloxacin 2×500 mg udah sembuh dalam 7 hari dan paling lama 10 hari.
    Kalo pake ofloxacin 200 mg maka dosisnya: 2×200 mg (400 mg sehari) selama sedikitnya 7 hari.
    Moga gak ngeces lagi.
    Trims

  54. 54 budi Januari 20, 2009 pukul 4:23 pm

    Dok, numpang tanya nih.
    sy temukan lendir jrnih/ cairan sdh hampir 2 minggu, pd waktu pertama x ada rasa tdk enak waktu berkemih. tp skrg tdk lagi tp masih berlendir jernih. Kadang waktu pagi cairannya keruh. Keluhan lainnya tdk ada, hanya ada cairan/lendir jernih sj. cucakrowonya normal. Obatnya apa ya dok?

  55. 55 cakmoki Januari 21, 2009 pukul 11:46 am

    @ budi:
    Cyprofloxacin 500mg 2×1, selama 3-5 hari.
    Kalo masih tetep gak hilang, sebaiknya periksa Lab.
    Trims

  56. 56 budi Januari 21, 2009 pukul 2:20 pm

    Obatnya bs kita beli di apotik khan cak?…

  57. 57 cakmoki Januari 21, 2009 pukul 4:37 pm

    @ budi:
    biasanya bisa, silahkan dicoba ke apotik :)

  58. 58 budi Januari 22, 2009 pukul 10:56 am

    Makasih infonya Cak….

    Semoga Cak diberikan kemudahan atas segala urusan Cak.

    Wass

  59. 59 cakmoki Januari 23, 2009 pukul 12:08 am

    @ budi:
    amiiin… demikian pula sebaliknya, moga sehat selalu.
    Trims …Wass

  60. 60 surya Februari 1, 2009 pukul 1:02 pm

    Cak dokter,

    terima ksih banyak…, sangat bermanfaat artikel anda….
    saya stay di LN, sudah 2 hari ngiler terus nih…
    memang saya pernah main tanpa sarung….

    lagi bingung…
    akhirnya memutuskan ke dokter… setelah baca artikel anda….

    salam

  61. 61 cakmoki Februari 2, 2009 pukul 1:19 pm

    @ surya:
    Moga gak ngiler lagi :)

  62. 62 rudy Februari 10, 2009 pukul 10:56 am

    pak dokter, barusan saya mengidap penyakit kelamin.
    setiap kencing penis saya terasa sakit sekali
    sampai saya takut kalau mau kencing.
    diujung lubang penis saya,seperti bengkak sedikit
    tapi tidak mengeluarkan cairan.
    diobatin apa ya?
    terima kasih sebelumnya.

  63. 63 cakmoki Februari 10, 2009 pukul 1:58 pm

    @ rudy:
    Kalo misalnya GO, obatnya:
    1) injeksi kanamicin
    2) Obat minum: cyprofloxacin 500 mg, atau ofloxacin 400 mg.
    3) Jika nyeri, dapat ditambahkan asam mefenamat 500 mg

    Moga segera sembuh … Trims

  64. 64 Thanks Februari 13, 2009 pukul 10:00 pm

    thanks….
    thanks….
    thanks….

    ‘dan semoga saya bisa sembuh’

    juga semoga penyakit ini terus tertular pada kami dan mereka yang masih BERZINA sebagai pengingat bahwa TUHAN itu benar-benar MAHA ADIL…

    Somoga sakit ini juga menjadi jalan taubat saya….

    Makasih dok….

  65. 66 adi_darwis Maret 7, 2009 pukul 11:55 pm

    caaakkk…..

    mohon petunjuk…. hari 3 setelah cucakrowoku ngiler… aku ke dokter… dikasih obat yang ga tau namanya (karna udah parno mo cepet sembuh) 2 butir 1 x 1…. trus 2 hari kemudian disuruh balik lagi ke dokter… dikasih lagi obat 2 butir langsung minum… trus dikasih doxycycline 100 mg untuk minum 2 butir per harinya….

    yang mau ditanya.. klo masih ngiler.. piye cak…??
    n obat yg udah di kasih dokter aku bener ga ya…????

    thanks before….

    god bless you..

  66. 67 cakmoki Maret 8, 2009 pukul 12:55 pm

    @ adi_darwis:
    Obatnya udah oke tuh… mungkin yg diberikan dokter adalah obat golongan ofloxacine ato cyprofloxacin.

    Kalo setelah dikombinasi dengan doxycycline 100 mg masih ngiler juga, mau gak mau injeksi pake kanamycin 2 gram dan obat minum.
    Moga gak ngiler lagi :)
    Thanks

  67. 68 adi_darwis Maret 12, 2009 pukul 11:31 pm

    Ccaakkk….
    Mohon petunjuk kembali…. Kayaknya udah mampet n kering neh ngilernya… Thanks banget infonya…
    Trus indikasi sembuh total tuh apa..?? Apa klo udah ga ngiler lagi brarti dah sembuh or ada tanda” lain..??
    Trus klo udah kering lagi brarti dah bisa aiueO-aiueo sama istri lagi donk neh n ga bakal ada tragedi pingpong kan ya ??
    Mohon petunjuk… Thanks before…

