Di bawah ini adalah kejadian yang mungkin pernah dialami dalam kehidupan seorang dokter saat memberikan pengobatan kepada para pasiennya …
Dimaksudkan untuk berbagi …. (bukan review, bukan pula penelitian…)
Dalam praktek sehari-hari, di RS, puskesmas, atau klinik, atau di praktek pribadi …. pernahkah kita melihat pasien menunjukkan gejala ekstrapiramidal setelah minum antimuntah? Bagaimana mengatasinya?
Mungkin diantara kita pernah memberikan obat antimuntah, lalu pasien kembali datang dengan kondisi:
Lidah kelu, mulut perot, liur menetes, wajah kaku, leher sulit digerakkan dan berjalan tak terkontrol seperti robot atau berjalan miring-miring disertai kaku tangan, leher dan seluruh wajah, seperti yuyu kangkang …
itulah efek ekstrapiramidal sebagai akibat efek samping obat antimuntah.
Pemakaian klorpromazin (25 mg), perfenazin (turunan promazin, 2-4 mg) sebagai antimuntah memberikan kemungkinan terjadinya efek ekstrapiramidal lebih besar dibanding antimuntah yang sering kita kenal seperti metoklopramid, domperidon dan sejenisnya.
Contoh kasus:
Seorang anak, berumur 10 tahun mendapatkan metoklopramid 3x 1 (10mg) tablet karena muntah. Beberapa saat setelah minum obat, si anak berbicara cedal, lidah kaku kemudian makin lama lehernya kaku menoleh ke salah satu sisi, lidah makin menjulur, dan berjalan miring seperti yuyu kangkang. Mendapati si anak dalam kondisi seperti di atas, sudah barang tentu pihak keluarga panik. (hasil hetero-anamnesa dari ibu penderita)
Bila mendapati kasus seperti di atas, apa tindakan kita?
(Pada umumnya pihak keluarga membawa serta obat-obat yang sudah diminumkan, setelah kita lihat ternyata ada preparat metoklopramid)
Diberikan pengobatan ataukah dibiarkan sampai efek ikutan tersebut hilang dengan sendirinya?
Jika diberi obat, ….. apa sih yang kita berikan supaya segera pulih seperti semula?
… debatable …. (silahkan lihat kata kunci)
Yuk kita berbagi…
kata kunci:
AH 1 (antihistamin penghambat reseptor H1), etanolamin, antikolinergik sentral, difenhidramin, gangguan keseimbangan komponen kolinergik dan komponen dopaminergik, gejala Parkinson, ekstrapiramidal, klorpromazin, alkaloid, metoklopramid, dopaminergik sentral, dopamino-antikolinergik sentral


















![[Valid RSS]](http://i169.photobucket.com/albums/u238/cakmoki86/button/rss_valid.gif)




pake antikolinergik THP atau Della (difenhidramin)
@ mbak Mina,
setuju, pakai difenhidramin 5mg(0,5cc) sip, sekitar 15 menit udah normal. Sering nemu kasus gitu ya ..
Saya di critani ts waktu jaga di rs bilangnya di kasih diazp langsung distresss. ..walah
Ngga ada hadiahnya lho
wah waktu praktik (smntr) dl..blm pernah nemu kasusnya..
saya setuju dgn mb mina, beri antagonisnya aja..
trus besok2 kl muntah2 lg dikasi apa ya..
@ mas Dani,
ya. Di buku ada, cuman tempatnya nyelempit. Kalo di Farmakologi dan Terapi terbitan UI, malah ada di edisi lama (1999) dalam bab Antihistamin, dicontohkan penggunaan Difenhidramin untuk menanggulangi ekstrapiramidal 5-10mg im. (halamannya lupa, 193 or 293). Yg edisi 2001 ngga ada dosisnya.
Kalo muntah lagi, dosisnya diturunkan atau pakai golongan domperidon.
Sy nemui belasan kali … hasilnya bagus.
Kalo sy keliru, mari kita cari referensi lagi …
saya nemu gejala ini pas koass di Rumah Sakit Jiwa. pasiennya sendiri yang datangin saya dengan gaya dan wajah seperti robot gitu: “dokter, saya ini kenapa?” Saya cari2 buku, trus, saya tulis di status (kepedean) buat ngasih Della. untung bener
Maaf mbak,
Yg ini memang belum dibuka (pas jam jaga pracangan hehehe)
Ntar moderation saya ilangi aja.
RSJ protokolnya THP (artane), kebanyakan withdrawl tambah kayak robot, tapi emang sesuai dengan antagonisnya.
Kalo Della sip, via efek antikolinergiknya… eh gantian dong, bagi-bagi…
bagi-bagi apa maksudna?
Bagi-bagi ilmu dan pengalamannya … selama ngopeni pasien.
gratisan ya.
@ mas Dani,
ya … ngajukan brenti ngga boleh, trus di ajak bergabung ke lab ikm Unmul.
Tapi ternyata dari depkes ke diknas luama prosesnya
tolong beritahu saya tentang promazin secara lengkap dari pengertian sampai hasil yang diberikan
@ wenxxx111,
waduhhhh, maaf…itu mah 1 artikel tersendiri dan kebetulan saya lagi berlibur, permintaan tersebut belum bisa saya penuhi…
so sekali lagi mohon maaf ya