  68. 69 cakmoki Maret 14, 2009 pukul 2:55 pm

    @ adi_darwis:
    Indikasi sembuh:
    a) kalo udah gak ngiler lagi
    b) tidak nyeri di ujung dan badan cucakrowo ™

    udah bisa hohohiheh dg istri….
    Met berakhir pekan ya :D
    Thanks

  69. 70 wong jakarta April 4, 2009 pukul 3:15 am

    cak mau tanya, saya minggu lalu kena go, langsung ke dr spesialis go , lansgung dibom , dan 4 hr mampe dan ga skait,trus priksa lab, spilis dan go negatif, tapi ditemukan cocus 1 lektosit tinggi, skrng dah ahri ke 7 , ga sakit pas kencing, ga ada nanah dah ilang sjk hr ke 3 terapi, tapi hari ini ketika ejakulasi trasa sakit, apa karena si cocus gram itu yah? musti di nuklir jg si cocus?? trus pengobatanya beda ma go ga? soalnya go kmrn dikaish resep dokternya gila2an takut od jg hehehe, senen mau ke dr lg seh cak, jadi mank si cocus yg nyebabin sakit ketika ejakulasi ya, trus si cocus ini mank ngikut sama GO ya, apa emang udah ada, gara2 ada go dia jadi superpoewer hehe , trims ya cak

  70. 71 cakmoki April 4, 2009 pukul 5:40 pm

    @ wong jakarta:
    Penyebab GO adalah kuman N. gonorrhoeae berbentuk diplococcus (kayak biji kopi), sedangkan kalo bentuk coccus (tanpa diplo) bisa jadi non-specific urethritis. Biasanya obatnya sama tapi durasi penggunaannya lebih lama, sekitar 7 hari.
    Moga nanti hari senin dapat penjelasn yang lebih lengkap dari dokter spesialis kulit dan kelamin dan moga cepet sembuh. :D
    Trims

  71. 72 vi April 6, 2009 pukul 1:51 pm

    mau tanya kalau dimungkinkan terjadi fenomene ping pong pada istri yang swaminya “jajan” di luar, bagaimana pengobatan untuk istrinya cak?walaupun istrinya tidak ada keluhan apakah harus diobati juga trus diobatinya bgmn? trims…ditunggu jawabannya secepatnya ya cak

  72. 73 cakmoki April 7, 2009 pukul 12:17 am

    @ vi:
    Sama dengan pengobatan untuk swaminya.
    Tapi harus dilakukan pemeriksaan Lab (sekret vagina) untuk membuktikan ketularan apa enggak. Menurut sy, sebaiknya periksa Lab walau ga ada keluhan. Kalo hasilnya normal, gak perlu obat.
    Trims

  73. 74 ri-2 April 8, 2009 pukul 10:53 am

    Dok..
    Kalo bru sehari maen (td malem maen misalnya) kira2 kpn bisa keliatan ciri2nya ? Ato kalo buat pencegahan sebaiknya pake/minum obat apa ? Bisa gak diminum pagi ato sore besoknya ? Cuma buat jaga2 gitu. Trus kpn lagi bisa berhubungan ama istri ? Trims dok.

  74. 75 hendr@ April 8, 2009 pukul 11:26 am

    mau tanya ni ?! Tolong dijawab ya dok…
    Saya maen hu-oh ni. Tp bkn ama psk si. Ama temen deket pacar. Cma katanya dia kadang2 doang bisa dibawanya. Nah… Yang pengen saya tanyain, kira-kira kalo emang dia bersih (ato gak nularin pms ke saya), kondisi saya kira2 gimana yak ? Ato memang musti nunggu beberapa hari dulu biar keliatan indikasinya ? Saya jadi paranoid ni dok. Soalnya pas maen lupa pake karet. Maklum udah keburu nafsu. Trims dok atas infonya.
    Mohon balesan secepatnya.

  75. 76 cakmoki April 8, 2009 pukul 3:41 pm

    @ hendr@:
    ya, mesti nunggu … :)
    kalo setelah 3 hari setelah ho-ho-hi-he gak ada keluhan, biasanya aman.
    Trims

  76. 77 cakmoki April 8, 2009 pukul 10:01 pm

    @ ri-2:
    Gejala klinis (keluhan) timbul sesuai masa tunas, yakni: 2-20 hari dengan rata-rata 3 hari.
    Sebaiknya ga minum obat pebcegahan karena beresiko resistensi.
    Kalo misalnya udah terlanjur kena, maka berhubungan dengan istri diperkenankan setelah bener-bener sembuh (yang aman, sekitar 5-7 hari setelah pengobatan)
    Trims

  77. 78 Marpudy Mei 22, 2009 pukul 4:34 pm

    cak moki.. mo nanya karena agak bingung neh..
    sy berasumsi kena cungil (cucakrowo ngiler) karena gejalanya sama, tp saya sma skali gk pernah ke prostitusi, sekitar sminggu yg lalu sy berhubungan dgn pasangan, dia pake spiral trus karena mngkin terlalu hot ujung mr hapy sy luka2 smpe bbrpa hari tiap kencing agak sakit, sy masih ngira itu disebabkab krn luka tsb, tapi lama2 jadi kayak nanah.. taunya sy buntel cucakrowo saya pake tisue dan slalu ada nanahnya… hari ini dah jelas bgt kl itu nanah karena brwarna kuning, sebelumnya cuma getah bening gitu… stelah sminggu yg hot itu sy udah berhubngan lg sm pasangan yg sama…
    yang mmbuat sy bingung.. slama apakah kuman penyebab itu bs brada dlm tubuh tanpa mnimbulkan gejala2 ngiler… soalnya pasangan sy terdahulu pernah terkena GO dan dia bilang ke sy utk cek, tp gk saya lakukan krn sy gk ada gejala sm skali.. terakhir berhubungan dgn pasangan terdahulu itu dah lebih dari stahun yg lalu… fyi miss cheerful pasangan sy memang agak berbau, tp dia bilang itu bau biasa, bukan krn the white-an ….
    apakah miss cheerful yg terkena bakteri GO berbau ato gak? selama sy sm pasangan sy skarang sy pernah slingkuh dn berhub dgn perempuan lain tp miss cheerfulnya sama skali gk bau krena sy smpt mngoralnya… (maaf bahasanya)
    jadi dari siapa sy terkena bakteri GO ini cak, kalo benar sy terkena cungil..

    mohon pencerahannya… rencana saya sore ini mo priksa ke dokter skdk

    thanks berattt….

  78. 79 donn Mei 23, 2009 pukul 8:49 am

    dok

    kalo sudah minum cipro 4 hari terus ganti ofloxacin 5 hari… nanahnya masi blum ilang , gimana ya

  79. 80 cakmoki Mei 23, 2009 pukul 12:24 pm

    @ Marpudy:
    Masa tunas kuman penyebab GO sekitar 2-10 hari. Untuk mengetahui sumber penularan, monggo ditelusuri, sama siapa dalam kurun waktu tersebut berhubungan. Jika dengan pasangan yang sekarang, sebaiknya periksa keduanya. Pada wanita, adakalanya GO asimptomatis, artinya gak menimbulkan keluhan.
    Walah, maaf…rupanya saya udah telat menjawab ya … hahaha.
    Moga setelah periksa ke dokter, mendapatkan obat dan segera sembuh.
    Trims

    @ donn:
    Sebaiknya periksa sedimen Urine untuk melihat penyebabnya. Selanjutnya, pemilihan jenis obat disesuaikan dengan penyebabnya berdasarkan hasil Lab.
    Trims

  80. 81 Rudy Mei 27, 2009 pukul 12:37 pm

    Dok sudah 10 hari saya kena GO dan sudah 5 hari ini saya minum ampicilin 500mg 3 x 1/2,tp belum sembuh juga dok.rasa nyeri dan nanahnya sudah agak berkurang,apa yg harus saya lakukan terus minum ampicilin atau ganti obat trus kalo ganti obat,obat apa yg harus saya minum.trims

  81. 82 cakmoki Mei 28, 2009 pukul 1:44 pm

    @ Rudy:
    Ampisilin dan Amoksisilin udah gak mempan sejak akhir 1980-an. Saat ini setidaknya menggunakan Cyprofloxacin.
    Nah, mengingat udah cukup lama, sebaiknya menggunakan Cyprofloxacin 500 mg, diminum 2×1 sehari, selama 5-7 hari.
    Trims

  82. 83 Rood Juni 2, 2009 pukul 11:27 pm

    Cak aku mo nanya,kalo brciuman ama orang yg kena GO apa bisa ketularan.thanks

  83. 84 cakmoki Juni 3, 2009 pukul 1:33 am

    @ Rood:
    Penularan melalui kontak seksual, kecuali kalo lawan ciumannya menderita Gonore Orofaringitis.
    Trims

  84. 85 Wid Juni 12, 2009 pukul 8:20 pm

    Cak tolong di jelasin ttg penyakit NSU dan bgaimana pengobatannya.trims

  85. 86 cakmoki Juni 14, 2009 pukul 6:49 pm

    @ Wid:
    Pada NSU, penyebab terbanyak adalah: Clamydia, Ureaplasma dan mycoplasama.
    biasanya perlu pengobatan dengan waktu yg lebih lama, sekitar 7 hari.
    Obat ug lazim digunakan:
    > Doxycyclin 100 mg, diminum 2×1 selama 7 hari,atau:
    > eritromisin 500 mg, diminum 3×1 selama 7 hari,atau:
    > Azithromycine, diminum 1 gram dalam dosis tunggal
    Trims

  86. 87 Arya Juli 3, 2009 pukul 8:30 pm

    dear dok,
    saya menderita GO sudah 4 hari saya mau tanya untuk Cyprofloxacin 500 mg bisa didapat dimana ya?dan untuk nama obat tersebut yang lebih terkenal apa ya?
    thx before.

  87. 88 cakmoki Juli 4, 2009 pukul 2:53 pm

    @ Arya:
    bisa didapat di apotik melalui resep dokter :) (kenyataannya dapat dibeli langsung).
    Nama dagang cyprofloxacin, diantaranya: Ciflos, Girabloc, Interflox, Kifarox, Lapiflox, dll … dll…
    thx

  88. 89 arie Juli 10, 2009 pukul 11:10 pm

    malam cak moki yang baik,
    perkenalkan nama saya ari, 30 tahun. beberapa hari yang lalu saya sempat terkena GO atau kencing nanah. Saya tau itu karena saya baca artikel cak moki tentang GO. saya sudah berobat, dan alhamdulillah saat ini saya sedang dalam masa penyembuhan. Tiga hari yang lalu saya sudah disuntik dan sekarang nanahnya sudah tidak keluar lagi. tapi masih sakit kalau pipis.
    Yang jadi masalah adalah istri saya. Dia sedang mengandung anak kami yang pertama. Sehari setelah saya berhubungan dengan PSK ( yang sampai saat ini saya sesali seumur hidup) saya melakukan hubungan dengan istri saya. dan kemungkinan besar istri saya juga tertular penyakit yang sama. Bagaimanakah caranya agar penyakit ini bisa disembuhkan dari istri saya, apakah melalui pengobatan yang sama dengan saya atau ada cara lain? dan bagaimana mengetahui bahwa istri saya itu masih sakit atau sudah sembuh? dan bagaimana dengan bayi kami?
    Terima kasih cak moki yang baik. Tolonglah saya yang sedang susah ini. semoga Tuhan membalas kebaikan anda. Amin
    Saya tunggu jawabanya di email saya.

  89. 90 cakmoki Juli 12, 2009 pukul 2:20 pm

    @ arie:
    maaf, terlambat menjawab.
    Istri dapat diobati sampai sembuh dengan obat yang aman untuk kehamilan, yakni obat-obat antibiotika kategori B, dimana antibiotika jenis ini aman untuk kehamilan maupun janin yang dikandungnya.
    Sebenernya pengobatan GO sangat mudah, obatnyapun banyak pilihan.
    So, sebaiknya periksa ke dokter agar mendapatkan obat yang tepat (sebaiknya tidak mengobati sendiri berdasarkan artikel).
    Sedangkan janin gak akan terpengaruh jika segera diobati dengan tepat, baik jenis maupun lamanya pangobatan.
    Moga segera sembuh :)
    Trims

  90. 91 untung Juli 17, 2009 pukul 12:01 pm

    salam cak moki yang budiman
    beberapa waktu yang lalu saya terkena go, melalui beberapa tulisan di blog ini saya sudah minum antibiotik ciprofloxacin begitu juga dengan istri, setelah itu ngiler di anu saya berhenti, tetapi istri saya mensnya menjadi tidak teratur, badanya demam, tetapi keluar darahnya tidak sakit dan bau, dan beberapa hari berhenti, tetapi beberapa hari kemudian keluar darah lagi…. gimana cak, kenapa istri saya

    terima kasih

  91. 92 Yudhi Gejali Juli 18, 2009 pukul 2:11 pm

    @ Untung: Darah? Tidak sakit? disertai keputihan. dan berbau…
    hemmm sebaiknya berhati-hati…mungkin saja ada penyakit lain yang lebih serius..apalagi kalo berdarahnya terutama setelah berhubungan intim (post coital bleed). Waspada pak, terutama kalau istri anda sudah diatas 30 tahun…

  92. 93 cakmoki Juli 18, 2009 pukul 2:39 pm

    @ untung:
    Menurut saya, istri perlu pemeriksaan Lab sekret untuk memastikan penyebabnya sehingga dapat diberikan obat yang tepat.
    Kadang wanita lebih lama menderita GO karena beda pada anatomy organ genital…
    Ato, bisa juga mengganti obat untuk istri dengan obat lain…
    Moga segera sembuh…Trims

  93. 94 untung Juli 18, 2009 pukul 10:47 pm

    salam lagi buat cakmoki
    terimakasih atas jawaban yang sudah diberikan, kemarin istri berobat di dr. kandungan, di usg rahim normal tidak ada tanda2 keanehan, oleh dr. diberi obat penambah hormon cyclo-progynova, apakah betul obat yang diberikan dr. tersebut, seandainya cyprofloxacin tidak ampuh obat apa lg yang kira2 bisa digunakan tks. cak

  94. 95 cakmoki Juli 19, 2009 pukul 4:52 pm

    @ untung:
    Salam,
    Ya, obat tersebut untuk stabilisasi siklus menstruasi.
    Untuk obat GO yg lebih kuat adalah ofloxacin.
    tapi sebaiknya periksa sekret lebih dahulu, apakah benar masih ada kuman GO ataukah sebab lain, sehingga kita dapat mengobatinya dengan lebih tepat.
    Trims

  95. 96 untung Juli 21, 2009 pukul 4:35 pm

    salam,
    maaf cak semoga tidak bosan dengan pertanyaan saya, benar nggak injeksi ceftriaxone akan lebih menuntaskan penyakit go, soalnya bila dilihat dari gejala2 nya gonore yang ada pada istri saya telah berkomplikasi, seperti keluhan demam dll
    tks cak

  96. 97 ady Agustus 6, 2009 pukul 12:55 pm

    Salam kenal cak moki tolong dibantu ya…
    by the way Aku juga perna kena tapi pas minum cyfroli..dosis tunggal, itu berhenti pnyakitnya..tapi pas ga minum obatnya beberapa hari, datang lagi..memang berapa lama sih kita harus minum obatnya..padahal aku udah komsumsi sudah banyak dan dosis yang pasnya berapa kali ya..makasih ya sebelumnya

  97. 98 cakmoki Agustus 7, 2009 pukul 12:29 am

    @ untung:
    duhhh, maaf..kelewatan…
    Ya, pada yg telah mengalami komplikasi, injeksi ceftriaxon merupakan salah satu pilihan pengobatan.
    Trims

    @ andy:
    Lam kenal :)
    Jika ga ada penyulit (komplikasi), cukup dengan dosis tunggal 500 mg. Dalam praktek sehari-hari, kebanyakan udah gak mempan lagi dengan dosis tunggal. Untuk itu perlu disertai injeksi kanamycin 2 gram dosis tunggal.
    Tapi kalo gak sembuh, ada kemungkinan kecampuran infeksi clamydia, maka ditambahkan doxycycline 2×100 mg selama 7 hari.
    Trims

  98. 99 nayoan Oktober 11, 2009 pukul 12:22 pm

    cak moki yang baek…
    makasih sebelumnya. sy simak smua blog anda..sy simak forum ty jwb, tp kok sampe agustus 09 thok, apa dah nggak terima konsul lagi nih….
    cak..akhirnya kena go jg nih..dah 2 mingu lebih…pe judeg saya..
    critane 3 hr pertama di amoksilin 3 hr masih meler juga dok…tak tambah lagi 3 hari mashi nekad juga cak…trus 3 hr lalu setelah baca smua py cak moki ke poli umum rs di solo…uisiiin dok dokterna cewek cantik muda….tapi demi si kecil ya udah terus terang aja cak…..
    ma si dok cantik dikasih kanamicin 250grm 2×1 ma urogetix 3×1 untk 3 hari….
    tapi dok….nggak tau nih apa pengaruh obatna ato laen….:
    * melerna tambah banyak n lebih pekat pe meh kehijauan cak
    * cak…yang bikin takut nih….urine kesempatan pertama warnane kemerahan selanjutna kecoklatan…
    dok saat ini hari ke 3 minum obt tsb….
    cak moki please pripun niki…solusine.. jadi parno nih
    ats solusina buanyak terimaksh..smoga Thn melimpahkan kesehatan n riski yang byk min…….

  99. 100 cakmoki Oktober 11, 2009 pukul 1:12 pm

    @ nayoan:
    masih terima koq… tanggal tersebut diskusi tentang GO di artikel ini… selebihnya tersebar di masing-2 artikel dan di halaman tanya jawab :)

    Obat tersebut, yg dari si dok cantik adalah untuk ISK (Infeksi Saluran Kemih)….
    Pada kondisi yang masih baru, sebenarnya cukup dengan cyprofloxacin 500 mg dosis tunggal, atau ofloxacin 400 mg dosis tunggal, atau cefixime 400 mg dosis tunggal, atau ceftriaxone 125 mg dosis tunggal…. ini kalo masih baru lho …

    Adapun untuk GO yang udah segitu lama (2 minggu lebih):
    Injeksi Kanamycin 2 gram plus obat minum, atau bisa juga hanya dengan obat minum kombinasi, yakni:
    1) Cyprofloxacin 500 mg, diminum 2×1 sesudah makan selama 5 hari
    2) Doxycyclin 100 mg, diminum 2×1 sesudah makan selama 7 hari.
    Keduanya diminum bersamaan.
    Kalo ada rasa nyeri, dapat menggunakan obat pereda nyeri, misalnya: asam mefenamat (merk dagang bebas memilih), diminum 3×1 sesudah makan hingga nyerinya hilang.

    Ditunggu laporan perkembangan si kecil 5-7 hari kemudian.
    Moga segera sembuh :D
    Trims

  100. 101 nayoan Oktober 12, 2009 pukul 7:17 pm

    cak moki…..
    laporan………
    makasih bangt responnya n dah tak laksanaken petunjukna……
    uuueeeedaaaaan………muanjur tenan rek……
    baru 1 hari aja dah kerasa khasiatna……makasih ya cak….
    trus apa ya harus tetep 5 hr obatna cak…biar tuntas…tas….tas gitu ya cak….

    tengkyu peri mat…..

    salam hormat tuk cak moki n kel
    murah sandang n pangan

    salam…..
    cah solo…

  101. 102 cakmoki Oktober 13, 2009 pukul 12:27 am

    @ nayoan:
    Laporan diterima …roger …
    He-eh, obatnya diterusin hingga 5 hari supaya gak terjadi resisten (kebal) dan gak rekuren (kumat alias kambuh)
    Teng kyu juga atas do’nya…demikian pula sebaliknya.
    Moga sehat selalu.
    Salam

  102. 103 Mueler Oktober 18, 2009 pukul 9:54 pm

    Cak moki…
    numpang konsultasi…

    Setelah hari kamis tanggal 15/10 sy mengalami hari 1 pilek burung. Malamnya saya bom pake zitromax 500mg x 2.
    Tp bsknya sy mengendor di tanggal 16 dan 17, masing2 saya hanya makan 500mg x 1. Tgl 18/10 saya mulai takut ada resistensi jadi saya bom lagi jadi 500mg x 2.

    Yang ingin ditanyakan, sebaiknya saya konsumsi lagi obat tsb sebanyak apa dan selama apa ya cak? Maaf nih, gara2 nurutin nasehat temen yg sok tau, jadi ngeri kalo jadi resistensi.

    Keadaan sih di tgl 16 sdh gak pilek lg, tp ketika dosis saya kendorkan, kok ada rasa pegel2 di pangkal telor (padahal gak ada yg mancal sy). Apakah ada hubungannya apa cuman sugest saya sj?

    Matursuwun sanget….

  103. 104 cakmoki Oktober 18, 2009 pukul 11:18 pm

    @ Mueler:
    Pemakaian Azithromycin (zithhromax, dll) pada Penyakit Menular Seksual dapat menggunakan 3 cara, yakni:
    1) Diminum 1 gram ( 2 tab 500 mg) sebagai dosis tunggal, artinya hanya sekali minum 92 tablet)
    2) Diminum 500 mg per hari selama 3 hari.
    3) hari pertama 500 mg, kemudian hari ke 2 sampai hari ke 5 masing-masing 250 mg per hari.

    Kalaupun gak sesuai dengan cara yang dianjurkan gak papa… Resistensi akan terjadi kalo dosisnya kurang.
    Tentang pegal di pangkal telor dapat terjadi karena kepancal penyakitnya… :D … dimana pada saat infeksi memicu kelenjar-2 disekitar si burung untuk meningkatkan produksi lekosit dan limfosit… karena itulah pangkal telor atau area sekitar burung adakalanya berasa pegal atau kemeng atau nyeri.
    Trims

  104. 105 Joed Oktober 20, 2009 pukul 4:23 pm

    Cak..kemarin saya 3 hari lalu jajan.. Kl saya ke apotik beli Cyprofloxacin 500 mg untuk diminum 5 hari aja bole tidak cak? paling tidak untuk jaga2..karena kepikiran terus..

    terima kasih.

  105. 106 Joed Oktober 20, 2009 pukul 4:33 pm

    Tambahan cak..dulu saya pernah ileran..pertama dikasi binozyt 500mg 3 hari+ suntik. Setelah obat habis saya balik ke dokter dikasi binozyt 500mg + Doxycyclin 200mg diminum seminggu..Alhamdulillah sembuh cak..Namun beberapa hari yang lalu gak bisa nahan…lalu kayak comment saya diatas deh jadinya…

    Mohon bantuannya cak.

    Salam

  106. 107 cakmoki Oktober 20, 2009 pukul 11:47 pm

    @ Joed:
    Obat tersebut sebenarnya bukan untuk pencegahan (pofilaksis), melainkan untuk pengobatan (kuratif) ketika terinfeksi gonore. Tapi jika ada riwayat “ileran” sebelumnya di tempat yang sama, maka pemakaian obat tersebut dapat dimengerti… gak masalah :)
    Trims

  107. 108 Joed Oktober 21, 2009 pukul 10:14 am

    Terima kasih cak…

  108. 109 cakmoki Oktober 21, 2009 pukul 12:13 pm

    @ Joed:
    Sama-sama

  109. 110 secondchance Oktober 28, 2009 pukul 4:11 am

    cak moki yang baik,

    tanggal 19 oktober yang lalu saya berhubungan dengan seorang teman saya. hari minggu-nya tanggal 25, saya baru menyadari ada bercak2 di celana dalam saya. setelah saya cari info2 tentang penyakit GO, saya tahu bahwa saya terkena penyakit GO.

    karena saya sedang tinggal di luar kota, saya kontak teman saya seorang dokter dan dia memberi saya resep ofloxacin 400mg. saya diminta meminumnya sehari sekali, dan saya membeli 5 butir.

    di hari selasa, 27 oktober, saya melihat bercak2 itu masih ada sehingga teman saya meminta saya untuk meminum obatnya menjadi 2 kali sehari.

    hari ini, 28 oktober dini hari, saya lihat bercak itu masih ada dan obat saya tinggal satu. apa saran cak moki bagi penyakit yang saya alami ini?

    terimakasih sekali atas penjelasannya.

  110. 111 secondchance Oktober 28, 2009 pukul 4:42 am

    oya, sebagai tambahan cak moki,

    saat ini kondisi badan saya sedang nggak fit… sedang batuk dan pilek, juga cukup stress karena pekerjaan dan sakit ini… apakah ini juga berpengaruh pada lamanya penyembuhan?

    terimakasih…

  111. 112 cakmoki Oktober 29, 2009 pukul 2:43 pm

    @ secondchance:
    Saran pengobatan dari teman dokter tersebut sudah tepat.
    Jika hingga saat ini masih ada bercak, sebaiknya periksa sekret bercak tersebut di Lab untuk memastikan penyebabnya.

    Jika hasil pemeriksan menunjukkan diplococcus saja, maka perlu injeksi Kanamycin 2 gram (intramuskular=lewat bokong) dan dikombinasi dengan obat di atas.

    Andai hasil Lab menunjukkan adanya infeksi campuran dengan clamydia, maka selain obat di atas, masih perlu ditambahkan obat lain, misalnya Doxycyclin 100 mg, diminum 2×1 selama 7 hari bersama obat yang pertama.

    Flu dan stress pada penyakit ini tidak mempengaruhi penyembuhan.
    Sekian dulu penjelasan saya, selanjutnya silahkan periksa sekret urethra di Lab Klinik.

    Terimakasih

  112. 113 thom November 10, 2009 pukul 12:34 am

    dok mau tanya,
    jika mengkomsumsi doxycycline 100 mg aman ngga ?
    apa ada efek samping nanti nya ?

  113. 114 cakmoki November 10, 2009 pukul 2:14 pm

    @ thom:
    asalkan sesuai indikasi (peruntukannya), maka doxycycline aman dikonsumsi.
    Efek samping yang dapat terjadi pada umumnya: mual, rasa gak nyaman di lambung, dll. Karenanya dianjurkan diminum sesudah makan.
    Trims

  114. 115 Cah gobloxx November 11, 2009 pukul 12:45 am

    Dox lam knal,sy kena GO dah tak kasih obat kifarox + asam mefenamat skrng tinggal nunggu perkembangannya yg jd mslah stelah sy jajan lusanya sy ah..uh ma istri apakah istri sy jg tertular? Klo dikasih obat yg sama manjur gak dok?satu lg dok diawal pernikahan kami istri sangat hot stelah 2th dan punya anak dia SANGAAAT dINGIN mkane sy jajan,ada gk obat yg bikin dia hot lg..mohon bantuannya & trimakasih

  115. 116 cakmoki November 11, 2009 pukul 3:21 am

    @ cah gobloxx:
    lam kenal …
    Ya, sebaiknya keduanya diobati kalo udah sempat ah-uh.
    Wajar pada wanita yang punya anak mengalami penurunan gairah seksual dikarenakan berbagai faktor, salah satunya lebih ngopeni anak kandung ketimbang anak mertua (suami) :)
    Untuk mengembalikan seperti semula sebaiknya dirembug berdua secara terbuka. Kalo perlu disempatkan rekreasi agar fresh. Tapi sekali lagi sebaiknya dirembug berdua.
    Trims

  116. 117 Cah gobloxx November 12, 2009 pukul 3:47 am

    Trimakasih bgt cak,sesudah minum obat diataz 3kale ilernya lgsung mampet tp klo pipIs masih nyeri sih..
    istri orange keras kpla & gak mau ngalah jd sy deh yg harus sabar & ngalah.
    Oya istriku tak kasih obat yg sama kok anehnya dia mual,pusing & di wajah dan kulitnya bentol merah2 pdhal sy tidak.
    Apakah itu efek sampingnya cak?skali lg matur sembah nuwun

  117. 118 Cah gobloxx November 12, 2009 pukul 3:59 am

    Maaf ganggu terus(mumpung ada konsultasi gratis)
    Cak kakak(laki2) sy umur 31th dia mengidap epilepsi sejak remaja sampai sekarang dia belum sembuh,
    Yg mau sy tanyakan apakah penyakit tsb tidak bs sembuh pdhal dah diperiksa kemana mana tp msh aja kumat trus biar cepet smbuh solusinya apa cak?
    Satu lg pantangan bagi penderita tsb apa aja ya cak?
    Trimakasih

  118. 119 cakmoki November 12, 2009 pukul 4:38 pm

    @ Cah gobloxx:
    Obtanya dilanjutin …dan untuk mengatasi nyerinya dapat melanjutkan minum asam mefenamat.
    Keluhan pada istri tersebut kemungkinan efek samping salah satu dari asam mefenamat or kifarox. Untuk itu sebaiknya istri menghentikan obat tersebut.

    Tentang kakak yg menderita epilepsi, pada umumnya memerlukan obat terus menerus, jika epilepsi nya merupakan jenis “general epilepsi”.
    Karena itu, gak perlu keliling-keliling kemana-mana lagi untuk pemeriksaan jika udah jelas-2 epilepsi dan tidak ditemukan kelainan yang lain.
    Meski begitu, gak ada salahnya periksa ke dokter spesialis bedah saraf untuk memastikan ada tidaknya kelainan di area kepala melalui pemeriksaan MRI (Magnetic Resonance Imaging). Jika ternyata sudah ke spesialis bedah saraf dan gak ada kelainan, maka yang diperlukan adalah kontrol teratur ke dokter yg selama ini merawat.
    Gak ada panytangan makanan apapun untuk penderita epilepsi.

    Trims

  119. 120 Cah gobloxx November 12, 2009 pukul 9:59 pm

    Thanx 1000 kaleeeeee cak/dok

  120. 121 cakmoki November 13, 2009 pukul 3:57 pm

    @ Cah gobloxx:
    sama-sama… makasih juga telah berbagi

  121. 122 didi Desember 9, 2009 pukul 12:29 pm

    salam Cak Moki, lgsung aja yah…kemarin(8des) sy positif GO (kata dokterx) tapi gejalax udah terasa 3hri sebelumnya seperti ‘body mr. happy’ agak geli2 gatal dari dalam. Nah kemarin pagi cucakrowox mulai meler, malamx lagsung ke dokter trus dikasih obat sy g tau obatx apa tapi obatnya diracik tuh 2 jenis obat dosis 200gr + 250 grm digabung jd 1 kapsul trus ada kode angka XV di resepx (itu apa yah?). oh iya kronologisx waktu tgl 22Nov ‘kebablasan’ trus besokx main ama pasangan saya. – apa pasangan saya ketularan juga, gejalax gimana? – trus obat yg diberi itu kira2 apa yah? thx

  122. 123 Lookman Januari 18, 2010 pukul 10:26 am

    hi cak, maaf menggangu saya ada pertanyaan nih.
    Jumat kemarin saya jajan diluar cak, setelah selesai menyalurkan ternyata lawan main saya memakai tampon cak…ada darah+semacam lendirnya disana (selama bermain saya curiga karena ybs bolak balik ke wc terus) setelah itu saya takut banget cak. Sebagai informasi saya memakai kondom terus. Aman kah saya cak? setelah baca2 blog ini saya ikuti beli ciprofloxacin untuk jaga2…
    Mohon bantuannya.

    Terima kasih.

  123. 124 cakmoki Januari 19, 2010 pukul 4:01 am

    @ didi:
    Maaf kelewatan, Mas…
    Meski begtu tetap akan saya jawab.

    XV dalam resep artinya jumlah obat 15. Jika kode tersebut dimaksudkan untuk merahasiakan obat, tentu yg tahu hanya dokternya dan pihak apotik. Dan jika benera begitu, cara-2 tersebut tidak dibenarkan ditinjau dri sudut manapun.

    Ya, pasangan bisa tertular. Hanya saja pada wanita seringkali tidak menunjukkan gejala (asimptomatis). Kalaupun ada keluhan, gejalanya antara lain: perih saat kencing dan keputihan.
    Andai pasangan tertular, obatnya sama aja, sebagaimana tertulis di artikel pada bab pengobatan.
    Trims

    @ Lookman:
    Kondom cukup aman. Namun sekecil apapun, jika si lawan main terinfeksi penyakit kelamin, kemungkinan tertular tetap bisa terjadi.
    Sejauh tidak ada keluhan sebagimana gejala-2 pada artikel di atas, berarti aman.
    Trims

  124. 125 Lookman Januari 19, 2010 pukul 12:29 pm

    Terima kasih cak..semoga tidak terjadi apa2…

  125. 126 cakmoki Januari 20, 2010 pukul 2:04 am

    @ Lookman:
    ya, semoga tidak terjadi apa-2…
    Moga sehat selalu


  1. 1 Bahasa Tarsan « cakmoki Blog Lacak balik pada Januari 11, 2008 pukul 1:14 am

Tinggalkan Balasan




Wong ndeso ™

Wordpress Indonesia

Silahkan baca

DISCLAIMER

web tracker

9 Desember 2009

MARI HENTIKAN KORUPSI

Jangan Korupsi Ah

No Korupsi

Internet Sehat

Yuk.Ngeblog.web.id

Speedy Udah Kembali Normal, setelah ngadat sejak 28 Mei s/d 31 Mei ... Makasih ya

Warga Bicara

Makasih PLN, listrik Samarinda dah membaik, moga gak byar-pet

Waspada Demam Berdarah

Jangan Gunduli Palaran

INGA INGA INGA

Nyeri Urat or Tulang BUKAN berarti Penyakit Asam Urat.

Sekali lagi: Pegal, Linu Tidak Identik dengan Penyakit Asam Urat

TEMANs

9racehime | A. Fatih Syuhud | Aditiawan Chandra | A.Tajib | Agung UD | aLe | alief | alle | almascatie | Amd | Anak Peri | Anak Sultan | Anang | Anang YP | Anas | Andalas | Anggara | Anjaz | Anti Pungli | Antobilang | Anung87 | Aribowo | Arif Kurniawan | Arul | Astikirna | awan965 | axireaxi | Bambang alias HR | BatakNews | Blog Pokoke? | Biho | CalonOrangTenar | Cay | Chandra | Chielicious | chiw imudz | cK-chika | Dalamhati | Deden Nugraha | deedhoet | deKing | Desti Utami | Didats | doeytea | dnial | Edy C | Eep | Elpalimbani | erander | Evi | Fa | Fa wp | Faiq | Fertobhades | Fetro | Fortynine | Freddy | Gadis | Gaussac | Gitablu | Grandiosa | GuhPraset | GuM | Helgeduelbek | Herdy | Indonesia Kita | Indra KH | ItikKecil | iway | Jejakpena | Jennie S. Bev | Joesath | Joko Taroeb | Julee | Juli | Juliach | Junthit | Jurig | Kakilangit | Kang Adhi | Kang Kombor | Kangguru | kawaichu | Kenji | Kenzt | kikie | koecing | Kumala | Kurtubi | Kw | Laras | liezmaya | Lilik Suryanto | Lily | Linker | Lintang | Lita | Lita wp | Luthfi | MaIDeN | Majalah Dewa Dewi | Manusiasuper | Master Li | Mathematicse | macanang | mbojo | Mei | Micokelana | Mr. Geddoe | Mufti | mybenjeng | My-za | Nayla Zahra | Nayz | Ndarualqaz | Neeya | Neo Forty-Nine | Neri | Ninoy | Nieke | Nomercy | n0vri | NuDe | Om Sulis | omaigat | Ooyi | Paijo | Panca | Pandu | Panduan WP | Papabonbon | Passya | Peyek | Pinkina | Pitik | Pralangga | Prayogo | Priyadi | Qee | Raja iblis | RenjanaBiru | rivafauziah | Rivermaya | Roffi | roisZ | Rujak | Sagung | Sahrudin | Saiful Adi | SaRa | Siu | Sofi | Sora9n | Suandana | Suluh | Susiloharjo | Telmark | Thamrin | tiesmin | Triesti | Tukang Sate | Venus | Wadehel | Wahyuansyah | Wandira | Wiku | WongMangli | Wulan | Yati | Yudhipras |

:: :: :: :: :: :: :: :: ::

Kesehatan

:: Ady Wirawan :: Agus Mutamakin :: Anis Fuad :: Anis Fuad wp :: Asri Tadda :: Astri Pramarini :: Astri Pramarini (awal) :: Astri Pramarini wp :: Blog Mahasiswa FKU 2003 :: Blog Rumah Kanker :: Dani Iswara :: Dani Iswara weblog :: Dokter arek cilik :: drAnak :: drarifianto :: Dwi wp :: Elyas :: Erik Tapan :: Evy HealhtySmile :: FK Unsri :: Gies :: Gies wp :: Ginna :: Grapz :: Hendar Sunandar :: HIV News :: Huda Thoriq :: IDI Samarinda :: imcw :: Imran Nito :: Iwan Handoko :: Jhonrido :: klikharry :: Kobal :: Laksmi Nawasasi :: Mashuri :: Mave Mina :: Mbah Dipo :: Mina :: My Blogspot :: Nur Martono :: PKM Palaran :: Rara :: Rizma Adlia :: Rudy Kwang :: SenyumSehat :: Sibermedik :: SimkesUGM :: SuperKecil :: Titah :: Tito :: Tonang Ardyanto :: Tukangkomentar :: Wi :: Vina Revi :: Vina Multiply :: Yusuf Alam R :: zulharman79 ::

:: :: :: :: :: :: :: :: :: :: ::

Institusi Kesehatan

:: Depkes RI :: WHO :: WHO Indonesia :: … nyusul

:: :: :: :: :: :: :: :: ::

Kolaborasi

:: Emedicine :: ICD 10 Wikipedia :: ICD 10 Wiki Indonesia :: OSWD :: OpenWebDesign :: Pakistan Times :: Rubab :: ntar ::

Kategori

BlogTour

Arsip

Komunitas Blog

Blog Indonesian

PAGE RANK

Powered by  MyPagerank.Net

My Google PR

Add to Technorati Favorites

[Valid RSS]

Health Blogs - Blog Top Sites

TopOfBlogs

Health
webb hotell

Free Link Exchange

Top 10 Award

Blogs Topsites - TOP.ORG

Health Blogs - Blog Rankings

DigNow.net

Health Blogs

Health blogs

Blog directory

Search Engine Marketing, Search Marketing

Feed Burner

cakmoki Blog

Bloggerian Top Hits

Indonesia To Blog -Top Site

My BlogCatalog BlogRank

Site Meter

Since 30 Nov 07

PENGUNJUNG

  • 830,237 pengintip

Asal Usul

100 Blog Indonesia Terbaik